Arsenal Harus Rombak Lini Pertahanan

Jakarta – Legenda Arsenal, Charlie Nicholas, menyarankan Unai Emery untuk merombak lini pertahanan The Gunners. Menurutnya, penampilan di final Liga Europa menguatkan penilaiannya tentang buruknya pertahanan pasukan Unai Emery tersebut.

Arsenal kalah dengan skor 1-4 dari Chelsea pada laga final Liga Europa. Beragam kritikan mengenai formasi yang diterapkan Emery mengalir deras.

Pemilihan pemain di lini pertahanan menjadi perhatian utama. Arsenal dianggap terlalu muda dibobol karena para pemain yang tidak kompeten.

“Jika saya jadi manajer Arsenal, saya tidak akan mempertahankan semua bek. Maitland-Niles, ia bukan pemain tipe bertahan, ia adalah gelandang tengah,” ujar Nicholas.

“Ia adalah pemain yang bagus, namun ia sama sekali tidak tahu cara bertahan. Lalu Kosciely, masa emasnya sudah lewat dan sudah terlalu lama cedera.”

“Ketika Arsene Wenger menunjuk Nacho Monreal sebagai bek tengah, saya tahu kalau Arsenal akan memiliki banyak masalah di lini pertahanan.”

“Saya tidak akan mempertahankan mereka, Arsenal harus menjualnya,” ungkap Nicholas.

Berita video statistik Chelsea vs Arsenal pada final Liga Europa 2018-2019.

Deretan Fakta Fakta Menarik Liverpool Juara Liga Champions Musim Ini

6 – Liverpool berhasil mengoleksi trofi keenam di Piala/Liga Champions. Mereka hanya kalah dari Real Madrid (13 kali) dan AC Milan (7 kali) dalam jumlah gelar juara di turnamen ini.

0 – Tidak ada pemain lawan yang mampu melakukan dribel untuk melewati Virgil van Dijk, dalam 64 penampilan terakhirnya di semua kompetisi bersama Liverpool.

6 – Keberhasilan Liverpool meraih enam trofi Piala/Liga Champions membuat titel juara mereka lebih banyak dua kali lipat, dibandingkan klub Premier League lainnya (Manchester United dengan 3 gelar).

4 – Jurgen Klopp adalah manajer keempat yang berhasil mempersembahkan titel Piala/Liga Champions untuk Liverpool, setelah Bob Paisley, Joe Fagan, dan Rafael Benitez.

2 – Divock Origi merupakan pemain Belgia kedua yang mencetak gol di final Piala/Liga Champions, setelah Yannick Carrasco. Carrasco menorehkan hal tersebut ketika Atletico Madrid bersua Real Madrid pada 2016.

5 – Mohamed Salah adalah pemain Afrika kelima yang berhasil mencetak gol di final Piala/Liga Champions. Sebelumnya ada Rabah Madjer, Samuel Eto’o, Didier Drogba, dan Sadio Mane.

2 – Gol Mohamed Salah yang tercipta pada 1 menit 48 detik adalah gol tercepat kedua di final Liga Champions. Gol legenda AC Milan, Paolo Maldini, ke gawang Liverpool pada 2005 masih menjadi gol tercepat di partai puncak Liga Champions (50 detik).

14 – Joel Matip mencatatkan 14 sapuan pada laga melawan Tottenham Hotspur. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan pemain lain pada fase knock-out Liga Champions musim ini.

6 – Kiper Liverpool, Alisson Becker, menjadi penjaga gawang keenam yang menorehkan clean sheet di final Liga Champions pada abad ke-21. Sebelumnya ada Gianluigi Buffon (2003), Dida (2003), Vitor Baia (2004), Victor Valdes (2009), dan Julio Cesar (2010).

Sumber: Opta, Squawka/Bola.com

Gol Salah Bukan yang Tercepat di Final Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta Liverpool sukses menjuarai Liga Champions 2018-2019. Pasukan Jurgen Klopp menghajar sesama klub Inggris Tottenham Hotspur di partai final yang digelar Minggu (2/6/2019) dinihari WIB.

Sukses Liverpool mengalahkan Tottenham tak lepas dari gol cepat Mohamed Salah lewat titik penalti. Salah membuat gol pada saat laga berjalan satu menit 48 detik. Gol kedua Liverpool dibuat Divock Origi di menit 87. 

Gol Salah ini ternyata bukan yang tercepat di laga final Liga Champions. Ada dua gol lainnya yang lebih cepat dibanding pemain asal Mesir tersebut.

Gol tercepat di final Liga Champions masih dipegang bek AC Milan Paolo Maldini. Menariknya Maldini mencetak gol tersebut ke gawang Liverpool pada tahun 2005. Maldini cuma butuh 51 detik untuk mencetak gol.

Adapun gol tercepat kedua di final Piala/Liga Champions dicatatkan oleh Enrique Mateos pada menit pertama di final tahun 1959.

Bek Liverpool Jadi Pemain Terbaik Liga Champions

Jakarta Bek Liverpool, Virgil van Dijk terpilih sebagai pemain terbaik di final Liga Champions musim 2018-2019. Gelar ini sekaligus melengkapi kesuksesan Liverpool setelah menjadi juara Liga Champions usai menghajar Tottenham Hotspur 2-0.

Dua gol penentu kemenangan Liverpool pada laga ini dibuat oleh dua pemain yang berbeda. Mohamed Salah membuka keunggulan The Reds melalui titik putih di menit ke 2, sebelum Divock Origi mengunci kemenangan Liverpool di menit 87 dengan gol mendatarnya. Laga puncak digelar di Wanda Stadium, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. 

Berkat kontribusi mereka tersebut, nama Origi dan Salah disebut-sebut masuk nominasi pemain terbaik Final Liga Champions musim ini. Selain itu ada juga nama Alisson Becker yang dianggap pantas masuk nominasi setelah mematahkan beberapa peluang emas Tottenham.

Namun UEFA ternyata memiliki pilihan lain. UEFA menobatkan sosok Virgil van Dijk sebagai pemain terbaik di Final Liga Champions musim ini.

Dalam rilis resmi yang dikeluarkan UEFA, Virgil van Dijk dinilai telah melakukan kontribusi yang besar bagi The Reds sepanjang laga.

Berkat ketangguhannya, gawang Liverpool tetap perawan kendati terus menerus digempur oleh para penyerang Tottenham Hotspur.

“Van Dijk menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dan ia menjadi pemain bertahan terbaik Liverpool. Dia membuat intervensi krusial saat dibutuhkan dan ia bermain dengan kepala dingin sepanjang laga,” ujar Thomas Schaaf yang merupakan UEFA Technical Observers di Final Liga Champions tadi.

Berita video bek Liverpool, Virgil van Dijk, yang punya catatan bisa mengejutkan dan menjadi penentu saat bermain di kompetisi Eropa.

Pelatih Timnas Indonesia Kantongi Kekuatan Yordania

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemey tidak mengkhawatirkan kekuatan Yordania pada laga uji coba di Amman International Stadium, 11 Juni 2019. Dia justru mengaku sudah mengantongi kekuatan lawan. 

Kedua kesebelasan berselisih 62 peringkat dalam ranking FIFA. Timnas Indonesia, yang berada di posisi ke-159 pada ranking FIFA per 4 April 2019, memberanikan diri untuk menantang Yordania yang menempati peringkat ke-97.

Sebelum meladeni Timnas Indonesia, Yordania akan lebih dulu beruji coba dengan negara Eropa, Slovakia, pada 8 Juni. Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, mengaku telah mengantongi kekuatan Yordania. Pasukan Vital Borkelmans itu memang termasuk tim nasional kuat di Asia.

“Yordania akan menghadapi Slovakia pada pada 8 Juni 2019. Tapi, kami juga melihat pertandingan-pertandingan mereka sebelumnya. Dari situ, kami mulai mempersiapkan taktik,” ujar McMenemy kepada wartawan.

“Saat latihan pertama, kami juga sudah bicarakan gaya bermain Yordania, menyerangnya seperti apa,” kata McMenemy.

Timnas Indonesia hanya punya waktu selama lima hari berlatih di Tanah Air sebelum menghadapi Yordania. Pemusatan latihan telah dimulai pada 31 Mei dan berhenti pada 3 Juni sebelum dilanjutkan pada 7 Juni 2019.

“Kami tidak bisa mempersiapkan banyak hal karena waktunya sangat sempit. Tapi, akan kami persiapkan sebaik mungkin,” imbuh pelatih berusia 41 tahun itu.

Sumber: Bola.com

Berikut jadwal laga Timnas Indonesia Senior dan Timnas U-23 dalam Timnas Match Day 2019

Neville: MU Kalah Segalanya dari City

Jakarta – Mantan bintang Manchester United (MU), Phil Neville, melontarkan kritik keras kepada Ole Gunnar Solskjaer. Neville mangatakan, saat ini, Setan Merah kalah segalanya dari Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

“Ketika Anda melihat City, Liverpool dan Tottenham, fondasi mereka benar-benar kuat. Anda bisa mengatakan United kuat dari sisi finansial, tapi di lapangan?” ungkap Neville dalam sesi wawancara dalam program The Offside Rule Exclusives.

Neville yang saat ini memimpin Inggris di Piala Dunia Wanita, mengaku telah memperingatkan mantan rekan setimnya itu, untuk melakukan pembenahan total, terutama agresif di bursa transfer.

Namun, Neville menilai, kegagalan MU sudah dimulai sejak lima musim lalu. “Selama lima tahun terakhir, Anda telah melihat tim yang jauh dari visi dan filosofi tentang apa sebenarnya klub itu,” katanya.

Neville menilai tim Setan Merah seperti kehilangan jatidiri dan hanya bergerak tanpa ada dasar yang kuat.

“Jika Anda melihat tim-tim (City, Liverpool, Spurs), mereka memiliki sistem dan gaya permainan serta metode yang dicoba dan tepercaya, sedangkan United tampaknya bergerak ke kiri dan kanan, lalu dari manajer ke manajer,” jelas Neville.

Ia juga mengatakan, butuh waktu yang lama untuk tim pelatih di Manchester United untuk membangun fondasi tim.

“Anda berharap dengan Ole, Mick Phelan, Michael Carrick dan Nicky Butt di Akademi di MU. Saya pikir itu akan memakan waktu yang lama,” tegasnya.

Berita video statistik caretaker Ole Gunnar Solskjaer kembali memberi hasil positif bagi Manchester United (MU). Dia mempersembahkan kemenangan 3-1 atas Huddersfield Town di Old Trafford, Rabu (26/12/2018).

5 Pemain Ini Jadi Rebutan di Bursa Transfer Musim Panas

Tidak sia-sia Leicester City merogoh kocek hingga 20 juta poundsterling untuk merekrut James Maddison dari Norwich City. Pemain berusia 22 tahun jadi salah satu bintang muda yang bersinar di Premier League 2018/19.

Tampil 36 kali, Maddison mencetak tujuh gol dan memberi tujuh assists. Harganya saat ini, dilihat dari Transfermarkt, masih 30 juta euro. Namun, banderol Maddison bisa meningkat jika ia diminati oleh klub-klub besar Eropa.

Liverpool Juara Liga Champions, Klopp Bikin Rekor

Liputan6.com, Jakarta Liverpool berhasil menjadi juara Liga Champions 2018-2019. The Reds menang 2-0 atas sesama klub Inggris Tottenham Hotspur pada laga final yang digelar di Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol pada Minggu (2/6/2019) dinihari WIB.

Dua gol kemenangan Liverpool dicetak Mohamed Salah lewat penalti di menit kedua dan penyerang Divock Origi pada menit akhir pertandingan. 

Sukses Liverpool jadi juara Liga Champions membuat manajer Jurgen Klopp masuk buku sejarah. Dia menjadi manajer asal Jerman pertama yang memenangi trofi bersama tim Inggris.

Klopp juga merupakan manajer keempat Liverpool yang mampu mempersembahkan trofi Piala/Liga Champions. Klopp mengikuti jejak Bob Paisley, Joe Fagan dan Rafael Benitez.

Sebenarnya Klopp nyaris membuat rekor lebih cepat jika musim lalu Liverpool tidak gagal di partai final. Ketika itu The Reds kalah dari Real Madrid di partai puncak.

Mourinho: Liverpool Main Aman, Final Liga Champions Tak Menarik

Liputan6.com, Liverpool – Mantan Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengkritik laga final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur. Menurut dia, pertandingan itu tak menarik.

Liverpool menang 2-0 atas Tottenham pada final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Dalam laga itu, gol The Reds dilesakkan Mohamed Salah (pen 2′) dan Divock Origi (87′).

Usai unggul cepat lewat gol Salah, Liverpool cenderung main aman dan mengatur tempo. The Reds juga lebih fokus dalam bertahan, ketimbang mencari gol kedua.

“Saya pikir tiga gelandang Liverpool, jika kita melihat gelombang posisi mereka, mereka bermain pada garis lurus di depan empat bek,” kata Mourinho di beIN Sports.

“Anda tidak ingat kapan Jordan Henderson, Gini Wijnaldum, Fabinho, James Milner dekat dengan tiga striker, tidak ada gelandang yang masuk ke kotak penalti. Liverpool menjadi tujuh blok, mereka sangat pragmatis, sangat solid dalam bertahan.”

Zlatan Ibrahimovic Sudah Kebal Hadapi Kritik

Jakarta – Zlatan Ibrahimovic mengaku sudah terbiasa dengan kritik tajam dari publik sepak bola. Komentar itu dilontarkan setelah ia menciptakan gol dan assist saat timnya, LA Galaxy menang 2-0 dari Sporting KC pada Rabu (29/5) di laga lanjutan Major League Soccer.

Seperti diketahui, Ibra mendapat kritik setelah dia dihukum dua pertandingan karena menyerang kiper New York City FC, Sean Johnson pada laga 11 Mei lalu. Hukuman tersebut pun diterimanya setelah dia juga mendapat denda dari MLS karena melakukan diving.

“Kritik akan selalu ada, dan saya menyukainya. Saya menyukainya seperti sedang makan pagi dan kemudian makan siang, seperti itu.”

Akibat perilakunya tersebut, LA Galaxy pun harus kewalahan di MLS Wilayah Barat dan harus tertinggal enam poin dari rival sekota, Los Angeles Football Club (LAFC).

“Kami memiliki performa yang baik di enam laga berturut-turut dan ​kalah empat laga beruntun. Semoga hal itu tidak terjadi lagi karena target kami bukan finis di empat besar, tapi di posisi teratas,” ujar Zlatan Ibrahimovic seperti dilansir dari ​Sky Sports.

“Saya tidak peduli dengan posisi playoff, tapi yang saya peduli di posisi pertama. Itulah alasannya kami ada di sini,” Ibrahimovic mengakhiri.

Berita video Zlatan Ibrahimovic memberikan wejangan untuk bek muda Manchester United, Victor Lindelof.

Istri Cantik dan Anak Bikin Messi Sadar Sepak Bola Bukan Segalanya

Messi mengatakan jiwa kebapakan yang dimilikinya membuat dia semakin dewasa melihat persoalan. Anak-anaknya membuat dia bisa melihat kekalahan dengan cara lain.

“Kekalahan itu menyakitkan tapi saya mencoba sembuhkan itu dengan cara yang lain,” katanya seperti dikutip foxsports Argentina.

“Saat Thiago lahir di 2012, saya mulai paham prioritas hidup mulai berbeda, bukan saja hal akhir pertandingan. Sangat menyakitkan saat kalah tapi saya sampai rumah dan melihat anak serta istri, semuanya hilang.”

Tiga Pemain yang Bakal Dibawa Sarri ke Juventus

Jorginho merupakan kunci dari permainan Sarri, Sarriball. Dia memainkan peran kunci di lini dengah. Dari Jorginho, serangan Chelsea dimulai.

Pastinya Sarri akan meminta Juventus untuk merekrut Jorginho musim depan. Kepergian Sarri dari Chelsea juga akan membuat Jorginho dilepas oleh The Blues.

Jorginho sudah ikut dengan Sarri sejak masih di Napoli. Jorginho takkan kesulitan beradaptasi di Juventus karena sudah lama bermain di Liga Italia.

AC Milan Bersedia Lepas Donnarumma ke MU

Menurut surat kabar Corriere della Sera, Manchester United (MU) telah meminta kepada Mino Raiola, agen Donnarumma, untuk membujuk kliennya pindah ke Old Trafford. Terkait minat MU, AC Milan dikabarkan tidak keberatan melepas Donnarumma.

Namun, AC Milan meminta harga mencapai 60 juta euro atau sekitar Rp 960 miliar. Harga itu masuk akal lantaran Donnaruma masih berusia 20 tahun.

Ia bisa menjadi pengganti jangka panjang David De Gea yang hingga kini belum juga menandatangani kontrak baru dengan MU.

Pelatih Persib Berikan PR Bagi Pemain Selama Libur Lebaran

Liputan6.com, Bandung Mulai hari ini, Sabtu (1/5/2019), rutinitas latihan Persib Bandung diliburkan. Sesuai jadwal yang diumumkan pelatih Persib, Robert Alberts, para pemain akan kembali bergabung dengan klub pada 8 Juni mendatang dan sudah menggelar latihan.

Menurut Robert, libur ini sengaja diberikan untuk memberikan kesempatan para pemain Persib merayakan Lebaran kumpul dengan keluarga.

Kendati libur, bukan berarti para pemain Persib tak menjalankan latihan sama sekali. Pelatih berkebangsaan Belanda itu tetap memberikan program latihan untuk dijalankan seluruh pemainnya selama liburan.

Sehingga, kondisi fisik serta kebugaran para pemainnya tak melorot tajam saat kembali ke klub.

“Ya, kita akan mulai libur dari hari ini dan pada 8 Juni nanti kita kembali ke latihan,” kata Robert, Sabtu (1/6/2019).

Robert mengaku telah memberikan pekerjaan rumah berupa program latihan melalui tayangan video.

“Mereka diberikan video yang harus dilakukan selama libur. Jadi nanti ketika kembali berkumpaul kita akan lihat apakah mereka menjaga tubuhnya atau tidak,” kata pelatih baru Persib itu.

Alasan Kolev Saat Persija Kembali Gagal Menang

Kolev mengatakan Persija memiliki peluang untuk mencetak gol ke gawang Bali United. Namun, peluang tersebut hilang begitu saja.

“Terakhir kita ada empat peluang luar biasa, dua kali Bruno, satu kali Simic, satu kali Novri, dan terakhir satu kesalahan yang dibuat pemain Bali. Dan kita kalah. Dan sekali lagi ini susah dipercaya,” sesal Kolev.

4 Momen Penting Liverpool Menuju Juara Liga Champions 2019

Lolos dengan status runner-up membuat Liverpool harus mendapat lawan berat di babak 16 besar, yakni Bayern Munchen. Kedua tim pun bermain imbang tanpa gol di leg pertama di Anfield.

Penampilan luar biasa diperlihatkan Liverpool di partai leg kedua. Sadio Mane tampil impresif dengan mencetak dua gol untuk membawa The Reds menang 3-1.

Buat Jurgen Klopp kemenangan ini amat berarti, saat menangani Borussia Dortmund ia kerap makan hati dengan Bayern. Berulangkali pemain-pemain terbaiknya dibajak, saat klub diasuhnya sukses mengoyang dominasi Bavarian.

Undian babak perempat final cukup berpihak pada Liverpool karena mendapat lawan yang pernah mereka singkirkan musim lalu, Porto.

Benar saja, Liverpool tak mendapat rintangan berarti di fase delapan besar ini. Pasukan Klopp berhak melaju ke semifinal berkat kemenangan agregat 6-1.

Gattuso Ungkap Kisah Lain di Balik Keputusannya Mundur dari AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Mantan pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengungkapkan kembali soal pengunduran dirinya. Gattuso mengatakan bahwa dirinya sebenarnya memutuskan untuk meninggalkan AC Milan sebelum pertandingan melawan Sampdoria.

Seperti diketahui Gattuso berpisah dari AC Milan dengan persetujuan bersama. Ia melepaskan 90 persen dari gaji yang harus dia bayar untuk memastikan stafnya dibayar hingga akhir kontrak mereka.

“Itu adalah perjalanan yang luar biasa di Milan, baik sebagai pemain dan pelatih, jadi saya berutang banyak kepada klub ini. Saya membuat keputusan ini karena itu benar bahwa kami mengambil jalan yang terpisah pada saat itu. Mereka memberi saya kesempatan untuk melatih para pemain hebat ini selama 18 bulan, ”kata Gattuso kepada Sport Mediaset.

“Kelompok ini memberikan semua yang dimilikinya. Mungkin saya mengecewakan mereka, seperti pada saat kita harus mematikan kompetisi untuk empat besar, kita tidak dapat melakukannya. Ketika hasil tidak tiba, tanggung jawab selalu menjadi tanggung jawab pelatih.”

“Bagaimanapun, saya sudah memutuskan untuk meninggalkan AC Milan, apakah kami lolos ke Liga Champions atau tidak. Saya sudah membuat keputusan sebelum pertandingan Sampdoria,” ujarnya.

Hazard Bakal Pakai Nomor 7 di Real Madrid

Jakarta – Eden Hazard selangkah lagi akan pindah ke Real Madrid. Konon Hazard akan langsung dipercaya memakai nomor punggung 7 di Santiago Bernabeu. Hazard mewarisi nomor yang pernah dipakai Cristiano Ronaldo.

Meskipun akan menjadi rekrutan besar pertama Zinedine Zidane pada musim panas, Hazard tak bakal bisa memakai nomor punggung 10 yang disukainya. El Real tak akan membiarkan Hazard mengambil nomor itu dari Luka Modric. Apalagi Modric merupakan peraih Ballon d’Or pada tahun lalu. 

Opsi kedua bagi Hazard memakai nomor 7. Nomor tersebut saat ini dipakai striker Mariano Diaz, yang kemungkinan tak akan keberatan menyerahkannya kepada Hazard. 

Namun, langkah yang perlu diambil Real Madrid sekarang yaitu merampungkan transfer Eden Hazard dari Chelsea. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berharap kontrak selesai diteken pada Senin (3/6/2019), kemudian sang pemain diperkenalkan ke publik pada pekan berikutnya. 

Kepergian Hazard ke Real Madrid tinggal menghitung waktu. Isyarat meninggalkan Stamford Bridge sudah dilontarkan pemain Belgia itu setelah mengantar Chelsea menjuarai Liga Europa, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB. Saat ditanya tentang masa depannya di Chelsea, dia menjawab singkat. “Saya rasa ini perpiasahan,” ujar dia.

Berita video Eden Hazard dikabarkan akan hengkang dari Chelsea, tim yang baru saja lolos ke final Liga Europa 2018-2019. Rekan setimnya berharap hal itu tidak akan terjadi.

Simon McMenemy Minta Pengorbanan Para Pemain Timnas Indonesia saat Lebaran

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia mengakhiri pemusatan latihan (training centre) hari pertama di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat (31/5/2019) malam WIB, untuk menghadapi dua laga uji coba internasional. Pelatih Simon McMenemy meminta para pemain berkorban di bulan Ramadan.

Ya, TC Timnas Indonesia digeber berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriyah yang jatuh pada 5-6 Juni 2019. Persiapan Evan Dimas dan kawan-kawan akan berakhir pada 3 Juni. Tiga hari berikutnya atau pada lebaran hari kedua, para pemain diharuskan kembali berkumpul untuk berlatih sekali lagi pada 7 Juni.

Sehari berselang, Timnas Indonesia akan bertolak ke Amman untuk menantang Yordania pada 11 Juni 2019 dalam uji coba bertajuk FIFA Matchday.

“Berat memang kami mempersiapkan tim untuk melawan Yordania pada bulan ramadan ini. Saya harus melepas pemain ketika Lebaran dan mereka akan kembali dan akan ke Yordania,” ujar McMenemy kepada wartawan.

Setelah menghadapi Yordania, Timnas Indonesia telah ditunggu uji coba kedua melawan Vanuatu pada 15 Juni 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. Menurut PSSI, pertandingan latih tanding itu bertajuk FIFA A Match karena tidak termasuk ke dalam kalender FIFA pada 3-11 Juni 2019.

Liverpool Juara Liga Champions usai Tekuk Tottenham 2-0

Tottenham Hotspur: Lloris, Trippier, Alderweireld, Vertonghen, Rose, Winks, Sissoko, Eriksen, Dele, Son, Kane

Cadangan: Gazzaniga, Vorm, Sanchez, Foyth, Davies, Aurier, Dier, Walker-Peters, Wanyama, Lucas, Lamela Llorente

Pelatih: Mauricio Pochettino

Liverpool: Alisson, Alexander-Arnold, Van Dijk, Matip, Robertson, Fabinho, Henderson, Wijnaldum, Salah, Mane, Firmino

Cadangan: Mignolet, Kelleher, Lovren, Gomez, Moreno, Milner, Lallana, Oxlade-Chamberlain, Shaqiri, Origi, Brewster, Sturridge

Pelatih: Jurgen Klopp

2 Fakta Menarik Mohamed Salah Usai Cetak Gol Pembuka Kemenangan Liverpool di Final Liga Champions 2019

Selain Salah, kondisi Liverpool malam ini membuat mereka mencatat beberapa hal istimewa. Satu di antaranya adalah kali pertama dalam sejarah Liverpool, mereka menggunakan starting XI yang sama persis dalam 53 pertandingan sepanjang musim ini di seluruh kompetisi.

Pada laga kontra Tottenham Hotspur, Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memilih Allison sebagai kiper, lalu kuartet bek diisi Virgil van Dijk, Joël Matip, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold.

Selain itu, area tengah menjadi tanggung jawab Fabinho, Georginio Wijnaldum dan Jordan Henderson. Sementara itu, tridente penggempur menjadi tugas Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Hal lain yang menarik adalah, kali ini Jurgen Klopp menikmati final ke-3 di pentas Liga Champions sebagai manajer. Artinya, hanya ada satu pelatih yang merasakan tiga kekalahan di final Liga Champions, yakni Marcello Lippi bersama Juventus pada 1997, 1998 dan 2003.

Sumber: BBC, Opta

Bawa Liverpool Juara Liga Champions, Jurgen Klopp Sukses Hentikan Kutukan Final

Madrid – Jurgen Klopp bisa dipastikan merupakan sosok yang paling berbahagia dengan sukses Liverpool menjuarai Liga Champions 2019. Sebab, dengan begitu pria Jerman ini sukses mengakhiri kutukan terhadap dirinya yang selalu kalah di final sejak tahun 2014.

Gol kemenangan Liverpool atas Tottenham Hotspur di Wanda Stadium, Madrid, Minggu (2/6/2019) dicetak Mohamed Salah lewat titik penalti pada menit kedua serta Divock Origi pada menit ke-87.

Total sepanjang karier kepelatihannya, ia tujuh kali meloloskan klubnya ke final, dan hanya sekali sukses merengkuh trofi, yakni di Piala Jerman 2012. Sisanya ia selalu gagal.

Yang paling menyakitkan tentu di ajang Liga Champions, dua kali pelatih asal Jerman ini tertunduk lesu.

Pada 2013 saat membesut Borussia Dortmund, Klopp harus mengakui keunggulan Bayern Munchen dengan skor 2-0. Musim lalu di Liverpool digasak Real Madrid 1-3.

Jurgen Klopp dua kali merana bersama Liverpool di pentas Eropa. Musim 2016, The Reds kalah 1-3 melawan Sevilla.

Sebelum laga final Liga Champions musim ini, pelatih beken Jose Mourinho sempat berujar bahwa laga kontra Spurs jadi sebuah beban bagi Klopp.

“Saya berharap Jurgen bisa sukses tahun ini. Sekali kalah di final, selajutnya kali kedua gagal rasanya amat tidak enak, apalagi jika tiga kali tim asuhannya harus menderita kegagalan. Kondisi itu akan sangat memukul Jurgen, apalagi yang ia lakukan luar biasa,” ujar Mourinho di Bein Sport.

Sebelum laga puncak, Jurgen Klopp blak-blakan bicara soal kegagalannya berulangkali di sebuah laga final.

“Saya manusia normal, jadi jika aku duduk di ruangan dan berpikir ini semua tentang saya yang gagal, benar memang saya jadi penyebabnya. Jika saya melihat diri saya sebagai pecundang atau apa pun, maka kami (Liverpool) semua akan memiliki masalah, tetapi saya tidak melihatnya seperti ini.

“Saya pikir mungkin ada saat-saat yang beruntung dan tidak beruntung dan di beberapa final saya adalah bagian dari kita tidak pernah berada di pihak yang beruntung, itu benar, tetapi saya tidak dapat mengubahnya.”

Akhir pekan ini Jurgen Klopp berhasil merubah keberuntungannya. Liverpool jadi juara Liga Champions. Persembahan Klopp jadi yang ke-6 setelah musim 1976–1977, 1977–1978, 1980–1981, 1983–1984, 2004–2005. Yang spesial ini jadi gelar pertama bagi sang mentor sejak mendarat tiga musim lalu di Anfield.

Sumber: Metro.co.uk

PSSI Akan Melapor ke FIFA Terkait Rencana Pemakaian VAR di Shopee Liga 1

PSSI, kata Tisha, berkejaran dengan waktu untuk mengimplementasikan VAR di Liga 1 2019. Namun, permasalahan lahir. Contohnya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum memadai. Perangkat pertandingan, kata Tisha, masih perlu banyak belajar untuk menggunakan metode canggih tersebut.

“Seperti jumlah minimal wasit yang memegang lisensi untuk mengoperasikan VAR dan lain-lain. Ada dua kajian yang harus kami selesaikan dalam waktu singkat. Nanti pada 5 Juni pada kongres tahunan FIFA, kami akan nyatakan bahwa Indonesia intens dalam penggunaan VAR dan arahan dari FIFA sampai 2020,” tutur Tisha.

“Bukan cuma biaya, tapi kompetensi. Kami mempersiapkan anggaran, infrastruktur, dan SDM. Kami menunggu proposal ke FIFA kapan secepatnya VAR dapat diprioritaskan. Mudah-mudahan bisa cetap implementasinya terkait SDM,” imbuhnya.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Berita video penjelasan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, soal langkah dalam pembinaan pemain yang nantinya berujung target Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030.

Adaptasi Pemain Baru di Timnas Indonesia Berjalan Mulus

Jakarta – Timnas Indonesia telah berkumpul sejak Jumat (31/5/2019) dan berlatih di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Rencananya pemusatan latihan akan digelar sampai 3 Juni 2019. Dari 25 nama yang ada, enam di antaranya merupakan pemain yang baru pertama kali dipanggil Simon McMenemy.

Keenam personil tersebut adalah Awan Setho Raharjo, Achmad Jufriyanto, Rizky Rizaldi Pora, Ramdani Lestaluhu, Irfan Bachdim, dan Alberto Goncalves. Keenamnya tidak dibawa Simon McMenemy ketika Timnas Indonesia beruji tanding melawan Myanmar pada 25 Maret 2019.

Dengan kehadiran beberapa pemain yang baru pertama kali dipanggilnya, latihan pertama Timnas Indonesia difokuskan McMenemy untuk memperkenalkan style permainan.

“Latihan pertama perkenalan cara bermain. Sama seperti yang kami mainkan saat kontra Myanmar,” ujar McMenemy kepada wartawan.

“Kali ini juga ada beberapa muka baru. Jadi kami perkenalkan lagi. Begini lho cara bermain kami. Lalu juga ada pembukaan cara bermain untuk melawan Yordania,” kata arsitek timnas Indonesia itu.

Teco Ingin Pemain Bali United Jaga Kondisi Saat Liburan

Gianyar – Stefano Cugurra Teco ingin para pemain Bali United tetap menjaga kondisi saat libur lebaran. Apalagi jadwal padat menanti Bali United usai jeda ini.

Bali United menang 1-0 atas Persija Jakarta dalam laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (31/5/2019). Kemenangan itu membawa Serdadu Tridatu kini berada di peringkat kedua dalam klasemen sementara Liga 1 2019 dengan sembilan poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani.

Tiga kali menang saat Ramadan membuat para pemain Bali United bisa libur dengan tenang dalam momen Idulfitri 2019. Namun, pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, mengingatkan agar para pemainnya tetap menjaga kondisi dengan program latihan yang akan dibuat untuk setiap pemain.

“Nanti pelatih fisik akan memberikan program latihan. Jadi saat mereka kembali pada 8 Juni, harus dalam kondisi yang bugar dan siap karena kami memiliki jadwal yang padat,” ujar Teco seperti dilansir dari situs resmi klub.

Setelah adanya pergeseran jadwal pekan keempat Liga 1 2019 dari 14-16 Juni ke 27-28 Agustus 2019, Bali United akan menjamu PSIS Semarang pada 21 Juni dan bertandang ke markas Perseru Badak Lampung FC pada 28 Juni.

Sumber: Bola.com

Berita video highlights Liga 1 2019, Bali United vs Persija Jakarta 1-0, Sabtu (31/5/2019) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Ikuti Exclusive Live Streaming Final Liga Champions Tottenham vs Liverpool di Vidio

Tottenham Hotspur (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Danny Rose; Christian Eriksen, Victor Wanyama, Delle Ali; Lucas Moura; Son Heung Min, Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Trent Alexander-Arnold, Virgil Van Dijk, Joel Matip, Andy Robertson; Giorginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane

Pelatih: Jurgen Klopp

Juara Liga Champions, Tottenham Hotspur Bakal Samai Capaian MU dan Liverpool

Liputan6.com, Madrid – Tottenham Hotspur menjadi tim Inggris kedelapan yang menembus final Liga Champions. Mereka kini berusaha mengikuti jejak empat kompatriot yang berjaya pada penampilan perdana di laga puncak.

Nama yang dimaksud adalah Manchester United (MU), Liverpool, Nottingham Forest, dan Aston Villa.

MU merupakan tim Inggris pertama yang mencapai final Liga Champions, tepatnya pada 1968. Ketika kompetisi masih bernama Piala Champions, mereka langsung merebut gelar dengan mengalahkan Benfica 4-1. Liverpool (1977), Nottingham Forest (1979), dan Aston Villa (1982) kemudian mengikuti jejak The Red Devils.

Sementara ada tiga tim Inggris yang gagal berjaya yakni Leeds United (1975), Arsenal (20060, dan Chelsea (2008).

Tottenham Hotspur patut khawatir melihat catatan tersebut. Pasalnya, dua tetangga mereka dari London masuk kelompok yang terpuruk.

Chelsea baru memenangkan Si Telinga Besar pada penampilan kedua di final tahun 2012. Sementara Leeds United dan Arsenal belum pernah mencapai partai puncak Liga Champions lagi.

Tonton Live Streaming Final Liga Champions Tottenham vs Liverpool Exclusive di Vidio

Tottenham Hotspur (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Danny Rose; Christian Eriksen, Victor Wanyama, Delle Ali; Lucas Moura; Son Heung Min, Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Trent Alexander-Arnold, Virgil Van Dijk, Joel Matip, Andy Robertson; Giorginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane

Pelatih: Jurgen Klopp

Final Liga Champions: Kejutan dari Tottenham atau Gelar Keenam Liverpool?

Liputan6.com, Jakarta Sorot mata pecinta sepak bola bakal tertuju ke Wanda Metropolitano Stadium, tempat digelarnya final Liga Champions antara Tottenham vs Liverpool, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Pecinta sepak bola sebelumnya sudah dibuat takjub dengan usaha kedua tim tembus ke final Liga Champions.

Aksi heroik diperlihatkan Liverpool dengan membalas empat gol langsung saat melawan Barcelona. Padahal saat kalah 0-3 dari Barcelona di Camp Nou, banyak yang tidak yakin The Reds bisa come back. 

Sama halnya dengan Tottenham Hotspur. Perjuangan The Lily White hingga menembus final Liga Champions bukan sesuatu yang mudah. Sebelum menjungkalkan Ajax Amsterdam secara dramatis di semifinal, Tottenham sudah terlebih dahulu menjungkalkan favorit juara Manchester City, juga dengan cara yang dramatis.

Kini, publik akan bertanya-tanya apakah bakal ada lagi kejuatan di final Liga Champions? Jangan sampai final ini menjadi antiklimaks, sedangkan klimaksnya terjadi di semifinal.

Kejutan yang dimaksud di sini yaitu kemungkinan Tottenham menjadi juara. Ini tentu menjadi sejarah bagi klub bermakas di London ini kalau bisa merealisasikan itu dengan mengalahkan Liverpool di final Liga Champions.

Sudah 100 tahun lebih tak pernah tembus final Liga Champions dan kini menjadi juara, ini tentu menjadi kejutan yang boleh jadi juga antiklimaks. Bagaimanapun, tak bisa menutup mata, Liverpool lebih dijagokan di laga nanti.

Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino ogah pesimistis menghadapi laga ini. Meski dia tahu timnya underdog.

“Pikiran Anda sangat kuat dan Anda lah yang menentukan batasannya,” kata Pochettino seperti dikutip Mirror.

“Pemain sudah tahu betapa pentingnya pikiran. Jadi sebelum mempersiapkan segalanya, siapkan dulu pikiran Anda agar siap. Fokus. Emosi harus terjaga dengan baik,” ujarnya.

Di Liga Inggris, Tottenham sangat inferior dibandingkan Liverpool. Hingga akhir musim, Tottenham terpaut 26 poin dari Liverpool di klasemen akhir Liga Inggris. Mungkinkah ada kejutan?

Berita video pengamanan super ketat akan dilakukan pihak kepolisian untuk Kota Madrid, Spanyol, yang berpeluang bisa menakutkan saat Final Liga Champions 2018-2019, Liverpool vs Tottenham Hotspur.

Jurgen Klopp Bicara Kutukannya di Laga Final

Liputan6.com, Madrid – Liverpool lolos ke final Liga Champions musim ini dan mesti berhadapan dengan Tottenham Hotspur pada Minggu (2/6/2019) dini hari WIB di Wanda Metropolitano, Madrid.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mempunyai rekor yang kurang bagus di partai puncak. Tapi, pelatih berpaspor Jerman ini ingin mengakhiri catatan buruknya di pertandingan final.

Sejak meraih gelar ganda domestik bersama Borussia Dortmund pada 2012, Jurgen Klopp mampu menembus final Liga Champions, Liga Eropa, Piala Liga, dan dua DFB-Pokal.

Namun, dalam enam final terakhir itu, manajer Liverpool itu selalu berakhir dengan kekalahan. Musim lalu, The Reds takluk 1-3 dari Real Madrid di final Liga Champions.

“Jika saya adalah alasan kekalahan dalam 6 final beruntun, maka semua orang harusnya khawatir. Jika tidak, ya kami punya kesempatan. Tahun lalu, 3 gol ajaib terjadi, selain itu, pertandingan berjalan baik,” jelas Jurgen Klopp, seperti dilansir situs resmi klub.

“Kami belajar dari semua situasi yang telah kami lewati. Kami adalah tim yang berbeda daripada tim tahun lalu. Kami menggunakan final ini sebagai langkah awal kami melangkah lebih jauh,” paparnya.

Rekor Buruk Tottenham dan Liverpool Ketika Dipimpin Skomina

Tottenham Hotspur Bersama Skomina

20-03-14: Benfica 2-2 Tottenham (Liga Europa)

20-10-10: Inter Milan 4-3 Tottenham (Liga Champions)

06-12-07: Anderlecht 1-1 Tottenham (Liga Europa)

Liverpool Bersama Skomina

11-12-18: Liverpool 1-0 (Liga Champions)

02-05-18: Roma 4-2 Liverpool (Liga Champions)

28-04-16: Villarreal 1-0 Liverpool (Liga Europa)

26-02-15: Besiktas 5-4 Liverpool (adu penalti) (Liga Europa)

09-12-09: Liverpool 1-2 Fiorentina (Liga Champions)

Tonton Exclusive Live Streaming Final Liga Champions Tottenham vs Liverpool di Vidio

Tottenham Hotspur (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Danny Rose; Christian Eriksen, Victor Wanyama, Delle Ali; Lucas Moura; Son Heung Min, Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Trent Alexander-Arnold, Virgil Van Dijk, Joel Matip, Andy Robertson; Giorginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane

Pelatih: Jurgen Klopp

Dua Pemain Timnas Futsal Jajal Sepatu Futuristik

Liputan6.com, Jakarta Dua pemain Timnas Futsal Indonesia, Randy Satria dan Tely Sandria mendapatkan kesempatan untuk menjajal sebuah produk anyar dari Specs pada 23 Mei lalu. Produsen sepatu asal Indonesia ini merilis sepatu futsal Special Edition Series yang terdiri dari tiga artikel.

Desain sepatu futsal yang futuristik serta warna elegan yang digabung dengan bahan dan performa apik pada sepatu dapat membuat pemain lebih percaya diri untuk tampil di lapangan. 

Silverpack adalah series terbaru dari Specs Indonesia yang merupakan produk eksklusif dimana hanya tersedia di toko Fisik Football dan Fisik Sport. Series Silverpack sendiri terdiri atas tiga artikel yaitu Swervo Dynamite IN, Accelerator Elevation 19 IN dan Stardust 19 IN.

“Warnanya keren dan elegan sol yang tebal cocok dengan gaya permainan saya. Dari dulu saya memang memakai sepatu Specs. Sepatu futsal ini nyaman sekali untuk dipakai,” kata Randy Satria.

“Kombinasi silver dan goldnya keren banget. Kayaknya semua mata akan tertuju ke sepatu saya, setiap kali tampil di lapangan. Sangat nyaman, karena solnya tidak keras,” ujar Tely Sarendra menimpali.

Seluruh Pemain Tottenham Berjasa Hingga Tembus Final Liga Champions

Liputan6.com, London – Jan Vertonghen masih tidak percaya bisa membawa Tottenham Hotspur melangkah ke final Liga Champions. Di babak ini, Spurs akan menghadapi tim sesama Inggris, Liverpool di Wanda Metropolitano, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Tottenham Hotspur melangkah ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Ajax Amsterdam di babak semifinal. Selain itu, Spurs juga menyingkirkan kandidat juara Liga Inggris musim ini, Manchester City.

“Saya pikir setiap pemain telah terbiasa di Liga Champions dan memainkan perannya. Ini adalah musim yang paling gila yang pernah ada dan berada di final saat ini begitu luar biasa,” ucapnya, dikutip dari Fox Sports.

Bek berusia 32 tahun itu tak mau membuang kesempatan tampil di final Liga Champions. Vertonghen ingin menggila kala menghadapi Liverpool.

“Kami semua memainkan peran kami dan mudah-mudahan kami bisa memegang trofi di akhir pertandingan. Sesuatu yang gila akan terjadi (di final Liga Champions),” kata Vertonghen.

Final Liga Champions: Benitez Kirim Petuah untuk Liverpool

Liputan6.com, Madrid – Liverpool akan meladeni Tottenham Hotspur dalam final Liga Champions, Minggu (2/5/2019) dinihari WIB di Stadion Wanda Metropolitano. Manajer Liverpool, Rafael Benitez ikut berkomentar terkait laga tersebut.

Seperti dilansir Liverpool Echo, Benitez yakin Liverpool akan menang. Namun Benitez memperingatkan Spurs bukan tim yang mudah dikalahkan.

“Saya pikir, ini akan sulit karena Tottenham tim yang bagus. Orang bilang Liverpool favorit. Bagi saya itu benar, tetapi tetap saja Anda membicarakan tim yang bagus,” ujar Benitez.

Liverpool dan Tottenham hanya berharap kepada final Liga Champions untuk meraih trofi di musim ini. Di kompetisi domestik, kedua tim Liga Inggris ini kalah bersaing dengan Manchester City yang meraih treble winners.

Liverpool finis di peringkat kedua, sementara Tottenham berada di peringkat keempat. Meraih trofi Liga Champions pun bakal menjadi akhir yang manis bagi keduanya.

Benitez mengatakan, Tottenham punya banyak pemain berkualitas. Ia pun meminta Liverpool untuk waspada menghadapi serangan Harry Kane dan kawan-kawan.

“Tottenham punya banyak pemain bagus, seimbang di belakang dan di tengah mereka bisa berduel fisik dengan pemain Liverpool,” ujar Benitez yang membawa Liverpool juara Liga Champions 2004/05.

Juara Liga Champions, Tottenham Hotspur Bakal Masuk Kelompok Elite Klub Eropa

Juventus

Piala/Liga Champions: 1985, 1996

Piala UEFA/Liga Europa: 1977, 1990, 1993

Piala Winners: 1984

Ajax Amsterdam

Piala/Liga Champions: 1971, 1972, 1973, 1995

Piala UEFA/Liga Europa: 1992

Piala Winners: 1987

Bayern Munchen

Piala/Liga Champions: 1974, 1975, 1976, 2001, 2013

Piala UEFA/Liga Europa: 1996

Piala Winners: 1967

Chelsea

Piala/Liga Champions: 2012

Piala UEFA/Liga Europa: 2013, 2019

Piala Winners: 1971, 1998

Manchester United

Piala/Liga Champions: 1968, 1999, 2008

Piala UEFA/Liga Europa: 2017

Piala Winners: 1991

Berita video Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, yang menunjukkan reaksi emosional setelah timnya menang dramatis 3-2 atas Ajax pada semifinal leg kedua Liga Champions 2018-2019.

Persib Diminta Bangkit dan Kembali Menang

Liputan6.com, Bandung – Gelandang Persib Bandung Rene Mihelic mengaku kecewa dengan hasil imbang kontra Semen Padang pada pekan ketiga Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Maung Bandung ditahan 0-0 di Stadion H Agus Salim, Padang, Rabu (29/5/2019) lalu.

Dalam laga itu, Persib banyak membuat peluang dan mendominasi jalannya pertandingan. Namun, skuat racikan Robert Alberts ini kesulitan menembus sektor pertahanan tim Kabau Sirah.

“Saya selalu ingin menang di semua pertandingan. Bahkan, saya juga ingin menang di setiap sesi latihan. Ketika kita imbang di Padang, saya sedikit kesal,” kata Mihelic di Bandung, Jumat (31/5/2019), seperti dikutip dari laman Persib,

“Tetapi, itu pertandingan yang sangat sulit. Selain kualitas rumput lapangan yang kurang memadai, kita juga bermain di bawah curah hujan yang tinggi,” tambah gelandang Persib yang pernah bermain untuk Maribor Slovenia itu.

Lucas Moura, Ancaman Nyata untuk Dua Bek Liverpool

Liputan6.com, Madrid – Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson sama-sama memilih penyerang Tottenham Lucas Moura sebagai pemain yang harus diwaspadai Liverpool dalam final Liga Champions. Sebab, Moura bakal menjadi ancaman terbesar mereka di Wanda Metropolitano pada Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Saat Harry Kane absen karena cedera, Lucas menjadi pahlawan tim asuhan Mauricio Pochettino di semifinal. Ia mencetak hat-trick saat berjumpa Ajax di leg kedua untuk melaju ke final.

Kane berpeluang tampil di final. Namun, Pochettino belum mau memastikan apakah striker Inggris itu akan diturunkan setelah Lucas tampil sangat impresif melawan Ajax.

Alexander-Arnold sudah melihat kemampuan Lucas di Premier League dan Liverpool pernah menghadapinya. Meski terkesan pemain Brasil itu, Alexander-Arnold tidak ingin terlalu fokus pada seorang pemain saja.

“[Lucas] Moura berada di urutan teratas dalam hal pemain terbaik mereka,” kata Alexander-Arnold, pemain Liverpool berusia 20 tahun ini, seperti dilansir Sportskeeda.

Saksikan Exclusive Live Streaming Final Liga Champions Tottenham vs Liverpool di Vidio

Tottenham Hotspur (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Danny Rose; Christian Eriksen, Victor Wanyama, Delle Ali; Lucas Moura; Son Heung Min, Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Trent Alexander-Arnold, Virgil Van Dijk, Joel Matip, Andy Robertson; Giorginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane

Pelatih: Jurgen Klopp

Kualifikasi MotoGP Italia 2019: Marquez Asapi Quartararo, Rossi ke-18

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 45.519s [Lap 7/7] 348km/h (Top Speed)

2. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 1m 45.733s +0.214s [Lap 7/7] 339k

3. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 1m 45.881s +0.362s [Lap 6/7] 347k

4. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 1m 45.959s +0.440s [Lap 6/7] 334k

5. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 1m 46.029s +0.510s [Lap 6/8] 346k

6. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 46.079s +0.560s [Lap 7/7] 348k

7. Maverick Vinales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 46.181s +0.662s [Lap 3/7] 340k

8. Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 1m 46.260s +0.741s [Lap 6/6] 344k

9. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 1m 46.293s +0.774s [Lap 6/6] 349k

10. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1m 46.387s +0.868s [Lap 7/7] 337k

11. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 46.433s +0.914s [Lap 7/7] 340k

12. Michele Pirro ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 1m 46.638s +1.119s [Lap 2/6] 350k

13. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 46.539s +0.261s [2/5] 338k

14. Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) 1m 46.678s +0.400s [7/7] 345k

15. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 46.899s +0.621s [2/6] 340k

16. Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 1m 47.028s +0.750s [3/7] 343k

17. Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 47.135s +0.857s [2/7] 340k

18. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 47.184s +0.906s [3/6] 336k

19. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 47.394s +1.116s [3/6] 340k

20. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 47.519s +1.241s [5/7] 342k

21. Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1m 48.222s +1.944s [7/7] 338k

22. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1m 48.235s +1.957s [2/7] 337k

23. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 48.303s +2.025s [6/6] 340k

Berita video highlights MotoGP 2019 seri Prancis di mana Marc Marquez menjadi juara dan Andrea Dovizioso harus berjuang untuk meraih posisi kedua.

Tottenham Vs Liverpool, Adu Taktik Pochettino Lawan Klopp

Liputan6.com, Madrid – Tottenham Hotspur harus melawan Liverpool di final Liga Champions musim ini. Dalam laga yang digelar di Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB, adu taktik terjadi antara Mauricio Pochettino dengan Jurgen Klopp.

Soal pengalaman di final, Klopp lebih banyak dibanding Pochettino. Namun, bukan berarti Klopp akan dengan mudah mengalahkan pelatih asal Argentina itu.

Liverpool lebih diunggulkan dibanding Tottenham di final nanti. Itu bisa sedikit mengurangi beban Pochettino dan anak-anak asuhannya untuk bermain lepas.

Sesungguhnya kedua pelatih ini menyukai sepak bola menyerang. Tapi, Pochettino sedikit lebih pragmatis, sedangkan Klopp memilih merangsek ke depan dengan cepat.

Pochettino beberapa kali dipaksa menerapkan banyak formasi, skema, dan variasi bermain karena sederet pemain Tottenham yang cedera. Sementara line up Liverpool relaitf lebih mapan sepanjang musim.

Liverpool racikan Klopp terbiasa memakai pola 4-3-3. Pochettino kerap menggunakan 4-2-3-1, tapi beberapa kali memasang formasi 4-3-3.

Raptors vs Warriors: Kevin Durant Masih Absen di Gim Kedua NBA Finals 2019

Liputan6.com, Jakarta – Golden State Warriors dipastikan belum bisa diperkuat small forward Kevin Durant pada gim kedua NBA Finals 2019 kontra Toronto Raptors. Durant belum pulih dari cedera betis yang dialaminya.

“Kevin tidak akan bermain pada hari Minggu (gim kedua). Hampir mustahil dia akan main hari Minggu,” terang pelatih Warriors Steve Kerr seperti diberitakan Yahoo Sports

Durant mengalami cedera betis di semifinal Wilayah Barat saat melawan Houston Rockets. Untungnya Warriors masih bisa melewati adangan Rockets dan juga Portland Trail Blazers di final Wilayah Barat.

Namun tenaga Durant sangat dibutuhkan di NBA Finals. Warriors kalah di gim pertama 109-118. Kini mereka tertinggal 0-1. Gim kedua masih akan bergabung di kandang Raptors.

Durant sebenarnya sudah berangsur membaik kondisinya. Dia bahkan ikut bersama tim Warriors terbang ke Raptors. Kemungkinan Durant baru akan kembali bermain di gim ketiga NBA Finals.

Suporter Tottenham dan Liverpool Pecahkan Rekor Lalu Lintas Udara Jelang Final Liga Champions

Dengan permintaan tinggi, otomatis harga tiket pesawat pun melonjak. Tapi, suporter tak kehilangan akal. Mereka terbang ke negara-negara terdekat Spanyol, kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Madrid.

Akhir pekan ini, diperkirakan transaksi pembelian tiket pesawat mencapai 55 juta pound atau hampir Rp 1 triliun untuk tiket ekonomi London/Liverpool ke Madrid.

Ada yang terbang ke Barcelona dulu, baru kemudian naik bus atau kereta menuju Madrid. Bahkan, ada beberapa kelompok pendukung Liverpool yang terbang ke Marseille dan Bordeux, Prancis. Mereka lalu menempuh jalur darat sampai Madrid. Ada juga yang terbang ke Lisbon, kemudian naik bus menuju Madrid.

Pada laga final, UEFA hanya mengalokasikan 34.000 tiket untuk pendukung kedua tim. Itu berarti ada puluhan ribu yang tidak mengantongi tiket karena diperkirakan ada 100 ribu suporter yang datang ke Madrid.

Polisi Spanyol telah memulai operasi keamanan terbesar yang pernah ada untuk acara olahraga dalam sejarah kota Madrid. Bahkan, pemerintah Madrid meningkatkan skala peringatan terorisme di level lima alias risiko tinggi.

Diperkirakan ada 4.700 petugas polisi, beberapa dari mereka bersenjata. Pihak keamanan juga mengerahkan drone untuk memantau sudut kota yang dipenuhi suporter, termasuk di jalan-jalan sempit kota Madrid.

Final Liga Champions 2018-19 antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool akan digelar pada Minggu (2/6/2019) pukul 02.00 WIB. 

Sumber: Bola.com

Kamp Penyisihan Jr NBA untuk Asia Pasifik Digelar di Jakarta

Jakarta NBA semakin memperhatikan perkembangan bola basket di kawasan Asia Pasifik. Satu di antara pembuktian tersebut adalah pembukaan kamp penyisihan kejuaraan dunia Jr. NBA area Asia Pasifik.

Khusus penyelenggaraan 2019, titik konsentrasi kamp berada di Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta. Selama dua hari, 15-16 Juni 2019, sebanyak 68 peserta dari 10 negara akan mendapatkan pelatihan sekaligus menunjukkan kemampuan. 

Jumlah 68 peserta terdiri atas 34 peserta putra dan 34 partisipan putri. Mereka berasal dari 10 negara di kawasan Asia Pasifik, seperti Australia, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.

Menurut pihak Jr. NBA, fokus kegiatan di lokasi kamp adalah mengembangkan kemampuan teknis dan taktis anak-anak, di samping format pertandingan 5-on-5. Nantinya, akan terpilih 20 anak yang bakal melenggang ke Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019, yang berlangsung 6-11 Agustus, di ESPN Wide World of Sports Complex, Walt Disney World, Orlando, Florida, Amerika Serikat.

Kejuaraan Dunia Jr. NBA terbagi ke dalam tim Amerika Serikat dan Internasional. Nantinya, format pertandingan berupa setengah kompetisi alias round-robin, lalu sistem gugur.

Lebih dari 300 anak-anak laki-laki dan perempuan dari 35 negara berpartisipasi dalam pembukaan Jr. NBA Global Championship pada Agustus 2018. Pada kegiatan sepekan itu, seluruh tim mengikuti berbagai kegiatan di luar lapangan.

3 Andalan Tottenham Hotspur yang Siap Memberi Mimpi Buruk ke Liverpool

Pemain asal Brasil itu sudah menjadi pemain kunci bagi Tottenham dan ia mampu berkembang dalam situasi yang penuh tekanan. Ketika Spurs memasuki pertandingan penyisihan grup ketiga mereka setelah dua kekalahan beruntun, Moura menyamakan kedudukan untuk timnya, golnya terbukti sangat penting karena mereka pada akhirnya mencapai babak sistem gugur.

Melawan Barcelona di Camp Nou, pemain berusia 26 tahun itu kembali mencetak gol untuk memastikan Spurs lolos ke babak sistem gugur. Hattrick-nya pada babak kedua melawan Ajax di leg kedua semifinal berhasil membawa tim asuhan Pochettino ke Madrid.

Moura mendapat peran bebas yang sehingga pemain Brasil itu mempunyai banyak keuntungan. Kecepatannya akan berguna melawan Liverpool, dan energinya akan menjadi faktor terbesar mengingat Liverpool suka membangun serangan dari belakang.

Liga Champions: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Liverpool dan Tottenham

Legenda Liverpool, Danny Murphy memainkan peran penting pada musim treble Liverpool, yang membuat The Reds memenangkan FA Cup, Piala Liga, dan Piala UEFA.

Dia meninggalkan klub pada tahun 2004 dan bergabung dengan Tottenham Hotspur pada Januari 2006 setelah satu setengah tahun di Charlton Athletic. Murphy memainkan total 29 pertandingan untuk Spurs dengan mencetak dua gol.

Sumber: Bola.net

Berita video harga pemain termahal di final Liga Champions 2018-2019 per posisi.

Legenda Liverpool: Firmino Akan Lebih Bugar di Final Jika Tak Main Lawan Barcelona

Jakarta Legenda Liverpool, Steve Nicol, menyebut Jurgen Klopp melakukan kesalahan dengan membawa Roberto Firmino pada leg pertama semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Camp Nou.

Menurut dia, seharusnya Klopp menyimpan Firmino untuk laga final ketimbang memaksakannya bermain pada leg pertama. Pada laga itu, Firmino turun pada menit ke-79 menggantikan Georginio Wijnaldum.

“Cedera Firmino berbeda dengan Harry Kane. Itu adalah cedera yang membutuhkan pemulihan tiga minggu,” katanya kepada ESPN FC.

“Dia akan lebih fit sekarang jika tidak selama 20 menit di Barcelona,” imbuhnya.

Klopp mengonfirmasi pemain berusia 27 tahun ini siap tampil pada laga final setelah kembali berlatih pada pekan lalu.

“Ya, dia siap. Jika Maurico Pochettino mengumumkan susunan pemainnya, cepat beri tahu saya. Jika tidak, saya akan membuat Anda bertanya-tanya,” kata Jurgen Klopp seperti dikutip dari situs resmi klub.

Kanada Bersatu Dukung Raptors di NBA Finals 2019

Liputan6.com, Jakarta Untuk pertama kalinya NBA Finals digelar di luar Amerika Serikat. Hal ini terjadi setelah Toronto Raptors lolos ke partai puncak NBA 2018-2019 sebagai juara Wilayah Timur. Raptors merupakan satu-satunya klub asal Kanada yang mentas di NBA.

Lolosnya Raptors ke NBA Finals untuk pertama kalinya membuat rakyat Kanada bersatu mendukung Raptors. Mereka ingin menjadi saksi ada tim Kanada pertama yang juara NBA. 

Terbukti pada gim pertama NBA Finals 2019, rating TV pertarungan Raptors melawan Warriors mencetak rekor tertinggi di wilayah Kanada.

Gim pertama NBA Finals 2019 menjadi pertandingan NBA yang paling banyak ditonton di Kanada. Total ada 3,5 juta penonton yang menyaksikan melalui layar Sportsnet dan RDS.

Tak hanya tayangan televisi, warga Toronto dan Kanada juga bersatu padu mendukung Raptors. Slogan We The North bertebaran di jalan-jalan kota Toronto.

CN Tower yang merupakan menara kebangaan Kanada tak lupa menampilkan slogan We The North pada malam hari.

3 Pemain Liverpool Ini Bisa Jadi Batu Sandungan Buat Tottenham

Sadio Mane bisa dibilang pemain paling penting bagi Liverpool dalam comeback luar biasa mereka melawan Barcelona. Meskipun pemain internasional Senegal itu gagal mencetak gol, energi dan kecepatannya sangat krusial bagi Liverpool dalam serangan balik.

Mantan bintang RB Leipzig itu juga mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak Premier League bersama Mohamed Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang. Dan tak perlu diragukan lagi kalau Mane akan memainkan peran penting di final Liga Champions kali ini.

Salah juga akan memainkan peran penting. Tapi, pemain internasional Mesir itu melewatkan leg kedua melawan Barcelona karena gegar otak yang menjadikan Mane sebagai titik fokus serangan Liverpool pada akhir pekan ini.

Final Liga Champions Dihantui Tiket Palsu

Liputan6.com, Jakarta Final Liga Champions akan digelar nanti malam atau Sabtu (2/6/2019) dinihari WIB. Dua klub Inggris akan berduel di Stadion Wanda Metropolitano, Liverpool melawan Tottenham Hotspur.

Jelang final, UEFA mengkhawatirkan banyaknya beredar tiket palsu. UEFA memperingatkan fans Liverpool dan Tottenham yang sudah terbang ke Spanyol untuk tidak tergoda dengan tawaran tiket tidak resmi dari calo. 

Para calo biasanya menawarkan harga tiket final Liga Champions dengan harga selangit. Padahal sebenarnya para calo tersebut sering tidak memiliki tiket yang mereka klaim untuk dijual.

Dalam rilis resminya, UEFA menegaskan tidak ada tiket final Liga Champions untuk fans individual yang dijual lewat agensi, atau broker.

“Diyakini bahwa ada sejumlah besar tiket palsu yang beredar dan penangkapan telah dilakukan sebagai tindakan keras terhadap tiket palsu. Pemegang tiket palsu tidak akan bisa masuk ke stadion,” demikian pernyataan resmi UEFA.

Final Liga Champions: Kane Pantang Bohong Demi Lawan Liverpool

“Kane akan bicara dengan manajer soal kondisinya. Saya yakin dia tidak akan bohong demi bermain di final,” kata Redknapp seperti dilansir Evening Standard.

“Lagipula Kane telah berlatih selama beberapa pekan terakhir. Jadi saya yakin dia fit melawan Liverpool,” ujarnya menambahkan.

“Masalahnya sekarang justru ada di Pochettino. Apakah dia mau menurunkan Kane?”

Percaya Mitos, Bintang Tottenham Ajak Mantan Pacar Menonton Final Liga Champions

Untuk membawa Ruby ke Madrid, Spanyol, Alli rela menyewa jet pribadi. “Dia menyewa jet pribadi untuk menerbangkannya bersama teman-teman dan keluarganya dan dia bilang pesonanya membawa keberuntungan,” ucap sumber tersebut.

“Di luar lapangan, dia telah berusaha memenangkan Ruby kembali dan ingin memulai hubungan mereka. Untuk saat ini, pertandingan adalah fokus utamanya dan apa yang benar-benar dia fokuskan untuk menang.”

“Ruby dan Dele bersama-sama hebat dan teman-teman mereka berharap mereka bisa menyelesaikan masalah. Ruby akan selalu mendukung Dele dan bangga dengan seberapa jauh dia dan tim telah datang,” pungkas sumber tersebut.

10 Pemain Terbaik Rekrutan Ferguson untuk MU

Ole Gunnar Solskjaer menjadi pemain berikutnya dalam 10 rekrutan terbaik Ferguson selama di MU. Dia bergabung di Old Trafford pada tahun 1996 dari Molde. Solskjaer memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola bersama MU di tahun 2008.

Selama berkiprah sebagai pemain MU, Solskjaer mendapat julukan ‘Bayi Berwajah Pembunuh’. Julukan itu didapatnya karena dia pernah mencetak empat gol dalam waktu 12 menit. Selain itu, wajah Solskjaer sangat imut seperti “bayi” meski sudah berumur.

Bahkan pada final Liga Champions 1999, Solksjaer yang masuk pada menit ke-90 berhasil mencetak gol dan membuat MU menang 2-1 atas Bayern Muenchen. Sekarang, Solskjaer telah menjadi manajer MU, menggantikan tugas Jose Mourinho.

Iguodala Dipastikan Bisa Main di Gim Kedua NBA Finals 2019

Liputan6.com, Jakarta Golden State Warriors mendapat kabar baik jelang gim kedua NBA Finals melawan tuan rumah Toronto Raptors. Small forward Andre Iguodala dipastikan bisa bermain.

Warriors sempat harap-harap cemas setelah Iguodala mengalami cedera kaki. Dia terlihat terpincang-pincang di akhir laga gim pertama NBA Finals 2019, Jumat (31/5/2019) pagi WIB. 

Untungnya setelah dilakukan pemeriksaan MRI, diketahui tak ada masalah berarti pada Iguodala. Dia diharapkan bisa bermain di gim kedua. Demikian diberitakan Sportsmole.

Tenaga Iguodala sangat dibutuhkan Warriors. Pasalnya Kevin Durant masih belum pasti bisa bermain di gim kedua NBA Finals.

Durant cedera betis sejak semifinal Wilayah Barat NBA melawan Houston Rockets. Meski sudah berangsur membaik, Warriors belum tentu akan memainkan Durant di gim kedua.

Harry Kane: Ini Saatnya Tottenham Juara Liga Champions

Jakarta Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, berusaha mengobarkan semangat tim menghadapi final Liga Champions kontra Liverpool, di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Ia merasa ini saat yang tepat bagi The Lulywhites untuk menjuarai kompetisi tersebut.

Spurs sudah membukukan sejarah ketika menembus final Liga Champions. Itu kali pertama The Lilywhites menapak partai puncak kompetisi antarklub elite Eropa tersebut. Kane ingin Tottenham melengkapinya dengan memboyong pulang trofi ke London Utara, sekaligus mengukir sejarah baru lagi bagi klub London Utara itu.  

Harry Kane belum dipastikan bakal menjadi starter pada pertandingan tersebut karena baru pulih dari cedera engkel yang dialaminya pada perempat final kontra Manchester City. Tapi, dia setidaknya bisa ikut memotivasi dari bangku cadangan jika tak diturunkan. 

“Melihat bagaimana tim ini bisa mencapainya (final Liga Champions) dalam waktu singkat rasanya menakjubkan. Impiannya adalah tentang mengangkat trofi dan bagi klub ini berada di sini benar-benar menjadi momen bersejarah. Satu-satunya cara untuk menuliskan nama Anda di sejarah dengan cara memenanginya,” kata Kane, seperti dilansir Standard, Jumat (31/5/2019).  

“Tottenham tak terlibat di kompetisi ini secara rutin. Ini hal yang terjadi baru-baru saja dan saya cukup beruntung terlibat dalam tiga tahun terakhir,” imbuh Harry Kane. 

Kepentingan Timnas, PT LIB Geser Jadwal Pekan 4 Shopee Liga 1 2019 ke Agustus

Jakarta – Operator Shopee Liga 1 2019, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), menggeser jadwal pekan empat kompetisi. Dalam surat bagi manajemen klub Liga 1 2019, putaran tersebut kini berlangsung 27-28 Agustus 2019.

Jadwal pekan keempat Shopee Liga 1 2019 sempat sedikit berubah dari rancangan awal menyusul ditempatkannya laga tunda pekan kedua antara Persib Bandung kontra Tira Persikabo yang jatuh pada 18 Juni 2019. PT LIB kemudian sedikit mengubah jadwal dan menempatkan laga pekan keempat Liga 1 2019 menjadi 14-16 Juni 2019.

Namun, atas permintaan PSSI yang meminta adanya perubahan jadwal Liga 1 2019 terkait akan adanya pelaksanaan pertandingan internasional yang dijalani Timnas Indonesia pada 15 Juni 2019, PT LIB kemudian kembali memutuskan untuk menggeser jadwal laga pekan keempat.

“Sehubungan surat PSSI nomor 1781/UDN/382/V-2019 perihal [PENTING] Instruksi terkait Pelaksanaan Pertandingan pada Jadwal Pertandingan ‘A’ Match tertanggal 29 Mei 2019, bersama ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan kewajiban untuk menjalankan instruksi tersebut yaitu melakukan penyesuaian jadwal pertandingan Shopee Liga 1 2019 di week 4 yang sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 14 – 16 Juni 2019 diubah menjadi tanggal 27 – 28 Agustus 2019,” bunyi surat PT LIB kepada manajemen klub.

“Adapun jadwal perubahan week 4 akan disampaikan oleh LIB selambat-lambatnya pada tanggal 30 Juni 2019,” lanjut pernyataan yang ditandatangani oleh Direktur PT LIB, Dirk Soplanit.

Dengan perubahan jadwal tersebut, pekan keempat Shopee Liga 1 akan digelar antara pekan ke-16 dan 17 Liga 1 2019 yang digelar pada pertengahan Agustus hingga awal September 2019.

Sumber: Bola.com

Berita video penjelasan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, soal langkah dalam pembinaan pemain yang nantinya berujung target Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030.

Ani Yudhoyono yang Mencintai Sepak Bola dan Kenangan Bersama Cristiano Ronaldo

Liputan6.com, Jakarta – Ani Yudhoyono telah berpulang. Dia meninggal dunia setelah melawan penyakit kanker darat di National University Hospital, Singapura, Sabtu (1/6/2019) siang.

Semasa hidupnya, Ani Yudhoyono sangat mencintai olahraga. Istri Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu senang bermain tenis meja.

Tak hanya itu, wanita kelahiran Yogyakarta itu merupakan pendiri Sekolah Sepak Bola (SSB) Cikeas Junior. SSB itu milik keluarga SBY pada tahun 2010. Dalam SSB tersebut, Ani Yudhoyono juga memperlihatkan dedikasi tinggi terhadap pembinaan sepak bola usia muda.

Bersama Ani Yudhoyono, SSB Cikeas menorehkan prestasi di sejumlah turnamen usia muda, di antaranya juara Serumpun Cup U-18 2014 dan runner up Liga Junior Zona 1 Jabodetabek tahun 2014.

Tak hanya itu, Ani Yudhoyono ingin cucunya, Airlangga Satriadhi Yudhoyono menjadi pemain sepak bola. Airlangga merupakan anak pertama dari pasangan Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Ruby Aliya Rajasa.

Harapan Ani Yudhoyono itu diabadikannya dalam Instagram pribadi. Ketika itu, dia sedang berlari kecil dengan Airlangga.

“Kelak akan memperkuat Klub Sepak Bola Cikeas Junior,” kicau Ani Yudhoyono di Instagram miliknya, dua tahun lalu. 

Bos Liverpool Puas dengan Kinerja Klopp

Jakarta Pemilik Liverpool, John Henry, menilai keputusannya menunjuk Jurgen Klopp adalah keputusan terbaik yang pernah ia buat. Ia juga percaya bahwa Klopp akan mempersembahkan gelar Liga Champions keenam untuk The Reds.

“Tidak ada hanya Liverpool yang membuat keputusan dengan menunjuk Klopp sebagai manajer, tetapi Klopp juga membuat keputusan yang tepat untuk menerima pinangan Liverpool,” ujar Henry.

“Liverpool dan Klopp adalah pasangan yang tepat. Ia sangat menjiwai menjadi manajer Liverpool, gairah yang ia tunjukkan membuktikan hal tersebut.”

“Semangat Klopp membuat para pemain yang ada ikut termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk klub.”

“Saya harap Klopp bisa melengkapi catatannya, sehingga bisa masuk dalam sejarah emas Liverpool,” ungkap Henry.

Liverpool akan menjalani laga final Liga Champions menghadapi Tottenham Hotspur. Laga tersebut akan berlangsung di Wanda Metropolitano, Madrid.

Final Liga Champions 2018/19 akan mempertemukan Tottenham melawan Liverpool. Duel antar sesama klub Inggris ini akan menentukan siapa yang bakal jadi terbaik di Eropa saat ini.

Top 10 Berita Bola: Kegagalan Arsenal Bawa Dampak Buruk pada Pemain

2. Jelang Final Liga Champions, Liverpool Dapat Kabar Gembira soal Sadio Mane

Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam final Liga Champions, Minggu (2/6/2019) dinihari WIB di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid. Jelang pertandingan itu, Striker Liverpool, Sadio Mane mengumbar janji kesetiaan.

Kesuksean menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions menjadi salah satu penyebab keputusannya itu.

“Semifinal melawan Barcelona adalah ha lterbaik bagi saya di Anfield. Namun Anda tetpa dihubungkan dengan Real Madrid. Setelah malam luar biasa itu” kata Mane seperti dilansir Liverpool Echo. Baca selengkapnya di sini.

3. Jadwal Final Liga Champions Tottenham vs Livepool, Siaran Langsung Televisi

Laga yang dinantikan itu segera tiba. Duel final Liga Champions antara Tottenham Hotspur melawan tim sesama Inggris, Liverpool, di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol.

Duel final Liga Champions ini diprediksi akan berlangsung sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama berambisi menjadi yang terbaik di Eropa. Baca selengkapnya di sini.