Jadwal La Liga Akhir Pekan Ini: Duel Krusial Barcelona dan Real Madrid

Liputan6.com, Jakarta Barcelona dan Real Madrid menjalani duel krusial di La Liga pekan kesembilan. Kedua klub raksasa Spanyol ini harus menjalani laga tandang setelah jeda kalender internasional.

Pimpinan klasemen sementara Real Madrid mendapat tugas sulit dengan melawat ke markas Real Mallorca. Imbang atau kalah, Barcelona bisa menyalip di tikungan.

Belum terkalahkan, pasukan Zinedine Zidane saat ini bertengger di pucuk tabel La Liga dengan koleksi 18 angka dari delapan pertandingan. Los Blancos membutuhkan kemenangan karena juara bertahan sekaligus rival abadi mengintip peluang menyalip.

Hanya tertinggal dua angka, Barcelona bakal bertanding terlebih dahulu dengan meladeni tuan rumah Eibar. Artinya, El Azulgrana bisa menguasai urutan teratas saat Real Madrid memulai pertandingan melawan Real Mallorca.

Ketika dua tim teratas melakoni laga tandang, peringkat tiga Atletico Madrid siap memanfaatkan penampilan di markas sendiri ketika menjamu Valencia. Anak asuh Diego Simeone bakal coba kembali ke jalur kemenangan setelah bermain imbang di dua partai terakhir La Liga.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Jadwal La Liga

Barcelona siap mengambil alih posisi puncak klasemen La Liga yang dihuni Real Madrid (AP/Manu Fernandez)

Sabtu, 19 Oktober 2019

02.00 WIB: Granada vs Osasuna

18.00 WIB: Eibar vs Barcelona

21.00 WIB: Atletico Madrid vs Valencia

23.30 WIB: Getafe vs Leganes

Minggu, 20 Oktober 2019

02.00 WIB: Real Mallorca vs Real Madrid

17.00 WIB: Alaves vs Celta Vigo

19.00 WIB: Real Sociedad vs Real Betis

21.00 WIB: Espanyol vs Villarreal

23.30 WIB: Athletic Bilbao vs Real Valladolid

Senin, 21 Oktober 2019

02.00 WIB: Sevilla vs Levante

3 dari 3 halaman

Video

Live Streaming Shopee Liga 1 2019: PSS vs Kalteng Putra di Vidio

Liputan6.com, Sleman – Dua tim berstatus promosi kembali bertemu dalam laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019. Tuan rumah PSS Sleman akan menghadapi Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/10/2019) sore WIB.

Tim Elang Jawa memiliki banyak keuntungan untuk mengungguli Kalteng Putra. Selain kondisi tim yang positif setelah sukses menang di laga sebelumnya, PSS Sleman juga akan memainkan pertandingan di hadapan publik sendiri.

Anak asuh Seto Nurdiyantoro ini sukses mempecundangi Bhayangkara FC dengan dua gol tanpa balas pada laga terakhir di Stadion PTIK Jakarta pada 4 Oktober 2019. Hasil yang kontras didapatkan Kalteng Putra saat ditahan imbang tamunya Barito Putera dengan skor 1-1 pada 5 Oktober lalu.

Hasil apik juga pernah didapatkan PSS saat melawan Kalteng Putra pada pertemuan pertama. PSS menang atas Kalteng Putra 2-0 (7/7/2019), yang saat itu tuan rumahnya adalah Kalteng Putra, namun dimainkan di Stadion Maguwoharjo.

Hanya saja PSS bakal bermain tanpa diperkuat sejumlah pemain pilarnya, terutama Irkham Zahrul Mila dan Sidik Saimima yang baru saja tampil di sebuah turnamen di China.

Kemudian di lini belakang, PSS sempat diganggu persiapannya dengan kondisi cedera Alfonso De La Cruz, Ikhwan Ciptady, dan Asyraq Gufron. Selain terpaksa dapat dimainkan, PSS masih memiliki bek senior Purwaka Yudhi atau pemain serba bisa Ardan Aras

Anda dapat menyaksikan pertandingan antara PSS Sleman vs Kalteng Putra live streaming di Vidio.com pada link berikut ini…

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Prakiraan Susunan Pemain

PSS Sleman (4-4-2): Ega Rizky (kiper); Bagus Nirwanto, Alfonso De La Cruz, Ikhwan Ciptady, Derry Rachman (belakang); Dave Mustaine, Guilherme Felipe de Castro, Wahyu Sukarta, Haris Tuharea (tengah); Antoni Putro Nugroho, Yevhen Bokhasvili (depan)

Pelatih: Seto Nurdiyantoro

Kalteng Putra (4-3-3): Reky Rahayu (kiper); Kevin Gomes, Dendi Maulana, Rafael Bonfim, Wasyiat Hasbullah (belakang); Takuya Matsunaga, Fajar Handika, Gede Sukadana (tengah); Eydison Teofilo Soares, David Carlos Teles Veloso, Patrich Wanggai (depan)

Pelatih: Gomes de Oliviera

Solskjaer Merasa Bersalah Rashford Melempem di MU

Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer bertanggung jawab terhadap performa yang kurang baik dari Marcus Rashford. Dia menilai, Rashford sedang kelelahan. 

Musim ini Rashford mendapatkan tanggung jawab yang besar di skuat MU. Ia dipercaya menjadi penyerang utama MU menjual Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.

Namun dalam dua bulan terakhir, performa Rashford bisa dikatakan kurang memuaskan. Ia kesulitan untuk mencetak gol sehingga MUberada dalam posisi yang sulit saat ini.

Solskjaer mengakui bahwa salah satu penyebab Rashford memble karena ia memaksa sang striker bermain di terlalu banyak pertandingan. “Untuk saat ini kami tidak bisa memberikannya [Rashford] istirahat karena kami mengalami sejumlah masalah cedera,” ujar Solskjaer kepada Sky Sports.

2 dari 3 halaman

Kelelahan

Marcus Rashford (Manchester United) – Rashford menggunakan nomor punggung 10 pada musim 2018-2019. Ia menjadi andalan di lini depan skuat Setan Merah. (AFP/Ben Stansall)

Solskjaer menyebut bahwa Rashford mengalami kelelalahan karena ia satu-satunya striker yang fit di skuat United. Itulah mengapa performanya tidak maksimal dalam beberapa bulan terakhir.

“Anthony [Martial] sudah absen selama hampir delapan minggu. Jadi Marcus terpaksa bermain jauh lebih banyak daripada apa yang saya harapkan sebelumnya. Marcus memiliki pergerakan yang bagus, namun kami seharusnya memberikan ia istirahat di satu atau dua pertandingan karena ia bermain terlalu banyak.”

“Ia adalah anak muda yang mendapatkan banyak ekspektasi di pundaknya. Ia sudah bermain empat atau lima musim bersama kami, dan anda harus ingat ia masih belum berusia 22 tahun saat ini.”

3 dari 3 halaman

Bisa Diandalkan

Striker Manchester United, Marcus Rashford berebut bola dengan pemain Leicester City Nampalys Mendy saat bertanding pada Premier League di King Power Stadium, Leicester, Inggris, Minggu (3/2). MU menang 1-0. (Ben STANSALL/AFP)

Solskjaer menegaskan bahwa ia sama sekali tidak pernah meragukan kemampuan Rashford. Ia menyebut sang striker memiliki segala yang dibutuhkan untuk menjadi mesin gol United.

“Marcus adalah penyerang tengah yang bisa bermain di sisi kiri, kanan dan sebagai pemain No 10. Ia ingin bisa bermain di semua posisi tersebut.”

“Saya ingin dia menjadi ancaman di depan gawang. Saya ingin dia bermain dengan cepat dan menyerang dengan langsung. Jadi untuk saat ini saya melihatnya sebagai penyerang sisi kiri atau bagian dari dua penyerang di depan.” ia menandaskan.

Rashford baru-baru ini menyudahi puasa golnya bersama Timnas Inggris.

Ia mencetak gol cantik saat timnya mengalahkan Timnas Bulgaria di ajang Kualifikasi Euro 2020 pada awal pekan kemarin.

Sumber asli: Sky Sports

Diadur dari Bola.net (Penulis, Serafin Unus Pasi/published 17/10/2019)

Alasan Barcelona Larang Rakitic Pindah ke Manchester United

Barcelona – Pemain Barcelona, Ivan Rakitic, dikabarkan mendapat larangan dari pihak keluarganya untuk pindah ke Manchester United. Rakitic diminta hanya mempertimbangkan tawaran yang datang dari Prancis dan Italia.

Ivan Rakitic dikaitkan dengan Manchester United pada bursa transfer musim dingin 2020. Hal itu dikarenakan ia tak mendapat kesempatan untuk tampil secara reguler di Barcelona.

Kehadiran Frenkie de Jong terbukti membuat Rakitic terbuang dari starting lineup Barcelona. Hal itu membuatnya dikaitkan dengan pintu keluar dari Barcelona.

Manchester United disebut berminat untuk memboyong Rakitic dari Barcelona. Namun, Rakitic mendapat larangan dari pihak keluarga untuk pindah ke Inggris, khususnya kota Manchester United.

Cuaca disebut sebagai alasan utama keluarga Rakitic keberatan jika ia harus pindah ke Inggris. Manchester merupakan kota yang kerap hujan.

Hal tersebut membuat keluarga Rakitic melarangnya untuk pindah ke Inggris. Hal itu membuka peluang bagi PSG dan Inter Milan untuk memboyong Rakitic dari Barcelona pada Januari mendatang.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

PSG dan Inter Milan Bersiap

Pemain Barcelona, Ivan Rakitic. (AP/Lynne Sladky)

PSG dan Inter Milan menjadi dua klub yang akan bersaing untuk mengamankan jasa Rakitic. PSG sempat memiliki peluang untuk mengamankan Rakitic pada bursa transfer musim panas 2019, namun kesepakatan gagal terjadi karena pemain tersebut ingin memperjuangkan tempatnya di Barcelona.

Tetapi, setelah musim berjalan, kesabaran Rakitic mulai habis. Ia pun mempertimbangkan untuk hengkang agar kembali tampil secara reguler.

Rakitic bergabung ke Barcelona pada 2014. Ia menjadi pilihan utama di lini tengah Blaugrana sebelum kehadiran Frenkie de Jong.

Sumber: Sporst Mole

Disadur dari Bola.com (Penulis Aditya Wicaksono / Benediktus Gerendo Pradigdo, Published 18/10/2019)

Soal Kontrol Bola, Kiper MU Tak Kalah dari Alisson

Liputan6.com, Manchester – Mantan kiper Timnas Inggris, David James, memberikan pujian kepada penjaga gawang Manchester United (MU), Sergio Romero. Menurut dia, kontrok bola kiper asal Argentina itu tak kalah dari Alisson Becker (Liverpool).

MU bakal mengandalkan Romero saat jumpa Liverpool di Old Trafford, akhir pekan nanti. Ia menggantikan posisi David de Gea yang mengalami cedera saat memperkuat Spanyol.

Menurut James, Romero adalah kiper yang bagus, terutama dalam kontrol bola. Mantan kiper Sampdoria itu berani mengendalikan bola dengan kakinya dan ikut membangun serangan MU.

“Saya sudah menganalisis Romero dan ada beberapa kiper top yang menempatkan bola di di area umum. Tapi dia juga sebagus Ederson dan Alisson menggunakan kaki kiri dan kanannya,” kata James di Soccerway.

“David de Gea, tentu saja, nomor satu, tetapi saya melihat Romero ketika MU membelinya dan saya kagum pada betapa bagusnya pria itu dengan kakinya. Kemudian saya melihat peningkatan dalam De Gea.”

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Persaingan Positif

(AFP/Ian Kington)

Menurut James, persaingan antara Romero dan De Gea di MU sangat positif.

“Apa yang cenderung Anda temukan adalah ketika Anda memiliki dua kiper atau dua pemain berlatih satu sama lain setiap hari, Anda mulai mengambil kebiasaan positif dari pemain lain,” James menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Romero

Romero sendiri sudah membela MU dalam tujuh pertandingan musim ini. Ia juga mencatatkan enam clean sheet.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Fakhri Husaini Ungkap Kunci Permainan Timnas Indonesia U-19 Saat Bungkam Tiongkok

Surabaya – Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Tiongkok U-19 dalam laga uji coba, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/2019).

Ketiga gol Tim Garuda Muda disarangkan Bagus Kahfi pada menit ke-13, Fajar Fathur Rahman menit ke-25, dan Alfeandra Dewangga menit ke-36. Sementara itu, Tiongkok memperkecil ketertinggalan lewat aksi Qianglong Tao pada menit ke-65.

Terkait kemenangan tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini, memuji penampilan anak asuhnya. Sebab, secara keseluruhan performa Beckham Putra dkk. dinilai cukup baik.

“Hasil memang penting, tetapi itu bukan tujuan utama kami. Bahwa kemenangan ini menjadi pelipur lara itu memang benar, tetapi setidaknya kami bisa menghibur banyak orang,” kata Fakhri.

Pelatih berusia 54 tahun itu juga memuji proses terciptanya ketiga gol Timnas Indonesia U-19. Ia menilai, semua gol yang dicetak anak asuhnya lahir dari proses yang luar biasa, dan hasil dari kerja keras seluruh pemain.

Hanya saja, menurut Fakhri kunci kemenangan timnya terletak pada cara bertahan yang baik. “Saat bertahan sebenarnya kunci sukses tim ini. Semua pemain tampil dengan disiplin yang tinggi,” jelasnya.

“Komunikasi mereka berjalan dengan bagus. Saat kami kehilangan bola, kami melakukan transisi negatif dengan cukup baik,” terang pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.

2 dari 2 halaman

Banyak Peluang yang Terbuang

Timnas Indonesia U-19 melawan Iran di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (11/9/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Terkait banyaknya peluang yang terbuang pada pertandingan ini, khususnya babak kedua, baginya itu hal yang wajar. Bahkan, tim-tim besar sering membuang peluang, apalagi para pemainnya masih berusia 17 dan 18 tahun.

“Dalam 90 menit pertandingan sepak bola itu ada ribuan situasi dan ribuan momen. Kami akan tentukan momen mana yang akan kami ambil untuk bahan evaluasi,” papar Fakhri.

“Kalau saya dari sisi pelatih, melihat ada banyak hal positif yang mereka buat. Tetapi benar jika masih ada peluang yang gagal jadi gol, itu juga termasuk yang akan kami jadikan evaluasi,” katanya.

Sementara itu, soal kerangka tim yang diproyeksikan untuk kualifikasi Piala Cup U-19, Fakhri mengaku sudah memilikinya. Namun, dia juga masih melihat lagi pada uji coba kedua melawan Tiongkok U-19 di Bali pada 20 Oktober 2019.

Setelah itu, dia baru akan memutuskan 23 pemain yang dibawa ke kualifikasi Piala Asia U-19 yang bakal digelar pada 6, 8, dan 10 November mendatang.

Disadur dari Bola.com (Zaidan Nazarul/Rizki Hidayat, published 18/10/2019)

Manajer Arsenal Bantah ‘Asingkan’ Ozil

Liputan6.com, London – Manajer Arsenal, Unai Emery, membantah tuduhan dirinya mengasingkan Mesut Ozil. Menurut dia, pemain asal Jerman itu masih penting untuk timnya.

Ozil baru dua kali bermain dalam 11 pertandingan Arsenal musim ini. Pemain 31 tahun itu cuma merasakan 142 menit bermain.

Masa depan sang pemain pun jadi tak jelas. Meski demikian, Emery memastikan, Ozil akan dapat kesempatan masuk tim utama lagi.

“Awal musim ini sulit bagi Ozil. Dia bekerja dengan baik di pramusim dan dia bermain di beberapa pertandingan. Tapi kemudian ada insiden bersama Sead Kolasinac yang menghentikannya,” kata Emery di Soccerway.

“Setelah itu dia sakit selama satu minggu dan kemudian dia kehilangan banyak latihan untuk menjaga kebugarannya. Tetapi dalam dua hingga tiga minggu terakhir dia membaik bersama kami dalam latihan Arsenal dan saya pikir itu bagus.”

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Masih Butuh Ozil

Gelandang Arsenal asal Jerman, Mesut Ozil. (AFP/Glyn Kirk)

Emery mengaku tak pernah mengasingkan Ozil.

“Saya tidak menutup kemungkinan baginya untuk bermain. Saya ingin dia baik-baik saja dan siap dengan yang tersedia untuk latihan dan memberi kami perasaan yang baik setiap hari, lalu dia bisa bermain. Ide saya adalah menggunakan setiap pemain dan dia adalah satunya.”

“Ozil bisa membantu kami. Dia memiliki keterampilan dan kualitas yang sangat besar yang akan kami butuhkan di pertandingan berikutnya. Saya senang sekarang bagaimana dia berkembang dan berlatih setiap hari,” Emery menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Ozil

Ozil sendiri sudah membela Arsenal sejak 2013. Ia mencatatkan 233 penampilan di semua kompetisi dengan 43 gol.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jelang Kontrak Habis, Cavani Masih Krusial Untuk PSG

Liputan6.com, Paris – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, menegaskan Edinson Cavani masih merupakan sosok penting. Di mata dia, pemain asal Uruguay itu punya peran krusial di internal tim.

Cavani telah membela PSG sejak 2013. Ia mencatatkan 284 penampilan di semua kompetisi dengan koleksi 195 gol. Mantan pemain Napoli itu juga menyumbangkan 18 gelar bergengsi.

Kontrak Cavani dengan PSG akan habis musim ini. Hingga kini, belum ada tanda-tanda ia akan memperpanjangnya. Selain itu, pemain 32 tahun tersebut juga terus dihubungkan dengan Juventus.

“Masih terlalu dini untuk membicarakan hal-hal seperti itu. Saya yakin Edi berbicara dengan klub. Dia tahu ini klubnya,” kata Tuchel di Soccerway.

“Saya tidak tahu ide-ide Edi saat ini. Saya mengandalkan Edi 100 persen musim ini. Dia sudah absen selama beberapa minggu dan hal utama bagi saya adalah mendorong Edi di lapangan, jadi kami memiliki Edi yang di puncak penampilan untuk PSG.”

2 dari 3 halaman

Selalu Komunikasi

(AP/Christophe Ena)

Tuchel juga mengaku selalu berkomunikasi dengan Cavani.

“Dia pencetak gol terbanyak untuk klub. Edi sangat penting. Dia berada di grup dengan lima pemain yang selalu saya ajak bicara, untuk memiliki pendapat dari mereka tentang semua hal. Dia penting di ruang ganti dan lapangan,” Tuchel menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Cavani

Cavani sendiri sudah membela PSG dalam empat pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan dua gol.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lawan Persebaya, Persib Bandung Incar Kebangkitan di Bali

Liputan6.com, Bandung Persib Bandung berharap bisa kembali ke jalur kemenangan ketika menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Shopee Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Jumat (18/10/2019). Meski tidak bermain di Bandung, pelatih Persib Robert Rene Alberts menegaskan timnya harus meraih poin penuh.

Pada laga sebelumnya, Persib gagal menuai poin ketika menghadapi Madura United. Supardi Nasir dan kawan-kawan kalah 1-2. Selain itu, Persib terpaksa harus bermain di luar Bandung akibat tidak keluarnya izin keamanan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat.

“Kita menghadapi situasi yang sulit karena menjalani laga kandang yang jauh dari kandang. Jadi kita harus persiapkan pertandingan dengan mental penuh untuk laga kandang ini di Bali karena kita ingin tiga poin,” kata Robert.

Mantan pelatih PSM Makassar itu memastikan laga nanti akan berjalan cukup menarik. Sebab kedua tim baik Persib maupun Persebaya berkarakter menyerang.

“Kita tahu kualitas Persebaya, mereka sangat cepat, sehingga kita harus mengantisipasi itu. Saya rasa intensitas akan tinggi karena kedua tim tidak ada perbedaan yang terlalu banyak,” ujarnya.

Dari sisi kekuatan, Robert menilai Persebaya memiliki striker yang cukup tajam yaitu David da Silva. Dari enam kali penampilannya bersama Bajul Ijo sejak paruh musim, pemain asal Brasil itu sudah menciptakan dua gol.

“Dia adalah pemain yang bagus, salah satu pemain terbaik di liga dan selalu fokus di setiap pertandingan dan tim. Tapi kita punya banyak pemain yang bisa menahannya,” ucap Robert.

2 dari 2 halaman

Berharap Ezechiel

Pelatih asal Belanda ini juga mengaku lega karena striker andalannya, Ezechiel N’Douassel sudah bergabung bersama Persib. Pemain bernomor punggung 10 itu baru menuntaskan tugasnya bersama Timnas Chad untuk menghadapi Kualifikasi Piala Afrika 2022.

“Jika dia bisa main mungkin kita akan mainkan, tapi kita harus lihat kondisinya karena kita tidak tahu apakah dia 100 persen fit dan tidak cedera. Karena dia juga melewati perjalanan yang panjang, kita akan lihat nanti,” ujar Robert.

Simak video pilihan di bawah ini:

Janji Ronaldo Jika Lionel Messi Memenangkan Tantangannya

Liputan6.com, Turin – Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah lama saling bersaing. Mantan pemain Real Madrid dan bintang Barcelona itu, berusaha jadi yang terbaik selama sekitar sembilan tahun di Spanyol.

Namun rivalitas keduanya bisa dikatakan mereda karena CR7, julukan lain Ronaldo, kemudian meninggalkan Real Madrid dan pindah ke Juventus.

Bagi Ronaldo, Italia adalah negara ketiga yang ia hinggapi di sepanjang karirnya. Selain di Portugal dan Spanyol, ia sebelumnya sudah mencicipi rasanya bermain di Inggris.

Setelah pindah ke Italia, Ronaldo mengaku ia menerima pinangan Juve karena ia sangat menyukai tantangan. Pria asal Portugal ini kemudian menantang Messi agar mau pindah ke negeri Spaghetti itu juga.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 4 halaman

Tantangan Ronaldo

Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo tiba menghadiri acara undian penyisihan grup Liga Champions UEFA dan pemain terbaik Eropa di Forum Grimaldi, Monaco (29/8/2019). Ronaldo tampil keren mengenakan setelan jas hitam berlogo klubnya dan kaca mata CR7. (AP Photo/Daniel Cole)

“Bagi saya, hidup adalah tantangan, saya menyukainya dan saya suka membuat orang bahagia,” koar Ronaldo.

“Saya ingin ia datang ke Italia suatu hari nanti. Seperti saya, terima tantangannya,” seru pria berusia 34 tahun tersebut.

“Namun, jika ia senang di sana, saya menghormatinya,” tegas CR7.

3 dari 4 halaman

Jawaban Messi

La Pulga akhirnya memberikan respon atas tantangan itu. Ia mengisyaratkan tak akan ikut pindah ke Italia dan bertahan saja di Barcelona.

“Kita masing-masing mencari pengalaman yang kita anggap terbaik untuk diri kita sendiri,” ucapnya pada Gazzetta dello Sport.

“Saya tidak pernah merasa perlu meninggalkan klub terbaik di dunia, yaitu Barcelona. Di sini saya menikmati setiap sesi latihan, setiap pertandingan dan tiap kotanya,” serunya.

“Secara keseluruhan, pengalaman ini sangat lengkap dan saya selalu ingat apa tujuan saya di sini tanpa harus mencarinya di tempat lain,” tegas Messi.

4 dari 4 halaman

Berbeda

Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang Inter Milan, yang kemudian dianulir karena Paulo Dybala sebelumnya berada dalam posisi offside. © AP PhotoMessi menikmati level ketenaran yang sama dengan Ronaldo maupun Zlatan Ibrahimovic. Namun La Pulga menjelaskan bahwa dirinya berbeda dari kedua koleganya tersebut.

“Saya lebih suka membiarkan orang lain berbicara tentang saya. Saya tahu siapa saya, apa yang saya lakukan dan apa yang masih bisa saya berikan, tetapi saya simpan sendiri,” serunya.

“Saya membiarkan orang lain berkomentar, saya tidak suka berbicara tentang diri saya sendiri, saya selalu lebih suka memikirkan tentang kolektifitas,” ujar Messi.

Lionel Messi sejauh ini sudah 15 tahun berkarir di La Liga bersama Barcelona. Sejauh ini ia sudah bermain sebanyak 455 kali di kompetisi tersebut dan mencetak 420 gol.

Sumber:: Gazzetta dello Sport

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya published 18/10/2019)

Pelatih Barcelona Yakin Laga El Clasico Lawan Real Madrid Tidak Dijadwal Ulang

Liputan6.com, Barcelona- Pelatih Barcelona Ernesto Valverde ogah laga El Clasico melawan Real Madrid di jadwal ulang. Laga ini seharusnya digelar pada 26 Oktober di Camp Nou.

Namun karena kekhawatiran adanya keributan, laga Barcelona vs Real Madrid berpotensi dijadwal ulang. Baru-baru ini, kota Barcelona sedang panas karena danya protes terhadap penangkapan aktivis kemerdekaan Katalunya.

Di tengah kekhawatiran ini, Valverde tetap yakin duel El Clasico bisa digelar tepat waktu dan berlangsung di Barcelona.

“Ini sudah dijawalkan pada 26 Oktober dan saya tak pernah ragu laga itu bakal terus berjalan tanpa masalah. Ini dengan pertimbangan menghormati lawan dan semua orang yang terlibat,” ujarnya seperti dikutip Marca.

“Saya tak tahu apa yang akan diambil oleh penyelenggara La Liga (LFP). Kami akan lakukan apapun yang diputuskan.”

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Punya Alasan

Luis Suarez
Salah satu duel El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid (AFP)

Valverde punya alasan mengapa laga El Clasico bisa berjalan sesuai rencana. Dia belajar dari kejadian dua tahun lalu.

“Masih ada sembilan hari lagi menuju pertandingan. Sekarang ini banyak sekali omongan tak jelas,” katanya.

“Dulu juga sempat dimunculkan wacana itu saat referendum Katalunya dilaksanakan pda 1 Oktober. Sepekan kemudian, kami main di Wanda Metropolitano (markas Atletico), dimana orang mengira bakal drmatis tapi pada akhirnya jadi duel menarik.”

Dia menilai masih ada ruang untuk negoisasi soal pertandingan. Soalnya waktu tersisa masih cukup lama.

“Ada ruang untuk bermanuver. Kalau pertandingan digelar besok, itu mungkin tak bisa dilakukan. Tapi masih ada 9 hari lagi,” ujarnya.

Messi Hampir 100 Persen

Sebelum El Clasico, Barcelona akan tandang ke markas Eibar. Lionel Messi dipastikan semakin pulih kondisinya.

“Dia dalam proses menuju 100 persen fit. Dia sempat main 90 menit dan cetak gol, itu makin meningkatkan kepercayaan dirinya,” ujar Valverde.

Lanjutkan Membaca ↓

Duel Barcelona vs Real Madrid Kemungkinan Ditunda

Liputan6.com, Madrid – Komite Persaingan Spanyol menolak gagasan untuk menggelar laga El Clasico yang mempertemukan Barcelona lawan Real Madrid pada bulan ini di Madrid.

La Liga sendiri telah meminta agar pertandingan Barcelona melawan Real Madrid dialihkan ke ibukota Spanyol. Tapi, kemungkinan pertandingan ditunda juga tetap ada.

Sedianya, pertandingan dijadwalkan akan dimainkan di stadion Camp Nou Blaugrana pada 26 Oktober 2019 nanti. Tapi karena situasi saat ini, La Liga meminta agar pertandingan dialihkan ke stadion Santiago Bernabeu Madrid.

Namun, proposal itu telah ditolak oleh kedua klub itu. Barcelona dan Real Madrid tak setuju dengan rencana tersebut.

Ada kekhawatiran bahwa demonstrasi tingkat tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu dan akan menjadi kepentingan semua orang untuk kampanye.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Dampak Kerusuhan

Ribuan demonstran Catalonia. (AP)
Ribuan demonstran Catalonia. (AP)

Kerusuhan juga berdampak pada rencana perjalanan Barcelona ke Eibar akhir pekan ini. Klub harus melakukan perjalanan ke Daerah Basque pada Kamis – untuk menghindari gangguan bandara.

Menurut sumber yang didapat oleh AS, pemerintah Spanyol, dalam hal ini Dewan Olahraga [Menpora], menyarankan agar laga El Clasico tidak digelar di Camp Nou. Menpora Spanyol meminta semua pihak untuk peka terhadap situasi politik dan keamanan yang berkembang.

Pantau Situasi

“Karena melihat situasi yang kini sedang berlangsung, kami percaya, bahwa La Liga dan RFEF [PSSI-nya Spanyol], tidak sensitif untuk memainkan pertandingan itu seperti jadwal yang direncanakan,” kata Menpora Spanyol, dikutip dari AS.

Pihak La Liga sempat menawarkan agar laga El Clasico ini digelar di markas Real Madrid, Bernabeu. Lalu, laga putaran kedua yang akan digelar di Camp Nou. Akan tetapi, kedua klub sudah menolak rencana tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

Rossi Bertekad Akhiri Paceklik Podium di Sisa MotoGP 2019

Motegi – Valentino Rossi merasa kecewa pada beberapa seri balapan MotoGP terakhir bersama tim Monster Yamaha. Dimulai dari GP Jepang akhir pekan nanti, Minggu (20/10/2019), juara dunia tujuh kali itu akan menjajal hal baru guna kembali naik podium.

Rossi lagi-lagi gagal meraih hasil manis pada seri GP Thailand. Total, ia sudah absen naik podium sebanyak 12 kali berturut-turut, terburuk sejak menunggangi Ducati tahun 2011 silam dan posisinya di papan klasemen kini terancam oleh Fabio Quartararo yang siap menyalip di tangga ke-7.

The Doctor, julukan Rossi, hanya terpaut dua poin saja dari Quartararo usai balapan terakhir di Sirkuit Buriram. Pembalap asal Italia itu masih merasa kecewa dengan performa motornya dan bertekad menemukan solusi lain di Sirkuit Motegi akhir pekan ini.

“Pada tiga seri terakhir nanti kami akan mencoba memecahkan permasalahan. Kami tidak senang terus menerus gagal naik podium. Jadi, di Motegi kami mau menjajal hal baru,” ujar Rossi.

Sirkuit Motegi, diakui Rossi, merupakan salah satu trek favoritnya. Sayang, tahun lalu, rider yang akrab dengan angka 46 itu hanya mampu finis di tangga ke-4.

“Saya suka karakteristik sirkuit ini. Nanti saya akan menampilkan performa terbaik saya,” tambah Rossi.

Hadiah untuk Fans Jepang

Valentino Rossi
Pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi. (EPA/Luca Zennaro)

Gelar juara MotoGP 2019 sudah digenggaman Marc Marquez. Ini tentunya memupus harapan Rossi untuk meraih titel ke-8 sepanjang kariernya di usianya yang kini tengah menginjak angka 40.

Ramon Forcada, teknisi kawakan MotoGP, sempat menyebut era Rossi telah usai. Ia bahkan mengatakan bahwa memenangi satu race saja sudah sangat sulit bagi Rossi.

Namun, Massimo Meregalli tak mau ambil pusing dengan anggapan tersebut. Bagi Direktur Tim Monster Yamaha itu, saat ini yang terpenting adalah menghibur para fans di Sirkuit Motegi.

“Motegi bukan trek yang mudah buat kami, tapi dimulai hari Jumat nanti, Rossi menunjukkan performa maksimal buat fans di Jepang yang selalu memberikan dukungan penuh,” imbuh Meregalli.

Sumber: Crash

Disadur dari Bola.com (Penulis Gregah Nurkhsani, Editor Aditya Wicaksono, published 17/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Komite Pemilihan Larang Praktik Politik Uang di Kongres PSSI

Jakarta – Komite Pemilihan (KP) PSSI melarang praktik politik uang pada Kongres Pemilihan PSSI 2019. KP mengimbau setiap calon ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) untuk tidak membuat serangan fajar terhadap para pemilik suara.

Kongres Pemilihan PSSI bakal berlangsung pada 2 November 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat. Konvensi tersebut akan memilih satu ketum, dua waketum, dan 12 anggota Exco untuk periode 2019-2023.

Saat ini, KP dan Komite Banding Pemilihan (KBP) PSSI tengah mempertimbangkan banding dari 3 caketum, 5 wacaketum, dan 1 calon Exco yang tidak lolos verifikasi. KP dan KBP berjanji mengumumkan kontestan tetap untuk tiga pos tersebut paling lama 23 Oktober 2019.

Berikutnya, KP PSSI menjadwalkan masa kampanye untuk setiap calon pada 24-31 Oktober 2019.

“Masa kampanye yang normatif saja. Semua boleh dilakukan oleh para calon. Pendekatan kepada voters juga boleh,” ujar anggota KP PSSI, Budiman Dalimunthe.

“Yang tidak boleh itu bermain politik uang. Mudah-mudahan tidak ada. Paling tidak, tidak tertangkap tangan,” imbuh Budiman.

2 dari 2 halaman

Seratusan Bakal Calon Mendaftar

Banner Infografis Bursa Calon Ketua Umum PSSI 2019-2023. (Liputan6.com/Triyasni)

Sebelumnya, KP PSSI merangkum seratusan orang mendaftar sebagai bakal calon ketum, waketum, dan Exco.

Setelah melewati tahapan verifikasi dan konfirmasi, KP PSSI mengumumkan delapan caketum lolos, tiga tidak lolos namun banding, 14 cawaketum lolos, lima tidak lolos namun banding, 70 Exco lolos, satu tidak lolos namun banding.

“Besok, Jumat (18/10/2019) akan dirilis pengumuman bandingnya. Setelah itu, pengumuman daftar calon tetap paling lambat 23 Oktober 2019, setelah itu masa kampanye,” imbuh Budiman.

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Gregah Nurikhsani, published 18/10/2019)

Daripada Madrid, Eriksen Lebih Cocok Gabung Munchen

Liputan6.com, London – Mantan pemain Denmark, Stig Tofting, menilai playmaker Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, lebih cocok merapat ke Bayern Munchen daripada Real Madrid. Mengapa demikian? 

Kontrak Eriksen dengan Tottenham akan habis musim ini. Pemain asal Denmark itu sudah menyatakan ingin pindah dan mencari tantangan di klub lain.

Madrid sudah lama dihubungkan dengan pemain 27 tahun itu. Kini, Munchen juga dilaporkan tertarik dengannya. Menurut Tofting, Eriksen lebih cocok merapat ke Allianz Arena daripada Santiago Bernabeu.

“Saya lebih suka melihat Christian di Munchen. Untuk Madrid, dia harus menjual banyak jersey dan dia bukan bocah yang glamor. Di Madrid, seorang pria yang kuat duduk di kalkulator berpikir: ‘Berapa harga Eriksen dan berapa banyak jersey yang bisa dia jual?’,” kata Tofting kepada Sport 1.

“Christian bukan superstar besar, dia tidak ingin menjadi pusat perhatian, dia bukan Paul Pogba. Dia sangat tertutup dan rendah hati. Dia membiarkan kakinya berbicara. Jadi, dia lebih cocok ke Munchen.”

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Pemain Terbaik Denmark

(Adrian DENNIS / AFP)

Di mata Tofting, Eriksen adalah pemain terbaik Denmark saat ini.

“Bagi saya, Christian saat ini adalah pemain Denmark terbaik di dunia dan dia adalah talenta terbesar di Denmark sejak era Michael Laudrup berakhir. Bahkan jika dia tidak memiliki hari yang baik, dia masih bermain di level tinggi, seperti yang telah berulang kali dia tunjukkan di Tottenham.”

“Dia tidak bebas di kepala sekarang, tetapi jika Madrid berurusan dengan Anda, itu berdampak sesuatu kepada pemain. Saya pikir dia harus memilih Munchen,” Tofting menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Eriksen

Eriksen sendiri sudah membela Tottenham dalam 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Ia juga menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Persija Mulai Rindu Teco?

Jakarta – Stefano Cugurra Teco memberi segudang prestasi kepada Persija Jakarta. Hanya dua tahun memimpin, pelatih asal Brasil itu mampu mengembalikan marwah tim ibu kota, dan yang paling penting meraih gelar juara Liga Indonesia.

Prestasi Persija Jakarta naik turun setelah menjuarai Liga Indonesia 2001. Kadang bagus, kadang jelek. Beberapa kali bercokol di papan atas, tak jarang juga berkutat di papan tengah dan bawah.

Kemudian, Teco datang pada akhir 2016 dengan harapan standar mengingat riwayatnya sebagai pelatih tak begitu harum. Sempat diminta untuk mundur di pertengahan Liga 1 2017, yang dijawabnya dengan keberhasilan Persija menembus papan atas.

Bahkan pada 2018, Teco membawa Persija meraih gelar juara Piala Presiden 2018 dan menutupnya dengan gelar juara Liga 1 2018. 

Setelah Teco memilih hijrah ke Bali United pada musim 2019, Persija Jakarta kembali ke masa suram. Kali ini, internal tim berjulukan Macan Kemayoran itu telah berbenah. Persija sehat secara finansial. Tak tersiar kabar gaji pemain tertahan. Namun, penampilan Marko Simic dan kawan-kawan menurun drastis.

Padahal, Persija Jakarta berstatus juara bertahan Liga 1 plus dua trofi lainnya yang terpampang di lemari gelar; Piala Presiden 2018 dan Boost Sportsfix Super Cup 2018. Tiga trofi di atas direngkuh pada musim kedua Teco bersama Persija Jakarta.

Seiring dengan pindahnya Teco ke Bali United dan terjadinya restrukturisasi manajemen Persija Jakarta, performa Macan Kemayoran sempat menawan di Kualifikasi Liga Champions Asia. Ketika itu, Macan Kemayoran mampu melaju hingga putaran kedua babak kualifikasi dan merepotkan wakil Australia, Newcastle Jets, sebelum kalah 1-3 melalui perpanjangan waktu.

Saat itu, Ivan Kolev menjadi pengganti Teco di Persija Jakarta setelah ditetapkan oleh manajemen lama di bawah kendali Gede Widiade.

2 dari 3 halaman

Kolev Dicap Gagal di Awal Musim

Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev, mengamati permainan anak asuhnya saat melawan Shan United pada laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (15/5). Persija menang 6-1 atas Shan United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Baru juga Shopee Liga 1 2019 berjalan beberapa pekan, Kolev telah dicap gagal. Arsitek asal Bulgaria itu mundur per Juni 2019. Macan Kemayoran tidak mampu berbicara banyak di Piala Presiden dan Piala AFC 2019 selama ditangani Kolev.

Jika berpatokan dari hasil di Liga 1 2019, Kolev berhenti setelah Persija Jakarta hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan awal.

Sebagai pengganti Kolev, manajemen mengangkat Julio Banuelos, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia berdarah Spanyol. Sama seperti Kolev, Banuelos juga terpaksa angkat koper lebih cepat setelah rentetan hasil buruk Macan Kemayoran.

Banuelos dipecat pada September 2019 dan manajemen menunjuk Edson Tavares sebagai pelatih anyar Persija Jakarta.

Pada partai debutnya melawan tim juru kunci, Semen Padang, Rabu (16/10/2019), Tavares memulai debut dengan pahit. Persija Jakarta kalah 1-2 dan terkurung di zona degradasi.

3 dari 3 halaman

Teco Juru Selamat Persija?

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco diangkat para pemain usai laga final melawan Bali United di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2). Persija menang 3-0 atas Bali United. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Ketika mantan timnya terseok-seok di papan bawah, Teco malah masih menikmati masa-masa kejayaannya di papan atas. Pelatih berusia 44 tahun itu berpeluang untuk back to back meraih trofi Liga 1 meski kali ini bersama Bali United.

Superioritas Bali United pada musim ini membuat Teco berkesempatan untuk mencicipi lagi manisnya gelar juara. Bali United kini nyaman di puncak klasemen dengan 48 poin dari 20 pertandingan.

Tim berjulukan Serdadu Tridatu itu unggul 10 poin dari pesaing terdekatnya, Madura United, yang mencatatkan dua laga lebih banyak.

Pengganti Teco silih berganti datang ke Persija Jakarta. Namun, Macan Kemayoran tetap begitu-gitu saja. Sejumlah pihak menilai tim ibu kota terancam turun kasta. Mungkinkah hanya Teco yang dapat menjadi juru selamat Persija Jakarta sesungguhnya?

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa / Benediktus Gerendo Pradigdo)

Jadwal MotoGP Jepang 2019: Peluang Marquez Cetak Sejarah

Liputan6.com, Jakarta Seluruh pembalap MotoGP kembali akan menunjukkan kemampuannya akhir pekan ini. Kali ini, mereka akan berlaga di MotoGP Jepang, tepatnya di Sirkuit Motegi, pada 20 Oktober 2019 mendatang,

Balapan MotoGP musim ini sebenarnya sudah memunculkan sang juara. Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sukses mempertahankan gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Poin rider berjulukan The Baby Alien itu sudah tak terkejar lagi oleh para pesaingnya. Padahal, MotoGP 2019 baru memasuki seri ke-15. Poin Marquez yang mencapai 325 poin sudah terlalu jauh untuk dikejar pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso dari tim Ducati.

Dovizioso sendiri menempati posisi kedua klasemen MotoGP. Pembalap asal Italia itu baru mengumpulkan 215 poin.

Di sisi lain, Marquez juga bisa membuka peluang menjadi pebalap dengan poin terbanyak sepanjang sejarah. Jika semua balapan berhasil di menangi, Marquez, bisa mengumpulkan 425 poin.

Meski juara musim ini sudah diketahui, seri MotoGP Jepang diprediksi bakal tetap sengit. Marquez pastinya ingin terus menjaga kesempurnaan hinga musim ini berakhir.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Jadwal MotoGP Jepang

Jumat, 18 Oktober 2019

07.00 WIB FP1

11.15 WIB FP2

Sabtu, 19 Oktober 2019

07.00 WIB FP3

10.35 WIB Kualifikasi

Minggu, 20 Oktober 2019

10.00 WIB Balapan

3 dari 3 halaman

Klasemen MotoGP 2019

Klasemen MotoGP 2019

1. Marc Marquez (Repsol Honda) – 325 poin

2. Andrea Dovizioso (Ducati Team) – 215 poin

3. Alex Rins (Suzuki Ecstar) – 167 poin

4. Maverick Vinales (Monster Yamaha) – 163 poin

5. Danilo Petrucci (Ducati Team) – 162 poin

6. Valentino Rossi (Monster Yamaha) – 145 poin

7. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) – 143 poin

8. Jack Miller (Pramac Ducati) – 119 poin

9. Cal Crutchlow (LCR Honda) – 102 poin

10. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha) – 90 poin

11. Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory) – 80 poin

12. Takaaki Nakagami (LCR Honda) – 74 poin

13. Joan Mir (Suzuki Ecstar) – 58 poin

14. Aleix Espargaro (Factory Aprilia Gresini) – 46 poin

15. Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) – 34 poin

16. Andrea Iannone (Factory Aprilia Gresini) – 33 poin

17. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech3) – 29 poin

18. Johann Zarco (Red Bull KTM Factory) – 27 poin

19. Jorge Lorenzo (Repsol Honda) – 23 poin

20. Tito Rabat (Reale Avintia Ducati) – 18 poin

21. Stefan Bradl (Repsol Honda) – 16 poin

22. Michele Pirro (Ducati Team) – 9 poin

23. Sylvain Guintoli (Suzuki Ecstar) – 7 poin

24. Hafizh Syahrin (Red Bull KTM Tech3) – 7 poin

25. Karel Abraham (Reale Avintia Ducati) – 5 poin

Jadi Cadangan, Ozil Masih Betah di Arsenal

London – Gelandang Arsenal, Mesut Ozil, menepis rumor yang menyebut dirinya akan meninggalkan Emirates Stadium. Pemain asal Jerman itu ingin menghormati kontraknya hingga 2021.

Mesut Ozil merupakan satu dari sekian banyak pemain yang merupakan rekrutan terbaik Arsenal. Namun, ia kesulitan untuk bisa mendapatkan menit bermain yang lebih sering di bawah asuhan Unai Emery, di mana sang manajer tim belum lama ini mengatakan kepada jurnalis bahwa Ozil tidak masuk dalam skuat pilihannya karena ada pemain lain yang lebih pantas.

Kondisi tersebut menimbulkan rumor tak sedap yang menyebut Ozil akan pergi. Namun, pemain berusia 31 tahun itu menegaskan komitmennya untuk menghargai kontrak yang mengikatnya hingga akhir musim depan.

“Tidak, saya memiliki kontrak hingga musim panas 2021 dan saya akan bertahan hingga saat itu,” ujar Ozil seperti dilansir Goal

“ketika saya menandatangani kesepakatan baru, saya memikirkannya sangat hati-hati dan bisa dibilang itu menjadi satu keputusan paling penting dalam karier sepak bola saya. Saya tidak ingin bertahan hanya untuk satu atau dua tahun lagi, saya ingin berkomitmen kepada Arsenal dan klub juga menginginkan saya melakukan hal yang sama.”

“Anda bisa melalui masa-masa sulit, seperti saat ini. Namun, tak ada alasan untuk lari dan saya tidak akan melakukannya. Saya di sini setidaknya hingga 2021,” lanjut pemain Arsenal itu.

2 dari 2 halaman

Arsene Wenger dan Arsenal

Gelandang Arsenal Mesut Ozil (kiri) bersama manajer Arsene Wenger. (AFP/Glyn Kirk)

Mesut Ozil pun mengungkapkan mengenai ceritanya ketika memilih untuk bergabung bersama Arsenal. Sosok sang manajer saat itu, Arsene Wenger, menjadi satu faktor utama kehadirannya di Emirates Stadium.

“Saya katakan Arsene Wenger adalah faktor besar saya bergabung bersama Arsenal, dan memang dia. Namun, jelas saya bergabung untuk klub ini.Bahkan ketika Arsene mengumumkan ia pergi, saya ingin bertahan karena saya suka bermain untuk Arsenal dan itu sebabnya saya sudah di sini selama enam tahun,” tegas Ozil.

“Ketika saya pindah dari Real Madrid, itu adalah masa-masa sulit bagi Arsenal. Namun, saya selalu yakin dengan apa yang bisa kami lakukan dan berikan bersama-sama. Segala sesuatu yang berjalan baru-baru ini memang sulit dan banyak perubahan. Namun, saya bangga menjadi pemain Arsenal, seorang penggemar, dan saya bahagia di sini,” lanjutnya.

Muller Tertarik Gabung MU

Manchester – Striker Bayern Munchen, Thomas Muller, siap hijrah ke Manchester United (MU) pada Januari 2020. Muller menjadi satu di antara opsi menarik yang dimiliki Setan Merah untuk memperbaiki lini depan mereka.

Thomas Muller kehilangan tempat di skuat utama Bayern Munchen. Hal itu membuatnya ingin hengkang dari klub tersebut.

Manchester United yang membutuhkan penyerang baru dianggap sebagai tempat yang tepat untuk Muller. Hal itu membuat perwakilan Muller menawarkan kliennya ke Manchester United.

Muller disebut tak menuruti peringatan Bayern Munchen dan berharap dapat hengkang pada Januari 2020. Walaupun bukan klub yang berlaga di Liga Champions, Manchester United tetap menjadi klub yang menarik untuk pemain asal Jerman tersebut.

Sebelumnya, Ole Gunnar Solskjaer mengonfirmasi kalau MU akan mencari striker anyar pada Januari mendatang. Ia juga menjelaskan alasannya mengenai situasi Romelu Lukaku.

“Kami memiliki beberapa opsi penyerang, namun tidak sesuai dengan kriteria yang kami inginkan,” ujar Solskjaer.

“Keputusan melepas Romelu sudah final. Ia tidak ingin berada di Manchester United. Buat apa mempertahankan pemain yang tidak mau berada di klub ini.”

“Kami akan mencari pemain yang benar-benar kami inginkan. Jika pemain tersebut adalah pemain yang tepat, kami pasti akan mendapatkannya,” ungkap Solskjaer.

Sebelumnya, MU sempat mengincar beberapa pemain Bayern Munchen, yaitu Toni Kroos dan Thomas Muller. Namun, Manchester United tak berhasil mengamankan jasa dua pemain tersebut pada kesempatan sebelumnya.

2 dari 2 halaman

Berpotensi Reuni dengan Toni Kroos

Toni Kroos dan Thomas Muller ketika memperkuat timnas Jerman. (AFP/Patrik Stollarz)

Jika MU memutuskan untuk mendatangkan Thomas Muller dan melepasa Paul Pogba ke Real Madrid pada Januari mendatang, mereka akan memberikan kesempatan reuni kepada Thomas Muller dan Toni Kroos.

Real Madrid dikabarkan akan menyertakan Toni Kroos jika Manchester United mau melepas Pogba. Namun, Manchester United tidak akan mau mengeluarkan uang yang banyak untuk menebus Muller dari Bayern Munchen.

Dua pemain tersebut merupakan kunci sukses Bayern Munchen dan timnas Jerman pada masa emasnya.

Sumber: Express

Disadur dari Bola.com (Aditya Wicaksono / Wiwig Prayugi)

Meski Rugi, AC Milan Takkan Jual Pemain di Bursa Transfer Januari

Liputan6.com, Milan – AC Milan dikabarkan tidak berniat melakukan penjualan pemain pada Januari nanti. Meski klub raksasa Serie A itu membukukan rekor kerugian 146 juta euro.

Sebelumnya, santer dikabarkan AC Milan akan melepas beberapa pemainnya. Gazzetta dello Sport menyebut masa depan Suso dan Gianluigi Donnarumma kin mulai diragukan akibat dari hasil keuangan Milan yang buruk.

Namun, Tuttomercatoweb dan Milan News memastikan Rossoneri tidak memiliki rencana untuk menjual pemain tim utama mereka ketika jendela transfer dibuka kembali.

“Selain itu, mundur sekarang pada investasi besar yang dilakukan tahun ini dan terakhir tidak akan memberikan hasil,” tambah TMW.

AC Milan juga sempat dikabarkan akan mengencangkan perutnya. Pada musim lalu, klub tersebut coba menipiskan anggaran belanjanya. Meski pada akhirnya mereka tetap mengeluarkan uang 167 juta pounds karena harus membeli Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta di bulan Januari.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Jual Piatek?

Striker AC Milan, Krzysztof Piatek, memperhatikan rekannya saat melawan Empoli pada laga Serie A di Stadion San Siro, Milan, Jumat (22/2). Milan menang 3-0 atas Empoli. (AFP/Marco Bertorello)

Beberapa waktu lalu, AC Milan disebut-sebut mulai mempertimbangkan menjual Krzysztof Piatek pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang. Salah satu peminat striker Timnas Polandia itu adalah Manchester United.

Diavolo – sekarang dilatih oleh Stefano Pioli, mulai meragukan ketajaman Piatek. Jumlah golnya merosot bila dibandingkan dengan saat membela Genoa.

Kondisi tersebut membuat AC Milan mulai berpikir melepas Piatek. Apalagi, dana dari penjualan Piatek bisa menambah kas AC Milan yang masih perlu diseimbangkan.

3 dari 3 halaman

Sangat Buruk

AC Milan terpaksa memecat pelatih sebelumnya, Marco Giampaolo, setelah bertugas selama 111 hari. Alasannya, catatan Giampaolo pada awal musim ini sangat buruk.

Pelatih 52 tahun itu. hanya mampu membawa AC Milan mengemas tiga kemenangan dan empat kekalahan di tujuh laga awal Serie A. AC Milan pun terpuruk di peringkat ke-13 klasemensementara Serie A 2019-2020.

Pendekatan Legenda MU Bikin Pemain Asal Belgia Luluh

Liputan6.com, Manchester – Nama Floribert Ngalula mungkin tidak banyak dikenal di kalangan penggemar muda Manchester United (MU). Tapi, bagi generasi yang lebih tua, mereka tentu dapat mengingat pertandingan Piala EFL melawan Crystal Palace pada Oktober 2004.

Pesepak bola Belgia keturunan Kongo, yang kini berusia 32 tahun dan sudah pensiun ini, pernah menghabiskan empat tahun di markas MU di Old Trafford antara 2003 dan 2007. Selanjutnya, di sana ia bermain untuk tim U-18 dan cadangan sebelum menuju ke Randers FC di Denmark.

Karier Ngalula di sepak bola sekarang berada di Anderlecht sebagai staf sang pelatih Vincent Kompany. Kepada media di Belgia ia menceritakan berbagai pengalamannya, termasuk kepindahannya dari Belgia ke Manchester United.

“Pemandu bakat dari Inggris telah melihat saya di tim nasional. Saya mengunjungi kompleks pelatihan MU, juga pergi ke Blackburn Rovers, Middlesbrough, Bolton, tempat Sam Allardyce bersikeras untuk merekrut saya, dan Feyenoord. Namun, MU telah mempersiapkan kunjungan saya dengan sempurna,” kenangnya.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Sambutan Ferguson

Sir Alex Ferguson
Mantan pelatih MU, Sir Alex Ferguson, bukanlah penyuka tren sepatu sepak bola warna-warni. Ferguson hanya membolehkan memakai sepatu berwarna hitam terutama untuk pemain-pemain muda. (AFP/Paul Ellis)

“Mereka mengenalkan Laurent Blanc, Fabien Barthez, dan Ruud Van Nistelrooy kepada saya. Alex Ferguson datang untuk berbicara dengan saya. “Selamat Floribert, sampai jumpa tahun depan”.

Menurut Ngalula, Ferguson berbicara kepada dirinya seperti dia sudah mengenal selama bertahun-tahun.

Tinggalkan MU

“Ketika saya meninggalkan MU, keputusan tepat sudah saya diambil, dan saya akan menandatangani di sana,” katanya.

Ngalula teringat saat berusia 16 tahun dan dirinya juga menandatangani kontrak profesional pertamanya di tempat yang sama.

Lanjutkan Membaca ↓

MU dan Juventus Berpeluang Tampung Ivan Rakitic

Liputan6.com, Barcelona – Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic kabarnya sudah mantap  untuk hengkang dari Catalunya. Ia disebut-sebut bakal pindah antara ke Manchester United (MU) atau Juventus.

Pada musim panas kemarin, Barcelona memutuskan untuk mendatangkan gelandang baru. Mereka merekrut Frenkie De Jong dari Ajax Amsterdam dengan bayaran 75 juta Euro.

Kedatangan gelandang Timnas Belanda itu memberikan dampak yang kurang baik bagi Ivan Rakitic. Jam bermainnya berkurang dengan drastis musim ini, sehingga ia mulai tidak betah berada di Camp Nou.

Marca melansir bahwa Raktiic mulai mencari klub yang ingin menampungnya di bulan Januari nanti. Ia diberitakan mempertimbangkan untuk pindah ke Manchester United dan Juventus.

Menurut laporan tersebut, MU dan Juventus dipertimbangkan menjadi klub Rakitic berikutnya karena keseriusan mereka untuk merekrut sang gelandang.

Sejak musim panas kemarin, kedua raksasa Eropa itu tertarik mendatangkan Rakitic. Mereka sempat mengajak Rakitic pindah dari Barcelona, namun pada saat itu ia memilih menolaknya.

Dengan situasi yang tidak menentu di Barcelona, Rakitic merasa bahwa kedua klub tersebut bakal menjadi opsi yang sangat bagus untuk kelanjutan karirnya.

2 dari 2 halaman

MU Lebih Berpeluang

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, melakukan selebrasi usai membobol gawang Real Madrid pada laga La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (2/3). Real Madrid takluk 0-1 dari Barcelona. (AP/Manu Fernandez)

Laporan tersebut juga membeberkan bahwa Manchester United lebih berpeluang untuk mendapatkan Rakitic ketimbang Juventus.

Setan Merah diberitakan siap memberikan jaminan jam bermain untuk Rakitic. Alhasil sang pemain semakin tertarik pindah ke Inggris.

Sementara Juventus sendiri saat ini mengalami kelebihan stok gelandang sehingga Rakitic takut tidak mendapatkan jam bermain di Turin.

Barcelona sendiri diberitakan tidak akan menghalangi kepergian pemain Timnas Kroasia itu di bulan Januari nanti.

Mereka siap menjual sang pemain ke klub manapun yang bersedia membayar sekitar 35 juta Euro untuk mahar transfer sang gelandang.

Sumber Asli: Marca

Disadur dari Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, Published 17/10/2019)

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

7 Bukti Luis Milla Masih Cinta Timnas Indonesia

Jakarta – Nama Luis Milla kembali mencuat setelah kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam pada lanjutan babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Andik Vermansah dan kawan-kawan kalah 1-3 dari Vietnam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/9/2019).

Para suporter Indonesia gerah dengan performa Timnas Indonesia yang tidak kunjung membaik. Sebelum kalah dari Vietnam, Timnas Indonesia juga keok 2-3 dari Malaysia, dibantai 0-3 oleh Thailand, dan hancur lebur 0-5 melawan Uni Emirat Arab.

Keterpurukan Timnas Indonesia membuat banyak suporter mendesak pelatih Simon McMenemy segera didepak. Suporter pun mengapungkan beberapa nama sebagai kandidat pengganti Simon McMenemy. Salah satu yang mencuat adalah Luis Milla, yang juga pernah menangani Timnas Indonesia. 

Sejumlah suporter berharap Luis Milla kembali membesut Timnas Indonesia. Saat diasuh mantan pemain Real Madrid itu, Timnas Indonesia dinilai mampu memperlihatkan performa yang cukup baik. Demi mewujudkan harapan, para suporter Indonesia sampai menyerbu akun Instagram Luis Milla.

Luis Milla sejauh ini terlihat masih memperhatikan Timnas Indonesia. Ia sering membagikan cuitan berisi dorongan semangat untuk Timnas Indonesia saat bertanding. Tampaknya masih ada Indonesia di hati Luis Milla. 

Bola.com merangkum tujuh postingan Luis Milla yang terlihat masih memperhatikan kondisi Timnas Indonesia.

2 dari 8 halaman

1. Postingan Perpisahan dengan Timnas Indonesia

View this post on Instagram

Today is not an easy day for me, since I will not continue as a coach in Indonesia. A project of more than a year and a half has come to an end, where despite the poor management, constant breaking of the contract and low professionalism of the leaders, over the last ten months, I leave with the feeling of having done a good job. . Indonesia will always be my second homeland, as I appreciate how well the Town has treated my wife, my assistants and myself. I would like to thank all my Staff their support and all the hard and professional work done, especially to BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG and UCCI. It has been a pleasure working with all of you! . Finally, I don´t want to say goodbye without a special mention to the players, who have shown commitment, modesty and the will to improve with an excellent attitude at all times. . I will never forget You and you will always be in my heart. Remember you have a friend in Spain for whatever. THANKS Indonesia! 🇮🇩 . . . Hoy es un día triste para mí, ya que no voy a continuar como Seleccionador de Indonesia. Termina un proyecto de más de un año y medio, donde a pesar de la mala gestión, incumplimiento constante del contrato y poca profesionalidad de los dirigentes en estos últimos diez meses, me quedo con la sensación de haber hecho un buen trabajo y sintiendo que Indonesia será mi segunda casa, por cómo nos ha tratado el pueblo de Indonesia tanto a mí, como a mi mujer y a mis ayudantes. . Quería agradecer a todo mi staff la ayuda, el trabajo bien hecho y profesional empezando por BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR ARMIN, ALI, MANU, IPANG y UCCI. Ha sido un enorme placer haber trabajado con vosotros. . Por último, despedirme de los verdaderos protagonistas, los jugadores, que habéis demostrado en todo momento vuestro compromiso, humildad y ganas de mejorar, con una actitud ejemplar. Nunca os olvidaré y siempre estaréis en mi corazón. En España tenéis un amigo para lo que necesitéis. . GRACIAS DE CORAZÓN Indonesia! 🇮🇩 . Sampai jumpa iagi. Terima Kasih atas dedikasi dan waktunya Selena ini.

A post shared by Luis Milla (@luismillacoach) on

“Hari ini bukan hari yang mudah, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia. Sebuah proyek yang lebih dari satu setengah tahun berjalan kini telah berakhir, meskipun terdapat manajemen yang buruk, pemutusan kontrak yang konstan, dan rendahnya profesionalisme para pemimpin selama sepuluh bulan terakhir, saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang bagus.”

“Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman saya yang kedua, karena saya menghargai betapa baiknya mereka memperlakukan istri saya, asisten saya, dan saya. Saya ingin berterima kasih kepada semua staf atas dukungan mereka dan semua kerja keras dan profesional yang dilakukan, terutama untuk Bima Bayu, Doctor Papi, SR. Enri, Sudir, Armin, Ali, Manu, Ipang, dan Ucci. Kami senang dapat bekerja dengan kaliansemua.”

“Akhirnya, saya tidak ingin mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebutkan secara khusus kepada para pemain, yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan, dan kemauan untuk meningkat dengan sikap sangat baik. Saya tidak akan pernah melupakan Anda dan kalian akan selalu ada di hati saya. Ingat Anda punya teman di Spanyol untuk apa pun. Terima kasih Indonesia!” 

3 dari 8 halaman

2. Luis Milla Mengikrarkan Diri Jadi Suporter Indonesia

“Semoga beruntung! Mulai sekarang, saya akan selalu menjadi suporter Indonesia.” 

4 dari 8 halaman

3. Keceriaan Luis Milla saat Bertemu Mantan Asisten di Timnas Indonesia

“Saya sangat senang melihatmu lagi, temanku @bangbes. Momen menyenangkan saat bersama-sama dulu. Selalu menyenangkan menyambutmu di sini. Sampai bertemu lagi temanku!”

Akun @bangbes yang disebutkan Luis Milla tersebut merupakan asistennya saat menangani Timnas Indonesia.

5 dari 8 halaman

4. Postingan Luis Milla Saat Merindukan Indonesia

“Memori manis selama tugas saya di @pssi_fai dengan orang-orang yang mengagumkan. Selalu Indonesia. Terima kasih.”

6 dari 8 halaman

5. Ucapan Bahagia Saat Dua Rekannya Menjadi Bagian Persija

“Selamat @julio_banueloscoach dan @gueduperez. Saya sangat senang kalian memimpin tim hebat seperti Persija Jakarta dan merasakan lagi gairah sepak bola di negeri yang luar biasa. Tentu saja segalanya berjalan hebat dan kalian melakukan hal-hal hebat.”

7 dari 8 halaman

6. Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan ke-74 Indonesia

“Selamat hari kemerdekaan ke-74 Indonesia. Kenangan manis. Mencintai negeri ini.”

8 dari 8 halaman

7. Semangati Indonesia Saat Memulai Perjalanan di Kualifikasi Piala Dunia 2022

“Saya mendoakan yang terbaik untuk tim nasional Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia.#kitagaruda.”

Disadur dari Bola.com (Hanif Sri Yulianto / Yus Mei Sawitri)

Demi MU, Longstaff Enggan Perpanjang Kontrak di Newcastle

Liputan6.com, Manchester – Sean Longstaff sepertinya ngotot pindah ke Manchester United (MU). Sang gelandang diberitakan baru saja menolak perpanjangan kontrak di Newcastle.

Gelandang 21 tahun itu cukup ramai diberitakan akan pindah dari St James Park. Ia diyakini menjadi salah satu incaran utama Manchester United di bursa transfer musim panas kemarin.

Namun pada saat itu, transfer Longstaff ke MU batal terjadi. Manajemen The Magpies terus menolak tawaran dari MU untuk sang gelandang.

The Daily Mail mengklaim bahwa Newcastle saat ini mengalami situasi sulit untuk mempertahankan Longstaff. Sang gelandang diberitakan menolak tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen The Magpies.

Menurut laporan tersebut, sejak awal musim kemarin, manajemen Newcastle mengajak perwakilan Longstaff berdiskusi terkait kontraknya.

Sang gelandang sejatinya terikat kontrak hingga tahun 2022. Namun mereka merasa dengan kontrak yang ia miliki saat ini, mereka bakal sulit untuk mempertahankan sang pemuda.

Itulah mengapa mereka ingin memperbaharui kontrak Longstaff meski kontraknya masih berlaku lama di St James Park.

2 dari 2 halaman

Tolak Tawaran

Gelandang Newcastle United, Sean Longstaff, merasa tersanjung masuk dalam daftar pemain buruan Manchester United. (AFP/CreditLINDSEY PARNABY)

Laporan tersebut mengklaim bahwa Longstaff menolak proposal perpanjangan kontrak dari Newcastle.

Ia diberitakan sudah mantap untuk bergabung dengan Manchester United. Untuk itu ia enggan untuk memperpanjang kontraknya di St James Park.

Longstaff diberitakan saat ini masih menunggu tawaran baru dari Manchester United untuk membawanya pergi ke Old Trafford.

Newcastle diberitakan tidak akan membiarkan Longstaff pergi dengan mudah dari St James Park.

Mereka bakal mematok harga mahal untuk transfer sang pemain agar Manchester United enggan memboyongnya.

Sumber asli: The Daily Mail

Disadur dari Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, Published 17/10/2019).

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Pemerintah Spanyol Minta El Clasico Tidak Digelar di Camp Nou

Liputan6.com, Barcelona – Kisruh yang melanda Catalunya membuat El Clasico yang mempertemukan Barcelona vs Real Madrid menjadi tidak pasti. Polemik terkait pertandingan ini memasuki babak baru. setelah Dewan Olahraga [Menpora] meminta El Clasico untuk tidak digelar di Camp Nou.

El Clasico merupakan pertandingan paling akbar di Spanyol, mungkin juga di dunia, antara Barcelona lawan Real Madrid akan digelar dua pekan ke depan. Namun, terdapat sejumlah polemik yang membuat ketidakpastian ihwal jadwal dan venue pertandingan tersebut.

Jika mengacu pada jadwal La Liga 2019/2020, maka duel pekan jornada ke-10 tersebut akan dihelat pada Sabtu (26/10/2019) yang akan datang. Barcelona akan menjadi tuan rumah. Pertandingan bakal digelar di Camp Nou.

Akan tetapi, situasi keamanan dan politik di Catalan kini tengah dalam tensi yang meninggi.

Sikap Pemerinta Spanyol Terkait El Clasico

Barcelona Vs Valencia
Suporter Barcelona saat melawan Valencia pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Sabtu (14/9). Barcelona menang 5-2 atas Valencia. (AP/Joan Monfort)

Situasi politik di Catalan kini memang tengah hangat. Bakal ada protes besar-besaran terhadap keputusan Mahkamah Agung Spanyol yang menghukum penjaga pada sembilan aktivis pro kemerdekaan Catalan. Ada pula ancaman mogok kerja.

Lalu, apa hubungannya dengan klub sepak bola Barcelona?

Barcelona adalah representasi dari Catalan. Los Cules juga sudah membuat pernyataan sikap mengecam hukuman yang dijatuhkan pada para aktivis pro kemerdekaan Catalan. Para suporter Barcelona mayoritas juga pendukung kemerdekaan Catalan dari Spanyol.

Secara tradisional, laga El Clasico antara Barcelona lawan Real Madrid juga menjadi simbol perlawanan warga Catalan terhadap pemerintah Spanyol. Karena itu, laga El Clasico dikhawatirkan bakal membuat situasi politik makin panas.

Apalagi, merujuk pada laporan Marca, para fans Barcelona -yang juga pendukung kemerdekaan Catalan- akan menjadikan laga El Clasico sebagai media untuk protes atas keputusan Spanyol menjatuhkan hukuman penjaga pada aktivis pro kemerdekaan.

Sikap Pemerintah Spanyol

Barcelona
Lionel Messi (kanan) belum bisa berbuat banyak di El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona ( JAVIER SORIANO / AFP)

Menurut sumber yang didapat oleh AS, pemerintah Spanyol, dalam hal ini Dewan Olahraga [Menpora], menyarankan agar laga El Clasico tidak digelar di Camp Nou. Menpora Spanyol meminta semua pihak untuk peka terhadap situasi politik dan keamanan yang berkembang.

“Karena melihat situasi yang kini sedang berlangsung, kami percaya, bahwa La Liga dan RFEF [PSSI-nya Spanyol], tidak sensitif untuk memainkan pertandingan itu seperti jadwal yang direncanakan,” kata Menpora Spanyol, dikutip dari AS.

Pihak La Liga sempat menawarkan agar laga El Clasico ini digelar di markas Real Madrid, Bernabeu. Lalu, laga putaran kedua yang akan digelar di Camp Nou. Akan tetapi, kedua klub sudah menolak rencana tersebut.

Sumber: AS

Disadur dari Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 17/10/2019)

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Bagi MU, Menghadapi Liverpool Lebih Mudah Ketimbang Newcastle

Liputan6.com, Jakarta Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solkjaer, tidak gentar menghadapi pertandingan melawan pemuncak klasemen Liga Inggris, Liverpool. Menurutnya,  laga ini akan lebih mudah bagi timnya ketimbang pertandingan yang sudah dilalui MU musim ini.

Sebelum jeda internasional kemarin, MU mendapatkan hasil yang buruk. Mereka harus tumbang di tangan Newcastle dengan skor 1-0 sehingga posisi mereka kian merosot di klasemen EPL.

Di akhir pekan nanti, MU akan berduel dengan pemuncak klasemen, Liverpool di Old Trafford. Banyak pihak menilai MU akan babak belur di laga ini mengingat Liverpool memiliki permainan yang jauh lebih solid ketimbang Setan Merah.

Namun Solskjaer cukup optimistis timnya bisa meraih hasil yang lebih baik ketimbang laga sebelumnya. “Terkadang kami mengalami kesulitan di sejumlah pertandingan karena tim lawan bertahan terlalu dalam,” beber Solskjaer kepada Sky Sports.

2 dari 3 halaman

Main Terbuka

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyapa suporter usai dikalahkan Newcastle pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Minggu (6/10). Newcastle menang 1-0 atas MU. (AFP/Paul Ellis)

Solskjaer menyebut bahwa timnya selalu kesulitan menghadapi tim-tim yang bertahan sepanjang pertandingan. Untuk itu jika melawan tim yang bermain terbuka, timnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Terkadang kami memiliki penguasaan bola hingga 75-80% seperti saat melawan Newcastle dan kami tidak mampu membuat peluang-peluang yang bagus karena tim lawan bertahan dengan sangat dalam.”

“Pada pertandingan melawan Chelsea atau Leicesher di Old Trafford, penguasaan Bola 50-50 sehingga kami memiliki lebih banyak ruang untuk menyerang.”

3 dari 3 halaman

Ladeni Liverpool

3. Daniel James (Manchester United) – Masuk sebagai pengganti saat melawan Chelsea dirinya langsung berhasil mencetak gol. Setelahnya pria asal Wales ini selalu dipercaya sebagai pemain inti dan pekan lalu kembali mencetak gol. (AFP/Oli Scarff)

Solskjaer juga cukup optimistis bahwa timnya tidak akan mengalami kesulitan berarti saat menghadapi Liverpool nanti.

Ia yakin timnya mampu mengimbangi permainan terbuka Liverpool di Old Trafford nanti.

“Saya tidak bisa melihat Liverpool akan parkir bus di pertandingan nanti, karena itu bukan mentalitas mereka. Jadi saya rasa pertandingan nanti akan berjalan terbuka dan itu akan lebih memudahkan kami.” ia menandaskan.

Liverpool sendiri memiliki catatan yang sempurna di Premier League musim ini.

Mereka menyapu delapan kemenangan beruntun di ajang Premier League musim ini sehingga mereka kokoh di puncak klasemen.

Sumber asli: Sky Sports

Disadur dari Bola.net (Penulis, Serafin Unus Pasi, Published 17/10/2019).

Hasil Denmark Terbuka 2019: Ganda Putra ke Perempat Final, Jonatan Christie Angkat Koper

Odense – Hasil berbeda diraih wakil Indonesia  turnamen bulu tangkis Denmark Open 2019 di Odense Sportspark, Odense, Denmark. Ganda putra Indonesia berhasil lolos ke babak selanjutya. Tapi, langkah ini gagal diikuti di sektor tunggal putra.

Dua ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, melaju ke perempat final Denmark Terbuka 2019.

Kevin/Marcus tak mengeluarkan keringat setelah pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy walkover. Sementara, Ahsan/Hendra menghentikan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 22-20 dan 21-16.

Di atas kertas, Ahsan/Hendra unggul. Mereka juga selalu membukukan kemenangan setelah tiga kali berhadapan dengan Chia/Soh.

“Kami bisa menyelesaikan pertandingan hari ini dengan baik. Selanjutnya kami harus lebih fokus untuk besok,” kata Ahsan singkat.

Pada perempat final, Ahsan/Hendra akan berhadapan dengan ganda Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Dalam lima pertemuan, Ahsan/Hendra menang empat kali.

“Kami sudah sering berhadapan dengan mereka sebelumnya. Mereka pasangan yang bagus. Jadi kami harus lebih fokus dan siap buat besok,” ujar Hendra.

“Kami belum menyiapkan strategi khusus. Malam ini kami akan mempelajari lagi permainan mereka, menonton video mereka. Pertandingan besok pasti akan berlangsung ketat,” ungkap Ahsan.

Sayangnya kemenangan yang sama tak bisa diraih oleh Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf. Wahyu/Ade di pertandingan babak kedua Denmark Terbuka 2019 ini, kalah dari Lu Ching Yai/Yang Po Han dari Chinese Taipei dengan skor 22-20, 12-21, 19-21.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Jonatan Christie Kandas, Tommy Sugiarto Melaju

Tommy Sugiarto
Aksi Tommy Sugiarto pebulutangkis Indonesia saat melawan Chen Long pada babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Sementara itu, tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie harus angkat koper. Jonatan kalah dari pemain Denmark, Rasmus Gemke dengan skor 21-17 dan 23-21.

Satu-satunya tunggal putra yang lolos ialah Tommy Sugiarto yang mengalahkan pemain Prancis, Brice Leverdez dengan skor 21-19 dan 21-12.

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga pulang lebih awal. Mereka kalah dari ganda Korea, Chang Ye-na/Kim Hye-rin 21-23 dan 16-21.

Disadur dari Bola.com (Penulis Wiwig Prayugi / Benediktus Gerendo Pradigdo, Published 18/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Greysia / Apriyani Tersingkir di Babak Kedua Denmark Open 2019

Liputan6.com, Odense – Ganda putri Indonesia Greysia Polii / Apriyani Rahayu gagal melangkah ke perempat final turnamen bulu tangkis Denmark Open 2019 di Odense Sportspark, Odense, Denmark.

Dilansir laman BWF, pada pertandingan babak dua Denmark Open 2019, Greysia / Apriyani ditaklukkan pasangan asal Korea Selatan Chang Ye Na / Kim Hye Rin dua gim berdurasi 43 menit dengan skor 21-23, 16-21, Kamis (17/10/2019),

Pada gim pertama, pertandingan berjalan cukup ketat. Keduanya kejar-mengejar skor sepanjang permainan. Namun rupanya pasangan asal negeri ginseng itu lebih kuat dan Greysia / Apriyani kalah dengan skor 21-23.

Memasuki gim kedua, penampilan Greysia / Apriyani malah menurun dan kerap tertinggal oleh lawan. Tidak mampu mengatasi kekuatan Chang / Kim, akhirnya Greysia / Apriyani yang berstatus sebagai unggulan kelima itu pun bertekuk lutut dengan skor penutup 16-21.

Atas hasil tersebut, maka Greysia / Apriyani harus menerima kekalahan dan tidak dapat melanjutkan ke babak perempat final turnamen bulu tangkis level Super 750 yang berhadiah total mencapai 775.000 dolar Amerika Serikat itu.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Pernah Bertemu

Greysia / Apriyani dan Chang / Kim tercatat sudah pernah bertemu satu kali di lapangan, yaitu pada turnamen Thailand Open 2019. Waktu itu, Greysia/Apriyani kalah dari Chang / Kim dengan skor 21-9, 21-23, 19-21.

Greysia / Apriyani merupakan satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di Denmark Open 2019. Sebelum melangkah ke babak dua, di babak pertama Greysia / Apriyani menyingkirkan pasangan Malaysia Vivian Hoo/Yap Cheng Wen dengan skor 21-10, 21-18.(Ant)

Raih Perunggu di World Beach Games, Imam Sudjarwo Apresiasi Perjuangan Tim Voli Pantai Putra

Liputan6.com, Jakarta Tim voli pantai putra Indonesia, yang sukses meraih medali perunggu di ajang World Beach Games I, di Doha-Qatar, tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Kamis (17/10/2019).

Kedatangan tim voli pantai putra Indonesia, disambut Plt Peningkatan Prestasi pada Kemenpora,Yuni Poerwarti, Ketua Umum (Ketum) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pusat, Imam Sudjarwo, serta perwakilan dari Komite Olimpiade Indonesia, dan jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Imam Sudjarwo menyampaikan rasa bangga dan berterima kasih atas prestasi yang diraih tim tersebut. Apalagi, mereka baru pertama kali bermain di ajang dunia pada kategori 4×4.

“Syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa atas prestasi anak-anak tim putra bola pantai dalam ajang World Beach Games I, di Doha-Qatar. Mereka mendapatkan prestasi medali perunggu,” ujar Imam saat ditemui di Terminal 3 Kedatangan Internasional,Bandara Soetta, Kota Tangerang.

Kebanggaan tersebut berlipat lantaran tim voli pantai putra Indonesia yang dikirim adalah bukan pemain utama dalam struktur PBVSI, melainkan layer kedua. Sebab, layer pertama atau pemain inti sudah masuk pusat pelatihan nasional untuk mempersiapkan SEA Games tahun depan di Filipina.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Jadi Motivasi

Tim voli pantai putra Indonesia (Ist)

Imam menilai kemenangan ini bisa dijadikan motivasi. Bukan hanya di voli pantai saja, melainkan juga di cabang olahraga lain.

“Kalau ternyata kita bisa bila pembinaan yang bagus, ada sebuah regenerasi pemain-pemain baru. Kita coba dengan pemain-pemain baru,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Bonus

Perasaan bangga juga diungkapkan perwakilan Kemenpora, Yuni Poerwati,. Menurutnya, jika dalam sebuah cabang olahraga ada pembinaan yang baik dan tepat, kemudian tercipta regenerasi pemainnya, maka tidak mustahil prestasi berdatangan.

“Contohnya pada voli pantai ini, ini yang terjun layer 2. Kalau nanti bisa diciptakan sampai layer 10 misalnya, tidak menutup kemungkinan prestasi besar akan kembali hadir,” ujarnya.

Kemenpora pun menjanjikan akan ada bonus yang tengah dipersiapkan. Dia akan berkordinasi dengan tim mengenai jumlahnya. “Pasti adalah, ini juara dunia loh,” ujarnya. (Pramita Tristiawati)

Timnas Indonesia Terpuruk, Ini 11 Cuitan Netizen Tentang Twitter PSSI yang Bikin Nyengir

Jakarta – Penampilan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia benar-benar buruk. Teranyar, Skuat Garuda kalah 1-3 dari vietnam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/9/2019).

Kekalahan tersebut membuat Timnas Indonesia tidak beranjak dari dasar klasemen Grup G. Mereka belum mendulang poin dengan selisih gol -11.

Para netizen Indonesia gerah dengan performa Timnas Indonesia yang tidak kunjung membaik. Sebelum kalah dari Vietnam, Timnas Indonesia juga keok 2-3 dari Malaysia, dibantai 0-3 oleh Thailand, dan hancur lebur 0-5 melawan Uni Emirat Arab.

Mereka melampiaskan kekesalan dengan membanjiri komentar di akun twitter PSSI.  Alasannya, peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia 2022 semakin tipis.

Berikut 11 cuitan netizen tentang Twitter PSSI setelah kekalahan [Timnas Indonesia](Timnas Indonesia “”) dari Vietnam, yang bikin nyengir.  

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 12 halaman

1. Pekerjaan Admin PSSI

“Timnas kalah bertanding, buka draft twit, masukkan gambar, twit.”

3 dari 12 halaman

2. Gabung Saja Admin PSSI dan Admin PLN, Sama-sama Menyebalkan

4 dari 12 halaman

3. Beri Peringatan ke Agensi

5 dari 12 halaman

4. Twit soal Member JKT48

6 dari 12 halaman

5. Kerjaan Admin PSSI Saat Ini

7 dari 12 halaman

6. Kapan Timnas Main Melawan Timor Leste dan Kep. Faroe?

8 dari 12 halaman

7. Admin Paling Kuat Dirisak

9 dari 12 halaman

8. Menunggu Postingan PSSI

10 dari 12 halaman

9. Menyarankan Gaji Admin PSSI Naik

11 dari 12 halaman

10. Dibandingkan dengan Admin Persebaya

12 dari 12 halaman

11. Pekerjaan Mudah Admin PSSI

Disadur dari Bola.com (Penulis Hanif Sri Yulianto / Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

Juara World Junior Championship 2019 Bakal Diguyur Bonus

Liputan6.com, Jakarta PBSI akan mengguyur para jawara World Junior Championships (WJC) 2019 bonus senilai ratusan juta rupiah. Bonus ini juga berasal dari pihak sponsor dan juga klub tempat mereka bernaung.

Rencananya, acara pemberian bonus tersebut akan diselenggarakan di sela – sela penyelenggaran turnamen Superliga Junior 2019 di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/10). Seremoni ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya sehingga para pecinta bulutangkis bisa hadir dan menyaksikan momen istimewa tersebut.

Guyuran bonus dari PBSI, sponsor dan klub pada para jawara World Junior Championships 2019 ini merupakan ucapan terima kasih atas perjuangan para pebulutangkis muda yang telah sukses membawa kejayaan Indonesia di level bulutangkis dunia, baik secara tim maupun individu.

Seperti diketahui, tim beregu U-19 Indonesia untuk pertama kalinya berhasil memboyong Piala Suhandinata Cup di ajang WJC 2019 setelah mengalahkan Tiongkok dengan skor meyakinkan 3-1.

Raihan prestasi di World Junior Championships (WJC) 2019 ini, terasa manis mengingat tim Indonesia U-19 merupakan kumpulan atlet-atlet muda berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya Leo Rolly Carnando yang lahir di Klaten, Jawa Tengah. Kemudian ada Indah Cahya Sari Jamil yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, dan Putri Syaikah yang lahir di Padang, Sumatera Barat.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Turnamen Bergengsi

Para jawara World Junior Championships (WJC) 2019 (Ist)

Meski berasal dari suku dan latar belakang yang berbeda-beda, mereka bersatu dan berjuang agar Sang Merah Putih dapat berkibar paling tinggi dalam turnamen bergengsi tersebut. Untuk kesekian kalinya, inilah bukti bahwa bulutangkis merupakan cabang olahraga yang dapat mempersatukan bangsa.

“Kami sangat bangga bisa membawa pulang piala Suhandinata ke Tanah Air untuk pertama kalinya. Semoga piala ini menjadi simbol bahwa Indonesia bisa bersatu terus. Terima kasih bagi masyarakat Indonesia yang selalu mendukung perjuangan atlet-atlet bulutangkis di berbagai turnamen dunia,” ungkap Leo Rolly Carnando.

Seremoni pemberian penghargaan bagi skuat Garuda Muda ini sengaja diselenggarakan di sela turnamen Superliga Junior 2019. Pasalnya, setelah pulang membawa gelar juara WJC 2019 di Kazan, Rusia, para atlet muda langsung bertanding di turnamen bergengsi ini membela klub nya masing-masing.

Jelang Lawan Liverpool, Solskjaer Yakin Masih Dipercaya MU

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer yakin masih mendapat kepercayaan dari manajemen. Meskipun, MU saat ini tengah terpuruk di Liga Inggris.

“Kami memiliki rencana jangka panjang. Saya telah diberikan pekerjaan ini dan jika Anda kalah satu atau dua pertandingan, Anda tak menunggu sinyal kepastian,” ujar Solskjaer seperti dilansir Sky Sports.

Seperti diketahui, MU tengah tercecer di peringkat ke-12 lantaran start buruk di musim ini. Dari delapan pertandingan, pasukan Ole Gunnar Solskjaer baru menang 2 kali, 3 imbang, dan 3 kekalahan.

Fans MU pun mulai gerah dengan kondisi klub kesayangannya. Mereka mulai mendesak manajemen untuk mencopot Solskjaer dari jabatannya.

Solskjaer didapuk sebagai manajer permanen MU pada awal musim ini. Manajer asal Norwegia itu masuk ke MU menggantikan Jose Mourinho yang dipecat.

Awalnya, MU tampil prima di bawah asuhan Solskjaer yang masih menjabat manajer interim. Namun, performa Paul Pogba dan kawan-kawan menukik tajam begitu jabatan Solskjaer dipermanenkan.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Sesuai Rencana

Daniel James
Manchester United (AFP/Oli Scarff)

Lebih lanjut, Solskjaer juga meyakini rencana MU soal transfer pemain sudah tepat. Menurutnya, MU telah berada dalam jalur yang benar soal merekrut pemain.

Keterpurukan MU saat ini disinyalir salah satunya karena gagal mendapatkan pengganti Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez di lini depan. Akibatnya, MU hanya mengandalkan Marcus Rashford dan Anthony Martial sebagai striker.

Lukaku dan Sanchez hengkang dari MU ke Inter Milan di awal musim ini. Lukaku hengkang secara permanen, sementara Sanchez dipinjamkan.

“Kami memulai dengan rencana dan rencana perekrutan sudah sesuai. Saya 100 persen yakin dari sejak saya di sini bahwa strukturnya sudah tepat. Sebab pada akhirnya manajer lah yang menentukan,” ujarnya.

Hadapi Liverpool

MU akan menghadapi Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini di Old Trafford. Meski berstatus tuan rumah, MU tak diunggulkan menang di laga tersebut.

Pasalnya, Liverpool datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah selalu menang dalam delapan laga awal di Liga Inggris. Pasukan Jurgen Klopp juga tengah duduk di puncak klasemen dengan 24 poin.

Lanjutkan Membaca ↓

Demi Putri Tercinta, Salah Rela Berdandan Mirip Karakter Film Disney

Liverpool – Ayah adalah cinta pertama anak perempuannya. Wajar bila seorang ayah termasuk Mohamed Salah rela melakukan apa saja untuk membahagiakan putri tercintanya. 

Saat merayakan ulang tahun putrinya, Makka, pemain Liverpool itu melakukan hal unik. Ya, dia bersedia berpakaian seperti karakter Maui dari film Disney, Moana.

Sang putri merupakan penggemar Moana dan bergaya seperti karakter itu pada hari ulang tahunnya, Rabu (16/10/2019). Mohamed Salah tak mau kalah. mengenakan rok dari daun dan karangan bunga Hawaii.

Tak lupa, Salah memposting aksi unik tersebut di media sosial pribadinya. “Saya, Maui, bawahan kamu Moana! Selamat ulang tahun, puteri saya.”

Ulang tahun sang putri bisa menjadi motivasi bagi Salah pada pertandingan Premier League akhir pekan ini. Liverpool akan menghadapi Manchester United di Old Trafford.

Mohamed Salah diperkirakan pulih dari cedera pergelangan kaki dan bisa turun pada pertandingan tersebut. Ia mendapat cedera tersebut sebelum jeda internasional.

2 dari 2 halaman

Sempat Mencuri Perhatian Penggemar di Anfield

Mohamed Salah bersama sang putri, Makka Mohamed Salah, seusai laga Liverpool versus Wolverhampton Wanderers, Minggu (12/5/2019) di Stadion Anfield. (AFP/Paul Ellis)

Putri Mohamed Salah, Makka, bukan sosok yang asing bagi penggemar Liverpool. Aksi lucunya pernah menarik perhatian di Anfield saat penyerahan gelar top skor Premier League 2018-2019, pada 12 Mei. 

Makka hadir pada acara tersebut. Dia bahkan dengan lucunya menggiring bola dan mencetak gol di hadapan pendukung The Reds.

Dengan mengenakan jersey Liverpool, Makka terlihat enjoy bermain di lapangan Anfield. Publik Anfield begitu antusias ketika Makka menendang bola dan menggiringnya ke gawang.

Sorak sorai The Kopites pecah ketika Makka sukses membawa bola masuk ke gawang. Setelah kejadian tersebut Makka menjadi sangat populer di kalangan fans Liverpool.

Disadur dari Bola.com (penulis Hanif Sri Yulianto/editor Yus Mei Sawitri, published 17/10/2019)

PB Lemkari Ingin Luruskan Sejarah di Kejurnas Karate Piala Anton Lesiangi I

Liputan6.com, Jakarta Pengurus Besar Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) bakal menghelat kejurnas karate bertajuk Kwarnus Cup 2019 dan Piala Anton Lesiangi I di GOR UPI Bandung, pada 8-10 November mendatang. Ada dua misi penting yang ingin dicapai melalui gelaran perdana ini.

Pertama, PB Lemkari tentu ingin mendorong prestasi karateka-karateka binaan PB Lemkari. Sedangkan kedua mereka ingin meluruskan sejarah perguruan berlambang macan yang didirikan oleh Shihan Anton Lesiangi ini.

Tak mau muluk-muluk, Panitia Penyelenggara menargetkan event ini akan diikuti sebanyak 300 sampai 400 karateka dari 34 provinsi di Indonesia. Total ada 69 kelas (putra-putri) dalam tujuh katagori yang dipertandingkan.

Direncanakan event akan dibuka oleh Ketua Umum PB FORKI yang juga menjabat sebagai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Panpel juga akan mengundang Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (purn) Marciano Norman, para Ketua Umum Konida dan pengurus Lemkari Provinsi.

Selain menggelar pertandingan, dalam kejurnas kali ini, PB Lemkari bekerjasama dengan Kwartet Nusantara juga akan menggelar sejumlah kegiatan antara lain penyegaran wasit, short course atau penataran pelatih dan sarasehan yang akan dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan di bawah naungan PB Lemkari yang didirikan Anton Lesiangi.

Ketua Umum PB Lemkari, Jeannie Z Monoarfa mengatakan kejurnas karate Kwarnus Cup 2019 dan Piala Anton Lesiangi I memiliki makna spesial bagi keluarga besar PB Lemkari. Karena akan menjadi momentum untuk meluruskan sejarah berdirinya perguruan Lemkari yang didirikan oleh Anton Lesiangi pada 1970.

“Sepanjang sejarah baru kali ini ada kejuaraan atas nama pendiri perguruan. Sengaja kita bikin kegiatan ini karena kita ingin meluruskan sejarah agar karateka-karateka muda mengetahui siapa pendiri Perguruan Lembaga Karate-Do Indonesia. Sekarang kan ada akta ganda atas nama Lemkari. Satu atas nama Perkumpulan Karate-Do Indonesia disingkat Lemkari dan satu lagi atas nama Lembaga Karate-Do Indonesia,” kata Jeannie Z Monoarfa seperti rilis yang diterima media.

“Selain itu, sengaja kami membuat event ini sebagai refleksi atau mengingatkan kembali akan kejayaan Lemkari seperti tahun 1980- 1990 an dimana banyak sekali lahir karateka berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Terbuka

Jeannie menegaskan pihaknya membuka tangan bagi karateka Lemkari di seluruh Indonesia yang ingin mengikuti kejurnas Kwarnus Cup 2019 dan Piala Anton Lesiangi I.

“Kalau buat kami, Lemkari itu tidak ada sebelah mana – sebelah mana. Sepanjang mereka masih memakai lambang macan yang menjadi simbol Lemkari sejak pertama kali didirikan oleh Anton Lesiangi pada 1970, mereka adalah keluarga dan darah daging kami. Jadi akan kami terima dengan tangan terbuka jika ingin mengikuti ajang ini,” kata Jeannie.

“Sejujurnya mereka itu banyak yang tidak tahu bahwa sudah ada dua akta atas nama Lemkari. Di media sosial ramai sekali atlet dan pengurus yang menyuarakan suara hatinya. Mereka nyatakan kalau tahu Lemkari yang mereka ikuti pendirinya adalah orang baru mereka tidak mau. Bahkan banyak sudah yang membuat surat pernyataan mundur dari Lemkari baru tersebut dan kembali ke Lemkari yang didirikan Anton Lesiangi yang diakui PB FORKI.”

Sementara itu, Ketua Umum PB Perkumpulan Karate Do Indonesia adalah Yuddy Chrisnandi (mantan Menpan RB) dan sampai sekarang perguruan tersebut tidak menjadi anggota PB FORKI.

“Kalau kata Sekjen kami Rosi Nurasjati yang kebetulan orang sunda, digelarnya Piala Anton Lesiangi ini supaya generasi Karateka Lemkari “Tidak Poekeun Obor”, artinya tidak putus dan tidak ada missing link antara para senior khususnya Pendiri dengan generasi yang masih utuh ke depan. Karena kita tidak tahu sampai kapan kita akan hidup,” katanya.

Jeannie menambahkan PB Lemkari akan terus konsisten dengan tujuannya untuk membina atlet. Bahkan dalam waktu dekat, PB Lemkari akan bekerjasama dengan Jepang dan Jerman untuk meningkatkan kualitas atlet, pelatih, wasit dan juri binaan PB Lemkari.

Kurang Menarik, 2 Stasiun Televisi Tolak Siarkan Pemilihan Calon Ketua Umum PSSI

Liputan6.com, Jakarta – Pemilihan Ketua Umum PSSI bakal berlangsung pada 2 November 2019. Rencananya, pemilihan penerus Edy Rahmayadi itu bakal berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Rencananya, PSSI ingin menciarkan langsung pemilihan ketua umum tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada stasiun televisi yang tertarik menyiarkan secara langsung karena kurang menjual.

“Kalau mau ada yang live boleh. Rencana ada, sudah kami jajaki dengan beberapa pihak stasiun televisi,” ucap anggota Komite Banding PSSI, Mahfudin Nigara di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

“Namun sepertinya kurang menarik. Kami inginnya live, ada dua stasiun televisi yang sudah diajukan, tapi katanya kurang menarik. Sebab, dalam waktu berdekatan, ada pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia,” katanya melanjutkan.

Ketua Umum PSSI terpilih nantinya akan bertugas untuk periode 2019-2023. Adapun periode kampanye diberikan kesempatan kepada para calon mulai tanggal 24 Oktober sampai 31 Oktober 2019.

2 dari 3 halaman

Ikuti Timeline Kongres Pemilihan

Sementara itu Komite Pemilihan (KP) PSSI meminta semua pihak untuk menghormati timeline proses pemilihan ketua umum, wakil ketua umum serta anggota komite eksekutif PSSI. KP PSSI juga berharap kepada para calon ketum, waketum dan anggota komite eksekutif untuk bisa mematuhi ketetapan KP dalam masa kampanye.

“Mereka mengikuti timeline kongres pemilihan. Tanggal 3 Oktober, ada 8 bakal caketum, 3 banding. Cawaketum 14 nama, 5 banding. Anggota exco 70, 1 banding. Namun, daftar calon tetap diumumkan paling lambar pada 23 Oktober 2019,” ucap anggota KP PSSI, Budiman Dalimunthe.

Infografis Bursa Calon Ketua Umum PSSI 2019-2023. (Liputan6.com/Triyasni)

Budiman menambahkan, KP sendiri juga sudah menjadwalkan acara debat calon ketua umum. “Di acara inilah kesempatan para calon ketua umum bisa menyampakan visi dan misinya serta program yang dia siapkan untuk memimpin PSSI kepada public,” kata Budiman.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

6 Pemain Paling Menyebalkan Dalam Rivalitas MU vs Liverpool

Jakarta – Rivalitas Manchester United (MU) dan Liverpool masih menjadi yang terbesar di sepak bola Inggris. Karena itu, jutaan mata bakal tertuju pada duel akbar kedua tim pada lanjutan Liga Inggris di Anfield, Minggu (20/10/2019). 

Laga tersebut tetap menjadi magnet kuat bagi fans meskipun MU tengah terpuruk. Klub berjuluk Setan Merah itu sedang mengalami start terburuk di liga dalam 30 tahun terakhir. 

Dalam delapan pertandingan yang dijalani, MU baru mengoleksi sembilan poin. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer baru mengemas dua kemenangan dan tiga hasil seri, sedangkan sisanya kalah. 

Di sisi lain, Liverpool berkibar di puncak klasemen berkat start sempurna, dengan menyapu bersih delapan kemenangan pada awal musim ini. 

Tapi, tetap saja duel MU melawan Liverpool menarik disimak. Pertandingan dua tim raksasa Inggris itu sarat sejarah, gengsi, dan kerap diwarnai drama. 

Sepanjang sejarah pertemuan kedua tim, ada saja cerita menarik, serta kejadian kontroversial. Salah satu yang menarik adalah sosok pemain. 

Ada pemain dari kedua kubu yang dianggap menyebalkan dalam rivalitas MU kontra Liverpool. Siapa saja mereka? Ini enam di antaranya yang bermain di era Premier League, atau setelah musim 1992, seperti dilansir dari Sportkeeda dan Bleacherreport

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

1. Luis Suarez

Pemain Tercepat Ciptakan Gol ke-50 Bersama Liverpool
Luis Suarez saat memperkuat Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Di mata para penggemar Liverpool, Luis Suarez tentu saja dianggap sebagai pemain andal yang pernah mereka miliki. Dia merupakan striker tajam di depan gawang lawan. 

Kualitas Suarez secara teknik pantas diacungi jempol, serta diakui termasuk oleh tim-tim lawan. Kehadiran Suarez selalu menjadi ancaman bagi tim lawan mana pun, termasuk Manchester United

Namun, insiden serius terjadi di pertandingan Liverpool kontra MU pada 2011. Pemain yang sekarang membela Barcelona itu dituduh melakukan tindakan rasial terhadap bek Manchester United, Patrice Evra.

Setelah melakukan penyelidikan, Komisi Regulasi Independent FA juga menyatakan Suarez bersalah.

Reaksi klub dan fans Liverpool atas kasus tersebut malah makin mengipasi bara. Kenny Dalgish, yang saat itu jadi manajer Liverpool, memakai kaus untuk mendukung Suarez. Namun, pada 2012, Dalglish membantah bahwa kaus itu adalah idenya.  

Kekesalan fans MU terhadap Suarez makin kental setelah pada duel di Old Trafford (11 Februari 2012) Suarez enggan bersalaman dengan Evra. Alasannya, sebelumnya Suarez diskors empat bulan terkait perkataan yang berbau rasial terhadap Evra.

Alhasil, Suarez menjadi salah satu pemain yang paling menyebalkan, terutama di mata pendukung MU.  

2. Patrice Evra

Liga Inggris
Patrice Evra saat memperkuat Manchester United. (AFP/Andrew Yates)

Setelah insiden Suarez, Patrice Evra mendapat sorakan dari suporter Liverpool saat bermain di Anfield. Padahal, Evra yang menjadi korban dari perlakukan rasial Suarez. Hal itu juga telah diputuskan oleh Komisi Regulasi Independen FA. 

Namun, di mata fans Liverpool, Evra memang menjadi salah satu pemain yang tak disukai, bahkan sebelum insiden dengan Luis Suarez. Dia dianggap “terlalu Manchester United”. 

Masuk akal jika suporter Liverpool tak menyukai Evra karena dianggap “sangat Manchester United”. Namun, jika alasan mereka membenci Evra karena kasus Suarez rasanya itu tindakan yang tidak adil. 

3. Gary Neville

img_mu-leeds.jpg
Gary Neville. (AFP/Paul Ellis)

Gary Neville dibenci oleh fans Liverpool untuk alasan yang tepat. Dia merupakan perwujudkan pemain yang sangat mencintai Manchester United. 

Fans Manchester United bahkan punya chant khusus untuk Neville yang menggambarkan bagaimana perasaan sang pemain terhadap Liverpool.  Chant itu dinyanyikan setiap kali Gary bermain. “Gary Neville is a Red, he hates Scousers.”

Neville bahkan menjuduli autobiografinya “Red”. Itu menegaskan bahwa Neville adalah seorang “Manchester United”. 

Gary Neville tumbuh dengan melihat United hanya menjadi bayang-bayang pada era dominasi Liverpool di Premier League. Tak heran, dia melampiaskannya di lapangan ketika telah menjadi pemain MU.

Neville dikenal dengan selebrasi merayakan gol di depan suporter Liverpool. Selebrasinya sangat provokatif, dengan mencium logo Manchester United.  

Fans Liverpool makin sebal terhadap Neville karena sang pemain juga dikenal pedas berkomentar di media, termasuk soal rivalitas MU kontra Liverpool. 

4. Steven Gerrard

Pemain Bernomor Punggung Delapan Terbaik
Legenda Liverpool, Steven Gerrard. (AFP/Paul ELlis)

Jika Manchester United punya sosok Gary Neville yang sangat identik dengan klub, maka Liverpool punya Steven Gerrard. Dia benar-benar mendedikasikan kariernya untuk The Reds, seperti yang dilakukan Neville terhadap Setan Merah.   

Selain itu, Gerrard merupakan pemain andalan Liverpool hampir sepanjang satu dekade. Dia benar-benar menjadi tulang punggung tim. 

Peran besar Gerrard untuk The Reds itulah yang membuat fans MU tak pernah menyukainya. Namun, di sisi lain suporter Liverpool sangat memuja Gerrard. 

5. Michael Owen

Michael Owen
Mantan pemain Liverpool dan Manchester United. (AFP Photo/Paul Barker)

Satu-satunya pemain dalam daftar ini yang pernah tak disukai fans MU dan Liverpool sekaligus adalah Michael Owen. 

Owen dulunya adalah pemain pujaan The Kops, sebutan fans Liverpool. Namun, dia dianggap melanggar batas ketika gabung Manchester United. Tentu saja dia tak pindah langsung dari Liverpool ke MU. Dia hijrah ke MU saat berbaju Newcastle United. 

Yang membuat fans Liverpool makin sebal, suporter United sering menggunakan Owen untuk mengejek mereka. Sumber ejekan itu adalah ketika Michael Owen akhirnya mencicipi gelar Premier League bersama MU. Fans MU sering bernyanyi, “Owen satu, Gerarrd nol”. Itu merujuk pada fakta Gerrard belum pernah mencicipi gelar Premier League bersama Liverpool. 

Kontroversi Owen tak berhenti sampai di situ. Dia gantian membuat fans MU kesal ketika menerima tawaran menjadi Duta Liverpool. 

6. Wayne Rooney

img_rooney-290811.jpg
Striker Manchester United Wayne Rooney seusai mencetak hat-trick ke gawang Arsenal dalam lanjutan EPL di Old Trafford, 28 Agustus 2011. MU unggul 8-2. AFP PHOTO/ANDREW YATES

Wayne Rooney merayakan keberhasilan Manchester United meraih gelar ke-19 di ajang Premier League pada 2011 dengan cara unik. Rooney mencukur bulu dadanya sampai membentuk angka 19.

Gelar tersebut sangat istimewa karena membuat MU unggul satu gelar atas Liverpool dalam urusan juara di kasta tertinggi sepak bola Inggris. 

Tentu saja, Rooney dibenci oleh fans Liverpool. Dia merepresentasikan dua rival terbesar The Reds. Selain menjadi pemain Manchester United, Rooney juga pendukung Everton, yang merupakan rival sekota Liverpool. 

Disadur dari Bola.com (Penulis Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

8 Potret Putri Cantik Luis Milla yang Doyan Plesiran

Jakarta Luis Milla kembali ramai disebut-sebut para pecinta sepak bola Indonesia. Namanya kembali diperbincangkan setelah timnas Indonesia dibantai 1-3 oleh Timnas Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) malam.

Sampai saat ini Timnas Indonesia belum juga meraih poin pada Kulaifikasi Piala Dunia 2022. Skuat racikan Simon McMenemy terdampar di dasar klasemen Grup G.

Situasi tersebut membuat suporter sepak bola Tanah Air kecewa. Hashtag #Simonut bahkan sempat menjadi trending topik di Twitter. Warganet juga kembali menunculkan nama Luis Milla sebagai calon pengganti Simon McMenemy. 

Siapa sangka, pria asal Spanyol itu ternyata memiliki putri yang mulai beranjak dewasa. Dia adalah Paula Milla.

Paula merupakan alumnus salah satu perguruan tinggi di Madrid, Universitas Francisco de Vitoria UFV. Pada 2017, Paula dikabarkan bekerja di salah satu stasiun televisi swasta di Kota Madrid.

Perempuan berusia 22 tahun itu juga seringkali memposting kegiatannya sebagai wartawan di akun Instagram personalnya.  Kini Paula telah menjelma menjadi perempuan cantik yang memesona.

Putri Luis Milla tersebut lebih sering mengunggah berbagai foto kegiatan jalan-jalan di akun Instagram personal miliknya. Nah, jika kamu penasaran dengan sederet gaya memesona Paula Milla saat jalan-jalan, berikut Tim Bola.com telah merangkumnya.

2 dari 9 halaman

1. Paula dan Golden Budha Temple, Bangkok

3 dari 9 halaman

2. Outfit Sederhana Khas Paula Milla Saat Liburan ke Bali

4 dari 9 halaman

3. Pakai Outfit Serba Putih

5 dari 9 halaman

4. Foto Bareng Sang Ayah

6 dari 9 halaman

5. Paula Baru Saja Merayakan Ulang Tahun ke-22 pada Maret 2019

7 dari 9 halaman

6. Gayanya Santai tapi Tetap Cantik

8 dari 9 halaman

7. Momen Jalan-Jalan di Zaragoza, Spanyol

9 dari 9 halaman

8. Fotonya Saat Jadi Jurnalis

Timnas Indonesia U-19 Bantai Tiongkok di Ujicoba Pertama

Surabaya – Timnas Indonesia U-19berhasil mengalahklan Tiongkok pada laga uji coba. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/2019) malam WIB, pasukan Fakhri Husaini itu menang meyakinkan 3-1.

Timnas Indonesia U-19 berpesta tiga gol pada babak pertama. Bagus Kahfi, Fajar Fathur Rahman, dan Alfeandra Dewangga masing-masing menciptakan satu gol.

Bagus Kahfi membuka keunggulan Timnas Indonesia U-19 pada menit ke-13. Sepakan kerasnya berhasil menembus gawang Tiongkok.

Timnas Indonesia U-19 menggandakan skor melalui Fajar Fathur Rohman pada menit ke-25. Memanfaatkan umpan Bagus Kahfi, Fajar dengan cerdik memperdaya kiper Tiongkok, Zihao Huang.

Skuat berjulukan Garuda Muda ini semakin digdaya setelah Alfeandra Dewangga mencetak gol ketiga pada menit ke-36. Berawal dari umpan Bagus Kahfi, Dewangga menyambut umpan silang dengan kepalanya.

China bangkit pada paruh kedua. Tiongkok memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65. Adalah Qianglong Tao, yang mencatatkan namanya di papan skor.

Hingga pertandingan tuntas, skor tidak berubah. Timnas Indonesia U-19 berhasil mengalahkan China 3-1.

Kedua negara bakal kembali berjumpa pada 20 Oktober 2019. Kali ini, Timnas Indonesia U-19 akan menjamu Tiongkok di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

2 dari 2 halaman

Susunan Pemain

Pemain Timnas Indonesia U-19, Sutan Zico (tengah), merayakan gol ke gawang Iran di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (11/9/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Timnas Indonesia U-19 (4-3-3): Ernando Ari Sutaryadi (k); Bagas Kaffa, Ridho Ramadhani, Alfeandra Dewangga, Salman Alfarid (b); Theo Fillo Da Costa, David Maulana, Beckham Putra (3); Fajar Fathur Rahman, Bagus Kahfi, Sutan Zico (d)

Pelatih: Fakhri Husaini

Tiongkok U-19 (4-4-2): Zihao Huang (K); Mohemat Mueranheng, Xijejiaan Zheng, Yue Zhu, Dong Han (b); Tayiera Xiaoka, Aiskatr Aier, Zhenyu He, Jixijian Leng (t); Yucheng Shi, Yuhao Chen (d)

Pelatih: Cheng Yao Dong

Lawan Korea Utara, Kapten Korsel: Bisa Pulang Saja Sudah Syukur

Liputan6.com, Pyongyang – Pertandingan melawan Korea Utara (Korut) di kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (15/10/2019), menjadi pengalaman tak terlupakan bagi kapten Korea Selatan (Korsel), Son Heung-min. Ia menyebut, timnya sangat beruntung dapat pulang dari lokasi pertandingan di Pyongyang, Korut.

“Sangat disayangkan kami tidak menang, tetapi pertandingan berjalan sangat agresif, sampai-sampai saya kira, bisa pulang dengan selamat tanpa cedera saja sudah merupakan penghargaan,” kata Son seperti dilansir Channel News Asia.

Pertandingan Korut vs Korsel masuk ke dalam buku sejarah mengingat hubungan politik kedua negara yang panas-dingin. Laga di Pyongyang kali ini pun menjadi yang pertama sejak 1990.

Bukan hanya penonton, pemerintah Korut juga melarang stasiun tv, media luar, dan suporter Korsel datang ke stadion. Hanya segelintir orang yang diperbolehkan datang antara lain Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Duta Besar Swedia untuk Korut, Joachim Bergstrom.

Dari unggahannya pula, diketahui laga sempat berlangsung ricuh. Pemain kedua tim sempat saling dorong di atas lapangan. Laga kemudian berakhir 0-0.

Joachim Bregstrom mengunggah rekaman ketegangan tersebut sembari mencantumkan keterangan yang menyindir secara halus.

“Jangan bertengkar di depan anak-anak! Oh, tapi tidak ada siapapun di sini saat ini. Emosi meningkat saat #DPRK bertemu #ROK pada #FIFA game – tapi penonton jarang,” tulisnya.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Sumpah Serapah

Suasana pertandingan Korea Utara vs Korea Selatan di stadion Kim Il-sung, Pyongyang, Selasa (15/10/2019) (Twitter/Joachim Bregstrom)

Lebih lanjut, Son pun mengakui pertandingan berjalan cukup panas. Para pemain Korut seperti memiliki emosi tersendiri kepada pemain Korsel.

“Para pemain Korut sensitif dan banyak sumpah serapah dari mereka,” kata striker Tottenham Hotspur tersebut.

Bukan hanya itu, Son juga mengatakan para pemain Korsel dilarang memakai telepon seluler selama berada di Korut. Namun ia tak terlalu memusingkan larangan tersebut.

3 dari 3 halaman

Kecewa

Sementara itu, Infantino mengaku kecewa dengan hampanya penonton di stadion. Padahal, laga kedua tim tergolong laga yang bersejarah.

“Saya menantikan stadion yang penuh sebetulnya untuk pertandingan bersejarah seperti ini. Tetapi saya kecewa tidak ada fans di tribun” kata Infantino.

saksikan video menarik di bawah ini:

6 Pemain yang Pernah Dijual MU dengan Harga Mahal

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) masih terkenal sebagai salah satu klub besar di dunia. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu masih berstatus sebagai raja Liga Inggris.

Sebab, Setan Merah, sebutan MU, sudah memenangkan 20 gelar Liga Inggris. Belum ada yang mampu menyamai koleksi gelar mereka di Liga Inggris.

Selain itu, klub yang didirikan pada tahun 1878 tersebut juga sudah memenangkan tiga gelar Liga Champions. MU juga terkenal sebagai pencetak pemain mudah.

Beberapa pemain muda yang sempat terkenal bersama MU adalah Paul Scholes, David Beckham, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, David De Gea, hingga Marcus Rashford.

Kendati demikian, MU juga gemar menjual pemain berlabel bintangnya. Berikut ada enam pemain yang dijual Setan Merah dengan harga mahal.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo - Timnas Portugal
Penyerang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo. (AP Photo/Armando Franca)

Cristiano Ronaldo merupakan pemain termahal yang pernah dijual MU. Sayap asal Portugal itu dilepas ke Real Madrid dengan harga 80 juta pound atau Rp. 1,5 triliun pada tahun 2009.

Padahal MU hanya membelinya dari Sporting Lisbon dengan harga 12,2 juta pound pada tahun 2003. Namun penjualan itu dinilai pantas mengingat prestasi Ronaldo bersama Madrid saat ini.

Angel Di Maria

Barcelona, Neyrmar Jr, Paris Saint-Germain
Angel Di Maria. (AFP/Ian Kington)

Pada 25 Juli 2015, MU melepas Angel Di Maria kepada klub Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) dengan mahar 44 juta pound. Kendati demikian, Setan Merah bisa dibilang rugi karena mereka membelinya dari Real Madrid seharga 59,7 pound pada 26 Agustus 2014.

Angel Di Maria dilepas manajer MU saat itu, Louis van Gaal karena dinilai gagal memenuhi ekspektasi. Selama semusim bersama Setan Merah, winger asal Argentina hanya mencatatkan empat gol dari 32 pertandingan di semua kompetisi.

David Beckham

David Beckham
David Beckham. (AFP)

Pemain kedua termahal yang pernah dijual MU adalah David Beckham. The Red Devils menjualnya ke Real Madrid dengan banderol hingga 25 juta pound pada tahun 2003.

Penjualan Beckham sangat menguntungkan dari sisi finansial karena ia merupakan produk asli akademi. Bersama Madrid, Beckham sukses menyumbangkan dua gelar.

Danny Welbeck

FOTO: Danny Welbeck Gemilang, Arsenal Bungkam Southampton
Danny Welbeck. (AFP/Glyn Kirk)

Welbeck menjadi pemain termahal keempat yang pernah dijual MU. Striker timnas Inggris itu dilego dengan harga 16 juta pound ke Arsenal pada musim panas lalu.

Penjualan Welbeck juga menguntungkan MU karena ia juga merupakan pemain binaan akademi MU. Manajer Louis van Gaal memutuskan menjual Welbeck karena stok striker yang berlimpah.

Jaap Stam

Bek Hebat Manchester United
Jaap Stam (Bek Tengah) – Pemain asal Belanda ini menjadi bek andalan Manchester United selama tiga musim pada tahun 1998-2001. (AFP/Adrian Dennis)

Penjualan Stam ke Lazio sempat menuai kontroversi pada tahun 2001. Pasalnya, ia dijual karena bertikai dengan Alex Ferguson.

MU menjual bek asal Belanda itu dengan harga 15,3 juta pound. Namun MU sendiri sudah mengambil keuntungan dari penjualan ini karena mereka membelinya hanya dengan harga 10,6 juta pound pada tahun 1998 dari PSV.

Juan Sebastian Veron

Pemain Argentina di Manchester United
Juan Sebastian Veron. (AFP/Paul Barker)

Walau masuk daftar pemain termahal yang pernah dijual, tapi MU tetap merugi dalam transfer Veron. Maklum ia hanya dijual dengan harga 15 juta pound ke Chelsea pada tahun 2003.

Padahal saat membelinya dari Lazio tahun 2001, MU merogoh kocek hingga 28,1 juta pound sekaligus menjadikan Veron pemain termahal di Inggris saat itu. Sayang, ia tak berkembang di Old Trafford dan membuat Alex Ferguson memutuskan untuk menjualnya dua tahun kemudian.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

7 Pemain Timnas Indonesia dengan Pengikut Terbanyak di Instagram

Jakarta – Timnas Indonesia mengalami rentetan hasil buruk pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G. Skuat Garuda belum pernah menang dalam empat laga yang sudah dijalani.

Terakhir, Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam, Selasa (15/9/2019), di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Dalam tiga laga sebelumnya Indonesia selalu kalah, yakni saat berhadapan dengan Malaysia (2-3), Thailand (0-3), dan Uni Emirat Arab (0-5).

Hasil tersebut menjadikan Indonesia sebagai juru kunci dengan raihan pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. 

Dalam dua laga terakhir, pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memanggil 24 pemain. Mereka dipanggil Simon McMenemy dengan berbagai pertimbangan. 

McMenemy tentu menilai para pemain tersebut sebagai pilihan terbaik yang ada saat ini. Para pemain itu juga bukan sosok yang asing di mata fans. 

Tak hanya tahu dari televisi, mereka juga cukup familier dengan para pemain itu melalui media sosial. Hampir semua pemain yang masuk skuat Timnas Indonesia tersebut memiliki akun media sosial terutama Instagram.

Berikut 7 pemain Timnas Indonesia yang memiliki pengikut paling banyak di Instagram.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 8 halaman

7. Hansamu Yama Pranata

Bek Timnas Indonesia, Hansamu Yama. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Mantan pemain Barito Putera, Hansamu Yama Pranata,, bisa dibilang cukup aktif di media sosial. Nama Hansamu mulai dikenal saat membela Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Indra Sjafri.

Saat ini, Hansama Yama sudah mempunyai 455 ribu pengikut di Instagram. Total unggahan yang ada di Instagram Hansamu Yama hanya 25 foto dan video.

Selain itu, Hansmu juga memiliki channel Youtube bernama Hansamu Yama Pranata.

3 dari 8 halaman

6. Andritany Ardhiyasa

Kiper Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa, saat melawan Thailand pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9). Indonesia takluk 0-3 dari Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, memang sangat aktif di media sosial Twitter dan Instagram. Dalam akun Instagramnya, Andritany sudah mengunggah 375 konten.

Saat ini, kiper yang identik dengan nomor 26 itu sudah mempunyai 783 ribu pengikut. Sementara di Twitter Andritany juga aktif. Total sudah ada sekitar 3 ribu tweet yang pernah ia cuitkan.

4 dari 8 halaman

5. Evan Dimas Darmono

Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Mauritius pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018). Indonesia menang 1-0 atas Mauritius. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pemain Barito Putra, Evan Dimas Darmono, aktif di media sosial terutama Instagram. Seperti halnya Hansamu Yama, nama Evan Dimas muncul saat memperkuat Timnas Indoensia U-19.

Di akun Instagramnya, total sudah ada 311 unggahan dan 790 ribu pengikut. Evan juga kerap menggunakan Instagramnya itu untuk endorse iklan.

5 dari 8 halaman

4. Rezaldi Hehanusa

Pemain Timnas Indonesia U-23, Rezaldi Hehanusa saat melawan Bahrain pada laga PSSI Anniversary Cu 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, (26/4/2018). Bahrain menang 1-0. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bek kiri Persija Jakarta, Rizaldi Hehanusa, bisa dibilang aktif di Instagram. Rezaldi sudah memposting 394 unggahan.

Hingga saat ini, pemain bernomor punggung 28 itu sudah memiliki 822 ribu pengikut.

6 dari 8 halaman

3. Andik Vermansyah

Gelandang Timnas Indonesia, Andik Vermansah, menggiring bola saat melawan Vanuatu pada laga persahabatan di SUGBK, Jakarta, Sabtu (15/6). Indonesia menang 6-0 atas Vanuatu. (Bola.com/Yoppy Renato)

Mantan pemain Selangor FC, Andik Vermansyah, mempunyai 855 ribu pengikut. Nama Andik memang cukup terkenal di kalangan pendukung Persebaya Surabaya mapun pencinta sepak bola lainnya.

Total unggahan di akun Instagramnya sebanyak 213. Andik kali pertama memposting foto pada 29 Juli 2014. 

7 dari 8 halaman

2. Irfan Haarys Bachdim

Pemain Timnas Indonesia, Irfan Bachdim berebut bola dengan pemain Thailand pada laga Grup G Penyisihan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Irfan Bachdim berada di posisi kedua pemain Indonesia dengan follower terbanyak di Instagram. Mantan pemain Persema Malang itu mempunyai 941 ribu pengikut.

Total unggahan yang ada dalam aku Instagramnya sebanyak 736 postingan. Wajar jika Bachdim memiliki banyak follower.

Nama Bachdim mulai dikenal saat membintangi film ‘Tendangan dari Langit’ bersama Matias Ibo dan Timo Scheunemann.

8 dari 8 halaman

1. Stefano Lilipaly

Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, mengontrol bola saat melawan Filipina pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Pemain bernama lengkap Stefano Yantje Lilipaly itu menjadi pemain Timnas Indonesia dengan pengikut terbanyak. Saat ini, akun Instagram Lilipaly sudah diikuti sekita satu juta orang.

Pemain kelahiran Amsterdam itu sudah memposting 381 unggahan. Hingga kini, baru dua klub Indonesia yang diperkuat Lilipaly, yakni Persija Jakarta dan Bali United.

Disadur dari Bola.com (Penulis Faozan Tri Nugroho / Editor Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

Ini Kabar Terbaru 7 Pemain yang Masuk Daftar 50 Wonderkid 2007, Termasuk Gareth Bale

Jakarta – Wonderkid kerap muncul di hampir setiap musim kompetisi sepak bola. Pada musim 2018-2019, muncul nama Tammy Abraham dan Mason Mount di Chelsea.

Tammy Abraham langsung bisa nyetel dengan skema Manajer Chelsea Frank Lampard. Ia telah mengoleksi 8 gol dan bertengger di daftar top scorer sementara Premier League bersama Sergio Aguero.

Di Manchester United muncul sosok wonderkid pada Mason Greenwood. Manajer Ole Gunnar Solskjaer memberikan kepercayaan tinggi kepada pemuda berusia 18 tahun tersebut.

Sementara musim lalu, Liverpool mengorbitkan Trent Alexander-Arnold. Ia membawa Liverpool juara Liga Champions 2019.

Tapi, ingatkah anda dengan 50 wonderkid 2007 yang dikeluarkan World Soccer Magazine? Siapa saja mereka dan bagaimana nasibnya saat ini? Berikut kabar terbaru mereka seperti dilansir The Sun, Selasa (16/10/2019). 

1. Gareth Bale

Real Madrid Siap Kalahkan PSG di Liga Champions
Gelandang Real Madrid, Gareth Bale saat mengikuti sesi latihan tim di stadion Parc des Princes di Paris (17/9/2019). Real Madrid akan bertanding melawan Paris Saint-Germain pada grup A Liga Champions. (AFP Photo/Geoffroy Van Der Hasselt)

Gareth Bale kini telah berusia 30 tahun. Ia memulai sinarnya sebagai pemain bintang saat memperkuat Tottenham Hotspur.

Pada musim 2012-2013 mendapat penghargaan pemain muda terbaik dan pemain terbaik FWA. Kemudian ia pindah ke Real Madrid dengan rekor transfer dunia saat itu yakni 85 juta pounds (Rp1,5 triliun).

Sampai saat ini Bale masih memperkuat Real Madrid, meski nasibnya di Santiago Bernabeu sempat terombang-ambing pada bursa transfer musim panas 2019. 

2. Karim Benzema

Liga Champions
Striker Real Madrid, Karim Benzema. (AFP/Oscar Del Pozo)

Karim Benzema saat ini menjadi striker utama Real Madrid. Saat daftar itu dirilis ia masih membela klub Ligue 1, Lyon.

Bersama Real Madrid ia berhasil mempersembahkan dua gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions.

3. Ivan Rakitic

Pemain Gaji Tinggi, Barcelona
Ivan Rakitic. (AFP/Cristina Quicler)

Ivan Rakitic menjadi wonderkid 2007 saat bermain di Schalke. Ia kemudian bergabung dengan Sevilla pada 2011.

Barcelona memutuskan membeli Rakitic pada 2014. Kini, ia menjadi satu di antara gelandang terbaik di klub Catalan tersebut. 

4. Toni Kross

Pesepak Bola yang Direkrut Real Madrid Usai Tampil Apik di Piala Dunia
Toni Kroos. (AFP/Javier Soriano)

Toni Kross mendapat predikat wonderkid itu saat memperkuat klub Bundesliga, Bayern Munchen. Kini, ia membela Real Madrid.

Bersama Real Madrid, ia berhasil mempersembahkan empat trofi Liga Champions. Ia juga membantu Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014.

5. Angel Di Maria

Pesepak Bola Keluarga Miskin
Angel Di Maria. (AFP/Bulent Kilic)

Angel Di Maria menjadi wonderkid pada 2007 saat membela Benfica. Saat ini, ia memperkuat Paris Saint-Germain.

Bersama PSG, Di Maria berhasil mencetak 74 gol dalam 186 pertandingan. Di level internasional, ia membawa Timnas Argentina menempati runner up di Piala Dunia 2014, Copa America 2015 dan 2016.

6. Sergio Aguero

Striker Manchester City, Sergio Aguero merayakan golnya ke gawang Watford
Striker Manchester City, Sergio Aguero. (Foto: Premier League)

Sergio Aguero kini menjadi mesin gol Manchester City. Ia berhasil mencetak 239 gol bersama The Citizen sejak 2012.

Ia berhasil mempersembahkan empat gelar Premier League kepada Manchester City. Ia juga berhasil mencetak gol minimal 30 gol setiap musim.

7. Mesut Ozil

7 Pemain yang Layak Diboyong AC Milan
7. Mesut Ozil – Mantan bintang timnas Jerman ini kesulitan mengeluarkan performa terbaiknya bersama The Gunners. Gelandang yang siap dilego Arsenal Januari mendatang ini akan menjadi buruan utama AC Milan. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Mesut Ozil menjadi pemain kunci di Arsenal selama beberapa musim. Namun, Premier League 2019-2020 menjadi musim yang buruk bagi Ozil setelah tersisih dari skuat.

Ozil juga memutuskan pensiun dini dari Timnas Jerman selepas Piala Dunia 2018. Bersama Den Panser, ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 2014.

Disadur dari Bola.com (Penulis Hanif Sri Yulianto / Editor Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Rivalitas MU vs Liverpool Masih yang Terbesar

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) akan meladeni rival abadinya, Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (20/10/2019). Kondisi kedua tim yang bagai bumi dan langit membuat publik meragukan kualitas laga nanti.

Namun, hal itu tak berlaku bagi eks Liverpool Jose Enrique. Ia menanggap, duel MU vs Liverpool tetap yang terbesar di tanah Britania. “Ini akan dan masih menjadi laga yang terbesar, meskipun MU kondisinya sedang tak baik sekarang,” ujar Enrique seperti dilansir Sky Sports.

Seperti diketahui, MU tengah tercecer di peringkat ke-12 lantaran start buruk di musim ini. Dari delapan pertandingan, pasukan Ole Gunnar Solskjaer baru menang dua kali dan menderita tiga kekalahan, sisanya imbang.

Fans MU pun mulai gerah dengan kondisi klub kesayangannya. Mereka mulai mendesak manajemen untuk mencopot Solskjaer dari jabatannya.

Hal sebaliknya berlaku di Liverpool. Di bawah asuhan Jurgen Klopp, Liverpool sempurna dengan meraih delapan kemenangan dan bertengger di puncak klasemen dengan 24 poin.

Tak heran, Liverpool dijagokan untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim ini. The Reds pun lebih diunggulkan untuk menang saat meladeni MU di Old Trafford nanti.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Rivalitas Berbeda

Premier League – Manchester United Vs Liverpool (Bola.com/Adreanus Titus)

Enrique mengatakan, kondisi kedua tim memang saat ini sedang berbeda. Liverpool sedang bersaing dengan Manchester City di papan atas, sementara MU tertatih di papan bawah.

Namun demikian, pemain asal Spanyol ini menganggap rivalitas MU dan Liverpool berbeda dengan tim-tim lain, termasuk Machester City.

“Bagi para pemain, fans ini tetap laga yang terbesar. Bahkan rivalitas Liverpool dan Manchester City saat ini. Rivalitas MU dan Liverpool berbeda,” kata Enrique yang kini berusia 33 tahun.

“Persiapannya masih sama. Satu hal yang ada di pikiran Anda ketika ikut di laga ini adalah Anda lebih gugup ketimbang menghadapi pertandingan lain,” katanya mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Inggris

5 Pesepak Bola Ini Berstatus Prajurit TNI

Jakarta – Pesepak bola adalah salah satu profesi yang disukai anak muda zaman sekarang. Bagaimana tidak, saat menjadi pesepak bola top, mereka akan mendapatkan banyak keuntungan.

Mulai dari sejumlah penggemar fanatik hingga popularitas yang tentu bisa bisa dimanfaatkan dalam pengembangan kariernya. Karena itu, beberapa orang rela meninggalkan semuanya demi fokus berkarier di dunia sepak bola.

Kondisi itu berbeda dengan beberapa pesepak bola Indonesia. Misalnya, Abduh Lestaluhu. Pemain Tira Persikabo itu tetap mengemban tugas utama sebagai seorang TNI, di samping karier sepak bolanya.

Kodisi tersebut bisa dimaklumi. Abdi negara bukanlah profesi main-main. Ada tanggung jawab besar yang diemban.

Selain itu, dengan tetap mempertahankan identitas mereka sebagai seorang TNI, sederet pesepak bola Indonesia ini bisa mengabdi pada negara dengan dua jalur.

Pertama, mereka bisa membanggakan Indonesia lewat prestasi di dunia sepak bola. Yang kedua, mereka bisa tetap menjaga dan mengayomi masyarakat sebagai aparat negara.

Berikut lima pesepak bola Indonesia yang menjabat sebagai seorang anggota TNI:

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 6 halaman

1. Abduh Lestaluhu

Bek Timnas Indonesia, Abduh Lestaluhu, menggiring bola saat melawan Hongkong pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jakarta, Selasa (16/10). Kedua negara bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Nama Abduh Lestaluhu mulai bergema pada 2016 lalu. Pemain asli Tulehu itu menjadi andalan pelatih Timnas Indonesia kala itu, Alfred Riedl.

Namun siapa sangka, ternyata Abduh Lestaluhu adalah anggota TNI. Ia bahkan berpangkat Sersan Dua.

Abduh Lestaluhu saat ini bermain untuk klub Liga 1, Tira Persikabo. Pemain yang tumbuh besar di Ternate tersebut sebelumnya juga pernah memperkuat Persis Solo dan Persija Jakarta. 

Dia juga pernah mendapat pengalaman berharga bersama klub Deportivo Indonesia yang dikirim ke Uruguay pada 2010-2011.

3 dari 6 halaman

2. Manahati Lestusen

Gelandang Timnas Indonesia, Manahati Lestusen, memberikan semangat saat melawan Thailand pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9). Indonesia kalah 0-3 dari Thailand. (AFP/Vitalis Yogi Trisna)

Manahari Lestusen ternyata juga anggota TNI. Meski memiliki dua profesi, namun karier pemain Tira Persikabo tersebut di sepak bola tak perlu diragukan.

Manahati Letusen pernah dipercaya menjadi kapten untuk Timnas Indonesia U-19. Sama dengan Abduh Lestaluhu, Manahati juga bergelar Sersan Dua.

Manahati memperoleh cap pertama di Timnas Indonesia pada laga persahabatan melawan Andorra pada 26 Maret 014. 

4 dari 6 halaman

3. Fachri Firmansyah

Fachri Firmansyah (Istimewa)

Nama Fachri Firmansyah sempat mengehebohkan dunia sepak bola Tanah Air pada 2016. Mantan pemain Timnas Indonesia U-22 dan PS TNI itu memiliki kisah yang cukup menarik perhatian.

Sebelum menjadi prajurit TNI, Facri disebut pernah menjadi satpam untuk menyambung hidupnya. Namun garis nasib berkata lain, Facri kini adalah anggota TNI yang berpangkat Sersan Dua.

Jalan hidup Fachri Firmansyah berliku. Mengharumkan nama bangsa dengan membela Tim Merah-Putih jadi satpam gara-gara cedera saat membela Timnas U-21 di Turnamen Cotif di Spanyol. Fachri harus berobat sendiri untuk menyembuhkan cederanya.

Pangkostrad Edy Rahmayadi, yang saat itu mencalonkan Ketua Umum PSSI, mengambil Fachri untuk melakukan penyembuhan cederanya di Jakarta. Fachri pun bergabung dengan PS TNI meski harus berlatih berpisah.

Nasib baik menaungi Fachri, pemain kelahiran Jombang ini pun lulus test dan dipastikan menjadi prajurit TNI AD.

5 dari 6 halaman

4. Frets Listanto Butuan

Gelandang serang Persib Bandung, Frets Butuan. (Bola.com/Erwin Snaz)

Pemain Persib Bandung, Frets Butuan, adalah pesepak bola Indonesia yang juga berstatus anggota TNI. Frets memang tercatat sebagai anggota TNI aktif yang kini bertugas di Batalyon Infanteri Lintas Udara 330, Cicalengka.

Saat ini, ia berpangkat Prajurit Satu (Prada Satu). Awal tahun lalu, Frets sempat mengaku dirinya diperebutkan sejumlah klub Liga 1.

Namun, garis nasib membawanya berlabuh ke Persib Bandung. Meski demikian pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts,  jarang memainkannya.

6 dari 6 halaman

5. Ahmad Nufiandani

Ahmad Nufiandani. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Mantan pemain Timnas U-23 ini juga berstatus sebagai TNI AD. Kondisi tersebut membuat Ahmad menjadi pemain dengan kekuatan fisik terbaik di skuat Arema.

Ahmad Nufiandani juga sempat membuat heboh dua tim Liga 1 2019 yakni Tira Persikabo dan Arema. Pasalnya, dua klub tersebut merasa memiliki sang pemain.

Pada akhirnya, Ahmad Nufiandani lebih memilih merumput bersama Tira Persikabo di Liga 1 musim 2019.

Disadur dari Bola.com (Penulis Hesti Puji Lestari/ Editor Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

Usai Dicium saat Wawancara, Presenter Seksi Terima Lamaran Pemain Ukraina

Liputan6.com, Kiev – Kegembiraan Oleksandr Zinchenko meluap-luap saat Ukraina memastikan satu tempat di putaran final Euro 2020 usai mengalahkan Portugal 2-1, Senin (14/10/2019) lalu. Selebrasi yang dilakukan tidak berhenti di lapangan. Di lorong menuju ruang ganti pemain, pemain Manchester City itu tiba-tiba mencium leher presenter TV yang menanyainya. 

Petinju asal Bulgaria, Kubrat Pulev, pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya. Dia tiba-tiba mencium reporter wanita yang tengah mewawancarai dia usai memenangkan pertarungan melawan Bogdan Dinu di The Hangar, Costa Mesa, California, Amerika Serikat.

Aksi ini berujung gugatan. Reporter wanita itu menuntut Pulev atas tindakan tersebut. Pulev akhirnya dijatuhi denda sekitar 150 juta dollar atau setara dengan 36 juta rupiah. Selain itu, pengadilan juga meminta Pulev untuk mengikuti kelas khusus tentang pelecehan seksual.

Namun Zinchenko bukan Pulev. Kisahnya juga malah berakhir bahagia alias happy ending karena beberapa jam setelah ciuman itu, presenter cantik tersebut menerima lamarannya. 

Menghadapi Portugal di Grup F, Ukraina unggul lewat gol Roman Yaremchuk dan Andriy Yarmolenko. Sedangkan gol balasan Portugal dicetak oleh Cristiano Ronaldo lewat penalti.

2 dari 3 halaman

Berawal dari Ciuman

Vlada Sedan, nama presenter bertubuh seksi itu. Usianya baru 21 tahun.

Saat ini Vlada bekerja untuk stasiun televisi Channel Football 1/2. Sebagai jurnalis, Vlada sudah meliput berbagai event dan pernah mewawancarai Cristiano Ronaldo. Dan yang membuat Zinchenko selamat dari tuntutan adalah karena Sedan adalah kekasihnya. 

Sebenarnya tidak banyak yang mengetahui hubungan Zinchenko dan Sedan. Meski pemain berusia 22 tahun itu beberapa kali mengunggah foto berdua di Instagram, status mereka terbilang misterius. Tidak seorang pun yang bisa memastikan status hubungan mereka kecuali rekan-rekan setimnya di Manchester City yang juga berasal dari Ukraina. 

“Beberapa orang tahu soal itu,” kata Zinchenko kepada Channel Football 1/2.

“Itu juga jadi bahan pembahasan teman-teman Ukraina saya. Kami bertaruh mungkin dengan sedikit rasa cemburu,” beber pemain yang dipinjamkan ke Jong PSV tersebut. 

Sejumlah rumor pun bermunculan seputar ikhwal hubungan Zinchenko dan Sedan. Salah satunya menyebutkan, semua berawal dari renca aZinchenko mencium wajah Sedan dalam wawancara live saat Ukraina menang 5-0 atas Serbia pada bulan Juni lalu. 

3 dari 3 halaman

Lamaran Diterima

Lamaran Oleksandr Zinchenko diterima oleh presenter cantik, Vlada Sedan (Instagram)

Meski baru seumur jagung, Zinchenko sudah membawa hubungannya ke arah yang lebih serius dengan melamar wanita seksi itu di lapangan Stadion Olympic, Kiev. Sembari berlutut di hadapan ratusan bunga mawar, Zinchenko pun mengulurkan cincin ke hadapan Sedan.

“Kata iya yang paling penting dalam hidupku,” tulis Vlada Sedan sembari mengunggah momen lamaran spesial tersebut pada akun Instagram-nya. Well, selamat ya !!!

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

20 Komentar Unik Warganet untuk PSSI saat Timnas Indonesia Terpuruk

Jakarta – Jutaan warganet ramai menanggapi performa buruk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Mulai dari kritik hingga komentar menggelitik terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Netizen +62, alias warganet Indonesia melampiaskan kekecewaan melalui media sosial. Kekecewaan itu dikarenakan harapan mereka melihat Timnas Indonesia meraih tiket Piala Dunia mulai menipis.

Terparah, rekor tak terkalahkan dari Vietnam selama 28 tahun telah diruntuhkan oleh Timnas Indonesia era Simon McMenemy. Skuat Garuda terpaksa terima kekalahan 1-3 dari Vietnam pada matchday keempat Grup G di Stadion I Wayan Dipta, Bali, pada 15 Oktober 2019.

Faktanya, Indonesia pernah melaju ke final Piala AFF 2016 berkat mengalahkan Vietnam 2-1 pada semifinal leg pertama. Kemudian mampu menahan imbang 2-2 pada leg kedua. Itu pun saat masih ditukangi oleh Alfred Riedl.

Sebelum kalah dari Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini, kiper Andritany Ardhiyasa sempat menjadi sasaran kritik warganet saat Timnas Indonesia keok 2-3 dari Malaysia, dan kalah 0-3 dari Thailand.

Akhirnya Simon McMenemy meracik strategi baru dengan menurunkan Wawan Hendrawan untuk beraksi di bawah mistar gawang. Namun saat kiper milik Bali United itu tampil, skuat Garuda justru dibungkam 0-5 oleh Uni Emirat Arab.

Tak ingin kalah bertubi-tubi, Simon McMenemy lantas menurunkan kiper pelapis ketiga saat menjamu Vietnam, yakni Ridho Djazulie. Tetapi usaha Simon tetap nihil, Timnas Indonesia justru dikalahkan 1-3 oleh skuat asuhan Park Hang-seo.

Warganet pun mempertanyakan masa depan Timnas Indonesia, mulai dari harapan prestasi Garuda, ganti pelatih, hingga membenahi tubuh PSSI. Berikut sederet komentar unik netizen untuk PSSI.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 21 halaman

1. Kapan Sepak Bola Berprestasi Seperti Bulu Tangkis Indonesia?

3 dari 21 halaman

2. Jangan Saling Menyalahkan

4 dari 21 halaman

3. Jika Tak Bisa Bayar Luis Milla, Biarkan Alfred Riedl yang Menangani

5 dari 21 halaman

4. #SimonOut Bukan Solusinya, Belajarlah dari Manchester United

6 dari 21 halaman

5. Warganet Ini Ingin Admin PSSI Evaluasi Caption Twitter

7 dari 21 halaman

6. PSSI Mengajarkan Kesabaran

8 dari 21 halaman

7. Simon Sama Seperti Melatih Master League?

9 dari 21 halaman

8. Kasihan Admin Medsos PSSI Notifikasinya Jebol

10 dari 21 halaman

9. Doa Penguat untuk Admin Twitter PSSI

11 dari 21 halaman

10. Warganet Adakan Voting

12 dari 21 halaman

11. Beri Kesempatan Generasi Baru untuk Mengurus Sepak Bola Indonesia

13 dari 21 halaman

12. Luis Milla Siap Melatih Timnas, tapi …

14 dari 21 halaman

13. Jangan Jadikan Pelatih PSS Sleman Sebagai Korban PSSI

15 dari 21 halaman

14. Dear PSSI, Suporter Timnas Indonesia Siap Patungan Buat Bayar Luis Milla

16 dari 21 halaman

15. Saking Jengkelnya, Warganet Ini Blokir Instagram PSSI

17 dari 21 halaman

16. Kasian Pemain Timnas Indonesia Dibayang-bayangi Beban PSSI

18 dari 21 halaman

17. PLN Gabung PSSI Biar Masa Depan Sepak Bola Indonesia Semakin Cerah

19 dari 21 halaman

18. Jangan Ikut SEA Games, Mending Pura-Pura Sakit Saja

20 dari 21 halaman

19. Mending Ikut Liga Karang Taruna di RT4

21 dari 21 halaman

20. Benahi Dulu Federasinya, Kemudian Ganti Pelatih

Disadur dari Bola.com (Penulis Novie Rachmayanti / Editor Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

MU Batal Rekrut Neymar karena Mata Duitan

Manchester – Manchester United (MU) menilai Neymar sangat mementingkan materi. Hal itu membuat klub berjuluk Setan Merah itu mengurungkan niat untuk memboyong penyerang asal Brasil itu pada bursa transfer musim panas 2019.

Neymar berniat pindah dari PSG pada bursa transfer musim panas 2020. Neymar dan PSG punya perbedaan pendapat dan sempat punya keinginan untuk mengakhiri kerja sama.

PSG kecewa dengan kontribusi Neymar yang minim karena sering terkena cedera. Selain itu, PSG juga mulai gerah dengan sikap Neymar yang sering bertindak indisipliner dan punya tabiat buruk.

Namun, hingga ditutupnya bursa transfer musim panas 2019 yang lalu, Neymar tidak pindah dari PSG. Kini, hubungan Neymar dan PSG mulai membaik. Neymar kembali produktif mencetak gol, sebelum kembali cedera usai membela Brasil.

Pada bursa transfer musim panas 2019 lalu, Neymar disebut bakal pindah ke Real Madrid dan Barcelona. Kedua tim secara konsisten disebut akan menjadi klub baru pemain 27 tahun andai pindah dari PSG.

Selain kedua klub, MU juga disebut tertarik pada jasa Neymar. Manchester United punya dana cukup besar untuk bisa menebus Neymar dari PSG. Manchester United juga butuh pemain baru berposisi penyerang.

Namun, seperti dikutip dari The Athletic, ada dua alasan mengapa MU memblokir peluang transfer Neymar. Alasan pertama, Setan Merah tidak suka karakter Neymar yang sering membuat ulah. United khawatir kalau kehadiran Neymar akan merusak harmoni di ruang ganti.

2 dari 2 halaman

Mata Duitan

Pemain PSG, Neymar. (AFP/Geoffrey van der Hasselt)

Neymar Dianggap Mata Duitan Selain karakter Neymar yang dianggap berpotensi merusak harmoni di ruang ganti, Manchester United juga khawatir dengan ayah Neymar yang dinilai mata duitan. Neymar selama ini menunjuk ayahnya sebagai agen.

Setan Merah memandang ayah Neymar sebagai sosok ‘terobsesi dengan uang’. Selain itu, gaya hidup Neymar dan anggapan kurangnya dedikasi kepada klub juga menjadi pertimbangan.

Manchester United melepas dua penyerang di bursa transfer musim panas 2019 lalu yakni Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku. Tanpa kedua pemain tersebut, Manchester United kini hanya punya Anthony Martial dan Marcus Rashford.

Sumber: The Athletic

Disadur dari Bola.net (Asad Arifin)

Persebaya Siap Tanggung Kerusakan Stadion Kapten I Wayan Dipta

Liputan6.com, Surabaya – Manajemen Persebaya Surabaya siap bertanggung jawab atas kerusakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, venue final Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2019. Mereka berharap peristiwa ini tidak merusak hubungan dengan Bali United.

Sejumlah kursi di tribun timur Stadion Kapten I Wayan Dipta rusak usai final yang mempertemukan Persebaya dengan Barito Putera, Sabtu (12/10/2019).

Pengelola stadion meminta tanggung jawab dari manajemen Bajul Ijo karena mayoritas penonton merupakan suporter Persebaya.

“Tidak ada salahnya meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan dan bahwa tidak ada unsur kesengajaan untuk melakukan,” kata manajer Elite Pro Academy Persebaya, Yahya Hasan Alkatiri, dilansir situs resmi klub.

Yahya menyebut sudah menerima rincian dari jumlah kerugian yang disebabkan Bonekmania. “Dari catatan yang dikirimkan manajemen Bali United, sebanyak 14 kursi rusak. Begitu menerima catatan tersebut, kami langsung berkomunikasi dengan Bali United untuk menyelesaikannya. Alhamdulillah sekarang sudah selesai,” ungkap Yahya.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Minta Maaf

Shopee Liga 1 – Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya (Bola.com/Adreanus Titus)

Manajer Persebaya berharap kejadian ini tidak membuat pihak lain memprovokasi pengelola, atau suporter Bali United, untuk menolak kehadiran Bonekmania. Seperti diketahui, Persebaya akan meladeni Persib Bandung di Pulau Dewata pada lanjutan Shopee Liga 1 2019, Jumat (18/10/2019).

“Kami mohon maaf atas semua kejadian yang tidak mengenakkan selama tim kami di stadion. Persaudaraan yang terjalin selama ini terlalu berharga jika sampai hancur oleh kursi yang rusak, fasilitas yang rusak. Mari tetap bergandengan tangan, saling berbenah,” papar Yahya.

3 dari 3 halaman

Diarak Keliling Kota

Persebaya menjuarai EPA Liga 1 U-20 2019 setelah mengalahkan Barito Putera lewat adu penalti 6-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Begitu kembali ke Surabaya, tim diarak suporter keliling kota. (Balwa Ramadhan/Mg)

3 Alasan Cristiano Ronaldo Bisa Mencetak 800 Gol

Jakarta – Cristiano Ronaldo telah mencetak 700 gol sepanjang kariernya profesional. Gol ke-700 dicetak bintang Juventus itu saat membela Timnas Portugal menghadapi Ukraina pada Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Gol ke gawang Ukraina menjadi gol ke-72 Cristiano Ronaldo untuk timnas Portugal. Gol tersebut sudah membuat Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnas Portugal sepanjang masa.

Gol lainnya ia cetak ketika membela klub. Ronaldo mencetak lima gol untuk Sporting Lisbon, 118 gol bersama Manchester United, 450 gol bersama Real Madrid, dan 32 gol bersama Juventus.

Meskipun sudah berusia 34 tahun, Cristiano Ronaldo diprediksi bisa menembus 800 gol. Hal itu dikarenakan produktivitasnya masih tinggi.

Ronaldo dapat mencatatkan gol melalui berbagai macam anggota tubuh. Secara rinci, Ronaldo mencetak 444 gol dengan kaki kanan, 126 dengan kaki kiri, 128 dengan kepala, dan dua gol lainnya diciptakan dengan anggota tubuh lainnya.

Pertanyaan terbesar bagi pencinta sepak bola, mampukah Cristiano Ronaldo mencetak 100 gol lagi sebelum ia pensiun? Melansir dari Sportskeeda, berikut ini adalah alasan Cristiano Ronaldo bisa menembus 800 gol:

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 4 halaman

Kondisi Prima

Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. (AFP/Isabella Bonotto)

Cristiano Ronaldo terlihat sangat bugar untuk seorang atlet berusia 34 tahun. Kapten Portugal tersebut rutin menjaga kondisi tubuhnya dengan melakukan latihan sendiri di rumah.

Eks bomber Manchester United tersebut selalu menjaga asupan nutrisi yang dikonsumsinya. Menjaga pola makan sangat penting bagi atlet seperti Cristiano Ronaldo.

Ronaldo juga memiliki rekam jejak cedera yang sangat baik. Tingkat pemulihan tubuh Ronaldo cukup tinggi ketika mengalami cedera. Dengan kondisi tubuh Ronaldo saat ini, nampaknya gol ke-800 hanya tinggal menunggu waktu saja.

3 dari 4 halaman

Dominasi Juventus dan Portugal

Cristiano Ronaldo. (AP/Dave Thompson)

Juventus sangat mendominasi di Italia. Sudah delapan tahun gelar Serie A tidak pernah minggat dari Stadion Allianz, Turin, kandang dari Si Nyonya Tua.

Begitu juga dengan Portugal. Timnas Portugal sedang menguasai sepak bola Eropa dalam tiga tahun ke belakang. Raihan trofi Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019 mempertegas dominasi Portugal di Eropa.

Juventus dan timnas Portugal sangat mengandalkan seorang Cristiano Ronaldo dalam menjaga dominasi. Dengan dukungan kualitas skuat yang ada pada Juventus dan timnas Portugal dapat membantu Ronaldo dalam mencetak lebih banyak gol.

4 dari 4 halaman

Komitmen

Cristiano Ronaldo. (AFP/Pedja Milosavljevic)

Selama berkarier sebagai pesepak bola, Cristiano Ronaldo hanya memiliki satu misi, yaitu menjadi nomor satu. Komitmen ini yang mendorong Ronaldo agar terus berprestasi baik di level klub maupun timnas.

Di saat pemain lain mengalami penurunan ketika menginjak usia 30 tahun, Ronaldo berbeda. Walau sudah menginjak usia 34 tahun, Ronaldo ingin selalu menjadi yang terbaik.

Ronaldo tidak pernah puas dengan apa yang telah ia raih selama menjadi pesepak bola. Kini, Ronaldo sedang menatap gol ke-800 sepanjang karier dirinya sebagai pesepak bola, melebihi pesepak bola manapun di muka bumi. (Bola.com/Tegar Juel)

Sumber: Sportskeeda

Disadur dari Bola.com (Penulis Aditya Wicaksono / Benediktus Gerendo Pradigdo, Published 17/10/2019)

Mane Akui Sempat Jengkel dengan Mo Salah

Liputan6.com, Liverpool – Striker Liverpool, Sadio Mane, mengakui dirinya sempat jengkel dengan rekannya, Mohamed Salah. Namun, semua masalah itu kini sudah berakhir.

Dua bintang Liverpool itu sempat berseteru saat memperkuat Liverpool mengalahkan Burnley 3-0 di Stadion Turf Moor, Agustus lalu.

Dalam tayangan video yang sempat ramai beredar di media sosial, Mane mengamuk di bangku cadangan usai ditarik ke luar digantikan Divock Origi pada menit ke-85.

Belakangan baru diketahui bahwa Mane sangat kesal dengan Salah. Pasalnya, pemain asal Mesir tersebut tidak memberikannya umpan kepada Mane yang sudah berdiri bebas tanpa pengawalan di kotak penalti.

“Jadi, itu semua salah paham. Saya hanya ingin membantu tim. Anda melihat tim seperti Manchester City, mereka terkadang mencetak lima atau enam gol,” kata Mane di Soccerway.

“Jika ada kemungkinan untuk mematikan pertandingan secepat mungkin sambil mencoba mencetak banyak gol untuk Liverpool, saya pikir itu penting, jadi saya agak frustrasi,” ucap Mane.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Sudah Selesai

(AFP / Oli Scarff)

Mane mengaku sudah membahas masalah itu semua dengan Salah dan Manajer Jurgen Klopp.

“Kami berbicara, dan semuanya sama seperti sebelumnya. Kami berbicara berdua, dan kemudian manajer memanggil saya ke kantornya dan kami berbicara. Saya bilang padanya itu sudah diselesaikan dan dia terkejut.”

“Saya dan Salah selalu berdampingan di lapangan. Terkadang kami saling mengirim pesan. Kami bahkan sering berbicara di telepon, tetapi kami tidak punya masalah,” Mane menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Mane

Mane sendiri sudah membela Liverpool dalam 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan delapan gol dan dua assist.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Livoli 2019: TNI AL Degradasi ke Divisi Satu

Liputan6.com, Jakarta – TNI AL gagal mempertahankan posisi di Livoli Divisi Utama. Pada laga penentuan di GOR Tangerang, Kamis (17/10/2019), mereka kalah 1-3 (25-23,16-25, 20-25, dan 27-29) dari TNI AU.

Promosi sebagai juara Livoli Divisi Satu 2018, TNI AL sebenarnya sudah berjuang habis-habisan. Mereka bahkan sempat memenangkan set pertama dan memaksa TNI AU bekerja ekstrakeras.

Dengan kegagalan ini, artinya TNI AL tak sekalipun mencetak kemenangan di Livoli Divisi Utama 2019. Di fase grup mereka kalah dari Indomaret (1-3), Berlian (0-3), dan Sukun DPUPR (1-3).

Sementara bagi TNI AU, kemenangan ini tidak hanya mengamankan posisi mereka di Livoli Divisi Utama 2020. Sigit Ardian dan kawan-kawan juga masih berpeluang melanjutkan perjuangan.

Jika di laga selanjutnya mereka bisa mengalahkan Indomaret Sidoardjo, TNI AU bisa lolos ke semifinal menantang Bhayangkara Samator Surabaya.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

JWS Sulut Ikut Degradasi

Ilustrasi Bola Voli (sportskeeda.com)

Sementara itu di sektor putri, JWS Sulut juga harus merasakan perihnya degradasi setelah semusim berlaga di Divisi Utama. Tasya Aprilia dan kawan-kawan kalah 0-3 dari tim promosi Vita Solo.

Artinya, sepanjang Livoli Divisi Utama 2019, JWS gagal meraih satu kemenangan pun. Sebelumnya di fase grup, mereka kalah dari PGN Popsivo Polwan (0-3), Kharisma Bandung (0-3), dan TNI AL (1-3).

Sebelumnya Badak LNG sudah otomatis terdegradasi karena mengundurkan diri dari Livoli Divisi Utama 2019.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Manajer MU Tak Menyesal Lepas Lukaku dan Alexis

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, menegaskan dirinya sama sekali tak menyesal melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez di bursa transfer lalu.

MU melepas Lukaku dan Alexis ke Inter Milan. Solskjaer kemudian memilih Marcus Rashford sebagai bomber utama Setan Merah. Namun, performa pemain 21 tahun itu tak stabil.

MU juga sebenarnya masih memiliki Anthony Martial. Namun, pemain asal Prancis itu sering cedera. Yang tersisa cuma Mason Greenwood, striker berusia 18 tahun.

“Dalam satu pertandingan, Anda pikir kami bisa memiliki sejumlah pemain ekstra dengan pengalaman. Alexis dan Lukaku adalah pencetak gol dan pemain bagus, tetapi saat ini, kami telah membuat keputusan itu dan itu adalah keputusan yang tepat,” kata Solskjaer di Soccerway.

“Itu satu-satunya cara Anda harus melihatnya. Semua pemain di sini ingin memberikan segalanya untuk klub dan jersey MU, itu hal besar. Setiap hari mereka datang dalam latihan, dan setiap hari mereka mengenakan jersey itu, mereka akan memberikan semua yang mereka miliki. Jadi Anda tidak bisa mengatakan, ‘Oh saya berharap, saya tidak melakukan itu’.”

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Layak dapat Kesempatan

(AFP/Paul Ellis)

Menurut Solskjaer, pemain muda macam Rashford, Martial dan Greenwood layak mendapat kesempatan.

“Memberi beberapa pemain muda kesempatan untuk menunjukkan diri, mungkin itu sedikit terlalu dini untuk beberapa dari mereka. Tapi Greenwood telah melangkah dan mencetak beberapa gol di pertandingan tengah pekan, jadi itu adalah pengalaman hebat bagi mereka.”

“Kami tahu kami belum memiliki hasil yang kami inginkan, tetapi saya tidak akan mempertahankan para pemain yang kami jual. Itu adalah keputusan yang tepat,” Solskjaer menambahkan.

3 dari 3 halaman

Posisi 12

MU sendiri kini berada di posisi 12 klasemen Liga Inggris. Setan Merha baru mengoleksi sembilan poin dalam delapan pertandingan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Messi: Tak Ada Kewajiban Harus Meninggalkan Barcelona

Liputan6.com, Barcelona – Striker Barcelona, Lionel Messi, mengaku betah di Camp Nou. Ia pun belum punya rencana untuk meninggalkan klub Catalan tersebut.

Messi telah membela Barcelona sejak 2004. Ia mencatatkan 692 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 604 gol. Sederet gelar juga sudah diraihnya, termasuk empat trofi Liga Champions dan sepuluh La Liga.

Kini, Messi sudah berusia 32 tahun. Di usia ini biasanya seorang pemain memikirkan rencana pensiun. Meski demikian, keinginan gantung sepatu sepertinya masih jauh dari kepala La Pulga.

“Saya akan mencari tahu dari waktu ke waktu, karena Anda bisa menyadarinya sendiri, ketika Anda tidak bisa melanjutkan karier. Saya yang akan mengatakan cukup, tapi saya tidak tahu berapa lama lagi. Saat ini saya merasa baik di Barcelona,” kata Messi di Soccerway.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Pilih Setia

(AFP/Lluis Gene)

Messi sempat digosipkan kencang akan meninggalkan Barca di 2013 karena masalah pajak. Meski demikian, pemain asal Argentina itu nyatanya masih bertahan.

“Kita masing-masing mencari pengalaman yang kita anggap terbaik untuk diri sendiri. Saya tidak pernah memiliki keinginan untuk meninggalkan klub terbaik di dunia, yaitu Barcelona. Di sini saya menikmati setiap latihan, setiap pertandingan dan kota ini.”

“Secara keseluruhan, ini adalah pengalaman yang lengkap dan saya selalu memikirkan apa tujuan saya di sini tanpa harus mencarinya di tempat lain,” Messi menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Messi

Messi sendiri sudah membela Barcelona dalam lima pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan satu gol dan dua assist.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bek Timnas Indonesia Milik Persebaya Gabung di Bali

Liputan6.com, Surabaya – Hansamu Yama dan Otavio Dutra kembali ke Persebaya Surabaya setelah membela Timnas Indonesia. Mereka langsung bergabung dengan tim di Pulau Dewata.

Persebaya dijadwalkan bertemu Persib Bandung pada lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/10/2019). Laga dipindah dari Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, karena aparat keamanan tidak mengeluarkan izin.

Sebelumnya Hansamu Yama dan Otavio Dutra menjalankan tugas negara melawan Vietnam di lokasi sama, Selasa (15/10/2019).

“Hansamu dan Dutra akan langsung bergabung di Bali. Mereka pindah hotel dan gabung dengan hotel Persebaya. Semoga saja semuanya dalam kondisi baik, bisa membela Persebaya menghadapi Persib,” kata pelatih Persebaya Wolfgang Pikal, dikutip situs resmi klub.

Sebelum pergi ke Bali, Persebaya terus mematangkan persiapan. Mereka menggelar gim internal di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Keuntungan Persebaya

Persebaya berlatih di Stadion Kapten I Wayan Dipta. (Dok Persebaya)

Pemindahan lokasi stadion memberi keuntungan tersendiri bagi Persebaya. Sebab, tekanan pendukung Persib yang berstatus tuan rumah bakal berkurang.

“Kalau ditanya pengaruh, saya menilai pemindahan lokasi pertandingan ada sisi positifnya buat kami. Persib tidak akan mendapatkan dukungan dibandingkan di Bandung,” ungkap Pikal.

3 dari 3 halaman

Bawa 20 Pemain

Pikal membawa 20 pemain untuk pertandingan nanti. Salah satunya adalah kapten Ruben Sanadi yang sempat absen latihan.

“Ruben tadi ada sedikit demam, tapi kita tetap bawa dan Insyaallah bisa dimainkan,” harapnya. (Balwa Ramadhan/Mg)

Persentase Kemenangan Rendah, AC Milan Tetap Optimistis dengan Stefano Pioli

Liputan6.com, Milan – Theo Hernadez menaruh banyak harapan besar kepada pelatih AC Milan, Stefano Pioli. Meski persentase kemenangan Pioli rendah, dia yakin sang arsitek mampu membawa Rossoneri bangkit dari keterpurukan.

Sejak menjadi pelatih pada 2003 hingga sekarang memimpin AC Milan, Pioli hanya mencatatkan persentase kemenangan sebesar 37,08 persen. Kendati demikian, manajemen AC Milan tetap memilihnya sebagai pengganti Marco Giampaolo.

Sebab, Pioli pernah melatih beberapa tim besar Italia, Fiorentina (2017-2019), Inter Milan (2016-2017), dan Lazio (2014-2016. Kepercayaan manajemen pun juga diyakini Theo Hernandez, bek yang baru dibeli AC Milan dari Real Madrid.

“Jelas lebih baik bagi seorang pelatih menangani tim sejak awal musim, Namun hal-hal seperti ini bisa terjadi dalam sepak bola,” kata Theo dikutip dari Sky Sport Italia.

“Kami sekarang memiliki pelatih yang saya anggap sangat baik dan saya yakin kami akan tampil dengan baik bersamanya Saya tidak kenal dia sebelumnya, tapi di memainkan sepak bola yang menarik dan memiliki pendekatan permainan yang jelas,” ucap bek AC Milan berusia 22 tahun itu melanjutkan.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Bekerja Keras

AC Milan. (AP/Antonio Calanni)

AC Milan, setelah memainkan tujuh pertandingan Serie A, sudah menelan empat kekalahan. Mereka pun tercecer di posisi ke-13 dengan mengemas sembilan poin.

Pioli saat pertama datang, seperti dikatakan Theo Hernandez, langsung meminta pemain AC Milan bekerja keras. Pioli tak mau bernasib seperti Marco Gianpaolo.

“Hal pertama yang dia katakan adalah bahwa kami harus bekerja keras dan memberikan reaksi untuk membuat fans mendukung kami lagi. Saya bekerja keras setiap hari untuk mendapatkan tempat saya di starting XI dan ingin menulis sejarah bersama Milan,” ucap pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Real Sociedad tersebut.

3 dari 3 halaman

Finis Empat Besar

Pria asal Prancis ini juga yakin Milan akan mengakhiri musim ini di empat besar. Pioli akan memulai ujian pertamanya sebagai pelatih Milan saat menjamu Lecce di San Siro akhir pekan ini.

“Saya yakin kami bisa finis di empat besar karena kami punya skuat yang layak berada disana. Kami memiliki tim yang hebat untuk menantang tempat Liga Champions, tetapi kami perlu menempatkan hati dan jiwa kami di lapangan, mulai dari laga melawan Lecce,” ujar Theo Hernandez mengakhiri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Siapa Bisa Hentikan Liverpool?

Liputan6.com, Jakarta- Liverpool melakukan start gemilang di Liga Inggris 2019-2020. Pasukan Jurgen Klopp selalu menang di delapan laga awal. Belum ada yang bisa membendung keperkasaan Mohamad Salah dan kawan-kawan.

Tim-tim yang dikalahkan pun juga ada yang merupakan kandidat juara. Liverpool sudah berhasil mengalahkan Chesea dan Arsenal.

Bermodal delapan kemenangan beruntun, Liverpool kini nyaman di puncak klasemen Liga Inggris dengan poin 24. Unggul delapan poin dari peringkat kedua yang juga juara bertahan Manchester City.

Liverpool tertolong dengan tidak konsistennya City. The Citizens sudah kalah dua kali. Bahkan di laga terakhir, City takluk 0-2 dari Wolverhampton Wanderers.

Hasil positif di delapan laga awal ini membuat Liverpool sangat dijagokan untuk bisa menjuarai Liga Inggris musim ini. The Reds belum pernah juara liga sejak memakai format Liga Premier.

2 dari 3 halaman

Berpeluang Juara

Striker Liverpool Sadio Mane (tengah) bersama Virgil van Dijk berselebrasi usai membobol gawang Newcastle United pada laga Liga Inggris di Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu (14/9/2019). Sadio Mane dan Mohamed Salah membawa Liverpool menghajar Newcastle 3-1. (AP Photo/Rui Vieira)

Legenda Manchester United Paul Ince pun menjagokan Liverpool untuk juara Liga Premier untuk pertama kalinya.

“Apa yang saya sukai dari Liverpool, sejak menjadi juara Liga Champions melawan Tottenham, mereka memiliki keyakinan itu [menjadi juara Liga Premier],” kata Paul Ince kepada Mirror.

Ya, gelar juara Liga Champions bakal menjadi pemantik bagi kubu Liverpool. Jika mereka mampu menjadi juara di level Eropa, tentu saja mereka punya keyakinan lebih tinggi untuk bisa menjadi juara di Liga Premier.

“Saya pikir kehilangan gelar tahun lalu telah menghancurkan Liverpool, tetapi kenyataannya bahwa mereka punya permainan bagus setelahnya dan memenangkan Liga Champions. Itu memberi mereka motivasi, punya kepercayaan untuk menjadi juara Premier League,” kata Paul Ince.

3 dari 3 halaman

Lawan MU

Pemain Liverpool Mohamed Salah (tengah) merayakan golnya ke gawang Red Bull Salzburg bersama Sadio Mane (kanan) dan Roberto Firmino (kiri) pada lanjutan Liga Champions di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu (2/10/2019). The Reds menang tipis 4-3 atas Salzburg. (AP Photo/Jon Super)

Melihat materi pemain dan performa The Reds sangat sulit untuk bisa menghentikan pasukan Jurgen Klopp saat ini. Akhir pekan nanti Liverpool akan diuji rival abadinya Manchester United (MU).

Tapi Liverpool sepertinya akan kembali memetik kemenangan. MU sedang terpuruk musim ini. Mereka berada di urutan 12 karena baru mendapat sembilan poin dari delapan laga.

MU juga pincang saat menjamu Liverpool di Anfield. Paul Pogba dan David de Gea tidak bisa turun karena cedera. Liverpool justru sudah bisa memainkan kiper Alisson Becker dan Mohamed Salah.

Ujian sesungguhnya bagi Liverpool di Liga Premier Inggris nampaknya baru akan terjadi pada awal November. Saat itu Liverpool akan menjamu City di Anfield.

Sebelum bertemu City, Liverpool hanya akan bertemu Tottenham Hotspur dan Aston Villa. Tottenham sedang hancur lebur saat ini.

Diogo Campos Kembali, Daya Gedor Persebaya ke Gawang Persib Bertambah

Liputan6.com, Surabaya – Kembalinya Diogo Campos menumbuhkan harapan Persebaya Surabaya saat menghadapi Persib Bandung pada laga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/10/2019).

Kehadiran Diogo Campos makin berharga karena Persebaya kehilangan dua pemain di lini depan. Osvaldo Haay sedang menjalani perawatan akibat cedera. dan Irfan Jaya. Sedangkan Irfan Jaya menjalani hukuman akumulasi kartu.

Sebelumnya Diogo Campos tidak bisa memperkuat Persebaya pada pertandingan kontra Borneo FC, Jumat (11/10). Pemain asal Brasil tersebut mendapat sanksi disiplin.

Absennya Diogo Campos turut memengaruhi kinerja tim. Bajul Ijo ditahan imbang oleh Pesut Etam pada laga tersebut.

“Kembalinya (Diogo) Campos menghadapi Persib bisa menjadi mempertajam serangan kami. Dia pemain penting bagi Persebaya. Kami senang dia bisa bermain lagi,” sebut pelatih Persebaya Wolfgang Pikal, dilansir situs resmi klub.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Pujian Da Silva

Tiga pemain Brasil di Persebaya, Diogo Campos, David da Silva, dan Otavio Dutra. (Bola.com/Aditya Wany)

Selain Pikal, bomber Persebaya David da Silva juga menyambut kembalinya Diogo Campos. Menurut da Silva, sosok dengan nomor punggung 90 itu memiliki permainan berkualitas.

Da Silva bicara menyusul assist yang diberikan Diogo Campos kepadanya saat merobek gawang PSIS Semarang, 20 September lalu.

“Kami jadi memiliki ketajaman dengan kembalinya (Diogo) Campos. Sebab ia memiliki kualitas tinggi dengan membantu saya dan tim untuk berkembang. Yang terpenting adalah tiga poin bagi Persebaya,” tegas da Silva. (Balwa Ramadhan/Mg)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini