3 Hal yang Wajib Segera Dibenahi MU

Manchester – Manchester United (MU) mengawali Liga Inggris 2019-2020 dengan tertatih-tatih. Skuat racikan Ole Gunnar Solskjaer itu gagal tampil mengesankan dan belum mampu menembus empat besar hingga saat ini.

Pada pekan pertama, MU mengalahkan Chelsea dengan skor 4-0 di Old Trafford. Tapi setelah itu, Setan Merah sering kehilangan poin-poin penting di Premier League.

Tiga pekan terakhir Setan Merah ditahan imbang Wolves (1-1) pada pekan kedua, setelah itu dikalahkan Crystal Palace (1-2) di kandang, dan pada pekan keempat ditahan imbang Southampton (2-2) di Stadion St. Mary.

MU tidak banyak bergerak pada bursa transfer musim panas ini. Solskjaer hanya mendatangkan tiga pemain pada jendela transfer musim panas ini.

MU harus menunggu hingga Januari untuk mendatangkan pemain baru. Menurut analisis Sportskeeda Terdapat tiga posisi yang harus diperbaiki Ole pada bursa transfer musim dingin.

2 dari 4 halaman

Gelandang

Ole Gunnar Solskjaer bersama Scott McTominay. (AFP/Oli Scarff)

Manchester United kehilangan pemain penting di lini tengah ketika Ander Herrera pindah secara gratis ke PSG musim panas ini. Melepas gelandang asal Spnayol itu merupakan kesalahan terbesar Setan Merah. Ole Gunnar Solskjaer tidak mampu mendaratkan gelandang baru ke Old Trafford.

Scott McTominay yang diproyeksikan menggantikan peran Herrera di lini tengah. Namun gelandang timnas Skotlandia tersebut belum menunjukan performa yang menjanjikan.

Sedangkan Nemanja Matic dinilai lambat dan statis. Sementara Fred bisa dijadikan opsi, tetapi belum bisa diandalkan.

Dengan demikian, Manchester United harus mendatangkan gelandang baru pada bursa transfer musim dingin nanti. Ruben Neves dari Wolverhampton Wanderers atau Declan Rice dari West Ham United menjadi pilihan ideal bagi Ole untuk didatangkan pada jendela transfer musim dingin ini.

Setan Merah akan mengalami kesulitan mengarungi sisa musim bila gagal mendatangkan gelandang baru di musim dingin nanti.

3 dari 4 halaman

Sayap Kanan

Gelandang Manchester United, Daniel James, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Southampton pada laga Premier League di Stadion St Mary’s, Southampton, Sabtu (31/8). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AP/Mark Kerton)

Sisi kanan penyerangan Manchester United menjadi posisi yang harus dibenahi Solskjaer. Pelatih asal Norwegia tersebut tidak mendatangkan pemain sayap kanan pada bursa transfer musim panas ini.

Penyerangan Setan Merah saat ini berat sebelah. Solskjaer hanya memanfaatkan sisi kiri untuk melakukan penyerangan. Alhasil, penyerangan Manchester United mudah ditebak pertahanan lawan. Marcus Rashford menyerang dari sisi kiri, sedangkan Daniel James menyerang dari sisi kanan hingga saat ini.

Manchester United harus mendatangkan pemain sayap kanan baru pada bursa transfer musim dingin nanti. Hal itu harus dilakukan untuk menjaga stabilitas serangan Setan Merah.

4 dari 4 halaman

Gelandang Serang

3. Juan Mata – Juan Manuel Mata adalah orang yang berpengaruh atas kepindahan Mata dari Valencia ke Chelsea. Langkah itulah yang membuat Mata menjadi pemain yang dikenal di dunia sepak bola. (AFP/Oli Scarff)

Solskjaer telah merubah formasi Manchester United menjadi 4-2-3-1. Setan Merah membutuhkan gelandang serang yang tepat. Saat ini, pelatih asal Norwegia tersebut mengandalkan Jesse Lingard di posisi gelandang serang. Namun, gelandang Inggris tersebut tidak menunjukan performa yang gemilang sepanjang awal musim ini.

Juan Mata sempat ditempatkan pada posisi gelandang serang sebelum jeda internasional. Pemain asal Spanyol tersebut belum membuat Solskjaer terkesan.

Kurangnya kreativitas membuat Setan Merah berada di luar empat besar. Manchester United kekurangan pemain yang dapat menghancurkan pertahanan lawan.

James Maddison dari Leicester City dapat menjadi opsi untuk didatangkan pada bursa transfer musim dingin nanti. Namun, Setan Merah dapat mengalihkan perhatian untuk membujuk Chirstian Eriksen yang habis kontraknya pada musim panas tahun depan. (Tegar Juel)

Sumber: Sportskeeda

Disadur Bola.com (Penulis Ario Yosia / Editor Ario Yosia, Published 11/09/2019)