Demi Barcelona, Neymar Rela Gajinya Turun Drastis

Barcelona – Demi mewujudkan ambisnya kembali ke Barcelona, Neymar seperti dikabarkan The Sun, Selasa (25/6/2019), bersedia gajinya dipangkas. Bintang Paris Saint-Germain itu disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan personal dengan Barcelona untuk diikat dengan kontrak berdurasi lima tahun. 

Saat ini, Neymar menerima gaji senilai 630.700 poundsterling (Rp 11,3 miliar per pekan) per pekan di PSG. Di Barcelona nanti, gaji pemain asal Brasil itu dipotong menjadi 411.500 poundsterling (Rp 7,4 miliar) per pekan. 

Menurut The Sun, Neymar benar-benar putus asa dan ingin meninggalkan PSG. Bahkan, dia tanpa banyak protes menerima proposal yang disodorkan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.  

Padahal proposal tersebut tak begitu menguntungkan bagi Neymar. Barcelona jelas-jelas akan memotong gajinya. 

Neymar rela upahnya dipotong demi bisa kembali bermain bareng Lionel Messi, dkk, serta lantaran sudah tak betah bermain di tim raksasa Prancis itu.

Neymar juga menyadari tingginya biaya transfer yang harus dikeluarkan Barcelona untuk membawanya kembali dari PSG. Alhasil, dia pasrah jika gajinya berkurang drastis.

2 dari 2 halaman

Alasan Pilih Barcelona

Barcelona tak hanya memotong gaji Neymar untuk mengembalikan sang mantan ke Camp Nou. Tim raksasa Catalan itu juga mengajukan persyaratan lain untuk Neymar.

Neymar diminta mencabut gugatan terkait bonus yang belum dibayar oleh klub. Dia juga harus mengaku di hadapan publik sebagai bukti keseriusannya untuk kembali ke raksasa La Liga.

Neymar juga sempat dihubungkan dengan Real Madrid. Klub berjuluk Los Blancos tersebut juga dikabarkan siap membayarkan gaji lebih banyak dibanding yang ditawarkan Barcelona. 

Namun, Neymar dikabarkan tak terlalu tertarik dengan prospek pindah ke Santiago Bernaneu. Dia mengaku pilih pindah ke klub yang membuatnya bahagia, yaitu Barcelona. 

Sumber : The Sun, The National