Cerita Gondangdia: Adit Mini, Point Guard Lincah Andalan Tim Basket Emtek

Liputan6.com, Jakarta – Panggil saja dia Adit Mini, dia akan menoleh, tersenyum. Ayah muda dua anak bernama lengkap Rizky Aditia Saputra ini memang sosok yang ramah, murah senyum.

Panggilan “mini” di belakang nama editor dari kanal Showbiz Liputan6.com ini tentu bukan untuk merendahkan. Hanya untuk memudahkan, atau membedakannya dengan Adit-Adit lainnya di kantor kami, di Gedung KapanLagi Youniverse (KLY) di Gondangdia, Cikini, Jakarta Pusat.

Maklum, selain Adit Mini, masih ada dua Adit lainnya. Yang satu, Aditia Saputra, wakil redaktur pelaksana kanal Showbiz, satu lagi Aditya Eka Prawira, editor dari kanal Health. Kebetulan dua Adit ini punya body tinggi besar. Bandingkan dengan Adit Mini yang berpostur 166cm-54kg.

Tapi, siapa sangka jika Adit Mini punya prestasi maksi. Setidaknya di lapangan basket.

Hingga kini, pria kelahiran Jakarta, 25 Mei 1988 ini masih jadi point guard andalan Tim Basket Emtek, yang menaungi pemain-pemain dari media-media vertikal di bawahnya.

Ibarat Stephen Curry di Golden State Warriors atau Kyrie Irving, jagoannya Boston Celtics, Adit Mini begitu lincah di lapangan.

Tidak hanya membawa bola, memberikan passing kepada rekan-rekannya yang berpotensi mencetak poin, Adit Mini juga mengatur irama permainan, menentukan cepat atau lambat permainan. Dia menjadi motor tim.

Sejumlah gelar pun telah diraih Adit Mini bersama Tim Basket Emtek. Paling akhir, dia sukses membawa Tim Basket Emtek Group menembus semifinal Invitasi Bola Basket Antar Media Nasional (Ibbamnas) 2019, sebelum akhirnya kalah di perebutan posisi ketiga.

Tapi, di ajang ini, Adit sukses meraih gelar individu di kontes three points.

“Selamat ya Adit dan Tim Basket Emtek atas pencapaiannya di kejuaraan Ibbamnas 2019. Semoga Liputan6 dan Emtek terus berjaya,” ujar Telni Rusmitantri, Redaktur Pelaksana Showbiz Liputan6.com, atasan Adit Mini.

Mbak Telni, begitu dia biasa dipanggil, memang secara khusus mendaulat Adit di lantai 5, newsroom Liputan6.com. Kami semua memberi aplaus, respek atas pencapaian yang diraih Adit Mini bersama Tim Basket Emtek di Ibbamnas 2019. 

Redpel Showbiz Liputan6.com, Telni Rusmitantri (kiri), memberi ucapan selamat kepada Adit Mini di kantor Liputan6.com di Gondangdia, Cikini, (Anggie Pranowo)

Kecipratan Bangga

Kami, rekan-rekannya di Liputan6.com memang merasa kecipratan rasa bangga itu.

Bagaimana tidak, di sela-sela kesibukan meliput, menulis berita, Adit Mini masih bisa meluangkan waktu untuk ikut mengharumkan nama institusi ini dari lapangan basket. Dan, tentu saja untuk mendapatkan prestasi bagus ini, dia perlu berlatih khusus, yang artinya, butuh lagi waktu ekstra.

Sebenarnya, bukan kali ini saja Adit Mini bikin bangga. Sudah lebih dari enam tahun dia jadi bagian Tim Basket Emtek dan sejak saat itu pula, dia selalu mampu memberikan kontribusi. Yang paling gemilang tentu saja pada tahun 2014 dan 2016, saat dia ikut membawa Tim Basket Emtek menjadi juara umum Ibbamnas.

“Terima kasih untuk Tim Basket Emtek yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya dalam berkontribusi memberikan gelar juara basket antarmedia nasional. Selama 6,5 tahun terakhir, dua gelar juara Ibbamnas dan satu cincin juara SMLBT, jadi pengalaman yang tak terlupakan,” ujar Adit, terharu.

Soal keterlibatan Adit di Tim Basket Emtek, Fedhly Averouss Bey, punya cerita sendiri. Maklum, pria yang kini menjabat sebagai produser di SCTV itu, sudah hampir tiga tahun terakhir menjadi koordinator Tim Basket Emtek.

Fedhly menuturkan, pada 2013, seorang reporter baru di Liputan6.com mendatanginya dan bertanya apakah bisa bergabung dengan tim basket. Ketika itu, Tim Basket Emtek masih menggunakan nama Tim Basket SCTV.

“Melihat perawakan Adit yang tidak terlalu besar, tak ada yang menyangka bahwa Adit adalah seorang pemain basket,” Fedhly bercerita.

Tim Basket Emtek meraih posisi keempat di Ibbamnas 2019.(Istimewa)

Awalnya Tim Basket SCTV

Tapi, kata Fedhly, Adit Mini ternyata mampu menjungkirbalikkan keraguan itu. Di tahun itu pula dia membawa Tim Basket SCTV menduduki posisi keempat Ibbamnas. Dan puncaknya, satu tahun kemudian, gelar prestisius Juara Ibbamnas 2014, kembali dibawa pulang, setelah dua tahun gagal.

Tim Basket SCTV sendiri merupakan cikal bakal dari Tim Basket Emtek. Tim ini sudah lebih dari 10 tahun didirikan. Ketika itu, tim ini diperkuat pemain-pemain dari karyawan SCTV, Liputan6.com, dan O Channel.

Hebatnya, mereka langsung sukses meraih posisi runner up saat pertama kali ikut serta di ajang Ibbamnas, tepatnya tahun 2008. Baru, sejak 2014, tim ini resmi menggunakan nama Tim Basket Emtek, karena bergabungnya karyawan dari anak perusahan lainnya, seperti Indosiar, Nexmedia, IEP, hingga Merdeka.com.

Fedhly pun yakin ke depannya, Tim Basket Emtek masih punya potensi besar untuk terus berjaya. Dan, dia berharap Adit Mini tetap terus berada di dalamnya.

“Saya berharap, Adit masih terus bisa bermain dengan Tim Emtek, karena masih banyak turnamen lainnya yang menunggu untuk kita menangkan,” kata Fedhly.

Sekali lagi, selamat untuk Adit…

Selamat untuk tim Basket Emtek…