Marcus Rashford Ungkap Perbedaan Gaya Latihan Solskjaer dan Mourinho di MU

Manchester – Penyerang muda Manchester United (MU), Marcus Rashford, menyebut Ole Gunnar Solskjaer lebih memahami pemain Setan Merah ketimbang manajer sebelumnya, Jose Mourinho. Menurut Rashford, itu lantaran Solskjaer merupakan mantan pemain klub yang bermarkas di Old Trafford itu.

Sementara Mourinho tidak pernah bermain di level teratas dalam sepak bola profesional. Pria perpaspor Portugal juga mengawali karir dalam kepelatihan sebagai penerjemah Bobby Robson saat melatih Barcelona.

Rashford pun merasa terlepas dari CV manajerial Mourinho yang lebih mengesankan, kurangnya keahlian dalam bermain sepak bola memberi Solskjaer keunggulan.

Solskjaer merupakan manajer pengganti Mourinho di MU. The Special One harus rela dipecat dari The Red Devils pada Desember 2018.

“Solskajer sangat berbeda, tapi saya pikir dia dapat diharapkan karena dia pernah bermain. Di luar lapangan dia lebih memahami para pemain,” kata Rashford kepada BBC dikutip Mirror.

“Mourinho jelas seorang manajer yang hebat dan dia memiliki cara membaca orang. Tapi bagi saya, ketika seorang manajer pernah bermain sepak bola di level tertinggi, mereka telah menjalani gaya hidup yang telah kami jalani dan mereka mungkin sedikit lebih mengerti,” tutur Rashford.

Striker muda Manchester United sering dijadikan kambing hitam saat Mourinho melatih Manchester United. Bahkan ia kerap dimainkan di luar posisi aslinya.

Namun, semua berubah semenjak Solskjaer mengambil alih kursi Manajer. Pemain berusia 21 tahun kini mendapat peran lebih banyak di MU dan ia membuka musim Premier League 2019-2020 sebagai striker tengah.

2 dari 2 halaman

Pemain Manchester United Dukung Penuh Solskjaer

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memberikan instruksi kepada Aaron Wan-Bissaka pada laga Premier League di Stadion St Mary’s, Southampton, Sabtu (31/8). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AP/Mark Kerton)

Rashford membocorkan bahwa Solskjaer telah mendapat dukungan penuh di lapangan dan ruang ganti Manchester United.

“Saat ini semua orang percaya kepada manajer. Kami mungkin belum melakukan semua yang dia katakan pada kami untuk mendapatkan kesempurnaan tim. Namun, respons awal terhadap taktik dan gaya kepelatihannya sangat mengesankan,” imbuh Rashford.

“Ini bukan rencana hanya untuk musim ini, atau hanya pertandingan berikutnya. Itu merupakan rencana selama bertahun-tahun ke depan. Saya pikir manajer perlu didukung. Dalam posisi kami sekarang, saya tidak berpikir kami membutuhkan rotasi manajer, karena bagaimanapun Anda tidak pernah puas,” tutup Rashford.

Sumber: Mirror

Disadur dari: Bola.com (Hanif Sri Yulianto/Benediktus Gerendo P, Published 13-09-2019)