PBSI Ungkap Alasan Tunjuk Rionny Mainaky Jadi Pelatih Utama Tunggal Putri

Jakarta – PBSI mengungkapkan keputusan menunjuk Rionny Mainaky sebagai pelatih utama tunggal putri pelatnas telah melalui pertimbangan matang. Salah satu alasa n yang membuat PBSI memilih Rionny adalah keberhasilannya melahirkan pemain-pemain tunggal putri yang hebat di Timnas Jepang. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, mengatakan tak menutup mata dengan kiprah impresif tunggal putri Jepang saat ini, yang lahir dari tangan dingin Rionny. 

“Jadi dari tahun lalu kami mencari-cari orang yang tepat. Sebenarnya ada banyak sekali calonnya, ada yang mengajukan diri, ada yang kami pantau juga. Tapi kami juga mencari yang sesuai dengan kebutuhan,” kata Susy melalui rilis dari PBSI. 

“Kami tidak menutup mata kalau putri-putri Jepang saat ini bagus-bagus dan kuat. Sementara tunggal putri Indonesia paling ketinggalan dibanding sektor lain. Kami mau menciptakan yang terbaik seperti di Jepang. Kami melihat karakter, tekad, semangat dari atlet-atlet Jepang. Ternyata kan ada pelatih Indonesia di sana, Rionny Mainaky. Kami lakukan pendekatan dan akhirnya beliau setuju,” jelas Susy. 

Selain Rionny, sebelumnya sudah muncul beberapa nama kandidat pelatih tunggal putri. Namun, menurut Susy semuanya belum masuk kriteria yang diinginkan PBSI. Ada juga yang kontraknya dengan negara lain belum selesai. 

“Yang kami mau ternyata belum pas, ada juga yang mengajukan diri tapi belum pas juga sama kami. Yang mengajukan diri banyak, lebih dari sepuluh. Memang mencarinya gampang-gampang susah. Kalau melatih kan bukan cuma chemistry, tapi juga kami melihat program, kebutuhan, pastinya pengalaman dan mencetak prestasi,” urai Susy. 

“Dari semua penilaian itu, disaring, didiskusikan, ada kesepakatan, kecocokan dan visi misi, akhirnya kami putuskan, sepertinya yang paling cocok adalah Rionny,” ungkap peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.