Kontrak di Barcelona Belum Pasti, Valverde Fokus Atletico Madrid

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, memfokuskan timnya pada persaingan dengan Atletico Madrid dalam perebutan gelar juara La Liga. Karena itu, Valverde belum mau memikirkan masa depannya di klub.

Masa depan Valverde bersama Barcelona memang belum tentu. Kontrak pelatih berusia 54 tahun tersebut akan habis pada akhir musim 2018/19.

Itu berarti durasi kontrak Valverde dengan Barcelona hanya menyisakan waktu enam bulan ke depan.

Tidak adanya kepastian kontrak baru telah membuat berbagai rumor muncul. Tapi, sejauh ini Valverde mengaku belum ingin memikirkan apa yang terjadi musim depan. Dia hanya fokus untuk menjalani musim 2018/19 dengan baik.

2 dari 3 halaman

Fokus Atletico Madrid

Ernesto Valverde menilai skuat Barcelona tampil bagus saat melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza. (AFP/Marco Bertorello)

Valverde mengatakan jika dia fokus pada apa yang terjadi sekarang. Saat ini, Barcelona sedang bersaing dengan Atletico di klasemen La Liga. Lionel Messi dan kolega unggul lima poin dari Atletico. Bagi Valverde, itu bukan keunggulan yang cukup.

“Saya punya kontrak di sini, yang akan dihormati oleh Barcelona dan saya,” ucap Valverde dikutip dari Marca.

“Kami hanya berjarak lima poin dari Atletico Madrid dan mereka bisa menjadi pesaing. Atletico adalah klub yang sangat tangguh, sangat konsisten, keunggulan kami bisa saja pupus dalam dua atau tiga pertandingan,” paparnya.

Selama melatih Barca, Valverde terhitung cukup sukses dengan meraih gelar domestik yakni La Liga dan Copa del Rey. Tapi, dia gagal memberikan prestasi yang apik saat berlaga di pentas Eropa.

3 dari 3 halaman

Persaingan Gelar Juara

Sementara itu, terkait persaingan gelar juara La Liga, Ernesto Valverde merasa jika segala kemungkinan bisa terjadi. Sebab, masih banyak pertandingan tersisa dan banyak poin yang diperebutkan. Valverde tak ingin Barca lengah dalam persaingan.

“Persaingan meraih gelar? Masih ada jalang panjang yang harus ditempuh dan masih ada setengah musim yang harus kami mainkan. Saya juga yakin bahwa semua tim akan kehilangan poin,” tandas mantan pelatih Athletic Bilbao tersebut.

Sumber: Bola.net

Absen Latihan Perdana, Patrich Wanggai Masih Nego Kontrak di Persib

Liputan6.com, Bandung Penyerang Persib Bandung Patrich Wanggai absen dalam latihan perdana yang berlangsung di Stadion Arcamanik Bandung, Senin (14/1/2019). Selain Wanggai, Ardi Idrus, Bojan Malisic dan Ezechiel N’Douassel juga belum tampak.

Menyikapi kondisi itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S. Taryono mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan negosiasi dengan Wanggai. Untuk kembali bergabung dengan Persib, kata Kuswara, saat ini Wanggai pun sedang membicarakan dengan keluarganya.

“Kita sudah komunikasi ke Wanggai. Masih dalam tahap pembicaraan dengan manajemen. Dia masih perlu waktu untuk bicara dengan keluarganya,” kata Kuswara.

Wanggai memang termasuk pemain yang ingin direkomendasikan pelatih anyar Persib Miljan Radovic untuk musim depan.

2 dari 2 halaman

Rekomendasi Pelatih

Patrich Wanggai (Foto: Kukuh Saokani/Liputan6.com)

Terkait dengan itu manajemen intens berkomunikasi dengan pemain berusia 31 tahun itu untuk memgharapkn ia bergabung kembali. Tapi sampai saat ini belum ada kabar pasti dari Wanggai apakah dia bersedia bertahan atau tidak.

“Manajemen sudah mengkomunikasikan ke Wanggai. Dia termasuk yang direkomendasikan pelatih,” ujarnya.

Musim lalu Wanggai menorehkan empat gol dari 13 kali penampilannya bersama Maung Bandung. Ia didatangkan pertengahan musim Liga 1 2018 dari Sriwijaya FC.

Ancelotti Bantah Koulibaly Ingin ke MU

Jakarta Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, membantah kabar Kalidou Koulibaly tidak bahagia berada di timnya. Ancelotti yakin Koulibaly tidak akan hengkang dan melanjutkan kariernya bersama Manchester United.

Pemain 27 tahun tersebut santer dikabarkan masuk dalam daftar belanja MU pada bursa transfer Januari 2019. Kalidou Koulibaly dianggap sebagai solusi ideal untuk mengatasi rapuhnya lini belakang The Red Devils.

Sang pemain pun disebut-sebut berminat untuk hengkang ke Inggris dan membela Manchester United. Apalagi, Koulibaly kerap menerima perlakuan rasis dari suporter di Italia.

Teranyar, dia mendapat perlakukan tak pantas tersebut ketika Napoli kalah 0-1 dari Inter Milan pada laga pekan ke-18 Serie A di Giuseppe Meazza, 27 Desember 2019.

“Di Inggris mereka menulis jika Koulibaly dapat pergi (ke Manchester United) karena masalah rasisme, saya kira tidak. Koulibaly bahagia di Naples,” ujar Ancelotti.

“Dia kesal seperti yang lain, tetapi itu tidak akan menjadi pemicu yang membuat dia pergi. Koulibaly tidak pernah memperlihatkannya, dia ingin tinggal di Naples dan di Italia, negara yang sangat dia sukai,” papar Carlo Ancelotti.

Sumber: Sportsmole

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Gelandang MU Terinspirasi Legenda Chelsea

Liputan6.com, Manchester – Gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba menyebut Frank Lampard sebagai inspirasi. Dia berharap dapat mencetak banyak gol seperti legenda Chelsea tersebut.

Produktivitas Pogba meningkat sejak Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer interim MU. Mendapat kebebasan untuk lebih menyerang, pemain asal Prancis itu menghasilkan empat gol dari lima penampilan.

Kini Pogba sudah merobek gawang lawan sembilan kali, sama seperti capaian terbaiknya bersama The Red Devils pada 2016/2017. Dengan kompetisi musim ini masih panjang, peluang baginya mencapai dua dijit sangat terbuka.

“Manajer meminta saya sesering mungkin masuk kotak penalti untuk memperbesar kesempatan membuat gol. Sama seperti Lampard,” ungkapnya.

“Dia sering menusuk ke depan dari tengah. Kalapun tidak menyumbang gol, setidaknya di sana saya dapat terlibat dalam permainan,” ungkapnya, dilansir situs resmi MU.

2 dari 3 halaman

Tertinggal Jauh

Gelandang Manchester United, Paul Pogba, melakukan selebrasi usai membobol gawang Huddersfield pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Rabu (26/12). Manchester United menang 3-1 atas Huddersfield. (AP/Martin Rickett)

Ketimbang Lampard, catatan gol Pogba belum ada apa-apanya. Dia baru menghasilkan 24 gol bagi MU dalam dua setengah musim.

Sementara Lampard total membuat 211 gol untuk mencatatkan diri sebagai top skor sepanjang masa Chelsea.

Jika Pogba maksimal mencetak 10 gol dalam satu kampanye, dicatat musim 2014/2015 dan 2015/2016 ketika membela Juventus, Lampard pernah merobek gawang lawan 27 kali pada 2009/2010.

3 dari 3 halaman

Bantu Tim

Teranyar Pogba membantu MU mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 di Wembley, Minggu (13/1/2019). Kemenangan tersebut memperbesar peluang merebut tiket Liga Champions musim depan.

The Red Devils kini tertinggal enam angka di belakang Chelsea yang duduk di posisi empat. “Kami harus terus berusaha mengejar. Kami mesti berjuang karena defisit masih jauh,” ungkapnya.

Mantan Pelatih AC Milan Berharap Higuain Kembali Tokcer

Liputan6.com, Milan – Fabio Capello menemukan alasan keterpurukan Gonzalo Higuain bersama AC Milan. Dia menyebut kegagalan mengeksekusi penalti pada laga melawan Juventus sebagai alasannya.

“Itu jadi pembeda. Dia tidak lagi menjadi pemain yang sama sejak pertandingan tersebut,” kata mantan pelatih AC Milan tersebut, dilansir Calciomercato.

“Intensitasnya berkurang. Saya harap AC Milan mendapatkan kembali Higuain yang kita kenal,” sambungnya.

Higuain memimpin serangan I Rossoneri melawan La Vecchia Signora pada 11 November lalu. Namun, penaltinya dimentahkan kiper Wojciech Szczesny.

Jika masuk, AC Milan menyamakan kedudukan. Higuain, yang termotivasi karena ingin membuktikan diri setelah dibuang Juventus pada musim panas, lalu tidak mampu menjaga emosi sehingga mendapat kartu merah. Pada akhirnya pasukan Gennaro Gattuso menyerah 0-2.

2 dari 3 halaman

Lama Terpuruk

Wasit Bas Nijhuis memberikan kartu kuning kepada pemain AC Milan Gonzalo Higuain (kiri) saat bertanding melawan Real Betis dalam Grup F Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Italia, Kamis (25/10). AC Milan kalah 1-2. (AP Photo/Antonio Calanni)

Kegagalan tersebut membuat Higuain gagal mencetak gol dalam delapan pertandingan di seluruh kompetisi. Padahal sebelumnya dia menghasilkan tujuh gol di 10 laga.

Pemain asal Argentina itu mengakhiri paceklik gol dengan merobek gawang SPAL, 29 Desember lalu. Namun, dia kembali urung mencatatkan nama di papan skor pada laga Coppa Italia versus Sampdoria, Sabtu (12/1/2019). 

Kini Higuain tengah bersiap menghadapi Juventus pada Piala Super Italia.

3 dari 3 halaman

Ingin Dijual

Keresahan di San Siro mendorong Higuain mendekati menajemen. Dia berharap dilepas ke Chelsea yang menginginkan jasanya.

Mari Tavares, Model Seksi Pacar Baru Neymar?

Liputan6.com, Jakarta – Bintang Paris Saint Germain (PSG) Neymar sudah lama mengakhiri hubungan dengan Bruna Marquezine. Keduanya sudah menjalin asmara kurang lebih selama enam tahun.

Setelah hubungan mereka diwarnai putus sambung, keduanya memastikan tidak lagi memadu kasih. “Dia yang mengakhiri. Saya harap hal ini tidak dibesar-besarkan karena pada dasarnya saya enggan bicara kehidupan pribadi,” ungkap Bruna.

Namun, tak sulit bagi Neymar untuk mendapatkan pasangan baru. Pemain berusia 26 tahun tersebut, dikabarkan sudah menemukan pacar baru.

Kabar ini makin santer saat superstar Brasil berfoto dengan model bikini dan vlogger YouTube, Mari Tavares, selama liburan Natal.

2 dari 3 halaman

Penyuka Tato

3. Neymar (PSG) – 3 Gol. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Tavares baru berusia 20 tahun, tapi sudah memiliki 192.000 pengikut di Instagram. Akun Tavares penuh dengan foto pakaian renang.

Seperti Neymar, dia juga sangat menyukai tato. Kedua lengan dan dadanya dipenuhi seni tato.

3 dari 3 halaman

Putus

Neymar sebelumnya sudah menikmati kehidupan lajang sejak putus dengan Bruna Marquezine Oktober lalu.

Model dan bintang TV itu, mengkonfirmasi bahwa perpisahannya itu adalah keputusan mantan penyerang Barcelona.

“Ya, kita sudah selesai, itu adalah keputusan yang dia buat. Ada banyak rasa hormat dan kasih sayang untuknya dan untuk semua yang kita hidupi.”

4 Alasan Real Madrid Tidak Bakal Rebut Gelar Bergengsi Musim Ini

Liputan6.com, Jakarta – Real Madrid berada di puncak dunia pada Mei 2018. Pasalnya, Los Blancos kembali memenangkan Liga Champions untuk tiga musim secara beruntun.

Namun, delapan bulan setelah itu dan semuanya berjalan sangat buruk. Setelah dinobatkan sebagai raja Eropa, Real Madrid menurun drastis dan sangat jauh dari tim yang pernah menjadi juara pertengahan tahun lalu.

Meski mampu memenangkan Piala Dunia Antarklub, sangat jelas bahwa Real Madrid tidak siap bersaing untuk gelar di musim ini. Mengingat betapa buruknya mereka akhir-akhir ini, sepertinya raksasa Spanyol itu tidak akan keluar dari kekacauan dalam waktu dekat.

Bahkan Sergio Ramos dan kolega terancam gagal untuk memenangkan gelar bergengsi pada musim ini. Hal itu tentu saja sangat memalukan untuk klub sekaliber Los Blancos.

Berikut ini tiga alasan mengapa Real Madrid tidak akan memenangkan trofi pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda:

2 dari 5 halaman

Performa Buruk

Ekspresi kiper Real Madrid Thibaut Courtois (tengah) saat kebobolan penalti pemain Real Sociedad pada laga pekan ke-18 La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (6/1). Real Sociedad meraih kemenangan 2-0 atas Real Madrid. (AP Photo/Paul White)

Sejujurnya, Real Madrid tidak terlihat seperti tim yang bisa memenangkan trofi apa pun musim ini karena Los Blancos menjadi bayangan dari diri mereka sendiri sejak awal musim. Itu tidak bisa dipungkiri mengingat penampilan mereka sejauh ini sangat buruk.

Raksasa Spanyol itu saat ini berada di urutan keempat di klasemen La Liga, 10 poin di bawah pemimpin klasemen Barcelona, setelah menang 10 kali, imbang 3 kali dan kalah 6 dari 19 pertandingan di kasta teratas Spanyol musim ini. Meski berhasil lolos ke fase gugur Liga Champions, penampilan mereka selama babak penyisihan grup tidak terlalu mengesankan karena mereka dipermalukan oleh CSKA Moscow.

Performa di lapangan tetap menjadi cara terbaik yang digunakan tim untuk membuktikan diri sebagai penantang gelar. Namun, menilai dengan penampilan Real Madrid sejauh ini, jelas bahwa raksasa Spanyol belum menunjukkan bahwa mereka siap untuk meraih gelar apa pun pada musim ini.

3 dari 5 halaman

Pelatih Minim Pengalaman

4. Ekspresi pelatih Real Madrid, Santiago Solari saat melawan Real Sociedad pada laga lanjutan La Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Senin (7/1). Real Madrid kalah 0-2 kontra Real Sociedad. (AFP/Gabriel Bouys)

Julen Lopetegui adalah orang yang menggantikan Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid pada musim panas. Tetapi ia dipecat setelah gagal mengembalikan tim ke performa terbaiknya, dan ia digantikan oleh Santiago Solari di Santiago Bernabeu.

Setelah satu bulan menjadi pelatih Real Madrid, pelatih Argentina terlihat kesulitan dengan tekanan di ibukota Spanyol. Meski Solari sudah berusaha keras, cukup jelas bahwa ia tidak punya pengalaman untuk menangani klub sebesar Madrid dalam kariernya.

Terutama selama masa-masa sulit ini, sementara ego di ruang ganti tidak membuat segalanya lebih mudah.

Tim tidak punya gaya permainan yang jelas sekarang dan penampilan mereka tidak terlalu mengesankan. Jika semuanya berlanjut seperti ini, Real Madrid pasti harus melupakan untuk memenangkan gelar apa pun pada musim ini.

4 dari 5 halaman

Krisis

Pemain Real Madrid Sergio Ramos melompat saat berada depan gawang Real Sociedad pada laga pekan ke-18 La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (6/1). Real Sociedad meraih kemenangan 2-0 atas Real Madrid. (AP Photo/Paul White)

Krisis di Santiago Bernabeu sekarang adalah faktor lain yang bisa mencegah Real Madrid memenangkan trofi pada musim ini. Segala sesuatunya terlihat tidak stabil di ibukota Spanyol saat ini.

Para pemain gagal tampil mengesankan – pemain-pemain seperti Marco Asensio, Gareth Bale, Toni Kroos dan Sergio Ramos semuanya tidak konsisten musim ini dan tidak ada kepercayaan pada kinerja keseluruhan tim saat ini.

Rumor kepindahan juga mengkaitkan sejumlah bintang Madrid. Isco dan Dani Ceballos adalah contohnya dan klub tidak melakukan pergerakan yang besar untuk mendatangkan amunisi baru untuk meningkatkan kekuatan skuat.

Para penggemar sudah mendesak Florentino Perez untuk mengundurkan diri dari jabatannya sementara beberapa menunjuk figur lain di klub. Semua kekacauan itu pasti akan membuat Madrid kesulitan menjadi yang terbaik pada musim ini.

5 dari 5 halaman

Kepergian Ronaldo

Ekspresi pemain Juventus, Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Sassuolo di Stadion Juventus Allianz, Turin, Italia, Minggu (16/9). Ronaldo membutuhkan waktu 320 menit untuk mencetak gol perdananya bagi Juventus. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

Setelah sembilan musim yang luar biasa di Santiago Bernabeu, Real Madrid memutuskan untuk berpisah dengan superstar Portugal Cristiano Ronaldo yang pindah ke Juventus pada musim panas. Keputusan itu sangat merugikan Los Blancos dan mereka menderita tanpa sang pemain.

Ronaldo adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola dan setiap tim yang dibelanya punya potensi yang besar untuk mendapatkan gelar. Dia adalah tipe pemain yang bisa membawa timnya meraih kejayaan bahkan ketika mereka tidak bermain dengan baik. Hal itu sudah sering terlihat di Bernabeu, terutama di Liga Champions.

Keputusan Real Madrid melepaskan bintang Portugal itu merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir dan tanpa kehadiran pemain sayap itu, peluang mereka untuk memenangkan trofi pada musim ini terlihat sangat suram.

Sumber: Bola.net

MU Pertimbangkan Pelatih Timnas Inggris

Liputan6.com, Manchester – Nama mengejutkan masuk dalam daftar kandidat manajer permanen Manchester United (MU) berikutnya. Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate masuk pertimbangan.

Manchester Evening News melaporkan, manajemen MU terkesan dengan jejak Southgate bersama The Three Lions.

Dia membawa timnas mencapai semifinal Piala Dunia 2018, terbaik dalam 28 tahun. Mantan manajer Middlesbrough itu juga mendahulukan pembinaan pemain muda, sama seperti filosofi The Red Devils.

Sosok Southgate jadi alternatif jika MU gagal mendapatkan target utama. Rumor menyebut mereka bakal memburu Mauricio Pochettino dari Tottenham Hotspur.

Meski begitu, usaha merekrutnya tidak mudah karena Pochettino terikat kontrak hingga 2023. MU dikabarkan harus membayar kompensasi senilai 34 juta poundsterling demi membebaskannya dari perjanjian tersebut. Sedangkan di kesempatan lain bos Spurs Daniel Levy menyatakan tidak bakal melepas Pochettino kalaupun MU menyetor 50 juta poundsterling.

2 dari 3 halaman

Kandidat Lain

Ekspresi kemenangan Ole Gunnar Solskjaer pada laga lanjutan Premier League yang berlangsung di stadion Wembley, Inggris, Minggu (13/1). Man United menang atas Tottenham Hotspur 1-0. (AFP/Adrian Dennis)

Opsi lain adalah Zinedine Zidane. Namun, MU dikabarkan belum menghubungi mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Sedangkan The Red Devils mesti meyakinkan Molde untuk melepas Ole Gunnar Solskjaer yang tampil impresif sebagai manajer interim. Solskjaer membawa MU meraih kemenangan pada enam laga.

3 dari 3 halaman

Sudah Pernah Coba

MU sempat berniat merekrut Southgate ketika masih bermain. Sir Alex Ferguson ketika itu mencari pengganti Rio Ferdinand yang menjalani sanksi delapan bulan akibat melewatkan tes doping pada 2004. Namun, Southgate menetap di Middlesbrough.

Bintang Napoli Serukan Semangat Hentikan Dominasi Juventus

Liputan6.com, Jakarta – Striker Napoli Arkadiusz Milik telah mengeluarkan seruan untuk rekan-rekan setimnya. Milik mengajak pemain Napoli agar berusaha menghentikan dominasi Juventus.

“Kami kuat, jadi mengapa kita tidak mencoba menghentikan Juventus?” katanya.

Milik mencetak gol saat Napoli menang 2-0 melawan Sassuolo di Coppa Italia, Minggu kemarin. Dan, striker Polandia itu menjelaskan bahwa Partenopei bisa bersaing dengan Juventus dalam perlombaan menuju Scudetto.

“Kita semua bisa berbuat lebih baik. Saya senang dengan apa yang saya lakukan sekarang, tapi mari kita lihat ke depan. Kami ingin pergi sepanjang musim ini dan segala sesuatu masih mungkin,” ujar Milik.

“Kami kuat, jadi mengapa kami tidak mencoba menghentikan Juventus? Mari kita melihat ke depan ke game yang telah kita buat,” kata pemain andalan Napoli ini.

2 dari 3 halaman

Bintang Kemenangan

6. Arkadiusz Milik (Napoli) – 10 gol dan 1 assist (AFP/Carlo Hermann)

Napoli menang meyakinkan di Coppa Italia. Bertanding di San Paolo, Napoli menang dua gol tanpa balas atas Sassuolo.

Dan, Milik jadi bintang kemenangan Napoli dengan menyumbang satu gol dan membantu Fabian Ruiz mencetak gol kedua.

“Tidak mudah untuk kembali setelah liburan musim dingin dan melakukannya dengan baik,” katanya kepada RMC Sport.

3 dari 3 halaman

Kehilangan Peluang

“Kami bisa melakukan yang lebih baik karena kami mungkin kehilangan terlalu banyak peluang, tetapi saya harap kami sekarang dapat kembali ke level kami yang biasa dan terus menciptakan peluang,” ujarnya

“Kami tidak memainkan sepakbola terbaik kami melawan Sassuolo, tapi untungnya kami berhasil lolos dan kami sangat senang tentang itu.”

Gonzalo Higuain Tekel Keras Pelatih AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Striker AC Milan, Gonzalo Higuain, kini tengah jadi pembicaraan luas. Ini setelah pemain asal Argentina tersebut, dikaitkan dengan transfer ke Chelsea Januari ini.

Dan, tampaknya Higuain telah melakukan segalanya untuk keluar dari San Siro. Bahkan, Gazzetta dello Sport, memberikan kabar terbaru tentang situasi Higuain.

Pasalnya, Chelsea juga harus bernegosiasi dengan klub pemiliknya, Juventus, yang meminjamkannya ke AC Milan musim panas lalu.

Saat ini Higuain masih bersama AC Milan. Dan, kini ada kejadian menarik yang dialami Higuain saat berlatih bersama klubnya.

2 dari 3 halaman

Marah?

Striker AC Milan, Gonzalo Higuain (AP Photo/Antonio Calanni)

Dalam video latihan terlihat Higuain melakukan tekel keras pada manajernya Gennaro Gattuso. Tentu ini bukan lantaran dia ingin mengeluarkan kemarahannya pada manajernya, karena kurangnya upaya Gattuso terhadap keinginannya.

Sebelumnya, Gattuso pernah membicarakan tentang Higuain. Ia mengkonfirmasi bahwa Higuain ingin keluar dari Milan dan pindah ke Chelsea.

3 dari 3 halaman

Sulit Diberi Saran

Gonzalo Higuain memeluk pelatih Gennaro Gattuso usai mencetak gol ke gawang SPAL pada lanjutan Liga Italia di stadion San Siro (29/12). Gol ini ia mempersembahkan untuk Gattuso yang sudah menanti golnya sejak 28 Oktober lalu. (AP Photo/Antonio Calanni)

“Ketika seorang pemain membuat pilihan, sulit untuk meyakinkannya sebaliknya.”

“Saya sudah banyak berbicara dengannya, tetapi sulit untuk memberikan saran, karena karier seorang pemain hanya berlangsung selama 13-14 tahun. Itu pikirannya, bukan milikku. Yang paling penting adalah berbicara sebagai pria, saling menatap mata dan mengatakan yang sebenarnya.

Kalahkan Wolverhampton Wanderers, Manchester City Terus Buntuti Liverpool

Jakarta Manchester City mengalahkan Wolverhampton Wanderers tiga gol tanpa balas dalam lanjutan pekan ke-22 Premier League 2018-2019, di Stadion Etihad, Manchester, Senin (14/1/2019) waktu setempat. Pada laga ini, The Wolves harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-19.

Pertandingan berjalan berat sebelah sejak menit pertama. Manchester City menguasai penuh jalannya pertandingan.

Memasuki menit ke-10, The Citizens mampu membuka keunggulan. Umpan silang Leroy Sane dengan mudah diselesaikan Gabriel Jesus di depan mulut gawang Wolverhampton Wanderers.

Pada menit ke-19, Wolverhampton Wanderers terpaksa bermain dengan sepuluh pemain. Willy Boly menerima kartu merah lantaran melakukan pelanggaran keras kepada Bernardo Silva.

Defisit satu pemain membuat Wolverhampton Wanderers praktis hanya tampil bertahan. Lini belakang tim tamu harus menerima serangan bertubi-tubi dari Manchester City.

Pada menit ke-39, Manchester City mendapatkan penalti karena pelanggaran Ryan Bennett kepada Raheem Sterling. Gabriel Jesus yang menjadi eksekutor dengan tenang menaklukkan gawang yang dijaga Rui Patricio.

Setelah unggul 2-0, Manchester City tidak mengendurkan serangan pada babak kedua. Bahkan, manajer Pep Guardiola memasukkan Kevin de Bruyne, Ilkay Gundogan, dan Sergio Aguero demi menambah intensitas serangan.

Hasilnya terbukti tepat. Pada menit ke-78, umpan silang De Bruyne memaksa Conor Coady melakukan gol bunuh diri. Laga berakhir 3-0 untuk kemenangan Manchester City.

Hasil ini tidak mengubah posisi Manchester City. The Citizens tetap berada di peringkat kedua dengan koleksi 53 poin atau tertinggal empat poin dari Liverpool.

Susunan pemain

Manchester City: 31-Ederson; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 14-Aymeric Laporte, 3-Danilo; 20-Bernardo Silva, 25-Fernandinho, 21-David Silva (17-Kevin de Bruyne 62); 7-Raheem Sterling, 33-Gabriel Jesus (10-Sergio Aguero 76), 19-Leroy Sane (8-Ilkay Gundogan 74)

Manajer: Pep Guardiola

Wolverhampton Wanderers: 11-Rui Patricio; 5-Ryan Bennett, 15-Conor Coady, 15-Willy Boly; 2-Matt Doherty, 28-Joao Moutinho (17-Morgan Gibbs-White 72), 8-Ruben Neves, 32-Leander Dendoncker, 19-Jonny; 9-Raul Jimenez (37-Adama Traore 46), 18-Diogo Jota (27-Romain Saiss 59)

Manajer: Nuno Espirito Santo

Wasit: Craig Pawson

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Gagal Kalahkan MU, Son Heung-min Langsung Fokus di Piala Asia 2019

Jakarta Striker Korea Selatan, Son Heung-min, telah tiba di Dubai, Senin (14/1/2019), untuk bergabung dengan negaranya di Piala Asia 2019. Satu hari sebelumnya, Son baru gagal membawa Tottenham Hotspur mengalahkan Manchester United di Premier League.

Son bertolak setelah kekalahan 0-1 Spurs dari Manchester United di Wembley Stadium pada Senin dini hari WIB. Kehadirannya juga sudah sesuai kesepakatan Spurs dengan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Spurs meminta Son absen dalam dua laga penyisihan Grup C Piala Asia 2019 sebagai kompensasi keikutsertaannya di Asian Games 2018.

Tanpa Son, Timnas Korea Selatan mampu melewati dua laga, masing-masing melawan Filipina (7/1/2019) dan Kirgizstan (11/1/2019), dengan skor identik 1-0.

Kini the Taeguk Warriors berada di peringkat kedua klasemen Grup C dengan poin enam, di bawah China yang jadi pemuncak sementara berkat keunggulan selisih gol.

“Kami di sini untuk memenangi turnamen, tak hanya sekadar lolos dari fase grup,” kata Son dalam sesi konferensi pers di Yas Island Hotel, Abu Dhabi, Senin (14/1/2019).

“Kami harus berkorban hal itu terwujud. Dan tak peduli siapa lawan kami, kami harus berpikir mereka lebih kuat dari kami. Mindset seperti itu bisa berimbas besar di lapangan,” imbuhnya.

Dengan poin sama, enam, dan hanya dibedakan selisih gol, pertandingan terakhir di Grup C menjadi penentu di antara kedua tim, siapa yang akan lolos ke 16 besar dengan status juara grup.

Namun, hingga sekarang belum dipastikan apakah pelatih Timnas Korea Selatan, Paulo Bento, akan memainkan Son pada kontra China. Bento menyebut akan melihat kondisi terkini Son, yang dianggap sudah cukup sibuk dengan agenda yang diikutinya sejak tampil di Piala Dunia 2018.

2 dari 2 halaman

Ingin Tak Merepotkan

Terkait itu, Son juga menyerahkan keputusan pada sang pelatih, apakah ia akan diturunkan atau tidak, saat menghadapi China, Rabu (16/1/2019).

“Masih ada waktu tersisa hingga pertandingan, dan saya pikir kami tak harus membuat keputusan sekarang. Saya akan fokus pada recovery di sisa waktu yang ada. Saya baru saja bermain semalam, jadi saya bohong jika saya berkata tidak lelah,” tutur pemain 26 tahun itu.

Yang menarik, Son sudah terbiasa bermain setiap tiga hari sekali bersama Tottenham dan pola sama juga kebetulan diterapkan pada laga melawan China.

“Saya sudah terbiasa dengan pola seperti itu dan saya akan baik-baik saja seandainya bermain pada laga itu. Kami memenangi dua laga pertama dan saya gabung dengan tim pada saat yang penting. Saya ingin bermain bagus,” ujarnya.

Son juga menegaskan kehadirannya bukan lantas jadi tumpuan Timnas Korea Selatan di Piala Asia 2019. Son berkeras, dibutuhkan lebih dari sekadar kemampuan individu untuk meraih prestasi besar.

“Tak ada pemain yang bisa membuat perbedaan besar, dan bahkan saya tak berada dalam level itu. Saya hanya berharap tidak akan membuat segala sesuatunya sulit buat rekan satu tim,” lanjutnya.

Sumber: Yonhap

Greysia / Apriyani Akui Bukan Favorit Juara di Malaysia Masters 2019

Jakarta Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, tak memasang target khusus pada Malaysia Masters 2019, 15-20 Januari. Mereka mengakui bakal datang bukan berstatus unggulan.

Keduanya hanya berharap membuka perjalanan di tahun ini lebih baik daripada sebelumnya. Sepanjang 2018, Greysia/Apriyani berhasil menjadi kampiun di Thailand Terbuka 2018, India Terbuka 2018, serta meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018.

“Sebelum masuk 2019, saya dan Kak Greys sudah diskusi untuk pertandingan ke depannya. Kami sepakat tahun ini kami mulai dari awal lagi. Kami tidak mau pasang target apa-apa. Kami bukan siapa-siapa dan siap buat melawan siapa pun. Jadi terus terang di Malaysia ini kami tidak memasang target khusus,” kata Apriyani, melalui rilis yang diterima Bola.com, Senin (14/1/2019). 

Pada Malaysia Masters, mereka akan berhadapan dengan ganda Hong Kong, Ng Wing Yung/Yeung Nga Ting, di babak pertama. Di atas kertas, Greysia/Apriyani diperkirakan lolos dari adangan lawan tersebut.

Greysia/Apriyani selalu menang dari dua laga sebelumnya kontra Yung/Ting. Di babak kedua, mereka akan bertemu antara rekannya sendiri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand).

“Peluangnya ada, asal kami mampu menjaga performa dan lebih baik lagi dibanding 2018. Ini kan pertandingan awal tahun, kemarin habis liburan, jadi kami sudah lebih fresh lagi untuk main,” kata Apriyani. 

“Untuk persiapannya, kami kembali mengevaluasi lawan-lawan dari pertemuan sebelumnya juga. Nonton pertandingan lawan dan mengingat-ingat lagi kelebihan lawan-lawan kami,” sambung Apriyani.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu turun bersama lima wakil ganda putri lainnya di Malaysia Masters 2019. Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Virni Putri/Della Destiara Haris, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Agatha Imanuela dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto akan mengawali langkah di babak pertama. Sedangkan Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma harus berjuang melewati babak kualifikasi. 

Juventus Kehilangan Mario Mandzukic Saat Jumpa AC Milan

Jakarta Juventus bakal meladeni AC Milan pada laga Supercoppa Italia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Rabu (16/1/2019). Melakoni duel tersebut, Juve tidak akan diperkuat sang bomber, Mario Mandzukic.

Pemain timnas Kroasia itu harus absen karena masih mengalami cedera paha. Cedera itu dapatkan Mandzukic saat menjalani sesi latihan bersama I Bianconeri pada 10 Januari 2019.

Akibat cedera itu, Mario Mandzukic diprediksi harus menepi selama sebulan lebih. Bukan hanya duel melawan AC Milan, mantan pemain Bayern Munchen itu juga bakal melewatkan pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions kontra Atletico Madrid, 20 Februari 2019.

Meski tidak akan diperkuat Mario Mandzukic, Juventus masih memiliki penyerang haus gol untuk menempati pos di lini depan. Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, dan Douglas Costa diprediksi akan menjadi andalan Juve dalam membobol gawang Milan.

Juventus juga mendapat kabar baik dari Joao Cancelo. Pemain 24 tahun itu masuk dalam daftar 21 pemain yang diboyong Juve, setelah pulih dari cedera lutut.

Berikut ini adalah daftar pemain Juventus kontra AC Milan di Supercoppa Italia:

Kiper: Wojciech Szczesny, Mattia Perin, Carlo Pinsoglio, Mattia Del Favero

Bek: Mattia De Sciglio, Giorgio Chiellini, Alex Sandro, Leonardo Bonucci, Joao Cancelo, Daniele Rugani, Leonardo Spinazzola.

Gelandang: Miralem Pjanic, Sami Khedira, Blaise Matuidi, Emre Can, Rodrigo Bentancur.

Penyerang: Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, Douglas Costa, Moise Kean, Federico Bernardeschi.

Sumber: Juventus

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Bayern Munchen Tertarik Datangkan Alvaro Morata

Jakarta Bayern Munchen dikabarkan Mirror ikut dalam perburuan striker Chelsea, Alvaro Morata. Die Bayern siap bersaing dengan beberapa klub Eropa lain yang juga ingin meminati Morata.

Performa penyerang timnas Spanyol itu bersama Chelsea tak kunjung membaik. Pada musim ini, Alvaro Morata baru mencetak sembilan gol dari 24 pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Situasi tersebut membuat manajer tim London Biru, Maurizio Sarri, tak puas dengan penampilan Morata. Sarri dikabarkan ingin menukar pemain 26 tahun tersebut dengan Gonzalo Higuain yang saat ini masih berseragam AC Milan.

Namun, jika gagal mendapatkan Higuain, Chelsea siap melepas Alvaro Morata ke klub lain pada bursa transfer musim dingin tahun ini. Nantinya, dana hasil penjualan Morata akan digunakan untuk mencari penyerang haus gol.

Situasi tersebut siap dimanfaatkan Bayern Munchen untuk mendapatkan jasa mantan pemain Real Madrid tersebut. Meski begitu, Die Bayern ingin meminjam Morata dibandingkan membelinya.

The Bavarians butuh bomber berpengalaman untuk menghadapi sisa musim ini. Die Roten masih harus mengejar ketertinggalan dari Borussia Dortmund di klasemen Bundesliga, dan bersaing dalam perburuan trofi Liga Champions.

Akan tetapi, tak hanya Bayern Munchen yang menginginkan jasa Alvaro Morata, namun juga Atletico Madrid dan Sevilla. Bukan hanya itu, Chelsea disebut bakal melepas Morata dengan biaya peminjaman sebesar 3 juta poundsterling (Rp 54 miliar) plus setengah dari gaji si pemain.

Sumber: Mirror

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini: