Laga Amal Perseja Hasilkan Ratusan Juta Rupiah

Liputan6.com, Jakarta – Ratusan juta terkumpul pada laga amal bertajuk Pray for Lampung yang melibatkan Persija Jakarta di Stadion Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (13/1/2019).

Persija menghadapi Lampung All-Stars pada babak pertama. Macan Kemayoran lalu meladeni tim Pra-PON Lampung di 45 menit kedua.

Pertandingan ini digelar untuk korban tsunami Selat Sunda yang menimpa Banten dan Lampung, akhir tahun lalu.

Penjualan tiket dari duel ini menghasilkan Rp 210 juta. Sedangkan sumbangan donatur dan lelang jersey juara Persija berbuah Rp 45,2 juta.

“Terima kasih kepada semua pihak yang membantu terlaksananya acara ini. Mudah mudahan bisa membantu penderitaan korban tsunami beberapa waktu yang lalu,” ujar ketua panitia pertandingan, Adolf Ayatullah, dilansir situs resmi Liga 1.

2 dari 3 halaman

Animo Penonton

Gelandang Persija Jakarta Bruno Matos. (Dok Persija)

Pendapatan terbesar datang dari penonton. Adolf menyatakan sekitar sembilan ribu tiket yang tersedia ludes. “Memang ada banyak tiket yang diborong oleh suporter fanatik Persija,” kata Adolf.

“Tapi animo masyarakat setempat juga tinggi. Masyarakat ingin melihat secara langsung juara Liga 1 2018. Maklum, di Lampung jarang ada pertandingan yang diikuti tim kasta tertinggi, apalagi sang juara,” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Reaksi Persija

Persija memberi respon positif terhadap tingginya animo penonton. Macan Kemayoran pun gembira bisa menghibur masyarakat Lampung dan sekitarnya.

“Kami senang bisa memberikan hiburan berbeda. Memang pada laga ini, kami bisa menurunkan semua pemain dan memantau perkembangan mereka untuk persiapan awal musim,” kata .

“Tapi ada yang lebih dari itu. Kami mau menunjukkan bahwa dari sepak bola kita bisa peduli pada sesama,” sambungnya.

Capello Sebut Alasan Utama Higuain Ingin Tinggalkan AC Milan

Liputan6.com, Jakarta – Fabio Capello yakin Gonzalo Higuain ingin meninggalkan AC Milan. Capello menyebut Higuain ingin bersatu kembali dengan pelatih yang mengetahui kualitasnya dan itu bisa didapatkan di Chelsea.

Higuain, yang dilaporkan sudah menyerahkan permintaan transfer pada Minggu kemarin, pernah mencapai karier terbaiknya di bawah bos Chelsea saat ini Maurizio Sarri. Saat itu, keduanya membela Napoli, dan Higuain menorehkan catatan terbaiknya dengan mencetak 38 gol di musim 2015-16.

“Saya mendapatkan yang terbaik darinya di Real Madrid,” kata Capello, yang pernah melatih sang striker itu di Real Madrid.

“Saya pikir dia terbebani oleh kegagalan penalti melawan Juventus. Saya pernah melihatnya bermain terlalu jauh dari gawang,” kata mantan pelatih AC Milan itu.

“Saya berharap bahwa demi AC Milan, ia dapat mengatasi mentalnya dan mencetak banyak gol sekarang hingga akhir musim. Kualitas Higuain tidak dapat didiskusikan,” kata Capello.

2 dari 3 halaman

Ingin Pindah

Striker AC Milan, Gonzalo Higuain (AP Photo/Antonio Calanni)

Capello kemudian mencontohkannya saat melatih Juventus. “Saya ingat ketika saya bergabung dengan Juventus dan Trezeguet ingin pergi. Saya mengatakan kepadanya untuk tetap tinggal karena dia penting bagi saya.

“Namun, perasaan saya adalah bahwa Higuain ingin pergi dan bermain di bawah pelatih yang mengetahui kualitasnya,” ujarmya.

3 dari 3 halaman

Pemain Muda

Penyerang AC Milan, Gonzalo Higuain, gagal mengeksekusi penalti dan mendapatkan kartu merah saat menghadapi Juventus pada laga pekan ke-12 Serie A, Minggu (11/11/2018). (AFP/Miguel Medina)

Menurut Capello, Higuain sebenarnya bisa jadi contoh pemain muda. “Cutrone belajar dari Higuain. Semua pemain muda membaik dengan bermain dengan yang lebih tua. Hal yang sama pasti terjadi di Juventus dengan Ronaldo. Mereka meningkat bersama pemain terbaik di dunia.

“Kita harus bertanya pada Higuain apa yang ingin dia lakukan: apakah dia berniat untuk tetap atau tidak.”

5 Bintang yang Gagal Bersinar di Liverpool

Liverpool – Dengan nama besar, Liverpool dari dulu selalu jadi magnet bagi pemain. Klub asal kota pelabuhan di Inggris ini juga punya sejarah dan tradisi kuat di Liga Inggris.

Tak heran, banyak bintang sudah berseliweran dengan kostum Liverpool, baik yang harum maupun sekadar mencatatkan namanya di Anfield.

Berdiri pada 1892, Liverpool sudah memenangkan 18 gelar liga, 5 Liga Champions dan 7 trofi FA Cup. Kenny Dalglish, Steven Gerrard atau Luis Suarez merupakan pemain yang berhasil menjadi ikon di Anfield. Mereka tampil menonjol bagi Liverpool, sekaligus menjadi pemain favorit Liverpudlian.

Namun, ada juga pemain yang tidak berhasil memberikan kesan mendalam setelah datang ke Liverpool. Karier mereka cukup singkat di Liverpool dan nama-nama tersebut nyaris terlupakan.

Berikut ini lima pemain yang gagal memenuhi ekspektasi di Liverpool seperti dilansir Sportkseeda.

Centre-back internasional Yunani dan AEK Athens, Sotirios Kyrgiakos, diincar manajer Liverpool, Rafael Benitez. (Mail)

2 dari 6 halaman

Sotirios Kyrgiakos

Mantan pemain internasional Yunani, Sotirios Kyrgiakos bergabung dengan Liverpool dari AEK Athens pada bursa transfer musim panas 2009. Kyriakos bermain dalam 30 pertandingan di Premier League, dan mencetak tiga gol.

Dia mendapat banyak pujian atas penampilannya untuk The Reds dan dianugerahi penghargaan pemain terbaik Liverpool bulan Oktober 2010. Lulusan akademi Panathinaikos itu meninggalkan Liverpool bergabung dengan Wolfsburg pada tahun 2011 dan juga sempat menjalani masa peminjaman dengan Sunderland sebelum pensiun dari sepak bola profesional dengan Sydney Olympic pada 2014.

3 dari 6 halaman

Nabil El Zhar

Salah satu selebrasi gol dari penyerang Liverpool asal Maroko, Nabil El Zhar. (skymedia)

Banyak yang diharapkan dari Nabil El Zhar ketika Liverpool mendatangkan sang pemain dari Saint-Etienne pada 2006. Namun, ia gagal memaksimalkan asa tersebut dan hanya bermain 32 laga di semua ajang kompetisi selama lima tahun bersama The Reds.

Lalu, pemain berkebangsaan Maroko itu bergabung ke Levante dengan status bebas transfer pada 2011. Ia bermain 94 laga dengan mencetak tujuh gol bersama Granotas sebelum pindah ke Las Palmas pada 2015.

Dia membantu Las Palmas yang baru promosi membangun diri di divisi teratas Spanyol dan mencetak empat gol dalam 32 penampilan untuk La Union Deportiva. Pemain berusia 32 tahun pindah ke CD Leganes pada 2013.

Penampilan El Zhar di level klub juga membuatnya mendapat kesempatan bermain di tim nasional Maroko untuk kali pertama pada 2008, Ia merasakan 10 pertandingan dengan mencetak dua gol untuk Atlas Lions.

4 dari 6 halaman

Nicolas Anelka

Chelsea’s French forward Nicolas Annelka takes part in a training session at Anfield in Liverpool, north west England on April 21, 2008./PAUL ELLIS

Nicolas Anelka memulai karir profesional bersama PSG dan direkrut Arsenal pada 1997. Anelka menikmati kesuksesan bersama The Gunners dan membantu klub memenangkan gelar Premier League selama musim 1998-1999.

Dia bermain dalam 65 pertandingan Premier League dengan mencetak 23 gol, sebelum ‘terbuang’ ke Real Madrid pada 1999. Namun, ia meninggalkan Bernabeu setelah hanya satu musim dan kembali ke mantan klubnya, PSG pada 2000.

Liverpool mengontraknya dengan status pinjaman dari PSG pada 2002. Ia memainkan 20 laga dengan mencetak empat gol bagi The Reds selama masa pinjamannya.

Anelka bermain untuk 12 klub berbeda selama karier dan gantung sepatu pada 2015 setelah bermain dengan klub Liga Super India, Mumbai City FC.

5 dari 6 halaman

Nuri Sahin

Nuri Sahin

Sahin memulai karier bersama Borussia Dortmund dan merupakan pemain penting BVB sebelum bergabung dengan Real Madrid pada 2011. Dia membantu Dortmund memenangkan gelar Bundesliga dan mendapat penghargaan pemain terbaik Liga Jerman.

Namun, Sahin hanya berhasil tampil dalam empat pertandingan La Liga selama musim debutnya bersama Los Blancos dan bergabung ke Liverpool dengan status pinjaman pada awal 2012-2013. Sahin gagal bersinar di Liverpool dan masa peminjamannya dihentikan The Reds setelah berjalan lima bulan.

Pemain internasional Turki itu bergabung dengan mantan klubnya Borussia Dortmund pada Januari 2014 dan pindah permanen pada bursa transfer musim panas 2014. Dia memainkan 78 pertandingan di Bundesliga dengan mencetak delapan gol pada periode keduanya dengan BVB. Lalu, ia bergabung dengan Werder Bremen pada bursa transfer musim panas lalu.

6 dari 6 halaman

Brad Friedel

Ekspresi kiper Tottenham Hotspur asal AS, Brad Friedel, di laha lanjutan EPL menghadapi Liverpool di White Hart Lane, 18 September 2011. AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS

Legenda Premier League Brad Friedel memulai karier bersama Brondby. Ia pernah berkostum Galatasaray dan Colobus Crew, sebelum bermain di Premier League bersama Liverpool pada tahun 1997.

Namun, Friedal hanya menjadi kiper pelapis dan membuat 25 penampilan di Premier League selama tiga tahun di Anfield. Dia meninggalkan Liverpool menuju Blackburn Rovers pada 2000 dan membantu Riversiders promosi ke Premier League pada musim pertamanya di klub.

Mantan pemain internasional Amerika Serikat itu memainkan 285 pertandingan di liga bersama Blackburn Rovers dan merupakan bagian dari PFA Team of the Season 2002-2003. Dia pindah ke Aston Villa pada tahun 2008, sekaligus pernah bermain bareng Tottenham sebelum memutuskan pensiun dari sepak bola profesional pada 2015.

Sumber: Bola.net

Batra Tuding Bintang Real Madrid Hina Ibunya

Liputan6.com, Jakarta – Real Madrid sukses mengalahkan Real Betis 2-1 pada laga lanjutan Liga Spanyol 2018/19 di Estadio Benito Villamarín, Senin (14/1) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Real Madrid dicetak Luka Modric dan Dani Ceballos.

Laga Betis kontra Real Madrid sempat berjalan panas. Bahkan, Marc Bartra sempat berselisih dengan pemain muda Real Madrid Vinicius Junior.

Bartra dan Vinicius tampaknya sudah kehilangan kesabaran. Keduanya terlihat sangat emosi. Wasit Alejandro Jose Hernandez Hernandez akhirnya memisahkan kedua pemain yang bertikai.

Usai pertandingan, Bartra menegaskan bahwa ia dihina oleh striker berusia 18 tahun itu. Vinicius baru bergabung dengan Real Madrid pada awal musim ini.

2 dari 3 halaman

Dipanggil Anak Kecil

Striker AC Milan, Patrick Cutrone berusaha mengejar bola dari kawalan bek Real Betis, Marc Batra selama pertandingan grup F Liga Europa di stadion Benito Villamarin, Sevilla (8/11). Milan menahan imbang Betis 1-1. (AP Photo/Manuel Gomez)

“Saya mengatakan kepadanya beberapa kali bahwa dia harus bangun, dia berada di lapangan sepanjang waktu dan dia tidak menghormati saya,” klaim mantan pemain Barcelona kepada wartawan.

“Dia memanggilku anak kecil tiga kali. Dia masih sangat muda dan dia harus banyak belajar dari rekan-rekan setimnya di Real Madrid,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Cedera

Kemenangan di Estadio Benito Villamarin membuat Real Madrid naik ke posisi empat dengan raihan 33 poin. Los Blancos masih tertinggal 10 angka dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.

Kendati menang, Real Madrid harus menelan pil pahit. Mereka kehilangan Karim Benzema yang mengalami cedera usai salah mendarat.

Solskjaer Tegaskan Rossi Takkan Kembali ke MU

Liputan6.com, Jakarta Pelatih sementara Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer mengakui timnya tak punya pikiran untuk kembali mendatangkan Giuseppe Rossi.

Pemain asal Italia itu, sebelumnya dikabarkan akan kembali ke MU di awal 2019 ini. Rossi saat ini tak memiliki klub.

Terakhir Rossi dikontrak Genoa. Tapi, kontraknya bersama Genoa sudah habis.

Rossi kemudian menjadi pemain bebas setelah meninggalkan Genoa musim panas lalu. Untuk menjaga kebugarannya, Rossi ikut berlatih bersama skuat MU.

2 dari 3 halaman

Masih Tajam

Striker Fiorentina asal Sampdoria, Giuseppe Rossi. (AFP/Patricia de Melo Moreira)

Namun, seperti dilansir Daily Express, Solskjaer menegaskan MU tidak akan memboyong Rossi. “Saya pikir tidak,” tegasnya.

“Tapi sudah dia berlatih dengan baik, dia terlihat tajam. Dia kini masih mencari pekerjaan, mencari klub. Jadi Giuseppe mungkin akan tinggal seminggu lagi bersama kami, kecuali ada yang membawanya,” kata Solskjaer.

3 dari 3 halaman

Kontrak Singkat

Solskjaer menjelaskan timnya hanya membantunya untuk menjadi bugar sebelum mengambil langkah selanjutnya. Kabarnya, jika tampil apik selama berlatih di MU, mungkin saja Rossi akan dikontrak singkat oleh Solskjaer.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai calon penyerang hebat. Sayangnya karier Rossi kemudian meredup akibat serangkaian cedera parah.

Fajar / Rian Siap Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Jakarta – Salah satu ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, berambisi mempertahan gelar Malaysia Masters di edisi tahun 2019 ini. Namun begitu, mereka tak ingin hal itu justru menjadi beban.

Fajar/Rian akan berhadapan dengan ganda India, Manu Attri/Reddy B Sumeeth, pada babak pertama Malaysia Masters 2019. Berstatus unggulan kelima, Fajar/Rian lebih difavoritkan menang atas Attri/Reddy. Pasangan Indonesia tersebut juga unggul 1-0 dalam rekor pertemuan, setelah menang di Asian Games 2018.

Jika berhasil lolos ke babak kedua, Fajar/Rian akan berhadapan dengan pemenang laga antara Marcus Ellis/Chris Langridge (Inggris) dan Aaron Chian/Wooi Yik Soh (Malaysia). Lawan berat akan ditemui Fajar/Rian di babak perempat final, kemungkinan bertemu pasangan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark).

[bacajuga:Baca Juga](3868737 3869822 3869996)

Catatan pertemuan kontra Astrup/Rasmussen tak berpihak pada Fajar/Rian. Dua kali bertemu, Fajar/Rian selalu kalah dari Astrup/Rasmussen.

“Targetnya pasti ingin mempertahankan gelar (Malaysia Masters), tapi tahun ini lawannya lebih berat. Jadi kami harus siap setiap main dan setiap babak, harus fokus terus pokoknya, jangan terbebani,” kata Fajar melalui rilis yang diterima Bola.com, Senin (14/1/2019). 

“Kami harus siap terus. Semua lawan sama beratnya, yang penting fokusnya bisa dijaga dan semangat terus,” ungkap Rian.

2 dari 2 halaman

Kevin/Marcus Tampil

Selain Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, pasangan ranking satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, juga akan turun bertanding di Stadium Axiata, Kuala Lumpur Sport City, Malaysia.

Ajang Malaysia  Masters 2019 sendiri akan berlangsung pada pada 15-20 Januari 2019. 

Sumber: Bola.com

Gelandang Asing Anyar Persija Jakarta Tuai Pujian

Liputan6.com, Jakarta – Bruno Matos melakoni debut tidak resmi bersama Persija Jakarta pada laga amal bertajuk Pray for Lampung. Meski belum maksimal, asisten pelatih Persija Mustaqim tidak segan memberi pujian.

Matos bermain selama 20 menit pada babak pertama Persija melawan Lampung All-Star di Stadion Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (13/1/2019).

Dari penampilan tersebut, Mustaqim menyorot dua kualitas utama mantan pemain PKNS ini.“Saya lihat skill dia berkualitas. Yang kedua pemain ini tidak Individualistis. Pemain lain pun senang dengan gayanya,” ungkap Mustaqim, dilansir situs resmi Persija.

“Ia bermain sederhana dan beberapa kali menciptakan banyak peluang, baik itu assist maupun melepas tembakan ke gawang lawan,” tambahnya.

Persija mendatangkan Matos untuk musim 2019. Dia menggantikan Renan Silva.

2 dari 3 halaman

Reaksi Bruno Matos

Gelandang Persija Jakarta Bruno Matos. (Dok Persija)

Menanggapi pujian pelatih, Matos mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekannya. Dia merasa terbantu dalam menjalani adaptasi di Persija.

“Tentunya bermain untuk pertama kali di Persija sangat bahagia. Pelatih dan rekan-rekan saya disini sangat membantu saat saya berada di lapangan. Mereka selalu memberikan support yang banyak kepada saya,” ujar Matos.

“Soal pujian saya jadikan motivasi untuk tampil lebih baik ke depannya. Saya juga berterima kasih kepada Jakmania yang sangat luar biasa dalam mendukung Persija,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Tujuan Tercapai

Bicara pertandingan, Mustaqim mengaku puas bisa menghibur masyarakat Lampung yang baru saja tertimpa musibah tsunami akhir tahun lalu. Namun, dia mengakui anak asuhnya tampil hati-hati karena kondisi lapangan.

“Yang penting kami bisa menghibur masyarakat Lampung karena sudah memenuhi undangan mereka. Dan saya pikir masyarakat Lampung juga terhibur,” tutupnya.

Fisik Pemain Persib Puaskan Miljan Radovic

Liputan6.com, Bandung – Miljan Radovic menjalankan tugas pertamanya sebagai pelatih Persib Bandung pada Senin (14/1/2019). Skuat Maung Bandung berlatih di Sport Jabar Arcamanik.

Ini menjadi hari pertama pemain Persib latihan setelah mendapat jatah liburan usai Liga 1 2018. Meski liburan, kondisi fisik Febri Hariyadi dan kawan-kawan tidak mengalami kelebihan berat badan.

“Ya, semua pemain hari ini latihan luar biasa. Ini sesuai dengan ekspetasi saya. Mereka bagus, mereka profesional dalam menjaga kondisi fisik. Tentu itu semua buat saya senang,” ujarnya, dikutip dari situs resmi Persib.

Dalam latihan perdana ini, Radovic beserta staf pelatih langsung memberikan menu latihan berupa sentuhan bola. Latihan ini sangat digemari pelatih kelahiran Montenegro itu.

“Latihan hari ini program biasa. Kalau latihan, saya memang suka dengan bola. Saya tidak suka kalau berlatih tidak menggunakan bola. Sekali lagi saya senang dengan kerja keras pemain,” kata pelatih Persib berusia 43 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Asisten Butuh Waktu

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, bersama pelatih Persib, Miljan Radovic, dan pemain di Lapangan SPOrT Arcamanik, Bandung, Senin (14/1/2019). (Bola.com/Erwin Snaz)

Di saat yang bersamaan, asisten pelatih baru Persib, Budiman mengatakan, dirinya masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan Miljan Radovic. Dia ingin bekerja sama sebaik mungkin dengan Radovic.

“Pastinya saya butuh waktu. Wajar kalau ada sedikit rasa canggung, belum semua pemain yang kenal sama saya. Intinya saya senang bisa gabung ke tim ini,” ujar Budiman.

3 dari 3 halaman

Respek dengan Radovic

Lebih lanjut, Budiman merasa percaya kehadiran Radovic sebagai arsitek baru Maung Bandung mampu membawa kemajuan positif bagi skuat Pangeran Biru nantinya.

“Tadi pas latihan semua pemain respek ke Radovic. Itu bagus. Dia punya karakter dan ini bagus buat tim kita,” ucap Budiman.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Bali United Minta Teco Penuhi Tuntutan Suporter

Liputan6.com, Jakarta – Bali United secara resmi sudah mengumumkan Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues alias Teco akan menjadi arsitek Bali United untuk mengarungi Liga 1 musim 2019.

CEO Bali United, Yabed Tanuri, menjelaskan, pelatih berkebangsaan Brasil itu akan diikat dengan kontrak selama dua musim. Di musim pertamanya melatih, manajemen membebankan target agar Serdadu Ttidatu finish di lima besar klasemen.

“Pada tahun ke dua baru kita bicara prestasi. Kontrak dua musim itu ada opsi perpanjangan dengan klausul yang tidak bisa kita publikasikan,” kata Yabes di Bali United Cafe, Senin (14/1/2019).

Ia berharap Teco mampu membawa asa suporter Bali United terbang tinggi. “Semoga bisa membawa Bali United bangkit dan menuju papan atas liga. Kita berharap yang terbaik untuk semua,” ucap Yabes.

2 dari 3 halaman

Tuntutan Suporter

Suporter Bali United akan memakai baju hitam di laga terakhir Liga 1 (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Menurut Yabes, Teco adalah sosok tepat untuk menorehkan prestasi Bali United di kancah persepakbolaan Indonesia. Apalagi, tuntutan suporter Serdadu Tridatu terbilang tak main-main.

“Dalam tenggat waktu dua tahun durasi kontrak kita berharap bisa membuat tim ini berprestasi sesuai tuntutan suporter. Kita akan terus berusaha menjadi yang teratas. Itu target manajemen terhadap Coach Teco,” ujar Yabes.

3 dari 3 halaman

Pelatih Berprestasi

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, mengamati anak asuhnya saat sesi latihan jelang laga Liga 1 di Lapangan Sutasoma, Jakarta, Jumat (07/12). Persija akan berhadapan dengan Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebelumnya, Teco selama dua musim menukangi Persija Jakarta. Musim lalu, pelatih berusia 44 tahun itu sukses mengantarkan Macan Kemayoran merebut gelar Liga 1 2018.

Teco juga membawa Persija juara Piala Presiden 2018. Deretan prestasi itu diharapkan menular ke klub asal Pulau Dewata tersebut. 

Bhayangkara FC Hati-hati Tentukan Pengganti Pelatih Anyar

Jakarta – Juara Liga 1 2017 Bhayangkara FC belum menemukan pelatih pengganti Simon McMenemy. Direktur Teknik The Guardian, Yeyen Tumena, menyebut pihaknya tidak mau terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Yeyen Tumena mengaku sejauh ini sudah ada tiga kandidat kuat yang masuk dalam daftar pelatih anyar Bhayangkara FC. Namun, pihaknya tidak ingin terburu-buru mengingat kompetisi Liga 1 2019 belum jelas kapan akan bergulir.

“Presentasi (kandidat pelatih anyar) sudah selesai dan kami sudah melakukan pembicaraan. (Akan tetapi), kami agak berhati-hati dalam pemilihan pelatih karena Bhayangkara FC ini sejak dulu lahir (dikenal) sebagai tim muda,” kata Yeyen Tumena kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/1/2019).

“Pilihan mengerucut pada satu kandidat lokal dan dua asing. Kami masih melihat karena bagi kami tidak ada yang urgent. Kompetisi masih dimulai pada April, tim lain pun tidak ada yang terburu-buru. Jadi, itu pertimbangannya, bukan soal harga yang belum cocok,” ujar mantan pemain Timnas Indonesia itu.

Sosok pelatih anyar Bhayangkara FC nantinya tentu akan mengemban tugas berat. Seperti diketahui, Bhayangkara FC dalam dua musim terakhir menjelma sebagai kuda hitam di sepak bola Indonesia setelah menyegel gelar Liga 1 2017.

Satu di antara kandidat kuat pelatih anyar Bhayangkara FC adalah Fakhri Husaini. Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 itu bahkan sudah memberikan kode siap menukangi Indra Kahfi Ardhiyaksa dkk.

Sumber: Bola.com

2 Muka Anyar Timnas Indonesia U-22 Nikmati Kesempatan Langka

Jakarta – Syafril Lestaluhu dan Jayus Hariono bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Mereka tidak mau melewatkan kesempatan setelah dipanggil pelatih Indra Sjafri.

Bersama Nadeo Argawinata, keduanya sudah mengikuti latihan Timnas Indonesia U-22, Senin (14/1/2019) pagi WIB. Ketiganya langsung beradaptasi dengan 32 pemain lainnya yang sudah satu pekan lebih awal mengikuti pemusatan latihan.

Ketika ditanya kesannya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22, kalimat bersyukur meluncur dari Syafril Lestaluhu dan Jayus Hariono. Pengalaman pertama mereka mengikuti pemusatan latihan ternyata menjadi sebuah hal yang tak disangka-sangka.

“Saya bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk bergabung bersama Timnas Indonesia U-22 walau ini baru pertama kali berlatih. Sangat senang dan saya menikmati momen ini,” ujar Syafril Lestaluhu setelah sesi latihan, Senin (14/1/2019) pagi.

“Jelas saya bersyukur karena rasanya tentu sangat senang bisa mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia. Saya tidak menyangka bisa berada di sini, mungkin ini hasil dari kerja keras saya,” timpal Jayus Hariono dalam kesempatan yang sama.

Bicara soal target yang kini ada dalam benaknya, Syafril Lestaluhu menegaskan dirinya akan bekerja lebih keras selama mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 agar kesempatan masuk skuat benar-benar terbuka.

Timnas Indonesia U-22 melakukan pemusatan latihan dalam rangka persiapan menuju dua turnamen dalam waktu dekat. Piala AFF U-22 2019 dan Kualifikasi Piala AFC U-23 2020, yang akan digelar pada Februari hingga Maret 2019 akan menjadi sasaran bagi para pemain agar bisa memperkuat Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri.

Sumber: Bola.com

MU Pecundangi Spurs, Rashford Puji Penyelamatan De Gea

Liputan6.com, Manchester – Marcus Rashford menyatakan aksi penyelamatan David De Gea lebih krusial dalam kemenangan Manchester United (MU) atas Tottenham Hotspur ketimbang golnya.

Pertandingan Spurs kontra MU di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019), berlangsung menarik. Banyak peluang yang tercipta dalam pertandingan tersebut.

Akan tetapi, pada akhirnya hanya satu gol yang tercipta. Peluang yang didapat Rashford pada menit ke-44 berkat umpan Paul Pogba berujung gol.

MU pun menang 1-0. Dengan kemenangan itu, Setan Merah kini telah mengumpulkan 41 poin dari 22 laga.

2 dari 3 halaman

Pujian untuk De Gea

Striker Manchester United, Marcus Rashford berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Newcastle United selama pertandingan lanjutan Liga Inggris di St James ‘Park (2/1). MU menang 2-0 atas Newcastle. (Owen Humphreys/PA via AP)

Gol Rashford jelas krusial untuk kemenangan tersebut. Akan tetapi, penyerang muda timnas Inggris itu justru memuji aksi-aksi De Gea dan menyebut performa pemain asal Spanyol lebih krusial dalam kemenangan atas Spurs.

“Ini adalah tanggung jawab yang baik untuk dimiliki. Tetapi sejak manajer ini datang, semua orang sudah menyumbang (untuk klub),” ujarnya seperti dilansir Goal International.

“Hari ini bukan tentang gol. Ini tentang kiper dan penyelamatan-penyelamatan yang dibuatnya luar biasa,” pujinya.

“Kami tahu bahwa kami memiliki itu di belakang,” pungkas Rashford.

3 dari 3 halaman

Pujian Solskjer

De Gea sebelumnya juga mendapat pujian dari Ole Gunnar Solskjer berkat aksinya yang brilian saat menghadapi Huddersfield. Menurut Solskjaer, kemenangan perdananya di Old Trafford tak akan terjadi andai saja De Gea tidak melakukan penyemalatan gemilang untuk menggagalkan peluang Laurent Depoitre.

“Penyelamatan David merupakan momen kunci bagi kami. Setiap tim, baik kandang atau tandang, akan mendapatkan peluang, karena kualitas yang dimiliki setiap tim Premier League,” ujar Solskjaer kepada MUTV.

“Penyelamatan itu mungkin salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat. Mungkin yang terbaik,” tambahnya.

Sumber: Bola.net

KTM Pernah Berupaya Rekrut Marc Marquez dari Honda

Liputan6.com, Vienna – Manajer Umum KTM Marc Coma mengungkapkan timnya sempat berupaya merekrut Marc Marquez pada musim lalu. Menurutnya, KTM sudah menyodorkan kontrak sebelum juara dunia MotoGP sebanyak lima kali tersebut meneken perpanjangan kerja sama dengan Repsol Honda. 

Namun, upaya KTM akhirnya kandas. Marc Marquez memilih bertahan di Honda. Dia meneken kontrak berdurasi dua tahun hingga 2020. 

“Proyek KTM berkembang dengan baik. Ketika kami memiliki motor yang siap menang, mengapa tidak merekrut Marquez?” kata Coma, seperti dilansir Tuttomoriweb, Senin (14/1/2019).

“Sudah ada penawaran dari KTM pada musim lalu. Tawaran untuk merekrutnya. Saya pribadi suka jika dia gabung KTM. Pada masa lalu dia bagian dari keluarga ini,” imbuh Coma. 

Marquez pernah menggeber KTM selama dua musim, yaitu 2008-2009, ketika masih berkiprah di kelas 125cc. Namun, Coma menyadari tak mudah menggoda Baby Alien untuk meningggalkan Repsol Honda. 

Pabrikan asal Austria itu dinilai belum punya modal memadai untuk menggaet Marquez. Motor RC16 belum kompetitif bersaing pada pacuan juara MotoGP. 

Padahal Marc Marquez masih lapar untuk menambah koleksi gelar juara di MotoGP. Alhasil, dia butuh motor kompetitif, terutama demi bersaing dengan rival-rival utamanya seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Maverick Vinales.  

Sumber: Bola.com

Top 10 Berita Bola: Kapten MU Negosiasi dengan Inter Milan

Liputan6.com, Jakarta – Keberadaan Antonio Valencia di Manchester United (MU) segera berakhir. Pemain asal Ekuador tersebut dikabarkan bakal meninggalkan Old Trafford.

Membela MU sejak 2009, Valencia menarik perhatian Inter Milan yang mencari personil baru di mengisi sektor kanan pertahanan.

Kabar mengenai situasi Valencia menjadi berita terpopuler kanal bola Liputan6.com pada Senin (14/1/2019). Berikut daftar lengkap top 10 hari ini:

1. Kapten MU Negosiasi dengan Inter Milan

Antonio Valencia dikabarkan akan meninggalkan Manchester United (MU) di akhir musim ini. Sebab, kontraknya bersama klub berjuluk Setan Merah itu akan berakhir pada musim panas 2019.

Sejauh musim ini, Valencia sangat jarang memperkuat MU. Pemain berusia 33 tahun itu tercatat baru bermain lima kali di Liga Inggris.

Menurut The Mirror, Minggu (13/1/2019), Valencia sudah merencanakan masa depannya. Pemain asal Ekuador tersebut akan hijrah ke Liga Italia. Selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

Berita Populer Lain

Steven Taylor

2. Kencani 3 Wanita Seksi, Don Juan Liga Inggris Kena Apes di Australia

Mantan pemain Liga Inggris, Steven Taylor yang dikenal sebagai Don Juan, kena apes lantaran kisah cintanya dengan dua wanita seksi. Taylor ketahuan akibat ada pesan masuk dari model Australia, perempuan ketiga.

Taylor tercatat bermain di Liga Inggris bersama Newcastle United pada 2003 hingga 2016. Sekarang, dia memperkuat klub asal Australia, Wellington Phoenix.

Dikutip dari media Inggris, Daily Mail, Taylor memacari model sekaligus penulis lagu, Katy Coffey (33 tahun), Diana Adomaitis (22 tahun), dan model Australia yang tak disebutkan namanya. Taylor memanggil mereka dengan nama panggilan yang sama, Long Pins. Selengkapnya di sini.

3. Rekrut 3 Eks PSMS Medan, Persib Bandung Umumkan Skuat Musim 2019

Persib Bandung mengumumkan skuat untuk menghadapi musim 2019. Sebanyak tiga pemain lokal siap mengisi wajah baru Maung Bandung.

Ketiga pemain yang akan mengisi wajah baru Persib adalah Frets Butuan, Erwin Ramdani dan Abdul Aziz Lutfi Akbar. Para mantan penggawa PSMS Medan itu dikontrak dua tahun.

“Pemain anyar Persib, Frets Butuan, Erwin Ramdani dan Abdul Aziz. Ketiganya ini kita kontrak dengan durasi dua tahun,” ujar Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono dalam jumpa pers di Graha Persib, Minggu (13/1/2019). Selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Top 10

Indra Sjafri Akan Kembali Coret Pemain Timnas Indonesia U-22

Liputan6.com, Jakarta – Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, sudah memasuki pekan kedua. Pekan lalu, pelatih Indra Sjafri telah mencoret tiga pemain. Rencananya, jumlah pemain akan kembali dikurangi pada Sabtu (19/1/2019) mendatang. 

Hingga memasuki pekan kedua, Timnas Indonesia U-22 diikuti 35 pemain. Tiga pemain yang berkiprah di luar negeri seperti Ezra Walian, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani, masih belum bergabung hingga saat ini.

Sementara itu, tiga pemain yang mengikuti latihan satu pekan pertama, Dalmiansyah Matutu, Hilman Syah, Yoga Pratama, didegradasi dan digantikan oleh Syafril Lestaluhu, Jayus Haryono, dan Nadeo Argawinata.

Setelah melakukan promosi dan degradasi pemain di akhir pekan pertama pemusatan latihan, pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri, berencana untuk mendegradasi lagi beberapa pemain di akhir pekan kedua. Namun, yang membedakan tidak akan ada promosi pemain lagi hingga Tim Garuda Muda selesai tampil di Piala AFF U-22 2019 mulai 18 Februari.

“Kami akan latihan pagi hingga Jumat. Setelah itu akan ada sesi seperti kemarin yang diakhiri dengan sesi internal game. Kami akan kerucutkan dengan mendegradasi beberapa pemain,” ujar Indra Sjafri setelah latihan Timnas Indonesia U-22 di Lapangan ABC, Senayan, Senin (14/1/2019) pagi WIB.

“Sementara promosi baru akan kami lakukan setelah Piala AFF karena saya ingin pada pekan ketiga kami sudah fokus untuk periodisasi menuju AFF,” lanjutnya.

Bicara soal jumlah pemain yang dicari untuk meneruskan pemusatan latihan hingga Piala AFF U-22 2019, Indra Sjafri mengaku belum menentukan. “Akan kami lihat nanti, apakah 30 pemain saya pun belum bisa menjaminnya. Saya sangat berhati-hati dalam pencoretan pemain karena jika salah, itu harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Melihat perkembangan para pemain Timnas Indonesia U-22 dalam satu pekan pertama pemusatan latihan, Indra Sjafri merasa banyak peningkatan performa yang sudah diperlihatkan anak-anak asuhnya. Namun, ia mengakui masih perlu mengembalikan kondisi fisik para pemain hingga ke titik maksimal.

“Kami tetap fokus latihan karena waktu pendek, jadi latihannya lebih kompleks, termasuk taktikal. Banyak pemain yang saya lihat punya kemajuan. Hampir 70 persen kemajuannya bagus. Saya juga maklum karena mereka sebelum ke sini tengah libur kompetisi, jadi kami harus mengembalikan kondisi fisik mereka terlebih dulu,” ujar pelatih Timnas Indonesia U-22 itu.

Sumber: Bola.com