Kerap Dikritik, Bakayoko Tetap Hormati Pelatih AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko, mengaku sangat menghormati pelatihnya, Gennaro Gattuso. Meski pun ia kerap diberitakan tidak punya hubungan yang baik bersama sang pelatih.

Bakayoko sendiri baru saja pindah ke AC Milan pada musim panas kemarin. Ia dipinjam oleh Rossonerri dari Chelsea hingga akhir musim kemarin.

Namun, beberapa media memberitakan bahwa hubungan Bakayoko dan Gattuso tidak berjalan dengan baik. Pasalnya, sang pelatih beberapa kali mengkritik sang pemain secara terbuka di depan media karena sang gelandang gagal memenuhi ekspektasinya.

Bakayoko sendiri mengakui bahwa kritikan yang ia dapatkan itu normal karena ia masih butuh beradaptasi di AC MIlan. “Terkadang awal dari petualangan anda di klub baru selalu berjalan sulit,” buka Bakayoko kepada Corriere Dello Sports.

2 dari 3 halaman

Butuh Waktu

Pemain Juventus, Joao Cancelo menembak bola melewati pemain AC Milan, Tiemoue Bakayoko pada laga Piala Super Italia 2018, di Stadion King Abdullah Sports City, Kamis (17/1). Juventus keluar sebagai kampiun dengan meraih kemenangan tipis 1-0. (AP Photo)

Bakayoko sadar bahwa kritikan Gattuso pada dirinya itu dikarenakan sang pelatih punya ekspektasi tertentu pada dirinya.

Namun ia menyebut bahwa ia butuh waktu agar bisa menjadi pemain yang sesuai dengan keinginan sang pelatih.

“Situasi seperti ini sudah terjadi pada diri saya di awal karir saya di Monaco dan Chelsea, dan itulah mengapa saya tidak terkejut situasi yang sama terulang kembali di Milan, karena saya butuh waktu untuk beradaptasi.”

3 dari 3 halaman

Hormat Penuh

Ekspresi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso pada laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP Photo/Antonio Calanni)

Dalam kesempatan ini, Bakayoko juga menegaskan bahwa ia tidak bermasalah dengan kritikan yang dikeluarkan Gattuso pada dirinya, karena ia yakin kritik itu diberikan untuk kebaikan dirinya sendiri.

“Sejujurnya pelatih bukanlah pemain yang paling saya kagumi ketika ia masih bermain, namun saya sangat menghormati dia karena dia sudah pernah memenangkan Liga Champions, yang mana trofi itu adalah impian saya.”

“Bagi saya dia adalah seorang boss dan pria yang baik, di mana ia banyak membantu saya. Di 2-3 bulan pertama ketika segalanya berjalan dengan kurang baik, kami bicara setiap hari. Namun sekarang kami tidak melakukan itu lagi karena kami sudah saling memahami satu sama lain hanya dengan sebuah tatapan sederhana.” tandasnya.

Sejak tahun 2019 ini digelar, Bakayoko mendapatkan kepercayaan penuh dari Gattuso di mana ia tampil empat kali sebagai starter bagi Rossonerri di mana ia bermain penuh selama 90 menit di setiap laga.

Sumber: bola.net