AFC Cup: PSM Makassar Redam Home United

Liputan6.com, Singapura – PSM Makassar mencuri angka pada lawatan ke markas Home United di AFC Cup 2019. Mereka bermain 1-1 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Rabu (27/2/2019).

Eero Markkanen membawa PSM Makassar memimpin pada menit ke-26. Namun, tim tamu gagal mempertahankan keunggulan dengan Hami Syanin (’62) menyamakan skor di babak kedua.

Pada waktu bersamaan, duel yang mempertemukan Lao Toyota (Laos) dan Kaya–Iloilo (Filipina) juga berakhir 1-1. Dengan hasil ini, empat tim yang bernaung di Grup H memiliki produktivitas dan poin serupa.

PSM Makassar selanjutnya menjamu Lao Toyota di Stadion Pakansari, 13 Maret mendatang.

2 dari 3 halaman

Jalan Pertandingan

Striker andalan PSM Makassar, Eero Markkanen (depan), bersama rekan-rekannya saat latihan di lapangan Yogyakarta Independent School, Jumat (8/2/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Berstatus tim tamu, PSM mengambil inisiatif serangan sejak awal babak pertama. Namun, justru Home United yang mendapat peluang karena kesalahan umpan. Beruntung usaha Adam Swandi masih bisa dimentahkan kiper PSM Rivky Mokodompit.

PSM lalu mengancam lewat kerja sama Wiljan Pluim dan Rahmat. Sayang usaha Pluim masih melebar.

Tidak lama kemudian, giliran Rahmat yang meneror Home United. Kali ini usahanya berhasil karena Markkanen memanfaatkan umpannya menjadi gol.

Di sisi lain, Home United hanya mengandalkan tembakan jarak jauh. Setelah upaya Hafiz Noor masih melenceng, tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan lewat Hami Syanin.

PSM sebenarnya memiliki kesempatan meraih kemenangan. Namun kombinasi Marc Klok, Pluim, dan Markkanen tidak membuahkan hasil. Sementara peluang Bayu Gatra digagalkan penjaga gawang Home United Rudy Khairullah.

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

Home United: Rudy Khairullah; Faritz Abdul Hamid, Abdil Qaiyyim, Faizal Roslan; Aqhari Abdullah, Fazli, Izzdin Shafiq, Hami Syahin, Adam Swandi;Hafiz Noor, Shahril

PSM Makassar: Rivky Mokodompit ; Beny Wahyudi), Aaron Evans, Abdul Rahman, Taufik Hidayat; Rizky Pellu, Wiljan Pluim, Marc Klok; Zulham Zamrun, Eero Markkanen, M. Rahmat

Cerita Gondangdia: Menjadi Saksi Juara Proliga

Liputan6.com, Yogyakarta – Akhir pekan kemarin, Liputan6.com mendapatkan kesempatan menjadi saksi dalam perebutan gelar juara Proliga 2019. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tahun ini laga grand final kompetisi bola voli di Tanah Air itu berlangsung dua hari.

Untuk perebutan gelar juara Proliga di bagian putri, digelar pada 23 Februari 2019. Sedangkan untuk putra, dimainkan sehari kemudian. Kedua laga bergengsi itu dimainkan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Menahan rasa kantuk dan lelah lantaran belum tidur serta usai bekerja shift sore, saya berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pukul 02.45. Memakan waktu sekitar 30 menit, saya sudah tiba di terminal tiga.

Setelah tiket di tangan, saya langsung menuju gate 23 untuk naik pesawat yang mengantar saya ke Yogyakarta. Butuh waktu hampir 15 menit lebih bagi saya untuk mencapai gate 23 dengan berjalan kaki secara perlahan.

Duduk di ruang tunggu, saya menunggu kedatangan Chris, humas BNI yang mengundang saya untuk menyasikkan laga grand final. Seperti diketahui, tim putra BNI 46 lolos ke grand final sementara putrinya akan memperebutkan gelar juara ketiga.

Pukul 04.32, ada pesan WA ke telepon seluler saya. “Ak br sampe mas… Wait yaa,” kata Chris dengan ditambah emoji senyum. Tapi ditunggu-tunggu hingga saya masuk ke dalam pesawat, batang hidung Chris pun tak kelihatan.

Saya duduk di kursi 32J. Dugaan kuat saya, Chris duduk di kursi 32K. Sebab sepanjang perjalanan ke Yogyakarta, kursi yang dekat jendela itu kosong tidak berpenumpang.

Setiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, saya masih menunggu Chris sebelum ke luar pintu kedatangan. Pukul 06.41 WIB, Chris kembali mengirimkan pesan WA kepada saya. Bunyinya: “Mas bogi, punten maaf td aku ketinggalan check in. Mas br landing ya?”

Dalam pesan berikutnya, Chris memberi saya nomor sopir yang akan mengantarkan saya ke hotel dan GOR Among Rogo. Saya pun menuju hotel untuk rehat sebentar sebelum menyaksikan grand final Proliga 2019.

Tiba di GOR Among Rogo pukul 12.00 WIB, saya langsung menyaksikan laga perebutan posisi ketiga antara putri BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan. GOR berkapasitas sekitar 5.000 penonton itu tidak terlalu penuh. Namun, hal itu menyurutkan ketegangan di lapangan.

Sempat dua set menyaksikan dari pinggir lapangan, saya memutuskan pindah ke ruang media untuk mempersiapkan laporan hasil pertandingan tersebut. Ternyata, suasana di dalam ruang media jauh lebih panas dibandingkan lapangan. Sebab, AC di ruangan mati.

Saya pun terpaksa beberapa kali berhenti menulis hanya untuk sekadar berkipas-kipas dengan kertas lantaran sangat gerah. Hasil laporan pun segera saya kirim lewat email begitu BNI 46 dipastikan merebut tempat ketiga.

Memasuki perebutan gelar juara pertama, yakni Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, suasana di ruang media semakin panas. Kaos saya kuyub. Bahkan, saya harus membuka kaos hingga ke leher karena saking panasnya.

Tak peduli di sebelah saya ada reporter wanita dari salah satu stasiun televisi yang menyaksikan pertandingan melalui layar monitor dengan live streaming. Bahkan, kami juga terlibat percakapan. “Wah bang skornya 2-2, gimana ini,” ucapnya. Saya menjawab: “Popsivo yang akan juara.”

Dia kembali bertanya. “Kok bisa?”. “Karena mental pemain Pertamina sudah jatuh, kamu lihat aja nanti,” jawab saya kembali.

Benar prediksi saya. Popsivo menang 15-21 di set kelima dan menjadi juara Proliga usai mengalahkan Pertamina dengan skor 3-2.

2 dari 3 halaman

Bertaruh dengan Aprilia Manganang

Pevoli Jakarta PGN Popsivo Polwan, Aprilia Manganang, merayakan kemenangan atas Jakarta Pertamina Energi pada final Proliga 2019 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Sabtu (23/2). Popsivo menang 3-2 atas Pertamina. (Bola.com/Yoppy Renato)

Usai mengirimkan hasil pertandingan, saya kembali ke lapangan. Saya pun menghampiri Aprilia Manganang, pemain Pospivo yang menjadi bintang di laga grand final.

Sambil bersalaman, saya bilang kepadanya: “Kamu raih MVP (gelar pemain terbaik)”. April tak percaya. Dia menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, yang akan memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Bahkan, dia mengajak saya bertaruh, walau tidak disebutkan taruhannya apa. “Salaman ya,” ucap April sebagai tanda setuju taruhan.

Tidak lama berselang, nama April pun disebut sebagai peraih MVP Proliga 2019. Dia pun berlonjak girang dan maju ke depan untuk menerima penghargaan tersebut.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, tersebut pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2017.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Penonton Kepanasan

Pemain Surabaya Bhayangkara Samator merayakan kemenangan atas Jakarta BNI 46 dalam final Proliga 2019 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (24/12). Samator berhasil meraih juara Proliga 2019. (Bola.com/Yoppy Renato)

Grand final putra Proliga 2019 baru akan digelar pukul 15.00 WIB, namun para penonton sudah memasuki GOR Among Rogo, Yogyakarta sekitar 4 jam sebelumnya. Sebab, mereka juga ingin menyaksikan perebutan tempat ketiga antara Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta Pertamina Energi.

Tetapi belum juga laga dimulai, suasana panas sudah menyelimuti penonton. Bukan karena persaingan dalam mendukung tim yang tampil. Namun, karena cuaca panas yang ada di dalam gor.

“Baju saya sudah basah, padahal pertandingan belum mulai. Mana tidak bawa baju pengganti,” kata salah satu penonton lewat pesan di WA Volimania. Kipas angin dan AC di sejumlah titik ternyata tidak mampu mengurangi suhu panas di dalam GOR. 

Saya yang tiba di GOR Among Rogo sekitar pukul 12.10 WIB, menyaksikan jumlah penonton jauh lebih banyak dari laga grand final sehari sebelumnya. Tak hanya di tribun, kelas VIP pun penuh dengan penonton.

Bahkan, jatah kursi untuk para wartawan yang meliput pun diduduki para penonton kelas VIP. Alhasil, saya terpaksa berdiri di pinggir lapangan dengan penonton VIP yang tidak ke bagian tempat duduk.

Setelah set pertama, saya memutuskan melanjutkan menonton laga grand final Jakarta BNI 46 melawan Surabaya Bhayangkara Samator di ruang media melalui siaran live streaming. Tidak seperti hari sebelumnya, AC kali ini sudah hidup sehingga ruangan tak terlalu panas.

Usai bertarung selama 4 set, Samator sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, dan 25-17). Momen mengharukan pun terjadi usai pertandingan.

Setter BNI 46 Aji Maulana terlihat tampak sedih karena gagal membawa timnya juara. Ia terlihat dihibur sang istri, Nandita Ayu, pemain Jakarta Pertamina Energi yang sehari sebelumnya juga kalah di grand final dari Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nandita terlihat menghapus air mata Aji. Momen ini merupakan satu dari banyak drama yang terjadi di grand final Proliga 2019. Semoga saya bisa menyaksikan drama-drama berikutnya di grand final Proliga pada masa mendatang.

Solari Puji Fans Real Madrid Jelang Duel El Clasico Lawan Barcelona

Jakarta Pelatih Real Madrid Santiago Solari siap memainkan starter terbaik untuk laga melawan Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey 2018-2019, Kamis dini hari WIB (28/2/2019). Namun, dia menyebut fans sebagai sosok yang penting untuk laga nanti.

Meski sering melakukan rotasi, Solari menegaskan ada satu sosok yang tidak akan pernah tergantikan. Sosok itu adalah pemain ke-12 Real Madrid, alias fans setia mereka: Madridista.

Solari mengharapkan Santiago Bernabeu yang cetar membahana untuk membuat Barcelona gentar.

“Fans kami adalah satu-satunya starting line-up yang sudah pasti untuk pertandingan ini. Saya ingin melihat sebanyak mungkin fans untuk mendukung kami di luar sana,” kata Solari di realmadrid.com.

“Pertandingan ini adalah fokus utama kami, kami semua ingin lolos dan ingin memberikan pertandingan yang spektakuler. Kami sudah bekerja keras untuk melaju sejauh ini dalam musim ini dan masih bertahan di semua kompetisi.”

“Kami harus menjaga level kami. Tujuan kami adalah untuk tetap menyatu, fokus, dan berkonsentrasi sebaik mungkin pada apa yang bisa kami perbuat sejak menit awal,” lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Enggan Bocorkan Line-Up

Lebih lanjut, Solari enggan membongkar line-up Madrid pada pertandingan nanti. Pertanyaan yang terbesar adalah soal keputusan Solari untuk memainkan Gareth Bale atau Vinicius Junior, Marcelo atau Sergio Reguilon, serta Keylor Navas atau Thibaut Courtois.

“Saya tidak akan mengatakannya, saya tidak akan membeberkan line-up saya.”

“Setiap pertandingan adalah petualangan baru, tantangan baru. Dilihat saja siapa yang akan bermain. Kami bersatu dan fokus pada pertandingan. Kami ingin bermain dan mencapai final,” imbuh Solari.

“Rasanya hebat bahwa kami masih terlibat di banyak kompetisi, dan kami ingin menjuarai semuanya,” ucapnya.

Solari sejauh ini dikenal sebagai pelatih yang tidak segan mencadangkan pemain-pemain senior. Gareth Bale, Marcelo, dan Isco adalah tiga korban ketegasan Solari. Dia juga senang memainkan pemain-pemain yang lebih muda.

Di sisi lain, laga bertajuk El Clasico ini sudah dinantikan banyak penikmat sepak bola dunia. Siapa pun pemenangnya, mereka berpeluang besar meraih trofi Copa del Rey musim ini. Real Madrid sedikit unggul karena berhasil mencuri satu gol tandang.

Sumber: Bola.net

Jelang Piala Presiden 2019, Persib Bakal Terapkan Tiki-Taka

Liputan6.com, Bandung – Milan Radovic terus mencari komposisi dan strategi terbaik untuk Persib Bandung. Pelatih asal Montenegro itu pun belakangan terus mencoba menerapkan gaya main tiki-taka untuk Tim Maung Bandung jelang tampil di Piala Presiden 2019 yang akan disiarkan di Indosiar.

Seperti diketahui, dengan gaya Eropa, para pemain Persib dipaksa harus mahir bermain dalam umpan-umpan pendek dan pergerakan dinamis di lapangan. Gaya main tiki-taka menjulang pertengahan tahun 2000-an saat dimainkan Barcelona di bawah asuhan Josep Guardiola.

Radovic sendiri mengaku tak menemui kesulitan berarti memainkan gaya tiki-taka bersama Persib. Namun, tentu, dia perlu mengasah terus sistem ini berlaku di Tim Maung Bandung.

“Tidak (susah), karena itu tidak rumit. Hanya butuh mental kuat dan apa yang Anda pikirkan tentang sepak bola,” ujar Radovic, seperti dikutip dari Ayo Bandung. “Saya kasih ke mereka, mereka sudah mengerti, karena kita tidak takut main ofensif.”

Radovic memang menginginkan pasukan Persib punya offensive minded. Permainan tersebut, dengan pressing-pressing, yang tengah terus dia kembangkan.

“Tapi yang jelas style dari Eropa, Amerika, Asia, Autralia, semua sama, kamu tetap harus pikir bagaimana jalan,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Lawan PS Tira Persikabo

Persib sendiri saat ini masih terus mempersiapkan diri menjelang Piala Presiden 2019. Mereka akan memainkan laga pertama lawan PS Tira-Persikabo, Sabtu (2/3) di Stadion Si Jalak Harupat.

Di Piala Presiden 2019, Persib sendiri berada di Grup A. Selain Persib dan PS Tira-Persikabo, ada juga Perseru Serui dan Persebaya Surabaya.

3 dari 3 halaman

Jadwal Persib di Piala Presiden 2019

Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, saat melawan Persiwa Wamena pada laga Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (11/2). Persib menang 7-0 atas Persiwa. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sabtu 2 Maret 2019

16.00 WIB: Persib vs PS Tira-Persikabo

Kamis 7 Maret 2019

18.30 WIB: Persebaya vs Persib

Selasa 12 Maret 2019

18.30 WIB: Persib vs Perseru

Venue: Si Jalak Harupat

Live: Indosiar

Alex Rins: Suzuki Siap Juara di MotoGP Qatar

Liputan6.com, Losail- Penampilan pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins begitu memukau pada tes pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail. Dari tiga hari tes, Rins sukses meraih posisi satu dan dua dalam hal catatan waktu lap tercepat.

Dia bersaing ketat dengan pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales di tes MotoGP Qatar. Pada tes hari Minggu (24/2/2019), dia bahkan menjadi yang pertama. Sedangkan pada Sabtu dan Senin, dia harus puas di peringkat dua di bawah Vinales.

Inilah yang membuat Rins begitu yakin Suzuki bisa membuat sesuatu di MotoGP Qatar. Motor GSX-RR lansiran 2019 diyakini bisa merebut juara atau setidaknya podium di MotoGP Qatar 10 Maret nanti.

Sejak kembali di 2015 lalu, inilah hasil tes paling stabil buat Suzuki. Rins juga memperlihatkan stabilitas kecepatan saat tes di Sepang pada awal bulan.

Rins memang sempat terjatuh saat melakoni tes hari terakhir di pramusim MotoGP Qatar. Ini membuatnya tak bisa lanjutkan simulasi balapan, meski ini tak mengurangi keyakinannya.

“Kami sudah siap, sangat siap. Kami tampil bagus saat tes. Kami menguji semuanya yang Suzuki beri. Banyak suku cadang yang bagus, tak banyak yang negatif. Jadi ini sangat bagus,” katanya seperti dikutip crash.

2 Gol Penalti Real Madrid Bungkam Levante di Kandang

Tutup Video

Sempurna

Paddock Suzuki Ecstar
Andrea Iannone dan Alex Rins masing-masing disiapkan dua buah motor untuk bertarung di MotoGP (Liputan6.com/Defri Saefullah)

Rins melihat tak ada kekurangan di motor GSX-RR yang jadi tunggangannya musim ini. Dia melihat mesin, sasis, tempat pembuangan dan aerodinamika motor sudah ssempurna.

“Kami mencoba banyak hal dan bikin setelan bagus. Tentu saat balapan bakal berbeda, karena satu pekan ke depan bakal lebih berangin dan berdebu. Kita tak tahu bagaimana sampai Jumat nanti,” katanya.

Saking pedenya, Rins sampai tak melihat ada hal negatif di motor tunggangannya. “Hal positif di motor yaitu kami punya dasar yang bagus di semua aspek,” katanya.

Santai

Dengan keyakinan yang tinggi ini, Rins menjadi tak khawatir menghadapi balapan nanti. Dia mengaku santai menghadapi persaingan.

“Saya lihat lawan cukup kuat. Mereka juga cetak waktu lap bagus. Saya tak tahu bagaimana akselerasi motor tapi di balapan Qatar, semua pembalap bakal berusaha jadi yang teratas,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Hasil Akhir Bikin Chelsea Pusing Jelang Duel Lawan Tottenham

London- Manajer Chelsea, Maurizio Sarri tak khawatir dengan kualitas pemainnya meski dirundung hasil mengecewakan belakangan ini. Namun konsistensi pertandingan yang menyebabkannya khawatir jelang menghadapi Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB. 

Tottenham bukan lawan yang bukan bagi Chelsea pada saat ini. Spurs bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dan unggul 10 poin atas Chelsea. 

Chelsea juga mendulang hasil-hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk keok di final Piala Liga Inggris melawan Manchester City. Belum lagi kontroversi antara Sarri dengan sang kiper Kepa Arrizabalaga di partai final itu. 

Namun, Sarri menegaskan insiden dengan Kepa di Wembley tak masuk daftar kesulitan yang dihadapi Chelsea menjelang laga menghadapi Tottenham. 

“Kiper (Kepa) bukan masalah. Dia membuat kesalahan besar, tapi benar-benar seorang anak yang baik,” kata Sarri, melalui situs resmi Chelsea, Rabu (28/2/2019). 

“Kesulitan (yang kami hadapi) adalah hasil, karena atmosfer di tempat latihan sangat baik. Apa yang dilakukan pemain lebih baik daripada sebelumnya. Jadi, sekarang masalahnya adalah konsistensi hasil,” kata Maurizio Sarri tentang masalah yang dihadapi Chelsea.

2 dari 2 halaman

Ancaman Kekelahan

Sarri mengakui sulit memburu konsistensi dengan jadwal padat dan ancaman kekelahan yang melanda pemain. Pemain Chelsea memang terancam dalam kondisi kalah bugar dibanding Tottenham karena baru saja bermain hingga adu penalti kontra City di Piala Liga Inggris tiga hari sebelum pertandingan. 

Namun, Sarri menegaskan Chelsea akan mencari solusi untuk masalah tersebut. 

“Sulit bermain setiap tiga hari dengan intensitas mental yang sama. Sulit juga menjalani setiap pertandingan dengan determinasi yang sama. Tapi, kami harus melakukannya malam ini karena ini pertandingan sangat penting,” tegas Sarri. 

“Kami tahu Tottenham bermain sangat bagus di luar kandang, jadi sangat penting kami bertahan dengan fokus yang sama seperti pertandingan sebelumnya. Memang ini tak mudah, karena secara mental kami menghabiskan banyak hal pada pertandingan Minggu,” imbuh Sarri. 

5 Striker Terburuk dalam Sejarah Liga Inggris

Liputan6.com, London – Chelsea mendatangkan Alvaro Morata ke Liga Inggris dari raksasa Spanyol, Real Madrid pada 19 Juli 2017. Morata diboyong ke Stamford Bridge Stadium dengan mahar sebesar 60 juta pound sterling (Rp 1,1 triliun, kurs saat ini).

Morata menjadi pemain asal Spanyol termahal yang pernah Chelsea pada saat itu. Sayangnya, pria asal Spanyol tersebut dicap sebagai salah satu striker gagal di Liga Inggris.

Mantan pemain Juventus itu hanya mampu mencetak 16 gol dari 47 pertandingan di Liga Inggris. Bahkan, dia sempat absen mencetak gol dalam enam pertandingan di Liga Inggris terakhirnya bersama Chelsea.

Karena hal tersebut, pelatih Chelsea, Maurizio Sarri memutuskan untuk melepasnya ke klub Spanyol, Atletico Madrid. Chelsea meminjamkan pria berusia 26 tahun itu selama satu setengah musim.

Selain Morata, ada lima pemain lain yang dicap sebagai striker gagal Liga Inggris. Siapa saja? Simak di halaman selanjutnya.

2 dari 6 halaman

Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko. (AFP/Carl de Souza)

Andriy Shevchenko datang ke Liga Inggris pada 2006. Ketika itu dia dibeli Chelsea dengan status sebagai striker mengerikan di Liga Italia bersama AC Milan.

Karena hal tersebut, Chelsea yang dipimpin Roman Abramovich mendatangkan Shevchenko seharga 73 juta euro. Bahkan, pemain asal Ukraina itu mendapat bayaran termahal di Liga Inggris.

Sayangnya, Shevchenko tak bersinar di Liga Inggris. Dia hanya mampu mencetak sembilan gol dari 48 penampilan di Liga Inggris hingga 2008 bersama Chelsea.

3 dari 6 halaman

Radamel Falcao

Pada musim 2014-2015 Radamel Falcao memilih mnggunakan jersey nomor sembilan di Manchester United. (AFP/Oli Scarff)

Striker asal Kolombia, Radamel Falcao sempat memperkuat dua klub top Liga Inggris, Manchester United (2014/15) dan Chelsea (2015/16).

Bahkan, MU harus membayar 10 juta pound sterling sebagai biaya peminjaman Falcao dari AS Monaco. Falcao pun mendapat bayaran mahal di MU, 250 ribu pound sterling per mingggu.

Namun, dia gagal berkontribusi maksimal untuk MU. Dia hanya mencetak empat gol dari 29 pertandingan di Liga Inggris bersama MU.

Musim selanjutnya, Falcao bergabung dengan Chelsea. Bukannya membaik, Falcao malah memburuk. Striker yang berusia 33 tahun itu hanya mencet satu gol dari 12 pertandingan Liga Inggris bersama Chelsea.

4 dari 6 halaman

Andreas Cornelius

Pemain Denmark, Andreas Cornelius (tengah) menjadi salah satu striker terburuk dalam sejarah Liga Inggris. (AFP/Paul Faith)

Pada 27 Juni 2013, Cardiff City mendatangkan striker jangkung Timnas Denmark, Andreas Cornelius dari Copenhagen. Cornelius sempat dicap bakal menjadi striker mematikan di Liga Inggris karena posturnya menjulang hingga 195 cm.

Namun, dia malah menjadi salah satu striker terburuk yang main di Liga Inggris. Dia hanya mendapat kesempatan bermain selama delapan pertandingan, tanpa pernah sekalipun menjadi starter. Cornelius juga gagal mencetak gol.

Alhasil, striker yang kini berusia 25 tahun itu hanya enam bulan bertahan di Liga Inggris. Dia pun kembali ke klub lamanya, Copenhagen.

5 dari 6 halaman

Yaya Sanogo

Kegembiraan Yaya Sanogo dan Joel Campbell saat Arsenal mengalahkan Benfica di ajang Emirates Cup, Sabtu (2/8/2014). (twitter)

Pada 2013, Arsenal mendatangkan striker jangkung kelahiran Prancis, Yaya Sanogo dari Auxerre. Bersama klub asal Prancis itu, dia mampu mencetak 10 gol dari 13 penampilan di Ligue 1.

Sayangnya, di bawah asuhan Arsene Wenger, manajer Arsenal saat itu, Yaya Sanogo gagal berkembang. Dia hanya mampu mencetak dua gol dari 31 pertandingan di Liga Inggris.

Catatan itu membuat Yaya Sanogo menghabiskan waktunya sebagai pemain Arsenal yang dipinjamkan ke Crystal Palace, Ajax, Jong Ajax, Charlon Athletic. Puncaknya, pada 2017, Arsenal melepas Yaya Sanogo ke klub Prancis, Toulouse.

6 dari 6 halaman

El Hadji Diouf

El Hadji Diouf. (AFP/Paul Barker)

Pada 2002, Liverpool secara mengejutkan mendatangkan striker asal Senegal, El Hadji Diouf dari klub asal Prancis, Lens, dengan mahar yang cukup mahal, 10 juta pound sterling.

Manajer Liverpool saat itu, Gerard Houllier sangat terkesan dengan aksi Diouf di Piala Dunia 2002 yang membawa Senegal hingga babak perempat final.

Sayangnya, itu menjadi keputusan yang salah dari Houllier. Diouf hanya mampu mencetak enam gol dari 79 pertandingan bersama Liverpool. Diouf kemudian bermain untuk Bolton, Sunderland, dan Blackburn Rovers, tapi tetap gagal membuktikan dirinya sebagai striker mematikan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Dominan di Tes MotoGP, Vinales Keluhkan Satu Hal Ini di Motor Yamaha

Losail- Maverick Vinales memang sukses menguasai tes MotoGP di sirkuit Losail Qatar. Meski begitu, pembalap Monster Energy Yamaha itu masih keluhkan tidak adanya akselerasi di motor YZR-M1 yang jadi tunggangannya.

Vinales menyambut seri pertama MotoGP 2019 dengan percaya diri. Dia tampil dominan pada tes pramusim MotoGP 2019 dengan selalu mencatat waktu lap terbaik dalam tiga hari tes di Sirkuit Losail, Qatar, 23-25 Februari.

Bahkan dia menyebut motor terbaru yang ditungganginya merupakan yang terbaik sejak kedatangannya ke Yamaha. Namun, dia meyakini modal Yamaha belum cukup siap untuk naik podium utama di MotoGP dengan performa seperti itu. 

“Yang pertama kami perlu meningkatkan akselerasi dan setelah itu kami baru siap,” kata Vinales, seperti dilansir Motorsport, Selasa (26/2/2019). 

“Balapan pertama akan sangat penting bagi, terutama untuk melihat apakah kami dapat memenangi batas grip. Jika ingin bertarung untuk menang kami butuh lebih banyak grip,” kata Maverick Vinales. 

2 dari 2 halaman

Kelebihan Yamaha

Pembalap yang kini memakai nomor 12 itu juga membeberkan beberapa kemajuan di motor baru Yamaha. 

“Kami banyak berkembang di sisi decelaration, jadi saya bisa membuat waktu lap. Bahkan di Tikungan 1, jika kami kehilangan 10 km/jam, saya masih tetap cepat. Alasannya karena saya bisa dekat di tikungan, serta bisa tetap punya kecepatan kencang sepanjang tikungan,” beber Vinales.  

“Di area itu kami banyak berkembang dibanding tahun lalu. Di sisi akselerasi kami masih ketinggalan dibanding kompetitor. Jadi kami masih harus berusaha,” imbuh Vinales. 

Liverpool vs Watford: Mohamed Salah Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Liga Inggris

Liputan6.com, Liverpool – Liverpool akan menjamu Watford di Anfield Stadium, Rabu (27/2/2019) atau Kamis dini hari WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Jelang laga ini, bintang Liverpool, Mohamed Salah diambang rekor Liga Inggris.

Sejak bergabung dengan The Reds, sebutan Liverpool, pada 22 Juni 2017, Salah telah mencetak 49 gol dari 62 pertandingan. Jika bisa mencetak gol ke gawang Watford, namanya akan terukir di sejarah Liga Inggris.

Ya, dia akan mengalahkan rekor yang dimiliki Alan Shearer. Legenda sepak bola Inggris itu mampu 50 gol dalam 66 pertandingan bersama Newcastle United.

“Akan menyenangkan jika mampu mencetak gol ke 50, 51, dan 52,” kata Mohamed Salah dilansir dari Liverpool Echo.

“Namun, fokus saya saat ini hanya membantu Liverpool untuk terus meraih kemenangan,” ucap Salah menambahkan.

2 dari 3 halaman

Rekor Terbaik Liverpool

Bek Manchester United (MU) Luke Shaw dan Victor Lindelof (kanan) sukses menghentikan bintang Liverpool Mohamed Salah pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019). (AFP/Oli Scarff)

Saat ini, rekor terbaik Liverpool mencetak 50 gol tercepat di Liga Inggris masih dipegang oleh Fernando Torres. Striker asal Spanyol itu melakukannya dalam 72 pertandingan.

Salah sebenarnya sudah mempunyai catatan emas di Liga Inggris. Musim lalu, dia menjadi pemain terbanyak yang mencetak gol di Liga Inggris dalam 38 pertandingan. Pemain asal Mesir itu mampu mencetak 32 gol.

Tak hanya itu, dia juga menjadi pemain terbanyak yang mencetak gol dengan kaki kiri sepanjang sejarah Liga Inggris. Salah mencetak 25 gol dengan kaki kiri sepanjang musim 2017/18.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Inggris

Saksikan video pilihan berikut ini:

Belum Nyetel, Striker Anyar Persija Jakarta Minta Waktu Adaptasi

Liputan6.com, Jakarta – Striker anyar Persija Jakarta Silvio Escobar belum mampu mengisi lubang yang ditinggalkan Marko Simic. Dia gagal mencetak gol saat Macan Kemayoran ditahan Becamex Binh Duong 0-0 pada laga Grup G AFC Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2/2019).

Meski senang jalani sudah menjalani debut di Persija, Escobar mengaku belum maksimal di laga tersebut. Pemain asal Paraguay ini mengaku masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekannya.

“Saya senang debut bersama Persija sekaligus di AFC Cup. Laga kemarin masih adaptasi. Apalagi fisik sejauh ini saya baru 80 persen,” ujar Escobar, dilansir situs resmi klub.

Escobar bermain hingga menit ke-64 pertandingan. Dia kemudian digantikan Novri Setiawan. Mantan striker Perseru Serui ini pun berjanji memberikan yang terbaik dalam laga selanjutnya.

“Harapan saya untuk selanjutnya terutama adalah adaptasi dan kondisi fisik bisa 100 persen. Mudah-mudahan saya memberikan yang terbaik untuk Persija,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Dukungan Riko

Striker Persija Jakarta, Silvio Escobar, berusaha melewati kepungan pemain Becamex Binh Duong pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (26/2). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Gelandang Riko Simanjuntak mengamini pernyataan rekannya. Dia yakin Escobar bakal menunjukkan kualitas begitu menyatu dengan permainan Persija.

“Saya rasa Escobar baru datang, dia butuh adaptasi juga. Ya mudah-mudahan ke depannya ia bisa cepat beradaptasi dengan tim,” ujar Riko.

3 dari 3 halaman

Pengganti Simic

Persija mempersiapkan Escobar untuk menggantikan Simic yang terkena masalah hukum di Australia. Simic diduga melakukan pelecehan terhadap penumpang perempuan ketika Persija berangkat ke Negeri Kangguru untuk menjalani kualifikasi Liga Champions Asia.

Jelang El Clasico, Kekasih Bek Barcelona Dapat Panggilan Pengadilan

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Spanyol tidak hanya memburu tagihan pajak pesepak bola. Penyanyi Shakira yang juga kekasih pemain Barcelona, Gerard Pique, ternyata tidak luput dari sorotan. Wanita asal Kolombia itu bahkan telah dipanggil oleh pengadilan untuk dimintai keterangan. 

Dalam pernyataan resmi pengadilan tinggi Catalonia, Selasa (26/2/2019) Shakira diminta menghadap salah hakim di Esplugues de Llobregat. Seperti dilansir trtworld, rencananya, ibu dua anak itu akan diinterogasi di pengadilan yang tak jauh dari Barcelona pada 12 Juni. Dia akan ditanyai seputar pengelapan pajak sebesar 16.5 juta USD atau setara Rp231 Miliar. 

Jaksa penuntut mengatakan bahwa wanita berusia 42 tahun itu telah mengemplang pajak selama jadi penduduk Spanyol sejak 2012 hingga 2014. Jaksa tidak memasukkan kasus yang terjadi pada 2011 karena masa penuntutan untuk periode tersebut telah lewat.   

Shakira sendiri telah berhubungan dengan Gerard Pique sejak 2011 lalu. Mereka telah dikaruniai dua orang anak dan baru memutuskan pindah ke Spanyol sejak 2015 lalu. Sementara sebelumnya, Shakira lebih banyak menghabiskan waktu di Bahamas.  

Namun jaksa penuntut melihat hal yang berbeda. Kepada AFP tahun lalu, jaksa mengatakan bahwa itu bukan realitas yang cocok mengingat anak dan pasangannya tinggal di Barcelona. 

Pemanggilan ini tentu saja mengusik persiapan Pique menghadapi El Clasico pekan ini. Seperti diketahui, Barcelona akan bertandang ke markas Real Madrid pada leg kedua babak semifinal Copa del Rey, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB. Selanjutnya, Barcelona kembali bertandang ke Santiago Bernabeu dalam lanjutan La Liga, Minggu (3/3/2019).  

2 dari 2 halaman

Bukan Warga Spanyol

Penyanyi Kolombia, Shakira, tampil pada upacara pembukaan Pertandingan Amerika Tengah dan Karibia 2018, di Stadion Metropolitano, Kolombia (19/7). Pertandingan yang digelar empat tahun sekali berlangsung hingga 3 Agustus. (AFP PHOTO / Luis Robayo)

Perwakilan Shakira juga sudah angkat bicara mengenai hal ini. Menurutnya, sampai 2014 Shakira menerima sebagian besar pendapatannya lewat tur internasional dan tidak tinggal lebih dari enam bulan di Spanyol yang menjadi salah satu syarat untuk dikenakan pajak.

Sharkira merupakan penyanyi asal Kolombia yang sangat populer di Amerika Latin. Perpaduan ritme Arab, Amerika Latin dan Rock membuat lagu-lagu yang dibawakannya, seperti ‘Hips Dont Lie ddan Whenever, Whenever’ jadi hits terkenal di dunia.

Sementara lagu Waka Waka yang ditulisnya menjadi lagu resmi Piala Dunia Afrika Selatan, 2010 lalu. Saat itu juga, Shakira bertemu Pique dan menjadin hubungan dengannya.  

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Solskjaer: MU Tidak Boleh Puas Finis di Empat Besar Liga Inggris

Liputan6.com, Manchester – Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer meminta anak asuhnya tidak menetapkan finis di empat besar Liga Inggris sebagai target utama musim ini. Ia meminta Paul Pogba dan kolega harus memacu diri untuk meraih prestasi yang lebih baik musim ini.

Musim ini, MU tengah berjuang keras untuk finis di empat besar musim ini. Setan Merah harus bersaing dengan Arsenal dan Chelsea untuk memperebutkan satu tempat di zona Liga Champions musim ini.

Selain itu, MU masih aktif di dua kompetisi lainnya. MU kini berada di babak 16 besar Liga Champions dan lolos ke perempat final FA Cup musim ini.

Bagi Solskjaer, MU harus berusaha keras untuk meraih ketiga target tersebut dan tidak terpaku dengan finih di empat besar. “Seperti yang sudah sering saya katakan sebelumnya, kami harus meningkatkan standar yang kami miliki saat ini,” katanya kepada situs resmi MU.

2 dari 3 halaman

Standar Tinggi

Ole Gunnar Solskjaer mengawali debutnya sebagai manajer Manchester United dengan hasil positif. Solskjaer sukses membawa MU menang 3-1 atas Cardiff City pada laga pekan ke-18 Premier League, Sabtu (22/12/2018). (AFP/CreditGEOFF CADDICK)

Bagi Solskjaer, MU adalah sebuah klub yang selalu mengincar semua trofi. Sehingga timnya harus memiliki mentalitas yang sama untuk memenangkan semua trofi.

“Kami harus kembali menggunakan standard Manchester United yang semestinya. Kami tidak boleh bilang bahwa kami bahagia hanya karena kami finis di empat besar,” tegasnya.

“Finish di empat besar memang fantastis, namun kami juga harus bisa menembus final FA Cup dan memenangkannya, sehingga itu akan menjadi pencapaian yang brillian bagi kami, dan kami tidak bisa memilih satu di antara target itu.”

3 dari 3 halaman

Persiapkan Diri

Solskjaer mengaku optimistis MU bisa memenangkan trofi juara dan finis di empat besar Liga Inggris musim ini. Ia menyebut persiapan yang matang menjadi kunci bagi timnya untuk memenuhi target tersebut.

“Kami harus memastikan bahwa kami siap untuk menghadapi pertandingan melawan Palace. Setelah itu kami harus mempersiapkan diri melawan Southampton, PSG, Arsenal, dan Wolves karena setiap pertandingan akan sangat penting bagi kami.” tandasnya.

Manchester United saat ini menempati peringkat 5 klasemen sementara Liga Inggris. MU terpaut 1 poin dari Arsenal yang ada di peringkat 4.

Sumber: Bola.net

Top 10 Berita Bola: Kalahkan Thailand, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF

Liputan6.com, Jakarta – Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 memenangkan Piala AFF mendominasi berita populer kanal bola Liputan6.com pada Rabu (27/2/2019). Anak asuh Indra Sjafri mengangkat trofi usai mengalahkan Thailand 2-1 di final.

Kisah-kisah menarik di balik capaian Timnas Indonesia U-22 bahkan hampir mendominasi top 10 hari ini. Berikut daftar lengkapnya:

1. Kalahkan Thailand, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019

Timnas Indonesia U-22 sukses meraih gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Thailand di pertandingan final yang digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Meski sempat tertinggal lebih dulu, gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu gelar juara menjadi milik Tim Garuda Muda.

Setelah sejumlah peluang emas didapatkan oleh Tim Garuda Muda di babak pertama, seperti Osvaldo Haay pada menit keempat, Gian Zola pada menit ke-27, dan Witan Sulaeman pada menit ke-33, pertandingan babak pertama harus berakhir tanpa gol.

Pada babak kedua pertandingan, Thailand mulai berusaha bermain lebih lepas. Lini pertahanan Timnas Indonesia U-22 pun mulai tertekan, di mana Awan Setho harus mulai menghalau serangan-serangan tim Gajah Perang. Selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

Berita Populer Lain

Gelandang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, mencium trofi Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

2. Juara AFF U-22, Nama Timnas Indonesia Langsung Mendunia

Timnas Indonesia U-22 sukses raih gelar juara Piala AFF U-22 2019 usai kalahkan Thailand, 2-1, di Stadion Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019). Hasil ini membuat nama timnas Indonesia mendunia.

Pada saat ini, tagar seputar keberhasilan timnas Indonesia menguasai jagat dunia maya, Twitter. Bahkan, ada tiga tagar yang memuncaki daftar trending Twitter di seluruh dunia.

Tagar #TimnasDay sudah memimpin sejak pertandingan bergulir. Sementara itu, tagar #AFFU22 dan #TimnasU22 membuntuti di posisi kedua dan ketiga. Selengkapnya di sini.

3. 7 Fakta Menarik Iringi Sukses Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019

Timnas Indonesia U-22 memastikan gelar juara Piala AFF U-22 2019 usai mengalahkan Thailand 2-1 di final yang berlangsung di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam WIB.

Thailand sempat unggul lebih dulu melalui Saringkan Promsupa pada menit ke-57. Sani Rizki Fauzi menyamakan skor untuk Timnas Indonesia U-22 pada menit ke-59.

Sundulan Osvaldo Haay jadi penentu kemenangan Garuda Muda pada menit ke-64. Timnas Indonesia U-22 harus bermain dengan 10 orang setelah Bagas Adi diganjar kartu merah pada menit ke-89. Selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Top 10

Liga Inggris: MU Dilanda Badai Cedera, Solskjaer Beri Penjelasan

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU) menjawab tudingan bahwa dirinya yang menyebabkan badai cedera di timnya. Juru strategi asal Norwegia itu tidak membantah anggapan tersebut karena ia punya gaya bermain yang membutuhkan fisik prima.

MU saat ini tengah dipusingkan dengan badai cedera. Saat ini tercatat ada sembilan pemain yang harus absen karena cedera, empat di antaranya terjadi pada akhir pekan lalu.

Beberapa pihak menuding Solskjaer adalah penyebab badai cedera tersebut. Mereka menilai gaya bermain menyerang dan gaya melatih yang ditunjukkan sang pelatih menyebabkan tubuh para pemain MU tidak terbiasa dan akhirnya mengalami cedera.

Solskjaer tidak memungkiri memiliki metode latihan dan gaya bermain yang memberikan beban besar bagi tubuh timnya. “Ya, itu gaya bermain [MU] mungkin ada hubungannya dengan cedera ini,” ujar Solskjaer seperti yang dikutip Goal International.

2 dari 3 halaman

Terpaksa

Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer. (AP Photo/ Jon Super)

Solskjaer menilai ia tidak punya pilihan lain ketika menghadapi situasi saat ini. Ia menilai timnya membutuhkan hasil yang bagus dengan segera sehingga harus melatih mereka dengan intensitas tinggi agar mereka bisa menguasai taktiknya.

“Dengan posisi kami saat itu, kapan kira-kira kami harus melakukan perubahan? Apakah kami harus menunggu terlebih dahulu hingga pra musim dan berharap mereka bisa mendapatkan hasil yang baik dengan meminta mereka tidak banyak berlari?” ucap Solskjaer.

“Ataukah kami harus memulai saat ini untuk menunjukkan kepada para pemain apa tuntutan intensitas yang harus mereka lakukan atau bagaimana cara kami bermain?”

3 dari 3 halaman

Kembalikan Gaya

Solskjaer tak menyesal pilihan taktiknya itu menyebabkan badai cedera menimpa MU. Ia menilai pilihannya sudah tepat karena itu berhasil membuat para pemain terpacu untuk bermain lebih baik lagi.

“Anda sekalian sudah melihat opsi yang saya pilih, di mana saya memilih kami harus bermain dengan gaya Manchester United. Ketika mereka ingin bermain sebagai pemain Man United, maka mereka harus berjuang menjaga kebugaran mereka bukan?” tandasnya.

Manchester United akan menghadapi Crystal Palace pada pertandingan pekan ke-28 Liga Inggris, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Sumber: Bola.net

Live Streaming ABL: CLS Knights Indonesia vs Slingers di Vidio.com

Liputan6.com, Jakarta BTN CLS Knights Indonesia akan kembali melakoni laga kandang pada lanjutan ABL 2018-2019. Pada Rabu (27/2/2019), CLS akan menjamu Singapore Slingers di GOR Kertajaya, Surabaya. 

CLS sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Brian Rowson ini pada laga sebelumnya berhasil mempermalukan Saigon Heat di kandang lawan.

CLS total sudah meraih 11 kemenangan dari 21 pertandingan di ABL 2018-2019. Pemain asing Maxie Esho akan kembali jadi tumpuan utama CLS menghadapi Slingers.

Laga CLS kontra Slingers ini akan dimulai pukul 19.00 WIB. Pecinta bola basket bisa menyaksikannya melalui live streaming di Vidio.com.

2 dari 2 halaman

Link Live Streaming

Untuk menyaksikan live streaming CLS kontra Slingers silakan klik disini.

Timnas Indonesia U-22 Juara di Kamboja, Dubes RI Turut Bangga

Phnom Penh- Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Sudirman Haseng sangat bangga bisa menjadi saksi keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF 2019. Dia merasa pengabdiannya selama dua tahun di Kamboja seakan tidak sia-sia.

 Begitu wasit menuip peluit panjang, Sudirman Haseng langsung kegirangan. Pria asal Sidrap Sulawesi Selatan itu tak kuasa menahan kegembiraannya untuk merayakan gelar juara yang diraih Timnas Indonesia U-22. 

Sebagai wakil dari pemerintah, sedari awal Sudirman dan tim KBRI Kamboja memfasilitasi segala kegiatan dan bantuan yang dibutuhkan Timnas Indonesia U-22.

“Saya sangat bangga bisa menjadi saksi sejarah Timnas Indonesia U-22 juara di Kamboja. Rasanya, tak sia-sia saya dua tahun di Kamboja,” kata Sudirman kepada wartawan di Hotel Phnom Penh.

Sejak awal turnamen, Sudirman tak pernah absen untuk menonton pasukan Indra Sjafri. Sudirman juga mengajak masyarakat Indonesia di Kamboja untuk datang memadati The National Olymic Stadium. Hasilnya tak sia-sia, ratusan WNI memerahkan stadion berkapasitas 50 ribu orang itu.

2 dari 2 halaman

Makan Malam Bersama

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Kebahagiaan Sudirman Haseng bertambah karena akhirnya bisa menyantap makan malam bersama dengan pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-22. Maklum, beberapa kali undangan yang diajukannya tak bisa dipenuhi oleh tim yang punya jadwal padat.

“Saya bahagia juga akhirnya bisa makan bersama dengan para pemain. Bersama pemain, pelatih, dan pak Menteri, kami sama-sama makan dengan nikmat karena melihat trofi juara,” ujar Sudirman sembari tertawa.

Gelar Piala AFF U-22 2019 menjadi yang pertama diraih Indonesia pada kalender 2019. Selanjutnya, Timnas Indonesia U-22 akan mempersiapkan diri untuk event selanjutnya yakni Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 di Thailand pada Maret mendatang.

Kadek Agung: Kerja Keras Timnas Indonesia U-22 Terbayar

Phnom Penh – Gelandang Timnas Indonesia U-22 asal Bali United, Kadek Agung Widnyana sangat bangga bisa menorehkan prestasi dengan Garuda Muda. Dia senang karena kerja keras pemain dalam dua bulan terbayar lunas dengan trofi juara di Piala AFF U-22 2019.

Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF U-22 2019 melalui kemenangan 2-1 atas Thailand pada pertandingan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Trofi juara ini menjadi awal yang bagus bagi Timnas Indonesia U-22 di 2019. 

Tim asuhan Indra Sjafri itu masih akan menjalani Kualifikasi Piala AFC U-23 2020, serta SEA Games 2019 pada tahun ini.

Kadek Agung mengaku sangat gembira dengan keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjadi juara di Kamboja. Meski termasuk minim menit bermain bersama Tim Garuda Muda, pemain yang kerap masuk ke lapangan sebagai pengganti itu bersyukur bisa ambil bagian dalam skuat yang berhasil menjadi juara.

“Kerja keras kami dalam dua bulan terakhir terbayarkan. Walaupun secara pribadi tak mendapatkan banyak kesempatan untuk bermain, tapi menjadi bagian dari tim juara merupakan kebanggaan bagi saya. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kami,” ujar Kadek Agung seperti dilansir situs resmi Bali United, Rabu (27/2/2019).

Timnas Indonesia U-22 akan tiba di Tanah Air pada Rabu (27/2/2019) petang. Hanya beristirahat selama dua hari, tim asuhan Indra Sjafri itu akan langsung melakukan pemusatan latihan pada Sabtu (2/3/2019) untuk persiapan menuju kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang akan digelar pada 22-26 Maret 2019 di Vietnam.

2 dari 2 halaman

Serahkan ke Pelatih

Indra Sjafri akan memanggil tujuh pemain untuk membuat skuat yang mengikuti pemusatan latihan menjadi 30 pemain. Kadek Agung menyerahkan keputusan terkait masa depannya di Tim Garuda Muda kepada tim pelatih.

“Saya belum tahu bagaimana rencana ke depan. Satu hal yang saya tahu dalam waktu dekat tim akan melakukan persiapan untuk kualifikasi Piala AFC U-23 yang digelar Maret mendatang. Namun, apa pun agendanya, saya selalu siap untuk Indonesia,” tegasnya.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 untuk kualifikasi Piala AFC U-23 2020 akan dilakukan antara di Jakarta atau Cikarang. Tim Garuda Muda tergabung di Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 bersama tim tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Jadwal Piala Presiden 2019 di Indosiar Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta – Ajang bergengsi Piala Presiden 2019 mulai digelar Sabtu (2/3/2019). Duel Persib Bandung lawan PS Tira-Persikabo di Grup A di Stadion Si Jalak Harupat akan jadi pembuka turnamen pramusim tahunan ini.

Dalam Piala Presiden 2019, total ada 20 tim yang akan bersaing yang dibagi dalam lima grup: A-E. Lima kota dan kabupaten di Pulau Jawa akan dipilih menjadi tempat digelarnya pertandingan Piala Presiden 2019.

Secara eksklusif Indosiar akan menayangkan kompetisi bergengsi ini.

Dalam edisi kali ini, delapan tim akan lolos ke babak perempat final. dengan komposisi lima juara grup serta tiga runer-up terbaik. Pada fase perempat final akan digelar single match yang dimana lima tim terbaik yang akan menjadi tuan rumah.

Di fase semifinal akan tetap memakai format Home-Away, seperti halnya tahun lalu, namun yang menarik adalah laga partai final. Dimana pada edisi kali ini partai puncak akan memakai sistim Home-Away, dimana hal ini ditunjukan agar kompetisi ini lebih semarak.

Berikut Jadwal Piala Presiden 2019](3903239 “”) yang disiarkan Langsung Indosiar:

2 dari 6 halaman

Grup A

Stadion Si Jalak Harupat, Bandung

Sabtu, 2 Maret 2019

16.00 WIB, Persib Bandung vs Tira-Persikabo

19.00 WIB, Perseru Serui vs Persebaya Surabaya

Kamis, 7 Maret 2019

15.30 WIB, Tira-Persikabo vs Perseru Serui

18.30 WIB, Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

Selasa, 12 Maret 2019

15.30 WIB, Tira-Persikabo vs Persebaya Surabaya

18.30 WIB, Persib Bandung vs Perseru Serui

3 dari 6 halaman

Grup B

Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi

Minggu, 3 Maret 2019

15.30 WIB, Bhayangkara FC vs Semen Padang

18.30 WIB, Bali United vs Mitra Kukar

Minggu, 10 Maret 2019

15.30 WIB, Mitra Kukar vs Bhayangkara FC

18.30 WIB, Semen Padang vs Bali United

Rabu, 13 Maret 2019

15.30 WIB, Semen Padang vs Mitra Kukar

18.30 WIB, Bhayangkara FC vs Bali United

4 dari 6 halaman

Grup C

Stadion Moch Soebroto, Magelang

Rabu, 6 Maret 2019

15.30 WIB, PSM Makassar vs Kalteng Putra

18.30 WIB, PSIS Semarang vs Persipura Jayapura

Senin, 11 Maret 2019

15.30 WIB, Kalteng Putra vs PSIS Semarang

18.30 WIB, Persipura Jayapura vs PSM Makassar

Sabtu, 16 Maret 2019

15.30 WIB, Persipura Jayapura vs Kalteng Putra

18.30 WIB, PSIS Semarang vs PSM Makassar

5 dari 6 halaman

Grup D

Stadion Maguwoharjo, Sleman

Selasa, 5 Maret 2019

15.30 WIB, PSS Sleman vs Madura United

18.30 WIB, Persija Jakarta vs Borneo FC

Jumat, 8 Maret 2019

15.30 WIB, Bonreo FC vs PSS Sleman

18.30 WIB, Madura United vs Persija Jakarta

Jumat, 15 Maret 2019

15.30 WIB, Madura United vs Borneo FC

18.30 WIB, PSS Sleman vs Persija Jakarta

6 dari 6 halaman

Grup E

Stadion Kanjuruhan, Malang

Senin, 4 Maret 2019

15.30 WIB, Persita Tangerang vs Persela Lamongan

18.30 WIB, Arema FC vs Barito Putera

Sabtu, 9 Maret 2019

15.30 WIB, Barito Putera vs Persita Tangerang

18.30 WIB, Persela Lamongan vs Arema FC

Kamis, 14 Maret 2019

15.30 WIB, Barito Putera vs Persela Lamongan

18.30 WIB, Arema FC vs Persita Tangerang

Asensio Bertekad Bawa Real Madrid Juara Copa del Rey

Liputan6.com, Madrid – Winger Real Madrid Marco Asensio bertekad mewujudkan mimpinya untuk menjuarai Copa del Rey musim ini. Dia percaya Los Blancos lebih dari mampu untuk mengalahkan Barcelona di semifinal dan melaju ke final, lalu pada akhirnya juara.

Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, Real Madrid akan menjamu Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey. Skuat racikan Santiago Solari sedikit diuntungkan karena mencuri gol tandang pada leg pertama meski pertandingan berakhir imbang 1-1.

Menurut Asensio, El Clasico selalu spesial. Dia yakin pertandingan ini bakal berjalan sulit bagi kedua tim, juga menarik untuk ditonton setiap penikmat sepak bola.

Karena itu, ia akan berambisi untuk misi pribadinya dengan membawa Real Madrid juara Copa del Rey musim ini.

2 dari 3 halaman

Tahap Penting

Winger Real Madrid Marco Asensio (AP Photo/Nick Wass)

Pemain 23 tahun itu percaya Madrid sudah tiba di momen terpenting sepanjang musim. Pada saat inilah semuanya ditentukan, nasib Madrid di Copa del Rey, La Liga, dan Liga Champions.

“Saat ini adalah tahapan yang sangat penting dalam semusim. Sekarang adalah waktunya di mana semua hal dipertaruhkan di semua kompetisi yang kami ikuti,” kata Asensio di laman resmi Realmadrid.com.

“Tim harus menyatu seperti biasanya, kami semua harus berjalan ke arah yang sama dan saya yakin jika kami berhasil melakukan itu, hasil-hasil pertandingan akan sesuai dengan harapan kami.”

3 dari 3 halaman

Memulai dengan Baik

Lebih lanjut, tentang El Clasico, Asensio percaya kunci kemenangan Madrid terletak pada gebrakan di awal pertandingan dan dorongan fans mereka. Secara pribadi, dia juga begitu penasaran dengan trofi Copa del Rey.

“Kami harus membuat awal yang sangat bagus dengan dukungan fans kami. Kami harus memberikan semua kemampuan kami di kandang dan mengincar kemenangan sejak menit pertama.”

“Copa del Rey adalah satu-satunya trofi yang belum saya menangkan bersama Real Madrid. Saya sangat bersemangat dengan prospek untuk menjuarai Copa del Rey tahun ini,” tandas dia.

Sumber: Bola.net

El Clasico: Stadion Bernabeu Ibarat Kandang Buat Barcelona

Liputan6.com, Madrid – Barcelona bakal melakoni leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Real Madrid di Stadion Bernabeu. Laga El Clasico ini bakal dihelat pada Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Bernabeu memang markas Real Madrid. Namun dalam beberapa tahun terakhir, stadion yang terletak di pusat kota Madrid itu seperti menjadi markas Barcelona.

Inilah yang membuat Barcelona menjadi lebih optimistis menghadapi leg kedua semifinal Copa del Rey. Saat ini, skornya masih 1-1.

Seperti dilansir Marca, tren kemenangan Barcelona di Bernabeu begitu fantastis. Sejak dimulainya abad 21 atau tahun 2000, Barcelona hanya kalah 8 kali dalam dua tahun.

Sedangkan sisanya enam kali imbang dan Barcelona menang 11 kali di Bernabeu. Banyak cerita kemenangan di sana diantaranya kemenangan fantastis 6-2 Barcelona di awal-awal Ronaldo baru bergabung.

Sutradara Terbaik Oscar 2019 Diraih Alfonso Cuaron

Tutup Video

Tak Pernah 0-0

Barcelona Vs Real Madrid
Gelandang Real Madrid, Isco, berusaha melewati kepungan pemain Barcelona pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (28/10). Barcelona menang 5-1 atas Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

Kalaupun dipaksa imbang lagi, rekor juga berpihak kepada Barcelona. Berdasarkan statistik, skor imbang di El Clasico yang digelar di Bernabeu tak pernah berakhir 0-0.

Dengan demikian, skor imbang 2-2 sudah cukup bagi Barcelona untuk melaju ke final Copa del Rey untuk lima musim beruntun.

Meski begitu, rekor Valverde di Bernabeu kurang meyakinkan. Karena dia pernah kalah sekali di Piala Super Spanyol dan menang sekali saat El Clasico jelang hari Natal tahun lalu.

Ambisi Messi

Barcelona
Lionel Messi (kanan) belum bisa berbuat banyak di El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona ( JAVIER SORIANO / AFP)

Pantas juga dinanti bagaimana aksi Lionel Messi di El Clasico nanti. Kebetulan, Real Madrid menjadi salah satu korban gol favoritnya.

Hingga saat ini, Messi tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ke gawang Real Madrid dengan jumlah gol 26. Jumlah gol ini jauh dari Ronaldo yang terhenti di angka 18.

Karim Benzema yang masih aktif di Real Madrid saja baru mencetak 9 gol di El Clasico.

Lanjutkan Membaca ↓

Ancelotti Sebut Kemenangan Napoli Dibantu Ronaldo

Liputan6.com, Naples – Manajer Napoli, Carlo Ancelotti, menyebut mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, sudah memberikan bantuan yang luar biasa bagi timnya.

Pada akhir pekan kemarin, Napoli meraih kemenangan besar. Mereka menumbangkan tim promosi, Parma dengan skor 4-0.

Pada laga itu, Arkadiuz Milik menyumbangkan dua gol bagi kemenangan Napoli. Salah satu golnya dicetak melalui tendangan bebas, di mana ia mengarahkan bola secara mendatar saat pagar betis Parma melompat.

Ancelotti mengakui bahwa gol Milik itu memang sudah direncanakan sebelumnya. “Tendangan bebas Milik? Saya yang menyuruhnya untuk menendang dengan mendatar,” buka Ancelotti kepada Daily Star.

2 dari 3 halaman

Terinspirasi Ronaldo

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi usai membobol gawang Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (29/12). (AFP/Marco Bertorello)

Ancelotti mengakui bahwa instruksi itu ia berikan kepada Milik karena terinspirasi dari Cristiano Ronaldo.

Ia menyebut Milik bisa mencetak gol itu dengan baik karena mengamati cara Ronaldo melakukan tendangan bebas beberapa waktu yang lalu.

“Gol itu tercipta bukan karena saya, namun karena Milik meniru teknik Cristiano Ronaldo. Kami harus mengucapkan terima kasih kepadanya.”

3 dari 3 halaman

Senang

Dalam kesempatan yang sama, Milik mengaku senang bisa mencetak gol itu ke gawang Parma.

“Ya, saya berterima kasih kepada pelatih dan juga staff pelatih kami yang membantu saya untuk mencetak gol dari tendangan bebas tersebut.”

“Mereka mengatakan bahwa Parma biasanya melompat dengan sangat tinggi saat menghadang tendangan bebas, sehingga saya memilih untuk menendangnya dengan mendatar.” tandasnya.

Napoli saat ini berada di peringkat 2 klasemen sementara Serie A, di mana mereka 13 poin dari Juventus di puncak klasemen.

Sumber: bola.net

Solskjaer Minta Striker MU Buktikan Kemampuan

Liputan6.com, Manchester – Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer memberi tantangan kepada Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Ia meminta kedua penyerang tersebut menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam beberapa pekan ke depan.

Seperti diketahui, MU tengah berada dalam situasi pelik. Setan Merah tengah mengalami badai cedera setelah sembilan pemain harus absen karena cedera.

Badai cedera yang dialami MU itu kebanyakan menimpa pemain lini tengah dan lini serang. Beberapa pilar serangan MU seperti Marcus Rashford, Juan Mata, Jesse Lingard, dan Anthony Martial harus menepi beberapa pekan.

Dalam krisis penyerang kali ini, Solskjaer meminta Lukaku dan Sanchez untuk membuktikan kualitas yang mereka miliki. “Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki,” ucap juru racik MU asal Norwegia itu seperti dikutip Goal International.

2 dari 3 halaman

Pemain Kelas Atas

Striker Manchester United (MU) Alexis Sanchez. (AFP/Lindsay Parnaby)

Solskjaer mengakui bahwa baik Lukaku dan Sanchez sudah memiliki reputasi sebagai dua pemain ofensif terbaik di Liga Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, dia berharap kedua pemain itu mengeluarkan potensi terbaik mereka dalam periode sulit kali ini.

“Reputasi mereka bagus, dan potensi yang mereka miliki juga sangat tinggi. Saya juga yakin mereka bisa bekerja sama karena mereka adalah sahabat yang baik. Merkea bekerja sama dengan baik saat laga melawan Arsenal di ajang FA Cup, semoga kedua Alexis dan rom bisa bangkit kali ini.”

3 dari 3 halaman

Bangun Chemistry

Solskjaer juga menyebut ada Chemistry yang unik antara Sanchez dan Lukaku. Sehingga ia merasa kedua pemain ini dapat menjadi tumpuan Setan Merah di saat mereka mengalami badai cedera.

“Mereka memiliki pemahaman satu sama lain yang baik, jadi ada peluang mereka bisa meningkatkan performa mereka satu sama lain dan mereka berpotensi membuat saya sakit kepala ketika semua pemain kami fit kembali,” ucapnya.

“Rom [Lukaku] membuat dua peluang besar melawan Liverpool. Dia bermain di posisi yang berbeda dari posisi naturalnya. Namun dengan cedera yang dialami Rashy [Rashford] kami harus mengandalkannya untuk berada di depan untuk menjadi tumpuan kami.” tandasnya.

Lukaku dan Sanchez akan menjadi pemain andalan MU saat mereka menghadapi Crystal Palace di pertandingan pekan ke 28 Liga Inggris, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Sumber: Bola.net

Wawancara Osvaldo Haay: Bungkam Kritik di Final Piala AFF U-22 2019

Liputan6.com, Phnom Penh – Final Piala AFF U-22 2019 menjadi panggung sempurna untuk Osvaldo Haay. Sempat diragukan di laga-laga awal, winger asal Papua itu menjawabnya dengan gol penentu gelar untuk Timnas Indonesia U-22.

Drama Osvaldo Haay di Timnas Indonesia U-22 sudah dimulai di tengah persiapan Piala AFF U-22 2019. Dia mendapatkan tawaran trial ke Spanyol. Undangan yang tak dapat restu sepenuhnya dari pelatih Indra Sjafri, dilakukan dengan kemantapan hati.

Osvaldo harus absen selama sepekan lebih karena mengikuti trial tersebut. Namanya hampir batal dimasukkan ke skuat Timnas Indonesia U-22. Namun, akhirnya Osvaldo datang memenuhi panggilan negara.

Dengan predikat pemain yang baru mengikuti trial di Eropa, serta kegemilangan di Liga 1 2018 bersama Persebaya Surabaya, Osvaldo memikul ekspekatasi tinggi. Sorotan terhadap dirinya semakin tajam setelah jadi andalan di lini sayap oleh pelatih Indra Sjafri.

Dalam laga penyisihan Grup B Piala AFF U-22 2019, kontribusi Osvaldo hampir tak terlihat. Padahal, pemain berusia 20 tahun itu banyak mendapatkan peluang yang pada akhirnya gagal menjadi gol.

Beberapa bola yang didapatnya selalu lepas dan berakhir di kaki bek lawan. Situasi itu membuat Osvaldo semakin terpojok. Media dan dunia maya diramaikan perbincangan akan Osvaldo, yang mayoritas bernada kritik.

Gelandang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, menggiring bola saat melawan Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Selepas fase grup, Osvaldo yang belum tampil cemerlang tak tergantikan. Osvaldo masih dipercaya Indra Sjafri sebagai starter pada laga semifinal. Sekali lagi, sang pemain tetap gagal memberikan kontribusi maksimal.

Selasa (26/2/2019) akhirnya menjadi akhir yang sempura buat Osvaldo Haay. Pada laga final Piala AFF U-22 2019, skor 1-1 masih bertahan hingga menit ke-58. Timnas Thailand U-22 lebih dulu mencetak gol melalui Saringkam Promsupa (57’). Beruntung, Timnas Indonesia U-22 mampu mencetak gol balasan semenit berselang melalui Sani Riski Fauzi.

Baru pada menit ke-64, Osvaldo Haay menggetarkan gawang Thailand melalui sundulannya. Gol tersebut menjadi penyelamat dan menuliskan takdir Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF 2019 U-22. Osvaldo Haay berhasil membungkam kritikan dengan akhir sempurna.

2 dari 3 halaman

Meroket di Tengah Kritikan

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Osvaldo Haay ke gawang Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Gol ini menjadi pembuktian dari Anda setelah dalam beberapa pertandingan terakhir tampil tak maksimal. Seperti apa rasanya?

Kalau saya tidak pernah memikirkan apa yang orang katakan tentang saya. Saya tidak pernah memedulikan hal itu dan fokus saja harus lebih baik dari pertandingan ke pertandingan. Puji Tuhan, saya bisa mencetak gol. Saya tidak peduli dengan apa yang orang katakan, yang penting saya fokus dengan pekerjaan saya di sini.

Bagaimana awalnya bisa mendapatkan momentum mencetak gol pada laga final Piala AFF U-22 2019?

Gol itu merupakan hasil dari kerja keras teman-teman semua. Bukan hanya karena saya sendiri.

Buat siapa gelar ini Anda persembahkan?

Pastinya yang pertama untuk Tuhan yang selalu memberikan kekuatan buat saya. Adapun yang kedua buat keluarga dan masyarakat Indonesia.

Setelah merayakan gelar Piala AFF U-22 2019, siapa yang pertama kali kamu hubungi?

Saya langsung menghubungi orang tua. Mereka bilang bangga pada saya karena telah mengharumkan nama Indonesia. Pesannya agar selalu bisa tampil konsisten.

3 dari 3 halaman

Dukungan Suporter

Piala AFF U-22 2019 adalah awal dari dua turnamen lainnya yang akan diikuti. Motivasi apa yang Anda miliki setelah meraih gelar ini?

Motivasi saya sama dengan teman-teman. Dengan gelar ini semoga bisa memotivasi kami untuk bisa meraih penampilan terbaik di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 sampai medali emas SEA Games 2019 nanti.

Apa pesan buat teman-teman seperjuangan Anda di Timnas Indonesia U-22 yang baru meraih gelar Piala AFF 2019?

Saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Mereka sungguh luar biasa.

Ada target khusus dalam karier setelah meraih gelar Piala AFF U-22 2019?

Targetnya ya harus lebih baik lagi dari sekarang. Agar saya bisa mempersembahkan gelar lagi.

Ada pesan buat suporter yang datang langsung memberikan dukungan ke Kamboja dan yang nonton di televisi di Indonesia?

Saya sangat berterima kasih karena sudah mendukung kami, Timnas Indonesia U-22 dalam suka dan duka. Walaupun ada gonjang-ganjing tetapi mereka tetap mendukung. Itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri buat kami sebagai pemain.

Real Madrid Vs Barcelona, Los Blancos dalam Mood Bagus

Liputan6.com, Madrid – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, mengaku timnya dalam perasaan bagus jelang pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Oleh karena itu, Carvajal mengaku tak sabar melakoni laga bertajuk El Clasico tersebut. Carvajal merasa Real Madrid dalam situasi yang baik untuk melawan Barcelona.

Di leg pertama yang berlangsung di markas Barcelona, Camp Nou, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1. Lucas Vazquez membawa Los Blancos unggul lebih dulu, Malcom menyamakan skor di babak kedua.

“Kami berada di tempat yang bagus, kami dalam mood yang baik,” kata Carvajal, seperti dikutip Marca.

Real Madrid akan didukung penuh publik Santiago Bernabeu kala menjamu Barcelona. Kemenangan 1-0 sudah cukup mengantarkan tim asuhan Santiago Solari itu ke final Copa del Rey.

2 dari 3 halaman

Posisi Baik

Pertemuan pertama laga leg pertama semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Rabu antara Barcelona melawan Real Madrid. (AFP/Lluis Gene)

“Saat ini kami dalam posisi yang baik, pertandingan pertama adalah hasil yang kuat dan kami ingin maju ke final dengan segala yang kami miliki,” ungkap pemain internasional Spanyol ini.

Carvajal menyambut duel El Clasico, yang dianggapnya laga paling panas di dunia. Pemain berusia 27 tahun itu bertekad mengalahkan Lionel Messi dan kawan-kawan.

3 dari 3 halaman

Istimewa

“Ini adalah pertandingan yang ditonton di seluruh dunia, ini sangat istimewa dan kami berharap mendapatkan hasil yang baik,” ujar mantan pemain Bayer Leverkusen ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Sukses Boyong Paqueta, AC Milan Incar 5 Pemain Brasil

Liputan6.com, Milan – Direktur AC Milan, Leonardo, kembali terjun ke lapangan untuk mendatangkan lagi bintang muda Brasil lainnya. AC Milan ingin mendapatkan lagi pemain dari negara ini menyusul kesuksesan Lucas Paqueta.

Seperti dilansir Calciomercato, Leonardo saat ini sedang sibuk memburu pemain hebat lainnya dari negara asalnya.

Salah satu pemain yang menurut laporan tengah dipantau AC Milan, adalah Rodrigo Dourado, yang bermain untuk Internacional. Gelandang ini termasuk pemain tua, lahir pada tahun 1994, tetapi memiliki kontrak yang akan berakhir pada tahun 2020.

Selain Dourado, Rossoneri juga mengikuti Everton Soares, yang bermain untuk Gremio. Striker ini juga pernah dibina di Manchester City, serta beberapa tim Jerman.

Petinggi AC Milan ini juga mengawasi Luan Santos, Helinho dan Reinier Jesus Carvalho. Dua yang pertama dimiliki oleh Sao Paolo, sedangkan yang terakhir bermain untuk Flamengo.

2 dari 3 halaman

Puji Paqueta

Piatek dan Paqueta saling berpelukan pada laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP Photo/Antonio Calanni)

Sebelumnya, Reiner pernah memuji Paqueta. Ia mengakui bahwa Paqueta adalah inspirasi baginya.

“Saya sering melihat sikap Paqueta di lapangan, ketika dia mencari bola dan menyerang ruang,” kata pemain berusia 17 tahun tentang mantan rekan setimnya.

3 dari 3 halaman

Masuk Timnas

Lucas Paqueta (Twitter)

Sementara itu, Paqueta, kemungkinan besar akan dipanggil untuk memperkuat timnas negaranya. Hal ini dikonfirmasi salah satu asisten manajer Brasil, Adenor Leonardo Bacchi, atau Tite.

Menurutnya, Paqueta berpeluang masuk dalam timnas Brasil. Pemain anyar AC Milan itu akan disiapkan membela timnas pada Maret nanti untuk ajang Copa America.

Solskjaer Minta MU Ekstra Waspada Hadapi Palace

Liputan6.com, Manchester – Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer meminta pemainnya mempersiapkan diri dengan baik jelang laga melawan Crystal Palace. Ahli strategi dari Norwegia itu menyebut tim besutan Roy Hodgson tidak bisa dipandang sebelah mata.

MU bakal menjalani laga tandang di pekan ke-28 Liga Inggris. Setan Merah akan melawat ke Selhurst Park, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, untuk menghadapi Palace.

Palace yang sempat tampil inkonsisten di awal musim, perlahan tapi pasti semakin menunjukkan taji mereka. Pada akhir pekan lalu, Palace sukses menumbangkan salah satu tim kuat, Leicester City, dengan skor telak 4-1.

Melihat performa The Eagles itu, Solskjaer meminta MU ekstra waspada. “Mereka [Palace] adalah tim yang sangat, sangat bagus,” buka Solskjaer kepada situs resmi Manchester United.

2 dari 3 halaman

Pelatih Hebat

Manajer Crystal Palace Crystal Palace, Roy Hodgson. (AFP/Justin Tallis)

Solskjaer menilai apiknya performa The Eagles tidak terlepas dari sosok di balik layar mereka, Roy Hodgson. Dia percaya pelatih veteran itulah yang membuat Palace semakin hebat dari waktu ke waktu.

“Kemenangan mereka atas Leicester kemarin merupakan sebuah kemenangan yang impresif,” ucap Solskjaer.

“Bagaimana Roy mempersiapkan timnya benar-benar luar biasa. Kami tahu bahwa mereka sangat piawai saat menguasai bola sehingga kami harus memecahkan penguasaan bola mereka.”

3 dari 3 halaman

Serangan Balik Mematikan

Solskjaer juga meminta anak asuhnya untuk mewaspadai serangan balik yang dimiliki Palace pada pertandingan dini hari nanti. Ia menilai serangan balik merupakan salah satu senjata andalan Palace untuk menyakiti lawan sehingga mereka harus waspada.

“Kami tahu mereka punya serangan balik yang berbahaya, dengan [Wilfried] Zaha, [Andros] Townsend, [Michy] Batshuayi, dan [Christian] Benteke,” ujar Solskjaer.

“Siapapun pemain menyerang, mereka punya kecepatan dan serangan balik yang mematikan, sehingga kami harus berada dalam performa terbaik kami melawan mereka.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Tekad Keras Berbuah Trofi Piala AFF U-22

Liputan6.com, Phnom Penh – Ketika datang ke Kamboja, Timnas Indonesia U-22 tidak dibebani target juara Piala AFF U- 22 2019. Yang terjadi, pasukan Indra Sjafri malah pulang membawa trofi kemenangan.

Dalam persiapannya, Timnas Indonesia U-22 juga tidak bisa membawa tiga pemain yang berkiprah di luar negeri yakni Egy Maulana Vikri (Lechia Gdanks), Saddil Ramdani (Pahang FA), dan Ezra Walian (RKC Waalwijk). Tapi, kenyataan itu tidak berdampak terhadap Garuda Muda.

Para pemain yang ada menunjukkan tekad keras ketika tampil di Piala AFF U-22 2019. Hal itu terlihat dari pertandingan ke pertandingan yang dilakoni Osvaldo Haay dan kawan-kawan.

Sang nakhoda, Indra Sjafri, terus menumbuhkan kepercayaan diri kepada anak-anak asuhannya. Mengalahkan tim kuat seperti Thailand di partai final jelas menjadi catatan positif bagi Timnas Indonesia U-22.

“Saya sangat bersyukur, ini merupakan gelar kedua bagi saya setelah Piala AFF U-19 2013. Ini membuktikan, bangsa Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri, dengan pemain- pemain muda kita,” kata Indra seusai pertandingan.

Ini jadi gelar Piala AFF U-22 pertama bagi Indonesia. Timnas Indonesia U-22 menjadi tim paling produktif selama Piala AFF U-22 2019 dengan mencetak delapan gol sepanjang turnamen.

Timnas Indonesia U-22 tidak sekalipun menelan kekalahan selama turnamen Piala AFF U-22 2019. Di penyisihan grup meraih satu kemenangan dan dua kali imbang. Di babak gugur, Garuda Muda menaklukkan Vietnam (semifinal), Thailand (Final).

2 dari 3 halaman

Peran Marinus

Striker Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Marinus Wanewar mencuri perhatian berkat performa apiknya. Striker Timnas Indonesia asal Papua itu juga dinilai mampu meredam emosinya, kendati menjadi sasaran provokasi pemain lawan.

Sani Rizki Fauzi muncul sebagai pemain kejutan yang bersinar. Gelandang Bhayangkara FC ini tipikal pekerja keras, dia sempat hanya menghuni bangku cadangan, sebelum menembus starter dan berperan penting membawa Timnas Indonesia U-22 juara.

Secara permainan, Garuda Muda sesungguhnya tidak banyak berbeda. Indra Sjafri tetap menerapkan gaya permainan yang mengandalkan serangan dari sayap. Kunci Timnas Indonesia U-22 mempertahankan keunggulan 2-1 atas Thailand hingga peluit akhir saat laga final yakni tekad kuat dan kerja keras dari seluruh pemain. Kekompakan terjalin sejak mereka bergabung dalam pelatnas.

3 dari 3 halaman

Kritik

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri. (Bola.com/Yoppy Renato)

Namun, kritik tetap ada untuk permainan Timnas Indonesia U-22, yang kurang klinis. Kartu merah Bagas Adi pada menit ke-89 merupakan salah satu contoh kesalahan yang tidak perlu dilakukan.

“Saya sangat meminta maaf atas kejadian tadi, soalnya semangat saya terlalu berlebihan,” kata Bagas, seperti dilansir Antara.

Selain itu, sukses ini juga harus menjadi pelecut sebelum tampil di SEA Games 2019 di Filipina. Performa Timnas Indonesia U-22 harus meningkat, bukan malah stagnan setelah menjadi juara.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Real Madrid vs Barcelona: Solari Tak Pedulikan Aksi Kontroversial Bale

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid akan menjamu Barcelona di Estadio Santiago Bernabeu, Rabu (27/2/2019) atau Kamis dini hari WIB pada leg kedua Copa Del Rey. Di laga ini, pelatih Real Madrid, Santiago Solari sangat fokus ke pertandingan.

Bahkan, Solari enggan memikirkan aksi kontroversial winger Los Blancos, Gareth Bale. Usai mencetak gol ke gawang Levante, akhir pekan lalu selebrasi Bale tampak berbeda.

Pemain asal Wales tersebut tidak tertawa atau tersenyum. Secara emosional, ia bahkan melepas paksa rangkulan rekan setimnya, Lucas Vazquez.

“Kita sudah membahas mengenai Gareth, fokus kami adalah pada pertandingan El Clasico. Real Madrid memberikan atensi kami pada laga yang sangat indah itu. Kami harus melampaui begitu banyak rintangan untuk dapat berada di sini.”

“Laga leg pertama sangatlah indah untuk dapat disaksikan olah para penonton. Fokus kami, fokus Gareth Bale dan seluruh para pemain ditempatkan pada pertandingan. Kami semua bersatu padu dengan target yang jelas untuk menang,” kata Solari, dikutip dari situs resmi Real Madrid.

2 dari 3 halaman

Butuh Bantuan Suporter

Penyerang Barcelona Lionel Messi (tengah) menggiring bola melewati pemain Real Madrid Toni Kroos dan Luka Modric saat bertanding pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Rabu (6/2). (AP Photo/Emilio Morenatti)

Ketimbang memikirkan masalah Bale, Solari meminta fans Real Madrid membantu para pemain. Dia ingin suporter memenuhi Santiago Bernabeu Stadium untuk memberikan tekanan kepada Lionel Messi dan kawan-kawan.

“Para pendukung kami adalah satu-satunya pemain starter yang tak tergantikan. Saya akan memohon kepada mereka untuk datang semua. Fokusnya adalah pada pertandingan dan kami semua bersatu padu dengan target lolos babak penyisihan ini dan menikmati jalannya laga.”

“Kami telah bekerja keras untuk dapat tiba di periode ini. Kami akan berupaya untuk mempertahankannya. Fokusnya adalah agar semua bersatu padu, bersemangat dan terkonsentrasi dari sejak menit pertama dengan apa yang harus kami lakukan,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Real Madrid Diunggulkan

Di atas kertas Real Madrid lebih diunggulkan. Sebab, selain main di kandang sendiri, Real Madrid berhasil menahan imbang Barcelona dengan skor 1-1 pada leg pertama di Camp Nou.

“Kami harus berupaya melanjutkan semua yang telah kami lakukan sebelumnya dengan bagus. Tim tahu apa yang sedang mereka lakukan dengan baik dan ke mana harus melangkah,” kata Solari mengakhiri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Terancam City

Liputan6.com, London – Liverpool menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-27. Hal ini tidak lepas dari hasil imbang melawan MU akhir pekan lalu.

The Reds telah mengoleksi 66 poin dari 27 laga Liga Inggris. Anak asuh Jurgen Klopp unggul satu poin atas Manchester City di posisi kedua.

Sementara posisi ketiga ditempati oleh Tottenham Hotspur. Klub asal London itu mengoleksi 60 poin dari 27 laga Liga Inggris.

Persaingan ketat justru terjadi di posisi keempat hingga keenam. Pasalnya, Arsenal, MU, dan Chelsea hanya terpaut masing-masing satu poin.

Berikut klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-27:

2 dari 3 halaman

Klasemen

Logo Liga Inggris

3 dari 3 halaman

Jadwal

Logo Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Palace vs MU, Solskjaer Akan Mainkan Pemain Muda

Liputan6.com, Manchester – Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer memberikan sedikit bocoran tentang persiapan timnya melawan Crystal Palace. Ia menyebut kemungkinan besar akan menurunkan beberapa pemain mudanya pada laga ke-28 Liga Inggris ini.

Jelang laga melawan Palace, Kamis (28/2/2019), situasi MU bisa dikatakan jauh dari ideal. Setan Merah tengah mengalami badai cedera, di mana ada sembilan pemain yang dipastikan absen pada laga tersebut.

Belakangan, beredar kabar Solskjaer kembali memasukkan beberapa pemain muda pada sesi latihan MU. Mereka adalah Tahith Chong, Angel Gomes, dan James Garner yang musim ini beberapa kali berlatih di tim senior MU.

Dengan kondisi timnya seperti saat ini, Solskjaer mengonfirmasi ketiga pemain ini mungkin akan terlibat pada laga MU melawan Palace. “Ya para pemain muda kami sudah bergabung dengan sesi latihan kami, jadi mereka akan terlibat dalam tim kami nanti,” buka Solskjaer kepada situs resmi MU.

2 dari 3 halaman

Prospek Bagus

Gelandang serang Manchester United U-18, Angel Gomes, dikabarkan Daily Mail pada Senin (17/10/2016), menjadi incaran dari Barcelona. (www.redcityofficial.com)

Solskaer mengindikasikan Angel Gomes kemungkinan besar bermain pada laga ini. Ia menilai sang pemuda sudah menunjukkan talenta yang besar di dalam timnya.

“Angel sudah meraih kesuksesan besar di Timnas Inggris u-17 bersama dengan [Jadon] Snacho, [Callum] Hudson-Odoi dan [Phil] Foden],” ucapnya.

“Dia berkontribusi besar di dalam tim itu dan saya yakin Angel akan bermain dengan sangat baik saat ia diberikan kesempatan.”

3 dari 3 halaman

Sudah Siap

Solskjaer menegaskan tidak memainkan para pemain muda pada laga tersebut sebagai opsi panik semata. Ia menyebut mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik sehingga mereka layak mendapatkan kesempatan ini.

“Jimmy Garner adalah Michael Carrick versi 20 tahun lebih muda, sehingga saya yakin dia akan bermain dengan baik. Sementara Chongy [Chong], dia mampu melewati banyak pemain lawan ketika ia bermain. Mereka mungkin masih bocah, namun mereka siap untuk kesempatan ini,” papar Solskjaer.

“Memang tidak mudah bagi para pemain muda berusia 16-17 tahun yang berposisi sebagai bek untuk bermain di tim senior. Namun sebagai pemain menyerang, situasinya lebih mudah karena mereka bisa pergi ke sana untuk mengekspresikan diri mereka. Mereka mampu memenangkan pertandingan ini untuk anda.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Real Madrid vs Barcelona: Saatnya Messi Pecah Telur

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid bakal menjamu Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Bernabeu Stadium, Kamis (28/2/2019). Laga ini diyakini bakal jadi ajang bagi Lionel Messi untuk kembali bersinar.

Namun faktanya, seperti dilansir Marca, ada fakta unik soal Messi saat melawan Real Madrid di ajang Copa del Rey. Ternyata, Messi sudah tak mencetak gol sebanyak tujuh laga saat melawan Real Madrid di Copa del Rey.

Fakta ini memang cukup ironis. Soalnya, bintang Barcelona itu kerap mencetak gol melawan Real Madrid di ajang lain. Lalu apakah ini momen bagi Messi untuk pecah telur?

Memang sedikit aneh kalau melihat pemain sekaliber Messi buntu saat melawan Real Madrid di Copa del Rey. Hingga saat ini, Messi sudah mencetak 50 gol di Copa del Rey.

Ada tiga klub yang jadi target favoritnya yaitu Athletic Bilbao (6 gol), Getafe (6) dan Atletico Madrid (5). Ini momentum bagus bagi Messi untuk mencetak gol di tengah penampilannya yang on fire.

2 dari 3 halaman

Tantangan

Lionel Messi (AFP/Lluis Gene)

Messi terbiasa dengan tantangan seperti ini. Dulu dia pernah melewati 10 laga tanpa mencetak gol sekalipun di Inggris. Kutukan itu pecah saat dia mencetak gol lawan Manchester City di Februari 2014.

Total Messi sudah melawan 24 tim berbeda di Copa del Rey. Dan, hanya ada dua tim yang belum pernah dibobolnya.

Selain Real Madrid, Messi juga belum pernah membobol gawang Gramanet, klub yang dihadapinya pada 2 November 2004 saat masih di awal-awal karier.

Selama bertandang ke Bernabeu di Copa del Rey, Messi tercatat hanya menang satu kali. Itu terjadi pada edisi Copa del Rey 2011-2012.

3 dari 3 halaman

Kiper Penjegal

Ada sederet kiper Real Madrid yang mampu menjegal Messi dalam mencetak gol di Copa del Rey. Mereka adalah Iker Casillas, Diego Lopez dan Keylor Navas.

Nama terakhir kemungkinan bakal kembali dimainkan dini hari nanti melawan Barcelona. Jadi apakah Messi bisa pecah telur lawan Real Madrid nanti?

Persebaya Jadikan Piala Presiden Ajang Pemantapan Tim

Liputan6.com, Surabaya – Kapten Persebaya Surabaya, Ruben Karel Sanadi, menyebut timnya butuh waktu agar bisa menjadi lebih kompak. Ia menilai Persebaya belum cukup solid meskipun selalu menang dalam beberapa laga terakhir.

Namun, menurut pemain asal Papua ini, salah satu cara yang bisa digunakan Persebaya untuk semakin memupuk kerjasama antar pemain adalah keikutsertaannya dalam turnamen Piala Presiden yang disiarkan langsung Indosiar.

“Saya rasa walaupun kita menang, saya rasa kita belum kompak seutuhnya,” ungkap Ruben Sanadi kepada media.

“Besok, Piala Presiden ini ajang untuk kita bisa kompak, biar kita lebih kompak karena masih ada yang kurang,” kata pemain Persebaya pindahan dari Persipura Jayapura ini.

2 dari 3 halaman

Ajak Ngobrol Rekannya

Namun sebagai kapten, Ruben Sanadi ikut mendorong rekan-rekannya agar semakin kompak, tapi yang dia lakukan lebih kepada pendekatan secara personal antar pemain.

“Kita nanti bahas pemain sama pemain, kita ngobrol,” imbuh bek 32 tahun ini.

“Kita harus lakukan itu biar kita kompak di dalam dan luar lapangan,” tegas mantan pemain Persita Tangerang ini.

3 dari 3 halaman

Ketemu Persib

Di ajang Piala Presiden, Persebaya tergabung dalam Grup A. Di grup ini, Persib Bandung terpilih sebagai tuan rumah.

Bertempat di Stadion si Jalak Harupat, Persebaya juga harus berhadapan dengan Tira-Persikabo, dan Perseru Serui.

Sumber: Bola.net

3 Pelatih Bidikan Real Madrid Musim Depan

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid rupanya belum puas dengan performa Santiago Solari musim ini. Mereka pun terus membidik beberapa nama untuk dijadikan pelatih musim depan.

Kepergian Zinedine Zidane meninggalkan lubang besar di Santiago Bernabeu . Penggantinya, Julen Lopetegui ternyata gagal mendongkrak performa Los Blancos sehingga membuatnya dipecat pada bulan Oktober dan digantikan oleh Santiago Solari.

Solari mampu membuat performa Los Merengues lebih stabil. Banyak yang berharap bahwa ia bisa memberikan dampak yang sama seperti Zidane, tetapi sejauh ini masih bisa terwujud.

Petinggi Los Blancos sepertinya tidak menganggap Solari sebagai manajaer untuk jangka panjang. Karena itu, Real Madrid mungkin bisa mencari sosok lainnya yang lebih berpengalaman.

Berikut ini tiga calon pelatih Real Madrid musim depan:

2 dari 4 halaman

1. Jose Mourinho

Pelatih Manchester United Jose Mourinho memberikan arahan kepada pemainnya saat melawan Huddersfield dalam pertandingan Liga Inggris di stadion John Smith di Huddersfield (21/10). (Nigel French / PA via AP)

Jose Mourinho adalah salah satu pelatih yang paling sukses dalam sepak bola dunia. Pelatih asal Portugal itu sudah menangani klub terbesar di sepak bola dunia seperti Inter Milan, Chelsea, dan Manchester United. Saat ini, ia menganggur setelah dipecat Setan Merah pada Desember tahun lalu.

Mantan pelatih Chelsea itu memimpin Real Madrid antara 2010 hingga 2013. Ia berhasil mengakhiri dominasi Barcelona di La Liga dan masih memegang rekor poin terbanyak dalam satu musim La Liga.

Los Blancos akan melalui fase transisi di mana pemain kunci seperti Luka Modric, Sergio Ramos, Marcelo, dan Karim Benzema semuanya sudah berusia 30-an. Madrid membutuhkan pelatih yang bisa memberi jaminan trofi saat membangun ulang tim mereka. Selain itu, Mourinho saat ini sedang menganggur sehingga mudah untuk mendapatkan tanda tangannya.

Presiden Real Madrid Florentino Perez diyakini masih menyukai Mourinho dan dikabarkan ingin membawanya ke Santiago Bernabeu pada musim depan.

3 dari 4 halaman

2. Antonio Conte

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, saat pertandingan melawan Leicester City pada laga perempat final Piala FA di Stadion King Power, Minggu (18/3/2018). Leicester City takluk 1-2 dari Chelsea. (AP/Frank Augstein)

Antonio Conte sebelumnya menangani Chelsea dan membantu mereka memenangkan Premier League pada musim pertamanya, dan Piala FA pada tahun berikutnya. Sebelum datang ke Chelsea, Conte memimpin Juventus dan berhasil memenangkan tiga trofi Seri A secara beruntun.

Pelatih asal Italia itu adalah pemenang dan dia dikenal karena berhasil memenangkan gelar liga. Juventus asuhan Conte juga masih memegang rekor poin terbanyak di Serie A dalam satu musim.

Meski memenangkan Liga Champions tiga kali secara beruntun, Los Blancos tidak mampu menunjukkan performa yang sama di La Liga. Mereka adalah klub paling sukses di Spanyol, tetapi mereka merasa kesulitan mendominasi pentas domestik. Namun, dengan Conte, mereka akan memiliki pelatih yang tahu cara memenangkan gelar liga dan tampil secara konsisten.

Mantan pelatih Chelsea itu pernah dikaitkan dengan Real Madrid ketika Zinedine Zidane pergi dan juga setelah Juan Lopetegui dipecat oleh klub. Jika keadaan tidak berjalan dengan baik, Conte jelas merupakan pilihan yang harus dipertimbangkan Florentino Perez. Conte saat ini juga sedang menganggur sehingga membuatnya menjadi pilihan yang menarik.

4 dari 4 halaman

3. Arsene Wenger

Reaksi manajer Arsenal, Arsene Wenger melihat timnya melawan Atletico Madrid pada laga leg kedua semifinal Liga Europa di Wanda Metropolitano, Kamis (3/5). Kegagalan Arsenal lolos ke final Liga Europa membuat Wenger bersedih. (AP/Francisco Seco)

Wenger merupakan salah satu sosok yang cukup dihormati di dunia sepak bola. Mantan pelatih AS Monaco itu dikenal karena memainkan sepak bola menyerang yang indah dan pada saat yang sama, ia berhasil mengembangkan bakat muda dan memolesnya menjadi pemain kelas dunia.

Wenger sudah memenangkan 3 gelar Premier League dan 7 Piala FA, meski Arsenal memiliki kendala keuangan. Mantan pelatih Arsenal itu sudah dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sepak bola dan rekornya sangat mendukungnya.

Madrid berada dalam fase transisi dan mereka membutuhkan pelatih yang berpengalaman. Dengan Wenger, mereka akan memiliki pelatih yang sangat berpengalaman dan dia bisa memainkan sepak bola yang menyenangkan juga. Selain itu, ia bisa mengembangkan pemain muda seperti Vinicius Jr, Mariano Diaz, Alvaro Odriozola, dan Sergio Reguilon menjadi pemain kelas dunia.

Seperti Mourinho dan Conte, Wenger saat ini juga sedang menganggur. Mengingat rekam jejaknya, Wenger bisa mendapat respek dari para pemain Madrid, karena itu akan membantunya mengendalikan ruang ganti.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Usai Juara Piala AFF, Timnas Indonesia U-22 Langsung TC Kualifikasi Piala AFC U-23

Liputan6.com, Phnom Penh – Kegembiraan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 tidak akan berlangsung lama. Pelatih Tim Garuda Muda Indra Sjafri menegaskan pemainnya hanya akan libur pada 28 Februari dan 1 Maret.

Timnas Indonesia U-22 saat ini dalam suasana bergembira usai menjadi juara Piala AFF U-22 2019 lewat kemenangan 2-1 atas Thailand di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa malam (26/2/2019).

Indra mengungkapkan hanya akan memberikan istirahat selama dua hari kepada pemainnya. Setelah itu, Tim Garuda Muda akan langsung digeber kembali dalam pemusatan latihan untuk kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang dimulai Sabtu (2/3/2019).

Selain itu akan ada beberapa pemain lagi yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 tersebut.

“Kami akan mulai TC lagi pada 2 Maret. Akan ada tujuh pemain yang akan kami panggil. Pemain akan istirahat pada 28 Februari dan 1 Maret. Pada 2 Maret, kami sudah mulai latihan lagi,” ujar Indra Sjafri di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa malam (26/2/2019).

2 dari 2 halaman

Lokasi TC

Selebrasi Timnas Indonesia U-22 setelah Osvaldo Haay mencetak gol kemenangan 2-1 atas Thailand di final Piala AFF U-22 2019, Selasa (26/2/2019). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Mengenai lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 untuk kualifikasi Piala AFC U-23 2020 itu, Indra Sjafri masih belum tahu pasti. Wacana yang sudah ada adalah di Jakarta atau di Cikarang.

“Saya meminta agar bisa tetap di Jakarta. Namun, ada rencana di Cikarang. Saya sudah meminta kepada Ibu Sekjen PSSI untuk tetap di Jakarta,” ujar Indra.

Pemusatan latihan Tim Garuda Muda langsung digelar lantaran waktu yang cukup mepet sebelum tampil di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.

Timnas Indonesia U-22 berada di Grup K yang digelar di Hanoi, Vietnam, pada 22 hingga 26 Maret 2019. Tim Garuda Muda berada satu grup bersama tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Sumber: Bola.com

Jelang Piala Presiden 2019, Kim Sebut Persiapan Persib Sudah Oke

Liputan6.com, Bandung – Persib Bandung terus berbenah jelang tampil di ajang Piala Presiden 2019. Maklum, Tim Maung Bandung berambisi menjadi yang terbaik di turnamen pramusim yang dimulai Sabtu (2/3) ini, seperti tahun 2015 saat mereka jadi juara.

Gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan, menyebut, persiapan pasukan Tim Maung Bandung sejauh ini sudah bagus. Dia pun menyatakan Persib siap tempur di ajang yang akan disiarkan di Indosiar ini.

“Dari Piala Indonesia ke Piala Presiden, saya pikir sama saja ini seperti lanjutan dari Piala Indonesia. Kami siap, tapi masih ada yang harus diperbaiki,” ujar Kim di situs resmi Persib.

Kim menyebut, meski hanya turnamen persiapan, dia siap habis-habisan bersama Persib . Sebab, kata pemain berdarah Jerman, prestasi di Piala Presiden 2019 bisa jadi ukuran untuk tampil di ajang sesungguhnya, yaitu Liga 1 2019.

“Ini juga bagus untuk melihat (kekuatan) kami ada di mana sebelum liga dimulai,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Laga Pertama lawan PS Tira Persikabo

Persib sendiri akan menjalani laga pertama mereka di Grup A lawan PS Tira-Persikabo, di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (2/3). Pertandingan ini juga sekaligus pembuka Piala Presiden 2019.

Selain Persib dan PS Tira Persikabo, di Grup A juga ada Perseru Serui dan Persebaya Surabaya. Kim pun meminta rekan-rekannya benar-benar fokus karena PS Tira Persikabo bukan tim sembarangan.

“Saya dengar, Tira sekarang pemain-pemainnya lumayan bagus. Pastinya, kita juga akan melihat video mereka, menganalisa mereka, di mana kelemahan dan kekuatan mereka,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Jadwal Persib Bandung di Piala Presiden 2019

Gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sabtu 2 Maret 2019

18.30 WIB: Persib vs PS Tira-Persikabo

Kamis 7 Maret 2019

18.30 WIB: Persebaya vs Persib

Selasa 12 Maret 2019

18.30 WIB: Persib vs Perseru

Venue: Si Jalak Harupat

Live: Indosiar

Dovizioso Jalani Hari yang Aneh di Tes Pramusim MotoGP Qatar

Liputan6.com, Losail- Andrea Dovizioso merasa sudah menjalani hari yang aneh pada hari terakhir tes pramusim MotoGP Qatar yang berlangsung di Losail, Senin (25/2/2019). Dia mengaku tak bahagia dengan pengalaman itu.

Bagaimana tidak, Dovizioso menempati posisi ke-15 pada hari terakhir. Dia kalah segalanya dari pembalap lain, bahkan pembalap muda dalam hal waktu lap terbaik.

Dovizioso mengeluhkan kerasnya angin, temperatur yang turun drastis dan kelembaban sebagai penyebab dia tak mendapatkan feeling dengan motor. Itu juga terjadi di hari pertama dan kedua tes MotoGP Qatar.

Pembalap asal Italia itu bahkan harus rela batalkan simulasi balapan di tes MotoGP Qatar. Ini gara-gara dirinya dan Danilo Petrucci tak bisa mendapatkan feeling dengan ban depan yang tiba-tiba tak bisa cepat.

“Hari ini aneh. Feeling saya tidak bagus. Ada angin yang keras dari arah berlawanan.Kami tak bisa jalankan program dan akhir tes dengan cara terbaik,” ujarnya seperti dikutip crash.

2 dari 3 halaman

Dipelajari

Andrea Dovizioso harus manfaatkan momentum Honda Repsol (Mohd RASFAN / AFP)

Dovi mengatakan harus mempelajari apa yang menjadi masalah untuk persiapan balapan di MotoGP Qatar. Semuanya harus siap sebelum 10 Maret.

“Kami harus mempelajari kelemahan agar siap Jumat dua pekan depan. Pada pekan balapan saya pikir kami bakal lebih baik. Namun sulit untuk mengerti lawan karena sepertinya mereka juga lebih baik,” ujar Dovi.

“Sangat sulit. Semua pembalap seperti sangat kencang di tes tadi, bahkan pembalap rookie. Jadi sulit untuk menganalisa tes.”

3 dari 3 halaman

Tidak Khawatir

Meski raih hasil buruk di tes, Dovi mengaku tak terlalu khawatir dengan balapan dua pekan nanti. Satu hal yang dikhawatirkannya yaitu tak bisa merasakan motor dengan sempurna selama tes.

“Mungkin Ducati tidak bagus di tes ini, tapi saya pikir itu tidak terlalu penting,” ujarnya.

“Sulit untuk memahami persaingan sekarang. Dilihat dari luar, semua pembalap seperti melakukan pembenahan. Saat ini sulit untuk menebak apa yang pembalap lain lakukan di balapan.”

Timnas Indonesia U-22 Kembali ke Tanah Air dalam 2 Rombongan

Liputan6.com, Phnom Penh – Timnas Indonesia U-22 tampil sebagai juara pada Piala AFF U-22 2019 yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Tim Garuda Muda rencananya kembali keTanah Air dengan terbagi menjadi dua rombongan penerbangan pada Rabu petang WIB (27/2/2019).

Timnas Indonesia U-22 menjadi juara di Piala AFF U-22 2019 setelah menang 2-1 atas Thailand di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Sempat tertinggal lebih dulu dari Thailand, Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay mencetak gol kemenangan bagi Tim Garuda Muda.

Tim asuhan Indra Sjafri itu hanya bisa merayakan keberhasilan itu pada malam hari di Kamboja. Sebab, Marinus Wanewar dan kolega akan langsung terbang kembali ke Tanah Air, Rabu (27/2/2019).

Rencananya, Tim Garuda Muda tiba pada Rabu petang (27/2/2019). Rombongan Timnas Indonesia U-22 akan tiba di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, lewat dua penerbangan berbeda.

2 dari 2 halaman

Transit di Malaysia

Rombongan yang terdiri dari 23 pemain dan 14 ofisial dan pelatih itu akan transit terlebih dulu di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka kemudian akan terbang ke Jakarta dengan dua penerbangan Malaysia Airlines yang berbeda.

Rombongan pertama Timnas Indonesia U-22 yang terdiri dari 20 orang akan tiba dengan menggunakan penerbangan MH723 pukul 17.30 WIB. Sementara rombongan kedua yang terdiri dari 17 orang, dijadwalkan tiba pukul jam 19.05 WIB dengan menggunakan penerbangan MH725.

Real Madrid vs Barcelona, Toni Kroos: Atmosfernya Luar Biasa

Liputan6.com, Madrid – Laga Real Madrid kontra Barcelona bertajuk El Clasico sering menyedot perhatian dunia. Sebab, duel dua tim terbaik di dunia tersebut selalu menghadirkan pemain-pemain top, drama, gol-gol indah, dan banyak hal lainnya.

Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, Real Madrid akan menghadapi Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Santiago Bernabeu. Bermain di depan publik sendiri, Los Blancos sedikit diunggulkan dari barcelona.

Pada leg pertama di Camp Nou, Real Madrid menahan imbang Barcelona 1-1. Ketika itu, Madrid unggul lebih dulu melalui gol Lucas Vazquez sebelum disamakan Malcom.

Gelandang Real Madrid Toni Kroos yakin semua fans Los Blancos, baik yang di Spanyol maupun tempat lain, sudah tak sabar menantikan pertandingan ini.

2 dari 3 halaman

Sangat Spesial

Barcelona menghadapi Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Rabu (6/2/2019) malam waktu setempat. (AFP/Lluis Gene)

Menurut Kroos, selama 4,5 tahun terakhir, tepatnya sejak bergabung dengan Madrid, El Clasico tidak pernah membosankan. Dia tidak pernah terbiasa dengan atmosfer El Clasico yang impresif, bahkan sebelum pertandingan berlangsung.

“Saya tiba di sini empat setengah tahun yang lalu dan saya sudah mengalami banyak Clasico. Atmosfernya selalu luar biasa. Bahkan pada hari-hari sebelumnya, Anda bisa mengamati atmosfer yang terbangun,” kata Kroos di Realmadrid.com.

“Bersama fans, ada nuansa kuat, ada semangat yang muncul. Laga ini spesial karena ini merupakan pertempuran besar melawan klub hebat lainnya. Itulah yang membuat pertandingan ini begitu spesial.”

3 dari 3 halaman

Dua Tim Terbaik

Lebih lanjut, Kroos percaya duel ini memang tidak ada bandingannya. El Clasico adalah El Clasico, pertempuran dua tim terbaik di dunia. Tidak ada pertandingan lain yang bisa menyamai hebatnya duel tersebut.

“Pertandingan ini menghadirkan dua tim terbaik di dunia, di ruang ganti pertandingan ini tidak ada bandingannya, tidak ada pertandingan semacam ini bagi para pemain karena sejarah yang begitu kuat,” ucapnya.

“Sudah ada begitu banyak duel yang menarik antara dua klub ini, dan intensitasnya terus meningkat, lebih tinggi daripada pertandingan lainnya. Ini adalah pertandingan hebat, kedua tim mengenal satu sama lain dengan sangat baik.”

“Bercelona adalah tim yang sulit ditahan, mereka punya banyak pemain berkualitas di setiap posisi,” pungkasnya.

Sumber: Bola.net

Real Madrid vs Barcelona: Los Blancos Tanpa Isco

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akan menjamu Barcelona pada leg kedua babak semifinal Copa del Rey, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB. Namun Isco dipastikan tidak akan tampil pada El Clasico ini. 

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, tidak memasukan nama pemain asal Malaga itu dalam skuatnya. Dia dicoret bersama dengan Mariano Diaz, Brahim Diaz, dan Jesus Vallejo. Sejauh ini, Solari telah menunjuk 19 nama dan akan mencoret satu lagi dari nama-nama tersebut. 

Seperti dilansir Marca, Isco sebenarnya sudah mendapat lampu hijau dari tim medis setelah sebelumnya sempat berkutat dengan cedera punggung yang memaksanya absen 4 laga. 

Namun Solari menganggap kondisinya belum siap untuk tampil melawan Barcelona. Apalagi El Clasico kali ini merupakan penentu langkah Los Blancos menuju final Copa del Rey setelah di leg pertama yang berlangsung di Camp Nou, 7 Februari lalu, kedua tim imbang 1-1. 

Dalam duel ini, Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat gol Lucas Vazquez pada menit ke-6. Namun Barcelona berhasil membalas pada menit ke-57 lewat aksi Malcolm. 

2 dari 2 halaman

Tidak Takut Messi

Lionel Messi (kanan) belum bisa berbuat banyak di El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona ( JAVIER SORIANO / AFP)

Pada leg pertama lalu, Barcelona tidak tampil dengan kekuatan penuh sejak menit pertama. Lionel Messi yang menjadi andalan lini depan Blaugrana baru bisa tampil pada menit 63. 

Pada leg kedua dini hari nanti, Messi sepertinya bakal jadi ancaman bagi lini pertahanan Real Madrid. Ketajamannya sudah kembali pulih. Belum lama ini, Messi bahkan berhasil mencetak hattrick saat Barcelona menang 4-2 atas Sevilla. Ini merupakan hattrick ke-50 Messi. 

Namun Solari tidak khawatir. Saat ditanya apakah Madrid takut pada Messi, Solari menjawab: “Kata itu tidak eksis ketika Anda bersaing dalam dunia sepak bola. Kami menikmati kompetisi ini, kami menyalurkan semua perasaan dan jiwa kami pada pertandingan ini.” 

“Kami berjuang keras untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Kami ingin menikmatinya,” kata Solari. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Real Madrid vs Barcelona: Los Blancos Tak Pernah Takut kepada Messi

Liputan6.com, Madrid – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari menegaskan, anak asuhnya tidak gentar dengan bintang Barcelona, Lionel Messi jelang leg kedua semfinal Copa Del Rey di Estadio Santiago Bernabeu, Rabu (27/2/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Messi tercatat sebagai pemain aktif Barcelona yang paling banyak menghadapi Real Madrid. Dia sudah terlibat dalam laga bertajuk El Clasico dalam 39 pertandingan.

Pemain Timnas Argentina itu juga tercatat sebagai top scorer El Clasico. Dia sudah mencetak 26 gol ke gawang Real Madrid.

“Kata-kata itu (takut dengan Messi) tidak ada dalam kamus mereka yang bertanding dalam sepak bola. Kami menikmati jalannya kompetisi, kami akan memberikan jiwa dan raga kami setiap hari.”

“Kami masuk ke lapangan untuk bertarung guna memenangkan setiap pertandingan. Perspektif kami adalah menikmatinya,” ucap Solari, seperti dikutip dari situs resmi Real Madrid.

2 dari 3 halaman

Catatan Minus Messi

Lionel Messi menciptakan kemelut di pertahanan Real Madrid (JAVIER SORIANO / AFP)

Meski top scorer Barcelona di ajang El Clasico, seorang Messi tetap saja punya catatan minus. Pemain berusia 31 tahun itu tak mampu mencetak gol ke gawang Real Madrid di ajang El Clasico.

Bahkan, pada semifinal leg pertama Copa Del Rey, 7 Februari lalu, Lionel Messi tak amin akibat cedera. Namun pada leg kedua nanti, Messi dipastikan bermain.

3 dari 3 halaman

Statistik Messi

Berikut statistik Lionel Messi di ajang El Clasico:

Main: 39

Gol: 26

Hat-trick: 2

Assist: 14

Saksikan video pilihan berikut ini:

NBA: Celtics Babak Belur di Kandang Raptors

Liputan6.com, Jakarta Boston Celtics menelan kekalahan memalukan saat dijamu salah satu rival di Wilayah Timur NBA, Toronto Raptors. Celtics kalah telak 95-118 pada laga NBA yang digelar Rabu (27/2/2019) pagi WIB.b

Pada laga NBA di Scotiabank Arena itu, Celtics sebenarnya bisa mengimbangi Raptors di kuarter pertama. Dimotori Jaylen Brown, Celtics unggul 32-30.

Petaka menimpa Celtics pada kuarter dua. Raptors mengamuk dengan membuat 36 poin berbanding 13. Raptors bahkan sempat membuat 13 poin beruntun di awal kuarter dua.

Celtics sangat kesulitan membendung forward Raptors Pascal Siankam. Celtics tertinggal 31 poin dengan tersisa semenit lagi di kuarter tiga. Sejak saat itu Celtics tak pernah bisa mendekati Raptors.

2 dari 2 halaman

Siankam

Siankam menjadi mimpi buruk bagi Celtics. Dia membuat 25 poin dan delapan rebound untuk Raptors. Siankam memasukkan 10 tembakan dari 16 percobaan.

Kawhi Leonard menyusul dengan sumbangsih 21 angka. Sedangkan di kubu Raptors, Marcus Morris yang menjadi top skorer dengan 17 poin.

Lazio vs AC Milan: Inzaghi Kesal Pasukannya Gagal Cetak Gol

Liputan6.com, Roma – Pelatih Lazio, Simone Inzaghi terlihat kesal timnya gagal mencetak gol ke gawang AC Milan di Olimpico Stadium pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2/2019) atau Rabu dini hari WIB. Pertandingan itu berakhir imbang 0-0.

Dalam laga tersebut, Lazio punya banyak peluang mencetak gol ke gawang AC Milan. Ciro Immobile dan kawan-kawan memiliki 14 peluang, enam di antaranya on target, tapi tak ada yang membuahkan hasil.

Lazio pun terlihat sangat mendominasi hingga bisa mendikte permainan AC Milan. Sebabnya, AC Milan hanya memiliki tiga peluang, satu di antaranya on target.

“Kami tidak memberikan AC Milan peluang yang berarti, bahkan tak mendapat sepak pojok. Namun satu penyesalannya, kami tidak berhasil mencetak gol,” ucap Inzaghi, dikutip dari Football Italia.

“Kami hanya kehilangan satu gol. Kendati demikian, pemain kami sudah bermain bagus dan sangat fokus kepada AC Milan, tim yang sedang on fire di Serie A saat ini,” katanya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Puji Bek Lazio

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi. (AP Photo / Gregorio Borgia)

Inzaghi juga memberikan pujian kepada tiga pemain bertahan Lazio, Patric, Bastos, dan Francesco Acerbi. Mereka bisa membuat striker ganas AC Milan, Krysztof Piatek mati kutu.

“Acerbi melakukan hal-hal besar, Patric dan Bastos juga tampik baik. Tidak mudah berurusan dengan Piatek. Namun kami berhasil menetralkan Piatek,” ujar pelatih berpaspor Italia itu.

“Saya senang dengan kerja keras mereka. Padahal, Bastos hanya melakukan setengah sesi latihan untuk melawan AC Milan. Dia layak mendapatkan pujian,” katanya melanjutkan.

3 dari 3 halaman

Modal Hadapi AS Roma

Hasil imbang melawan AC Milan menjadi modal berharga Lazio untuk menghadapi derby melawan AS Roma. Pertandingan itu bakal berlangsung di Olimpico pada Sabtu (2/3/2019) atau Minggu dini hari WIB dalam lanjutan Serie A.

“Kami punya sedikit waktu untuk melawan AS Roma. Namun kami akan berusaha mempersiapkannya sebaik mungkin,” ujar Inzaghi mengakhiri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

3 Kunci Timnas Indonesia U-22 Jadi Kampiun Piala AFF U-22 2019

Liputan6.com, Phnom Penh – Sukses Timnas Indonesia U-22 menjadi kampiun Piala AFF U-22 2019 melahirkan euforia baru. Di tengah carut marut sepak bola nasional Osvaldo Haay dan kolega mepersembahkan trofi untuk masyarakat Indonesia.

Timnas Indonesia U-22 meraih gelar juara seusai membungkam Thailand di partai puncak. Kedudukan akhir 2-1 untuk Indonesia menghiasi papan skor di Stadion Olympic National, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

Kemenangan itu tentu saja mengejutkan. Selama fase grup Timnas Indonesia U-22 tampil kurang meyakinkan. Mereka bermain imbang 1-1 dengan Myanmar, seri 2-2 kontra Malaysia, dan terakhir menang 2-0 atas Kamboja. Mereka bahkan lolos semifinal sebagai runner-up Grup D.

Sedangkan Thailand memiliki catatan yang lebih mentereng. Meski berstatus runner-up Grup A, mereka lolos dengan nilai poin 7, sama dengan Vietnam sebagai juara grup.

Belum lagi, Thailand juga tidak kebobolan sejak fase grup dan semi final. Mereka baru kebobolan saat melawan Indonesia di partai puncak dan langsung kemasukan dua gol.

Tim asal Negeri Gajah Putih itu juga datang dengan reputasi ciamik. Mereka merupakan juara bertahan turnamen ini. Ditambah lagi, Thailand merupakan penguasa sepak bola Asia Tenggara di segala level.

Timnas Indonesia U-22 malah baru menjalani debut di turnamen ini. Malah, anak asuh Indra Sjafri hanya melakukan persiapan tak sampai dua bulan. Dalam setiap uji coba mereka juga tak menang.

Makanya, prestasi gemilang ini menjadi raihan yang sangat membanggakan. Mantan pemain Timnas Indonesia, Ferril Raymond Hattu mengaku bangga dengan keberhasilab ini.

Ferril merupakan kapten Timnas Indonesia saat meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Filipina. Dia membeberkan sedikit analisis mengenai gelar juara Timnas Indonesia U-22 ini kepada Bola.com. Simak ulasannya:

2 dari 4 halaman

Tahu Momen Menyerang Thailand

Gelandang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, menggiring bola saat melawan Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Timnas Indonesia U-22 sebenarnya tertinggal terlebih dahulu dari Thailand. Thailand unggul lewat kapten tim Saringkan pada menit ke-57. Namun Indonesia mampu membalasnya lewat gol cepat.

Pertama, Sani Rizki menyamakan kedudukan pada menit ke-59. Lima menit kemudian, Osvaldo Haay mencetak gol penentu kemenangan. Itu bahkan gol pertamanya di Piala AFF U-22.

Reputasi Thailand sebagai tim yang tidak kebobolan sebelum final membuat mereka diprediksi punya pertahanan kuat. Namun, Ferril menilai hal ini lumrah terjadi.

“Bermain bola sebenarnya biasa seperti itu. Tidak ada yang membayangkan Jerman membantai Brasil di rumahnya sendiri saat Piala Dunia 2014. Sama seperti itu, bola itu bundar,” kata Ferril.

“Mereka (Timnas Indonesia U-22) main bagus. Tahu kapan memainkan bola dan fokus melakukan serangan. Mereka tahu apa yang harus dilakukan melawan Thailand yang punya tren seperti itu,” imbuhnya.

Dua serangan yang berbuah gol itu berjalan dengan efektif. Serangan balik pemain Timnas Indonesia U-22 mampu memperdaya pemain belakang Thailand.

3 dari 4 halaman

Bekerja Sama Apik

Para pemain Timnas Indonesia foto bersama sebelum melawan Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Pergerakan cepat Timnas Indonesia U-22 dalam segala hal juga rapi. Serangan yang mereka bangun terkesan tak buru-buru. Demikian halnya lini belakang yang sigap saling menutup kekosongan posisi.

“Mereka saling menutup, artinya ada yang melakukan kesalahan bisa ditutup yang lain. Dan mampu mengimbangi permainan Thailand yang punya reputasi mentereng. Semua tahu Thailand raksasa ASEAN di berbagai level,” ucap Ferril.

“Itu fakta dan itu harus diapresiasi. Kita bersyukur karena ini hasil baik buat kita. Semoga ini pertanda bahwa kita bisa membuka lembaran baru dalam sepak bola,” ujar pria kelahiran Surabaya itu.

4 dari 4 halaman

Semangat Juang Tinggi

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Saat tertinggal 0-1, Osvaldo Haay dkk. terlihat tidak tunduk begitu saja. Mereka berusaha segera mencetak gol balasan dan itu terbukti berhasil.

Semangat juang itulah yang menjadi ciri khas Timnas Indonesia U-22. Meski sempat bermain imbang dua kali, mereka tercatat tidak terkalahkan dalam turnamen ini.

“Bagus. Saya senang melihat Timnas Indonesia U-22. Artinya, semangat juang bagus dan paling menonjol. Mereka punya potensi dan kemampuan. Meski, emosinya kadang tidak bisa ditahan,” tutur Ferril.

Sumber: Bola.com

4 Fakta Menarik Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22

Liputan6.com, Phnom Penh – Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 usai membungkam Thailand di laga final. Marinus Wanewar dan kawan-kawan menang 2-1 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Timnas Indonesia U-22 kebobolan lebih dulu oleh Thailand lewat sang kapten, Saringkan Promsupa, pada menit ke-57. Namun, tak kehilangan mentalitas akibat kebobolan lebih dulu, Tim Garuda Muda langsung membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi satu menit berselang.

Tembakan pemain Bhayangkara FC yang dilepaskan dari luar kotak penalti itu berubah arah setelah membentur tubuh bek Thailand, Marco Ballini, dan masuk ke gawang.

Kedudukan yang kembali imbang membuat kedua tim semakin termotivasi untuk mencari gol tambahan. Jual beli serangan dengan intensitas permainan yang tinggi tersaji di tengah lapangan hijau.

Namun, Osvaldo Haay membuat perubahan dengan tandukan keras yang mengoyak jala gawang Thailand pada menit ke-63.

Berawal dari eksekusi tendangan bebas Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah dari sisi kanan, Osvaldo melompat tinggi dan menyambar bola dengan kepalanya. Bola bergerak masuk ke gawang tanpa bisa dijangkau kiper Thailand, membawa Tim Garuda Muda berbalik unggul.

Tertinggal satu gol membuat Thailand semakin gencar melancarkan serangan ke pertahanan Timnas Indonesia U-22. Awan Setho Raharjo harus sedikit bekerja lebih keras, dibantu lini pertahanan yang tak kehilangan fokus mengawal areanya dari gempuran pemain Thailand.

Timnas Indonesia U-22 akhirnya memastikan diri menjadi juara Piala AFF U-22 2019 dengan kemenangan 2-1 atas Thailand. Bola.com merangkum empat fakta menarik yang ada setelah Tim Garuda Muda menjadi juara Piala AFF U-22 2019.

2 dari 5 halaman

Timnas Indonesia Juarai Piala AFF U-22 Edisi Pertama Setelah Vakum 13 Tahun

Selebrasi Timnas Indonesia U-22 setelah Osvaldo Haay mencetak gol kemenangan 2-1 atas Thailand di final Piala AFF U-22 2019, Selasa (26/2/2019). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Gelar juara yang diraih Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF U-22 2019 ini merupakan yang pertama diraih Tim Garuda di level usia U-22 atau U-23. Selain itu yang menarik, gelar juara ini diraih tim asuhan Indra Sjafri setelah turnamen tersebut vakum cukup lama.

Piala AFF U-22 sebelumnya digelar dengan nama Piala AFF U-23 pada 2005. Saat itu Thailand, yang menjadi tuan rumah, berhasil menjadi juara dengan kemenangan telak 3-0 atas Singapura di pertandingan final.

Namun, itu menjadi satu-satunya edisi turnamen AFF di level U-23. Edisi kedua hampir digelar di Indonesia pada 2011. Namun, akhirnya turnamen tersebut batal terlaksana.

Piala AFF U-22 2019 menjadi kali pertama turnamen tersebut kembali digelar setelah 13 tahun vakum. Kamboja menjadi tuan rumah dan tampil cemerlang di dua pertandingan awal mereka.

Namun, tim tuan rumah akhirnya kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-22 yang kemudian melangkah jauh hingga menjadi juara di turnamen tersebut setelah menang 1-0 atas Vietnam di semifinal dan 2-1 atas Thailand di final.

3 dari 5 halaman

Timnas Indonesia U-22, Tim Pertama yang Jebol Gawang Thailand

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Kemenangan 2-1 atas Thailand tak hanya berbuah gelar juara bagi Timnas Indonesia U-22. Tim asuhan Indra Sjafri itu juga tercatat menjadi tim pertama yang berhasil menjebol gawang Thailand sepanjang Piala AFF U-22 2019.

Thailand melewati Grup A Piala AFF U-22 2019 dengan meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Dalam tiga laga di fase grup, gawang Thailand bersih dari gol. Kemenangan 1-0 atas Timor Leste, 3-0 atas Filipina, dan bermain imbang tanpa gol dengan Vietnam mengantar Thailand ke semifinal sebagai runner-up Grup A.

Thailand menyingkirkan Kamboja di semifinal lewat drama adu penalti, setelah bermain imbang tanpa gol sepanjang 120 menit. Gawang Thailand bersih hingga melaju ke partai final.

Meski sempat unggul lebih dulu dari Timnas Indonesia U-22 di laga final, gawang Thailand akhirnya bobol untuk kali pertama. Sani Rizki Fauzi berhasil mematahkan catatan positif Thailand sepanjang Piala AFF U-22 2019 berlangsung.

Osvaldo Haay melengkapi derita Thailand dengan tak hanya kebobolan lagi, tetapi juga mengalami kekalahan pertama mereka di Piala AFF U-22 2019.

4 dari 5 halaman

Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay Cetak Gol Pertama Sepanjang Piala AFF U-22 2019

Gelandang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, mencium trofi Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF U-22 2019 tak lepas dari kontribusi nyata Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay yang mencetak gol, meski keduanya juga harus berterima kasih kepada Gian Zola dan Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah yang memberi assist untuk kedua gol tersebut.

Namun, yang begitu berharga bagi kedua pemain tersebut adalah, gol yang mereka ciptakan di final Piala AFF U-22 2019 ini menjadi gol pertama mereka sepanjang turnamen yang digelar di Kamboja itu berlangsung.

Dengan keberhasilan Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay mencetak gol pertama mereka, sekaligus menjadi gol penentu keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019, total ada enam pemain Indonesia yang mencetak gol di turnamen sepak bola Asia Tenggara kategori usia di bawah 22 tahun itu.

Selain Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay yang masing-masing mencetak satu gol, Timnas Indonesia U-22 juga mendapatkan gol dari Rachmat Irianto, Witan Sulaeman, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, yang masing-masing juga mencetak satu gol, dan Marinus Wanewar, pemain yang berhasil mengemas tiga gol sepanjang turnamen.

5 dari 5 halaman

Juara Piala AFF U-22 2019, Gelar Kedua Indra Sjafri Bersama Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, selalu meluangkan waktu untuk Salat Subuh berjamaah di Mesjid Al Serkal, Kamboja. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Timnas Indonesia U-22 untuk kali pertama menjadi juara lewat Piala AFF U-22 2019. Namun, bagi sang pelatih, Indra Sjafri, ini merupakan kali kedua menyabet gelar juara di kejuaraan resmi milik AFF.

Indra Sjafri sukses membawa Tim Garuda Muda menyabet gelar juara di Piala AFF U-22 2019. Dua hasil imbang dan satu kemenangan di fase grup cukup untuk membawa Timnas Indonesia U-22 melangkah ke semifinal dan kemudian dengan pasti memenangi dua laga untuk menjadi juara.

Namun, ini bukan pertama kalinya Indra Sjafri meraih gelar juara di kompetisi resmi level AFF. Indra Sjafri juga merupakan pelatih yang sukses mengobati kerinduan masyarakat Indonesia yang ingin melihat Timnas juara pada 2013.

Bersama Timnas Indonesia U-19 yang berisikan Evan Dimas, Ravi Murdianto, Hansamu Yama, Putu Gede Juni Antara, Paulo Sitanggang, dan Ilham Udin Armaiyn, Indra Sjafri merasakan gelar juara Piala AFF U-19 2013 yang digelar di Sidoarjo.

Sumber: Bola.com

Persija Ditahan Becamex, Ryuji: Kami Sudah Maksimal

Liputan6.com, Jakarta – Persija Jakarta harus puas bermain imbang 0 -0 melawan Becamex Binh Duong dalam pertandingan perdana penyisihan Grup G Piala AFC 2019, Selasa (26/2/2019) sore WIB di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Bek Persija, Ryuji Utomo, menyayangkan hasil imbang kontra wakil Vietnam tersebut. Tapi, Ryuji menilai rekan-rekan setimnya telah tampil maksimal.

Hanya saja Ryuji menyebut keberuntungan belum berpihak kepada Persija. Pemain berusia 23 tahun ini juga menyoroti fokus tim berjulukan Macan Kemayoran itu jelang pertandingan berakhir.

“Kami dari pemain sudah berusaha maksimal. Seperti kata pelatih tadi, 70 menit kita bisa menguasai bola, cuma mungkin di beberapa menit terakhir kita kehilangan fokus,” terang Ryuji, seperti dilansir situs resmi Persija.

Selain itu, Ryuji juga memuji dukungan penuh The Jakmania di Stadion GBK. Ryuji menegaskan, dukungan The Jakmania membuat para pemain Persija semakin termotivasi di lapangan.

2 dari 3 halaman

Kerja Keras

Bek Persija Jakarta, Ryuji Utomo (kanan). (Bola.com/Yoppy Renato)

“Cuma ya terima kasih juga untuk teman- teman satu tim semuanya, sudah bekerja keras di pertandingan malam ini,” ucap mantan kekasih artis Ariel Tatum ini.

Pada pertandingan lanjutan Grup G Piala AFC 2019 berikutnya, pasukan Ivan Kolev bakal menyambangi markas klub Myanmar, Shan United pada 12 Maret nanti.

3 dari 3 halaman

Jadwal Persija di Piala Presiden 2019

Berikut jadwal lengkap Grup D Piala Presiden 2019 yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman:

Selasa, 5 Maret 2019

PSS Sleman vs Madura United (15.30 WIB)

Persija Jakarta vs Borneo FC (18.30 WIB)

Minggu, 10 Maret 2019

Madura United vs Persija Jakarta (15.30 WIB)

Borneo FC vs PSS Sleman (18.30 WIB)

Jumat, 15 Maret 2019

Madura United vs Borneo FC (15.30 WIB)

PSS Sleman vs Persija Jakarta (18.30 WIB)

Eks Manajer Liverpool Resmi Tangani Leicester City

Liverpool – Mantan manajer Liverpool, Brendan Rodgers akhirnya kembali ke Liga Inggris. Rodgers resmi ditunjuk sebagai manajer Leicester City yang baru.

Rodgers resmi pindah setelah mendapatkan lampu hijau dari Celtic FC. Celtic setuju setelah Leicester memberikan kompensasi untuk sisa kontraknya.

“Kami senang bisa membawa manajer kaliber seperti Rodgers. Tentu saja kami tak sabar menantikan kinerjanya,” ujar Wakil Presiden Leicester City, Aiyawatt Srivaddhanaprabha dilansir laman resmi klub.

“Semoga saja kualitas Rodgers, talenta muda kami, serta staf bisa memberikan hasil yang memuaskan,” katanya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Banyak Pengalaman

Rodgers memiliki pengalaman menangani klub di Premier League. Dia pernah menjadi manajer Watford, Reading, Swansea City, dan Liverpool.

Pada saat menangani Liverpool, Rodgers hampir membawa timnya meraih gelar Premier League 2013-2014. Akan tetapi, The Reds gagal karena disalip Manchester City pada pekan-pekan akhir Premier League.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Manajer Celtic FC, Brendan Rodgers. (AFP/Josep Lago)

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Chelsea vs Spurs: Kepa Kemungkinan Diparkir

Liputan6.com, London – Perselisihan antara manajer Chelsea Maurizio Sarri dan Kepa Arrizabalaga telah usai. Namun, juru strategi asal Italia tersebut masih belum yakin akan memainkan kiper Spanyol itu pada laga kontra Tottenham Spurs, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Seperti diketahui, Sarri dan Kepa sempat adu mulut dalam laga final Carabao Cup saat Chelsea menghadapi Manchester City, Minggu (24/2/2019) lalu. Hal tersebut disebabkan Kepa menolak untuk diganti pada masa perpanjangan waktu walau sedang kram.

Rabu (27/2/2019) pagi WIB, Kepa telah menyatakan permintaan maaf. Sarri pun telah menerima permintaan maaf itu dengan tangan terbuka.

Chelsea juga telah membuat perlakuan tegas dengan menjatuhkan hukuman potong gaji satu pekan untuk Kepa.

2 dari 3 halaman

Kepa Belum Pasti Tampil

Manajer Chelsea Maurizio Sarri bersiap memainkan kiper Willy Caballero pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). Akan tetapi, hal itu urung terjadi karena Kepa Arrizabalaga menolak diganti. (AFP/Adrian Dennis)

Walau begitu, posisi Kepa di bawah mistar gawang Chelsea sepertinya belum benar-benar aman. Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sarri mengatakan dirinya masih ragu untuk menurunkan kiper asal Spanyol tersebut.

“Saya tidak tahu [apakah dia akan bermain], saya harus memutuskan ya atau tidak. Saya pikir demikian [Kepa sedang bugar], dia hanya punya waktu pemulihan kemarin tapi saya pikir demikian,” tutur Sarri seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Ini adalah situasi yang sangat tak biasa jadi sang pemain sangat terkejut. Mustahil untuk bisa bereaksi sesegera mungkin,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Siap Secara Mental

Dari perkataan Sarri diketahui bahwa Kepa sedang mengalami masalah dengan kondisi mentalnya setelah permasalahan tersebut mengundang perhatian dari berbagai kalangan. Itu menjadi salah satu alasan utama mengapa Sarri ragu untuk menurunkannya.

“Akankah dia bermain? Saya harus mengirimkan pesan kepada grup saya, apakah Kepa akan berada di lapangan atau tidak. Saya harus membuat keputusan yang terbaik untuk grup saya,” tambahnya.

“Dia harus seperti itu [siap secara mental]. Dia membuat kesalahan, ada konsekuensinya. Kalau dia dimainkan, di harus siap. Bila dicadangkan dia juga harus siap,” tandasnya.

Pertandingan kontra Tottenham ini akan diselenggarakan di markas kebanggaan Chelsea, Stamford Bridge. Pada paruh pertama musim 2018/2019 ini, skuat asuhan Mauricio Pochettino tersebut merupakan tim yang mengandaskan torehan tanpa terkalahkan The Blues.

Sumber: Bola.net

Lawan Home United di AFC Cup 2019, PSM Makassar Bawa 20 Pemain

Liputan6.com, Jakarta – Runner-up Liga 1 musim lalu, PSM Makassar akan menjalani laga perdana AFC Cup 2019 dengan bertandang ke markas tim asal Singapura, Home United, hari ini. Pertandingan ini akan digelar di Jalan Besar Stadium.

Laga di AFC Cup 2019 ini dipastikan tak akan mudah bagi PSM. Maka itu, pelatih Darije Kalezic mempersiapkan betul pasukannya. Ada 20 pemain dibawa ke Singapura.

Seperti dilansir situs resmi mereka, dari 20 pemain PSM tersebut, terdapat empat pemain asing milik Pasukan Ramang. Mereka adalah, Wiljan Pluim, Marc Klok, Aaron Evans, dan Eero Markkanen yang merupakan rekrutan anyar PSM Makassar.

Pemain naturalisasi, Guy Junior juga turut ikut serta dalam rombongan. Begitu juga dengan kiper muda mereka, Reza Pratama yang diberi kesempatan untuk ikut dalam laga tandang perdana di AFC Cup 2019.

Pertemuan keduanya memang bukan yang pertama kalinya. Pada tahun lalu, kedua tim telah bertemu dalam turnamen pra musim, Super Cup Asia.

Saat itu tim yang berjuluk Juku Eja ini berhasil menang dengan skor 4-0. Gol diciptakan oleh Guy Junior pada menit ke-13 dan 62, serta melalui kaki Marc Klok lewat titik putih serta tambahan satu gol dari Zulham Zamrun diujung babak kedua.

2 dari 3 halaman

Grup H Ketat

PSM Makassar sendiri tergabung dalam Grup H. Selain Home United, mereka juga harus bersaing dengan Kaya Iloilo FC (Filipina) dan Lao Toyota FC (Laos).

Sebelum tampil di laga ini, PSM sempat mengadakan pemusatan latihan alias TC di daerah Jogjakarta. Para pemain PSM pun diliburkan setelah menghadapi Kalteng Putra di Piala Indonesia.Berikut 20 nama yang dibawa PSM ke Singapura.

Berikut daftar 20 nama yang dibawa untuk pertandingan melawan Home United, dikutip dari situs resmi PSM Makassar.

3 dari 3 halaman

Skuat PSM lawan Home United

Kiper: Rivky Mokodompit, Reza Pratama, Hilman Syah

Pemain Belakang: Aaron Evans, Abdul Rahman, Taufik Hidayat, Beny Wahyudi, Hendra Wijaya, Munhar, Arfan

Pemain Tengah: Wiljan Pluim, Marc Klok, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, Rizky Pellu, Razyid Bakri

Pemain Depan: Eero Markkanen, Guy Junior, Ferdinan Sinaga, Rahmat Syamsyuddin Leo

Real Madrid vs Barcelona, Solari: Kami Tidak Takut Messi

Liputan6.com, Madrid – Pelatih Real Madrid Santiago Solari menegaskan skuatnya akan memberikan penampilan terbaik saat menjamu Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB nanti. Pada leg pertama di Camp Nou, skor berakhir imbang 1-1.

Seperti biasa, duel Real Madrid melawan Barcelona bertajuk El Clasico ini sarat gengsi. Dua tim terbesar di Spanyol dan Dunia ini memiliki barisan pemain yang luar biasa. El Clasico selalu ditentukan oleh hal-hal kecil.

Real Madrid menyambut Barcelona juga dalam momen yang tepat. Mereka tengah dalam tren positif setelah sempat mengalami kesulitan pada paruh pertama musim ini.

Alhasil, laga Real Madrid kontrak diprediksi berjalan sama kuat. Meski demikian, Barca masih memiliki Lionel Messi yang bisa jadi pembeda.

2 dari 3 halaman

Takut Messi?

Bintang Barcelona Lionel Messi. (AFP/Lluis Gene)

Messi selalu jadi penentu kemenangan Barcelona di banyak pertandingan penting. Pemain berjuluk La Pulga ini memang ajaib, dia disebut sebagai pemain terbaik di dunia sepanjang masa.

Meski demikian, Solari menegaskan timnya sama sekali tak takut pada kemampuan Messi. Menurutnya, bagi tim besar seperti Madrid yang tengah bersaing ketat, kata takut tidak boleh eksis.

Saat ditanya apakah Madrid takut pada Messi, Solari dengan tegas menjawab: “Kata itu tidak eksis ketika Anda bersaing dalam dunia sepak bola. Kami menikmati kompetisi ini, kami menyalurkan semua perasaan dan jiwa kami pada pertandingan ini.”

“Kami berjuang keras untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Kami ingin menikmatinya.”

3 dari 3 halaman

Thriller

Lebih lanjut, Solari yakin pertandingan ini akan berjalan sulit dan kompetitif, layak ditonton semua orang. Dia juga percaya pertandingan ini akan menyedot perhatian penikmat sepak bola di seluruh dunia dan membuat Spanyol jadi ibu kota sepak bola dunia.

“Ini akan jadi pertandingan yang menggetarkan, El Clasico seperti yang biasa kami hadapi di Spanyol. Pertandingan ini mengubah Spanyol jadi ibu kota sepak bola dunia, dan inilah salah satu hal yang membentuk Spanyol jadi negara yang indah,” ucapnya.

“Ini adalah semifinal Copa, leg kedua, leg pertama sudah selesai. Pertandingan di leg pertama lalu berjalan hebat dan saya berharap kita akan melihat hal yang sama besok,” pungkasnya.

Sumber: Bola.net

Badai Cedera Bikin Pelatih MU Kelimpungan

Liputan6.com, Jakarta Badai cedera tengah menimpa Manchester United (MU). Jelang duel melawan Crystal Palace, setidaknya 10 pemain kemungkinan tidak bisa memperkuat tim berjuluk Setan Merah itu. 

Menurut Pelatih Caretaker MU, Ole Gunnar Solskjaer, pemain yang absen termasuk Jesse Lingard, Juan Mata, dan Ander Herrera. Ketiganya bahkan sudah diganti pada babak kedua pertandingan melawan Liverpool yang berakhir tanpa gol pada Minggu (24/2/2019) lalu.

Sebelumnya, Solskjaer sudah dibuat pusing oleh cedera paha yang menimpa Nemanja Matic. Dia sudah lebih dulu absen saat MU menjamu Liverpool di Old Trafford, Minggu lalu. Anthony Martial juga tengah berkutat dengan cedera paha dan kondisi Phil Jones tidak bugar.

Selain itu, MU juga harus kehilangan Antonio Valenccia dan Matteo Darmian. Begitu juga dengan Mason Greenwood juga telah dipastikan absen saat bertemu Crystal Palace.

Kondisi Marcus Rashford juga tidak jauh berbeda. Pemain asal Inggris itu juga diragukan bisa tampil melawan Crystal Palace setelah 90 menit bermain di Theatre of Dreams. Celakanya, menurut Solskjaer tidak ada kabar menggembirakan sejak laga Minggu lalu. 

 “Saya pikir usia bukan masalah, tapi kebugaran pemain,” kata Solskjaer dilansir Metro. 

2 dari 2 halaman

Belum Bisa Tentukan Sikap

Striker MU, Marcus Rashford (kiri) berjabat tangan dengan manajer sementara MU Ole Gunnar Solskjaer (kanan) saat digantikan pada laga melawan Leicester City pada Premier League di King Power Stadium, Leicester, Minggu (3/2). (Ben STANSALL/AFP)

Solskjaer benar-benar tidak punya gambar akan kondisi para pemain tersebut. Namun dia melihat belum ada hal positif yang membuatnya bisa bernapas lega jelang duel Rabu ini. 

“Kami belum punya sesi, jadi saya tidak melihat ada hal positif, tidak,” katanya. 

“Saya tidak tahu daftar pemain yang cedera, Matteo (Darmian) latihan di hari lain, saya pikir dia tidak siap, Rojo sudah latihan, mudah-mudahan dia bisa tampil,” ujarnya. 

“Rashy, kami masi lihat perkembangan engkelnya setelah penanganan, terlalu dini untuk memikirkan cedera otot. Itu saja,” beber pelatih asal Norwegia tersebut. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Suporter Manchester City Kritis, Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan

Liputan6.com, Jakarta Ancungan jempol layak diberikan kepada kepolisian Jerman dalam menangani kasus kekerasan suporter sepak bola. Mereka berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap suporter Manchester City pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions, pekan lalu. 

Pihak kepolisian seperti dilansir TalkSport mengatakan, pelaku yang berusia 30 tahun berhasil ditangkap di daerah Gelsenkirchen. Meski tidak menyebut nama, polisi menyatakan bahwa pria tersebut merupakan salah seorang anggota kelompok suporter Schalke, Hugos. 

“Polisi menurunkan divisi pembunuhan untuk membantu penyelidikan kasus ini. Investigasi mengarah pada tersangka. Pria berusia 30 tahun dari Gelsenkirchen merupakan anggota dari kelompok suporter yang dikenal dengan nama Hugos,” pernyataan kepolisian Gelsenkirchen.

Awalnya, polisi kesulitan memecahkan kasus ini. Namun berkat kerjasama berbagai pihak dan informasi yang digali dari para saksi, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku. 

“Pria berusia 30 tahun itu ditangkap pada 25 Februari 2019 sekitar pukul 10.00 waktu setempat di kawasan Vinckestrasse distrik Buer, kota Gelsenkirchen. Dia kemudian dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan,” bunyi pernyataan polisi Gelsenkirchen. 

Seperti diketahui, kemenangan 3-2 yang diraih Manchester City atas Schalke di Veltins Arena, Rabu diwarnai bentrokan antarsuporter. Akibat kejadian ini, salah seorang pendukung The Citizens mengalami luka parah di bagian kepala dan kini berjuang untuk nyawanya. Korban mengalami cedera otak yang cukup parah dan membuatnya kritis hingga saat ini.

2 dari 2 halaman

Bersama Keluarga

Striker Manchester City, Sergio Aguero (Tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Schalke 04 selama pertandingan 16 Liga Champions di Veltins Arena di Gelsenkirchen, Jerman (20/2). City menang tipis atas Schalke 3-2. (AP Photo/Martin Meissner)

Korban diketahui datang ke stadion bersama orang tua dan saudara perempuannya. Keluarga mereka kerap pergi bersama-sama untuk menyaksikan pertandingan ManCity. 

Dalam laga ini, City yang sempat tertinggal berbalik unggul lewat gol telatLeroy Sane dan Raheem Sterling. Leg kedua selanjutnya akan berlangsung di Etihad, 12 Maret 2019.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Lazio vs AC Milan: Gattuso Sebut Biancoceleste Berakting Tertidur

Liputan6.com, Roma – AC Milan gagal memetik kemenangan saat jadi tamu SS Lazio di laga pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2) atau Rabu dini hari WIB. Di Stadion Olimpico kedua tim bermain imbang 0-0.

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso menyebut I Biancoceleste, julukan Lazio, Lazio cerdik dalam berakting ‘tertidur’.

AC Milan tampil sedikit lebih dominan, dengan presentase penguasaan bola mencapai 53 persen berbanding 47 persen. Padahal pertandingan tersebut digelar di markas kebanggaan Biancocelesti, yakni Stadion Olimpico Roma.

Statistik itu mungkin menunjukkan keunggulan Rossoneri, tapi pada kenyataannya, Lazio justru lebih banyak menciptakan peluang. Skuat besutan Simone Inzaghi tersebut melepaskan 16 tembakan selama permainan, empat di antaranya bahkan tepat sasaran.

Gattuso pun menyadari bahwa Lazio menunjukkan permainan ‘diam-diam menghanyutkan’. Sosok legendaris Rossoneri itu berkata bahwa Lazio sangat cerdik dalam berpura-pura terlihat sedang ‘tertidur’ dalam pertandingan.

“Saya tak sepakat dengan mereka yang berkata bahwa Lazio sedang dalam kondisi yang buruk, sebab mereka punya cara untuk berakting tertidur dan menurunkan tempo, lalu menyakiti anda,” tutur mantan gelandang AC Milan  itu kepada Rai Sport usai pertandingan.

2 dari 3 halaman

Sentil Pemain

Pemain AC Milan Fabio Borini berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Ludogorets Razgrad pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa di San Siro, Milan, Kamis (22/2). Milan menang tipis 1-0 sehingga lolos ke babak 16 besar. (Daniel Dal Zennaro/ANSA via AP)

Lebih lanjut, Gattuso sedikit menyentil kedalaman klub dengan menyoroti karakteristik beberapa pemain, seperti Diego Laxalt dan Fabio Borini. Ia merasa bahwa sebenarnya Rossoneri bisa meraih hasil yang lebih baik.

“Diego Laxalt tidak mengembangkan permainan seperti Ricardo Rodriguez, dia lebih suka menyerang. Fabio Borini pun bukanlah Hakan Calhanoglu, tapi mereka terkadang butuh waktu beristirahat dan sudah tepat jika kami mencoba sesuatu yang berbeda,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Belum Kalah

Satu hal yang positif dari laga kali ini adalah fakta bahwa Milan belum menuai kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir. Untuk torehan tersebut, Gattuso menyerahkan segala pujian untuk anak asuhnya.

“Pujian pantas disematkan kepada para pemain. Saya beruntung bisa menemukan sekelompok pemain muda yang percaya pada kinerja kami. Saya hanya perlu fokus untuk bekerja dan mengeluarkan yang terbaik dari mereka,” tandasnya.

Laga leg kedua melawan Lazio akan dilangsungkan pada bulan April di markas kebanggaan AC Milan, San Siro. Selanjutnya, mereka akan kembali berkiprah di Serie A dengan melawan Sassuolo pada akhir pekan mendatang.

Sumber:Bola.net

Stuani Akui Ada Ketertarikan dari Barcelona

Liputan6.com, Barcelona – Penyerang Girona, Cristhian Stuani angkat bicara seputar rumor ketertarikan Barcelona terhadap dirinya. Stuani mengakui bahwa juara bertahan La Liga itu memang sempat mengajaknya bergabung di bulan Januari lalu.

Di bulan Januari kemarin, Barcelona memang memprioritaskan belanja Striker baru. Pasalnya mereka membutuhkan pelapis untuk Luis Suarez setelah Munir El-Haddadi memutuskan hengkang ke Sevilla.

Salah satu kandidat yang ramai diberitakan akan bergabung dengan Barcelona adalah Cristhian Stuani. Striker Girona itu memang tampil cukup tajam di La Liga sejak Girona promosi tahun lalu, meski pada akhirnya kesepakatan itu batal terlaksana.

Ketika ditanya rumor ketertarikan Barcelona terhadap dirinya, Stuani tidak membantah. “Ya, memang ada ketertarikan dari Barcelona,” ungkap Stuani kepada RAC 1.

Stuani sendiri mengaku tersanjung dengan ketertarikan Barcelona terhadap dirinya. Ia menilai ketertarikan itu merupakan pengakuan bahwa ia sudah bermain dengan baik untuk Girona dalam dua tahun terakhir.

“Saya benar-benar bangga tim sekelas Barcelona mempertimbangkan untuk merekrut saya.”

2 dari 3 halaman

Tetap Bertahan

Striker Girona, Cristhian Stuani. (AFP/Josep Lago)

Stuani sendiri pada saat itu resmi menolak tawaran Barcelona untuk tetap bertahan di Girona. Ia bahkan meneken kontrak baru di Girona hingga tahun 2022 mendatang, di mana ia menyebut ia senang bisa bertahan di Girona.

“Terlepas dari ketertarikan Barcelona itu, saya juga bahagia bisa menandatangani kontrak baru bersama Girona.” terangnya.

3 dari 3 halaman

Pelapis Suarez

Sebagai pengganti Stuani, Barcelona meminjam Kevin Prince Boateng untuk menjadi pelapis Suarez hingga akhir musim nanti.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Benzema: Sekarang, Saya Pemimpin Real Madrid

Liputan6.com, Madrid – Striker Real Madrid, Karim Benzema sesumbar kalau saat ini dia adalah pemimpin Real Madrid untuk urusan mencetak gol. Sebelumnya, Benzema mengakui, ia hanya menjadi pendukung Cristiano Ronaldo.

“Sekarang, saya adalah pemimpin penyerangan,” kata Benzema seperti dilansir Football Espana.

Kepergian Ronaldo ke Juventus pada awal musim ini membuat Real Madrid kehilangan hampir separuh kekuatan serangan mereka. Maklum, Ronaldo adalah mesin gol Los Galacticos sejak ia bergabung pada 2009 dari Manchester United.

Dari 438 penampilan bagi Real Madrid, Ronaldo mencetak 450 gol. Itu artinya, ia rata-rata mencetak satu gol di setiap pertandingan.

Manajemen Real Madrid pun kelimpungan mencari pengganti Ronaldo. Sejauh ini, mereka hanya mampu mengandalkan Benzema dan Gareth Bale.

“Sekarang, saya adalah titik penting, sebelumnya saya bermain sebagai suplemen Ronaldo. Saya selalu mencarinya dengan tujuan membantu dia mencetak lebih banyak gol,” ujar Benzema.

2 dari 3 halaman

Tergantung Diri Sendiri

Karim Benzema (AFP/GABRIEL BOUYS)

Benzema mengakui kepergian Ronaldo membuatnya lebih bebas. Oleh karena itu, ia pun ingin menjadikan kesempatan ini untuk menjadi pencetak gol andalan Real Madrid.

“Dulu saya ada di belakang, sekarang terserah saya untuk menunjukkan bahwa saya ingin mencetak gol,” kata Benzema.

Melihat catatan statistik, Benzema baru mencetak 20 gol dari 40 kali tampil bagi Real Madrid. Di Liga Spanyol, Benzema baru mencetak 11 gol, tertinggal 14 gol dari Lionel Messi yang sementara berada di posisi pertama.

3 dari 3 halaman

Rumor Neymar dan Harry Kane

Di sisi lain, Benzema boleh saja mengklaim telah menjadi andalan Real Madrid. Namun rumor tetap menyebut Real Madrid sedang mengincar bomber baru untuk pengganti Ronaldo.

Dua nama yang santer diberitakan bakal didatangkan adalah Neymar dari Paris Saint Germain (PSG) dan striker Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Tersandung Kasus Pemerkosaan, Ronaldo Malah Jadi Selebriti Paling Populer

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo mendapat gugatan setelah dituding melakukan pemerkosaan terhadap Kathryn Mayorga di Las Vegas pada sekitar Juni 2009. Ronaldo juga dituduh meminta korban tutup mulut dengan memberikan uang sebesar 375 ribu dolar AS.

Belakangan Kathryn membongkar kasus ini ke publik dan menuntut Ronaldo. Dia juga membeberkan perjanjian yang dibuatnya dengan Ronaldo.

Gugatan yang dihadapi Ronaldo hanya beberapa bulan setelah Juventus menghabiskan 99 juta poundsterling untuk membeli pemain asal Portugal itu. Dan, dampak dari kasus itu, klub raksasa Serie A mengira popularitas Ronaldo akan mengalami pukulan hebat di media sosial.

Namun, SunSport dan InfluencerDB, mengungkapkan bahwa nama besar CR7 – panggilan Ronaldo, dan Juventus terus tumbuh di media sosial, khususnya Instagram. Ronaldo bahkan disebut selebriti yang paling banyak diikuti.

Bahkan, setelah klaim dibuat, Ronaldo dan klub Turin menikmati pertumbuhan terbesar mereka sejak ia meninggalkan Real Madrid di bulan November dan Desember.

Di Instagram, Ronaldo telah mendapatkan 13.004.343 lebih banyak pengikut sejak surat-surat pengadilan diajukan. Sementara Juventus telah menambah 6.132.426 penggemar.

2 dari 3 halaman

Paling Populer

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi usai membobol gawang Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (29/12). (AFP/Marco Bertorello)

Hanya beberapa minggu setelah tuduhan Mayorga, Ronaldo menyusul bintang pop Selena Gomez sebagai selebriti paling populer di Instagram.

Ronaldo masih terus menarik sekitar 140.000 pengikut setiap hari. Yang mengherankan, ia mencetak lebih dari 2 juta pengikut di Hari Valentine.

3 dari 3 halaman

Pemberitaan Negatif

Ini menunjukkan bahwa terlepas dari pemberitaan negatif, sepertinya tidak ada yang menghentikan momentumnya sebagai salah satu influencer terbesar di planet ini.

Ketika Ronaldo menandatangani kontrak dengan klub, Juventus menjual 520.000 jersey dengan nama dan nomor punggungnya yang terkenal dengan harga sekitar 90 pounds hanya dalam 24 jam.

Klopp Minta Liverpool Lupakan Hasil Lawan MU

Liputan6.com, Liverpool – Liverpool harusnya bisa menang saat melawan Manchester United (MU) pada pekan ke-27 Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019) lalu. Sebab, skuat racikan Ole Gunnar Solskjaer itu tengah dalam kondisi timpang.

Dua pilar MU, yakni Anthony Martial dan Nemanja Matic cedera jelang laga kontra Liverpool. Kemudian dua pemain MU, Juan Mata, Ander Herrera, dan Jesse Lingard tumbang saat pertandingan.

Sebaliknya, Liverpool malah tampil seperti antiklimaks. Pada akhirnya, The Reds hanya bisa meraih hasil imbang 0-0 melawan Setan Merah.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp pun meminta pemainnya agar segera bangkit dari pertandingan lawan MU.

2 dari 3 halaman

Segera Lupakan

Manajer Liverpool Juergen Klopp. (AP/Rui Veira)

Liverpool selanjutnya akan berduel melawan Watford. Jelang laga, Klopp meminta anak-anak asuhnya agar segera melupakan hasil lawan MU.

“Situasinya seperti itu. Di papan klasemen kami berada dalam posisi yang sangat bagus dan sekarang kami harus memastikan kami menggunakannya di lapangan,” ujarnya pada situs resmi Liverpool.

“Saya tak ingin menutup mata terhadap situasi ini karena jika MU dapat dikalahkan pada hari itu, Anda harus melakukannya – dan kami tidak melakukannya. Jadi, itu masih [ada dala, pikiran saya] di suatu tempat,” akunya.

“Tapi, tentu saja, saya baik-baik saja dengan satu poin itu. Mari kita move on,” tegas Klopp.

3 dari 3 halaman

Bisa Lebih Baik

Hasil imbang lawan MU adalah yang kedua didapat Liverpool secara beruntun. Sebelumnya, mereka ditahan Bayern Munchen dengan skor 0-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga champions.

Klopp mengakui di laga itu timnya seharusnya bisa tampil lebih baik lagi. Manajer asal Jerman itu menegaskan akan berusaha memperbaiki kinerja timnya sebelum main lawan Watford.

“Ada begitu banyak pembicaraan tentang permainan lagi, seperti Bayern – tim kelas dunia,” ujar Klopp. “Sekarang kami tidak mencetak gol melawan dua tim kelas dunia, yang terjadi pada banyak tim lain juga.”

“Itu adalah pertandingan yang sulit. Saya masih berpikir kami seharusnya menampilkan performa yang lebih baik, 100 persen. Kami akan mengerjakannya,” tegasnya.

Sumber: Bola.net

7 Fakta Menarik Iringi Sukses Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019

Liputan6.com, Phnom Penh – Timnas Indonesia U-22 memastikan gelar juara Piala AFF U-22 2019 usai mengalahkan Thailand 2-1 di final yang berlangsung di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam WIB.

Thailand sempat unggul lebih dulu melalui Saringkan Promsupa pada menit ke-57. Sani Rizki Fauzi menyamakan skor untuk Timnas Indonesia U-22 pada menit ke-59.

Sundulan Osvaldo Haay jadi penentu kemenangan Garuda Muda pada menit ke-64. Timnas Indonesia U-22 harus bermain dengan 10 orang setelah Bagas Adi diganjar kartu merah pada menit ke-89.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, pasukan Indra Sjafri tetap mempertahankan keunggulan sekaligus memastikan gelar juara Piala AFF U-22 2019.

Ini merupakan pertama kalinya Indonesia lolos ke final Piala AFF U-22. Dan hebatnya, Garuda Muda langsung menjadi juara pada penampilan pertama di partai puncak.

Setelah kemenangan tersebut, berikut sederet fakta menarik yang mengiringi sukses Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF U-22 2019.

2 dari 3 halaman

7 Fakta Menarik

Para pemain Timnas Indonesia foto bersama sebelum melawan Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Fakta Menarik

1. Ini jadi gelar Piala AFF U-22 pertama bagi Indonesia.

2. Timnas Indonesia U-22 menjadi tim paling produktif selama Piala AFF U-22 2019 dengan mencetak delapan gol sepanjang turnamen.

3. Timnas Indonesia U-22 jadi satu-satunya tim yang mampu menjebol gawang Thailand di Piala AFF U-22 2019.

4. Timnas Indonesia U-22 tidak sekalipun menelan kekalahan selama turnamen Piala AFF U-22 2019. Di penyisihan grup meraih satu kemenangan dan dua kali imbang. Di babak gugur, Garuda Muda menaklukkan Vietnam (semifinal), Thailand (Final).

5. Striker Timnas U-22, Marinus Wanewar menyabet gelar top skorer Piala AFF U-22 2019 bersama pemain Saringkan Promsupa (Thailand) dan Tran Dnh Trung (Vietnam), masing-masing tiga gol.

3 dari 3 halaman

Fakta Menarik Lain

6. Di skuat Timnas Indonesia U-22, ada enam pemain yang mencetak gol selama Piala AFF U-22 2019. Mereka adalah Marinus Wanewar, Osvaldo Haay, Luthfi Kamal, Rachmat Irianto, Sani Rizki, dan Witan Sulaeman.

7. Timnas Indonesia U-22 menundukkan Thailand, yang berstatus juara bertahan. Thailand juara bertahan sejak 2005, sebab turnamen ini tidak ada dari 2006 hingga 2018.

Saksikan video pilihan di bawah ini