Masyarakat Bukittinggi antusias saksikan start Tour de Singkarak 2018

Kalangan masyarakat terlihat antusias saat menyaksikan start etape 1 pelaksanaan “Tour de Singkarak (TdS) 2018” yang berlangsung di Lapangan Kantin, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu.

Masyarakat memadati sepanjang Jalan Sudirman Kota Bukittinggi yang menjadi rute start etape 1 sebelum kemudian menuju Kabupaten Sijunjung.

“Pelepasan kali ini sedikit berbeda, sebab Bukittinggi merupakan lokasi start stage 1 di antara beberapa etape yang ada,” kata salah seorang warga Bukittinggi, Aliman Shahmi (25).

Ia menyebutkan, pelaksanaan kegiatan ini dinilai cukup bagus untuk mempromosikan pariwisata Sumbar karena pesertanya banyak yang berasal dari luar negeri.

Selain itu ia mengharapkan agar kegiatan ini diikuti dengan expo atau bazaar yang dapat memasarkan produk UMKM masyarakat.

“Sebelum balap dilaksanakan, akan lebih baik jika diadakan expo, seperti saat pelaksanaan grand opening yang dilakukan tadi malam,” ujarnya.

Warga lainnya, Khairul Amri (24) mengatakan pada kesempatan ini ia sengaja hadir menyaksikan pelepasan untuk mendapatkan beberapa foto dari pelaksanaan TdS.

Menurutnya, event olahraga yang diadakan satu kali dalam setahun tersebut merupakan salah satu kesempatan untuk mengabadikan momen terbaik dari para pembalap saat melintasi beberapa titik di Bukittinggi.

Kota Bukittinggi terpilih menjadi lokasi grand start Tour SBOBET de Singkarak ke-10 tahun 2018 yang akan akan digelar mulai dari tanggal 3 hingga 11 November 2018.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengajak agar masyarakat dapat meluangkan waktu menyaksikan dan memberi dukungan pada para pembalap dalam event TdS.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan pengambilan gambar menggunakan drone dan dengan dukungan keramaian penonton akan menambah nilai untuk mempromosikan balap sepeda tahunan di Sumbar tersebut.

Kondisi Sejumlah Arena di JSC

Kondisi atap tribun arena dayung Jakabaring Sport City (JSC) yang porak-poranda dilanda angin langkisau di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (28/10/2018). PT Jakabaring Sport City (JSC) selaku pengelola kawasan olahraga sbobet indonesia Jakabaring Sport City (JSC) Palembang masih menghitung jumlah kerugian dari fasilitas arena yang porak poranda akibat diterjang angin langkisau pada Sabtu (27/10) kemarin. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Sheikh Ahmad sementara tinggalkan peran penting di IOC

Jakarta, (ANTARA News) – Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang mempunyai pengaruh kuat, Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah mengatakan, Senin bahwa ia untuk sementara waktu mengundurkan diri dari peran di organisasi olahraga tertinggi dunia itu di tengah kasus hukum yang melibatkan dirinya.

Anggota IOC asal Kuwait itu mengepalai Solidaritas Olimpiade, sebuah program IOC bernilai jutaan dolar AS yang mendanai proyek-proyek olahraga secara global. Dia juga menjabat sebagai Ketua Asososiasi Komite Olimpiade Nasional dan Presiden Dewan Ojlimpiade Asia (OCA).
   
Sheikh Ahmad dalam pernyataannya tidak menjelaskan secara rinci seputar kasus yang dihadapinya di Swiss, tapi menegaskan bahwa ia tidak melakukan kesalahan.
   
Laporan media di Kuwait menyatakan bahwa kasus yang menyeret Al Sabah terkait dengan masalah domestik.
   
“Sheikh Ahmad tidak ingin kasus ini menjadi tuduhan bermotif politik untuk mengalihkan perhatian dari pekerjaan luar biasa yang dilakukan oleh rekan-rekannya dalam gerakan Olimpiade,” kata Sheikh dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, seperti yang dikutip Reuters.
   
“Oleh karena itu, Sheikh Ahmad hari ini memutuskan untuk meninggalkan sementara peran dan tanggung jawabnya sebagai anggota IOC dan Ketua komisi Solidaritas Olimpiade, sambil menunggu hasil sidang komisi Etika IOC.”
   
“Sheikh Ahmad bersedia dan siap untuk menghadiri sidang ketika dan ketika sudah diputuskan,” kata pernyataan tersebut.
   
Kuwait, yang telah menjadi anggota IOC sejak 1992, adalah sekutu dekat Presiden IOC Thomas Bach dan berada di antara pendukungnya dalam pemilihannya pada 2013. Sheikh akan dipilih kembali sebagai Presiden ANOC akhir bulan ini.
   
Sheikh Ahmad, anggota keluarga kerajaan Kuwait dan mantan Sekretaris Jenderal Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), telah terlibat dalam administrasi olahraga selama beberapa dekade.

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Promotor Jepang tegaskan, Mayweather tetap akan bertarung di event MMA

Jakarta, (ANTARA News) – Pertarungan legenda tinju Floyd Mayweater menghadapi juara kickboxing Jepang Tenshin Nasukawa tetap akan digelar pada Malam Tahun Baru, demikian ditegaskan promotor pertarungan campuran seni bela diri (MMA)  itu.

Seperti yang dikutip dari Reuters, Jumat, setelah mengumumkan bahwa ia akan membawa Nasukawa ke event dibawah bendera Rizin Fighting Federation di Saitama pada sebuah acara jumpa pers di Tokyo beberapa waktu lalu, Mayweather sempat mengeluarkan bantahan seputar rencana tersebut, setelah ia kembali ke AS.

Mayweather melalui akun Instagram menegaskan bahwa ia hanya menyetujui sebuah pertarungan eksibisi tiga ronde di event terbatas di depan penonton orang kaya yang bersedia membayar mahal, dan bukan sebuah pertarungan resmi yang disiarkan langsung televisi.
   
Namun dalam sebuah pernyataan dari Nobuyuki Sakakibara, pimpinan Rizin FF melalui akun Twitter, ditegaskan bahwa pertarungan pada 31 Desember malam itu tetap akan berlangsung, namun tidak dirinci mengenai aturan atau lama pertarungan.
 
“Salah pengertian dengan Flyod Mayweather telah diselesaikan,” kata Sakakibara dalam ciutannya, Jumat, yang dilengkapi dengan foto dirinya bersama Mayweather.

“Ia tetap akan bertarung melawan Tenshin Nasukawa pada Malam Tahun Baru untuk RIZIN 14. Saya akan menjelaskan kalau saya sudah kembali ke Jepang,” kata Sakakibara yang berencana menggelar jumpa pers pada Sabtu.

Mayweather, 41 tahun, telah mengundurkan diri dari dunia tinju untuk kedua kalinya pada 2017 setelah mencatat rekor bertanding 50 kali tanpa kalah. Sepanjang karinya, ia telah merebut lima sabuk juara untuk kelas berbeda.

Namun ia belum pernah bertarung secara profesional di cabang bela diri lain selain tinju, membuat keputusannya untuk bertarung di event MMA cukup mengejutkan.

Dalam sebuah rekaman video yang diunggah TMZ Sports di website https://www.tmz.com/category/tmzsports, Kamis, Mayweather menyatakan bahwa ia tertarik dengan pertarungan itu, tapi hanya sebatas pertarungan eksibisi.

“Tidak, bukan sebuah pertarungan resmi, bukan. Tapi sebuah pertarungan eksibisi, hanya selama sembilan menit,” kata Mayweather di Los Angeles.

“Aturan pertandingan? Pertandingan tinju eksibisi. Tidak ada tendangan. Saya hanya akan mengitari lawan selama sembilan menit,” katanya.

Seandainya pertarungan tersebut benar-benar digelar, Mayweather berharap bahwa ia akan dibayar dengan jumlah besar.

“Berapa jumlah yang akan saya peroleh dari eksibisi ini? Jika saya melakukannya, maka akan menjadi event eksibihi termahal yang pernah ada. Hanya untuk mempromosikan event ini, sejauh ini saya menerima bayaran dengan jumlah tujuh digit,” katanya.

Baca juga: Mayweather bantah capai kesepakatan bertarung menghadapi kickboxer Jepang

Baca juga: Petinju Mayweather akan bertarung dengan kickboxer Jepang
 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Petarung muda Indonesia berharap tuah Istora Senayan

Jakarta (ANTARA News) – Istora Senayan Jakarta, Sabtu (17/11) untuk pertama kalinya bakal menjadi tuan rumah kejuaraan tarung bebas One Championship 2018 dan salah salah satu petarung muda Indonesia, Elipitua Siregar berharap mendapatkan tuah lokasi yang banyak melahirkan juara itu

Elipitua Siregar berdasarkan data yang dihimpun media dari manajemen One Championship di Jakarta, Senin menunjukkan jika petarung berusia 21 tahun ini merupakan petarung potensial yang memiliki disiplin bela diri gulat meski secara jam terbang belum begitu banyak.

Pada kejuaraan tarung bebas profesional, Elipitua Siregar baru dua kali turun dan semuanya dengan kemenangan. Pertarungan ketiga dengan tajuk One : Warriors Dream ini, Elipitua Siregar bakal menantang petarung veteran asal Pakistan, Muhammad “The Spider” Imran.

“Persiapan sudah saya lakukan. Saat ini tinggal memuju kejuaraan. Target kami meraih hasil terbaik,” kata petarung yang digembleng di Bali MMA itu.

Jika Elipitua Siregar dapat meraih kemenangan pada pertarungan bergengsi ini diprediksi pemuda berusia 21 tahun ini akan menjadi calon jagoan baru atlet bela diri campuran asal Indonesia. Sebelumnya di kelas yang sama ada Stefer Rahardian.

Selain Elipitua Siregar, petarung Indonesia yang bakal untuk kemampuan di Istora Senayan adalah Priscilla Hertati Lumban Gaol. Petarung asal Jakarta ini akan menghadapi wakil Filipina, Angelie Sabanal

Berikut ini daftar pertarungan yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta:

1. Ajang Pembuktian Tyler McGuire

Petarung berusia 32 tahun asal Amerika ini tak pernah merasakan kekalahan di ring MMA. Rekor yang dimiliki McGuire adalah 11-0 saat melawan Kadestam. Sejauh ini, Kadestam menjadi lawan terkuat dalam karir McGuire. Kadestam memiliki rekor professional 10-4 dan ia dikenal karena serangannya yang ultra-agresif. Ini adalah pertarungan klasik antara striker vs pegulat yang dapat menjadi pembuktian seberapa tangguhnya McGuire

2. Penentuan Gelar Juara Dunia

Kita bicara mengenai bagaimana pertarungan McGuire-Kadestam akan menjadi menarik. Di samping perbandingan kemampuan yang dimiliki keduanya, mereka akan bertarung untuk merebut gelar juara dunia sesungguhnya. Saat ini hanya ada 26 orang pria dan wanita yang menjadi juar dunia di olah raga ini. Saat gelar juara dunia berhasil diraih, penggemar sejati dari olah raga dan seni bela diri ini akan semakin memperhatikannya.

3. Debut Nieky Holzken

Laga ONE Super Series Kickboxing biasanya akan menampilkan pertarungan yang menarik dan petarung-petarung yang hebat. Di ajang ONE: WARRIOR’S DREAM, seorang petarung hebat akan melakukan debutnya. Nieky Holzken telah memenangkan beberapa gelar dunia di olah raga ini sepanjang 16 tahun karirnya sebagai kickboxer profesional. Di pertarungan kali ini, Holzken akan menghadapi Cosmo Alexandre dalam pertarungan ulang. Holzken memenangkan pertemuan pertama tahun 2010. Petarung Belanda berusia 34 tahun ini akan membuktikan dominasinya atas Alexandre.

4. Ajang Pertarungan Ulang Lainnya

Laga ONE: WARRIOR’S DREAM akan menjadi ajang pertarungan ulang lainnya. Pertarungan antara “Mr. Lightning” Lerdsila Phuket Top Team dan Sok Thy akan tampil dengan aturan Muay Thai. Kedua petarung tersebut telah berhadapan pada ONE: PINNACLE OF POWER bulan June lalu. Ini adalah pertarungan yang patut diingat karena berlangsung ketat. Namun Lerdsila sukses meraih kemenangan dengan kemenangan angka split-decision. Karena begitu ketatnya pertarungan antar keduanya di pertemuan pertama, menjadi alasan yang kuat hal ini akan kembali terjadi di sana. Dari kedua petarung, keduanya telah memiliki total 492 laga Muay Thai.

5. Pembuktian bagi Elipitua Siregar

Pegulat dominan bisa jadi merupakan dasar terbaik untuk seni bela diri campuran. Salah satu petarung bela diri yang paling menjanjikan saat ini dan memiliki latar belakang gulat adalah Elipitua Siregar asal Indonesia. Ia baru berusia 21 tahun, dan baru memiliki dua pertarungan professional bela diri campuran, namun ia sanggup menyelesaikan keduanya dengan baik.

Petarung yang berlatih di Bali MMA ini mengincar kemenangan selanjutnya di ONE: WARRIOR’S DREAM. Ia akan melawan petarung veteran asal Pakistan, Muhammad “The Spider” Imran. Jika Elipitua Siregar dapat meraih kemenangan, kita akan melihat calon jagoan baru atlet bela diri campuran asal Indonesia. Berikut ini daftar pertarungan yang akan dilangsungkan di Jakarta:

• Tyler McGuire vs Zebaztian Kadestam (Untuk gelar ONE Welterweight World Title)

• Nieky Holzken vs Cosmo Alexandre (Kickboxing)

• Priscilla Hertati Lumban Gaol vs Angelie Sabanal

• Pongsiri Mitsatit vs Hayato Suzuki

• Lerdsila Chumpairtour vs Sok Thy (Muay Thai)

• Zach Zane vs Jimmy Yabo

• Elipitua Siregar vs Muhammad Imran

• Egi Rozten vs Eddey Kalai

• Zhao Zhi Kang vs Dae Hwan Kim

• Eugene Toquero vs Tatsumitsu Wada

• Brown Pinas vs Yohann Drai (Muay Thai)

• Xie Chao vs Bruno Pucci. ***4**

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

One Championship seri Jakarta bergeser ke Istora

Jakarta (ANTARA News) – Kejuaraan tarung bebas (MMA) internasional One Championship seri Jakarta yang dalam tiga tahun terakhir digelar di Jakarta Convention Center (JCC), khusus untuk seri terakhir tahun ini digeser ke Istora Senayan, Jakarta pada 17 November.

Berdasarkan data yang dihimpun media dari manajemen One Championship di Jakarta, Jumat, pada kejuaraan pamungkas seri Indonesia untuk tahun 2018 ini ada 14 pertarungan yang bakal digelar dan satu partai diantaranya memperebutkan predikat juara dunia.

Pada laga dengan tajuk One: Warriors Dream, predikat juara dunia akan diperebutkan oleh petarung asal Swedia Zebaztian “The Bandit” Kadestam asal Swedia melawan Tyler McGuire dari Amerika Serikat pada kelas Welterweight.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga mengirimkan petarung-petarung terbaiknya seperti Priscilla Hartati Lumban Gaol. Mantan atlet wushu itu akan menghadapi petarung Filipina Angelie Sabanal yang berusaha untuk menaikkan posisinya di One Championship untuk mengincar gelar juara dunia. Pertemuan ini adalah yang kedua kalinya.

Selain itu ada mantan juara gulat nasional Indonesia Elipitua Siregar yang akan berhadapan dengan wakil Pakistan, Muhammad “The Spider” Imran. Pertarungan kelas 56,7 kg itu diprediksi bakal berlangsung dengan ketat.

Selain itu, ada duel mantan juara tinju regional dari Jakarta, Egi Rozten yang akan menghadapi rekan senegaranya, Eddey Kalai. Rozten melakukan debut One Championship-nya pada Januari 2018 melawan rekan senegaranya Riski Umar, dalam aksi satu ronde yang penuh aksi menengangkan bagi para fans mereka.

Menampilkan ketangguhan dan keteguhan luar biasa, Rozten membuktikan kepada dunia bahwa ia memiliki tekad untuk bergabung dengan talenta bela diri terbaik di Asia. Dia akan menghadapi rekan senegaranya, Eddey Kalai di laga selanjutnya.

Berikut 14 pertarungan One Championship seri penutup musim 2018 di Jakarta :

Partai Utama ONE Welterweight World Championship

Zebaztian Kadestam vs Tyler McGuire
Mixed Martial Arts: 83.9kg

Nieky Holzken vs Cosmo Alexandre
ONE Super Series Kickboxing: 78.0kg

Priscilla Hertati Lumban Gaol vs Angelie Sabanal
Mixed Martial Arts: 52.2kg

Pongsiri Mitsatit vs Hayato Suzuki
Mixed Martial Arts: 56.7kg

Lerdsila Phuket Top Team vs Sok Thy
ONE Super Series Muay Thai: 61.2kg

Zach Zane vs Jimmy Yabo
Mixed Martial Arts: 70.3kg

Elipitua Siregar vs Muhammad Imran
Mixed Martial Arts: 56.7kg

Egi Rozten vs Eddey Kalai
Mixed Martial Arts: 56.7kg

Zhao Zhi Kang vs Dae Hwan Kim
Mixed Martial Arts: 65.8kg

Eugene Toquero vs Tatsumitsu Wada
Mixed Martial Arts:

Adrian Mattheis vs Aziz Calim
Mixed Martial Arts: 56.7kg

Brown Pinas vs Yohann Fairtex Drai
ONE Super Series Muay Thai: 70.3kg

Xie Chao vs Bruno Pucci
Mixed Martial Arts: 70.3kg

Putri Padmi vs Dwi Ani Retno
Mixed Martial Arts: 52.2kg.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indonesia tak dapat memaksakan cabang andalan di SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA News) – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyebut Indonesia tidak dapat memaksakan cabang-cabang olahraga andalannya dalam SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina pada November-Desember 2019.

“Kita tentu tidak dapat memaksakan cabang olahraga ke tuan rumah SEA Games karena jika kita tuan rumah tentu tidak ingin menggelar cabang olahraga yang tidak menguntungkan kita,” kata Ketua Komisi Pengembangan Olahraga KOI Harry Warganegara di Jakarta, Rabu.

Harry mengatakan panitia SEA Games 2018 telah memasukkan cabang-cabang olahraga nonlimpiade seperti jetski, vovinam, dan biliard selain tentunya cabang olahraga induk yaitu renang dan atletik.

“Kami bersyukur cabang pencak silat juga sudah tersosialisasikan di tingkat Asia Tenggara karena Filipina tidak punya cabang bela diri lokal,” kata Harry tentang peluang pencak silat untuk dipertandingkan dalam SEA Games ke-30 itu.

Baca juga: Kemenpora minta KOI perjuangkan cabang olahraga di Filipina

Filipina, menurut Harry, memastikan diri sebagai tuan rumah SEA Games 2019 pada November-Desember setelah pembangunan kota baru di dekat Ibukota Manila.

“Secara domestik, penyelenggaraan akan aman karena Presiden Duterte juga mendukung SEA Games di Filipina,” kata Deputi I Bidang Operasional Olahraga Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 itu.

Harry mengaku komite olimipade negara-negara Asia Tenggara akan menggelar pertemuan di Filipina pada November terkait penentuan cabang olahraga SEA Games 2019.

“Saya tidak tahu, mungkin November masih bisa digelar. Pasti ada pertimbangan dari tuan rumah kenapa mau menggelar pada November-Desember. Mungkin bertepatan dengan hari besar mereka,” kata Harry tentang waktu penyelenggaraan SEA Games pada musim-musim hujan di Asia Tenggara.

Baca juga: Kemenpora wajibkan komposisi 60 persen atlet junior untuk SEA Games

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemenpora: Sponsor cabang olahraga butuh kepercayaan

Jakarta (ANTARA News) – Perusahaan atau badan usaha yang akan menjadi sponsor suatu cabang olahraga membutuhkan kepercayaan pengelolaan dan transparansi komunikasi dari pengurus cabang olahraga, demikian pernyataan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto.

“Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018 menjadi momentum bagus dan membawa pengaruh positif menumbuhkan kepercayaan sponsor,” kata Gatot di sela-sela menghadiri malam penghargaan sponsor Asian Para Games 2018 di Jakarta, Selasa malam.

Jumlah badan usaha yang berminta menjadi penyandang dana cabang olahraga, menurut Gatot, datang dari Badan-badan usaha milik negara ataupun dari badan usaha swasta.

“Sebelumnya terjadi kasus sponsor dari Telkom kepada balap sepeda sebelum Raja Sapta Oktohari menjabat sebagai ketuanya. Ketika itu, terjadi dualisme pada cabang balap sepeda dan dana sponsor tidak seluruhnya mengucur ke cabang olahraga. Itu menimbulkan ketidakpercayaan dan satu demi satu BUMN menarik diri,” kata Gatot.

Gatot mengatakan Kemenpora telah memiliki badan layanan umum yaitu Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) sehingga memungkinkan pendanaan bagi cabang-cabang olahraga.

Baca juga: Kemenpora dorong pembangunan olahraga lewat LPDUK

“Kalau hanya mengandalkan BUMN, dana mereka terbatas. Tapi, Kemenpora ada badan layanan umum yang memungkinkan anggaran tidak akan masuk dalam pendapatan negara bukan pajak. Dana dari badan layanan umum akan dapat digunakan kembali untuk kepentingan cabang olahrag,” kata Gatot.

Kemenpora akan kembali memprogramkan “bapak angkat” bagi cabang-cabang olahraga melalui kerjasama dengan Kementerian BUMN berupa pola kemitraan publik-swasta.

“Model kerjasama itu bisa saja berupa penunjukkan langsung seperti cabang catur Percasi dengan Taspen ataupun dengan penandatanganan nota kesepahaman,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menganggarkan sebesar Rp500 miliar untuk pembinaan atlet-atlet pemusatan latihan nasional jelang SEA Games 2019, ASEAN Para Games 2019, serta kualifikasi Olimpiade 2020.

“Tentu kami ingin jumlah anggaran pembinaan dapat seperti Asian Games yaitu mencapai Rp735 miliar. Tapi, tentu jumlah nomor pertandingan SEA Games berbeda dengan Asian Games,” kata Gatot.

Gatot menambahkan Indonesia tidak dapat ditargetkan menjadi juara umum SEA Games 2019 meskipun telah menempati peringkat empat dalam Asian Games 2018.

“Hitungan kami tidak juara umum karena sebanyak 30 persen cabang olahraga dalam SEA Games menjadi ranah tuan rumah,” katanya.

Baca juga: Kemenpora: Asian Games momentum revitalisasi Sumpah Pemuda

Baca juga: Kemenpora: Gala Desa merupakan program unggulan

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemenpora: Gala Desa merupakan program unggulan

Medan, (ANTARA News) – Asisten Deputi Pengelolaan Olah Raga dan Pendidikan Kemenpora, Alman Hudri, mengatakan bahwa Gala Desa adalah program unggulan yang disiapkan Kemenpora dengan tujuan mencari calon-calon atlet dari desa.

“Atlet tersebut, selama ini kurang mendapat kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan prestasi,” kata Asman saat membuka Gala Desa Tahun 2018 dan pertandingan bola voli di Medan, Jumat.

 Kegiatan Gala desa itu, menurut Alman, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan olahraga.

“Ada empat cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Gala Desa di Medan yakni bola voli, sepak bola,sepak takraw, dan atletik,” ujar Alman.

Ia mengatakan, Gala Desa ini sudah dimulai sejak 2017 dan menjadi bagian dari kampanye Gerakan Nasional Ayo Olahraga.

Pemerintah Kota Medan sangat mendukung digelarnya kegiatan Gala Desa yang merupakan program pembinaan atlet daerah yang diprakarsai Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Saya merasa bangga dan mengapresiasi kegiatan Gala Desa tersebut,” kata Wali kota Medan HT Dzulmi Eldin, dalam sambutannya dibacakan Kadispora Marah Husin Lubis.

Kota Medan, menurut Dzulmi, harus bangga karena terpilih sebagai salah satu dari 136 kota/kabupaten tempat penyelenggaraan Gala Desa.

“Ini memberikan ruang kepada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi di bidang olah raga,” ujar Dzulmi.

a mengatakan, sangat banyak bakat atlet yang terpendam di daerah. Para pemuda yang berbakat ini punya harapan besar ingin menjadi atlet. (M034).

Baca juga: Menpora minta pengurus cabang gali potensi Gala DesaBaca juga: Gala Desa diikuti 136 kabupaten-kota
 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemenpora minta KOI perjuangkan cabang olahraga di Filipina

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memperjuangkan cabang-cabang olahraga andalan Indonesia dalam rapat dengan panitia penyelenggara SEA Games 2019 di Filipina.

“Kami belum tahu apakah SEA Games 2019 akan berlangsung pada 10 Desember atau masih mungkin pada bulan lain. Pada November nanti, akan ada rapat terkait penentuan cabang olahraga SEA Games 2019,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana selepas Rapat Kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta, Kamis malam.

Mulyana mengatakan persiapan atlet-atlet Indonesia menuju SEA Games di Filipina dapat berlangsung setahun penuh jika SEA Games pada Desember 2019.

“Kami minta kepada KOI karena mereka akan mengusulkan dalam rapat-rapat dengan panitia di Filipina. Kami mengharapkan cabang-cabang olahraga andalan Indonesia seperti pencak silat, panjat tebing, ataupun dayung itu segera disampaikan agar dipertandingkan dalam SEA Games,” kata Mulyana.

Kemenpora, lanjut Mulyana, telah menggelar sosialisasi dengan para pengurus cabang olahraga terkait perencanaan program pembinaan dan prestasi tahun anggaran 2019, baik untuk atlet-atlet yang akan turun dalam SEA Games 2019 ataupun atlet-atlet yang akan mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Kemenpora mengalokasikan anggaran pelatnas pada 2019 sebesar Rp500 miliar termasuk untuk atlet-atlet SEA Games 2019, ASEAN Para Games 2019, kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, serta bagi Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia.

“Ada cabang olahraga yang berorientasi Olimpiade, ada cabang olahraga yang berorientasi SEA Games, dan ada cabang olahraga yang berorientasi keduanya,” kata Mulyana.

Mulyana menambahkan setiap cabang olahraga yang akan mengikuti SEA Games 2019 harus mengalokasikan 60 persen kuota bagi atlet-atlet junior agar Indonesia tidak kehilangan regenerasi atlet dan momentum prestasi olahraga.

Baca juga: Kemenpora wajibkan komposisi 60 persen atlet junior untuk SEA Games
Baca juga: SEA Games 2019 bakal pecahkan rekor jumlah cabang olahraga

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kodim 0913 Penajam gelar kejuaraan tembak reaksi

Penajam, Kalimantan Timur, (ANTARA News) – Komando Distrik Militer atau Kodim 0913 Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menggelar kejuaraan Tembak Reaksi Penajam Paser Utara Cup I pada 27-28 Oktober 2018, sebagai bagian dari rangkaian memperingati hari jadi TNI ke-73.

Kejuaraan Tembak Reaksi itu dilaksanakan di lapangan tembak Kompi C Raider 600/MDG Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0913 Penajam Paser Utara Letkol Inf Mahmud di Penajam, Rabu.

Kejuaraan Tembak Reaksi tersebut menurut Dandim, merupakan kegiatan perdana memeriahkan HUT TNI ke-73 dan HUT Persatuan Berburu dan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Penajam Paser Utara ke-14.

“Kami bekerja sama dengan Perbakin Kabupaten Penajam Paser Utara menggelar Kejuaraan Tembak Reaksi itu,” ujar Mahmud yang juga penanggung jawab Kejuaraan Tembak Reaksi Penajam Paser Utara Cup I 2018 tersebut.

Kejuaraan Tembak Reaksi Penajam Paser Utara Cup I diikuti lebih kurang 100 peserta dari beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Timur.

“Sampai saat ini persiapan Kejuaraan Tembak Reaksi sudah mencapai 90 persen. Pesertanya bukan saja dari Penajam Paser Utara, tapi juga dari berbagai daerah di Kaltim,” jelas Mahmud.

Para peserta Kejuaraan Tembak Reaksi lanjut Dandim, perlu kesiapan cukup matang dari segi lapangan tembak karena dalam kejuaraan tersebut menggunakan senjata api laras pendek atau pistol.

Setiap peserta atau atlet yang mengikuti Kejuaraan Tembak Reaksi Penajam Paser Utara Cup I tegas Mahmud, harus memiliki izin senjata api dan penggunaan senjata api dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Pemenang pada Kejuaraan Tembak Reaksi Penajam Paser Utara Cup I akan mendapatkan medali dan uang pembinaan,” tambahnya.

Kejuaraan Tembak Reaksi Penajam Paser Utara Cup I tersebut, juga sebagai wadah untuk mempersiapkan atlet menembak daerah setempat menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur ke-6.

Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Kalimantan Timur tersebut akan digelar di Kabupaten Kutai Timur pada Desember 2018. (KR-NVA).
 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pelatnas PGI bidik dua turnamen hingga Desember

Jakarta (ANTARA News) – Pemusatan latihan nasional Persatuan Golf Indonesia (PGI) membidik keikutsertaan atlet-atlet nasional dalam dua turnamen hingga Desember 2018 sebagai persiapan menuju SEA Games 2019.

“Kami akan mengikutsertakan mereka dalam kejuaraan Piala Menpora-Emeralda 2018 di Tapos, Depok, pada 25-27 Oktober serta kejuaraan di Pondok Indah pada akhir tahun nanti,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Golf Indonesia (PGI) I Gusti Putu Gede selepas jumpa pers Turnamen Piala Menpora-Emeralda di Jakarta, Selasa.

Putu Gede mengatakan atlet-atlet Indonesia tidak mengikuti kejuaraan internasional hingga akhir 2018 dan hanya mengikuti dua kejuaraan di Jakarta dan Depok itu.

“Pesaing terberat pada SEA Games 2019 adalah pemain-pemain amatir dari Thailand serta tuan rumah Filipina. Pemain-pemain kami masih mampu mengatasi atlet-atlet Malaysia dan Singapura pada SEA Games,” katanya.

Lapangan golf Emeralda Golf Club, menurut Putu Gede, punya karakter lapangan yang jauh. Tapi, pemain-pemain amatir Indonesia sudah terbiasa bermain di lapangan yang berlokasi di Tapos, Depok itu.

“Evaluasi dari Asian Games 2018 di Pondok Indah, atlet-atlet kami tidak ada kendala di lapangan. Kami harus akui atlet-atlet negara lain seperti China punya kualitas yang lebih baik,” katanya.

Pemain-pemain lain Asia seperti China, Jepang, dan Korea Selatan, menurut Putu Gede, punya kemampuan beradaptasi dengan lapangan lebih cepat sehingga mampu mencetak skor lebih baik di Pondok Indah, dalam Asian Games 2018.

Pelatnas PGI terdiri dari 11 atlet yang terdiri dari enam atlet putra dan lima atlet putri yang akan terus berlatih dan mengikuti SEA Games 2019 tanpa ada promosi ataupun degradasi.

“Kami ingin pemain-pemain pelatnas dapat meraih gelar juara Piala Menpora-Emeralda 2018 sehingga mereka dapat mengikuti kejuaraan Asia-Pasifik dan menambah ilmu dalam kompetisi internasional,” kata Putu Gede. 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kawasan Jakabaring Sport City

Foto udara kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang yang pernah menjadi salah satu tuan rumah pelaksana Asian Games 2018, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (22/10/2018). Dalam bidang olahraga, salah satu pencapaian empat tahun pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla ditandai dengan kesuksesan pelaksanaan, meningkatnya prestasi atlet selama Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018 yang diiringi dengan meningkatnya kesejahteraan atlet, perbaikan infrastruktur olahraga, serta penggalakan budaya olahraga di seluruh lapisan masyarakat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

Maraton estafet TKRM 2018 diselesaikan dalam waktu 2 jam 53 menit

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA News) – Nomor maraton estafet yang menjadi sajian utama kejuaraan lari tiket.com Kudus Relay Marathon 2018 di Kudus, Jawa Tengah, Minggu, berhasil diselesaikan oleh tim Jatim Fighter yang mencatatkan waktu terbaik 2 jam 53 menit 55 detik.

Tim bernomor dada 104 itu diperkuat empat pelari yang berasal dari berbagai kota di Jawa Timur, yakni Sri Wahyuni asal Surabaya, Dedy Yusuf (Lumajang), Ivon Sholihin (Situbondo) dan Ari Masrudi (Mojokerto).

Kendati baru pertama kali ambil bagian dalam nomor maraton estafet dan masih harus melakukan penyesuaian  teknis terhadap aturan teknis lomba, Sri Wahyuni cs mengaku berhasil menaklukkan tantangan utamanya yakni penetuan urutan pelari.

“Tantangannya adalah kami harus punya taktik dalam menentukan urutan pelari. Misalnya, karena saya wanita jadi saya menjadi pelari pertama, supaya selanjutnya teman-teman bisa mengejar kalau ada ketertinggalan,” kata Sri.

Sri juga mengaku berharap nomor maraton estafet bisa terus dipopulerkan lagi di Indonesia.

Sementara Jatim Fighter menjadi yang tercepat dalam menyelesaikan nomor maraton estafet dengan catatan waktu 2 jam 53 menit 55 detik, urutan kedua ditempati Jakarta RM dengan selisih waktu 21 menit 3 detik sebelun kemudian Run with Dondon menyusul 12 menit dan 36 detik berselang.

Jatim Fighter berhak membawa pulang hadiah senilai Rp25 juta.

Baca juga: Turun di nomor 5K, Liem Swie King akui banyak jalan kaki

Baca juga: TKRM 2018 berharap jadi acuan estafet maraton

Berkut adalah daftar pemenang masing-masing nomor dalam tiket.com Kudus Relay Marathon 2018:

Maraton Estafet
1. Jatim Fighter 2:53:55
2. Jakarta RM 3:13:56
3. Run with Dondon 3:26:32

Half Marathon Putra
1. Hadi Firmansyah 01:23:05
2. Sutomo 01:25:05
3. Yudha Mega 01:33:26

Half Marathon Putri
1. Laura Bee 01:40:29
2. Ira Chrysanti 2:00:24
3.Dwi Puji Lestari 02:16:29

10K Putra
1. Lamek Yunias Banu 00:35:32
2.Tono Martono 00:35:55
3. Sudiar 00:38:43

10K Putri
1. Sharfina Sheila Rosada 00:43:20
2. Risa Wijayanti 00:45:06
3. Yanti Waliyanti 00:45:11

5K Putra
1. Erwin Beke 00:16:52
2. Candra Irawan 00:17:18
3. Bambang Oktovianus 00:17:30

5K Putri
1. Qurrotul Farida 00:22:54
2. Azranaysha Pandya Adhita 00:25:21
3. Nadia Pritasari 00:27:25

Kids Fun Run
1. Arta
2. Mahsa
3. Alberto Nicholas Raharjo

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018