Juventus Gagal Rekrut Wonderkid Irak

Liputan6.com, Turin – Pergerakan diam-diam Juventus di bursa transfer. La Vecchia Signora ternyata tertarik merekrut pemuda asal Irak Mohanad Ali.

Juventus terkesan dengan kinerja pemain berusia 18 tahun itu pada Piala Asia 2019. Dia mencetak dua gol dari empat penampilan bersama negaranya.

Namun raksasa Italia itu tidak mendapat respon positif. Al-Shorta, klub tempat Ali bernaung, menolak proposal mereka.

“Nilai yang diajukan tidak sesuai harapan kami. Maka kami memutuskan mempertahankannya. Kami yakin Ali bisa membantu kami menjadi juara,” tulis keterangan resmi Al-Shorta.

Juventus bukan satu-satunya klub Eropa yang tertarik merekrut Ali. “Al-Ain (Uni Emirat Arab), Benfica (Portugal), Galatasaray (Turki), Genk (Belgia), AEK Athens (Yunani), dan Juventus (Italia) menginginkannya,” sambung pernyataan tersebut.

2 dari 3 halaman

Peluang Juara

Striker Irak Mohanad Ali Kadhim Alshammari (kiri) beraksi di Piala Asia 2019. (AFP/Karim Sahib)

Al-Shorta saat ini memuncaki klasemen sementara Liga Irak. Mereka memiliki 30 angka dari 12 pertandingan, sama seperti Al-Quwa Al-Jawiya yang bertanding sekali lebih banyak tapi unggul produktivitas gol.

Ali memainkan peran penting terhadap kondisi tersebut. Dia menyumbang enam gol dan membentuk trio maut bersama Alaa Abdul-Zahra (8 gol) dan Alassane Diallo (7 gol).

3 dari 3 halaman

Pemain Menjanjikan

Ali menjalani debut bersama Al-Shorta di usia 13 tahun 279 hari saat tampil menghadapi Al-Talaba pada 26 Maret 2014. Permainannya berkembang setelah dipinjamkan ke Al-Kahrabaa pada 2016/2017.