AC Milan Menang, Gattuso Malah Bocorkan Rencana Kepindahan Higuain

Liputan6.com, Jakarta Patrick Cutrone menjadi pahlawan kemenangan AC Milan di laga Coppa Italia. Cutrone memborong dua gol saat AC Milan tekuk Sampdoria dengan skor 2-0 pada laga perdelapan final Coppa Italia di Luigi Ferraris.

Cutrone, yang tak tampil penuh pada laga ini, baru dimasukkan pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, di perpanjangan waktu. Ia langsung mencetak dua gol dengan tendangan voli spektakuler.

“Para pemain muda itu sudah melakukannya dengan baik. Ada permainan di mana itu merupakan perjuangan, tetapi Cutrone dan Andrea Conti membawa kualitas dari bangku cadangan, ” kata Gattuso kepada Milan TV.

“Kami tahu tidak akan mudah bermain melawan tim Sampdoria ini. Tapi, saya menyukai pertahanan kami dan kami memiliki pendekatan yang tepat. Saya senang dengan cara para pemain saling membantu dan melihat kinerja yang positif,” ujar manajer AC Milan ini.

2 dari 3 halaman

Ingin Pindah

Striker AC Milan Gonzalo Higuain merayakan gol ke gawang Chievi Verona pada laga Serie A di San Siro, Minggu (7/10/2018). (AFP/Marco Bertorello)

Pada bagin Gattuso juga berbicara tentang pemainnya Gonzalo Higuain. Ia mengkonfirmasi bahwa Higuain ingin keluar dari Milan dan pindah ke Chelsea.

“Ketika seorang pemain membuat pilihan, sulit untuk meyakinkannya sebaliknya.”

“Saya sudah banyak berbicara dengannya, tetapi sulit untuk memberikan saran, karena karier seorang pemain hanya berlangsung selama 13-14 tahun. Itu pikirannya, bukan milikku. Yang paling penting adalah berbicara sebagai pria, saling menatap mata dan mengatakan yang sebenarnya.

3 dari 3 halaman

Terlihat Puas

Striker AC Milan, Gonzalo Higuain (AP Photo/Antonio Calanni)

Pada pertandingan melawan Sampdoria, Higuain kembali membuat dampak yang sangat kecil untuk tim. Dan, Gattuso tidak mau menghubungkannya dengan rumor Pipita ingin transfer ke Chelsea.

“Saya belum tahu apa yang tidak disukai Higuain, karena saya melihat dia terlihat puas dan terlibat dalam suasana ruang ganti. Kami akan melihat apa yang terjadi. Jika itu terserah saya, saya akan mengundangnya ke rumah saya, menguncinya di kamar dan melemparkannya makanan setiap dua hingga tiga jam. Sayangnya, saya tidak bisa melakukan itu. “