Matthijs de Ligt Tidak Yakin Jadi Starter di Juventus

Seoul – Bek baru Juventus, Matthijs de Ligt, mengaku tak yakin bisa tampil sebagai starter di klub asal Turin itu. De Ligt menyebut Juventus berisikan para pemain hebat dan sangat kompetitif.

Matthijs de Ligt sudah tampil bersama rekan-rekan barunya di Juventus. Hasilnya tak begitu menggembirakan untuk pemain yang diboyong dengan harga 85,5 juta euro tersebut.

Matthijs de Ligt mendapat kritikan saat bermain melawan Tottenham Hotspur karena berulang kali membuat kesalahan. Lalu, pada laga Inter Milan, de Ligt mencetak gol bunuh diri.

Meskipun begitu, de Ligt masih tetap percaya diri dan tak sabar menunjukkan performa sebenarnya bersama klub tersebut. Ia yakin, dengan pemain berkelas dunia di Juventus, de Ligt akan mendapat keuntungan yang sangat besar.

“Rekan-rekan baru sangat hebat. Mereka selalu berusaha membuat saya merasa nyaman,” ujar de Ligt.

“Ada banyak pemain berpengalaman. Saya terkejut dengan level permainan mereka. Tidak ada pemain yang menonjol, karena kemampuan semuanya hampir sama. Sangat luar biasa.”

“Cristiano Ronaldo bukan satu-satunya alasan saya pindah ke Juventus. Reputasi klub sangat besar dan saya berniat menjadi bagian dari sejarah klub ini,” ungkap de Ligt.

Matthis de Ligt diikat Juventus dengan kontrak berdurasi lima musim. Ia diprediksi akan menjadi pemain utama Juventus di lini pertahanan.

Ragu Menjadi Starter

Matthijs de Ligt
Bek Juventus, Matthijs de Ligt. (Bola.com/Dok. Juventus)

Mengingat banyaknya pemain berpengalaman di Juventus, de Ligt mengaku tak yakin bisa mengamankan posisi starter.

“Para pemain Juventus sangat fokus. Akan sulit bagi saya untuk bisa menjadi pilihan utama di klub ini. Namun, saya akan berusaha sebaik mungkin.”

“Hanya ada dua bek tengah yang akan bermain. Jadi saya harus berusaha keras. Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini sudah bermain bersama untuk waktu yang lama.”

“Sulit untuk bisa merebut posisi dari dua pemain tersebut,” ungkap de Ligt.

Sumber: Football Italia

Lanjutkan Membaca ↓