Legenda Chelsea Setuju Kante Jadi Gelandang Serang Permanen

Liputan6.com, London – N’Golo Kante berubah posisinya menjadi gelandang serang Chelsea musim lalu. Namun perubahan posisi yang ditugaskan Maurizio Sarri itu didukung oleh legenda Gianfranco Zola.

Kante adalah seorang gelandang bertahan. Kemampuannya sudah terbukti bersama Leicester City, Chelsea dan timnas Prancis.

Di posisinya, ia mampu memutus alur serangan lawan dengan cekatan. Namun Sarri kemudian menggesernya sedikit lebih maju musim lalu.

Pos gelandang bertahan sendiri kemudian diberikan kepada Jorginho. Keputusan ini menjadi sorotan fans Chelsea sepanjang musim.

Menurut Zola, ada dua alasan mengapa Sarri memutuskan untuk menggeser posisi Kante.

Zola membeberkan alasan pertamanya. Ia menyebut skema pilihan Sarri di Chelsea membutuhkan pemain yang punya kemampuan mendistribusikan bola dengan baik.

2 dari 2 halaman

Komentar Zola

Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, menyarankan klubnya merekrut N’Golo Kante pada bursa transfer musim panas 2018. (AFP/Adrian Dennis)

“Alasan utama adalah dalam cara Sarri bermain, gelandang yang hanya duduk diam di tengah, pemain nomor enam, adalah pemain yang memainkan bola paling banyak di seluruh tim,” ujarnya dilansir BeIN Sport.

“Biasanya Jorginho, ketika ia di Napoli dan juga tahun lalu, membuat antara 140 dan 160 sentuhan. Terkadang bahkan lebih.”

“Jadi ia ingin seseorang yang percaya diri dalam mendapatkan bola dan memainkannya, tidak takut untuk bermain dan berpengaruh dalam permainan. Itulah alasan pertamanya,” ucapnya.

Setelah posisinya dipindah, Kante kini tak hanya berdiam diri saja di depan barisan lini belakang. Ia juga bisa aktif ikut membantu tim melancarkan serangan.

Menurutnya fans yang melancarkan kritik itu salah memahami peran yang diberikan Sarri pada Kante. “Alasan yang kedua adalah Kante bukan gelandang yang duduk saja di belakang,” ujarnya.

“Meskipun ia selalu bermain berdua di lini tengah, di Leicester dan dalam dua tahun pertamanya di Chelsea, di Leicester ia bermain dengan Drinkwater, yang duduk diam saja dan Kante banyak bergerak. Ia bebas untuk pergi ke samping, ke belakang, apa pun yang ia inginkan.

“Dan itu sama di Chelsea ketika Matic yang berdiam diri dan Kante melakukan pekerjaan yang sama. Kami berbicara dengan Kante tentang hal ini dan ia sangat senang memainkan posisi itu karena ia menyukai posisi itu.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini