Berkat Solskjaer, Manchester United Jadi Tim Terbaik di Liga Inggris

Jakarta Manchester United berhasil meraih poin lebih banyak dibandingkan 19 klub Liga Inggris sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah mengungguli Tottenham Hotspur.

Paul Pogba dan kawan-kawan berhasil meraih tujuh kemenangan dari delapan laga Premier League setelah memecat Jose Mourinho. Manchester United meraih 22 poin dari kemungkinan 24 poin.

Torehan itu membuat Manchester United mengungguli Tottenham (18 poin), Liverpool (16 poin), dan Manchester City (15 poin). Sedangkan Chelsea hanya berada di peringkat ketujuh dengan 13 poin.

Selain jadi tim dengan koleksi poin terbanyak sejak 19 Desember 2018, Manchester United punya agregat gol yang lebih baik ketimbang tim lain. Skuat asuhan Solskjaer mencetak 20 gol dan hanya kebobolan enam gol.

Solskjaer berhasil mengantarkan Manchester United meraih sembilan kemenangan dari 10 pertandingan di semua ajang. Rapor positif itu membuat Solskjaer difavoritkan menjadi manajer permanen Manchester United.

Manchester United kini membidik lima kemenangan tandang beruntun di semua ajang bersama Solskjaer. Tim asal Manchester terakhir kali membuat catatan tersebut saat masih diarsiteki Sir Alex Ferguson tahun 2012.

Sumber: The Sun

Legenda MU Prediksi Arsenal Gagal Finis 4 Besar

Liputan6.com, London – Gary Neville tak yakin Arsenal bakal finis empat besar musim ini. Legenda MU itu menilai skuat The Gunners masih berada di bawah klub besar lainnya.

Arsenal saat ini masih tertahan di posisi keenam klasemen. Mereka mengoleksi 47 poin dari 25 laga.

Sementara posisi keempat dan kelima masih dipegang Chelsea dan MU. Keduanya terpaut masing-masing satu dan tiga poin dengan Arsenal.

“Melihat Arsenal sekarang ini. Saya pikir posisi keenam paling layak buat mereka pada akhir musim nanti,” kata Neville seperti dilansir Metro.

“Kita tak bisa mendesak Emery untuk langsung berjaya dengan Arsenal. Dia butuh waktu untuk mengenal pemainnya,” katanya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Cuci Gudang

Manchester City meraih kemenangan 3-1 atas Arsenal pada laga pekan ke-25 Premier League, di Stadion Etihad, Minggu (3/2/2019) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Neville juga memprediksi Arsenal bakal cuci gudang pemain pada musim panas nanti. Apalagi pada musim ini beberapa pemain sudah tak masuk dalam skema manajer asal Spanyol itu.

“Emery telah berusaha sebaik mungkin bersama Arsenal musim ini. Namun memang skuatnya butuh perombakan,” kata Neville.

“Dia pasti akan memilih pemain mana yang akan dipertahankan atau dilepas untuk musim depan. Itu sebabnya Emery terus mencoba beberapa hal baru.”

3 dari 3 halaman

Jadwal

Pemain Arsenal merayakan golnya saat melawan Everton dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates, London (3/2). Dalam pertandingan ini Aaron Ramsey berhasil hattrick dan Aubameyang mencetak gol debut. (AP Photo / Alastair Grant)

Sabtu (9/2/2019)

19.30 WIB

Fulham Vs MU

22.00 WIB

Crystal Palace Vs West Ham United

Huddersfield Town Vs Arsenal

Liverpool Vs AFC Bournemouth

Southampton Vs Cardiff City

Watford Vs Everton

Minggu (10/2/2019)

00.30 WIB Brighton Vs Burnley

20.30 WIB Tottenham Vs Leicester

23.00 WIB Manchester City Vs Chelsea

Selasa (12/2/2019)

03.00 WIB Wolverhampton Vs Newcastle

Saksikan video pilihan di bawah ini

Inter Milan Terpuruk, Marotta Tolak Salahkan Icardi

Liputan6.com, Milan – Inter Milan mengalami penurunan performa dalam tiga pertandingan terakhir. Klub asuhan Luciano Spalletti tersebut selalu menelan kekalahan.

Media Italia menyebut keterpurukan Inter Milan itu lantaran performa Mauro Icardi yang menurun. Ya, striker asal Argentina itu hanya mampu mencetak dua gol dari delapan pertandingan terakhir bersama Nerrazzurri.

Ditenggarai, menurunnya performa Icardi lantaran dirinya belum menemui kata sepakat soal kontrak baru dengan Inter Milan. Suami Wanda Nara itu menuntut kenaikan gaji.

Kendati demikian, COO Inter Milan, Giuseppe Marotta menolak menjadikan Icardi sebagai kambing hitam. Dia yakin, sebagai kapten Inter Milan, Icardi akan bangkit dan bekerja secara profesional.

“Saya telah mampu mengenali kapten kita saat saya pertama kerja di sini. Dia orang yang baik dan selalu menunjukkan totalitas. Jelas dia masih muda, masih ada ruang untuk perbaikan di sana,” kata Marotta.

“Tampaknya tidak tepat untuk menyalahkannya. Ketika terjadi situasi sulit seperti ini, jika Anda ingin berbicara tentang kesalahan, semua orang harus mengambil bagian dari tanggung jawab mereka,” ujarnya menambahkan, seperti dikutip dari situs resmi Inter Milan.

2 dari 3 halaman

Punya Waktu

Ekspresi gelandang Inter Milan, Ivan Perisic usai timnya dikalahkan Bologna pada lanjutan Serie A yang berlangsung di stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (3/2). Inter Milan kalah 0-1. (AFP/Miguel Medina)

Ketimbang menyalahkan Icardi, Marotta mengatakan, Inter Milan masih punya banyak waktu untuk bangkit. Eks petinggi Juventus itu menuntut konsistensi dari para pemain Nerrazzuri.

“Saya pikir, kami harus menggarisbawahi bahwa masih ada 16 pertandingan tersisa untuk dijalani,” kata Marotta.

“Kami perlu menunjukkan ketenangan untuk memasuki masa-masa akhir musim ini dengan cara terbaik. Kami juga harus menemukan konsistensi yang belum pernah kami rasakan,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Hubungan Buruk

Sementara itum Icardi memiliki hubungan buruk dengan tifosi Inter. Belakangan penyerang 25 tahun itu dibanjiri kritik menyusul penampilannya yang menurun belakangan ini.

Hati Icardi disebut-sebut sudah tidak berada di Inter. Icardi diklaim tergiur dengan tawaran yang datang dari Real Madrid. Hal ini membuatnya kerap bermain setengah-setengah di lapangan.

Ditambah lagi, istri sekaligus perwakilan Icardi, Wanda Nara kerap mengumbar desas-desus mengenai masa depan suaminya di depan media.

Saksikan video pilihan berikut ini:

MotoGP: Valentino Rossi Sebut Duo Repsol Honda Jadi Rival Terkuat

Liputan6.com, Jakarta – Valentino Rossi buka suara soal persaingan di MotoGP 2019. Menurut pembalap Monster Energy Yamaha itu, duo Repsol Honda, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, akan menjadi pesaing terkuat.

Bersama dengan Maverick Vinales, Valentino Rossi bertekad membawa Yamaha menjadi lebih kuat pada MotoGP musim 2019. Kedua pembalap tersebut hanya finis di posisi ketiga dan keempat di MotoGP 2018. Valentino Rossi masih termotivasi untuk memberikan yang terbaik meski tahun ini usianya genap 40 tahun.

Namun, Rossi mengakui banyak orang menaruh ekspektasi tinggi terhadap dua pembalap asal Spanyol yang bergabung di tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. 

“Semua orang menantikan tim Honda karena ekspektasi yang besar kepada Jorge bersama Repsol Honda. Menurut saya, mereka memiliki tim yang kuat dengan Lorenzo dan Marquez. Mereka adalah yang terkuat di atas kertas,” ujar Valentino Rossi saat ditemui di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Marquez selalu menempati daftar favorit juara sejak promosi ke MotoGP. Pembalap asal Spanyol itu berhasil menjadi juara MotoGP 2018, serta total lima titel dalam enam tahun terakhir.

Sementara Jorge Lorenzo hanya menempati posisi kesembilan bersama Ducati tahun lalu, meski tiga kali naik podium utama. Dia tiga kali gagal finis, dua kali absen, dan sekali menarik diri dari balapan. 

2 dari 2 halaman

Tim Lain

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, memamerkan motor baru untuk MotoGP 2019 di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (4/2/2019). (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Meski melihat duo Repsol Honda sebagai rival kuat, Valentino Rossi tak ingin meremehkan tim lain. Duo Ducati, Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso, tetap diwaspadai. Dovi merupakan runner-up pada musim lalu.

“Namun, Ducati juga kuat. Petrucci kini akan mengendarai motor pabrikan. Mereka menjadi tim yang juga menarik. Duet pembalap Italia ada di sana. Petrucci bagus dengan motor pabrikan saat menjalani tes. Jadi akan ada pembalap lain yang akan sulit dikalahkan,” ujar Valentino Rossi.

Lakers Terancam Gagal Rekrut Anthony Davis

Liputan6.com, Los Angeles – Los Angeles Lakers dikabarkan sulit mendatangkan Anthony Davis dari New Orleans Pelicans sebelum batas trade pada Kamis (7/2/2019) waktu setempat. Menurut host NBA podcast, Jake Madison, New Orleans lebih melepas Davis ke klub lain. 

Seperti dilansir Express, Senin (4/2/2019), Davis meminta dilepas pada pekan lalu. Dia ingin pindah ke klub yang berpeluang ikut pacuan juara NBA. 

LA Lakers langsung melakukan manuver untuk merekrut bintang Pelicans tersebut. Namun, Pelicans dikabarkan akan menunda trade hingga musim panas supaya Boston Celtics dan New York Knicks bisa ikut dalam persaingan. 

“Tak ada perkembangan terbaru maupun pergerakan yang nyata. Saya rasa Pelicans mengulur waktu,” kata Madison.  

“Mereka akan melakukan hal terbaik untuk klub dan sejujurnya mereka akan menunggu hingga musim panas. Mereka akan menunggu hingga Boston Celtics resmi ikut perburuan Anthony Davis. Saya rasa mereka juga ingin melihat langkah Knicks,” imbuh Madison. 

Kabar trade Anthony Davis ini dipastikan memicu kritik kencang ke kubu Pelicans. Klub tersebut dikritik karena kemungkinan bakal melepas pemain bintang padahal posisi mereka di klasemen jauh dari menjanjikan. Pelicans berada di papan bawah klasemen Wilayah Barat NBA. 

Sumber: Bola.com 

Liverpool dan Tekanan Besar Puncak Klasemen

Liputan6.com, Liverpool – Mentalitas Liverpool tengah diuji ketika mereka berada di puncak klasemen Liga Inggris. Sudah dua laga beruntun The Reds tersandung dari lawan-lawan yang di atas kertas bisa mereka atasi.

Yang pertama, Liverpool ditahan Leicester City di Anfield dengan skor 1-1. Kemudian, giliran West Ham United yang memaksa pasukan Jurgen Klopp bermain imbang 1-1 di London Stadium.

Dua hasil imbang itu membuat Manchester City, yang berada di posisi kedua semakin mendekat. Liverpool saat ini hanya memimpin tiga poin atas The Citizens, setelah Sergio Aguero dan kawan-kawan membungkam Arsenal 3-1.

Apabila Manchester City menang, sedangkan Liverpool kalah pada pertandingan berikutnya, bisa dipastikan posisi teratas klasemen Liga Inggris akan berubah menjadi milik tim arahan Pep Guardiola. Situasi ini pula yang sepertinya membuat Liverpool tertekan ketika memuncaki klasemen. Di sisi lain, Manchester City adalah tim yang berpengalaman dalam persaingan merebut gelar juara Liga Inggris.

Sayangnya, klub asal Merseyside ini punya catatan buruk persaingan ketat untuk gelar juara Liga Inggris. Musim 2013-2014 mungkin tidak akan dilupakan fans Liverpool, terutama insiden Steven Gerrard terpeleset, yang memupus kans mereka juara kala itu.

Belum lagi rentetan pemain yang absen membela The Reds karena cedera. Sampai sekarang, sejumlah pilar penting di lini belakang seperti Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez masih cedera. Dejan Lovren kondisinya juga belum bugar.

2 dari 3 halaman

Kedalaman Skuat

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, memberikan instruksi. (AP/Rui Veira)

Alex Oxlade-Chamberlain sudah absen di lini tengah Liverpool sejak akhir musim lalu. Naby Keita belum menemukan permainannya seperti kala memperkuat RB Leipzig dan Fabinho masih mencari bentuk terbaiknya.

Kedalaman skuat Liverpool juga dikritik, padahal mereka tim yang sedang bersaing untuk gelar juara. Alih-alih merekrut pemain, Liverpool malah melepas Nathan Clyne dan Dominic Solanke, tanpa merekrut pemain anyar di musim dingin.

3 dari 3 halaman

Pantang Tersandung

Tekanan sekarang semakin besar untuk Mohamed Salah dan kawan-kawan. The Reds pantang tersandung lagi, jika tidak mau posisi teratas dikudeta Manchester City, yang punya kedalaman skuat lebih baik.

Liga Inggris musim ini menyisakan 13 pertandingan ini, peluang terbuka lebar, baik untuk Liverpool mempertahankan tempat teratas atau terjatuh dari puncak klasemen. Apapun yang terjadi, semua tergantung tim asuhan Jurgen Klopp dalam mengatasi tekanan yang ada di diri mereka.

Saksikan video menarik di bawah ini

Barcelona Tidak Khawatir Tanpa Messi di El Clasico

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona terancam tanpa Lionel Messi saat menjamu Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Kamis (7/2/2019). Meski punya rekor tak terlalu bagus di El Clasino tanpa Messi, Blaugrana mengklaim tidak khawatir.

Kondisi Messi masih menjadi tanda tanya setelah mengalami cedera otot pada pertandingan Barcelona melawan Valencia di La Liga akhir pekan lalu. Dia harus menjalani tes untuk memastikan bisa tampil atau tidak melawan El Real. 

Messi juga absen berlatih pada Senin (4/2/2019). Namun, pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengaku tak khawatir tentang kemungkinan absennya Messi. 

“Tak ada kekhawatiran soal Rossi,” kata Valverde, seperti dilansir The Sun. 

Setelah pertandingan melawan Valencia, Valverde mengakui Messi sedikit bermasalah. “Dia mendapat masalah kecil,” ujarnya. 

“Kami akan menunggu keputusan staf medis. Jika kondisinya bagus, dia akan bermain (menghadapi Real Madrid). Kami akan menunggu. Lionel Messi tak meminta saya untuk mengistirahatkannya,” imbuh sang pelatih. 

2 dari 2 halaman

Catatan Menarik

Valverde boleh saja mengklaim tak cemas dengan kemungkinan Barcelona tampil tanpa Messi. Namun, faktanya El Barca kerap kesulitan di El Clasico jika tak diperkuat Messi.  Apalagi, selain menghadapi El Real di dua leg semifinal Copa del Rey dan La Liga, Barcelona juga bakal menjamu Lyon di Liga Champions pada 16 Februari. 

Tanpa Messi, Barcelona tercatat hanya bermain 1-1 pada el clasico di Camp Nou 2006 dan kalah 1-2 pada laga tandang tahun berikutnya. 

Namun, Barcelona juga tak perlu cemas berlebih. Tahun lalu mereka berhasil menghancurkan Real Madrid 5-1 meski bertanding tanpa Messi. 

Messi juga punya rekor kurang mengesankan kala menghadapi Real Madrid di ajang Copa del Rey. Dia tercatat enam kali gagal membobol gawang Los Merengues di ajang Copa del Rey. 

Sumber: Bola.com

Regulasi Berubah, Galang Hendra Bidik Target Ini di WSSP 300

Liputan6.com, Sepang – Galang Hendra Pratama akan menjalani musim kedua di kejuaraan balap dunia World Supersport (WSSP) 300. Musim ini Galang bakal lebih termotivasi.

Alasannya, regulasi WSSP 300 bakal diubah. Promotor balap Dorna bahkan akan mengunjungi Yamaha untuk membicarakan kesetaraan di ukuran kapasitas mesin.

Kans Galang Hendra untuk memetik kemenangan lebih banyak ketimbang 2018 lebih terbuka. Dia pun ingin menerapkan strategi ini.

“Saya inginnya bisa mengunci poin di 7 seri dari 9 seri yang dilombakan musim ini. Kalo bisa seperti itu,” kata Galang Hendra dalam wawancara ekslusif bersama media di sirkuit Sepang, Selasa (5/2/2019).

Dia ingin meniru pembalap wanita asal Spanyol Anna Carrasco yang menjadi juara WSSP 300. Anna tak melulu jadi juara tapi cukup amankan poin di semua seri.

“Dia kan cuma tiga kali podium juara, tapi setelah itu konsisten dapat poin sehingga akhirnya juara,” katanya

2 dari 2 halaman

Balap di Qatar

Galang Hendra juga termotivasi dengan penambahan satu seri di WSSP 300 yaitu seri Qatar. Dia pernah membalap di sirkuit Losail.

“Saya pernah membalap di Qatar pada 2015 dan oleh olehnya cedera,”ujarnya.

Galang menilai sirkuit Losail mirip sirkuit Brno di republik Ceko. “Profil sirkuitnya lebar lebar mirip Brno, saya pikir cocok untuk Yamaha,”katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Valentino Rossi: Level MotoGP Meningkat Pesat

Liputan6.com, Jakarta – Valentino Rossi sudah siap beraksi di MotoGP 2019. Sudah 10 tahun sejak terakhir sejak menjadi juara dunia MotoGP, pembalap Monster Energy Yamaha ini mengakui banyak perubahan besar di dunia balap motor yang membuat prestasinya kala itu tidak relevan jika dibandingkan saat ini.

Perkembangan MotoGP sangat pesat dalam era modern. Motor dengan teknologi canggih menjadi modal besar bagi tim yang bertanding selain talenta yang dimiliki oleh rider yang menunggang kuda besi itu.

Perkembangan pesat itu juga dirasakan oleh Valentino Rossi. Pembalap yang tercatat tujuh kali menjadia juara dunia MotoGP itu terus bersaing di level tertinggi MotoGP setiap tahunnya, tapi tidak pernah menjadi juara dunia sejak terakhir kalinya pada 2009.

“Sayangnya masa-masa itu sudah lama sekali. Musim 2019 sangat bagus bagi saya. Ketika itu saya bertarung dan merasakan musim yang bagus. Namun, level saat ini sudah jauh lebih tinggi ketimbang saat itu. Jadi tak ada artinya jika membandingkan masa-masa itu dengan saat ini,” ujar Valentino Rossi.

Dalam 10 tahun terakhir, catatan terbaik Valentino Rossi adalah tiga kali menjadi runner-up secara berturut-turut pada 2014 hingga 2016. Sementara di musim lalu, The Doctor berada di peringkat ketiga dalam kalsemen akhir MotoGP 2018.

Sumber: Bola.com

Top 10 Berita Bola: Kapten PSG Kirim Pesan untuk Manajer MU

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) akan menjamu Paris Saint Germain (PSG) dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19 tengah pekan depan di Old Trafford. Untuk laga ini, PSG tidak akan diperkuat oleh bintang andalannya, Neymar yang absen karena cedera.

Jelang pertandingan, kapten PSG, Thiago Silva, mengatakan bahwa timnya dimata-matai oleh manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer. Manajer asal Norwegia itu datang langsung ke Lyon, menyaksikan laga Lyon vs PSG yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Lyon.

Silva mengatakan, Solskjaer pasti senang melihat PSG tersandung. “Dia pasti senang dengan apa yang dia lihat. Kami kehilangan konsentrasi dan pada babak pertama tidak bagus,” ujar Silva seperti dilansir Sportskeeda.

Komentar Silva untuk manajer MU ini menjadi berita terpopuler kanal bola Liputan6.com pada Selasa (5/2/2019). Berikut daftar lengkap top 10 hari ini:

1. MU vs PSG: Merasa Dimata-matai, Thiago Silva Sindir Solskjaer

Kapten Paris Saint Germain (PSG), Thiago Silva ternyata tahu timnya dimata-matai oleh manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer. Manajer asal Norwegia itu datang langsung ke Lyon, menyaksikan laga Lyon vs PSG yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Lyon.

Silva mengatakan, Solskjaer pasti senang melihat PSG tersandung. “Dia pasti senang dengan apa yang dia lihat. Kami kehilangan konsentrasi dan pada babak pertama tidak bagus,” ujar Silva seperti dilansir Sportskeeda.

MU akan menjamu PSG dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19 tengah pekan depan di Old Trafford. Untuk laga ini, PSG tidak akan diperkuat oleh bintang andalannya, Neymar yang absen karena cedera. Baca selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

Berita Populer Lain

2. Jadi Pahlawan MU, Rashford Abaikan Instruksi Solskjaer

Marcus Rashford jadi pahlawan kemenangan Manchester United (MU) atas Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (3/2/2019). Namun pemain Inggris itu ternyata mengabaikan arahan manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer demi mencetak gol ke gawang lawan.

Bertanding di King Stadium, MU menang 1-0 atas tuan rumah Leicester. Dan satu-satunya gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Rashford pada menit ke-9. Rashford berhasil mengecoh kiper Leicester, Kasper Schmeichel saat mereka berhadapan satu lawan satu. Baca selengkapnya di sini.

3. Jelang Liga Champions, Manajer MU Mata-matai Penampilan PSG

Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer terburu-buru selepas duel melawan Leicester City pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (3/2/2019). Dia hadir pada konferensi pers usai laga lebih cepat dari jadwal.

Ada alasan di balik ini. Solskjaer ingin menyaksikan lansung aksi Paris Saint-Germain (PSG) pada partai versus Olympique Lyon di Groupama Stadium. Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Top 10

Gelandang Manchester City Geleng-Geleng Lihat Ketajaman Aguero

Liputan6.com, Manchester – Gelandang Manchester City, Bernardo Silva, mengaku kagum dengan ketajaman rekannya, Sergio Aguero. Di mata Silva, Aguero adalah pemain fenomenal.

Manchester City menang 3-1 atas Arsenal pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, akhir pekan lalu. Dalam laga itu, semua gol The Citizens diborong Sergio Aguero.

Aguero mencetak hattricknya untuk Manchester City di menit ke-1, 44′ dan 61′. Sementara satu gol balasan Arsenal dikemas oleh Laurent Koscielny pada menit 11.

Menurut Silva, Aguero belum berada di level Cristiano Ronaldo. Tapi, bagi dia, Aguero tetaplah pemain papan atas dunia.

“Senang memiliki Aguero bersama kami. Dia mencetak tiga gol lawan Arsenal, kinerja yang fantastis. Aku sudah bermain dengan Cristiano di tim nasional, jadi tidak adil untuk mengatakan Aguero lebih hebat dari Cristiano,” kata Bernardo Silva di Soccerway.

2 dari 3 halaman

Ingin Aguero Konsisten

(AFP / Lindsey Parnaby)

“Aku pikir Aguero pemain yang fantastis dan kami sangat senang memilikinya bersama kami. Merupakan keistimewaan untuk memiliki pemain seperti Aguero di tim kami, yang mencetak gol dalam pertandingan besar seperti yang dia perlihatkan melawan Arsenal.”

“Aku hanya berharap dia bisa terus seperti ini dan membantu kami memenangkan lebih banyak pertandingan dan gelar,” Bernardo Silva menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Aguero

Aguero sendiri total sudah membela City dalam 28 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga mencatatkan 20 gol dan lima assist.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-26: City Tantang Chelsea

Liputan6.com, London – Liga Inggris akan memasuki pekan ke-26. Persaingan sengit terus terjadi di papan klasemen.

Liverpool saat ini masih menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris. Mereka mengoleksi 62 poin dari 25 laga.

Kesempatan untuk menjauh dari para pesaingnya akan datang pada akhir pekan nanti. Pasalnya mereka hanya menghadapi tim papan tengah, Bournemouth di Anfield.

Pada pekan bersamaan, Manchester City menghadapi ujian berat. The Citizens harus menjamu Chelsea di Etihad Stadium.

Sementara tetangga mereka, MU akan bertandang ke Fulham. Berikut jadwal Liga Inggris pekan ke-26:

Parlour: Konyol Jika Arsenal Pecat Emery

Liputan6.com, London – Legenda Arsenal, Ray Parlour, tak setuju dengan gagasan The Gunners memecat Unai Emery. Menurut dia, hal itu konyol.

Emery gabung Arsenal di awal musim ini. Ia sempat membawa The Gunners tak terkalahkan dalam 22 laga beruntun. Namun belakangan, performa Arsenal terus menurun. Terakhir, The Gunners tumbang 1-3 di tangan Manchester City.

Akibat kekalahan itu, Arsenal turun ke posisi enam klasemen. The Gunners tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi empat (batas akhir Liga Champions).

“Arsenal berada di tempat yang seharusnya. Mereka tidak setingkat dengan Liverpool, Man City atau bahkan Spurs. Tapi, Anda harus memberi Emery kesempatan, dia harus didukung oleh klub,” kata Parlour di Soccerway.

2 dari 3 halaman

Tugas Berat

(AP/Kirsty Wigglesworth)

Menurut Parlour, tugas Emery sangat berat. Sebab, manajemen Arsenal tak memberinya dana di bursa transfer musim dingin Januari lalu.

“Anda tidak bisa memecat manajer dan Arsenal bukan klub semacam itu. Secara realistis, saya pikir Anda harus memberinya beberapa bursa transfer. Saya tahu dia hanya membawa satu pemain di bulan Januari, tapi saya pikir itu akan membutuhkan dua atau tiga bursa transfer untuk mendapatkan pemain yang dia inginkan.”

“Tentu saja, saya pikir dia orang yang bisa membawa klub maju, dan sekarang dia harus didukung oleh manajemen. Manajer mana pun akan kesulitan jika mereka tidak mendatangkan pemain. Secara realistis, ini akan memakan waktu. Anda harus memberinya kesempatan. Untuk mengatakan ‘Emery Out’ itu benar-benar konyol,” Parlour menambahkan.

3 dari 3 halaman

Lawan Huddersfield

Pada laga berikutnya, Arsenal akan tandang ke markas Huddersfield Town. Kemenangan jadi harga mati bagi Mesut Ozil dan kawan-kawan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lukaku: MU Bukan Favorit Lawan PSG

(AFP/Oli Scarff)

“Bagiku, PSG adalah favorit, tetapi kami akan datang dengan persiapan yang baik dan kita akan melihat apa yang akan terjadi di lapangan. Kami tahu kami akan bermain melawan tim yang bagiku, salah satu favorit di turnamen ini,” kata Lukaku kepada Canal +.

“Anda hanya harus melihat skuat mereka, ada pemain dengan talenta hebat dan pelatih yang baik. Pemimpin di sana memiliki rencana hebat untuk klub mereka. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” Lukaku menambahkan.

Herrera Sebut MU Tidak Bisa Selalu Menang

Tak lama lagi, MU akan menghadapi jadwal pertandingan yang berat. Mereka akan dihadapkan melawan PSG, Chelsea dan Liverpool, setelah menghadapi Fulham.

Herrera mengakui rintangan itu bisa dilalui oleh MU. Akan tetapi ia tetap meminta rekan-rekannya agar tak berpikir terlalu jauh ke depan.

“Kami bisa, tetapi cara terbaik untuk mempersiapkan diri untuk pertandingan PSG adalah dengan mencoba dan menang di Fulham dan saya rasa itulah caranya,” ujarnya.

“Saya pikir itu akan menjadi kesalahan besar jika kita berpikir lebih jauh dari Fulham. Itu pertandingan besar bagi kami karena Chelsea bermain lawan City.”

“Ayo main laga demi laga, karena jika Anda kalah di satu Anda akan menyesal. Sekarang untuk Fulham, beru kemudian kami akan memikirkan PSG,” pungkas Herrera.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Slogan Ini Bikin Pata Yamaha Lebih Termotivasi di WSBK 2019

“Senang kerjasama dengan yamaha berlanjut, ini tentu memotivasi kami untuk meraihbhasil bagus. Sayang sekali, kami tak bisa membalap di Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan Michael mengaku sudah tak sabar untuk memulai musim di WSBK. “Senang bisa kembali kesini dan tahubkerjasama berlanjut. Saya tak sabar ikut balapan,” katanya.

Sementara itu President Director PT YIMM, Minori Morimoto mengaku sudah sepantasnya Indonesia mendukung WSBK.

“Orang indonesia suka balapan, tapi selama ini hanya MotoGP saja. Padahal WSBK punya pembalap potensial asal Indonesia dan berdarah Indonesia, jadi mengapa tidak dukung WSBK,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sejak Mourinho Pergi, Atmosfer MU Lebih Positif

Liputan6.com, Manchester – Striker Manchester United (MU), Romelu Lukaku, menilai atmosfer di dalam timnya jadi lebih positif sejak kepergian Jose Mourinho. Ia merasa timnya kini bahagia di lapangan.

Mourinho meninggalkan MU pada awal Desember lalu. Tugasnya digantikan Ole Gunnar Solskjaer. Pria asal Norwegia itu langsung membangkitkan Setan Merah.

Ia membawa Paul Pogba dan kawan-kawan memenangkan sembilan dalam 10 laga terakhir. MU juga belum pernah kalah.

“Sejak kepergian Mourinho, itu berbeda, itu jauh lebih positif. Dalam pertandingan, orang-orang tersenyum lebih banyak. Saat ini semuanya berjalan sangat baik, dan kami harus terus seperti itu,” kata Lukaku kepada Canal +.

“Paul Pogba bahagia. Dalam latihan, dia selalu diberi tahu: ‘Paul, kami melihatmu bahagia!’ Dan setelah itu dia tertawa. Jadi sekarang, semuanya berjalan dengan baik, semua orang bermain di level mereka.”

2 dari 3 halaman

Semangat Kompetitif

(AFP/Oli Scarff)

Menurut Lukaku, rekan-rekannya kini bisa mengeluarkan potensi terbaik di lapangan.

“Pogba, Marcus Rashford, Anthony Martial dan semuanya memiliki semangat kompetitif dan itu sudah mulai dalam latihan ketika kami memainkan pertandingan kecil, enam lawan enam, delapan lawan delapan. Itu menunjukkan bahwa para pemain ingin membuktikan diri di depan pelatih, karena mereka ingin memanfaatkan peluang mereka.”

“Ketika kami memainkan permainan, kami tahu bahwa setiap pemain dapat bermain. Tetapi yang paling penting adalah tim,” Lukaku menambahkan.

3 dari 3 halaman

Lawan Fulham

Pada laga berikutnya, MU akan menghadapi Fulham. Kemenangan jadi harga mati bagi Setan Merah demi menjaga momentum positif mereka.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Masa Depan Ozil di Arsenal Tidak Jelas

Liputan6.com, London – Legenda Arsenal, Ian Wright, khawatir dengan masa depan Mesut Ozil di Emirates Stadium. Sebab, pemain asal Jerman itu tak jadi pilihan utama Manajer Unai Emery.

Arsenal tumbang 1-3 dari Manchester City di Etihad Stadium, akhir pekan lalu. Dalam laga itu, Arsenal memakai formasi 3-4-3 dan Ozil jadi cadangan yang tak terpakai.

“Ozil kapten di pekan sebelumnya, tapi pekan berikutnya Emery lebih memilih Sead Kolasinac. Ini tidak terlihat bagus untuk Ozil,” kata Wright di Soccerway.

Total, Ozil baru membela Arsenal dalam 18 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan empat gol dan dua assist.

2 dari 3 halaman

Posisi 6

(AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Akibat kekalahan dari City, Arsenal turun ke posisi enam klasemen. The Gunners tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi empat (batas akhir Liga Champions).

“Jika Manchester United melanjutkan performa mereka, Chelsea berhasil dengan Gonzalo Higuain, dan Tottenham Hotspur masih melakukan hal-hal bagus bahkan dengan badai cedera, maka empat besar mungkin sedikit di luar jangkauan Arsenal. Tapi, Liga Europa mungkin menjadi rute terbaik untuk lolos ke Liga Champions.”

“Saya tidak mengatakan harapan empat besar tidak ada, karena Arsenal masih bisa mengalahkan beberapa tim,” Wright menambahkan.

3 dari 3 halaman

Lawan Huddersfield

Pada laga berikutnya, Arsenal akan tandang ke markas Huddersfield Town. Kemenangan jadi harga mati bagi Ozil dan kawan-kawan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pellegrini Sindir Manajer Liverpool Terbiasa dengan Gol Offside

Liputan6.com, London – West Ham United menahan Liverpool imbang 1-1 pada pekan ke-25 Liga Inggris di London Stadium, Selasa (5/2/2019) dini hari WIB. Michail Antonio sukses membatalkan gol pembuka Sadio Mane.

Akan tetapi, gol Mane seharusnya tak sah karena James Milner sudah berada dalam posisi offside sebelumnya. Liverpool nyaris mencetak gol tambahan melalui pemain pengganti Divock Origi, tetapi itu juga offside.

Terkait gol tersebut, manajer West Ham Manuel Pellegrini memberikan komentar pedas kepada manajer Liverpool Jurgen Klopp. Pellegrini menyebut Klopp sudah terbiasa menang dengan gol offside.

2 dari 3 halaman

Serang Klopp

Liverpool menghadapi West Ham United pada laga pekan ke-25 Premier League, di London Stadium, Senin (4/2/2019) malam waktu setempat. (AFP/Glyn Kirk)

Pellegrini dibuat bingung oleh keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Ia kemudian teringat pertandingan perempat final Liga Champions di mana timnya Malaga secara kontroversial tersingkir oleh Borussia Dortmund asuhan Klopp.

“Tidak masalah [apa yang dikatakan], Klopp terbiasa menang [dengan] gol offside,” kata Pellegrini.

“Dia mengalahkan saya di Malaga dengan Borussia Dortmund dengan gol tujuh meter offside, jadi dia tidak bisa mengeluh tentang apa pun.”

3 dari 3 halaman

Puas dengan Performa

West Ham kalah dalam tiga pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan Pellegrini mengaku puas dengan performa timnya saat melawan sang pimpinan klasemen.

“Saya senang dengan performa mereka karena saya pikir kami memainkan permainan yang sangat bagus, tetapi saya kecewa dengan hasilnya karena mereka mencetak gol yang jelas offside,” tambah Pellegrini.

“Kami melewatkan tiga atau empat peluang, terutama di 35 menit pertama, yang bisa menyelesaikan pertandingan. Kami melewatkan peluang itu sehingga kami meraih hasil imbang dalam pertandingan yang bisa kami menangi.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

MU Disarankan Rekrut Kembali Van Der Sar

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) United meraih hasil kurang menggembirakan pada paruh pertama Liga Inggris musim ini. Hal tersebut membuat jajaran petinggi Setan Merah menendang Jose Mourinho dari kursi manajer.

Ole Gunnar Solskjaer lalu ditunjuk sebagai manajer interim MU. Di bawah arahan juru racik asal Norwegia itu, Paul Pogba dan kawan-kawan kini tak terkalahkan dalam 10 laga.

Kesuksesan Solskjaer membuatnya dijagokan terpilih menjadi manajer tetap MU. Namun, selain itu, Paul Parker menyarankan agar menunjuk satu sosok familiar yang bertugas sebagai jembatan antara para pemain dan petinggi klub.

2 dari 3 halaman

Pentingnya Direktur Olahraga

Direktur olahraga Ajax Amsterdam Edwin van der Sar. (AFP/Paul Ellis)

“Ke depan, saya rasa mereka perlu seorang direktur olahraga dengan model Eropa,” kata mantan bek MU iti kepada Eurosport.

“Seseorang yang berada di sekitar, dihormati para agen, dan mengenal mereka dengan baik untuk membuat para pemain mengeluarkan kemampuan terbaik karena reputasinya.”

“Manchester United akan ada di posisi yang bisa menarik perhatian para pemain bintang ketika mereka bersaing dengan klub papan atas lainnya di bursa transfer,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Jagokan Van der Sar

Jika MU mengangkat seorang direktur olahraga, satu nama yang muncul di benak Parker adalah Van der Sar. Sosok 48 tahun itu terbilang cukup sukses menempati posisi tersebut di raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam.

“Saya sungguh merasa model direktur olahraga bisa berhasil bagi United. Fergie [Sir Alex Ferguson] tentu akan menjadi penasihat ketika Ole membutuhkan, tapi direktur olahraga akan memberi bantuan berarti bagi pelatih muda untuk melangkah maju,” tutur Parker.

“Saya rasa sosok seperti Edwin van der Sar, chief executive Ajax, akan cocok karena dia memiliki pengalaman sepakbola dan bisnis yang membuatnya menjadi kandidat ideal,” katanya.

“Dia mengenal klub dengan sangat baik, secara pribadi sangat dihormati di Manchester United dan faktanya para pemain top juga mengenal namanya,” tukas Parker.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Liverpool Dapat Halangan Rekrut Striker Tajam Leipzig

Liputan6.com, Liverpool – Rencana Liverpool untuk menggaet Timo Werner tampaknya sulit terwujud. Pelatih Leipzig, Ralf Rangnick Liverpool bukan klub yang tepat bagi pemain berusia 22 tahun tersebut.

Liverpool telah dikaitkan dengan Werner sejak bursa transfer musim panas lalu. The Reds menilai Werner bisa menambah ketajaman di lini depan.

Maklum, meski masih berusia muda namun Werner terus menunjukkan kualitasnya. Selama tiga musim di Leipzig, ia sudah menyumbang 56 gol dari 100 laga.

Liverpool sendiri kabarnya sudah menyiapkan dana sebesar 40 juta euro untuk Werner. Mereka siap bersaing dengan Bayern Munchen dan Juventus yang juga tertarik merekrutnya.

Dan Rangnick berharap jika pindah, Werner tidak memilih Liverpool sebagai pelabuhan barunya. Hal ini mengingat kegagalan Naby Keita yang direkrut Liverpool musim panas lalu namun tak bisa berkembang di sana.

2 dari 3 halaman

Komentar Pelatih

Timo Werner. (AP Photo/Jan Woitas)

“Keita pemain yang luar biasa di Leipzig. Tapi Anda lihat di Liverpool dia sangat kesulitan,” ujar Rangnick seperti dilansir Evening Standard.

“Sejauh ini Keita bermain tak seperti di sini. Jadi saya pikir Werner harus berpikir ulang jika mau ke Liverpool,” katanya menambahkan.

Keita dibeli Liverpool dengan harga 48 juta pound sterling. Namun ia lebih sering duduk di bangku cadangan.

3 dari 3 halaman

Jadwal

3. Timo Werner – Pemain yang digadangkan akan menjadi masa depan timnas Jerman kelak. Ketajamannya sudah sangat teruji di Bundesliga. (AFP/Robert Michael)

Kamis (7/2/2019)

02.45 WIB Everton Vs Manchester City

Saksikan video pilihan di bawah ini

Manajer Permanen MU Akan Dibekali Rp 3,6 triliun

Namun siapapun manajer anyar itu, ia akan merasa senang. Sebab, ia disebut akan mendapat dana belanja mencapai 200 juta pound atau sekitar Rp 3,6 triliun.

Kabar ini dilansir oleh The Sun. Mereka menyebut rencana ini sudah mendapat persetujuan dari pemilik klub yakni keluarga Glazer.

MU sebelumnya sempat sedikit berhemat pada bursa transfer musim panas dan musim dingin kemarin. Mereka tidak terlalu aktif mendatangkan pemain baru.

Padahal, sebelumnya pada musim panas lalu Jose Mourinho sudah berkoar agar MU tak segan keluar duit banyak, setidaknya demi membeli bek tengah baru.

Maurizio Sarri Diprediksi Dipecat Chelsea di Musim Panas

“Bukan karena saya menginginkan dia pergi – saya pikir dia sedang melakukan sebuah pekerjaan yang bagus, tapi melihat situasinya dia mungkin sadar dengan pekerjaan dia. Dia harus memandang para pemain dan melihat para pemain tidak akan melakukan apa yang dia ingin mereka lakukan,” tambah Neville.

“Mungkin mereka tidak akan pernah melakukannya. Tidak ada manajer yang sanggup mempertahankan pekerjaannya di Chelsea dalam waktu yang lama. Tidak ada manajer yang punya kendali. Manajer memang seharusnya mengendalikan dan menjadi suara dari klub sepakbola, tapi ada banyak politik yang terjadi.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

5 Klub Paling Boros di Bursa Transfer Januari Lalu

Liputan6.com, Jakarta – Bursa transfer musim dingin telah ditutup pekan lalu. Meski tak ada transfer yang menonjol, namun ada beberapa yang menarik perhatian.

Salah satu pemain yang memutuskan pindah pada bursa transfer Januari adalah Gonzalo Higuain. Bomber Argentina itu datang ke Chelsea dengan status pinjaman dari Juventus.

Namun, ada juga proses kepindahan pemain yang melibatkan biaya transfer. Bahkan beberapa di antaranya membuat klub harus merogoh kocek yang tidak sedikit.

Berikut ini lima klub yang mengeluarkan banyak uang pada bursa transfer Januari 2019 seperti dilansir Fox Sports Asia.

2 dari 4 halaman

Newcastle dan Bournemouth

5. Miguel Almiron – Atlanta United FC ke Newcastle United £21.60M (AFP/Elsa)

1. Newcastle

Manajer Newcastle United Rafael Benitez sempat mengancam akan meninggalkan klub pada akhir musim jika tidak dibelikan pemain baru. Namun, The Magpies akhirnya bersedia mengeluarkan uang di bursa transfer.

Newcastle mengeluarkan 24 juta euro untuk mendatangkan Miguel Almiron dari Atlanta United. Pemain 24 tahun asal Paraguay itu memecahkan rekor transfer di Newcastle yang sebelumnya disandang Michael Owen pada 2005.

2. Bournemouth

Manajer Bournemoth Eddie Howe terlihat agak sibuk di bursa transfer Januari. Ia berhasil mendatangkan duo Liverpool Nathaniel Clyne (dengan status pinjaman) dan Dominic Solanke.

Solanke didatangkan ke Dean Court dengan transfer permanen. Chris Mepham juga bergabung dengan klub sehingga Bournemouth menjadi salah satu klub terboros di musim dingin.

3 dari 4 halaman

PSG dan AC Milan

2. Leandro Paredes – Zenith ke PSG £36M (AFP/Olga Maltseva)

3. PSG

Tidak terlalu mengejutkan melihat PSG cukup boros di bursa transfer. Klub Paris itu hanya membeli satu pemain yaitu Leandro Paredes dari Zenit.

Mereka juga ingin merekrut Idrissa Gueye tetapi Everton menolak permintaan mereka. Jika transfer itu terjadi, mereka mungkin akan berada di urutan pertama dalam daftar ini.

4. AC Milan

Meski tengah terhimpit permasalahan Financial Fair Play, AC Milan tetap sibuk di bursa transfer musim dingin. Mereka berhasil mendatangkan dua pemain yaitu Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta.

Piatek dan Paqueta masing-masing menghabiskan biaya transfer sebesar 35 juta euro. Oleh karena itu, tidak mengherankan kalau Rossoneri merupakan salah satu klub terboros di musim dingin.

4 dari 4 halaman

Chelsea

Gonzalo Higuain melakoni debut di Chelsea saat mengalahkan Sheffield Wednesday pada putaran keempat Piala FA, di Stamford Bridge, Senin (28/1/2019) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

5. Chelsea

Chelsea hanya membeli satu pemain dan sang pemain langsung dipinjamkan kembali ke klub asalnya. The Blues menghabiskan 64 juta euro untuk mendapatkan jasa Christian Pulisic dan The Blues kemudian meminjamkannya kembali ke Borussia Dortmund.

Namun, pada akhir bulan Januari, Chelsea juga menyambut Gonzalo Higuain dengan status pinjaman. Meskipun begitu, The Blues harus membayar biaya 9 juta euro untuk memboyong striker Argentina itu sampai akhir musim ini.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Bernd Leno: Arsenal Wajib Perbaiki Performa di Kandang Lawan

London – Kiper Arsenal, Bernd Leno, meminta timnya untuk memperbaiki performa pada laga tandang. Menurutnya, The Gunners butuh tiga poin di markas lawan jika ingin menembus posisi empat besar. 

Skuat Meriam London menorehkan hasil kurang memuaskan pada partai tandang di Premier League musim ini. Dalam enam lawatan terakhir ke markas lawan, Arsenal meraih dua hasil imbang, enam kekalahan, dan gagal meraih kemenangan.

Teranyar, mereka dibuat tak berkutik saat melakoni laga pekan ke-25 Premier League di kandang Manchester City, Stadion Etihad, Minggu (3/2/2019). Tampil di bawah tekanan, The Gunners takluk 1-3 dari Man City.

Rentetan hasil minor itu pun berpengaruh pada posisi Arsenal di klasemen sementara Premier League. Saat ini, mereka menghuni urutan keenam dengan nilai 47, tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi keempat.

“Menurut saya, kami masih berada dalam posisi yang bagus untuk bisa menembus empat besar. Kami masih memiliki pertandingan besar dan saya merasa kami membutuhkan lebih banyak kemenangan tandang,” ucap Leno.

“Kami bermain sangat bagus pada laga kandang. Kami memenangkan banyak pertandingan di kandang sendiri, tetapi saya merasa untuk bisa ke puncak lagi, kami membutuhkan lebih banyak kemenangan tandang,” lanjut kiper asal Jerman itu.

Pada pertandingan berikutnya, Arsenal akan melawat ke markas Huddersfield Town, di The John Smith’s Stadium, dalam laga pekan ke-26 Premier League, Sabtu (9/2/2019).

Sumber: Sportsmole

West Ham Vs Liverpool Imbang, Van Dijk: Kami Masih Teratas

Liputan6.com, London – Liverpool harus puas bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah West Ham United di London Stadium, London, Selasa (5/1/2019) dini hari WIB dalam pertandingan lanjutan kompetisi Liga Inggris pekan ke-25.

Bek Liverpool, Virgil van Dijk, mengisyaratkan frustrasi setelah laga tersebut. Menurut pemain internasional Belanda ini, imbang hasil yang pantas untuk kedua tim.

Pasukan Jurgen Klopp memimpin lebih dulu lewat Sadio Mane pada menit ke-22. Namun, West Ham menyamakan kedudukan melalui Michael Antonio pada menit ke-28.

“Ini sulit tetapi mereka (West Ham) layak dan bertahan dengan baik. Itu sesungguhnya bisa jauh lebih baik,” jelas Van Dijk, seperti dilansir Tribal Football.

“Itu adalah apa yang terjadi. Kami harus terus maju. Tendangan bebas adalah kekuatan mereka, mereka banyak melatih itu. Ketika Anda memiliki empat pemain belakang yang tidak berubah, itu mungkin sedikit lebih mudah. ​​Tetapi kami memiliki cukup berkualitas untuk mengisinya,” kata Van Dijk, mengenai absennya sejumlah pemain inti Liverpool di lini belakang.

2 dari 3 halaman

Kembali ke Jalur

Virgil van Dijk jadi andalan Liverpool di lini belakang. (AFP/Oli Scarff)

Namun, mantan pemain Southampton ini menolak anggapan Liverpool mulai sulit menjaga puncak klasemen Liga Inggris. Van Dijk menegaskan, The Reds masih dalam perburuan gelar juara dan akan kembali ke jalur kemenangan.

“Apa yang bisa kami lakukan? Kami melakoni pertandingan demi pertandingan. Kami masih berada di puncak klasemen. Kamu perlu menikmati tekanan,” ujar eks pemain Celtics ini.

3 dari 3 halaman

Tanpa Hasil

“Kamu juga bisa bermain tanpa hasil. Kami masih dalam persaingan dan akan terus di sana,” ucap pemain berusia 27 tahun ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

MU Pecat Mourinho, Paul Pogba Jadi Bahan Ledekan di Sesi Latihan

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) memecat Jose Mourinho pada 18 Desember 2018. Mourinho dipecat usai Setan Merah, julukan MU, kalah 1-3 dari Liverpool di Anfield Stadium.

Setelah itu, Setan Merah menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih carataker. Dengan pergantian manajer tersebut, Paul Pogba terlihat menjadi yang paling senang.

Hal itu diungkapkan oleh striker MU, Romelu Lukaku. Menurut penyerang asal Belgia tersebut, Pogba lebih banyak mengumbar senyum saat sesi latihan dipimpin oleh Solskjaer.

“Sejak kepergian (Jose) Mourinho, situasinya berubah, beberapa pemain lebih positif, lebih sering tersenyum, harapannya ini akan berlanjut,” kata Lukaku, seperti dikutip dari Manchester Evening News.

“Pogba? Dia bahagia. Di sesi latihan kami sering meledeknya dan mengatakan jika beberapa pekan ini ia terlihat lebih bahagia dari biasanya,” ujarnya menambahkan.

Pada musim ini, Mourinho memang terlibat perseteruan dengan Pogba. Bahkan, Mourinho mencabut jabatan gelandang berusia 25 tahun itu sebagai wakil kapten MU.

2 dari 3 halaman

Persaingan

Dua pemain Manchester United, Paul Pogba dan Anthony Martial. (AFP/Oli Scarff)

Lukaku melanjutkan, sejak dinakhodai Solskjaer, para pemain MU kian bersemangat berlatih. Mereka ingin mendapat tempat di starting line up Setan Merah.

“Paul Pogba, Marcus Rashford, saya, Anthony Martial, dan semua pemain, Anda dapat merasakan persaingan untuk tempat utama,” ucap mantan pemain Everton tersebut.

“Pada setiap sesi latihan, kami akan membentuk tim beranggotakan 6 hingga 8 pemain dan saling menghadapi satu sama lain. Setiap pemain ingin membuktikan jika mereka pantas berada dalam tim, tetapi kepentingan tim tetap yang utama.”

3 dari 3 halaman

Statistik Lukaku

Berikut statistik Paul Pogba selama MU dilatih Ole Gunnar Solskjaer:

Main: 10

Menit main: 900

Gol: 6

Assist: 6

Kartu kuning: 2

Kartu merah: 0

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ronaldo Siap Sambut Marcelo di Juventus

Liputan6.com, Turin – Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, siap menyambut jika Marcelo tinggalkan Real Madrid untuk mendarat di Turin. Ronaldo ingin menjadi rekan setim Marcelo lagi.

Sebelum Ronaldo hengkang dari Los Blancos musim panas lalu, Marcelo merupakan sahabatnya di klub ibu kota Spanyol itu. Belakangan, beredar rumor Marcelo berniat meninggalkan Real Madrid.

Juventus salah satu klub yang dikaitkan dengan bek kiri internasional Brasil tersebut. Ronaldo mengaku hanya mendengar kabar dari media tentang rumor transfer Marcelo.

Ronaldo mengatakan kepada Gazzetta dello Sport sebelum Natal: “Saya tahu mereka menulis tentang James (Rodriguez), (Gareth) Bale, (Marco) Asensio tetapi, jujur, Juventus tidak membutuhkan pemain.

“Anda harus bertanya itu (transfer pemain) kepada presiden (Andrea Agnelli, Presiden Juventus,” ucap kapten Timnas Portugal ini.

2 dari 3 halaman

Marcelo Kuat

Cristiano Ronaldo dan Marcelo saat masih di Real Madrid. (AP/Hassan Ammar)

Ronaldo memuji kualitas yang akan dibawa Marcelo jika bergabung dengan Juventus. Namun, mantan pemain Manchester United ini menyerahkan keputusan kepada klub terkait perekrutan Marcelo.

“Marcelo kuat, kami akan membuka pintu bagi pemain bagus dan Marcelo adalah salah satunya,” ungkap Ronaldo.

3 dari 3 halaman

17 Gol

Ronaldo sejauh ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Liga Italia dengan 17 gol dan enam assist. Padahal ini merupakan musim debut pemain berusia 33 tahun itu di Italia. 

Saksikan video pilihan di bawah ini

Legenda Arsenal: Emery Jangan Dipecat Dulu

Liputan6.com, London – Ray Parlour meminta fans Arsenal bersabar melihat kinerja Unai Emery. Legenda The Gunners itu menilai Emery harus diberi waktu untuk membawa timnya berjaya.

Saat ini Arsenal masih tertahan di posisi keenam klasemen. Mereka mengoleksi 47 poin dari 25 laga.

Hal ini tak lepas dari kekalahan Arsenal di kandang Manchester City akhir pekan kemarin. Arsenal pun tertinggal 10 poin dari seteru abadinya, Tottenham Hotspur.

“Saya heran dengan kritik yang datang untuk Emery. Padahal saya pikir sudah seharusnya Arsenal di posisi sekarang,” kata Parlour seperti dilansir Evening Standard.

“Untuk saat ini level Arsenal tidak sama dengan Liverpool, City, bahkan Tottenham. Anda harus memberikan Emery kesempatan,” ujarnya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Orang Yang Tepat

Pelatih Arsenal, Unai Emery menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Liverpool pada lanjutan Liga Inggris di Anfield Stadium (29/12). Liverpool menang telak atas Arsenal 5-1. (AP Photo/Rui Vieira)

Di sisi lain, Parlour juga berharap manajemen memberikan Emery amunisi untuk bisa juara. Terlebih sejauh ini skuat yang ada masih peninggalan Arsene Wenger.

“Butuh dua hingga tiga bursa transfer agar Emery mendapatkan pemain keinginannya. Dia harus didukung manajemen, dan tidak ada manajer sukses jika tidak diberikan pemain baru,” kata Parlour.

“Saya pikir Emery orang yang tepat untuk membawa Arsenal maju. Tidak pas rasanya jika fans meminta Emery segera dipecat.”

3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Inggris

Pelatih Arsenal, Unai Emery, saat pertandingan melawan Vorskla pada laga Liga Europa di Stadion Emirates, London, Kamis (20/9/2018). Arsenal menang 4-2 atas Vorskla. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Kamis (7/2/2019)

02.45 WIB Everton Vs Manchester City

Saksikan video pilihan di bawah ini

NBA: Antetokounmpo Sumbang 30 Poin, Bucks Hajar Nets

Liputan6.com, New York – Milwaukee Bucks melanjutkan tren kemennagan mereka di NBA musim ini. Bucks mencuri kemenangan di kandang Brooklyn Nets, Barclays Center, Selasa (5/2/2019) dengan skor 113-94.

Dalam laga NBA ini, forward Bucks, Giannis Antetokounmpo menjadi bintang kemenangan timnya. Dia menjadi pemain terbanyak yang menyumbang poin, 30.

Tak hanya mendapat banyak poin, Antetokounmpo juga mencatatkan 15 rebound dan sembilan assist. Itu menjadi penampilan ke 48 Antetokounmpo di NBA musim ini.

Catatan yang baik untuk Antetokounmpo. Sebab, bila dikalkulasi, dia rata-rata mampu menciptakan 26,6 poin per laga.

Sementara rekan setimnya, Malcolm Brogdon mendapatkan 16 poin. Guard Bucks itu juga meraih delapan rebound dan satu assist.

Kemenangan atas Nets membuat Bucks berada di peringkat keenam dalam klasemen NBA wilayah timur. Bucks juga mencatatkan empat kemenangan beruntun.

2 dari 2 halaman

Nets Kesulitan

Sementara Nets sangat kesulitan melawan Bucks. D’Angelo Russell hanya mampu mencatatkan 18 poin melawan Bucks, menjadi pemain Nets yang paling banyak menyumbang angka di laga ini.

Itu menjadi kekalahan ketiga Nets secara beruntun di NBA. Di pertandingan selanjutnya, Nets akan menghadapi Denver Nuggets, 8 Februari mendatang.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Paulo Dybala Berulah, Juventus Masih Sabar

Liputan6.com, Turin – Paulo Dybala berulah negatif dalam laga Juventus kontra Parma pada lanjutan Liga Italia, Minggu (3/2/2019). Tapi, manajemen tim tidak akan mengganjarnya dengan hukuman berat setidaknya untuk sekarang.

Dybala hanya bisa menyaksikan rekan-rekan di Juventus dari bangku cadangan pada pertandingan tersebut. Laga itu berakhir imbang 3-3 setelah sebelumnya Juventus unggul 2-0 dan 3-1.

Performa pemain asal Argentina tersebut terlihat sedikit bermasalah pada musim ini. Dari 19 penampilannya di Serie A, ia baru membukukan dua gol.

Gol terakhir Dybala tercipta pada Desember 2018, saat Juventus menghadapi Young Boys di Liga Champions.

2 dari 3 halaman

Dybala Bertingkah

Striker Juventus Paulo Dybala. (AFP/Marco Bertorello)

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri pernah berujar Dybala memang sedang mengalami masalah. Hal itu disebabkan peran baru yang ia serahkan kepada pemain bernomor punggung 10 itu pada musim ini.

“Bila dia membaca dan mendengar bahwa dirinya bermain lebih dekat dengan gelandang, dia kehilangan kepercayaan diri,” tutur Allegri beberapa waktu lalu, dikutip dari Calciomercato.com.

Dybala menunjukkan rasa frustrasinya dalam laga kontra Parma. Begitu tahu bahwa dirinya tidak akan diturunkan pada babak kedua, dengan segera ia meninggalkan bangku cadangan dan masuk ke ruang ganti seorang diri sebelum laga berakhir.

3 dari 3 halaman

Tidak Dihukum

Masalah tersebut disebut bakal menciptakan konflik baru di dalam tim, dan manajemen pun diyakini bakal melakukan tindakan tegas. Namun sepertinya, itu tidak akan terjadi.

Calciomercato.com berujar bahwa Dybala hanya akan dimintai klarifikasi perihal sikapnya yang kurang menyenangkan tersebut. Dan katanya, Juventus juga tidak akan menjatuhkan denda sebagai bentuk hukuman untuknya.

La Stampa menyebutkan bahwa Juventus mengambil tindakan yang lebih lembut untuk urusan yang satu ini. Sebab, tujuan klub adalah ingin menghapus wajah murung dari para pemainnya dan kembali tampil apik pada laga selanjutnya.

Sebagaimana yang diketahui, Juventus tengah dalam periode buruk. Hasil imbang kontra Parma merupakan penambah rasa pahit setelah mereka tumbang di tangan Atalanta dengan skor telak 0-3 di ajang Coppa Italia.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tatap Musim Kedua, Bek Asing Persib Usung Target Tinggi

Liputan6.com, Bandung – Bojan Malisic akan melakoni musim keduanya bersama Persib Bandung. Bek berpaspor Serbia tersebut siap membawa tim berjulukan Maung Bandung itu finis lebih baik tahun ini.

Di Liga 1 2018, Persib harus puas finis di peringkat keempat, setelah meraup 52 poin dari 34 laga. Pemain yang akrab disapa Mali ini ingin Persib kembali merasakan gelar juara lagi.

Target tinggi pun diusung Malisic bersama pelatih baru Miljan Radovic. Dia meminta Persib akan terus berbenah dan berlatih keras agar musim keduanya berjalan lebih baik.

“Debut musim lalu menjadi juara paruh musim, dan finis di posisi empat besar bisa menjadi motivasi saya untuk membawa Persib juara musim ini,” terang Mali, seperti dilansir situs resmi Persib.

“Di tim sekarang memang banyak wajah baru dan saya optimistis semua bisa menjadi lebih baik,” ungkap pemain berusia 34 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Wajah Baru

Bojan Malisic menjalani debut bagus bersama Persib Bandung. (Instagram/@persib_official)

Selain itu, Mali juga bersyukur atas penghargaan yang dia terima di musim perdananya bersama Maung Bandung. Dia juga memuji Liga Indonesia yang kompetitif dengan atmosfer seru.

Dia berharap selama mungkin dapat bermain untuk Persib. Namun, kontrak Malisici bersama Persib hanya diperbarui hingga musim kompetisi 2019 berakhir. 

3 dari 3 halaman

Kian Semangat

“Ya, selesai kompetisi saya dianugerahi gol terbaik (Pria Punya Selera Goal of The Year 2018). Debut di sebuah kompetisi yang cukup luar biasa untuk saya. Itu membuat saya semakin bersemangat,” kata pemain bernomor punggung empat ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Jalani Periode Negatif, Icardi Minta Tifosi Tetap Dukung Inter Milan

Liputan6.com, Milan – Inter Milan tengah menjalani periode negatif. Pasukan Luciano Spalletti ini tidak menang dalam empat laga terakhir.

Selain itu, Inter Milan juga sudah tersingkir dari Coppa Italia. Terbaru, Nerazzuri menyerah 0-1 di kandang sendiri saat menjamu tim papan bawah, Bologna, pada akhir pekan kemarin.

Hasil ini membuat posisi Inter Milan di papan atas klasemen Liga Italia semakin tidak aman.

2 dari 3 halaman

Pesan Icardi

Pemain Inter Milan Mauro Icardi, Borja Valero, dan Marcelo Brozovic. (Marco BERTORELLO/AFP)

Performa buruk Inter membuat para tifosi mereka marah. Namun, striker Inter Milan Mauro Icardi melalui akun Instagram pribadinya merespon kemarahan tifosi dengan mengirim pesan yang cukup menohok.

“Secara sukarela kami menerima bahwa kesulitan dan hambatan merupakan langkah penting dalam skala kesuksesan,” ujar Icardi dalam caption yang ia tulis.

“Jika kalian tidak mencintainya ketika dia kalah, jangan mencintainya ketika dia menang,” tambah bomber asal Argentina tersebut.

3 dari 3 halaman

Hubungan Buruk

Icardi kerap memiliki hubungan buruk dengan tifosi Inter. Belakangan penyerang 25 tahun itu dibanjiri kritik menyusul penampilannya yang menurun belakangan ini.

Hati Icardi disebut-sebut sudah tidak berada di Inter. Icardi diklaim tergiur dengan tawaran yang datang dari Real Madrid. Hal ini membuatnya kerap bermain setengah-setengah di lapangan.

Ditambah lagi, istri sekaligus perwakilan Icardi, Wanda Nara kerap mengumbar desas-desus mengenai masa depan suaminya di depan media.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Striker Baru Chelsea Ungkap Perbedaan Liga Inggris dan Italia

Liputan6.com, London – Gonzalo Higuain mengaku tak salah pilih pindah ke Chelsea. Striker asal Argentina itu percaya bakal menampilkan performa terbaiknya di Stamford Bridge.

Higuain langsung menunjukkan ketajamannya akhir pekan lalu. Ia mencetak dua gol dan membawa Chelsea menang 5-0 atas Huddersfield.

Chelsea meminjam Higuain dari Juventus hingga akhir musim nanti. Namun Chelsea bisa membelinya secara permanen jika performanya memuaskan.

“Saya bisa melihat jelas perbedaan Liga Italia dengan Liga Inggris. Di sini beknya sangat agresif saat para penyerang membawa bola,” kata Higuain seperti dilansir Evening Standard.

“Mungkin itu perbedaan paling besar yang saya rasakan. Namun lama-lama saya juga akan terbiasa,” katanya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Adaptasi Lancar

Gonzalo Higuain menyumbangkan dua gol sekaligus membantu Chelsea menang 5-0 atas Huddersfield Town pada laga pekan ke-25 Premier League, di Stamford Bridge, Sabtu (2/2/2019). (AFP/CreditDANIEL LEAL-OLIVAS)

Higuain juga percaya adaptasinya di Inggris tidak akan berjalan lama. Apalagi ia sudah mengenal Liga Inggris sejak dulu.

“Ya, sejak dulu saya sudah sering menyaksikan Liga Inggris. Jujur kompetisi di sini sangat menarik dan membuat semua orang ingin merasakannya,” kata Higuain.

“Selain itu stadion di Inggris selalu penuh dan punya atmosfer yang luar biasa. Satu hal lagi saya bisa berjalan dengan santai di Inggris, itu hal yang penting bagi pemain.”

3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Inggris

Striker Chelsea asal Argentina, Gonzalo Higuain. (AFP/Marco Bertorello)

Kamis (7/2/2019)

02.45 WIB Everton Vs Manchester City

Saksikan video pilihan di bawah ini

Imbang Lawan Liverpool, Pellegrini Kecam Klopp

Liputan6.com, Liverpool – Manuel Pellegrini membuat komentar pedas untuk manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Manajer West Ham itu menilai Klopp tak bisa menang tanpa bantuan wasit.

West Ham bermain imbang 1-1 melawan Liverpool, Senin (4/2/2019). Namun gol Liverpool yang dilesakkan Sadio Mane diprotes Pellegrini karena dianggap offside.

Beruntung West Ham mampu menyamakan kedudukan melalui Michail Antonio. The Hammers pun gagal memperbaiki posisi di klasemen Liga Inggris. Sementara Liverpool gagal menjauhi Manchester City.

“Saya tak peduli Klopp komentar apa. Yang jelas dia selalu menang dengan gol yang offside,” kata Pellegrini seperti dilansir Evening Standard.

“Dia mengalahkan saya saat Malaga kontra Borussia Dortmund dengan gol yang jaraknya tujuh meter offside. Jadi dia tak seharusnya protes wasit,” katanya menambahkan.

Gonzalo Higuain: Liga Inggris Lebih Keras dari Italia

Liputan6.com, London – Gonzalo Higuain resmi bergabung dengan Chelsea pada Januari 2019. Ia didatangkan dari Juventus dengan status pinjaman, plus opsi penambahan masa pinjaman selama satu musim dengan mahar 18 juta euro.

Dengan cepat, Gonzalo Higuain langsung memberi dampak untuk Chelsea. Saat bertemu Huddersfield pada laga pekan ke-25 Liga Inggris, Sabtu (2/2/2019), striker asal Argentina tersebut memborong dua gol sekaligus dan mengantar Chelsea menang telak 5-0.

Gonzalo Higuain pun bisa merasakan perbedaan antara Liga Italia dan Liga Inggris, terutama untuk sektor pertahanannya. Ia merasa para pemain di kompetisi Inggris tersebut lebih keras saat membendung pemain lawan.

2 dari 3 halaman

Lebih Keras

Gonzalo Higuain melakoni debut di Chelsea saat mengalahkan Sheffield Wednesday pada putaran keempat Piala FA, di Stamford Bridge, Senin (28/1/2019) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Meskipun belum genap sebulan bersama Chelsea, dan baru melalui tiga pertandingan, namun Higuain sudah bisa merasakan perbedaan kompetisi tersebut dengan Serie A. Ia berujar bahwa pemain Premier League lebih ketat dalam melakukan fase bertahan.

“Saya bisa melihat peruabahan dari Liga Italia karena di sini, para pemain akan mengawal anda dengan lebih keras, terutama saat anda mendapatkan bola,” tutur Higuain kepada Evening Standard.

“Ini adalah perbedaan yang besar, tapi saya mendapatkan impresi yang bagus dari sepak bola Inggris dan secara bertahap, saya mulai mengenal rekan setim saya,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Inggris Lebih Rileks

Higuain mengaku, semasa pertumbuhannya, telah menyaksikan banyak liga yang berbeda-beda. Dari pengalamannya tersebut, ia mengaku jatuh hati dengan Premier League karena cara bermainnya yang dinamis.

“Saat saya tumbuh, saya menyaksikan banyak liga yang berbeda, tapi terutama belakangan ini, anda lebih sering menyaksikan Premier League jadi saya sudah tahu sebelum datang ke sini,” tambahnya.

“Saya pikir ini liga yang sangat menarik, dan juga dengan cara mereka bermain di Inggris – dengan lebih dinamis – juga sangat bagus. Stadion penuh, ada atmosfir yang baik, jadi ini adalah suatu hal yang baik untuk para pemain,” sambungnya.

“Dan di jalanan, anda bisa berjalan dengan sangat tenang, sangat rileks. Anda tak perlu mengkhawatirkan apapun dan ini penting bagi pemain. Sebab, ini membuat anda hidup seperti orang biasa,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Striker Muda Real Madrid Tidak Takut Main di Kandang Barcelona

Liputan6.com, Madrid – Laga Real Madrid kontra Barcelona bertajuk duel El Clasico pada musim ini bertambah dari jadwal semula. Sebab, kedua tim dipertemukan lagi di semifinal Copa Del Rey.

Real Madrid akan bertandang ke markas Barcelona, Camp Nou, pada leg pertama. Pertandingan itu akan digelar pada Kamis (7/2/2019) dini hari WIB.

Kemudian leg kedua digelar di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu, 28 Februari nanti. Setelah itu, mereka bertemu lagi pada putaran kedua kompetisi Liga Spanyol, 3 Maret 2019.

2 dari 3 halaman

Siap Tempur

Striker Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior. (AFP/Javier Soriano)

Laga leg 1 nanti adalah pengalaman pertama Vinicius Junior bermain di El Clasico. Madrid sebelumnya tidak memainkannya saat bertandang pada putaran pertama Liga Spanyol di Camp Nou.

Jelang dihelatnya laga tersebut, Vinicius mengaku tak gentar harus bermain di Camp Nou. Ia menegaskan siap bermain jika memang nanti dimainkan oleh Santiago Solari.

“Saya tidak terganggu oleh apa pun, saya bermain untuk Real Madrid, tim terbaik di dunia dan saya tidak takut apa pun,” koarnya seperti dilansir Sky Sports.

“Nou Camp adalah panggung yang hebat, kami harus sedikit beristirahat sekarang dan kemudian bekerja keras untuk mencoba dan mengalahkan Barca. Saya tidak tahu apakah saya akan bermain, pelatih akan memutuskan apa cara terbaik bagi tim untuk menang,” seru Vinicius.

3 dari 3 halaman

Isyarat Solari

Vinicius terus tampil apik ketika dipercaya bermain oleh Solari. Pelatih asal Argentina ini memang tak mengatakan akan memainkannya saat lawan Barca, namun ia memberikan isyarat bahwa pemain berusia 18 tahun itu mungkin akan ia beri kesempatan unjuk gigi di Camp Nou.

“Saya tidak akan memberi tahu pada anda line-up Clasico. Hari ini ia [Vinicius] menjalani pertandingan yang hebat dan ia pulang dengan gembira. Ia merespons dengan baik di sesi latihan dan ketika bermain,” tuturnya.

“Kami puas dengan dampak positif yang ia berikan, selalu dengan dukungan dari pemain-pemain berpengalaman untuk membantunya dan memberikan saran padanya.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Matthijs De Ligt Segera Susul De Jong ke Barcelona

Liputan6.com, Jakarta – Barcelona mendapat kabar gembira pada perburuan bek muda Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt. Sang pemain diberitakan sudah mengambil keputusan dan ingin pindah ke Camp Nou. 

Sejak musim lalu, De Ligt sudah menjadi rebutan banyak klub top Eropa. Di usianya yang masih muda, ia sudah rutin tampil sebagai starter di jantung pertahanan Ajax dan dipercaya menjadi kapten tim.

Hingga bursa transfer kemarin, De Ligt masih diburu oleh klub-klub top Eropa. Sebut saja Barcelona, Manchester United, dan Juventus disebut masih menempel ketat sang pemain meski ia belum memutuskan masa depannya.

Namun dilansir Mundo Deportivo, sang bek sudah mengambil keputsan. Ia disebut akan memilih pindah ke Barcelona begitu bursa transfer musim panas dibuka.

2 dari 3 halaman

Dapat Jaminan 

Matthijs De Ligt. (Instagram/@mdeligt_)

Menurut laporan yang beredar, salah satu alasan utama De Ligt menerima pinangan Barcelona karena mendapatkan garansi masa depannya di Camp Nou.

Menurut laporan tersebut, De Ligt akan diproyeksikan menjadi penerus Gerard Pique. Bek andalan Barcelona itu sudah mulai menua sehingga Barca mulai menyiapkan penerusnya.

De Ligt sendiri juga sudah diberi kepastian bahwa ia akan mendapatkan jam bermain yang cukup di Barcelona sehingga ia membulatkan tekad untuk bergabung dengan Las Azulgrana.

3 dari 3 halaman

Banyak Rekomendasi 

Laporan Mundo Deportivo itu mengklaim bahwa De Ligt juga bersedia pindah ke Barcelona karena ajakan rekan setimnya Frenkie De Jong.

De Ligt sendiri disebut mendapatkan banyak testimoni dari De Jong mengenai proses kepindahannya ke Camp Nou. Sang gelandang dikabarkan berhasil meyakinkan bahwa pindah ke Catalunya itu menjadi pijakan karir yang sangat bagus untuk sang bek.

Selain itu, sejumlah tokoh senior Ajax dan Timnas Belanda banyak yang menyarankan De Ligt untuk menerima pinangan Barcelona, sehingga sang bek semakin mantap untuk pindah.

Sumber: Bola.net

Klasemen Serie A: Juventus Masih Berkuasa

Liputan6.com, Jakarta – Serie A Italia telah memasuki pekan ke-22. Juventus masih tak tertahankan di puncak klasemen.

Namun pada pekan ke-22 ini, langkah Juventus untuk terus mendominasi Serie A tertahan. Pasalnya Si Nyonya Tua hanya bermain imbang 3-3 melawan Parma.

Itu sebabnya selisih poin dengan peringkat kedua Serie A, Napoli kini hanya sembilan angka saja. Napoli sendiri mampu menang 3-0 atas Sampdoria pada pekan yang sama.

Hasil buruk diraih Inter Milan pada pekan ke-22 ini. Bermain di kandang sendiri, Inter justru kalah 0-1 melawan Bologna dan gagal mendekati Napoli.

Berikut klasemen Serie A pekan ke-22:

2 dari 3 halaman

Klasemen

Ilustrasi Logo Serie A

3 dari 3 halaman

Jadwal

Serie A Logo Alternatif (istimewa)

Jadwal Serie A pekan ke-23

Jumat (8/2/2019)

02.30 WIB Lazio Vs Empoli

Sabtu (9/2/2019)

02.30 WIB Chievo Vs AS Roma

Minggu (10/2/2019)

00.00 WIB Fiorentina Vs Napoli

02.30 WIB Parma Vs Inter Milan

18.30 WIB Bologna Vs Genoa

21.00 WIB Sampdoria Vs Frosinone

21.00 WIB Atalanta Vs Spal

21.00 WIB Torino Vs Udinese

Senin (11/2/2019)

00.00 WIB Sassuolo Vs Juventus

02.30 WIB AC Milan Vs Cagliari

Saksikan video pilihan di bawah ini

Repsol Honda Tak Butuh Status Dream Team di MotoGP

Liputan6.com, Madrid – Respol Honda menyandang status Dream Team di MotoGP 2019. Julukan ini pertama kali diberikan untuk tim yang dibentuk sejak 1955 ini.

Julukan ini diberikan karena Marc Marquez kini berduet dengan Jorge Lorenzo dalam mengarungi persaingan di MotoGP 2019. Kedua pembalap merupakan raja di MotoGP.

Marquez dan Lorenzo masing-masing merupakan tujuh dan lima kali juara dunia MotoGP. Atas statistik ini, mereka pun disebut-sebut sebagai tim terkuat yang pernah ada.

Uniknya, baik Marquez dan Lorenzo kompak tak menyukai status ini. Menurut Marquez, sebutan ‘dream team’ hanya akan berlaku bila salah satu dari mereka berhasil merebut gelar dunia, dan bersama-sama membawa Honda Racing Corporation sukses mempertahankan gelar ‘Triple Crown’ yang mereka sandang selama dua tahun terakhir.

CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta, juga menyatakan bahwa ‘dream team’ sejatinya tak punya arti khusus bagi Repsol Honda. Itu karena Respol Honda sudah menjadi tim paling prestisius di ajang Grand Prix, dengan 14 gelar dunia, enam juara dunia, 168 kemenangan dan 427 podium.

“Repsol Honda toh memang selalu menjadi tim papan atas, dan selalu punya ekspektasi tinggi. Mereka punya dua juara dunia terakhir, jadi memang sulit mencari pasangan pebalap yang lebih baik dari mereka,” ujar Ezpeleta dalam wawancaranya dengan Marca baru-baru ini.

2 dari 3 halaman

Seperti Peristiwa 1992

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez akan memulai balapan MotoGP Jerman 2018 di Sirkuit Sachsenring. (Twitter/Repsol Honda)

Sepakat dengan Marquez, Ezpeleta juga yakin bahwa ‘dream team’ hanya bisa dibuktikan lewat hasil di akhir musim. Seperti peristiwa-peristiwa olahraga bersejarah yang pernah terjadi pada 1992 silam.

“‘Dream team’ hanyalah julukan. Mereka sendiri yang mengatakannya dengan jelas: ‘dream team’ adalah saat musim berakhir. ‘Dream team’ adalah saat tim basket Amerika Serikat meraih emas di Olimpiade 1992, dan saat FC Barcelona menjuarai Piala Eropa pada 1992. Sebelum itu, tak ada yang disebut ‘dream team’,” ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Bakal Bertindak Tegas

Ezpeleta juga mengaku sudah tak sabar melihat persaingan antara Marquez dan Lorenzo, yang kini sama-sama mengendarai RC213V. Ia yakin ketegangan akan terjadi di garasi Repsol Honda, namun mengaku akan bertindak tegas bila perselisihan mereka sampai melewati batas-batas sportivitas.

“Kami tak suka perselisihan tak sportif, lain halnya dengan persaingan yang sportif. Mereka pasti akan mengerahkan segalanya untuk saling mengalahkan, seperti saat melawan rider lain, dan mereka akan berperilaku sesuai aturan,” pungkas pria asal Spanyol ini.

Sumber: Bola.net

Jadwal Liga Italia Pekan ke-23: Juventus Ladeni Sassuolo

Liputan6.com, Turin – Juventus berpeluang untuk menjauhi Napoli dalam lanjutan Serie A pekan ke-23. Pasalnya, Si Nyonya Tua hanya menghadapi Sassuolo yang kini menghuni papan tengah.

Meski demikian Juventus tak boleh menganggap remeh lawannya. Apalagi pada pekan terakhir, Juventus hanya bermain imbang 3-3 melawan tamunya, Parma.

Sassuolo juga dalam tren positif setelah tidak kalah dalam tiga laga terakhir. Termasuk menahan imbang Inter Milan di kandangnya dua pekan lalu.

Sementara pada pekan bersamaan, Napoli akan bertandang ke Fiorentina. Tentu ini ujian berat mengingat Fiorentina selalu menyulitkan tim papan atas.

Berikut jadwal Serie A pekan ke-23:

2 dari 3 halaman

Jadwal

Striker Juventus, Moise Kean, melepaskan tendangan saat melawan Bologna pada laga Copa Italia di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, Sabtu (12/1). Bologna kalah 0-2 dari Juventus. (AFP/Tiziana Fabi)

Jadwal Serie A pekan ke-23

Jumat (8/2/2019)

02.30 WIB Lazio Vs Empoli

Sabtu (9/2/2019)

02.30 WIB Chievo Vs AS Roma

3 dari 3 halaman

Jadwal Selanjutnya

Ekspresi penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo saat bertanding melawan Parma dalam lanjutan Serie A Italia di Allianz Stadium, Turin, Sabtu (2/2). Juventus ditahan imbang Parma dengan skor 3-3. (Marco BERTORELLO/AFP)

Minggu (10/2/2019)

00.00 WIB Fiorentina Vs Napoli

02.30 WIB Parma Vs Inter Milan

18.30 WIB Bologna Vs Genoa

21.00 WIB Sampdoria Vs Frosinone

21.00 WIB Atalanta Vs Spal

21.00 WIB Torino Vs Udinese

Senin (11/2/2019)

00.00 WIB Sassuolo Vs Juventus

02.30 WIB AC Milan Vs Cagliari

Saksikan video pilihan di bawah ini

6 Penyebab Klub Liga Inggris Sulit Bicara Banyak di Kompetisi Eropa

Jakarta – Liga Inggris pernah mendominai peta kekuatan sepak bola Eropa. Namun, belakangan kiprah mereka tenggelam.

Hanya Liverpool, Manchester United, dan Chelsea, yang bisa menembus dominasi duo Spanyol, Real Madrid dan Barcelona sebagai kampiun Liga Champions.

Publik sepak bola dunia beberapa tahun belakangan dibuat bosan karena juara dua kompetisi Liga Champions dan Liga Europa dikuasai klub-klub asal Spanyol.

Sebuah komentar menarik dilontarkan Pep Guardiola, pelatih Manchester City, klub kaya Liga Inggris yang membangun kekuatan tim dengan pemain-pemain berlabel wah, di fase penyisihan Liga Champions.

“Mereka adalah salah satu tim terkuat yang pernah saya hadapi. Mereka mengandalkan fisik, kuat, dan serangan balik mereka sangat luar biasa hebat. Orang-orang berkata Liga Prancis (Ligue 1) hanya PSG (Paris Saint-Germain), tapi mereka sangatlah salah.” 

Pep Guardiola melontarkan pujian itu setelah hasil imbang 2-2 antara Olympique Lyonnais kontra Manchester City di lanjutan laga Grup F Liga Champions. Dapatkan Anda membayangkannya, Lyon disebut dan diakui secara langsung oleh Guardiola sebagai lawan terkuat mereka. 

Bukan tanpa bermaksud meremehkan atau tidak respek kepada Lyon, Les Gones sekarang ini bukanlah Lyon yang pernah menjuarai Ligue 1 tujuh kali beruntun dari tahun 2001-2008. 

Musim lalu saja Lyon hanya menempati peringkat tiga di bawah PSG dan AS Monaco. Bagaimana bisa, Guardiola, dengan timnya yang begitu superior dan mengerikan di Liga Inggris, mengakui Lyon sebagai lawan terhebat mereka. 

Logikanya, jika Guardiola mengatakannya, itu berarti Chelsea, Liverpool, Arsenal, Manchester United, dan lawan-lawan yang sudah dilawan Man City di Liga Inggris, ada di bawah Lyon. Begitu turunnya standar permainan sepak bola Inggris, yang ironisnya punya liga terbaik dunia, Liga Inggris. 

Faktanya demikian. Terlepas dari keberhasilan Manchester United meraih titel Europa League 2017 dan pencapaian final Liverpool masuk final Liga Champions 2018, klub Liga Inggris yang dahulu pernah mendominasi Eropa, jadi melempem dalam beberapa musim terakhir. 

Kira-kira, apa ya penyebabnya? Berikut ini analisisnya yang disarikan dari situs 90min:

2 dari 7 halaman

Jadwal terlalu padat

Gelandang Liverpool Xherdan Shaqiri. (AP Photo/Jon Super)

Sudah bukan rahasia lagi jika kompetisi sepak bola di Inggris itu begitu ‘kejam’. Masyarakat di sana memang santai-santai saja menyaksikan laga di Hari Natal atau Tahun Baru, tapi, bagi pemain dan klub dampaknya begitu besar ketika musim sudah memasuki paruh kedua. 

Dalam turnamen besar Timnas Inggris punya kecenderungan keletihan hingga tak bisa tampil optimal. Begitu juga di level klub. Paruh musim kedua turnamen antarklub Eropa, baik itu Liga Champions atau Liga Europa, biasanya sedang memasuki fase krusial di fase gugur. 

Motivasi untuk bermain mungkin ada untuk meraih kesuksesan. Tapi, motivasi saja kadang tidak cukup di saat badan sedang tidak bugar alias keletihan. Oleh karenanya, lawan dari tim-tim Inggris yang berasal dari bagian negara Eropa lainnya bisa memaksimalkan itu dengan baik dan menyingkirkan mereka. 

Beruntungnya, ‘mata’ FA sudah mulai terbuka dan mereka akan mulai menerapkan jeda musim dingin per Februari 2020 atau di musim 2019-2020.  

3 dari 7 halaman

Arogansi liga terbaik dunia

Sergio Aguero berhasil mencetak tiga gol sekaligus membawa Manchester City menang 3-1 atas Arsenal pada laga pekan ke-25 Premier League, di Stadion Etihad, Minggu (3/2/2019). (AFP/Oli Scarff)

Menyandang status liga terbaik dunia tampaknya menjadi buah simalakama untuk klub-klub Liga Inggris yang bermain di Liga Europa atau Liga Champions. 

Disadari atau tidak, tekanan bagi tim-tim Inggris karena status itu cukup tinggi. Ironis melihat Liga Inggris sebagai liga – yang disebut – terbaik dunia, tapi pada kenyataannya perwakilan mereka di turnamen antarklub Eropa melempem. 

Sejauh ini, hal yang bagus dari Liga Inggris adalah pembagian hak siar yang adil kepada tim-tim kontestan dan punya marketing yang bagus, hingga menjadi liga terbaik dunia. Bisa disimpulkan: Liga Inggris overrated (berlanjut ke poin tiga). 

4 dari 7 halaman

Menilai kualitas pemain bintang berlebihan

Striker Manchester United, Alexis Sanchez, berusaha melewati pemain Leicester City pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Jumat (10/8/2018). Manchester United menang 2-1 atas Leicester City. (AP/Jon Super)

Harga, gaji, dan kualitas pemain yang ada di Inggris seyogyanya tidak setimpal dengan kontribusi mereka ketika bermain. Klub-klub Liga Inggris cenderung menggaji atau membeli pemain dengan nominal yang fantastis, tapi faktanya penampilan mereka tidak sejalan dengannya (beberapa di antaranya). 

Contoh sederhana: gaji Alexis Sanchez di Manchester United mencapai 500.000 poundsterling per pekannya, nyaris setara dengan Lionel Messi , tapi apakah keduanya punya kontribusi yang sama? Tidak. Overrated. 

Romelu Lukaku dibeli dari Everton setahun lalu seharga 90 juta poundsterling oleh Man United. Tapi faktanya saat ini di Liga Champions, top skor sementara adalah Dusan Tadic yang dibeli Ajax Amsterdam seharga 13,7 juta euro dari Southampton musim panas ini. 

Bahkan, jika dilihat secara garis besar atau umum, soal pemain-pemain terbaik dunia di posisinya masing-masing, hanya segelintir yang berasal dari Liga Inggris seperti Eden Hazard, Mohamed Salah, dan David De Gea. Sisanya? Terbagi di liga-liga top Eropa lainnya. 

Semua fakta itu memperlihatkan bahwa apa yang terlihat belum tentu sesuai kenyataan. Gemerlap pemberitaan besar klub-klub Inggris tidak serta merta membuat mereka tiba-tiba jago di Eropa. 

“Saya menyukai Liga Inggris. Saya melihatnya sebagai liga yang sangat menarik. Liga itu banyak mendapatkan perhatian meski saya merasa kualitas yang ada sedikit terlalu dibesar-besarkan, baik itu kualitas individu maupun teknik,” ucap Zlatan Ibrahimovic, yang pernah jadi top skor Man United ketika usianya sudah berusia 36 tahun. 

“Seperti yang saya katakan ketika saya di Inggris, kalian beruntung saya tidak datang 10 tahun lalu karena bila saya bisa melakukan apa yang saya tunjukkan di usia 35 tahun, bayangkan bila usia saya masih 25 tahun. Tentu akan jadi cerita yang berbeda.” 

5 dari 7 halaman

Pembinaan pemain muda yang tersendat

Gelandang Borussia Dortmund asal Inggris, Jadon Sancho. (AFP/Dibyangshu Sarkar)

Tahun lalu Timnas Inggris di level muda menyabet trofi prestisius di turnamen besar seperti Piala Eropa dan Piala Dunia. Timnas Inggris senior juga menapaki semifinal di Piala Dunia 2018 dan Gareth Southgate, pelatih Inggris, baru mulai lebih banyak mengandalkan pemain muda. 

Proses itu sayangnya dimulai baru-baru ini. Inggris telah tertinggal selangkah-dua langkah dari Bundesliga dan La Liga dari sisi itu. Ditambah fakta klub-klub besar Liga Inggris  jarang memainkan pemain muda mereka, maka semakin sulit saja mereka bersaing di pentas Eropa. 

Selain itu pemandu bakat klub-klub di Inggris juga tidak sebagus liga lainnya. Acapkali ditemui pembelian pemain dengan harga mahal, tapi kontribusi dan kualitas yang diberikannya tidak sejalan dengannya.  

6 dari 7 halaman

Pengaruh generasi Y dan Z

Dua pemain Manchester United, Paul Pogba dan Anthony Martial, merayakan gol ke gawang Fenerbahce pada laga Liga Europa di Old Trafford, Manchester, Kamis (20/10/2016). (AFP/Oli Scarff)

Simak pernyataan menarik dari Jose Mourinho ini: “Saya sempat harus beradaptasi dengan dunia baru. Dengan seperti apa para pemain muda sekarang ini.” 

“Saya saat itu harus memahami perbedaan antara bekerja dengan anak seperti Frank Lampard, yang di usia 23 tahun sudah menjadi pria, yang memikirkan sepak bola, bekerja, profesionalisme, dan dengan anak-anak baru yang di usia 23 tahun masih bocah.” 

“Sekarang ini saya memanggil mereka ‘bocah’ bukan ‘pria’. Karena saya rasa bahwa mereka adalah anak-anak nakal dan semua yang melingkupi mereka tidak membantu mereka dalam kehidupan mereka juga di pekerjaan saya.” 

“Saya harus menyesuaikan dengan itu semua. 10 tahun lalu, tidak ada pemain punya telepon genggam di ruang ganti. Itu bukan lagi yang terjadi. Tapi Anda harus menerimanya, karena kalau menentangnya, Anda mendatangkan konflik dan menempatkan diri Anda di zaman batu.” 

Secara tidak langsung Mourinho menyindir generasi di era milenial ini dengan pengaruh teknologi dan sosial media yang sangat besar. Dampaknya pun berpengaruh kepada kekuatan mental dan perkembangan pemain dari segi gaya main mereka. 

Dahulu kala, ketika klub-klub Liga Inggris  ‘banyak berbicara’ di Eropa, masih ada pemain-pemain yang mendedikasikan hidupnya kepada sepak bola seperti Lampard, John Terry, Paul Scholes, Ryan Giggs, Steven Gerrard, Thierry Henry, Patrick Vieira. Sekarang? Sulit membayangkan pemain yang setidaknya mendekati level bermain mereka. 

7 dari 7 halaman

Terlalu fokus di kompetisi sendiri

Para pemain Chelsea bertepuk tangan saat merayakan kemenangan mereka atas Huddersfield Town dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (2/2). (AP Photo/Alastair Grant)

Bertahan di empat besar Liga Inggris dan bermain rutin di Liga Champions seakan jadi hal yang lebih penting ketimbang berusaha menjuarainya. Ini bukan sekedar opini, melainkan fakta. 

Arsene Wenger bisa bertahan lama di Arsenal selama beberapa musim terakhir karena The Gunners konsisten ada di empat besar dan bermain di Champions League, meski prestasi mereka minim di Liga Champions. 

Belum lagi fakta lain bahwa klub-klub Liga Inggris lebih fokus mengejar kompetisi lokal ketimbang Liga Champions. Praktis, hanya ada Man United dengan Mourinho yang selalu membanggakan trofinya, yang benar-benar serius menatap Liga Europa ketika menjuarainya tahun lalu.  

Itu juga karena mereka tak mampu masuk di empat besar Liga Inggris dan memilih jalur pintas dengan menjuarainya.  

Sumber: Bola.com

Jadwal Liga Spanyol Pekan Ke-23: Duel Atletico Madrid Vs Real Madrid

Liputan6.com, Madrid – Pertandingan kompetisi La Liga Spanyol akan memanas akhir pekan ini atau pada matchday ke-23. Derbi Madrid antara Atletico Madrid melawan Real Madrid akan tersaji di pekan ke-23.

Kedua tim asal Kota Madrid itu merupakan pesaing terdekat Barcelona, yang sekarang masih memuncaki klasemen Liga Spanyol. Di klasemen, Atletico mengumpulkan 44 poin dari 22 laga, sedangkan Real Madrid mengoleksi 42 poin dari 22 pertandingan.

Jika menang, Los Blancos akan bisa menyalip Los Colchoneros ke peringkat kedua klasemen Liga Spanyol. Barcelona sendiri sejauh ini telah mendulang 50 poin.

Barcelona mesti melakoni pertandingan yang tak kalah berat saat harus mengunjungi kandang Athletic Bilbao. Blaugrana jelas butuh kemenangan untuk semakin menjauhi diri mereka dari kejaran duo Madrid, Atletico dan Real Madrid.

Valencia, yang pada pekan sebelumnya mengimbangi Barcelona, kali ini harus melawan tamunya, Real Sociedad. Sementara itu, Sevilla yang berada di posisi keempat akan menjamu Eibar di pekan ke-23 Liga Spanyol. Berikut jadwal Liga Spanyol Pekan Ke-23:

2 dari 3 halaman

Jadwal Liga Spanyol

Ilustrasi logo La Liga Spanyol. (Istimewa)

9 Februari 2019

03:00 WIB Real Valladolid vs Villarreal

19:00 WIB Getafe vs Celta de Vigo

22:15 WIB Atlético de Madrid vs Real Madrid

10 Februari 2019

00.30 WIB Espanyol vs Rayo Vallecano

02.45 WIB Girona vs Huesca

18.00 WIB Leganes vs Real Betis

22.15 WIB Valencia vs Real Sociedad

3 dari 3 halaman

Jadwal Barcelona

11 Februari 2019

00.30 WIB Sevilla vs Eibar

02.45 WIB Athletic Bilbao vs Barcelona

Saksikan video pilihan di bawah ini

3 Andalan Persija Saat Hadapi Home United di Liga Champions Asia

Jakarta – Persija Jakarta meladeni Home United pada putaran pertama kualifikasi Liga Champions Asia 2019 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (5/2/2019).

Bagi para suporter Persija, Home United bukanlah tim asing. Klub berjuluk The Protectors itu sempat bersua Marko Simic dan kawan-kawan pada semifinal Piala AFC, Mei 2018.

Akan tetapi, Persija gagal menembus partai puncak karena kalah agregat 3-6 dari sang lawan. Pada pertemuan pertama, Macan Kemayoran dikalahkan Home United 2-3.

Persija tentu bertekad membalas kekalahan itu pada laga kualifikasi Liga Champions Asia. Namun, pasukan Ivan Kolev dilanda masalah karena bakal bersua sang lawan dengan mayoritas muka-muka lama.

Empat pemain anyar seperti Neguete, Ryuji Utomo, Jahongir Abdumuminov, dan Bruno Matos tidak bisa bermain. Mereka dipastikan absen karena regulasi International Transfer Certificate (ITC).

Harapan para suporter agar Persija menembus fase grup lantas ditujukan kepada para bintang musim lalu. Lantas, siapa sajakah sosok yang dimaksud? Berikut ini Bola.com untuk pembaca setia.

2 dari 4 halaman

Marko Simic

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang 757 Kepri Jaya pada laga Piala Indonesia di Stadion Patriot Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/1). Persija menang 8-2 atas Kepri. (Bola.com/Yoppy Renato)

Sejak bergabung dengan Persija pada 2018, Simic telah mendulang 40 gol dari 42 pertandingan di berbagai kompetisi. Performa apik sang pemain mengantarkan Macan Kemayoran meraih berbagai prestasi, antara lain Liga 1 2018 hingga Piala Presiden 2018.

Konsistensi permainan Simic belum sirna meski telah memasuki musim baru. Ketika menghadapi 757 Kepri Jaya di Piala Indonesia, penyerang 31 tahun itu mendulang lima gol.

Simic tak ayal diharapkan bisa kembali tajam saat bersua Home United. Andai itu terjadi, kemenangan bukan hal mustahil diamankan oleh Persija.

3 dari 4 halaman

Riko Simanjuntak

Gelandang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, berusaha melewati pemain Persib Bandung, Ardi Idrus, pada laga Liga 1 di Stadion GBLA, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018). Persib menang 3-2 atas Persija. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Riko Simanjuntak merupakan pilar andalan Persija selama mengarungi Liga 1 2018. Teknik olah bola mumpuni plus dukungan kecepatan membuat pemain 27 tahun itu menjadi momok bagi pertahanan lawannya.

Sepanjang Liga 1 musim lalu, Riko berhasil mendulang tiga gol plus delapan assist untuk Persija. Sang pemain diharapkan tampil dengan performa serupa saat melawan Home United.

Menyisir dari sisi kanan, Riko bakal menjadi sosok kunci penyuplai bola untuk barisan penyerang. Umpan-umpan matangnya bakal membuat kans mendulang gol kian terbuka.

4 dari 4 halaman

Andritany Ardhiyasa

Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, usai tampil melawan Arema FC pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (31/3/2018). Persija menang 3-1 atas Arema FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Kiper juga memiliki peran penting dalam mengangkat performa tim. Persija beruntung memiliki penjaga gawang kelas atas yang tersemat dalam diri Andritany Ardhiyasa.

Pengalaman Andritany dibutuhkan untuk mengatur lini belakang Persija. Selain itu, Andritany juga memiliki teknik apik untuk membendung serangan lawan jika bek melakukan kesalahan.

Situasi itu bakal menimbulkan rasa aman bagi lini serang untuk membombardir pertahanan lawan. Andai ketiga pemain yang telah dijabarkan ini dalam performa terbaik, Home United agaknya bukan hal mustahil untuk ditaklukan.

Sumber: Bola.com

Persija Tahun Lalu Kalah dari Home United, Kolev: Sekarang Berbeda

Liputan6.com, Kallang – Persija Jakarta akan melakoni pertandingan kualifikasi Liga Champions Asia melawan wakil Singapura, Home United. Laga leg pertama berlangsung hari ini (5/2/2019) di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura.

Musim lalu, Persija kalah dari Home United di dua pertandingan kandang dan tangan Semifinal zona ASEAN Piala AFC, yang membuat mereka tersingkir. Kala itu, Persija masih ditangani Stefano Teco Cugurra.

Pelatih Persija saat ini, Ivan Kolev, mengaku tidak mau ambil pusing dengan kekalahan dari Home United musim lalu. Menurut Kolev, anak-anak asuhannya hanya perlu fokus pada pertandingan di depan.

Kolev menilai, hasil buruk melawan Home United tahun lalu tidak bisa dijadikan ukuran pertandingan nanti. Sebab, pelatih asal Bulgaria menyatakan, situasi sekarang telah berubah.

“Itu masa lalu, saya yakin tim yang baru, organisasi yang baru, akan memberikan yang berbeda di laga yang berbeda besok, karena ini adalah tim yang baru,” jelas Kolev di situs resmi Persija.

2 dari 2 halaman

Tidak Berpengaruh

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, merayakan gol. (Bola.com/Yoppy Renato)

Setali tiga uang dengan Kolev, bek Macan Kemayoran, Ryuji Utomo menilai kekalahan musim lalu tidak akan berpengaruh untuk laga nanti melawan Home United yang berlangsung pada pikir 18.30 WIB ini.

“Masa lalu biarlah masa lalu, laga nanti adalah hari yang baru bagi kami, dengan tim yang baru, pemain yang baru dan pelatih yang baru. Besok adalah besok, dan masa lalu adalah masa lalu,” terang Ryuji.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lawan PSG, Romelu Lukaku: MU Bukan Favorit

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) akan menjalani ujian berat pada Februari 2019. Klub berjuluk Setan Merah itu bakal menghadapi tiga klub besar pada kompetisi yang berbeda.

MU akan berduel melawan PSG di Liga Champions. Setelah itu, Paul Pogba akan menghadapi Chelsea di FA Cup dan Liverpool pada Liga Inggris.

PSG akan jadi tim pertama yang dihadapi MU. Keduanya akan bertemu pada leg pertama babak 16 besar di Old Trafford, 13 Februari 2019.

2 dari 3 halaman

Favorit

Paris Saint-Germain (PSG) tanpa Neymar saat menghadapi Manchester United (MU) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford, 13 Februari 2019. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

MU saat ini berada dalam tren yang positif. Mereka tidak pernah kalah dalam 10 pertandingan terakhirnya.

Sementara itu, PSG tampil perkasa di Liga Prancis. Tapi, untuk kali pertama kali mereka menelan kekalaha usai takluk 1-2 dari Lyon.

MU pun disebut sedikit berada di atas angin dengan hasil itu. Belum lagi, PSG nanti tidak akan diperkuat oleh superstarnya, Neymar.

Akan tetapi, striker MU Romelu Lukaku justru mengatakan timnya berstatus sebagai underdog. Ia menyebut PSG lebih difavoritkan untuk menang ketimbang timnya.

3 dari 3 halaman

Laga Sulit

“Bagi saya, mereka adalah favorit, tetapi kami akan datang dengan persiapan yang baik dan kami akan melihat apa yang akan terjadi di lapangan,” katanya kepada Canal +.

“Kami tahu kami akan bermain melawan tim yang, bagi saya, salah satu favorit juara di turnamen ini,” seru Lukaku.

“Anda hanya harus melihat skuat mereka, ada pemain dengan talenta hebat dan pelatih yang bagus, penggemar dan pemimpin yang baik yang memiliki rencana hebat untuk klub mereka. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-25

Liputan6.com, Jakarta – Liga Inggris telah memasuki pekan ke-25. Sejumlah klub papan atas mampu meraih hasil positif pada pekan ini.

Manchester City mampu menang dalam duel big match melawan Arsenal. Bermain di kandang sendiri,The Citizens membungkam The Gunners dengan skor 3-1.

Kemenangan membuat City tetap menempel Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris. Apalagi pada pekan ini Liverpool hanya bermain imbang 1-1 melawan West Ham United.

MU perlahan mulai merangsek ke papan atas Liga Inggris. Hal ini tidak lepas dari kemenangan tipis di kandang Leicester City.

Demikian juga duo London, Tottenham dan Chelsea yang juga meraih tiga angka. Berikut hasil Liga Inggris pekan ke-25.

2 dari 3 halaman

Hasil

Logo Liga Inggris

Tottenham Hotspur 1 – 0 Newcastle United

Brighton 0 – 0 Watford

Burnley 1 – 1 Southampton

Chelsea 5 – 0 Huddersfield Town

Crystal Palace 2 – 0 Fulham

Everton 1 – 3 Wolverhampton

Cardiff City 2 – 0 AFC Bournemouth

Leicester City 0 – 1 Manchester United

Manchester City 3 – 1 Arsenal

West Ham United 1 – 1 Liverpool

3 dari 3 halaman

Jadwal

Logo Liga Inggris

Kamis (7/2/2019)

02.45 WIB Everton Vs Manchester City

Saksikan video pilihan di bawah ini

Naik Meja Bedah, Bek Liverpool Terancam Lama Absen

Liputan6.com, Jakarta – Joe Gomez tidak akan memperkuat Liverpool dalam waktu dekat. Dia harus naik meja bedah untuk memulihkan cedera retak tulang kaki yang dideritanya.

Gomez mendapat masalah itu saat bermain melawan Burnley pada bulan Desember 2018 kemarin. Ia kemudian menjalani program rehabilitasi untuk memulihkan cedera itu.

Akan tetapi sekarang tim medis Liverpool memutuskan bahwa pemain berusia 21 tahun itu harus menjalani operasi. Hal itu perlu dilakukan demi membantu proses pemulihannya agar makin komplit.

Meski demikian, pihak Liverpool tak berani memberitakan kapan Gomez bisa kembali merumput. Namun ada kemungkinan ia bisa kembali tampil musim ini.

2 dari 3 halaman

Kerugian Liverpool 

Pemain Liverpool, Joe Gomez (kiri) menutup ruang tembak pemain West Bromwich Albion, James McClean pada lanjutan Premier League di The Hawthorns, West Bromwich, (21/4/2018). West Bromwich imbangi Liverpool 2-2. (Nigel French/PA via AP)

Manajer Liverpool Jurgen Klopp, kemudian mengomentari hal ini. Ia mengatakan bahwa kabar ini merupakan kerugian besar bagi The Reds.

“Ini pukulan bagi bocah itu dan bagi kami. Karena sebelum cedera ia dalam kondisi yang sangat fantastis,” ujarnya pada situs resmi The Reds.

“Tapi ia terlalu berharga untuk mengambil risiko apa pun, baik untuk saat ini dan di masa depan, jadi kami menyelesaikan prosedur ini dan ia akan kembali ketika ia siap,” ujar Klopp.

“Sikapnya selama rehabilitasi ini luar biasa tetapi itu belum sembuh seperti yang kami inginkan sehingga kami akan melakukan intervensi ini dan kemudian ia akan kembali,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Reaksi Gomez

Gomez juga mengungkapkan kekecewaan mendengar kabar ini. Ia merasa sangat sedih karena tak bisa segera bermain lagi dan membantu rekan-rekannya berjuang di atas lapangan.

“Jelas absen lebih lama dari yang pertama kami harapkan sulit untuk ditelan, tetapi itu bagian dari industri ini. Itu adalah cedera yang disebabkan oleh dampak, seperti hampir semua cedera yang pernah saya alami dalam karir saya, jadi saya tahu itu hanya sebuah kasus ketika itu sepenuhnya sembuh saya siap untuk bermain lagi,” ujarnya.

“Bagian tersulit adalah tidak dapat membantu tim dan berkontribusi di lapangan saat ini, jadi penting bagi saya untuk kembali dan siap untuk bermain dan prosedur ini akan membantu itu. Satu-satunya fokus saya adalah kembali ke Liverpool sesegera mungkin dan saya bisa berjanji kepada para pendukung bahwa saya akan bekerja keras setiap hari untuk melakukan itu.”

Sumber: Bola.net

West Ham Vs Liverpool Imbang, Klopp Bantah The Reds Tertekan

Liputan6.com, London – Liverpool harus puas berbagi angka dengan tuan rumah West Ham United usai bermain imbang 1-1 di London Stadium, Selasa (5/2/2019) dini hari WIB dalam pertandingan kompetisi Liga Inggris pekan ke-25.

The Reds memimpin lebih dulu melalui aksi Sadio Mane pada menit ke-22, yang berbau offside. The Hammers menyamakan skor lewat Michail Antonio enam menit setelah gol Sadio Mane.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengakui gol Mane ke gawang West Ham memang berbau offside. Klopp juga menilai wasit Kevin Friend memberikan banyak keuntungan bagi West Ham, setelah menyadari gol Mane berbau offside.

“Pertandingan yang sulit. Anda dapat melihat bola mati mereka, kami tahu tentang kebiasaan itu, tapi ketika kami berlatih, kami punya tiga pemain lain di tim ini,” jelas Klopp seperti dilansir BBC Sport.

“Gol kami memang sepertinya offside dan mungkin wasit menyadarinya di babak kedua. Ya, akhirnya satu poin dan itu cukup adil,” ujar pelatih asal Jerman ini.

Klopp mengakui anak-anak asuhannya masih kesulitan menghadapi bola-bola mati. Klopp berpendapat, hasil ini bukan karena Liverpool tertekan dengan status pemuncak klasemen Liga Inggris.

2 dari 3 halaman

Berpeluang Disalip

Liverpool menghadapi West Ham United pada laga pekan ke-25 Premier League, di London Stadium, Senin (4/2/2019) malam waktu setempat. (AFP/Glyn Kirk)

Hasil imbang ini membuat Liverpool kini hanya memimpin tiga poin atas Manchester City, yang menempati peringkat kedua. The Citizens sebelumnya mampu menaklukkan Arsenal dengan skor 3-1 di Etihad Stadium.

Liverpool sekarang bahkan berpeluang disalip Manchester City, jika mereka menang atas Everton dua hari lagi di Goodison Park. Sebab, apabila jumlah poin sama, Jordan Henderson dan kawan-kawan kalah selisih gol dari pasukan Pep Guardiola.

3 dari 3 halaman

Tidak Tertekan

“Semua berita tentang laga ini telah ditulis. Silakan Anda bertanya mengenai tekanan, namun saya tidak melihatnya, dan kami hanya kurang menikmati pertandingannya,” papar eks pelatih Borussia Dortmund ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Liga Champions: Pulih Cedera, Marco Verratti Siap Hadapi MU

Liputan6.com, Jakarta – Manchester United (MU) mendapat kabar buruk sebelum bertemu Paris-Saint Germain (PSG) di Liga Champions. Raksasa Prancis itu dikabarkan bisa menurunkan gelandang andalan Marco Verratti.

PSG akan menghadapi pertandingan 16 besar Liga Champions minggu depan. Mereka akan menyambangi markas MU pada pertandingan leg pertama nanti sebelum memainkan leg kedua di awal Maret mendatang.

Pada laga mendatang, PSG tengah dipusingkan dengan sejumlah cedera. Salah satunya adalah absennya mesin gol utama Neymar yang dipastikan akan absen hingga 10 pekan depan karena cedera metatarsal.

Namun dilansir Sportsmole, ada kabar gembira bagi Les Parisien. Gelandang mereka, Marco Verratti dikabarkan berpotensi untuk meladeni MU.

2 dari 3 halaman

Cedera Verratti

Marco Verratti (kiri) tertawa bersama Neymar saat menyaksikan laga final PSG melawan pada final Piala Prancis 2018 di Stade de France, Saint-Denis (8/5/2018). PSG menang setelah kalahkan Les Herbiers 2-0. (AFP/Frank Fife)

Sebelumnya, PSG dipastikan kehilangan Verratti pada pertandingan Ligue 1 dua minggu yang lalu.

Verratti dipercaya menjadi starter oleh Thomas Tuchel pada pertandingan melawan Giungamp. Pada laga itu, PSG tanpa ampun menghajar sang lawan dengan skor 9-0.

Namun, Verratti mengalami cedera pada pergelangan kakinya. Ia sempat divonis absen selama satu bulan atas cedera tersebut.

3 dari 3 halaman

Segera Berlatih 

Namun laporan teranyar mengklaim bahwa kondisi Verratti sudah pulih dari cederanya. Pemulihan cederanya disebut lebih cepat daripada perkiraan, sehingga sang pemain dikabarkan akan segera berlatih di tim utama PSG pada minggu ini.

Namun untuk bermain di pertandingan melawan MU, tim medis PSG akan memantau perkembangan cedera sang gelandang sebelum memutuskan apa kondisinya memungkinkan untuk bermain.

Sumber: Bola.net

Klasemen La Liga Spanyol: Tersandung, Barcelona Tetap Teratas

Liputan6.com, Madrid – Barcelona memang tersandung di Camp Nou setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Valencia, Minggu (3/2/2019) dini hari WIB, tapi hasil itu tidak menggoyahkan Blaugrana dari puncak klasemen La Liga Spanyol hingga pekan ke-22.

Pesaing terdekat Barcelona, Atletico Madrid malah harus menelan kekalahan dari tuan rumah Real Betis. Kini, Atletico tertinggal enam poin dari pasukan Ernesto Valverde.

Yang menarik, Real Madrid perlahan terus berusaha mengejar Barcelona dan Atletico. Los Blancos menang telak 3-0 atas Deportivo Alaves di Estadio Santiago Bernabeu. Tiga gol Real Madrid dicetak Karim Benzema, Vinicius Junior, dan Diaz.

Itu menjadi kemenangan keempat beruntun Real Madrid dari empat laga terakhir di kompetisi La Liga. Kemenangan tersebut memantapkan Real Madrid di posisi ketiga dalam klasemen La Liga Spanyol dengan raihan 42 poin.

Los Blancos hanya tertingal dua angka dari Atletico Madrid yang berada di posisi kedua. Sedangkan Perbedaan Real Madrid dengan Barcelona sekarang mencapai delapan poin.

2 dari 2 halaman

Klasemen La Liga

FcTables.com

Marcus Rashford Enggan Jadi Ujung Tombak MU

Liputan6.com, Manchester – Marcus Rashford menunjukkan produktivitas tinggi sejak Ole Gunnar Solskjaer mengisi posisi manajer interim Manchester United (MU). Namun, dia mengaku tidak ingin menjadi penyerang murni.

Pemain berusia 21 tahun tersebut menghasilkan enam gol dari delapan penampilan terakhir di Liga Inggris. Teranyar dia membantu MU mengalahkan Leicester City 1-0, Minggu (3/2/2019).

Penampilan sebagai ujung tombak dianggap sebagai alasan di balik ketajamannya itu. Rashford menggeser Romelu Lukaku yang sebelumnya dipercaya Jose Mourinho.

Nyatanya, torehan itu tidak lekas membuat Rashford gembira dan ingin selalu memimpin serangan The Red Devils. Dia mengaku tidak masalah menempati posisi lain di lini depan.

Rashford menilai hal tersebut merupakan bagian dalam usahanya mengembangkan diri sehingga makin berguna bagi tim.

“Sepak bola sudah berubah. Saya tidak lagi mau menjadi bomber murni. Saya ingin menjadi penyerang komplit yang bisa bermain di kiri, kanan, atau melayani rekan. Saya mau bekerja sesuai kebutuhan,” kata Rashford, dilansir situs resmi MU.

2 dari 3 halaman

Puji Pogba

Striker Manchester United, Marcus Rashford (tengah) menyundul bola ke gawang Leicester City saat bertanding pada Premier League di King Power Stadium, Leicester, Inggris, Minggu (3/2). Gol tunggal Rashford bawa MU taklukkan Leicester. (Ben STANSALL/AFP)

Rashford merobek gawang Leicester berkat umpan Paul Pogba. Dia pun memberi pujian bagi gelandang berkebangsaan Prancis tersebut.

“Dia terus menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Pogba punya kemampuan mendistribusikan bola dengan baik,” ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Laga ke-100

Laga melawan Leicester merupakan penampilan ke-100 Rashford di Liga Inggris. Dia menjadi pemain termuda yang mencapai angka tersebut bagi The Red Devils setelah Ryan Giggs melakukannya 27 tahun lalu.

Juara Bertahan MotoGP Enggan Ajak Valentino Rossi Bersalaman

Jakarta – Juara bertahan MotoGP Marc Marquez enggan mengajak Valentino Rossi bersalaman. Dia mengambil keputusan setelah ditolak rivalnya.

Insiden itu terjadi pada konferensi pers menjelang balapan MotoGP San Marino 2018. Saat itu, Baby Alien mengulurkan tangan kepada Rossi. Namun, Rossi menolaknya. Pembalap Italia itu hanya menyilangkan kedua tangannya dan menggelengkan kepala. 

Peristiwa tersebut tertanam kuat di benak Marquez. Dia kapok dan tak akan lagi mengulangi upaya yang sama. 

“Tidak akan (bersalaman lagi), saya sudah pernah melakukannya. Saya tak akan pernah melakukannya lagi. Anda melakukannya sekali dan sudah cukup,” kata Marquez, seperti dilansir Tuttomoriweb, Senin (4/2/2019). 

“Saya tak menyimpan dendam atau sesuatu. Saya mengagumi apa yang dilakukannya. Saya senang jika bisa melakukan hal yang sama pada usia 40 tahun. Mencapai usia tersebut dan masih menjadi salah satu favorit juara adalah impian semua pembalap,” kata Marquez. 

Hubungan Rossi dan Marquez mengalami pasang surut. Rivalitas mereka mencapai puncak pada MotoGP 2015. 

Rossi menuding Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo dalam perburuan titel juara dunia. Puncaknya mereka terlibat insiden senggolan di MotoGP Malaysia. 

Saat itu Marquez terjatuh setelah terlibat clash dengan Rossi. Akibat insiden tersebut, Rossi mendapat penalti dan mendapat sanksi membalap dari posisi paling belakang di MotoGP Valencia 2015. Rossi akhirnya gagal juara dunia, karena gelar tersebut menjadi milik Lorenzo. 

2 dari 2 halaman

Tak 100 Persen di MotoGP Qatar

Marquez mengatakan fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisiknya setelah menjalani operasi. Dia meyakini tak dalam kondisi 100 persen pada balapan pembuka MotoGP 2019 di Qatar. 

“Saya semakin baik. Sekarang saya berada pada titik bisa melakukan sesuatu yang kuat. Saya senang melakukan yang lebih baik lagi,” urai pembalap asal Spanyol itu. 

“Saya sudah tahu tak mungkin dalam 100 persen di Malaysia (tes MotoGP). Saya khawatir tak dalam kondisi terbaik di Qatar, tapi akan berusaha setidaknya mencapai 90 persen. Saya akan bekerja setahap demi setahap. Pemulihan ternyata lebih lama dibanding perkiraan saya,” imbuh Marquez.  

Sumber: Bola.com

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Terancam

Liputan6.com, Liverpool – Liverpool gagal menjauhkan diri dari Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris. Pasalnya, The Reds hanya bermain imbang melawan West Ham United, Senin (4/1/2019).

Liverpool saat ini masih berada di puncak klasemen. Mereka mengoleksi 62 poin dari 25 laga.

Sementara City hanya terpaut tiga angka di belakangnya. Maklum, pada pekan yang sama City menang 3-1 atas Arsenal.

Bahkan City bisa mengkudeta posisi Liverpool dari puncak klasemen tengah pekan ini. Syaratnya, City harus menang atas Everton dalam laga yang jadwalnya dimajukan tersebut.

Meski punya poin yang sama jika menang, namun City unggul dalam urusan selisih gol. Berikut klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-25.

2 dari 3 halaman

Klasemen

Liverpool hanya berselisih tiga poin dengan City. (AFP/Paul Ellis)

3 dari 3 halaman

Jadwal

Kiper Manchester City, Ederson, menepis bola saat melawan Liverpool pada laga Premier League di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (4/1). City menang 2-1 atas Liverpool. (AFP/Oli Scarff)

Kamis (7/2/2019)

02.45 WIB Everton Vs Manchester City

Saksikan video pilihan di bawah ini

Pelatih Home United Waspadai 4 Pemain Persija

Liputan6.com, Jakarta – Home United menjamu Persija Jakarta pada putaran pertama kualifikasi Liga Champions Asia di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Selasa, (5/2/2019).

Menyambut pertandingan tersebut, pelatih Home United Saswadimata Dasuki mengungkapkan kuartet Macan Kemayoran yang bakal diwaspadai.

Keempat pemain Persija itu adalah Marko Simic, Riko Simanjuntak, Ramdani Lestaluhu, dan Ismed Sofyan. Keempatnya dinilai Dasuki dapat membahayakan timnya.

“Selain Simic dan Riko, Ramdani, Ismed juga bisa membahayakan kami. Pergerakannya saat menyerang maupun bertahan bisa membuat kami kerepotan,” ujar Dasuki.

“Sekali lagi kita harus siap menghadapi seluruh pemain Persija. Saya tahu banyak pemain hebat di Persija,” serunya.

2 dari 3 halaman

Bukan Laga Mudah

Bek Persija Jakarta, Sandi Sute, berebut bola dengan striker Home United, Song Ui-young, pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Persija takluk 1-3 dari Home United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dasuki juga menilai, pertandingan melawan Persija bukanlah laga yang mudah. Namun meski begitu, dia optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal, terlebih laga ini berlangsung di kandang sendiri.

“Besok adalah laga yang ketat dan tentunya juga akan berjalan sulit bagi kami. Namun kami sudah mempersiapkan hal itu dan siap untuk pertandingan besok. Tentu saya optimis ini kandang kami. Kami juga ingin lanjutkan tren positif saat berjumpa Persija tahun lalu,” kata Dasuki.

“Apalagi ini kompetisi bergensi Kualifikasi LCA kita ingin berusaha terbaik untuk melangkah selanjutnya. Kami akan melakukan terbaik untuk ke babak selanjutnya. Memang tidak mudah tapi kita akan berusaha terbaik untuk meraih kemenangan,” imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Duel Tahun Lalu

Sebelumnya, Home United berhasil menyingkirkan Persija pada semifinal Zona ASEAN AFC Cup 2018. Mereka unggul 6-3 secara agregat.

Sumber: Bola.net

3 Pemain yang Bisa Gantikan Mesut Ozil di Arsenal

Liputan6.com, London – Mesut Ozil sedang menjalani masa sulit dalam kariernya bersama Arsenal. Kehadiran Unai Emery sebagai pelatih membuat Ozil jarang bermain, selain karena faktor cedera.

Padahal, Ozil berstatus sebagai pemain bintang dan salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal. Ketidakcocokan dengan taktik sang pelatih kabarnya menjadi penyebab Emery mencadangkan Ozil.

Emery kabarnya tidak menyukai gaya permainan Ozil yang terkesan santai dan tidak enerjik. Oleh karena itu, ia lebih memilih Aaron Ramsey atau Alex Iwobi dalam daftar susunan pemain.

Situasi sulit di Arsenal diprediksi akan membuat Ozil hengkan di akhir musim. Pertanyaan mengenai siapa pengganti Ozil pun mengemuka.

Dilansir Sportskeeda, berikut tiga pemain yang bisa menggantikan Ozil:

2 dari 4 halaman

1. Ivan Perisic

Ivan Perisic. (AP/Antonio Calanni)

Ivan Perisic sudah menjadi salah satu pemain terbaik di Serie A sejak datang ke Italia. Perisic juga merupakan salah satu pemain terbaik Inter Milan.

Perisic mampu bermain sebagai pemain sayap dan juga sebagai pemain nomor 10 yang mirip dengan Ozil. Meski Ozil playmaker yang lebih baik, Perisic juga bisa mencetak gol. Dalam 214 penampilan untuk Arsenal Ozil sudah mencetak 41 gol sementara Perisic sudah mencetak 34 dalam 143 penampilan untuk Inter saja.

Mantan pemain sayap Dortmund itu dikaitkan dengan Arsenal pada musim dingin tetapi Inter Milan tidak mengizinkan sang pemain pergi. Sementara itu, Inter juga dikaitkan dengan Ozil sehingga pertukaran pemain mungkin akan berguna bagi kedua klub dan juga bagi para pemain.

3 dari 4 halaman

2. James Rodriguez

Gelandang Bayern Munchen, James Rodriguez (AFP/Christof Stache)

Bintang Bayern Munchen tersebut saat ini berstatus pemain pinjaman dari Real Madrid dan dia sudah punya banyak pengalaman di level tertinggi. James adalah gelandang serba bisa yang mampu bermain di beberapa posisi di lini tengah dengan teknik yang elegan dan kaki kiri yang mematikan.

Arsenal tidak perlu ragu untuk merekrutnya karena pemain dengan kualitas seperti James bisa meningkatkan kekuatan skuat The Gunners. Baik Ozil dan James punya gaya bermain yang sama tetapi mantan gelandang Real Madrid itu sudah menunjukkan work rate yang lebih baik.

Jika James datang ke Emirates, The Gunners sepertinya tidak akan merindukan kepergian Ozil. Menurut laporan, The Gunners menganggap James sebagai pengganti jangka panjang untuk Ozil dan sudah melakukan kontak dengan Real Madrid tetapi mereka kemungkinan akan menghadapi persaingan dari Barcelona juga.

4 dari 4 halaman

3. Julian Draxler

Julian Draxler merasa posisinya tak aman di PSG. Dia ingin segera pindah ke Barcelona. (AFP / FRANCK FIFE)

Julian Draxler pernah digadang-gadang akan menjadi bintang masa depan Jerman. Meski sejauh ini mungkin belum memenuhi harapan, tidak dipungkiri bahwa pemain internasional Jerman itu adalah pemain berbakat.

Draxler saat ini bermain di Prancis bersama PSG. Juara Piala Dunia itu baru berusia 25 tahun tetapi banyaknya pemain bintang yang menghuni skuat PSG membuat waktu bermainnya berkurang.

Meski masih merasa senang bermain dengan PSG, Draxler bisa mendapat kesempatan bermain rutin di Arsenal. Draxler mampu bermain sebagai pemain No.10 dan ia cenderung membaik seiring bertambahnya usia. Selain itu, Emrey sudah mengenal sang pemain sejak mereka bersama-sama di Prancis.

Karena gaya bermain dan potensinya, Draxler akan menjadi pengganti yang bagus untuk Ozil. Namun, sang pemain tidak akan datang ke Arsenal dengan harga murah.

Sumber: Bola.net

MU vs PSG: Mbappe Santai Hadapi Leg Pertama

Liputan6.com, Paris – Babak 16 besar Liga Champions akan menyuguhkan laga Manchester United (MU) vs Paris Saint Germain (PSG). Leg pertama bakal berlangsung di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB.

Striker PSG, Kylian Mbappe mengaku santai menghadapi pertandingan ini. Menurutnya, PSG hanya perlu menyikapi laga melawan MU seperti biasa.

“Saya tidak khawatir soal pertandingan melawan PSG. Kami harus menjalaninya dari satu pertandingan ke pertandingan lain dan menunggu laga Liga Champions,” kata Mbappe seperti dilansir Sportskeeda.

PSG akan bertandang ke markas MU dengan bekal kekalahan 1-2 dari Olympique Lyonnais di Liga Prancis. Meski kalah, Mbappe mengaku laga tersebut berdampak positif bagi PSG.

Lagipula, Mbappe menilai permainan PSG di laga itu tidak buruk. “Mereka mencetak gol lewat satu-satunya peluang yang didapat dan  tendangan penalti,” ujar Mbappe.

2 dari 3 halaman

Tanpa Neymar

3. Neymar (PSG) – 3 Gol. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Melawan MU, PSG juga akan bermain tanpa dua pemain andalannya, Marco Verratti, dan Neymar. Kedua pemain masih absen karena sedang dibekap cedera.

Mbappe mengakui, kehilangan Neymar berdampak signifikan bagi timnya. Namun ia enggan menjadikan hal itu sebagai alasan PSG akan tampil melempem.

“Bermain tanpa Neymar itu sulit, ya benar. Anda harus menerimanya. Musim lalu, dia juga cedera dan akan bagus jika kami tidak membuat kesalahan yang sama. Jika tidak, itu berarti kami tidak belajar apa-apa,” kata Mbappe.Lima Laga Terakhir MU dan PSG

3 dari 3 halaman

Lima Laga Terakhir MU dan PSG

Manchester United

Tottenham Hotspur 0-1 Manchester United

Manchester United 2-1 Birghton Albion

Arsenal 1-3 Manchester United

Manchester United 2-2 Burnley

Leicester City 0-1 Manchester United

Paris Saint Germain

Amiens SC 0-3 PSG

PSG 9-0 Avant Guingamp

PSG 2-0 Strasbourg

PSG 4-1 Stade Rennais

Olympique Lyonnais 2-1 PSG

Gelandang Home United Waspadai Ancaman Persija Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – Penggawa Home United, Izzdin Shafiq, mengajak rekan-rekannya menunjukan kualitas saat menghadapi Persija Jakarta pada putaran pertama kualifikasi Liga Champions Asia di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Selasa (5/2/2019).

Gelandang berusia 28 tahun itu menilai penting bagi Home United untuk tampil maksimal mengingat kualitas Persija.

“Persija sekali lagi menjadi lawan tangguh untuk kami dan tidak mudah dihadapi,” ujar Izzdin Shafiq, dikutip Antara. “Untuk itu kita harus tunjukkan kekuatan sekaligus kemampuan.”

Izzdin Shafiq merupakan bagian penting kesuksesan Home United atas Persija tahun lalu. Dia tampil pada dua pertandingan di semifinal Piala AFC zona ASEAN.

Kontribusinya membantu Home United meraih kemenangan agregat 6-3.

2 dari 3 halaman

Langkah Home United

Pemain Home United melakukan selebrasi usai membobol gawang Persija Jakarta pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Persija takluk 1-3 dari Home United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Home United tampil di Liga Champions Asia 2019 setelah menempati posisi dua Liga Singapura. Tahun lalu mereka melangkah hingga semifinal antarzona Piala AFC. The Protectors kalah agregat 1-11 dari wakil Korea Utara April 25.

Jika tersingkir dari Liga Champions Asia, Home United bakal bersaing melawan PSM Makassar, Kaya FC, dan Lao Toyota di Piala AFC.

3 dari 3 halaman

Lawan Berikutnya

Pemenang laga Home United kontra Persija akan menghadapi wakil Australia, Newcastle Jets, di putaran kedua kualifikasi Liga Champions Asia.

Wajah Pemain Reading Luka Parah Diinjak Pemain Lawan

Liputan6.com, Jakarta – Nasib tragis menimpa pemain Reading, Nelson Oliveira, pada penampilan keduanya di kompetisi level Championship Liga Inggris. Wajahnya rusak parah akibat terinjak pemain lawan saat Reading berhadapan dengan Aston Villa di Madejski Stadium, Sabtu lalu. 

Insiden tersebut bermula saat Oliveira berebut bola dengan pemain Aston Villa, Tyrone Mings pada menit ke-73. Saat pemain asal Portugal itu terjatuh, wajahnya terinjak Mings. 

Akibat kejadian tersebut, wajah Oliveira luka parah di bagian dahi dan hidung. Wajah Pemain berusia 27 tahun tersebut berlumuran darah dan segera dilarikan ke rumah sakit. Posisinya kemudian digantikan oleh Yakoi Meite hingga duel tanpa gol itu memasuki menit terakhir. 

Seperti dilansir Metro.co.uk, Oliveira telah menjalani operasi untuk memulihkan wajahnya. Dia juga menerima permintaan maaf dari Mings yang mengaku tidak sengaja menginjaknya. 

Reading menyatakan kondisi Oliveira berangsur pulih. “Nelson Oliveira telah menjalani operasi hari ini dan pemulihan berjalan baik,” bunyi pernyataan resmi Reading di Twitter.

“Keluarga besar Reading FC mengirimkan pesan kasih dan dukungan untuk Nelson.”

Nelson Oliveira harus dioperasi untuk menangani luka di wajahnya (Twitter)

2 dari 2 halaman

Dikutuk di Media Sosial

Penyerang Manchester United (MU) Zlatan Ibrahimovic dan bek AFC Bournemouth Tyrone Mings. (Martin Rickett/PA via AP)

Tindakan Mings luput dari pengamatan wasit, Geoff Eltringham. Namun warganet mengutuk tindakan pemain tersebut di media sosial atas tindakannya terhadap Oliveira.

Apalagi, ini bukan kali pertama Mings meletakkan kakinya di kepala lawan. Sebelumnya, dia juga pernah melakukan hal yang sama kepada Zlatan Ibrahimovic. Insiden tersebut berlangsung saat Manchester United imbang 1-1 melawan Bournemouth tahun 2017 lalu. 

Mings telah meminta maaf. Dia menyampaikan hal itu setelah pertandingan usai. 

“Benar-benar merasa bersalah atas apa yang menimpa Oliveira, semoga dia baik-baik saja,” ujar Mings di Twitter usai pertandingan Reading vs Aston Villa.

Saksikan juga video menarik di bawah ini: