Pindah ke MU, Van Persie Akhirnya Mengaku Melukai Hati Arsenal

Van Persie juga menjelaskan cerita di balik kepergiannya. Dia mengklaim saat itu hubungannya dengan sang manajer, Arsene Wenger, baik-baik saja.  

“Sepanjang proses hendak pergi, Arsene Wenger dan saya tak pernah beradu argumen atau bertengkar hebat. Kami kadang kala hanya berbeda gagasan. Pada momen krusial, Anda harus membuat keputusan berat, dan itu keputusan yang sangat berat. Tapi Anda harus mempertahankan keputusan itu dan itulah yang saya lakukan,” kenang Van Persie. 

“Anda tahu jika membuat keputusan seperti itu, Anda tak bisa menyenangkan semua orang. Saya belajar untuk menjadi diri sendiri, saya akan membuat keputusan tentang hidup saya dan menerimanya.”

“Terima kasih Tuhan, saya memenangi gelar liga di sana (Mancheter United),” sambung Van Persie dengan gembira. 

Van Persie meninggalkan Arsenal dengan mengantongi satu gelar Piala FA dan satu trofi Community Shield. Tak ada gelar Premier League. 

Namun, Van Persie mengatakan bermain di bawah asuhan Wenger bersama rekan-rekannya berimbas besar pada perkembangan karier dan kemampuannya. 

“Jika melihat periode di Arsenal, saya merasa bangga. Saya datang sebagai bocah, bermain bersama Dennis Bergkamp, Thierry Henry, Patrick Vieira, Robert Pires, Sol Campbell, Kolo Toure…itu sebuah impian. Saya seperti seorang bocah di toko permen,” urai Van Persie. 

“Jadi itu momen yang sangat spesial. Saya belajar banyak hanya dengan melihat para pemain itu, melihat bagaimana mereka bersikap, bagaimana kehidupan mereka, bagaimana mereka bermain dan berlatih. Itu krusial bagi saya,” kat Van Persie.  

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini