HEADLINE: Raih 6 Kemenangan Beruntun, Solskjaer Kembalikan Wajah Asli MU

Liputan6.com, Jakarta – Manchester United (MU) telah kembali! Enam kemenangan beruntun yang diraih Tim Setan Merah mengindikasikan klub yang bermarkas di Old Trafford ini bisa kembali jadi ancaman di Liga Inggris.

Terakhir, bersama caretaker manajer mereka, Ole Gunnar Solskjaer, MU sukses menghantam salah satu kandidat juara Liga Inggris musim ini, Tottenham Hotspur 1-0 di kandang lawan, Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019). Gol semata wayang kemenangan MU dicetak penyerang muda Marcus Rashford.

Enam kemenangan beruntun ini juga mengantar Solskjaer, yang berasal dari Norwegia, sukses memecahkan rekor manajer legendaris MU, Sir Matt Busby, yang sempat bertahan 73 tahun.

“Inilah Manchester United yang sesungguhnya,” ujar kiper David de Gea yang juga tampil gemilang, melakukan 11 penyelamatan, usai laga. “Kami mengalahkan sebuah tim hebat.”

Kemenangan atas Tottenham memang seperti penahbisan bahwa MU benar-benar bangkit. Sebelumnya, lima kemenangan yang mereka raih — satu di Piala FA–memang tak terlalu diperhitungkan.

Sebab, lawan-lawan yang mereka kalahkan ketika itu tim-tim yang kekuatannya relatif di bawah MU. Sebut saja Cardiff City, Huddersfield, Bournemouth, Newcastle United, plus Reading di Piala FA.

Tapi, Tottenham, ini adalah klub Inggris yang terus menjulang prestasinya dalam dua-tiga musim terakhir. Bahkan, musim ini, mereka adalah salah satu kandidat kuat juara Liga Inggris, bersaing dengan Manchester City dan pemuncak klasemen, Liverpool.

Tak pelak, penampilan Rashford dan kawan-kawan pun menuai pujian dari mantan bintang MU yang kini pundit di stasiun televisi Sky Sports, Gary Neville.

“Manchester United sekarang seperti Manchester United lima atau 10 tahun lalu,” ujar Neville, bangga.

Infografis MU Menang 6 Kali Beruntun. (Liputan6.com/Triyasni)

Sepuluh tahun lalu, adalah salah satu masa kejayaan MU saat masih dilatih Alex Ferguson. Ketika itu, di musim 2007/08, Setan Merah memenangkan tiga gelar sekaligus, Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.

Kini, perlahan tapi pasti, MU juga mulai jadi ancaman serius di papan klasemen Liga Inggris. Berada di posisi keenam, nilai mereka, 41, kini sama dengan Arsena di posisi kelima. Dengan Liverpool, yang ada di puncak klasemen, MU berselisih 16 poin.

Prestasi ini juga bertolak belakang dengan kiprah mereka sebelumnya, saat masih ditangani Jose Mourinho. MU tampil tak meyakinkan, dan sempat jadi bulan-bulannya suporternya sendiri.

Hingga akhirnya Solskjaer datang menggantikan Mourinho sebagai caretaker manajer per 19 Desember 2018. Solskjaer, 45 tahun, yang juga mantan penyerang MU, dikontrak hingga akhir musim.

2 dari 4 halaman

Kembalikan

Ole Gunnar Solskjaer dianggap sukses membangkitkan kembali prestasi MU. (AP Photo/ Jon Super)

Tak pelak, Solskjaer, yang selama di MU mencetak 126 gol dalam 366 laga pun dianggap mampu mengembalikan “ruh” MU. Tim yang sempat melempem, tak lagi greget, kini kembali menjadi kekuatan yang menakutkan.

Skema menyerang kembali dipraktikkan dengan taktis oleh Anthony Martial dan kawan-kawan. Lihat saja, dari total enam pertandingan itu, MU sukses melesakkan 17 gol. Dari kebobolan mereka juga minim, hanya empat gol.

“Manajer berhasil membawa kebahagiaan untuk kami. Pemain selalu tampil bagus dan tim saat ini sangat kuat,” De Gea memuji Solskjaer. “Kami kini tahu cara mengontrol pertandingan, membuat peluang, itu sangat baik bagi kami.”

Tak hanya jitu meracik strategi, Solksjaer juga dianggap mampu kembali menggali potensi bintang MU yang sempat melempem performanya di era Mourinho. Rashford dan Paul Pogba bisa jadi contohnya.

Bagi Rashford sendiri, golnya ke gawang Tottenham adalah gol ketiganya dalam tiga pertandingan terakhir bersama MU. Sedangkan Pogba, belakangan, benderang lagi sinarnya di lapangan.

3 dari 4 halaman

Pogba Bersinar Lagi

Gelandang Manchester United, Paul Pogba bangkit bersama Ole Gunnar Solskjaer. (AP Photo/ Jon Super)

Di bawah asuhan Solksjaer, Pogba memang kembali mampu mempertontonkan kemampuan terbaiknya. Tidak hanya jadi jenderal lapangan tengah, sebagai pengatur serangan tim, Pogba juga bisa jadi eksekutor andalan.

Di bawah asuhan Solskjaer, andalan timnas Prancis berusia 25 tahun ini sudah mencetak empat gol. Dia juga telah membuat empat assist, termasuk untuk gol Rashford ke gawang Tottenham.

Tak heran, selain prestasi MU yang menjulang, kembali gemilangnya kiprah Pogba juga disebut-sebut sebagai sukses besar Solskjaer. Sebab, performa pemain berusia 25 tahun ini sempat melempem di era Mourinho.

Bahkan, Pogba yang diboyong MU dari Juventus seharga 89,3 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,6 triliun sempat terlempar dari skuat inti Tim Setan Merah.

4 dari 4 halaman

Bakal Permanen?

Tak pelak, kini spekulasi pun bermunculan bahwa manajemen MU bakal mempermanen kontrak Solksjaer, bukan lagi sebagai caretaker. Padahal, sebelumnya, kencang beredar rumor, bahwa MU akan mengontrak manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, mulai musim depan.

Menariknya, Solksjaer sendiri mengaku tidak pernah membebani pikirannya dengan ambisi menjadi pelatih permanen MU. “Setiap hari, saya hanya menjalankan tugas sampai kontrak saya berakhir Juni nanti,” kata Solskjaer, yang masih terikat kontrak dengan klub asal kampung halamannya, Moldne.

Solskjaer menambahkan, “Saya akan berlibur di sana (ketika kontrak berakhir), tapi tidak…saya tidak memikirkan itu sama sekali.”

Jesse Lingard Tidak Kaget Melihat Perkembangan Marcus Rashford

Jakarta Marcus Rashford menunjukkan performa luar biasa di Manchester United. Penampilan Rashford semakin cemerlang sejak ditangani caretaker manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Teranyar, bomber berusia 21 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan saat Setan Merah mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 pada pekan ke-22 Premier League, di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019). Gol yang dicetaknya ke gawang Hugo Lloris menggaransi tiga poin untuk Manchester United.

Gol ke gawang Tottenham merupakan yang keempat bagi Rashford dari lima laga sebagai starter pada era Solskjaer. Torehan gol itu menjadi bukti pesatnya perkembangan Rashford sejak dipecatnya Jose Mourinho, Desember lalu.

“Itu gol yang fantastis dari Rash. Dibutuhkan skill utuk mencetak gol dari sudut seperti itu, dengan kaki kanan dan menggunakan kaki bagian dalam,” kata Solskjaer memuji.

Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, pun membuka rahasia di balik performa apik Rashford saat mengalahkan Tottenham. Lingard mengungkapkan rekan setimnya itu intens melatih penyelesaian akhir bersama Solskjaer di Dubai, Uni Emirat Arab.

Skuat Manchester United menggelar persiapan jelang laga kontra Tottenham selama empat hari di Dubai. Pemusatan latihan dalam waktu singkat itu terbukti memberikan hasil positif di markas The Lilywhites.

“Sepanjang sesi latihan di Dubai, dia berlatih penyelesaian akhir bersama manajer. Latihan itu membuat dia siap untuk laga besar dan momen seperti itu,” ucap Lingard.

Tambahan satu gol ke gawang Tottenham membuat Rashford telah mengoleksi delapan gol dari 26 laga di semua ajang yang diikuti Manchester United. Performa impresif Marcus Rahsford membuat striker asal Belgia, Romelu Lukaku, harus rela duduk di bangku cadangan.

Sumber: Standard

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Thailand Pastikan Tiket ke 16 Besar Piala Asia 2019

Jakarta Timnas Thailand memastikan tiket menuju babak 16 besar Piala Asia 2019. Tim Gajah Perang menahan tuan rumah Uni Emirat Arab, 1-1, pada laga terakhir Grup A, di Stadion Hazza bin Zayed, Al Ain, Senin (14/1/2019).

Butuh poin demi menjaga peluang lolos, Thailand tampil dengan skuad terbaik. Duet lini depan dipercayakan kepada Teerasil Dangda dan Adisak Kraisorn.

Akan tetapi, justru UEA yang berhasil membuka keunggulan lebih dahulu. Ali Ahmed Mabkhout mencetak gol keduanya sepanjang Piala Asia 2019 pada menit ke-7.

Tertinggal 0-1, Thailand mencoba melancarkan serangan. Pada menit ke-41, Thailand menyamakan kedudukan melalui gol Thitipan Puangchan.

Tidak ada lagi gol yang tercipta pada laga tersebut. Hasil akhir 1-1 untuk kedua tim.

Pada laga lain, India terpaksa mengaku kemenangan Bahrain, 1-0. Gol semata wayang Bahrain dicetak melalui tendangan penalti Jamal Rashid pada menit ke-90+1.

Hasil tersebut cukup menyakitkan bagi India. Padahal, India hanya butuh hasil imbang demi meraih tiket ke putaran berikutnya.

Pada klasemen akhir, UEA berhak keluar sebagai juara Grup A Piala Asia 2019 dengan raihan lima poin. Sementara itu, Thailand dan Bahrain juga sama-sama lolos. Thailand berstatus runner-up, sementara Bahrain merupakan satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

HEADLINE: Dengan 6 Kemenangan Beruntun, Solskjaer Kembalikan Wajah Asli MU

Liputan6.com, Jakarta – Manchester United (MU) telah kembali! Enam kemenangan beruntun yang diraih Tim Setan Merah mengindikasikan klub yang bermarkas di Old Trafford ini bisa kembali jadi ancaman di Liga Inggris.

Terakhir, bersama caretaker manajer mereka, Ole Gunnar Solskjaer, MU sukses menghantam salah satu kandidat juara Liga Inggris musim ini, Tottenham Hotspur 1-0 di kandang lawan, Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019). Gol semata wayang kemenangan MU dicetak penyerang muda Marcus Rashford.

Enam kemenangan beruntun ini juga mengantar Solskjaer, yang berasal dari Norwegia, sukses memecahkan rekor manajer legendaris MU, Sir Matt Busby, yang sempat bertahan 73 tahun.

“Inilah Manchester United yang sesungguhnya,” ujar kiper David de Gea yang juga tampil gemilang, melakukan 11 penyelamatan, usai laga. “Kami mengalahkan sebuah tim hebat.”

Kemenangan atas Tottenham memang seperti penahbisan bahwa MU benar-benar bangkit. Sebelumnya, lima kemenangan yang mereka raih — satu di Piala FA–memang tak terlalu diperhitungkan.

Sebab, lawan-lawan yang mereka kalahkan ketika itu tim-tim yang kekuatannya relatif di bawah MU. Sebut saja Cardiff City, Huddersfield, Bournemouth, Newcastle United, plus Reading di Piala FA.

Tapi, Tottenham, ini adalah klub Inggris yang terus menjulang prestasinya dalam dua-tiga musim terakhir. Bahkan, musim ini, mereka adalah salah satu kandidat kuat juara Liga Inggris, bersaing dengan Manchester City dan pemuncak klasemen, Liverpool.

Tak pelak, penampilan Rashford dan kawan-kawan pun menuai pujian dari mantan bintang MU yang kini pundit di stasiun televisi Sky Sports, Gary Neville.

“Manchester United sekarang seperti Manchester United lima atau 10 tahun lalu,” ujar Neville, bangga.

Infografis MU Menang 6 Kali Beruntun. (Liputan6.com/Triyasni)

Sepuluh tahun lalu, adalah salah satu masa kejayaan MU saat masih dilatih Alex Ferguson. Ketika itu, di musim 2007/08, Setan Merah memenangkan tiga gelar sekaligus, Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.

Kini, perlahan tapi pasti, MU juga mulai jadi ancaman serius di papan klasemen Liga Inggris. Berada di posisi keenam, nilai mereka, 41, kini sama dengan Arsena di posisi kelima. Dengan Liverpool, yang ada di puncak klasemen, MU berselisih 16 poin.

Prestasi ini juga bertolak belakang dengan kiprah mereka sebelumnya, saat masih ditangani Jose Mourinho. MU tampil tak meyakinkan, dan sempat jadi bulan-bulannya suporternya sendiri.

Hingga akhirnya Solskjaer datang menggantikan Mourinho sebagai caretaker manajer per 19 Desember 2018. Solskjaer, 45 tahun, yang juga mantan penyerang MU, dikontrak hingga akhir musim.

2 dari 4 halaman

Kembalikan “Ruh” MU

Ole Gunnar Solskjaer dianggap sukses membangkitkan kembali prestasi MU. (AP Photo/ Jon Super)

Tak pelak, Solskjaer, yang selama di MU mencetak 126 gol dalam 366 laga pun dianggap mampu mengembalikan “ruh” MU. Tim yang sempat melempem, tak lagi greget, kini kembali menjadi kekuatan yang menakutkan.

Skema menyerang kembali dipraktikkan dengan taktis oleh Anthony Martial dan kawan-kawan. Lihat saja, dari total enam pertandingan itu, MU sukses melesakkan 17 gol. Dari kebobolan mereka juga minim, hanya empat gol.

“Manajer berhasil membawa kebahagiaan untuk kami. Pemain selalu tampil bagus dan tim saat ini sangat kuat,” De Gea memuji Solskjaer. “Kami kini tahu cara mengontrol pertandingan, membuat peluang, itu sangat baik bagi kami.”

Tak hanya jitu meracik strategi, Solksjaer juga dianggap mampu kembali menggali potensi bintang MU yang sempat melempem performanya di era Mourinho. Rashford dan Paul Pogba bisa jadi contohnya.

Bagi Rashford sendiri, golnya ke gawang Tottenham adalah gol ketiganya dalam tiga pertandingan terakhir bersama MU. Sedangkan Pogba, belakangan, benderang lagi sinarnya di lapangan.

3 dari 4 halaman

Pogba Bersinar Lagi

Gelandang Manchester United, Paul Pogba bangkit bersama Ole Gunnar Solskjaer. (AP Photo/ Jon Super)

Di bawah asuhan Solksjaer, Pogba memang kembali mampu mempertontonkan kemampuan terbaiknya. Tidak hanya jadi jenderal lapangan tengah, sebagai pengatur serangan tim, Pogba juga bisa jadi eksekutor andalan.

Di bawah asuhan Solskjaer, andalan timnas Prancis berusia 25 tahun ini sudah mencetak empat gol. Dia juga telah membuat empat assist, termasuk untuk gol Rashford ke gawang Tottenham.

Tak heran, selain prestasi MU yang menjulang, kembali gemilangnya kiprah Pogba juga disebut-sebut sebagai sukses besar Solskjaer. Sebab, performa pemain berusia 25 tahun ini sempat melempem di era Mourinho.

Bahkan, Pogba yang diboyong MU dari Juventus seharga 89,3 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,6 triliun sempat terlempar dari skuat inti Tim Setan Merah.

4 dari 4 halaman

Bakal Permanen?

Tak pelak, kini spekulasi pun bermunculan bahwa manajemen MU bakal mempermanen kontrak Solksjaer, bukan lagi sebagai caretaker. Padahal, sebelumnya, kencang beredar rumor, bahwa MU akan mengontrak manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, mulai musim depan.

Menariknya, Solksjaer sendiri mengaku tidak pernah membebani pikirannya dengan ambisi menjadi pelatih permanen MU. “Setiap hari, saya hanya menjalankan tugas sampai kontrak saya berakhir Juni nanti,” kata Solskjaer, yang masih terikat kontrak dengan klub asal kampung halamannya, Moldne.

Solskjaer menambahkan, “Saya akan berlibur di sana (ketika kontrak berakhir), tapi tidak…saya tidak memikirkan itu sama sekali.”

Real Madrid Bakal Jamu Barcelona pada 2 Maret 2019

Jakarta Presiden La Liga, Javier Tebas, membocorkan jadwal El Clasico di Spanyol antara Real Madrid kontra Barcelona. Tebas memberikan komentar itu saat diwawancara RAC-1.

Tebas mengatakan, pertandingan tersebut akan dihelat pada pekan ke-26 La Liga, tepatnya 2 Maret 2019. Kali ini, Real Madrid akan bertindak sebagai tuan rumah.

Kepastian itu menjadi tantangan besar bagi Real Madrid. El Real bakal menjalani pekan-pekan sibuk pada periode tersebut.

Beberapa hari sebelum melawan Barcelona, Real Madrid bisa saja bertarung di Copa del Rey jika terus melaju. Tiga hari setelah El Clasico, Los Blancos akan menghadapi Ajax pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Adapun Barcelona sedikit lebih diuntungkan. Dengan kemungkinan sama seperti Real Madrid di Copa del Rey, namun Barcelona baru akan menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra Olympique Lyon pada 13 Maret mendatang.

Meski demikian, laga El Clasico antara Real Madrid kontra Barcelona diperkirakan akan menyita perhatian publik. Apalagi, El Real menyimpan dendam membalas kekalahan 1-5 dari Barcelona pada pertemuan di Camp Nou, 28 Oktober lalu.

Sumber: as.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Allegri Jawab Masa Depan Spinazzola dan Kean di Juventus

Liputan6.com, Turin – Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menjawab isu tentang masa sdeoan Leonardo Spinazzola dan Moise Kean. Ia menegaskan kedua pemain tersebut tidak akan dilepas pada Januari 2019, baik dengan status pinjaman maupun permanen.

Spinazzola jarang terlibat dalam beberapa laga Juventus pada musim ini. Sempat dipinjamkan ke Atalanta pada musim lalu, ia kembali dalam keadaan cedera parah hingga harus berurusan dengan ruang perawatan.

Sedangkan Moise Kean lebih banyak duduk di bangku cadangan Juventus lantaran minim pengalaman sebagai pemain muda. Selain itu, menggeser pemain seperti Cristiano Ronaldo dan Mario Mandzukic di lini depan bukan tugas yang mudah untuk.

2 dari 3 halaman

Allegri Tahan Spinazzola

Leonardo Spinazzola (Tiziana FABI / AFP)

Nama Spinazzola dan Kean berulang kali disebut bakal angkat kaki dari Bianconeri pada bursa transfer musim dingin ini. Menurut beberapa rumor, disebutkan bahwa keduanya dilepas dengan status pinjaman guna mendapat kesempatan bermain lebih banyak.

Namun usai laga kontra Bologna di Coppa Italia, Minggu (13/1/2019), Allegri meluruskan isu tersebut. Ia berujar keduanya tidak akan meninggalkan Turin dalam waktu dekat ini sehubungan dengan banyaknya pemain yang cedera.

“Spinazzola bermain dengan sangat baik, berhubung ini adalah pertandingan pertamanya. Dia adalah pemain penting, jadi pada saat ini ia bertahan di Juventus. Terutama dengan Cuadrado yang sedang cedera dan kami membutuhkan empat bek,” ujar Allgri seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Saya berbicara dengan klub dan memutuskan bahwa Spinazzola bertahan adalah opsi terbaik. Alaminya, bila kami punya pengganti dan dia punya kesempatan lebih baik di tempat lain, kami akan mengevaluasi ulang. Tapi pada saat ini, itu tidak akan terjadi,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Kean Punya Talenta

Kean sendiri dianggap Allegri sebagai salah satu opsi pengganti Mario Mandzukic yang harus absen selama beberapa pekan karena cedera. Ia mengaku terkesan dengan penampilan pemain berumur 18 tahun tersebut.

“Dia adalah pemain muda yang harus dibiarkan menjadi dewasa, tapi sayangnya di Italia semuanya ingin langsung jadi dan berbahaya merusak pemain dengan talenta yang nyata,” tambahnya.

“Kean masuk dalam tim ini, dia bisa membantu kami dan selalu tahu cara menemukan kesempatan mencetak gol. Mario Mandzukic akan absen dalam beberapa pekan, jadi pastinya dia absen di Supercoppa,” tandasnya.

Usai melawan Bologna, Juventus akan bertolak ke Arab Saudi guna melangsungkan laga Supercoppa Italiana yang digelar Kamis (17/1/2019). Mereka akan menghadapi AC Milan yang pada musim lalu menjadi runner-up Coppa Italia.

Sumber: Bola.net

Aroma Persija Jakarta Makin Kental di Bali United

Jakarta – Aroma Persija Jakarta di Bali United kini semakin kental dengan bergabungnya Stefano Cugurra, yang mantan arsitek Tim Macan Kemayoran.

Sebab, sebelumnya, empat pemain anyar yang direkrut manajemen Bali United tercatat pernah berkiprah di Persija, dua di antaranya bahkan ikut mengantar klub ibu kota itu menjadi juara Liga 1 2018.

Bali United memperkenalkan Stefano Cugurra Teco sebagai pelatih kepala di Bali United Cafe, Gianyar, Senin sore WITA (14/1/2019). Dalam kesempatan itu, Bali United juga mengenalkan deretan pemain yang baru direkrut.

Dari delapan pemain baru itu, ada empat pemain bertahan yang tercatat sebagai mantan pemain Persija.

Michael Orah dan Gunawan Dwi Cahyo diperkenalkan sebagai pemain baru Bali United, meski dalam momen perkenalan itu, Gunawan belum hadir.

Selain itu ada Willian Pacheco yang bersama Teco di Persija pada 2017, serta Leonard Tupamahu juga yang punya pengalaman bermain di Persija.

Empat pemain tersebut merupakan pemain yang beroperasi di lini belakang. Willian Pacheco dan Gunawan Dwi Cahyo merupakan bek tengah. Sementara Michael Orah musim lalu di Persija menjadi pelapis Rezaldi Hehanussa di posisi bek kiri. Leonard Tupamahu juga bisa dimainkan sebagai bek kanan atau bek tengah.

2 dari 2 halaman

Transfer Pengalaman

Aroma Persija pun terasa begitu menyengat. Namun, satu hal yang pasti, kehadiran pemain bertahan yang bisa dibilang tak lagi muda itu dimaksudkan manajemen Bali United untuk memberikan pengalaman kepada pemain-pemain muda di posisi yang sama dan sudah lebih dulu berseragam Bali United.

Selain itu, Stefano Cugurra Teco membawa banyak pemain baru di sektor pertahanan karena merasa lini tersebut sebagai hal yang perlu diperbaiki Bali United berdasarkan pengamatannya pada musim lalu.

Sumber: Bola.com

Australia Terbuka 2019: Langsung Tersingkir, Andy Murray Siap Operasi Besar

Liputan6.com, Melbourne – Petualangan Andy Murray di Australia Terbuka 2019 berakhir cepat. Petenis asal Skotlandia tersebut dikalahkan Roberto Bautista 4-6, 4-6, 7-6(5), 7-6(4), 2-6 pada babak pertama di Melbourne Arena, Senin (14/1/2019).

Bermain di hadapan ribuan penonton yang mengapresiasi kariernya, Murray gagal melangkah lebih jauh dan tersingkir di babak pertama Australia Terbuka untuk kali ketiga sepanjang kariernya.

Meski begitu, Murray mengindikasikan bakal coba tetap bermain tenis. “Terima kasih kepada semua yang datang. Jika ingin memang terakhir, maka sungguh pertandingan hebat untuk menutup karier. Saya sudah memberikan segalanya tapi tidak cukup,” kata Murray, dilansir Guardian.

Sebelumnya Murray mengumumkan bakal gantung raket tahun ini.  Meski tidak memberi jawaban pasti kapan akan mundur, juara Olimpiade 2012 dan 2016 ini menyatakan berusaha terus bermain hingga Grand Slam di kampung halaman, Wimbledon.

Dia mengaku tidak kuat menahan sakit karena cedera panggul yang bertambah parah sejak pertengahan tahun lalu. “Mungkin saya bisa kembali ikut Australia Terbuka. Jika demikian, saya harus menjalani operasi besar. Walau belum tentu berhasil, saya akan mencoba,” ujar pemenang tiga Grand Slam tersebut.

2 dari 3 halaman

Jalan Pertandingan

Penonton Australia Terbuka menyemangati Andy Murray pada laga melawan Roberto Bautista di Melbourne Arena, Senin (14/1/2019). (AFP/Saeed Khan)

Memenangkan Qatar Open awal tahun ini, dengan mengalahkan Novak Djokovic dan Tomas Berdych dalam perjalanan menuju juara, Bautista memimpin 2-0 setelah mematahkan servis Murray pada gim sembilan (set pertama) dan lima (set kedua).

Namun, Murray menunjukkan karakter dan menyamakan kedudukan lewat tie break di dua set berikutnya.

Sayang perlawanan Murray hanya sebatas itu. Bautista mematahkan servisnya di gim tiga dan lima. Mempertahankan keunggulan, dia akhirnya mengamankan kemenangan setelah Murray gagal mengembalikan forehand-nya.

3 dari 3 halaman

Hasil Lain

Pada laga lain, para favorit tidak kesulitan mencapai babak berikut. Rafael Nadal menaklukkan James Duckworth 6-4, 6-3, 7-5.

Sedangkan juara bertahan Roger Federer menyingkirkan Denis Istomin 6-3, 6-4, 6-4.

Solskjaer Dinilai Membuat Pemain MU Berkembang

Liputan6.com, Manchester – Ole Gunnar Solskjaer terus membuktikan diri bahwa dirinya sosok yang tepat sebagai manajer Manchester United (MU). Minggu (13/1/2019), ia memimpin MU mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-22 Liga Inggris.

Hasil itu merupakan kemenangan keenam beruntun yang diraih Solskjaer sejak menangani MU. Ia mencatatkan rekor baru yang sebelumnya bertahan selama puluhan tahun.

Permainan MU jadi lebih hidup dan ofensif sejak ditangani Solskjaer. Pemain-pemain MU bermain lebih lepas, berani menyerang, jauh berbeda dibandingkan era jose Mourinho. Kebebasan ini justru membuat pemain MU semakin berkembang.

Jamie Redknapp, analis Sky Sports, meyakini perkembangan MU ini disebabkan oleh gaya melatih Solskjaer.

2 dari 3 halaman

Menikmati Sepak Bola

Gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba. (AP Photo/ Jon Super)

Perubahan paling jelas tampak dalam diri Paul Pogba. Sebelumnya, gelandang asal Prancis tersebut tampak seperti ogah-ogahan mengikuti taktik Mourinho. Kini, Pobga justru jadi bintang kemenangan MU dalam enam laga tersebut, dia membukukan empat gol dan empat assist.

“Saya pikir Pogba saat ini menikmati sepak bolanya. Dia mendapat kebebasan, punya pelatih yang percaya padanya. Tetapi, ini bukan cuma soal Pogba, ini soal semua pemain,” buka Redknapp.

“Pogba memang menonjol dan karena itulah kita fokus padanya, tapi bagaimana soal pemain-pemain lain? Bagaimana soal kiper [De Gea] yang beberapa waktu lalu tak bisa membuat penyelamatan, dan kini kembali jadi kiper yang kita kenal.”

3 dari 3 halaman

Suka Tidak Suka

Menurut Redknapp, suka tidak suka, perubahan pelatih itu memang memberi dampak signifikan. Dia bukan berarti menghina Mourinho, hanya perkembangan MU di tangan Solskjaer tampak begitu jelas.

“Hal yang sama terjadi pada setiap pemain dalam tim MU. Mereka sudah melupakan gaya bermain pelatih lama mereka, entah Anda suka atau tidak, itu sangat jelas,” ucap Redknapp.

“Saya sudah melihat MU sepanjang musim ini dan mereka tampil buruk nyaris di semua laga. Lalu, tiba-tiba pelatih baru datang dan mereka punya sedikit kebebasan dan mereka menikmati itu,” tutup dia.

Sumber: Bola.net

Lara Wechsler Siap Ramaikan Panggung WAGs Liga Inggris

Liputan6.com, Jakarta – Dunia sepak bola memang bukan hanya cerita tentang pria. Hal lainnya yang menarik untuk dibahas adalah para WAGs (wife and girlfriends) dari para pesepak bola.

Istri dan kekasih mereka selalu menemani dimana mereka akan bertanding. Tidak terkecuali kekasih dari penyerang Argentina, yang kini merumput bersama AC Milan, Gonzalo Higuain.

Higuain berpeluang bermain di Liga Inggris karena tengah jadi buruan Chelsea. Jika jadi, besar kemungkinan dia akan membawa serta kekasihnya untuk tinggal bersamanya.

Ia adalah Lara Wechsler, aktris sekaligus model pakaian dalam kelahiran Prancis. Lara pun siap menambah keindahan sisi lain Liga Inggris dari luar lapangan.

Kedua pasangan kekasih ini, baru-baru ini dikabarkan tengah berada di Mallorca, Spanyol. Mereka sedang menikmati liburan bersama, keduanya terlihat sedang berada di pantai dan berfoto bersama menikmati waktu liburan mereka.

2 dari 2 halaman

Sejak 2015

Lara dan Higuain sudah menjalin hubungan sejak 2015, dimana waktu itu Higuain masih berseragam Napoli. Wechsler selalu mengikuti Higuain kemanapun ia akan pindah klub. pada saat di Juventus ia juga turut menemani pria 31 tahun tersebut.

Gonzalo Higuain yang memulai karirnya di River Plate, dikabarkan telah pindah ke tim asal London Chelsea dari Juventus. Chelsea harus membayar mahar sebesar 75.3 juta euro untuk memboyong penyerang Argentina tersebut. Dengan kepindahannya ini, Higuain diharapkan mampu memberi daya gedor lebih untuk tim asal London tersebut.

(Fatru Rahman/Mg)

Yohan Mulia Jadikan ONE Championship 2019 Ajang Pembuktian Diri

Liputan6.com, Jakarta Nama Yohan Mulia Legowo sudah sangat terkenal di dunia mixed martial arts (MMA) Indonesia. Bahkan, sebelum ia bergabung dengan ONE Championship pada tahun 2014.

Atlet yang mengawali karier profesionalnya pada 2002 ini sempat tidak terkalahkan pada dua tahun pertamanya. Namun, akhirnya ia harus tunduk dalam sebuah pertandingan pada 2004 lalu.

Namun, pengalaman itu tak menyurutkan semangat Yohan Mulia Legowo. Ia kemudian bergabung dengan berbagai organisasi sebelum akhirnya memutuskan untuk berkompetisi di bawah naungan ONE. Ini adalah sebuah organisasi bela diri terbesar di dunia dimana para juara dunia dan atlet MMA bertanding.

Dan, Yohan dijadwalkan akan bertarung menghadapi AJ Lias Mansor dari Malaysia di ajang ONE: Eternal Glory, yang akan di helat di Istora Senayan Jakarta, 19 Januari 2019 mendatang.

2 dari 4 halaman

Ajang Pembuktian

Nama Yohan Mulia Legowo sudah sangat terkenal di dunia mixed martial arts (MMA) Indonesia.(Ist)

Pada laga itu, Yohan bertekad untuk merebut kemenangan pertamanya sejak Februari 2016, saat ia melawan rival senegaranya Mario Satya Wirawan.

Meski, atlet ini memulai kariernya di ONE dengan hanya satu kemenangan dari enam laga yang ia jalani, ia tidak pernah sedikitpun memiliki keinginan untuk berhenti, atau menyurutkan semangat bertandingnya.

Setidaknya laga melawan AJ Lias akan menjadi pembuktian lagi bagi kariernya awal tahun ini.

3 dari 4 halaman

Bertarung Ketat

Dua petarung Indonesia Yohan Mulia Legowo (bawah) berusaha lepas dari teknik kunci Victorio Senduk (atas) pada laga One Championship di Jakarta, Sabtu (20/1). Pada laga tersebut Victorio Senduk menang atas Yohan Mulia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sisi menarik dari pertandingan ini adalah kemampuan Yohan dan AJ dalam bidang striking. Ini akan memastikan bahwa keduanya akan bersaing ketat di dalam ring.

Dengan penantang yang memiliki rekor tiga kemenangan dan empat kekalahan sepanjang karier di ONE Championship itu, Yohan tetap merasa bahwa ia dapat menguasai pertandingan dan meraih kemenangan sebagai atlet tuan rumah.

4 dari 4 halaman

Cara Bertanding

Dua petarung Indonesia Yohan Mulia Legowo (bawah) berusaha melakukan tendangan kepada Victorio Senduk (atas) pada laga One Championship di Jakarta, Sabtu (20/1). Pada laga tersebut Victorio Senduk menang atas Yohan Mulia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Namun, sayangnya Yohan selain harus fokus pada pertandingan akhir minggu ini, ia juga tetap harus menjalani profesinya sebagai seorang pelatih yang telah melahirkan beberapa nama besar. Dan, salah satu muridnya yang telah bergabung ke dalam jajaran atlet ONE adalah mantan juara nasional bantamweight Abro Fernandes.

Yohan, yang saat ini berusia 38 tahun, mengatakan bahwa ia terus ingin melatih dan bertanding demi meningkatkan kapasitas serta kemampuan bertandingnya dengan cara yang baru.

“Saya ingin berkompetisi dan terus meningkatkan kemampuan saya,” ujar Yohan.

Terkait kegiatannya sebagai sebagai pelatih dan atlet aktif, ia mengakui bisa mempelajari banyak hal yang belum pernah ia sadari dari setiap anak didiknya.

5 Bintang Liga Inggris Berstatus Bebas Transfer Musim Depan

Jakarta – Lima bulan lagi kompetisi Liga Inggris 2018/19 akan berakhir. Dalam periode tersebut, ada beberapa pemain yang berusaha mendapatkan klub baru karena kontraknya di klub masing-masing segera habis.

Di Liga Inggris, tak mudah bagi pemain untuk pindah klub pada bursa transfer Januari 2019. Biasanya, manuver klub-klub pada Januari tak seagresif saat musim panas. 

Klub-klub juga biasanya memilih bersabar menunggu beberapa bulan lagi untuk mendapatkan buruannya secara gratis. Mereka akan lebih diuntungkan jika bisa mendatangkan pemain berstatus bebas transfer.

Jika skenarionya seperti itu, klub hanya perlu memikirkan gaji sang pemain. Anggaran untuk transfer bisa dihemat.

Berikut ini lima bintang Liga Inggris yang akan berstatus bebas transfer pada musim panas 2019, seperti dilansir Sportkeeda, Minggu (6/1/2019).

2 dari 6 halaman

Vincent Kompany

Kapten Manchester City, Vincent Kompany. (AFP/Ben Stansall)

Kapten Manchester City, Vincent Kompany, menghabiskan mayoritas dari 10 tahun terakhir kariernya di Etihad Stadium. Dia bahkan telah menyandang status sebagai satu di antara bek terbaik di Premier League dalam dekade ini.

Pemegang tiga gelar Premier League itu masih menunggu kontrak baru dari petinggi City. Namun, City terlihat ragu-ragu memperpanjang kontrak karena rekor cedera sang kapten.

Dalam dua tahun terakhir, Kompany terus direcoki cedera. Dia juga sulit konsisten tampil rutin di setiap pekan. Alhasil, City mulai mencari bek tengah tangguh yang bisa tampil lebih konsisten.

Barcelona dikabarkan menunjukkan ketertarikan memboyong Kompany. Namun, Kompany kemungkinan sulit menolak jika City menyodorkan kontrak baru. Jika kontraknya diperpanjang, Kompany juga kemungkinan tak mendapat jaminan bisa masuk starting line up.

3 dari 6 halaman

James Milner

Gelandang Liverpool, James Milner. (AFP Photo/Paul Ellis)

Sulit dipercaya James Milner telah berusia 33 tahun. Dia pemain serbabisa yang bisa mengisi hampir di semua posisi.

Kontraknya di Liverpool tinggal tersisa dalam hitungan bulan. Kontribusi Milner di Liverpool tak perlu dipertanyakan. Baru-baru ini dia masuk klub elite berisi pemain-pemain yang sudah memainkan minimal 500 pertandingan di Premier League.

Namun, masa depannya di The Reds belum jelas. Kembali ke Leeds United bisa menjadi alternatif terbaik bagi Milner.

4 dari 6 halaman

Olivier Giroud

Striker Chelsea, Olivier Giroud. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Chelsea memiliki beberapa pemain senior berusia di atas 30 tahun yang bisa melenggang bebas dari klub pada akhir musim ini.

Giroud awalnya meneken kontrak berdurasi 18 bulan saat didatangkan dari Arsenal. Meski tak terlalu sering mencetak gol, kontribusinya untuk tim tidak bisa dipandang sebelah mata. Dia juga berperan membantu Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

Mengingat Chelsea sedang mengalami krisis lini depan akibat buruknya penampilan Alvaro Morata, akan sangat mengejutkan jika mereka tak menawarkan perpanjangan kontrak kepada Giroud.

5 dari 6 halaman

Ashley Young

Gelandang Manchester United, Ashley Young. (AP/Andrew Matthews).

Manchester United memiliki tujuh pemain senior yang bakal habis kontraknya pada musim panas 2019. Pemain seperti Phil Jones, Ander Herrera, dan Andreas Perreira belum juga disodori kontrak baru.

Menurut Sky Sport Italia, kapten klub Antonio Valencia bahkan berencana hijrah ke Inter Milan.

Wakil kapten, Ashley Young, juga bakal berstatus bebas transfer pada musim panas ini. Menurut Manchester Evening News, MU sedang memulai proses negosiasi dengan beberapa pemain termasuk Ashley Young. Dia merupakan salah satu pemain terbaik Setan Merah pada musim ini.

6 dari 6 halaman

Aaron Ramsey

Gelandang Arsenal asal Wales, Aaron Ramsey. (AFP/Adrian Dennis)

Pemain yang paling menyedot perhatian adalah Aaron Ramsey. Beberapa klub dikabarkan mengincar pemain Arsenal itu, antara lain Juventus, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain.

Pindah ke Turin untuk memperkuat Juventus merupakan salah satu alternatif yang disukai Ramsey.

Daily Mail mengklaim Juventus ingin memboyong pemain Wales itu pada Januari ini. Namun, Arsenal meminta Juventus juga melepas Medhi Benatia ke Emirates sebagai bagian transfer Ramsey.

Juventus tampaknya tak menyetujui klausul tersebut. Juventus juga tak mau merogoh kocek dalam-dalam untuk pemain yang bisa mereka dapatkan secara gratis pada akhir musim.

VIDEO: Bersama Ole Solskjaer, MU Menang 6 Kali Beruntun

Liputan6.com, Jakarta Sempat diragukan kala menggantikan Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer mampu membungkam berbagai ekspektasi miring beberapa pihak dengan enam kemenangan beruntun. Mantan pelatih Molde ini juga bisa membangkitkan performa pemain, buktinya De Gea yang mampu membuat berbagai penyelamatan brilian saat melawan Spurs.

Marcus Rashford Kalahkan Catatan Cristiano Ronaldo di MU

Liputan6.com, Manchester – Gol tunggal Marcus Rashford membawa Manchester United (MU) menang atas Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris di Wembley Stadium, London, Minggu (13/1/2019).

Rashford mencetak gol pada menit ke-44. Mendapat umpan dari gelandang MU, Paul Pogba, sepakan mendatar striker kelahiran Manchester itu tak bisa dihentikan kiper Spurs, Hugo Lloris.

Rashford kini sudah mencetak 40 untuk Setan Merah, julukan MU, di semua kompetisi. Rashford mencetak golnya dalam 149 laga setelah menembus skuat utama MU sejak 1 Januari 2016.

Striker berusia 21 tahun tersebut juga mencatatkan 23 assist bersama Setan Merah. Total, dia sudah mendapat kesempatan bermain sebanyak 8.842 menit.

Performa Rashford meningkat drastis saat MU dinakhodai Ole Gunnar Solskjaer. Dalam enam pertandingan bersama Solskjaer, striker kelahiran Manchester itu mampu mencetak empat gol dan satu assist.

2 dari 3 halaman

Kalahkan Ronaldo

Cristiano Ronaldo saat masih memperkuat MU. (AFP/Filippo Monteforte)

Catatan Rashford itu ternyata lebih baik dari Cristiano Ronaldo, yang pernah memperkuat MU pada 12 Agustus 2003 hingga 1 Juli 2009.

Dalam 149 pertandingan awal bersama Setan Merah, Ronaldo yang kini memperkuat Juventus, mencatatkan 31 gol. Ketika itu Ronaldo masih berusia 20 tahun.

Secara keseluruhan, Ronaldo mampu mencatatkan 118 gol dan 68 assist dari 292 penampilan selama memperkuat MU, yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson.

3 dari 3 halaman

Komentar Solskjaer

Solskjaer sendiri memberikan pujian untuk Rashford. Perubahan Rashford mampu menyingkirkan Romelu Lukaku sebagai target man Setan Merah.

“Dia punya kecepatan yang menakjubkan dan kini dia bertambah kuat. Dia bisa menahan bola dan mendistribusikannya dengan baik. Dia bisa menjadi striker top. Kita membicarakan level Harry Kane. Saya yakin Marcus punya potensi untuk ke sana,” kata Solskjaer, dikutip dari situs resmi Liga Inggris.

Saksikan video pilihan berikut ini:

La Liga Rilis Program Nonton Live Streaming Gratis

Jakarta – Pengelola liga sepak bola Spanyol, La Liga membuat kejutan. Mereka membuat terobosan dengan menggeratiskan  semua pertandingan via saluran atau di platform YouTube.

Namun, publik hanya bisa menyaksikan secara gratis pertandingan-pertandingan yang berlangsung di pentas Divisi Dua La Liga alias Segunda Division. Artinya, para penggila sepak bola Spanyol bisa melihat aksi-aksi para pemain dari klub-klub di pentas Segunda Division, yang notabene beberapa di antara mereka sudah akrab di telinga penggemar sepak bola Tanah Air.

Publik sudah bisa menikmati layanan nonton gratis pertandingan-pertandingan di pentas Segunda Division mulai hari ini. Kanal YouTube La Liga akan menyediakan liputan berbahasa Inggris secara langsung di level kompetisi LaLiga 1|2|3.

Secara khusus, manajemen LaLiga sudah menggratiskan tontonan Segunda Division ke lebih dari 155 negara. Bagi Segunda Division LaLiga, keputusan ini menjadi langkah terobosan ke ranah global.

Wilayah yang masuk dalam cakupan antara lain negara-negara di kawasan Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika. Semua konten bakal tersedia dengan menggunakan geolocation.

Siaran yang akan dimulai hari ini, akan menawarkan peningkatan yang signifikan dalam siaran La Liga 1|2|3. Keputusan ini memungkinkan ribuan penggemar sepak bola Spanyol mendapatkan kesempatan menyaksikan tim favorit mereka secara gratis.

2 dari 2 halaman

Pengalaman Berbeda

Bagi para penggemar sepak bola yang belum familiar dengan kompetisi ini, kanal YouTube Segunda Division LaLiga akan menyediakan platform baru. Hal itu bertujuan agar publik mengenal tim-tim bersejarah yang bermain di kasta kedua Liga Spanyol ini, seperti RC Deportivo, Real Zaragoza, Malaga, CA Osasuna, dan Cadiz CF.

Pada program awal, akan ada 11 pertandingan per pekan. Selain itu, penggemar sepak bola juga bisa menyaksikan program rangkaian cuplikan pertandingan selama 50 menit.

Seperti dirilis La Liga, layanan pada kanal YouTube Segunda Division LaLiga ini bakal memberikan pengalaman berbeda. LaLiga ingin mengajak publik mengenal latar dan tradisi sepak bola di Spanyol melalui Segunda Division, plus beberapa ornamen liputan lainnya.

Sumber: LaLiga