Alasan Gede Widiade Putuskan Kelola Persiba Balikpapan

Jakarta Usai sudah masa peristirahatan Gede Widiade dari dunia sepak bola. Setelah mundur dari posisi Direktur Persija Jakarta pada awal Februari lalu, pria asal Surabaya itu selangkah lagi menjadi pengelola peserta Liga 2 2019, Persiba Balikpapan.

Gede Widiade telah melakukan pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, beserta sejumlah pejabat penting lainnya pada Senin (29/4/2019) di Balikpapan. Tatap muka tersebut menghasilkan kesepakatan, eks Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC itu akan mengambil alih Persiba.

“Bahagia sekali. Kami sama-sama sepakat memajukan Persiba. Pak Gede sudah siap memboyong latihan Persiba ke Bali. Mudah-mudahan legalitas sudah selesai. Tidak akan lama lagi Persiba akan hadir di tengah-tengah masyarakat Balikpapan,” ujar Rizal, yang membuat pernyataan pada akun Instagram miliknya.

Di kesempatan yang sama, Gede menepis dirinya masuk ke Persiba sebagai investor. Mantan Manajer Timnas Indonesia U-23 ini hanya ingin menyandang predikat sebagai kerabat mantan Ketua Umum Persiba, Syahril H.M. Taher.

“Saya terima kasih diterima Pak Wali Kota dan orang tua saya, Pak Syahril. Saya ke sini bukan sebagai investor. Tapi, sebagai anaknya Pak Syahril,” kata Gede.

“Saya dimintai tolong untuk membawa Persiba ke tempat yang selayaknya. Insya Allah, saya bisa mengemban amanat. Tanpa dukungan masyarakat Balikpapan dan pemerintah, saya tidak bisa apa-apa. Tanpa dukungan masyarakat pencinta bola, Persiba tak akan bangkit,” tuturnya.

Gede Widiade menegaskan pengunduran dirinya dari jabatan Direktur Utama Persija Jakarta sudah diputuskan sejak lama.