Berkat Lionel Messi, Mourinho Jadi Pelatih yang Lebih Baik

Liputan6.com, Madrid – Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, memiliki momen yang tak terlupakan apabila mengingat nama megabintang Barcelona, Lionel Messi. Mourinho menganggap Messi spesial.

Mourinho menjelaskan bagaimana dia mempersiapkan timnya untuk menghadapi Messi. Menurut dia, Messi menjadikannya pelatih yang lebih baik.

Mantan pelatih Real Madrid pada periode 2010-2013 ini mengakui kehebatan Lionel Messi. Real Madrid asuhannya dalam beberapa kesempatan mesti melawan Barcelona bersama Messi-nya di La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

“Di Madrid itu adalah tiga tahun yang baik, jelas dengan kesulitan dan masalah, tetapi itu adalah bagian dari kehidupan profesional, yang tidak mudah,” kata Mourinho kepada EFE, seperti dikutip Marca.

“Saya memiliki kenangan yang fantastis. Masa saya di Madrid, sulit bagi Madrid, periode di mana Barcelona mendominasi, tidak hanya di level hasil tetapi juga di tingkat opini publik,” terangnya.

Mantan pelatih Inter Milan ini menyebut Barcelona kala itu memainkan sepakbola yang sangat bagus. Barcelona juga ketika itu memiliki pemain-pemain kreatif dengan sihir yang fantastis seperti Lionel Messi.

Memutus Pola

img_mourinho-202.jpg
Jose Mourinho saat masih menjabat sebagai pelatih Real Madrid. (AFP PHOTO/DANI POZO)

“Kami harus memutus pola itu. Saya selalu mengatakan bahwa saya berutang sangat banyak kepada para pemain saya, kepada mereka yang belum menjadi pemain saya dan telah menciptakan masalah bagi saya,” ujarnya.

“Misalnya, Messi tidak pernah bermain di tim saya, tetapi saya bermain melawannya dan dia telah menjadikan saya pelatih yang lebih baik karena harus mempersiapkan pertandingan, karena harus mengatur tim saya. Ketika saya berbicara tentang Messi, saya juga berbicara tentang semua pemain hebat yang pernah saya lawan,” beber Mourinho.

Tetap Profesional

Dalam perjalanan kariernya melatih, Mourinho mengaku tetap profesional. Dia juga senang mendapat kesempatan menangani klub sebesar Real Madrid.

“Saya berteman dengan presiden saya, bahkan dari presiden yang telah memecat saya, dan itulah yang saya inginkan. Saya tidak punya masalah untuk memberi tahu Anda bahwa ketika Anda pergi setelah tiga tahun di Madrid, Anda adalah Real Madrid. Titik. Ada hal-hal yang tidak berubah,” paparnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓