Mourinho Tanggapi Insiden Kepa Arrizabalaga di Chelsea

Liputan6.com, London – Jose Mourinho buka suara soal insiden antara kiper Kepa Arrizabalaga dan manajer Maurizio Sarri di Chelsea. Menurut Mourinho, Kepa telah memperburuk situasi internal The Blues -julukan Chelsea.

Seperti dilansir Sky Sports, Mourinho memaklumi jika Kepa ingin tampil sebagai pahlawan bagi Chelsea. Namun pria asal Portugal ini merasa, cara Kepa kurang tepat.

“Saya pikir, di satu sisi, kiper ingin menunjukkan karakternya, kepercayaan dirinya, dan dia ingin mengatakan, saya di sini. Saya ingin menjalani penalti dan menyelamatkannya,” ujar Mourinho yang pernah dua kali menukangi Chelsea.

“Tetapi saya tidak suka Kepa membuat manajer dan anggota tim lain dalam situasi yang aneh. Juga melibatkan rekan satu timnya yang telah siap menggantikannya,” kata Mourinho menambahkan.

Kepa menjadi sorotan setelah menolak diganti Sarri dalam laga final Piala Liga antara Manchester City vs Chelsea, Minggu (24/2/2019) di Wembley. Padahal, Sarri sudah menyiapkan Willy Caballero di pinggir lapangan.

Aksi Kepa itu kemudian mengundang banyak kecaman. Apalagi setelah dia gagal membawa Chelsea juara Piala Liga.

Selepas pertandingan, Sarri mengonfirmasi bahwa kejadian itu hanyalah salah paham. Ia menyangka Kepa cedera sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Kepa pun telah meminta maaf lewat pernyataan resminya. Ia menegaskan sama sekali tidak berniat menentang keputusan Sarri.

2 dari 3 halaman

Ikut Sedih

Manajer Chelsea Maurizio Sarri bersiap memainkan kiper Willy Caballero pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). Akan tetapi, hal itu urung terjadi karena Kepa Arrizabalaga menolak diganti. (AFP/Adrian Dennis)

Mourinho mengaku sedih dengan insiden yang terjadi di pertandingan tersebut. Menurutnya, situasi tersebut sangat kompleks karena melibatkan banyak pihak.

“Pada akhirnya kita melihat dia (Caballero) terlibat dalam kekacauan yang tidak dibuatnya. Itu membuat saya sedih karena situasinya sangat kompleks,” kata Mourinho.

3 dari 3 halaman

Dijatuhi Sanksi

Di sisi lain, manajemen Chelsea telah memutuskan sanksi kepada Kepa. Kiper asal Spanyol itu tidak akan digaji untuk satu minggu.

Terlepas dari hukuman ini, banyak pihak yang ikut mengecam Kepa termasuk mantan kapten Chelsea, John Terry. Ia menilai, Kepa seharusnya tetap patuh terhadap keputusan Sarri.

Timnas Indonesia U-22 Vs Thailand U-22: Adu Strategi Indra Sjafri lawan Alexandre Gama

Jakarta – Duel Timnas Indonesia U-22 lawan Thailand di final  Piala AFF U-22 2019 bukan sekadar ajang perebutan gelar. Laga ini juga menjadi media perburuan rekor pribadi kedua pelatih: Indra Sjafri di kubu Indonesia dan Alexandre Gama (Thailand).

Timnas Indonesia U-22 melaju ke final Piala AFF 2019 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0. Pencapaian ini menjadi yang terbaik buat Indra Sjafri bersama tim yang baru dibentuk tak genap dua bulan lalu itu.

Menukangi Timnas Indonesia U-22 juga menjadi pengalaman anyar buat Indra Sjafri. Pria asal Sumatra Barat itu selama ini selalu identik sebagai pelatih kelompok U-19.

Indra Sjafri sebelumnya pernah merasakan gelar juara bersama Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF 2013. Kini, Indra Sjafri bertekad untuk menjadikan final kedua miliknya sebagai pencatatan rekor baru dengan mempersembahkan gelar juara.

Tak hanya Indra Sjafri, Alexandre Gama pun memiliki tekad yang sama. Sebagai asisten pelatih, pria asal Brasil itu sebelumnya lebih berpengalaman sebagai asisten pelatih. Alexandre Gama pernah menukani tim sekelas Timnas Korea Selatan pada 2011 sebagai asisten dengan pencapaian terbaik peringkat ketiga Piala Asia 2011.

2 dari 2 halaman

Rekor Gama

Adapun untuk gelar, Gama belum sekalipun mampu mencatatkan namanya. Jadi, gelar Piala AFF U-22 2019 bakal mencetak rekor pribadi atas namanya sendiri untuk pertama kalinya. Bisa dipastikan, apapun akan dilakukan Gama demi bisa memberi kebanggaan untuk Timnas Thailand U-22 sekaligus nama pribadinya.

Memiliki skuat yang mayoritas turunan dari Timnas U-19, Indra Sjafri yang berasal dari Ranah Minang diharapkan tak akan kesusahan untuk mengatur anak asuhnya. Hal itu sudah terlihat di mana penampilan Timnas Indonesia mulai mencapai pick performance sejak babak penyisihan sampai semifinal.

Chelsea Wajib Pertahankan Hudson-Odoi

Liputan6.com, Jakarta Legenda Chelsea John Terry angkat bicara soal perkembangan terkini klubnya. Terry meminta The Blues tidak salah langkah dalam menangani pemain muda Callum Hudson-Odoi.

Masa depan Hudson-Odoi di Chelsea menyisakan tanda tanya besar. Wonderkid Inggris itu kabarnya tidak betah dan berniat pergi pada musim panas nanti. 

Hudson-Odoi diminati klub kaya Jerman Bayern Munchen. FC Hollywood bahkan berniat untuk merekrutnya sejak Januari 2019 lalu. Hudson-Odoi disiapkan jadi penerus Arjen Robben.

Walau gagal pindah Januari lalu, Hudson-Odoi diyakini akan kembali dikejar Munchen musim panas nanti.

Hudson-Odoi juga mulai gelisah di Chelsea. Pasalnya manajer Maurizio Sarri jarang memberikan menit bermain kepadanya musim ini.

2 dari 3 halaman

Komentar Terry

Striker Chelsea, Callum Hudson-Odoi (AP/Matt Dunham)

Kemungkinan Hudson-Odoi pergi membuat cemas Terry. Terry meminta Chelsea harus mempertahankan Hudson-Odoi.

“Kami memiliki pemain seperti Hudson-Odoi dan sangat penting untuk mempertahankannya,” ujar Terry seperti dikutip dari Tribal Football.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Inggris

Penyerang Timnas U-22 Marinus Wanewar Lebih Sering Tersenyum, Apa Rahasianya?

Jakarta – Marinus Wanewar jadi bahan pembicaraan di Piala AFF U-22 2019 karena aksi-aksinya. Tidak hanya mencetak tiga gol untuk Timnas U-22, Marinus juga terlihat lebih sering tersenyum. Dia juga kerap melakukan aksi-aksi jenaka.

Sifat tempramental dan mudah marah sebelumnya melekat pada sosok Marinus Wanewar. Hal itu terjadi ketika Marinus melakukan aksi tak senonoh pada SEA Games 2017.

Namun, Marinus sekarang ternyata sudah berubah. Pemain yang baru genap berusia 22 tahun itu memang pada awal laga Piala AFF U-22 2019 sempat marah karena gagal bermain. Hal itu diluapkan Marinus dengan membanting botol minuman.

Namun, pada laga-laga selanjutnya, Marinus tampak semakin sering tersenyum. Selain mendapatkan kesempatan bermain, hal itu ternyata merupakan pesan dari Dokter Timnas U-22 Indonesia, Syarif Alwi.

Pria yang akrab disapa Papi itu bercerita, ketika sedang dalam lorong di The National Olympic Stadium, Phnom Penh, dirinya membisikkan sesuatu pada Marinus. Dokter Timnas U-22  itu meminta agar Marinus lebih sering tersenyum dan tak mudah terprovokasi lawan.

“Jadi, kamu kalau diprovokasi dan diganggu lawan, senyumin saja. Biar mereka yang malah terpancing,” kenang Papi ketika berbicara kepada Marinus.

“Akan tetapi, kalau kamu sedang berada di depan gawang dan berhadapan dengan kiper, bikin muka serius dan yang paling seram. Biar itu kiper takut sama kamu sehingga bisa bikin gol,” ucap Papi.

2 dari 2 halaman

Bikin Emosi Lawan

Nasihat yang diberikan Papi ternyata didengar Marinus Wanewar. Berkat aksinya selalu tersenyum mengejek, hal itu lantas sering membuat emosi lawan terpancing sehingga konsentrasi menjadi terpecah.

Marinus Wanewar saat ini menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sementara di Piala AFF U-22 2019 dengan koleksi 3 gol. Marinus bakal menjadi andalan Timnas Indonesia U-22 pada laga final kontra Thailand yang berlangsung Selasa (26/2/2019).

View this post on Instagram

Jurnalis KLY Sports, Zulfirdaus Harahap dan Rizki Hidayat akan melaporkan langsung dari Kamboja dan Thailand untuk dua event olahraga berbeda. Di Kamboja, akan ada turnamen Piala AFF U-22 yang berlangsung dari tanggal 17 sampai 26 Februari. Sementara di Thailand akan ada turnamen E-Sports Asia Pacific Predator League 2019, yang mempertandingkan game Dota 2 dan PUBG. Laporan eksklusif akan dikirim oleh kedua reporter Bola.com untuk KLY Sports selama turnamen berlangsung. #BolacomID #LaporanLangsung #Kamboja #Thailand #PialaAFFu22 #ESports

A post shared by Bola.com (@bolacomid) on

Pellegrini Ungkap Masalah City Raih 4 Gelar

Liputan6.com, London – Manuel Pellegrini menilai peluang Manchester City untuk meraih empat gelar masih sangat terbuka. Namun eks manajer The Citizens itu mengingatkan agar Pep Guardiola memperhatikan padatnya jadwal pada akhir musim.

City baru saja meraih trofi pertamanya musim ini. Mereka menjadi juara Piala Liga Inggris setelah mengalahkan Chelsea di final.

Selain itu City masih bertahan di tiga kompetisi lain. Yakni perempat final Piala FA, perempat final Liga Champions, dan berada di posisi kedua Liga Inggris.

“City sedang dalam momen bagus. Saya pikir mereka akan melaju di semua kompetisi,” kata Pellegrini seperti dilansir Evening Standard.

‘”Mereka kini berada di perempat final Liga Champions, dan leg kedua akan bermain di kandang sendiri. Jadi saya pikir mereka takkan tersingkir. Sementara di Liga Inggris, posisi mereka juga tak jauh dengan Liverpool.”

2 dari 3 halaman

Jadwal Padat

Gelandang dan kiper Manchester City, Raheem Sterling dan Ederson berbaring di dekat trofi setelah memenangkan final Piala Liga Inggris melawan Chelsea di Wembley, Minggu (24/2). Manchester City berhasil menjadi juara Piala Liga Inggris (Adrian DENNIS/AFP)

Meski demikian Pellegrini menyebut rencana City merebut empat gelar bisa terkendala jadwal yang padat. Apalagi klub Liga Inggris tak mengenal libur pada Natal dan Tahun Baru kemarin.

“Semakin City melaju, maka jadwal semakin padat. Mereka bisa saja bermain empat kali sepekan,” ujar Pellegrini.

“Saya merasakannya sendiri sebelum akhirnya disingkirkan Barcelona di Liga Champions. Namun apapun bisa terjadi di sepak bola,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Inggris

Pemain Manchester City merayakan setelah memenangkan pertandingan final Piala Liga Inggris melawan Chelsea di Wembley, Minggu (24/2). Manchester City dipaksa bertarung hingga babak adu penalti untuk mengandaskan perlawanan Chelsea. (AP/ Tim Ireland)

Berikut jadwal Liga Inggris selengkapnya:

Rabu (27/2/2019)

02:45 WIB, Cardiff City vs Everton FC

02:45 WIB, Huddersfield vs Wolverhampton

02:45 WIB. Leicester City vs Brighton Albion

03:00 WIB, Newcastle United vs Burnley

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Prediksi Persija Vs Becamex Binh Duong: Tantangan Perdana Macan Kemayoran

Jakarta Persija Jakarta akan menghadapi klub Vietnam, Becamex Binh Duong FC, pada penyisihan Grup G Piala AFC 2019,  di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Dalam laga ini, Persija akan menguji beberapa pemain baru, yakni Silvio Escobar dan Steven Paulle. Silvio didaulat menggantikan peran Marko Simic. Selain Paulle, Persija juga mendapat tambahan tenaga, yakni Rohit Chand. 

Pelatih Persija, Ivan Kolev, menyebut Persija harus bekerja keras untuk meladeni Becamex. Ivan menilai, Becamex juga membawa spirit sepak bola Vietnam yang sedang menanjak dalam beberapa tahun terakhir.

“Mugkin pertandingan sangat ketat, karena kami besok melawan tim yang bagus. Kami sudah lihat satu pertandingan mereka. Tim ini cukup sulit. Organisasinya bagus. Selain itu mereka punya pemain yang lincah,” katanya.

Ivan menginstruksikan skuatnya untuk tampil habis-habisan, apalagi di depan pendukung sendiri. Tiga poin wajib diamankan.

Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat latihan jelang laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Senin (25/2/2019). Persija akan Melawan Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di sisi lain, pelatih Becamex Binh Duong FC, Tran Minh Chien, tak gentar menghadapi tekanan Persija yang dikenal memiliki dukungan besar dari suporter di SUGBK.

“Sebelum datang ke Indonesia kami sudah menjalani laga yang sulit, sekali kalah dan menang. Kami ke Indonesia dengan motivasi besar. Kami tahu Persija didukung suporter yang jumlahnya besar. Ini menjadi tantangan buat kami,” katanya.

Tran Minh Chien menegaskan, laga Persija Jakarta kontra Becamex Binh Duong akan berjalan seru. Apalagi, kedua tim juga memiliki pemain muda dan beberapa pilar yang sudah berpengalaman di Piala AFC.

2 dari 3 halaman

Bidik Kemenangan

Pemain Persija Jakarta berdoa sebelum latihan jelang laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Senin (25/2/2019). Persija akan Melawan Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemain Persija, Ramdani Lestaluhu, membidik kemenangan pada laga perdana ini.

“Pertandingan nanti adalah laga pertama di AFC sekaligus kandang pertama. Pada tiap laga kandang harus maksimal karena dengan sistem ini, butuh poin,” katanya.

Menurut Ramdani, klub Vietnam tidak mudah ditaklukkan, walau pada Piala AFC 2018, Persija sudah berpengalaman. Pada Piala AFC 2018, Persija menghadapi Song Lam Nghe Anh dan meraih hasil imbang di Vinh serta menang di Jakarta.

Namun, Ramdani mengakui Persija patut mewaspadai pemain Vietnam secara individu. “Sepak bola kita berkembang, tapi secara individu tidak terlalu jauh dengan Vietnam. Sebagai pemain fokus saja, lihat nanti saja di lapangan,” kata Ramdani.

Duel Persija Jakarta kontra Becamex Binh Duong FC digelar jam 15.30 WIB dan ditayangkan langsung di MNC TV.

3 dari 3 halaman

Komposisi Pemain

Pemain Persija Jakarta memasuki lapangan saat latihan jelang laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Senin (25/2/2019). Persija akan Melawan Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Prakiraan Susunan Pemain

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (Kiper); Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Steven Paulle, Dany Saputra (Belakang); Sandi Darman Sute, Rohit Chand, Bruno Matos (Tengah); Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Silvio Escobar (Depan)

Pelatih: Ivan Kolev

Becamex Binh Duong FC (4-3-3): Tan Truong (Kiper); Ho Tan Tai, Dong Trieu, Nguyen Thanh Long, To Van Vu (Belakang); Nguyen Anh Tai, Ho Sy Giap, Rabo Ali (Tengah); Wander Luiz, Nguyen Trung Tin, Victor Mansary

Pelatih: Nguyen Tanh Sienh

Final Piala AFF U-22 2019, Begini Perjalanan Timnas Indonesia U-22 dan Thailand ke Partai Puncak

Jakarta Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni pertandingan penentuan juara Piala AFF U-22 2019 pada Selasa (26/2/2019) di Olympic Stadium, Kamboja. Thailand, lawan yang dihadapi bukan tim yang asing.

Thailand, spesialis sukses di berbagai level turnamen Asia Tenggara. Tim Negeri Gajah Putih mungkin sudah bosan mengangkat trofi sanking seringnya menjadi juara.

Sementara itu, Tim Merah-Putih selalu kesulitan menjadi yang terbaik. Semenjak 1991 menjadi juara SEA Games, Indonesia baru mengakhiri paceklik gelar pada Piala AFF U-19 2013, dan kemudian diikuti kesuksesan di Piala AFF U-16 2018 lalu.

Di level senior, nama Timnas Indonesia tak pernah masuk dalam catatan buku sejarah sebagai juara.

Menariknya Indra Sjafri, yang menukangi Timnas Indonesia U-22 saat ini adalah aktor sukses Timnas Indonesia U-19 lima tahun silam.

Sang mentor dianggap sosok yang membangkitkan euforia sepak bola usia dini. Di tangannya lahir bintang-bintang berkelas macam Evan Dimas, Putu Gede, Ilham Udin Arymain.

Bersama Timnas Indonesia U-22, Indra membawa bintang-bintang wajah baru. Osvaldo Haay, Marinus Wanewar, Lutfi Anwar, bersiap mencetak sejarah baru bagi sepak bola Indonesia, yang tengah koyak dengan kasus-kasus pengaturan skor di kompetisi domestik. 

2 dari 3 halaman

Timnas Indonesia U-22 Sempat Terseok di Penyisihan

Para pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan gol yang dicetak Witan Sulaeman ke gawang Malaysia U-22 pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (20/2). Kedua negara bermain imbang 2-2. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Langkah Timnas Indonesia U-22 menunju final Piala AFF U-22 2019 tak mulus. Terutama saat melakoni tiga laga penyisihan Grup B.

Pada laga pertama penyisihan Grup B, Tim Garuda Muda ditahan 1-1 oleh Myanmar. Ketika itu lawan lebih dulu menjebol gawang Indonesia, sebelum akhirnya Rachmat Irianto mencetak gol pada menit ke-38 dan membawa Indonesia meraih poin satu.

Dari segi hasil, Timnas Indonesia U-22 masih belum ada peningkatan saat melakoni laga kedua di Grup B (20/2/2019). Berjumpa musuh bebuyutan, Malaysia, Tim Merah-Putih kembali meraih skor imbang, kali ini 2-2.

Timnas Indonesia U-22 sempat unggul dua kali, lewat Marinus Wanewar menit ke-52 dan Witan Sulaeman menit ke-77, namun dua kali pula gawang Indonesia jebol, hingga akhirnya Indonesia terpaksa berbagi poin lagi dengan lawan. 

Pada laga terakhir Grup B, partai terakhir, yang sekaligus jadi penentu kelolosan ke semifinal, Timnas Indonesia U-22 dengan gagah berani menantang tuan rumah, Kamboja (22/2/2019).

Meski sudah memastikan lolos ke semifinal sebagai juara grup sejak laga kedua berkat kemenangan beruntun, Kamboja tetap merepotkan Indonesia. Namun, tekad tak mau angkat koper dan mengharumkan nama bangsa, menyelimuti setiap pemain Tim Garuda.

Marinus Wanewar jadi sorotan dalam laga ini menyusul brace yang dicetaknya pada menit ke-19 dan ke-83. Indonesia akhirnya menyudahi perlawanan Kamboja dengan skor 2-0.

Indonesia memastikan tempat di semifinal dengan koleksi poin lima dan jadi runner-up Grup B, menantang Vietnam yang berstatus juara Grup A.

Grafik Timnas Indonesia U-22 kian menanjak. Di semifinal, Bagas Adi cs. merontokkan Vietnam, satu di antara kandidat juara turnamen ini.

Vietnam ke semifinal sebagai juara Grup A, namun Timnas Indonesia U-22 tak gentar. Tim Merah-Putih tampil cukup apik untuk menahan setiap gempuran lawan.

Bahkan, mampu menjebol gawang Vietnam lewat tendangan bebas cantik yang dieksekusi Luthfi Kamal pada menit ke-69. Itulah satu-satunya gol yang tercipta, dan Indonesia pun ke final.

Timnas Indonesia U-22 tentu diharapkan mampu menyuguhkan permainan yang kian moncer dan mencapai puncaknya pada partai final melawan Thailand. Dengan begitu, trofi juara bisa dibawa pulang ke Tanah Air.

3 dari 3 halaman

Thailand Kelelahan di Semifinal

Duel Timnas Vietnam U-22 vs Timnas Thailand U-22 di Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Kamis (21/2/2019). (Bola.com/Dok. VFF)

Sebaliknya, langkah Timnas Thailand U-22 cenderung mulus hingga ke laga puncak.

Tim asuhan Alexandre Lima, belum tersentuh kekalahan serta kebobolan dalam waktu normal pertandingan selama Piala AFF U-22 2019. Sang arsitek asal Brasil yang didapuk jadi nakhoda tim pada awal November 2018 terlihat sukses menjaga tempo permainan Timnas Thailand U-22.

Menghadapi jadwal padat turnamen, Thailand tak habis-habisan di awal namun gembos di akhir. 

Di fase penyisihan Grup A Thailand menang 1-0 dan 3-0 masing-masing atas Timor Leste dan Filipina, bermain tanpa gol kontra Vietnam.

Mereka melaju ke semifinal dengan status runner-up Grup A. Memasuki periode knock-out Tim Negeri Gajah Putih Muda bersua tuan rumah Kamboja yang jadi tim kuda hitam di penyisihan.

Thailand menang 5-3 dalam adu penalti atas Kamboja (0-0) di semifinal.

Pelatih Thailand, Alexandre Gama, mengakui kalau anak asuhnya mengalami kesulitan dengan gaya permainan Timnas Kamboja U-22. Timnas Thailand U-22 akan menghadapi Timnas sepak bola Indonesia U-22 di final Piala AFF U-22.

Sebab Timnas Thailand U-22 kerap mengalami masalah saat berusaha membangun serangan. Apalagi pada laga tersebut anak asuh Gama juga jarang memegang bola.

“Saya tahu bahwa kami bisa bermain lebih baik jika kami memegang bola lebih banyak. Tapi itu adalah sesuatu yang bisa kami tingkatkan dari laga ke laga,” kata Gama.

Pernyataan Gama jangan diartikan secara harafiah bahwa Timnas Thailand U-22 punya persoalan jelang laga final. Pernyataan model ini seringkali dilontarkan pelatih berbagai tim untuk mengecoh lawan.

Realitasnya Thailand di berbagai level dikenal sebagai tim jagoan turnamen level Asia Tenggara. Sudah sering terjadi mereka bermain biasa saja di penyisihan, namun intensitas permainan ditingkatkan begitu memasuki periode knock-out.  Timnas Indonesia U-22 perlu mencermati hal ini, karena Tim Merah-Putih kerap tersandung di pengujung turnamen.

Bek Asing Andalan Persib Tak Sabar Tampil di Piala Presiden 2019

Liputan6.com, Bandung – Persib Bandung antusias menyambut Piala Presiden 2019. Bek asing mereka, Bojan Malisic, bahkan mengaku sudah tak sabar lagi beraksi di turnamen pramusim yang akan ditayangkan Indosiar ini.

Malisic pun mengusung misi khusus di Piala Presiden 2019. Pemain asal Serbia itu berambisi membawa Persib berpestasi lebih baik, daripada tahun lalu.

“Ya, tidak lama lagi kami segera bermain di Piala Presiden. Kali ini tentu harus lebih baik dari musim kemarin (2018). Saya tentu tidak mau Persib hanya terhenti di babak penyisihan saja seperti yang lalu,” kata Mali di situs resmi Persib.

Di Piala Presiden 2018, Persib memang tak mampu bicara banyak. Ketika itu, Persija Jakarta yang jadi juara. Persib sendiri merupakan juara Piala Presiden edisi perdana, tahun 2015.

Di Piala Presiden 2019, tergabung di Grup A bersama PS Tira-Persikabo, Perseru Serui, dan Persebaya Surabaya. Duel Persib vs PS Tira-Persikabo, Sabtu (2/3) di Stadion Si Jalak Harupat, akan jadi laga pembuka Piala Presiden 2019.

2 dari 3 halaman

Tuan Rumah

Bek Persib Bandung, Bojan Malisic, melakukan selebrasi usai membobol gawang Arema FC pada laga Liga 1 di Stadion GBLA, Jawa Barat, Kamis (13/9/2018). Persib menang 2-0 atas Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Persib sendiri memang ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah Piala Presiden 2019. Stadion kandang mereka, Si Jalak Harupat ditetapkan sebagai venue untuk pertandingan di fase Grup A.

Total, ada lima stadion di lima kota yang didaulat jadi tuan rumah Piala Presiden 2019. Selain Bandung dengan Si Jalak Harupat, ada juga Patriot (Bekasi), Moch Soebroto (Magelang), Maguwoharjo (Sleman), dan Kanjuruhan (Malang).

3 dari 3 halaman

Motivasi Besar

Malisic juga mengungkapkan motivasi besar yang saat ini menghinggapi pemain Persib. Pasalnya, mereka baru lolos ke 8 besar Piala Indonesia.Diharapkan sukses ini bisa berimbas ke performa mereka di Piala Presiden 2019.

“Kami sedang dalam situasi yang sangat bagus. Persiapan dan latihan selalu bagus. Tentu semua pemain bersemangat untuk Piala Presiden setelah hasil yang cukup bagus di Piala Indonesia,” paparnya.

Jadwal Final Piala AFF 2019: Timnas Indonesia U-22 Vs Thailand

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 akhirnya memastikan diri ke final Piala AFF U-22 2019. Dalam partai semifinal, Garuda Muda menyingkirkan Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Di partai puncak, tim asuhan Indra Sjafri ini akan berhadapan dengan lawan kuat, Thailand. Thailand sendiri lolos ke final usai mengalahkan tuan rumah Kamboja lewat adu tendangan penalti di semifinal lainnya.

Duel Timnas Indonesia U-22 vs Thailand di partai puncak pun dipastikan berlangsung sengit. Pasalnya, kedua tim memang sudah lama jadi musuh bebuyutan, baik di ajang SEA Games atau Piala AFF senior.

Thailand sendiri merupakan juara bertahan di ajang ini. Sementara bagi Timnas U-22, ini pertama kali tampil di kejuaraan Piala AFF U-22.

Berikut jadwal timnas Indonesia U-22 vs Thailand di final Piala AFF U-22 2019.

2 dari 2 halaman

Jadwal

Para pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan kemenangan atas Vietnam pada laga Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019). Indonesia menang 1-0 atas Vietnam. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Timnas Indonesia U-22 vs Timnas Thailand U-22

Selasa (26/2/2019)

Jam: 18.30 WIB

Stadion: Olympic, Phnom Penh

Siaran Langsung: RCTI

Pramusim MotoGP: Lorenzo Tambah Pede Kendati Catatan Waktunya Kalah dari Marquez

Liputan6.com, Doha – Pembalap baru Repsol Honda, Jorge Lorenzo mengaku dirinya berhasil menambah rasa percaya dirinya dalam mengendarai RC213V, meski hanya mampu mencatatkan waktu tercepat ke-18 pada hari kedua uji coba pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (24/2) malam waktu setempat.

Dalam uji coba ini, Lorenzo menyatakan bahwa fokus utamanya adalah memperbaiki mindset-nya usai tiga bulan tak mengendarai motor MotoGP, mengingat ia harus absen dari uji coba Malaysia awal bulan ini akibat cedera patah tulang scaphoid pergelangan tangan kiri. Jika pada hari pertama ia mencatat 1 menit 57,090 detik, ia berhasil 1,348 detik lebih cepat pada hari kedua.

“Hari ini cukup baik, karena saya bisa lebih cepat dibanding kemarin, dan saya lebih nyaman. Kami menemukan beberapa solusi yang bisa menaikkan rasa percaya diri saya nyaris di semua tikungan,” terang Lorenzo, seperti dilansir GPOne.

“Ini adalah langkah pertama dari perjalanan membuat motor kami lebih cocok dengan saya. Yang terpenting, kami tak terlalu jauh dari para rider terdepan,” ujarnya.

Meski hanya duduk di posisi 18 di tes pramusim MotoGP di Qatar, Lorenzo juga tak kelewat kecewa, karena dirinya hanya tertinggal 1,149 detik dari rider tercepat, Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan hanya tertinggal 0,738 detik dari tandemnya, Marc Marquez yang duduk di posisi 5.

“Kami ada di posisi bawah karena nyaris 20 pebalap berada dalam margin satu detik. Kami semua berdekatan, tapi jika Anda lebih cepat 0,5 detik, Anda bisa ada di posisi atas,” paparnya.

2 dari 3 halaman

Kepercayaan Diri

Dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (kiri) dan Jorge Lorenzo (kanan), diperkenalkan sebagai pembalap untuk MotoGP 2019 di Madrid, Rabu (23/1/2019). (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

“Tapi langkah terpenting dibanding kemarin adalah kepercayaan diri saya dari sudut pandang kondisi fisik,” ungkap pembalap berjuluk Por Fuera.

Bandingkan dengan Data Marquez-CrutchlowDemi mengevaluasi performanya, Lorenzo juga terus melakukan perbandingan dengan data milik Marquez dan rider LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow. Lima kali juara dunia ini juga mengakui bahwa dirinya masih tertinggal jauh dari kedua rider tersebut.

3 dari 3 halaman

Perbedaan Besar

“Saya lihat data Marc dan Cal. Saya lakukan itu setiap hari dan ini normal saja. Tapi memang ada perbedaan besar pada data kami. Saat ini saya masih jauh tertinggal, namun secara perlahan saya mendekat,” beber Lorenzo.

“Honda juga berbeda dengan motor yang biasa saya kendarai, jadi saya juga harus mengendarainya dengan cara berbeda. Saya harap bakal cocok dengan gaya balap saya,” tuturnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Cedera Berkepanjangan, Eks Arsenal Pilih Pensiun Dini

Liputan6.com, London – Eks Arsenal, Abou Diaby akhirnya memutuskan gantung sepatu pekan ini. Cedera berkepanjangan menjadi alasan pensiun dini pemain berusia 32 tahun itu.

Sepanjang kariernya, Diaby memang akrab dengan cedera. Itu sebabnya dia tak pernah mencapai puncak performa baik di klub maupun timnas.

Selama 10 musim membela Arsenal, Diaby hanya tampil dalam 180 laga. Bahkan ia gagal menyumbangkan gelar apapun bagi Arsenal karena waktu bermain yang minim.

“Ini adalah keputusan sulit, namun saya sudah memikirkannya matang-matang. Setelah dilepas Marseille saya berusaha untuk kembali, namun tidak semudah yang dibayangkan,” ujar Diaby seperti dilansir Evening Standard.

“Dalam beberapa tahun terakhir kondisi fisik saya sangat bermasalah. Jadi itu sangat sulit, jadi saya pikir sekarang waktu yang tepat untuk gantung sepatu,” katanya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Tanggapan Arsenal

Abou Diaby (AFP PHOTO / PASCAL GUYOT)

Arsenal ikut berkomentar setelah Diaby mengumumkan pensiun. Mereka berharap Diaby menemukan karier lain yang lebih bagus.

“Terima kasih untuk memorinya Abou Diaby. Kami mendoakan yang terbaik setelah Anda pensiun,” bunyi status Arsenal di Twitter.

Arsenal juga meminta suporter untuk memilih momen favorit saat Diaby membela Arsenal. Respons suporter Arsenal pun sangat positif dengan pensiunnya Diaby.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Ilustrasi Logo Liga Inggris. (AFP/Jon Super)

Berikut jadwal Liga Inggris selengkapnya:

Rabu (27/2/2019)

02:45 WIB, Cardiff City vs Everton FC

02:45 WIB, Huddersfield vs Wolverhampton

02:45 WIB. Leicester City vs Brighton Albion

03:00 WIB, Newcastle United vs Burnley

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Wonderkid AS Roma Tolak Godaan Mino Raiola

Liputan6.com, Jakarta Nama Nicolo Zaniolo menjadi buah bibir di Liga Italia Serie A 2018-2019. Pemuda 19 tahun itu tampil menawan bersama AS Roma di musim penuh pertamanya di Serie A.

Zaniolo menjadi pemain tak tergantikan di lini tengah Roma. Pemuda Italia itu baru direkrut AS Roma dari Inter Milan musim panas lalu. Roma mendapatkannya sebagai bagian dari transfer Radja Nainggolan. 

Kehebatan Zaniolo membuat agen kenamaan Mino Raiola tertarik untuk menjadikannya salah satu kliennya. Meski Raiola punya rekam jejak mampu mengorbitkan pemain-pemain muda berbakat, Zaniolo tidak tertarik.

Ayah Zaniolo, Igor, memastikan putranya tidak akan bergabung dengan agensi milik Raiola. Zaniolo akan tetap memakai agen saat ini Claudio Vigorelli.

“Raiola sudah meminta informasi dan dia tertarik pada Zaniolo. Tapi Vigorelli akan tetap menjadi agen Nicola untuk waktu yang lama,” ujar Igor kepada Corriere dello Sport.

2 dari 3 halaman

Betah di Roma

Nicolo Zaniolo (AFP/Andreas Solaro)

Igor juga menegaskan Zaniolo masih betah bermain di AS Roma. Zaniolo tak tergiur untuk pindah ke Juventus yang sangat berminat.

“Pada akhir musim akan ada pertemuan dengan Roma untuk kontrak barunya. Tidak ada ada masalah berarti,” terang Igor.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia

Messi Masih Berambisi Raih Treble Winner Lagi bersama Barcelona

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona tengah bersiap menghadapi salah satu pekan tersibuk mereka musim ini. Blaugrana akan melawat ke markas Real Madrid dua kali dalam sepekan, satu untuk Copa del Rey, satu lagi untuk La Liga. Dua laga tersebut diprediksi akan jadi penentu.

Kamis (28/2) dini hari WIB, Barca melawat ke Santiago Bernabeu untuk mempertandingkan leg kedua semifinal Copa del Rey 2018/19. Pada leg pertama di Camp Nou lalu, laga berakhir imbang 1-1, yang artinya tugas Barcelona cukup berat.

Setelahnya, Minggu (3/3) mendatang, Barca kembali melawat ke markas Los Blancos, kali ini dalam ajang La Liga. Jika Barca kalah, Madrid akan semakin dekat ke puncak klasemen. Dua laga ini sama-ama penting.

Meski demikian, bersama Lionel Messi, Barca mungkin bisa membuat keajaiban lagi. Sejak awal musim ini, Messi menegaskan dia ingin mengembalikan trofi Liga Champions ke tangan Barcelona.

Kendati demikian, bukan berarti dia meminta Barcelona mengabaikan kompetisi lainnya. La Liga dan Copa del Rey tetap penting, Messi menegaskan Barca akan melakukan semuanya untuk menjuarai setiap kompetisi yang mungkin mereka menangkan.

“Kami tidak meremehkan kompetisi mana pun. Kami akan mencoba menjuarai semuanya,” tegas Messi, dikutip dari Marca.

2 dari 3 halaman

Selangkah Lagi

Mesin gol Barcelona, Lionel Messi. (AFP/Lluis Gene)

“Dan hal pertama yang kami pikirkan soal itu adalah bahwa kami hanya selangkah lagi dari final Copa [del Rey].”

Messi jelas akan dimainkan pada dua laga melawan Madrid tersebut. Valverde tidak akan berani mengistirahatkan pemain yang begitu penting. Terlebih, Messi memiliki kenangan manis dengan markas Madrid.

3 dari 3 halaman

Menyukai Bernabeu

Messi mencintai Santiago Bernabeu. Dia sudah mencetak 15 gol dari 19 pertandingan di sana. Namun, yang mengejutkan adalah dia tidak pernah menjebol gawang Madrid di ajang Copa del Rey.

Messi sudah menjuarai Copa del Rey enam kali sepanjang kariernya, tapi bukan berarti dia akan meremehkan kompetisi tersebut. Target Messi begitu jelas: hanya treblewinner.

Sumber: Bola.net 

Saksikan video pilihan di bawah ini

Jadwal Liga Italia Pekan ke-26: Kans AC Milan Raih Tiga Poin

Liputan6.com, Milan – Jadwal Liga Italia pekan ke-26 bakal mempertemukan AC Milan vs Sassuolo di San Siro, Minggu (3/3/2019). Partai ini menjadi kesempatan emas bagi pasukan Gennaro Gattuso untuk menjaga tren kemenangan.

AC Milan belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir. Rossoneri meraup empat kemenangan dan sekali imbang.

Hebatnya, mereka juga berhasil mencetak lebih dari satu gol dalam empat kemangan tersebut. Total, AC Milan memborong 11 gol dan hanya kebobolan satu gol.

Meningkatnya performa AC Milan tidak terlepas dari kedatangan Krzysztof Piatek. Ya, striker asal Polandia itu telah mencetak lima gol sejak bergabung dari Genoa pada bursa transfer Januari.

Piatek berada di urutan kedua dengan 18 gol dalam daftar pencetak gol terbanyak di Liga Italia. Ia hanya terpaut satu gol dari bomber Juventus, Cristiano Ronaldo.

Selain AC Milan vs Sassuolo, jadwal Liga Italia pekan ke-26 akan mempertemukan Lazio vs AS Roma.

Berikut jadwal Liga Italia pekan ke-26 selengkapnya:

Sabtu (2/3/2019)

Piatek Impresif, AC Milan Lolos Ke Semifinal Coppa Italia
AC Milan akan menghadapi Sassuolo pada pekan ke-26 (AP/Antonio Calanni)

02:30 WIB, Cagliari vs Inter Milan

21:00 WIB, Empoli vs Parma

Minggu (3/3/2019)

00:00 WIB, AC Milan vs Sassuolo

02:30 WIB, Lazio vs AS Roma

18:30 WIB, Torino vs Chievo

21:00 WIB, Udinese vs Bologna

21:00 WIB, Genoa vs Frosinone

21:00 WIB, SPAL Vs Sampdoria

Senin (4/3/2019)

00:00 WIB, Atalanta vs Fiorentina

02:30 WIB, Napoli vs Juventus

Lanjutkan Membaca ↓

Inter Milan Jadi Klub Idaman Mourinho, Sinyal Merapat?

Liputan6.com, Milan – Hingga sekarang, Jose Mourinho masih belum menambatkan hatinya kepada klub manapun. Pelatih asal Portugal tersebut memiliki kriteria khusus yang dulunya pernah ia dapatkan saat masih menukangi tim raksasa Italia, Inter Milan.

Seperti yang diketahui, Mourinho dilengserkan dari jabatannya sebagai pelatih Manchester United pada bulan Desember 2018 lalu. Ia dianggap sebagai biang dari serangkaian hasil buruk yang dituai oleh The Red Devils sejak awal musim 2018/2019 ini.

Selepas dari Old Trafford, Mourinho masih belum menerima pinangan dari banyak klub besar Eropa. Beberapa tim, seperti Real Madrid dan Inter Milan, sempat dikabarkan tertarik. Namun keduanya belum melakukan pergerakan hingga sekarang.

Pelatih asal Portugal itu sendiri sebenarnya cukup milih-milih saat menentukan klub selanjutnya. Saat diwawancarai oleh Telegraph, Mourinho berujar bahwa dirinya tertarik untuk menukangi klub memiliki potensi dan kesabaran untuk menjadi ‘pemburu gelar’.

“Sebuah klub yang belum siap untuk menjadi pemburu gelar sesegera mungkin, tapi dengan ambisi untuk menjadi pemburu gelar,” tutur Mourinho saat ditanya mengenai kriteria klub idaman berikutnya, yang mengarah ke Inter Milan.

“Bila itu adalah klub yang tak memiliki ambisi, saya tidak akan mau. Saya menolak (tawaran pekerjaan) itu karena saya menginginkan sepak bola dengan level tinggi serta ambisi pada level tertinggi,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Punya Ideologi

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti (Tiziana FABI / AFP)

Namun, Mourinho melanjutkan, itu adalah syarat nomor dua dalam klasifikasi klub idamannya. Yang pertama adalah klub tersebut harus berisikan orang-orang yang memiliki ideologi juga bisa bekerja sama dengannya, seperti waktu di Inter Milan dulu.

“Itu adalah kriteria kedua saya. Kriteria pertama adalah rasa empati secara struktural. Saya ingin bekerja dengan orang yang saya sukai, Orang yang ingin saya ajak bekerja sama, yang di mana saya senang bekerja dengannya, dengan orang yang memiliki ide yang sama dengan saya,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Bagian Terpenting

“Saya memiliki itu semua di Inter. Ada klub seperti ini. Normalnya, itu adalah bagian terpenting dalam sebuah klub yang sukses,” tandasnya.

Bersama Inter, Mourinho bisa dibilang mencapai puncak kesuksesan sebagai seorang pelatih. Pria yang kerap dijuluki ‘The Special One’ itu berhasil mengantar Nerazzurri meraih treble pada musim 2008/2009 silam.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

NBA: LeBron James Ukir Rekor, Lakers Gagal Kalahkan Grizzlies

Liputan6.com, Jakarta LeBron James kembali masuk buku sejarah NBA. LeBron menorehkan rekor saat Los Angeles Lakers berhadapan dengan Memphis Grizzlies di lanjutan NBA, Selasa (26/2/2019) pagi WIB.

Mantan pemain Miami Heat itu menjadi pemain pertama yang berhasil masuk 10 besar poin dan assists terbanyak sepanjang masa di NBA. 

LeBron menempati posisi lima pencetak poin terbanyak sepanjang masa. Dan pada laga kontra Grizzlies, LeBron sukses masuk 10 besar pencetak assists terbanyak sepanjang masa NBA.

Total LeBron sudah membuat 8.529 assists. Dia melewati pencapaian Andre Miller yang sebelumnya berada di urutan 10.

LeBron juga tidak lama lagi akan menggusur Michael Jordan sebagai pencetak poin terbanyak keempat di NBA. LeBron hanya terpaut sekitar 150 poin lagi.

Pada laga kontra Grizzlies, LeBron gagal menolong Lakers. Grizzlies menang 110-105 di FedEx Forum. Pada laga tersebut LeBron padahal membuat triple double.

2 dari 2 halaman

Triple Double

LeBron James finis dengan 24 poin, 12 rebound dan 11 assists. Top skorer Lakers di laga ini adalah Brandon Ingram dengan 32 angka.

Mike Conley menjadi mimpi buruk bagi Lakers. Conley membuat 30 poin saat Grizzlies menjamu Lakers.

Tantang Persija, Becamex Binh Duong Tidak Sabar Rasakan Atmosfer SUGBK

Jakarta – Pelatih Becamex Binh Duong Tran Minh Chien antusias menghadapi Persija Jakarta pada laga Grup G AFC Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2/2019).

Beberapa alasan yang membuatnya merasa demikian adalah basis suporter besar Persija dan kesempatan tampil di SUGBK.

“Sebelum datang ke Indonesia kami sudah menjalani laga yang sulit, sekali kalah dan menang. Kami ke Indonesia dengan motivasi besar. Kami tahu Persija didukung suporter yang jumlahnya besar. Ini menjadi tantangan buat kami,” katanya.

Tran Minh Chien menegaskan, laga besok akan berjalan seru. Walau timnya didominasi pemain muda, ada 4-5 pemain yg sudah berpengalaman di AFC Cup.

“Demikian juga Persija. Mereka berpengalaman di kompetisi AFC,” ucapnya.

Tran Minh Chien juga mengakui timnya berbeda dengan Song Lam Nghe Anh, tim yang menjadi lawan Persija pada AFC Cup 2018. Dalam dua laga, Persija menang di SUGBK dan meraih hasil imbang di Vinh.

“Gaya SLNA dan Becamex berbeda. Tahun lalu SLNA kalah pada menit-menit terakhir, mereka punya gaya bermain yang cepat. Becamex punya filosofi permainan tersendiri. Jadi tidak akan memakai strategi yang sama,” jelasnya.

Sementara itu, pemain Becamex, Nguyen Than Long, berharap timnya mendapat semangat dari penonton. Ia menilai Persija memiliki pemain berkualitas dan punya kekuatan tersendiri bila tampil di SUGBK.

Sumber: Bola.com

Jadwal Final Piala AFF 2019: Timnas Indonesia U-22 Vs Vietnam

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 akhirnya memastikan diri ke final Piala AFF U-22 2019. Dalam partai semifinal, Garuda Muda menyingkirkan Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Di partai puncak, tim asuhan Indra Sjafri ini akan berhadapan dengan lawan kuat, Thailand. Thailand sendiri lolos ke final usai mengalahkan tuan rumah Kamboja lewat adu tendangan penalti di semifinal lainnya.

Duel Timnas Indonesia U-22 vs Thailand di partai puncak pun dipastikan berlangsung sengit. Pasalnya, kedua tim memang sudah lama jadi musuh bebuyutan, baik di ajang SEA Games atau Piala AFF senior.

Thailand sendiri merupakan juara bertahan di ajang ini. Sementara bagi Timnas U-22, ini pertama kali tampil di kejuaraan Piala AFF U-22.

Berikut jadwal timnas Indonesia U-22 vs Thailand di final Piala AFF U-22 2019.

2 dari 2 halaman

Jadwal

Para pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan kemenangan atas Vietnam pada laga Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019). Indonesia menang 1-0 atas Vietnam. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Timnas Indonesia U-22 vs Timnas Thailand U-22

Selasa (26/2/2019)

Jam: 18.30 WIB

Stadion: Olympic, Phnom Penh

Siaran Langsung: RCTI

Final Piala AFF: Timnas Indonesia U-22 Waspadai Switching Play Khas Thailand

Jakarta – Gelandang Timnas Indonesia U-22 Rafi Syarahil mengaku siap meladeni permainan Thailand pada final Piala AFF 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019). Dia menyatakan, salah satu strategi yang harus dicermati rekan-rekannya adalah switching play khas Thailand.

Swithing play merupakan satu di antara gaya permainan dalam sepak bola yang mengandalkan perpindahan cepat posisi pemain. Contohnya, ketika membangun serangan dari kiri, pemain tersebut akan langsung melepaskan umpan panjang ke sisi kanan. 

Permainan dengan gaya seperti ini memang identik dengan Thailand. Gaya tersebut membuat Thailand sangat berbahaya ketika membangun serangan dari sektor sayap.

“Tadi kami latihan untuk mempersiapkan tim melawan Thailand untuk laga final. Pelatih bilang, kalau Thailand itu bermainnya dengan gaya switching play,” kata Rafi kepada wartawan seusai sesi latihan di Phnom Penh.

“Saya juga melihat sendiri kalau Thailand bermainnya seperti itu. Jadi, itu yang harus diantisipasi dari Thailand,” ujar pemain berusia 18 tahun itu.

Di sisi lain, Rafi berharap masyarakat Indonesia datang memenuhi Olympic Stadium untuk memberikan dukungan. Menurutnya, hal itu akan sangat membantu Timnas Indonesia U-22 dalam usaha meraih kemenangan.

“Adanya animo tinggi dari suporter membuat kami semakin termotivasi. Suporter kan mendukung kami, jadi semakin banyak suporter yang mendukung, Timnas Indonesia U-22 makin bersemangat untuk meraih gelar juara,” tegas Rafi.

Sumber: Bola.com

Piatek Datang, Wonderkid AC Milan Gelisah

Liputan6.com, Jakarta AC Milan melakukan pembelian sukses di bursa transfer Januari lalu. I Rossoneri merekrut ujung tombak asal Polandia Krzysztof Piatek dari Genoa.

Piatek langsung jadi idola baru AC Milan. Piatek sudah membuat tujuh gol dari enam pertandingan awal bersama klub yang bermarkas di San Siro itu. 

Kecemerlangan Piatek ini membuat galau penyerang muda Patrick Cutrone. Dengan tajamnya Piatek, Cutrone menjadi jarang bermain.

Agen Cutrone, Donato Orgnoni, mengindikasikan kliennya siap pindah dari AC Milan jika situasi tak menguntungkan.

“Akankah Cutrone bertahan di AC Milan? Kami akan lihat. Cutrone merupakan pemain yang ingin bermain dan dia selalu menerima keputusan pelatih,” ujar Orgnoni kepada Milan News.

2 dari 2 halaman

Dipinjamkan

Patrick Cutrone (AFP/Marco Bertorello)

AC Milan sendiri kemungkinan tidak akan mengizinkan Cutrone pindah permanen. Cutrone mungkin hanya akan dipinjamkan saja di musim 2019-2020.

Cutrone sebelumnya sempat jadi andalan AC Milan mendulang gol disaat Gonzalo Higuain dan Andre Silva mandul. Namun kedatangan Piatek mengubah segalanya.

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini

Liputan6.com, London – Liga Inggris telah memasuki pekan ke-28. Persaingan sengit bakal dimulai tengah pekan ini.

Salah satunya mempertemukan dua raksasa London, Chelsea Vs Tottenham. Kedua tim butuh tiga angka untuk mengamankan tiket Liga Champions.

Chelsea saat ini berada di posisi keenam klasemen. Mereka mengoleksi 50 poin dari 26 laga.

Sementara Tottenham masih di posisi ketiga klasemen Liga Inggris. Spurs, mengoleksi 60 poin dari 27 laga.

Berikut jadwal Liga Inggris selengkapnya:

2 dari 3 halaman

Jadwal

Logo Liga Inggris

Rabu (27/2/2019)

02:45 WIB, Cardiff City vs Everton FC

02:45 WIB, Huddersfield vs Wolverhampton

02:45 WIB. Leicester City vs Brighton Albion

03:00 WIB, Newcastle United vs Burnley

3 dari 3 halaman

Jadwal Lain

Logo Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Masih 80 Persen, Indra Sjafri Tak Akan Mainkan Kapten Timnas Indonesia U-22

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri sudah mengambil keputusan bulat soal Andy Setyo. Karena belum pulih betul, Indra memastikan tak akan menurunkan kapten Timnas Indonesia U-22 itu.

Pelatih asal Minang ini tak mau ambil risiko dengan menurunkan kapten timnya itu.Andy Setyo hanya bermain dua kali pada Piala AFF U-22 2019. Pemain berusia 21 tahun itu mengalami cedera pinggang setelah tampil pada laga melawan Malaysia pada laga kedua Grup B (20/2/2019).

Perjalanan Andy Setyo di Piala AFF 2019 lantas dinyatakan tamat. Namun, sang pemain menunjukkan pemulihan cedera yang signifikan. Hanya, Indra Sjafri menganggap Andy Setyo belum siap untuk laga final dan harus menjalani pemulihan lebih baik agar siap tampil di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 pada Maret 2019.

“Andy Setyo memang sempat ikut latihan tadi, akan tetapi dia masih 80 persen. Saya tidak ingin mengambil risiko karena ada event yang lebih tinggi lagi, yakni Kualifikasi Piala AFC U-23 2020,” kata Indra Sjafri kepada wartawan, Senin (25/2/2019).

Absennya Andy Setyo berdampak pada Rachmat Irianto, yang selama ini jadi duetnya di jantung pertahanan Timnas Indonesia U-22. Dengan demikian, hampir bisa dipastikan Indra Sjafri kembali akan menggunakan duet Bagas Adi dan Nurhidayat.

Duet kedua pemain tersebut terbukti ampuh. Pada dua laga terakhir ketika mereka dimainkan, lini belakang Timnas Indonesia U-22 sukar ditembus dan membuat gawang Awan Setho tidak kebobolan.

Jadwal Semifinal Coppa Italia: Lazio Tantang AC Milan

Liputan6.com, Milan – Coppa Italia telah memasuki semifinal. Laga pertama mempertemukan Lazio kontra AC Milan, Rabu (27/2/2019).

Lazio lolos ke semifinal Coppa Italia setelah mengandaskan Inter Milan. Mereka menang melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.

Sementara AC Milan lolos setelah menyingkirkan Napoli. Anak asuh Gennaro Gattuso menang dengan skor 2-0.

Laga semifinal leg pertama Coppa Italia ini akan di markas Lazio, Stadion Olimpico. Dukungan penuh akan membuat Lazio mendapat keuntungan sendiri lawan AC Milan.

Meski demikian laga tidak akan mudah. Pasalnya, AC Milan tak terkalahkan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.

2 dari 3 halaman

Posisi

Gelandang AC Milan, Franck Kessie merayakan gol pertama Milan lewat skema bunuh diri pemain Lazio pada menit ke-78 pada laga lanjutan Serie A yang berlangsung di stadion, Olimpico, Roma, Senin (26/11). AC Milan ditahan imbang 1-1. (AFP/Filippo Monteforte)

AC Milan kini berada di posisi keempat klasemen Serie A. Mereka mengoleksi 45 poin dari 25 laga.

Sementara Lazio berada di posisi keenam klasemen. Mereka mengoleksi 38 poin dari 24 laga.

Berikut jadwal semifinal Coppa Italia:

3 dari 3 halaman

Jadwal

Pemain AC Milan rayakan gol yang dicetak Frank Kessie yang pastikan kemenangan kontra Parma dalam laga lanjutan giornata ke-14 Serie A yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Minggu (2/12). AC Milan menang 2-1. (AFP/Miguel Medina)

Rabu (27/2/2019)

03.00 WIB Lazio Vs AC Milan

Saksikan video pilihan di bawah ini

Bek Lazio, Stefan Radu berusaha merebut bola yang dibawa gelandang AC Milan, Suso selama pertandingan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade Roma (25/11). AC Milan dan Lazio bermain imbang 1-1. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Michael Van Der Mark Tak Sabar Membalap di WSBK Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Michael van der Mark termasuk salah satu pembalap yang menyambut gembira dengan digelarnya MotoGP dan WSBK di Indonesia. Seperti diketahui, Dorna sudah resmi menyebutkan Indonesia bakal menghelat dua balapan itu pada 2021 nanti.

Pebalap Pata Yamaha WorldSBK itu senang Indonesia bisa menggelar balapan internasional. Indonesia baka menggunakan sirkuit jalanan di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dorna Sports selaku promotor MotoGP dan WSBK, pada Sabtu (23/2/2019) merilis pengumuman resmi soal kerja samanya dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk menggelar kedua kejuaraan balap motor tersebut mulai 2021.

Kesepakatan antara Dorna dan ITDC dicapai dalam pertemuan di Madrid, Spanyol pada 28 Januari lalu, dan kontraknya berdurasi tiga tahun. ITDC juga akan bekerja sama dengan perusahaan infrastruktur internasional, Vinci Construction dan Grand Projects demi pembangunan sirkuit di Mandalika.

Trek bergaya street circuit ini akan dibangun di area resort seluas sekitar 1,175 hektar, dan akan memiliki panjang 4,3 km yang terdiri dari 18 tikungan.

Jika tak ada event balap MotoGP atau WSBK, trek ini akan dipakai sebagai jalanan untuk publik. Pembangunan diperkirakan akan dimulai pada September nanti, dengan target selesai pada 2020.

2 dari 2 halaman

Tak Sabar

Michael van der Mark, calon pengganti Valentino Rossi pada MotoGP Aragon 2017. (Crash)

Van der Mark yang berkebangsaan Belanda dan berdarah Indonesia, tengah berada di Sirkuit Phillip Island, Australia saat mendengar kabar baik tersebut. Rider 26 tahun ini pun segera menyatakan semangatnya untuk balapan di Indonesia.

“Aku tak sabar menantikannya! Balapan kandang keduaku. #Semakindidepan #GaspolIndonesia,” ujar juara World Supersport 2014 ini lewat Twitter-nya, @mickeyvdmark.

Van der Mark, yang telah turun di WorldSBK sejak 2015, tahun lalu go public dengan menyatakan bahwa dirinya memiliki darah Indonesia, mengingat sang nenek berasal dari Ambon dan kini menetap di Belanda.

Dalam pekan balap WorldSBK Australia akhir pekan lalu, rider yang akrab disapa Mickey ini finis di posisi kelima di Race 1 dan Superpole Race, serta keempat di Race 2. Saat ini, ia berada di peringkat kelima pada klasemen pebalap dengan 29, dan akan menjalani pekan balap di Thailand pada 15-17 Maret.

Sumber: Bola.net

MU dan Juventus Berebut Bek AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Perebutan pemain belakang AC Milan Alessio Romagnoli semakin panas. Manchester United (MU) siap bersaing dengan Juventus untuk mendapatkan pria Italia itu.

Calciomercato melaporkan MU sedang memonitor perkembangan Romagnoli. Setan Merah terkesan dengan kemampuan Romagnoli yang semakin berkembang pada musim 2018-2019. 

Pemuda 24 tahun itu tampil 23 kali di Serie A dan Liga Europa. Ketangguhan Romagnoli membuat AC Milan musim masuk ke posisi empat besar klasemen Serie A.

Romagnoli masih terikat kontrak tiga setengah tahun bersama AC Milan. Namun I Rossoneri kemungkinan akan melepasnya musim panas nanti jika menerima tawaran mewah.

AC Milan terancam terkena Financial Fair Play seperti tahun lalu. Untuk membeli pemain baru, AC Milan tentu harus menjual pemain terlebih dahulu.

2 dari 2 halaman

Juventus

Alessio Romagnoli (doc. AC Milan)

MU harus bersaing dengan Juventus. I Bianconeri sudah sejak lama memantau Romagnoli. Eks pemain AS Roma itu dibutuhkan untuk meregenerasi tim.

Romagnoli disiapkan menjadi calon penerus bek senior Andrea Barzagli yang berencana untuk pensiun akhir musim nanti.

Presiden PSG Kirim Pesan Buat Real Madrid soal Neymar

Liputan6.com, Jakarta Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, menjelaskan soal status bintang mereka, Neymar. Al-Khelaifi menegaskan klubnya telah mengesampingkan penjualan bintang Brasil itu, ke Real Madrid.

Al-Khelaifi juga menyatakan pesan ini juga berlaku untuk semua klub lain. Pasalnya, selain Real Madrid, banyak juga klub top Eropa lainnya yang mengincar Neymar.

Mantan bintang Barcelona ini, bergabung dengan PSG dengan memecahkan rekor transfer dunia 222 juta euro pada tahun 2017. Tapi, belakangan nama Neymar telah banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Madrid.

“Real Madrid sadar Neymar tidak akan dijual, dia tidak akan meninggalkan Paris Saint-Germain musim panas ini,” kata Al-Khelaifi dalam sebuah wawancara dengan Marca.

2 dari 3 halaman

Tetap Dipertahankan

4. Neymar (Paris Saint Germain) – 2,7 juta pound (Rp 48,7 miliar). (AFP/Christophe Simon)

“Pesannya sama untuk Madrid dan untuk semua klub lain di dunia, ini adalah situasi yang sama untuk Neymar dan semua pemain kami yang lain,” ujarnya.

“Klub kami memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Neymar dan ayahnya, yang telah ditetapkan untuk dipertahankan selama periode waktu yang lama.

3 dari 3 halaman

Pemain Luar Biasa

Kasus Neymar Jr dipengadilan pun banyak dibantu oleh peran sang ayah. Kini sang ayah menjadi popular saat urusi masalah anaknya di luar lapangan. (AFP/ Anne-Christine Poujoulat)

Sebelumnya, Al-Khelaifi juga mengaku senang dengan kinerja Neymar, yang sedang cedera. Dia tak sabar melihat pemain Brasil itu segera kembali memperkuat PSG.

“Dia pria luar biasa. Sebagai pemain, dia sangat profesional, bertalenta. Saya tak akan bicara tentang talentanya, tapi Anda bisa melihat apa yang dia tambahkan ke klub. Kami merindukannya sekarang, tapi saya sangat antusias melihatnya kembali,” sambung dia.

Ambisi AC Milan Akhiri Dahaga Gelar Coppa Italia

Liputan6.com, Milan – Winger AC Milan Samu Castillejo mengungkapkan ambisi tim pada Coppa Italia. Setelah menyingkirkan tim kuat, I Rossoneri berambisi mengangkat gelar.

AC Milan bertamu ke markas Lazio untuk menjalani leg pertama semifinal,  Selasa (26/2/2019) atau Rabu dini hari WIB.

Anak asuh Gennaro Gattuso memiliki bekal berupa catatan tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan di seluruh kompetisi, lima di antaranya berupa kemenangan. Teranyar mereka menaklukkan Empoli pada lanjutan Serie A, Sabtu (23/2/2019).

“Coppa Italia adalah salah satu target kami. Kami harus tampil bagus Selasa,” ungkap Castillejo, dikutip situs resmi klub.

AC Milan mencapai semifinal Coppa Italia untuk kali ketiga dalam empat musim terakhir. Mereka menyingkirkan Sampdoria dan Napoli untuk mencapai empat besar.

2 dari 3 halaman

Bidik Gelar

Bek AC Milan, Mussachio tampil apik menahan laju bola Arkadiuz Milik pada laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP Photo/Antonio Calanni)

Dalam dua kesempatan sebelumnya, I Rossoneri bahkan mencapai final. Namun, gagal mengangkat gelar karena dikalahkan Juventus.

“Musim ini kami mampu menyingkirkan Napoli. Jelas kami ingin melangkah ke babak berikutnya,” ungkap Castillejo.

3 dari 3 halaman

Koleksi Titel

AC Milan terakhir kali menjuarai Coppa Italia pada 2002/2003. Total mereka sudah lima kali merebut gelar.

Jika mampu menyingkirkan Lazio, AC Milan bakal menghadapi pemenang duel Fiorentina vs Atalanta di final.

Prediksi Timnas U-22 Vs Thailand di Final Piala AFF 2019

Phnom Penh – Timnas U-22 Indonesia siap berduel habis-habisan lawan Thailand di final Piala AFF U-22 2019, malam ini. Pertandingan ini akan digelar di Olympic Stadium Phnom Penh, Kamboja.

Perjalanan Timnas U-22 di Piala AFF U-22 berada di bawah bayang-bayang permasalahan yang sedang menimpa PSSI. Mulai skandal pengaturan skor yang berujung ditetapkannya petinggi PSSI sebagai tersangka. Namun, pasukan Garuda Muda mampu membuktikan tak terpengaruh dengan permasalahan tersebut.

Sebelum bertolak ke Kamboja, persiapan Timnas Indonesia U-22 dinilai kurang meyakinkan karena hanya meraih tiga kali imbang pada dua laga uji coba. Sentimen negatif berlanjut pada dua laga awal.

Pasukan Indra Sjafri bermain 1-1 melawan Myanmar (18/2/2019) dan ditahan Malaysia dengan skor 2-2 (20/2/2019). Situasi yang membuat Timnas Indonesia U-22 terjepit.

Namun, pada laga terakhir penyisihan fase Grup B, harapan untuk Timnas Indonesia U-22 muncul setelah mengalahkan tim tuan rumah, Kamboja, dengan skor 1-0. Pasukan Garuda muda pun lolos ke semifinal dengan predikat runner-up.

Pada laga semifinal, keberhasilan kembali dicapai Timnas Indonesia U-22. Giliran Vietnam yang merasakan magis dari Marinus Wanewar dkk. berupa kekalahan 0-1. Tiket final akhirnya dalam genggaman.

Final Piala AFF U-22 2019 menjadi ujian sesungguhnya buat Timnas U-22 seiring grafik permainan yang makin meningkat. Mereka akan menghadapi Thailand, yang mengalahkan tuan rumah Kamboja melalui pertandingan 120 menit yang diakhiri adu penalti dengan skor 5-3.

Pemain Timnas Indonesia U-22 foto bersama sebelum melawan Vietnam pada laga Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019). Indonesia menang 1-0 atas Vietnam. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

2 dari 3 halaman

Momok Timnas Indonesia U-22

“Sejak awal turnamen saya bilang, semua tim yang ikut turnamen ini memiliki kualitas merata. Thailand sudah sering bertemu dengan kami dan sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Saya kemarin menyaksikan permainan mereka selama 120 menit, dan mudah-mudahan bisa kami antisipasi,” kata Indra Sjafri.

“Mudah-mudahan ini tak sekadar final. Semoga ini bisa menjadi gelar kedua saya untuk tim usia yang berbeda,” lanjut Indra.

Sementara itu, Thailand datang ke final Piala AFF U-22 dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Alexandre Gama tampil apik selama penyisihan grup dengan meraih dua kemenangan dan sekali imbang, tanpa kebobolan.

“Kami akan membawa gelar Piala AFF ke rumah. Kondisi tim sedang bagus dan karena ini laga terakhir, kami akan bekerja keras dan berjuang mati-matian,” ucap Gama.

“Ini merupakan laga yang tidak mudah karena Indonesia akan tampil habis-habisan. Akan tetapi, yang terpenting adalah kami siap memainkan gaya permainan sendiri,” tegas Gama.

Sejarah mencatat, Thailand selalu menjadi momok menakutkan buat Indonesia. Trauma teranyar terjadi pada Piala AFF 2018 ketika Timnas Indonesia senior takluk 2-4 dari Thailand. Meski begitu, Indonesia juga punya catatan apik kontra Thailand, yakni ketika Timnas U-16 meraih gelar juara Piala AFF melalui drama adu penalti.

Kini seluruh pencinta sepak bola nasional harus bersatu padu memberikan dukungan pada Timnas U-22 demi membawa gelar pulang Piala AFF U-22 2019. Gelar ini mungkin bisa menjadi secercah harapan serta awal baik untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

3 dari 3 halaman

Prakiraan susunan pemain

Timnas Indonesia U-22 (4-3-3): Awan Setho (kiper), Firza Andika, Bagas Adi, Nurhidayat, Asnawi Bahar (belakang), Lutfhi Kamal, Gian Zola, Sani Riski Fauzi (tengah), Osvaldo Haay, Witan Sulaman, Marinus Wanewar (depan)

Pelatih: Indra Sjafri (Indonesia)

Thailand U-22 (5-3-2): Korraphat Nareechan (kiper), Kritsada Nontharat, Chatchai Saengdao, Marko Ballini, Saingkan Promsupa, Kittipong Sansanit (belakang), Patcharapol Intanee, Tanpisit Khukhalamo, Sakunchai Saengthopho (tengah), Jaroensak Wonggorn, Jedadakorn Kowngam (depan).

Pelatih: Alexandre Gama (Brasil)

Hubungi Marko Simic, Pelatih Persija Tak Bahas Kekuatan Becamex

Liputan6.com, Jakarta Persija Jakarta akan bertemu Becamex Binh Duong pada pertandingan pertama Piala AFC Grup G, Selasa (26/2/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGB), Senayan, Jakarta.

Pada pertandingan itu, Persija tidak akan diperkuat striker andalannya Marko Simic. Seperti diketahui, Becamex Binh Duong adalah mantan tim Marko Simic.

Simic kini masih berada di Australia. Pemain asal Kroasia itu tersandung kasus pelecehan seksual beberapa waktu lalu.

Pelatih Persija, Ivan Venkov Kolev mengaku terus menjalin komunikasi dengan Simic. Hanya saja untuk kekuatan Becamex, tidak dibahas dalam pembicaraan tersebut.

“Tentu saja saya bicara sama dia (Simic). Tapi kita belum pernah bicara untuk game besok,” ujar Kolev.

2 dari 3 halaman

Kolev Kantongi Kekuatan Becamex

Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat latihan jelang laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Senin (25/2/2019). Persija akan Melawan Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kendati demikian, Kolev mengaku sudah mengetahui kekuatan Became. Menurutnya, mereka memiliki keunggulan pemain di setiap lini.

“Tim ini saya pernah lihat gamenya. Ada beberapa pemain yang memang bagus, dua sayap kanan kiri, lalu striker mereka kuat dan tinggi, kemudian setiap pemain mereka bisa finishing, dan ada dua bek kanan kiri yang selalu muncul,” imbuh arsitek asal Bulgaria ini.

3 dari 3 halaman

Status Juara

Sementara itu, status juara Piala Vietnam musim lalu mengantar Becamex lolos ke babak penyisihan grup Piala AFC. Sedangkan di kompetisi lokal, Becamex hanya menempati peringkat ketujuh dari 14 kontestan.

Sumber: bola.net

Banyak Bintang Cedera, MU Bakal Andalkan Pemain Muda

Manchester – Manchester United (MU) tengah dilanda cedera pemain. Caretaker manajer Ole Gunnar Solksjaer pun tak punya pilihan, selain mengandalkan para pemain muda. Pasalnya, Setan Merah masih harus memainkan laga-laga penting.

Solskjaer menyebut bahwa ia kemungkinan besar akan melibatkan sejumlah pemain muda dalam timnya untuk beberapa pekan ke depan.

Sebelum pertandingan melawan Liverpool, ada beberapa pemain United yang mengalami cedera. Anthony Martial, Jesse Lingard, Marcos Rojo dan Nemanja Matic dikabarkan harus absen karena mengalami cedera.

Namun pada pertandingan melawan Liverpool kemarin, badai cedera MU semakin memburuk. Marcus Rashford, Ander Herrera dan Juan Mata mendapatkan cedera pada laga tersebut.

Solskajer mengaku tidak begitu khawatir dengan badai cedera tersebut. “Kami memiliki tim yang kuat, tim kami benar-benar kuat,” buka Solskjaer kepada MUTV.

Solskjaer menyebut bahwa MU memiliki kedalaman tim yang bagus sehingga para pemain yang selama ini kurang mendapatkan jam bermain siap untuk unjuk gigi.

“Kami memiliki pemain yang ingin bermain. dan kami bisa melihat semangat itu di ruang ganti kami setelah pertandingan tadi selesai.”

“Kami tahu bahwa kami tidak bermain dengan begitu bagus hari ini, namun kami bertahan dengan sangat rapat sebagai sebuah tim hari ini.”

2 dari 2 halaman

Dua Hari Pemulihan

Ole Gunnar Solskjaer berhasil mengantarkan Manchester United menang telak 5-1 atas Cardiff City. (AP Photo/ Jon Super)

Pada kesempatan ini Solskjaer mengindikasikan bahwa ia kemungkinan besar akan melibatkan beberapa pemain muda MU.

“Hari ini kami kehilangan beberapa pemain karena cedera otot, cedera hamstring. Namun kami memiliki beberapa pemain muda yang sangat bagus yang bisa bermain untuk kami, sehingga kami tidak perlu terlalu mencemaskan badai cedera ini.”

“Kami beruntung punya dua hari untuk memulihkan kondisi kami. Michael (Carrick) mungkin bisa saja kembali ke atas lapangan, namun kondisi cedera ini belum begitu parah karena kami masih belum membutuhkan saya kembali bermain di atas lapangan, namun saya bisa bilang kami akan baik-baik saja.” canda pelatih 45 tahun tersebut.

Manchester United akan menghadapi Crystal Palace di pertandingan pekan ke 28 Premier League pada tengah pekan nanti.

Sumber: Bola.net

Kesaksian Bek Real Madrid soal Insiden Casemiro-Doukoure

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid berhasil mengalahkan Levante 2-1 dalam laga lanjutan La Liga, Senin (25/2/2019). Dua gol Real Madrid diciptakan Karim Benzema dan Gareth Bale lewat tendangan penalti, sementara gol semata wayang Levante dipersembahkan Roger Marti.

Namun, penalti kedua Real Madrid, yang terjadi pada babak kedua, mengundang kontroversi di kalangan publik. Dalam tayangan ulang terlihat pemain Real Madrid, Casemiro, hanya mengalami sedikit kontak dengan Cheick Doukoure.

real madrid

Namun wasit tetap melihatnya sebagai pelanggaran. Bek Real Madrid, Dani Carvajal, berusaha memberikan pembelaan terhadap wasit atas keputusannya memberikan dua penalti kepada timnya kala melawan Levante.

Dalam pandangannya, ia melihat pekerjaan wasit sulit untuk dilakoni. Carvajal lalu memberikan pembelaan dengan mengaku bahwa ada kontak yang terjadi antara Casemiro dan Doukoure. Bahkan, ia berkata bahwa sepakan Doukoure terhadap Casemiro terdengar dalam radius 25 meter.

2 dari 3 halaman

Kesaksian Carvajal

Bek Real Madrid, Dani Carvajal menggiring bola dari kawalan pemain Kashima Antlers selama semifinal Piala Dunia Antarklub 2018 di stadion Zayed Sports City, Uni Emirat Arab (19/12). Madrid menang 3-1. (AP Photo/Kamran Jebreili)

“Pada babak pertama, mereka berkata pada kami bahwa dia [Ignacio Iglesias Villanueva, pemain Levante] menutup wajahnya. Yang kedua, saya mendengar suara tendangan dari jarak 25 meter,” tutur Carvajal seperti yang dikutip dari Marca.

“Saya bukan wasit; Saya tidak menganalisis keputusannya. Bila kedua wasit, yang berada sangat dekat, dan VAR mensahkan keputusan penalti…,” lanjutnya menggantung.

3 dari 3 halaman

Sulitnya Jadi Wasit

Toh, menurut Carvajal, wasit tidak selamanya menguntungkan wasit. Ia berkata bahwa ada masa di mana perangkat permanan itu membuat keputusan yang merugikan timnya. Ia lalu berkesimpulan bahwa tugas sebagai wasit bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan.

“Di waktu lain, kami disakiti dan tak ada yang terjadi. Menjadi wasit itu sulit dan kami harus bekerja tanpa bergantung kepada hal tersebut,” tutupnya.

Kemenangan atas Levante mengukuhkan Real Madrid di posisi tiga klasemen sementara La Liga dengan koleksi 45 poin. Masih tertinggal lima angka dari rival sekotanya, Atletico Madrid, yang menempati peringkat dua saat ini.

Sumber: bola.net

Tolak Diganti, Chelsea Denda Kepa Arrizabalaga

Liputan6.com, Jakarta Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga jadi sorotan sepanjang pekan ini. Pemuda Spanyol itu menolak untuk diganti oleh manajer Maurizio Sarri saat final Piala Liga Inggris melawan Manchester City akhir pekan kemarin.

Kepadua kali terjatuh karena kram di babak tambahan waktu laga Chelsea kontra City. Sarri kemudian ingin mengganti Kepa dengan kiper cadangan Willy Cabalero. 

Drama kemudian terjadi. Kepa menolak untuk diganti. Sarri dan staf pelatih Chelsea pun marah besar walau mengizinkan Kepa terus bermain.

Sial bagi Kepa, dia gagal menjadi pahlawan Chelsea. The Blues kalah adu penalti dari City di final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup.

Usai laga Kepa meminta maaf. Kepa dan Sarri kemudian juga menyatakan insiden tersebut merupakan kesalahpahaman saja. Pasalnya Sarri tidak tahu dirinya baik-baik saja dan bisa melanjutkan pertandingan.

2 dari 2 halaman

Gaji Seminggu

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga (AFP/Adrian Dennis)

Meski Sarri juga sudah tidak mempermasalahkan kejadian tersebut, Chelsea tetap mengambil tindakan. Seperti dilansir Sportsmole, Chelsea menjatuhkan denda kepada Kepa.

Denda yang diberikan kepada Kepa cukup berat. Kepa terkena denda seminggu gaji. Kepa juga diminta untuk meminta maaf lagi.

Hadapi Atletico Madrid, Allegri Bersyukur Diuntungkan Jadwal

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, merasa bersyukur, karena timnya mendapat jadwal longgar usai tersingkir dari ajang Coppa Italia. Ia merasa punya waktu lebih untuk mengembalikan kondisi para pemain yang sedang menjadi sorotannya belakangan ini.

Juventus menuai kemenangan kala bertamu ke markas Bologna dalam rangka laga lanjutan Serie A hari Sabtu (24/2) kemarin. Namun hasilnya terlihat kurang meyakinkan, di mana mereka hanya mampu menang dengan skor tipis 1-0 atas tim penghuni papan bawah tersebut.

Namun, kemenangan itu cukup untuk mengobati luka yang mereka dapatkan saat bertemu Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions beberapa hari sebelumnya. Seperti yang diketahui, Juventus kalah dengan skor 0-2.

2 dari 3 halaman

Kondisi Sedang Buruk

Nama seperti Matuidi dan Sami Khedira saat ini telah berusia kepala tiga. Diharapkan Adrian Rabiot bisa menjadi pemain muda yang menjadi proyek jangka panjang Juventus kedepannya. (AFP/Marco Bertorello)

Usai pertandingan kontra Bologna, Allegri mengungkapkan kondisi terkini para pemainnya yang kurang baik. Salah satunya adalah Miralem Pjanic, yang baru masuk pada babak kedua untuk menggantikan Blaise Matuidi.

“Miralem Pjanic sedang batuk-batuk, bersin, dengan temperatur tinggi dalam kurun waktu satu pekan ini. Saya bertanya kepadanya apakah ia bisa bernafas dengan baik dan ia berkata iya,” tutur Allegri kepada Sky Sport Italia.

“Giorgio Chiellini bermain setengah pertandingan melawan Frosinone setelah mengalami cedera betis lalu tampil di Madrid. Level kebugaran pastinya akan berkembang dalam waktu beberapa pekan ke depan,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Jadwal Longgar, Allegri Bersyukur

Jadwal yang longgar pun membuat Allegri bersyukur. Sebab Juventus membutuhkan kemenangan atas Atletico jika masih ingin berlaga di Liga Champions, dan kondisi apik dari para pemain akan meningkatkan peluang mereka meraih hasil yang maksimal.

“Saya berkata kami beruntung karena tak harus menghadapi Atleti untuk sementara waktu, sebab saya tahu kondisi beberapa pemain tidak begitu baik dan kami bisa memperbaikinya,” tambah eks pelatih AC Milan tersebut.

“Tentu saja, saya tak tahu, itu mungkin akan menjadi bencana di leg kedua, tapi saya meragukannya. Saya optimis dan percaya kami bisa memutarbalikkan situasi,” tandasnya.

Untuk lolos ke babak perempat final, Juventus wajib menyarangkan tiga gol ke gawang Atletico Madrid pada leg kedua nanti. Namun hal tersebut diyakini akan sulit terwujud, sebab Bianconeri selalu menemui jalan buntu tiap kali bertemu wakil Spanyol itu.

Sumber: bola.net

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Lewati City

Liputan6.com, London – Liverpool menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-27. Hal ini tidak lepas dari hasil imbang melawan MU akhir pekan lalu.

The Reds telah mengoleksi 66 poin dari 27 laga Liga Inggris. Anak asuh Jurgen Klopp unggul satu poin atas Manchester City di posisi kedua.

Sementara posisi ketiga ditempati oleh Tottenham Hotspur. Klub asal London itu mengoleksi 60 poin dari 27 laga Liga Inggris.

Persaingan ketat justru terjadi di posisi keempat hingga keenam. Pasalnya, Arsenal, MU, dan Chelsea hanya terpaut masing-masing satu poin.

Berikut klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-27:

2 dari 3 halaman

Klasemen

Ilustrasi Logo Liga Inggris. (AFP/Jon Super)

3 dari 3 halaman

Jadwal

Logo Liga Inggris

Berikut jadwal Liga Inggris selengkapnya:

Rabu (27/2/2019)

02:45 WIB, Cardiff City vs Everton FC

02:45 WIB, Huddersfield vs Wolverhampton

02:45 WIB. Leicester City vs Brighton Albion

03:00 WIB, Newcastle United vs Burnley

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Penampilan Makin Menawan, AC Milan Ingin Tambah Kontrak Gattuso

Liputan6.com, Jakarta AC Milan kemungkinan besar akan mempertahankan jabatan Gennaro Gattuso sebagai pelatih. Penampilan apik yang diraih Rossoneri dalam beberapa pertandingan terakhir membuat manajemen klub dikabarkan akan menyodorinya kontrak baru dengan satu syarat.

Sebelumnya, berbagai rumor menyebutkan bahwa Gattuso bakalan dipecat. Sebab, torehan AC Milan pada beberapa pertandingan hingga akhir tahun 2018 terbilang tak memuaskan. Belum lagi dengan fakta bahwa mereka harus pulang lebih dini dari kompetisi Liga Europa.

Padahal, Liga Europa merupakan kompetisi yang diperjuangkan oleh Rossoneri pada musim panas kemarin. Seperti yang diketahui, AC Milan sempat terancam gagal berpartisipasi lantaran bermasalah dengan regulasi Financial Fair Play (FFP).

Performa yang tak kunjung membaik membuat sebagian pemberitaan dipenuhi dengan rumor pemecatan Gattuso. Banyak yang mengklaim bahwa sosok legenda AC Milan itu akan mendepaknya jika gagal finis di empat besar Serie A.

2 dari 3 halaman

Milan Semakin Membaik

Lalu, kedatangan Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta pada bulan Januari lalu mengubah situasi. Kecuali lawan Juventus di Supercoppa Italiana, yang di mana mereka tumbang dengan skor 0-1, Rossoneri belum pernah merasakan kekalahan lagi di tahun 2019 ini.

Piatek merupakan sosok yang paling berpengaruh. Sejak melakoni laga debut penuhnya, yakni melawan Napoli di ajang Coppa Italia, striker asal Polandia tersebut tak pernah absen menjebol gawang lawan dan telah mencetak tujuh gol sejauh ini.

3 dari 3 halaman

Kontrak Baru untuk Gattuso, Asal…

Penampilan apik Milan lantas memberikan dampak positif untuk Gattuso. Pemberitaan mengenai pemecatannya perlahan semakin memudar, dan berganti dengan kabar-kabar positif mengenai masa depan serta kontrak barunya.

Disebutkan oleh Corriere della Sera bahwa manajemen klub bakalan menyodorkan kontrak baru untuk Gattuso. Namun dengan syarat, asalkan Milan berhasil finis di empat besar sehingga mereka bisa turut serta dalam ajang Liga Champions musim depan.

Peluang Milan berpartisipasi lagi di Liga Champions pun sedang terbuka lebar saat ini. Kemenangan atas Empoli pada hari Sabtu (23/2) kemarin membuat mereka semakin kokoh di posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 45 poin.

Sumber: bola.net

Kabar Baik Hampiri Persib Jelang Piala Presiden

Liputan6.com, Jakarta Gelandang Persib Bandung, Esteban Vizcarra, mengalami cedera di bagian tangannya. Saat ini, pemain naturalisasi asal Argentina tersebut, tengah menjalani masa penyembuhan.

Dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani, menjelaskan kondisi terkait perkembangan cedera Vizcarra. Raffi menyatakan, proses pemulihan cedera sikut kiri Vizcarra berjalan sangat baik.

“Alhamdulilah, perbaikan pada bagian cederanya berjalan lancar. Sekarang sudah tidak ada lagi keluhan rasa nyeri. Hanya masih ada sedikit pembengkakan sehingga pergerakan pada bagian tangannya masih terbatas,” ujar Rafi, seperti dilansir situs resmi klub, Senin (25/2/2019).

Rafi pun memprediksi pemain Persib bernomor punggung 9 itu akan pulih lebih cepat dari perkiraan semula. Kini Vizcarra juga sudah melepas pelindung dari sikut kirinya tersebut.

Rafi menambahkan, Vizcarra memang tengah diproyeksikan untuk bisa tampil di ajang Piala Presiden 2019 mendatang.

2 dari 3 halaman

Pantau Perkembangan

Esteban Vizcarra menjalani latihan perdananya di Persib Bandung. (Huyogo Simbolon)

“Ya, bisa sembuh kurang dari enam minggu seperti yang diperkirakan semula. Kami tim dokter akan berusaha agar dia bisa main di Piala Presiden,” katanya.

“Tapi, untuk benar-benar aman mungkin di match ke-2 dan kami akan pantau terus perkembangannya. Karena dalam pertandingan sangat berisiko terkena benturan dan terjatuh,” paparnya.

3 dari 3 halaman

Pemain Kelima

Vizcarra menandatangani kontrak setahun dengan Persib, ditambah opsi perpanjangan semusim. Dia merupakan pemain kelima yang direkrut untuk musim 2019, bersama Srdan Lopicic, Frets Butuan, Erwin Ramdani dan Abdul Aziz.

Lucas Paqueta Bakal Tinggalkan AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Gelandang AC Milan, Lucas Paqueta, kemungkinan besar akan dipanggil untuk memperkuat timnas negaranya. Hal ini dikonfirmasi salah satu asisten manajer Brasil, Adenor Leonardo Bacchi, atau Tite.

Menurutnya, Paqueta berpeluang masuk dalam timnas Brasil. Pemain anyar AC Milan itu akan disiapkan membela timnas pada Maret nanti untuk ajang Copa America.

“Kami menyukai Paqueta, karena pemain [AC Milan] ini bisa bekerja keras. Kecuali jika sesuatu terjadi, ia akan dipanggil pada bulan Maret dan akan berada dalam pasukan Copa America,” katanya.

Copa America musim panas ini akan diadakan di Brasil. Turnamen diikuti sepuluh tim nasional dari Amerika Selatan, serta tim undangan Jepang dan Qatar.

Brasil berada di Grup A bersama dengan Venezuela, Bolivia, dan Peru. Pertandingan grup mereka dijadwalkan digelar di Sao Paulo dan Salvador.

2 dari 3 halaman

Tandem Sempurna

2. AC Milan – Klub asal Italia ini tercatat mengeluarkan dana sebesar 70 juta euro untuk mendatangkan 3 pemain. Diantaranya yakni Krzysztof Piatek, Lucas Paqueta, dan Mattia El Hilali. (AFP/Marco Bertorello)

Paqueta didatangkan AC Milan dari Flamengo. Sejauh ini ia sudah nyetel dengan gaya permainan tim asuhan Gennaro Gattuso.

Paqueta selama ini selalu masuk skuat utama AC Milan. Dia juga menjadi tandem yang sempurna untuk Krzysztof Piatek.

3 dari 3 halaman

Bikin Nyaman

3. Lucas Paqueta – Flamengo ke AC Milan £31.5M (AFP)

Sejak bergabung dengan AC Milan pada 3 Januari 2019, Paqueta selalu mendapat dukungan dari Gattuso. Sosok mantan gelandang AC Milan itu membuat sang pemain nyaman di San Siro.

Badai Cedera, Solskjaer Siap Turunkan Asisten Pelatih MU

Liputan6.com, Manchester – Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer menanggapi enteng badai cedera yang menyerang skuatnya. Dia bahkan bercana dan menyatakan siap menurunkan sang Michael Carrick.

Menghadapi Crystal Palace, Rabu (27/2/2019), MU dipastikan kehilangan Jesse Lingard, Ander Herrera, dan Juan Mata yang terkapar saat meladeni Liverpool, Minggu (24/2/2019).

Partisipasi Marcus Rashford juga diragukan karena bermain dengan cedera melawan Liverpool. Begitu pula Nemanja Matic dan Anthony Martial.

“Saya tidak khawatir. Saya yakin kami memiliki 11 pemain pada partai selanjutnya. Jika perlu, Michael (Carrick) bisa tampil. Untungnya saya belum perlu ikut bermain,” kata Solskjaer.

“Kami kehilangan sejumlah pemain. Namun kami akan baik-baik saja. Ada pemain akademi yang siap dipromosikan,” sambungnya, dilansir situs resmi MU.

2 dari 3 halaman

Skuat Dalam

Ole Gunnar Solskjaer bersama Scott McTominay. (AFP/Oli Scarff)

Beberapa talenta muda yang bisa diturunkan Solskjaer adalah Angel Gomes, James Garner, dan Tahith Chong. Sementara para pelapis juga menunjukkan dapat diandalkan menyusul penampilan impresif versus Liverpool, yakni Scott McTominay dan Andreas Pereira.

“Kami memiliki skuat fantastis. Mereka yang diturunkan siap menjawab kepercayaan,” tegas Solskjaer.

3 dari 3 halaman

Posisi Klasemen

Hasil imbang 0-0 melawan Liverpool membuat MU tergusur dari zona Liga Champions. Mereka kini menempati posisi lima, satu angka di belakang Arsenal.

Simeone: Lawan Harus Takuti Duet Morata-Costa

Liputan6.com, Jakarta Diego Simeone memuji dampak Alvaro Morata di Atletico Madrid. Tapi, Simeone menegaskan kehadiran Morata tidak akan menimbulkan persaingan dengan Diego Costa.

Morata bergabung dengan Atletico Madrid dari Chelsea dalam kontrak pinjaman selama 18 bulan. Dan, ia sudah membuka skor untuk klubnya dalam kemenangan 2-0 atas Villarreal.

“Kami sangat senang memiliki keduanya, saya tidak suka menganalisis perbedaan di antara mereka atau membandingkan keduanya,” kata Simeone kepada wartawan, seperti dikutip Marca, Senin (25/2/2019).

“Kedua pemain menambahkan kualitas mereka sendiri ke tim, kami tahu mereka masing-masing memiliki banyak kualitas dan sangat penting bagi kami,” kata manajer Atletico Madrid itu.

2 dari 3 halaman

Harus Takut

Aksi Alvaro Morata pada leg 1, babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di stadion Wanda Metropolitano, Madrid., Kamis (21/2). Atl Madrid menang 2-0 atas Juventus (Javier Soriano)

“Morata telah membuat dampak instan di sini, dua gol yang dianulir sebelumnya tidak seharusnya itu ditafsirkan dengan buruk,” kata Simeone.

“Ketika kamu memiliki striker seperti Costa dan Morata maka lawanmu harus selalu takut akan kerusakan apa yang bisa mereka lakukan,” pujinya.

3 dari 3 halaman

Nasib Buruk

Bek Real Madrid, Sergio Ramos, berebut bola dengan striker Atletico Madrid, Alvaro Morata, pada laga La Liga di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2). Real Madrid menang 3-1 atas Atletico Madrid. (AP/Manu Fernandez)

Pada bagian lain Simeone juga sempat menjelaskan soal kepindahan Morata dari Chelsea.

“Morata memiliki nasib buruk, tetapi dia terus bekerja dan kami sangat mendukungnya, dia terus berusaha keras dan menunjukkan sikap yang baik.

“Saya sangat bangga dengan pemain saya secara umum dan musim yang kita alami,” kata Simeone

MU Imbang, Pogba Tunda Selebrasi di Depan Pacar dan Anak Pertama

Liputan6.com, Jakarta – Maria Salaues, pacar bintang Manchester United (MU) Paul Pogba, membawa bayi mereka yang baru lahir depan umum. Salaues ikut menyaksikan laga MU kontra Liverpool, yang berkesudahan imbang.

Model seksi asal Bolivia itu, terlihat sangat berhati-hati untuk tidak menampilkan ‘Pogbaby’ – dengan menidurkannya dalam ayunan bayi.

Anak pertama Pogba lahir bulan lalu. Dan, kabar kelahirannya ini, sempat keliru disampaikan legenda MU, Bryan Robson, yang memberi selamat kepada ayah baru itu sebelum dia mengkonfirmasi berita tersebut.

Pasangan ini sebenarnya selalu menjaga kehidupan pribadi mereka dari paparazzi. Bahkan, Salaues tidak pernah memamerkan diri sebagai pacar Pogba di Piala Dunia tahun lalu.

2 dari 3 halaman

Beri Hiburan

4. Paul Pogba – Awal kedatangan Pep ke Man City, Pogba adalah target pertama mereka. Tampil mengesankan saat bersama Juventus menjadi alasan Pep ingin mendatangkan Pogba. (AFP/Oli Scarff)

Namun, model berusia 25 tahun itu muncul di Old Trafford pada Minggu lalu untuk menghibur kekasihnya. Ini juga menjadi kemunculannya pertama kali bersama bayinya di depan umum.

Pogba sempat melakukan selebrasi unik dengan menggosok-gosokkan perutnya sebagai tanda merayakan kelahiran anaknya. Itu ketika dia mencetak gol dari titik penalti saat melawan Brighton pada bulan Januari lalu.

3 dari 3 halaman

Belum Terkalahkan

Selebrasi gol pemain Man United usai Paul Pogba mencetak gol pertama pada babak kelima FA Cup yang berlangsung di stadion Stamford Bridge, London, Selasa (19/2). Man United menang 2-0 atas Chelsea. (AFP/Adrian Dennis)

Tapi, Pogba kemarin tidak memiliki kesempatan untuk melakukan selebrasi dihadapan Salaues. Pasalnya, MU hanya bermain imbang dengan Liverpool dalam pertandingan yang membosankan.

Meski begitu, para pemain MU tetang senang dan bangga. Mereka sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan di Liga Inggris di bawah asuhan pelatih Norwegia menjadi 10 pertandingan.

6 Legenda Lapangan Hijau yang Tak Pernah Tampil di Liga Inggris

Jakarta – Ronaldinho pernah punya nama begitu besar di jadag sepak bola dunia. Dia pernah merumput di klub-klub elite Eropa seperti Barcelona (Spanyol), PSG (Prancis), hingga AC Milan (Italia).

Sayang, nama besar itu tak membuatnya bisa merambah kompetisi yang dianggap paling glamor dan terbesar sejagad: Liga Inggris. Status terbaik bukan isapan jempol semata.

Publik dunia sudah mengakui kalau sejak bergulir pada 1992, Liga Inggris punya ‘cita rasa’ berbeda. Mereka berhasil menjadi contoh nyata bagaimana mengubah sepak bola menjadi sebuah industri dan tontonan.

Gemerlap itu pula yang membuat banyak pesepak bola tergoda dengan tawaran klub-klub asal negeri Ratu Elizabeth tersebut. Selain ditonton 4,7 miliar di seluruh dunia, Premier League menjanjikan pendapatan tinggi.

Sejak awal, Premier League menjadi rumah bagi para pemain terbaik dunia. Kehadiran mereka menambah pesona dan kualitas Liga Inggris. Efek lurusnya adalah kekuatan belanja klub-klub peserta Liga Premier yang meningkat pesat.

Tapi, tak semua legenda lapangan hijau bisa merasakan karier kompetitif di Premier League. Selain Ronaldinho, ada lima pesepak bola lain yang tak sempat merasakan persaingan sengit di pentas Liga Inggris:

2 dari 7 halaman

Kaka

3. Kaka – Bintang AC Milan asal Brasil ini memiliki nama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite. Julukan Kaka bermula dari panggilan adiknya Diago untuk dirinya yang saat itu tidak bisa menyebutkan nama Ricardo. (AFP/Giuseppe Cacace)

Ricardo Izecson dos Santos Leite alias Kaka adalah pemain yang memiliki kualitas luar biasa. Nama besarnya di panggung sepak bola internasional sempat membuatnya meraih penghargaan bergengsi, yakni Ballon d’Or.

Penghargaan tersebut tergolong istimewa, karena menjadi orang terakhir sebelum dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Pada tahun 2007 tersebut, ia juga memetik trofi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA. Daftar kemenangannya bertambah ketika ia memenangkan Piala Dunia bersama Brasil pada 2002.

Kaka memulai karier di Sao Paolo, dan pada 2003-2004 berkostum AC Milan. Bersama I Diavolo Rosso, ia berada 6 tahun, dengan koleksi 95 gol dari 270 pertandingan.

Di Italia pula, Kaka memenangkan Serie A, Liga Champions, Piala Super UEFA, Piala Dunia Antarkklub FIFA, dan Piala Super Italia. Pada musim panas 2009, Real Madrid datang menjemput. Sayang, Kaka tak mengalami masa keemasan seperti bersama AC Milan.

Pada September 2013, Kaka kembali ke AC Milan, lalu bergabung dengan Orlando City di panggung Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat , pada Januari 2015. Selama berada di negeri Paman Sam, ia bermain 75 partai dengan mencetak 24 gol dan 22 assist.

Satu yang mengejutkan, sampai pensiun dari lapangan hijau, tak satupun klub asal Premier League yang berhasil membawanya ke Britania Raya. Manchester City sempat mengajukan proposal pada 2009, namun Kaka enggan.

3 dari 7 halaman

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo memutuskan pensiun dari sepak bola pada 6 November 2017 saat berusia 38 tahun. awal karirnya Pirlo bermain untuk klub dekat kota kelahirannya yakni Brescia pada 1995, dan klub terakhirnya adalah New York City FC. (AFP/Fabrice Coffrini)

Publik tak bisa memungkiri Andrea Pirlo adalah legenda sepak bola di ranah Italia. Sepak terjang bersama AC Milan dan Juventus, telah menghadirkan beragam gelar juara.

Selain klub, ia juga sukses membawa Italia menjadi juara dunia 2006 di Jerman. Sebuah pencapaian yang lengkap sepanjang perjalaan Pirlo di tanah Eropa, sebelum ia memutuskan pindah ke Major Leagus Soccer (MLS), kompetisi sepak bola di Amerika Serikat (AS).

Bersama AC Milan, ia menghabiskan 10 musim dengan koleksi gelar Serie A sebanyak dua kali, Liga Champions (2), Piala Super Eropa (2), Piala Dunia Antarklub (10< Piala Super Italia dan Coppa Italia. Kala berkostum Juventus, ia juga mencetak banyak gelar.

Namun lagi-lagi, tak ada klub asal Premier League yang sanggup membawa sang playmaker ke Inggris. Manchester United sempat membuka wacana memanfaatkan Pirlo, namun mereka tak yakin 100 persen.

4 dari 7 halaman

Xavi Hernandez

Xavi Hernandez saat melakukan selebrasi usai membawa Barcelona menjuarai Liga Champions 2014-2015. Xavi menuduh kalangan media tak adil dalam pemberitaan terkait masalah pajak Lionel Messi. (EPA/Alejandro Garcia)

Sang jenderal. Itula julukan bagi Xavi Hernandez. Maestro area tengah ini menghabiskan nyaris seluruh karier profesionalnya bersama Barcelona. Ia menjadi satu di antara pemain tengah terhebat di dunia.

Beragam gelar menjadi koleksi Xavi, seperti 8 gelar La Liga, Copa Del Rey (3), Piala Super Spanyol (6), Piala Super Eropa (2), Piala Dunia Antarklub (2) dan Liga Champions (4).

Selain itu, Xavi menjadi persona penting kala Timnas Spanyol menjadi jawara Piala Dunia 2010 dan dua Piala Eropa, yakni edisi 2008 dan 2012. Xavi meninggalkan Barcelona pada akhir musim 2014-2015, lalu bergabung dengan klub asal Qatar, Al Sadd.

Langkah Xavi ke Premier League sempat terbuka. Kala itu, Louis van Gaal, yang notabene eks pelatih di Barcelona, mengajak Xavi ke Premier League. Van Gaal ingin Xavi berkostum Manchester United.

Sayang, hal itu tak pernah kesampaian. Walhasil, Xavi tak akan pernah muncul di panggung Premier League.

5 dari 7 halaman

Andres Iniesta

Gelandang timnas Spanyol, Andres Iniesta (Twitter/Iniesta)

Tandem sehati Xavi Hernandez. Ia adalah alumni akademi sepak bola milik Barcelona, La Masia. Secara statistik, Iniesta sudah bermain 674 pertandingan dan mencetak 57 gol bersama Barcelona.

Iniesta pernah merasakan ragam trofi juara, seperti La Liga (9), Copa Del Rey (6), Piala Super Spanyol (6), Piala Dunia Antarklub (3), Piala Super Eropa (2) dan Liga Champions (4).

Sekadar tambahan, Iniesta merasakan juara di pentas Piala Dunia 2010, plus dua trofi Euro; 2008 dan 2012. Iniesta hampir bergabung dengan Manchester United, saat David Moyes menjadi arsitek Setan Merah. Begitu juga dengan Manchester City, yang sudah mengajukan penawaran.

Pada akhirnya Iniesta tak memilih pergi, dan ingin setia di Camp Nou.

6 dari 7 halaman

Zinedine Zidane

Ekspresi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane saat sesi latihan di Madrid, Spanyol, Selasa (13/2). Real Madrid akan menghadapi Paris Saint Germain (PSG) pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu. (AP Photo/Paul White)

Satu lagi legenda sepak bola yang tak pernah menapakkan kakinya untuk berkarier di ranah Premier League; Zinedine Zidane. Ia lebih menapak panggung Ligue 1, Liga Italia Serie A dan ‘finis’ di La Liga bersama Real Madrid.

Keputusan tersebut tergolong mengejutkan, karena banyak klub-klub asal Premier League yang bersedia membayar mahal Zinedine Zidane. Manchester United, Manchester City, Newcastle United sampai Chelsea, pernah mengajukan penawaran.

Namun, Zinedine Zidane tak mengambil kesempatan berada di panggung Premier League.

7 dari 7 halaman

Ronaldinho

5. Ronaldinho – Kedatangan Guardiola berdampak buruk pada karier Ronaldinho. Hal tersebut membuatnya pindah ke klub besar Italia, AC Milan. (AFP/Josep Lago)

Pemain yang sempat disebut sebagai ‘pesulap’ tersebut tak pernah menginjakkan kakinya di tanah kompetisi Inggris, terutama Premier League. Padahal, seabreg penawaran pernah ada di ‘meja kerjanya’.

Sayang, godaan gaji besar dan berada di liga dengan ornamen industrialisasi yang kuat, gagal meluluhkan hati pria yang kini berusia 38 tahun tersebut. Dinho lebih gembira meniti karier di Liga Italia Serie A dan La liga, plus Liga Brasil tentunya.

Sedikit cerita, Ronaldinho bukan tanpa kans masuk ke Premier League. Namanya sempat digadang-gadang bakal menjadi pemain Manchester United ada musim panas 2003.

Sayang, pergerakan transfer yang bermaksud menggantikan peran David Beckham tersebut gagal. Ironis, karena Dinho tak jadi berkostum Manchester United hanya 48 jam dari deadline bursa transfer musim panas 2003. (Prisca Ananda).

Sumber: sportskeeda

Indra Sjafri: Marinus Bisa Kendalikan Emosi

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, takjub dengan kedewasaan Marinus Wanewar. Meskipun kerap mendapatkan provokasi dari Vietnam, namun sang bomber mampu mengendalikan emosinya. 

Marinus Wanewar sebelumnya mendapatkan kritikan karena sikap tak sportifnya kepada pemain Kamboja U-22. Namun, belakangan terungkap kalau para pemain tuan rumahlah yang sejak awal pertandingan kerap melakukan provokasi terhadap Marinus.

Pada laga melawan Vietnam U-22, Marinus juga mendapatkan perlakuan yang sama. Beberapa kali terlihat Marinus coba diprovokasi oleh para pemain lawan, namun sang pemain hanya diam dan membalasnya dengan senyuman.

Bahkan, Marinus berubah menjadi penengah ketika Osvaldo Haay terlibat perkelahian kecil dengan pemain Vietnam U-22. Marinus dengan sigap mencegah para pemain lawan lainnya yang mencoba ikut campur ketika wasit sudah memisahkan kedua pemain tersebut.

“Saya mengenal Marinus sudah tujuh pekan dan ini pekan kedelapan. Dia anak yang cerdas. Jangan pikir dia gampang terpancing emosinya sama lawan. Dia adalah pemain yang bisa mengontrol emosinya,” kata Indra Sjafri kepada wartawan, Minggu (24/2/2019).

Indra Sjafri juga berpesan agar media dan sosial media tidak selalu memojokkan Marinus ketika melakukan sesuatu yang dianggap tidak lazim. Pelatih asal Sumatra Barat itu ingin masyarakat Indonesia sama-sama membantu Marinus untuk menjadi penyerang yang hebat.

“Saya ingin dia menjadi pemain terbaik di Indonesia. Jadi, tolong kepada media dan masyarakat Indonesia untuk terus mengawal dan mendukung Marinus,” tegas Indra Sjafri.

Timnas Indonesia U-22 melaju ke final Piala AFF 2019 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0. Pasukan Garuda Muda bisa mengandalkan ketajaman Marinus Wanewar yang sedang dalam puncak performanya di Piala AFF ini.

HEADLINE: Tembus Final Piala AFF 2019, Timnas U-22 Indonesia Bidik Sejarah

Liputan6.com, Jakarta – Veni, vidi, vici atau datang, lihat, dan menang. Itukah yang akan dinikmati Timnas U-22 Indonesia di ajang Piala AFF U-22 2019? Saat ini, langkah tim asuhan Indra Sjafri ini sudah sampai di partai puncak, di ajang yang digelar di Kamboja itu.

Tiket ke partai puncak itu didapat usai mengalahkan Vietnam 1-0 lewat gol semata wayang Luthfi Kamal di semifinal, Minggu (24/2). Padahal, ini adalah pertama kalinya, Indonesia tampil di turnamen yang pertama kali digelar pada tahun 2005 itu.

Dengan status debutan, langkah Timnas U-22 Indonesia yang sudah sampai ke final, memang luar biasa. Tak pelak, Witan Sulaeman dan kawan-kawan pun akan mencetak sejarah jika mampu menghajar Thailand, lawan di partai puncak yang akan digelar sore nanti.

Indra Sjafri jelas tak ingin pasukannya membuang kesempatan emas ini. Dia menegaskan Garuda Muda tak mau pulang dengan tangan kosong ke Tanah Air. Timnas U-22 ingin merebut gelar juara Piala AFF untuk yang pertama kalinya.

“Target pertama lolos ke babak gugur karena grup B sangat ketat. Lalu target kedua kami lolos ke final, dan terakhir kami ingin bawa pulang Piala AFF U-22,” kata Indra, yang pada 2013 sukses membawa Timnas U-19 jadi juara di ajang serupa.

Timnas U-22 Indonesia memang layak tampil di final. Sepanjang perhelatan Piala AFF U-22, performa mereka terus meningkat dari laga per laga. Tentu, diharapkan, penampilan mereka menemui puncaknya saat duel lawan Thailand.

Indonesia memang sempat terlihat agak gugup di dua laga awal Grup B. Hasil, dia dua pertandingan, mereka hanya mampu meraih hasil imbang: 1-1 lawan Myanmar dan 2-2 saat berhadapan dengan Malaysia.

Performa lebih baik baru ditunjukkan pasukan Indra Sjafri di pertandingan ketiga, yang merupakan laga penentuan lolos tidaknya mereka ke semifinal. Menghadapi tuan rumah Kamboja, yang telah memastikan lolos, Tim Merah Putih tampil beringas.

Alhasil, dua gol berhasil diberondong Marinus Wanewar ke gawang Kamboja dan memastikan tiket ke semifinal.

Lawan Vietnam, yang berstatus juara Grup A, di semifinal, Tim Garuda juga sama sekali tak gentar. Timnas U-22 tampil gemilang untuk menahan setiap gempuran lawan.

Infografis Final Piala AFF 2019 (Liputan6.com/Triyasni)

Bahkan, mereka mampu menjebol gawang Vietnam lewat tendangan bebas cantik yang dieksekusi Luthfi Kamal pada menit ke-69. Itulah satu-satunya gol yang tercipta, dan Indonesia pun ke final. 

Pasukan Garuda Muda juga semakin percaya diri. Mereka yakin, pencapaian saat ini, pantas mereka dapatkan karena perjuangan yang tak kenal lelah.

“Alhamdulillah kami meraih hasil positif pada pertandingan semifinal. Namun, kami harus fokus lagi untuk mempersiapkan laga final,” ujar Witan.

Di dua laga terakhir, memang performa Timnas U-22 Indonesia makin mengilap. Permainan kolektif dipertujukkan dengan sangat baik. Faktor kecepatan para pemain Indonesia juga benar-benar dieksploitasi sehingga membuat lawan keteteran.

2 dari 3 halaman

Faktor Marinus

Marinus Wanewar menjadi andalan lini depan Timnas U-22 Indonesia di Piala AFF U-22 2019. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Marinus Wanewar jadi salah salah satu pemain Timnas U-22 yang jadi momok bagi lawan. Termasuk di final nanti, penyerang asal Papua ini diharapkan mampu membuat perbedaan sehingga bisa mengantar Indonesia ke tangga juara.

Dengan tiga gol yang dia lesakkan, pemain berusia 21 tahun ini bahkan berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak di Piaal AFF U-22. Tak heran, Indra Sjafri sangat berharap kepada ketajaman pemain Bhayangkara FC ini.

Indra pun makin percaya, kareka belakangan, sang pemain sudah semakin mahir mengatur emosinya. Contohnya, saat duel lawan Vietnam, beberapa kali terlihat Marinus coba diprovokasi pemain lawan, namun sang pemain hanya diam dan membalasnya dengan senyuman.

“Saya mengenal Marinus sudah tujuh pekan dan ini pekan kedelapan. Dia anak yang cerdas. Jangan pikir dia gampang terpancing emosinya sama lawan. Dia adalah pemain yang bisa mengontrol emosinya,” kata Indra Sjafri kepada wartawan, Minggu (24/2/2019).

Marinus memang sempat bikin heboh dengan tingkah kontroversialnya. Di SEA Games 2017 lalu, saat melawan Kamboja. Dia dituduh memegang kemaluannya di hadapan para pemain Kamboja.

Tapi, seperti disebut Indra, saat ini, tampaknya dia telah berubah. Buktinya, dia bisa begitu berkontribusi untuk Timnas U-22 Indonesia.

“Saya ingin dia menjadi pemain terbaik di Indonesia. Jadi, tolong kepada media dan masyarakat Indonesia untuk terus mengawal dan mendukung Marinus,” ujar Indra.

3 dari 3 halaman

Tahu Kekuatan Thailand

Timnas U-22 Indonesia siap tempur menghadapi Thailand di final Piala AFF U-22 2019. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Indra Sjafri sendiri menyebut, duel final lawan Thailand bukanlah hal yang istimewa. Pasalnya, kedua tim sudah sangat sering saling berhadapan, di berbagai level, berbagai kategori umur, dan berbagai kejuaraan.

Indra pun menilai, kedua tim, baik Indonesia dan Thailand, sudah saling mengetahui kekuatan masing-masing. Sekarang tinggal bagaimana mereka saling meracik strategi, memanfaatkan peluang-peluang yang ada, dan membuat sesedikit mungkin kesalahan.

Indra sendiri mengaku sudah mempelajari kekuatan terkini Thailand. Paling tidak, pria asal Minang ini sudah punya bekal karena menyaksikan laga Thailand saat mengalahkan Kamboja lewat adu tendangan penalti.

“Mudah-mudahan ini tak sekadar final. Semoga ini bisa menjadi gelar kedua saya untuk tim usia yang berbeda,” Indra Sjafri menegaskan.

Selamat berjuang Garudaku….

Saran Mancini untuk Juventus Agar Bisa Bangkit di Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta Roberto Mancini menyatakan dukungannya pada Juventus di ajang Liga Champions. Pelatih Timnas Italia itu pun, memberikan semangat pada Juventus untuk kembali melawan Atletico Madrid di leg kedua 16 besar.

Seperti diketahui, Juventus kalah 0-2 dalam pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions di markas Atletico Madrid. Tapi, Mancini yakin Juventus memiliki apa yang diperlukan untuk tetap mencapai perempat final.

“Mereka pernah melakukannya di kandang ke Real Madrid musim lalu saat ketinggalan 3-0,” katanya.

“Juve-Atletico? Mereka tahu itu akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Mancini kepada Tiki Taka.

“Tidak ada formula ajaib untuk comeback, tetapi Juventus adalah tim yang berpengalaman dan mereka kembali dari 3-0 di kandang ke Real Madrid musim lalu,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Penampilan Ronaldo

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi usai membobol gawang Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (29/12). (AFP/Marco Bertorello)

Mancini juga sempat mengomentari penampilan bintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

“Mungkin Ronaldo tidak melakukan di Liga Champions, seperti apa yang dia lakukan di masa lalu, tetapi dia selalu mencapai hal-hal penting.

“Dia baik-baik saja di Serie A. Saya pikir pada levelnya, sulit di mana saja. Liga di Italia sama sulitnya dengan di Inggris dan sedikit kurang di Spanyol, tetapi bagi saya dia mengalami musim yang baik.

3 dari 3 halaman

Pelatih Hebat

6. Diego Simeone – Pelatih Atletico Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

Pada bagian lain Mancini juga sempat menilai sosok pelatih Atletico Madrid.

“Simeone? Dia memiliki karakter yang hebat sebagai pelatih dan dia membuat timnya sangat sulit untuk dihadapi. Mereka juga mengganggu Anda dalam situasi tertentu di rumah.

“Gerakannya? Rasanya kurang enak, tetapi saya pikir dia adalah orang pertama yang tahu itu dan dia meminta maaf. ”

Alasan Pelatih Timnas Indonesia Tunjuk 3 Asisten

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy membeberkan alasan di balik keputusannya menunjuk Yeyen Tumena, Joko Susilo, dan Alan Haviludin, sebagai asisten.

Ketiga asisten pelatih Timnas Indonesia itu diperkenalkan pada Senin (25/2/2019) di Kantor PSSI, Jakarta. Dalam sesi itu, hanya Yeyen dan Joko yang hadir. 

“Dengan coach Yeyen, saya sudah sering berkomunikasi dan mengenal dia. Dia sangat memahami sepak bola Indonesia, terutama sebagai pemain timnas,” kata Simon.

“Kemudian saya bicara dengan coach Yeyen dan muncul nama coach Joko, kemudian Alan akan mendampingi kami di sektor kiper,” imbuh mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

Simon meyakini ketiga pendampingnya itu sangat memahami sepak bola Indonesia, terutama terkait dengan pengalaman di klub dan akademi. 

Sebagai contoh Joko Susilo. Pelatih asal Cepu ini sudah lama menangani Arema, baik tim senior maupun junior. Sebelum dipanggil timnas, Joko merupakan direktur Akademi Arema. Menurut Simon, hal ini sangat penting bagi timnas untuk memiliki tim pelatih yang berpengalaman di klub.

“Saya tahu coach Joko adalah orang yang sangat mencintai pekerjaannya dan dia konsisten di Arema. Lalu ketika saya menawari pekerjaan ini, dia menyanggupi,” ucap Simon menambahkan.

Setelah mengumumkan tiga asisten pelatih, Simon langsung memberi tugas untuk memantau pemain di turnamen pramusim Piala Presiden. 

Selain itu, tim pelatih juga langsung bekerja untuk pemusatan latihan. Rencananya, Timnas Indonesia akan menjalani TC mulai 6-21 Maret. 

TC di Australia digelar sampai 17 Maret. Timnas Indonesia akan melanjutkan pemusatan latihan di Bali hingga 21 Maret. Setelah itu, mereka akan menghadapi Myanmar dalam laga uji coba internasional yang digelar pada 25 Maret 2019.

Sumber: Bola.com

Abaikan Perintah Pelatih Chelsea, Kepa Lolos dari Sanksi?

Liputan6.com, Jakarta Penjaga gawang, Kepa Arrizabalaga membangkang perintah pelatih Chelsea, Maurizio Sarri pada pertandingan melawan Manchester City di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019). Dia menolak digantikan Willy Caballero saat masa perpanjangan waktu segera berakhir.

Sikap Kepa seakan menampar wajah Sarri sebagai pelatih. Reputasinya dan nama baiknya sebagai pelatih tercoreng sikap mbalelo penjaga gawang berusia 24 tahun tersebut. Apalagi dalam duel ini, Chelsea akhirnya kalah 3-4 lewat drama adu penalti melawan ManCity. 

Meski akhirnya menganggap sikap Kepa sebagai kesalahpahaman, Maurizio Sarri tidak bisa menyembunyikan kemarahannya saat kejadian. Mantan pelatih Napoli tersbebut bahkan sempat membanting botol sebagai luapan emosinya atas pembangkangan Kepa.

“Kepa benar, tapi dia salah dalam caranya bersikap. Saya benar-benar marah dan akan berbicara padanya (Kepa) karena dia harus mengerti kalau kami bisa dapat masalah, terutama dengan Anda (para media),” beber Sarri seperti dilansir Metro.co.uk. 

Kepa sudah menyampaikan pembelaannya. Dia mengaku tidak bermaksud meremehkan Sarri. Hanya saja, keputusan itu terlihat salah karena tim dokter terlambat tiba di bench pemain. Dia mengaku masih bisa melanjutkan permainan meski sempat mendapat perawatan dari tim medis Chelsea. (Baca pembelaan Kepa selengkapnya di sini).

2 dari 2 halaman

Lolos Sanksi?

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, menolak diganti saat melawan Manchester City pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). (AFP/Adrian Dennis)

Tidak hanya Sarri yang berang melihat sikap Kepa. Fans Chelsea juga marah dan meminta pemain Spanyol itu dikeluarkan dari tim. Namun Kepa boleh bernapas lega. Sebab, manajamen The Blues kabarnya sama sekali tidak memberikan hukuman terhadap dirinya.

Salah seorang sumber seperti dilansir Metro.co.uk, menyebutkan bahwa baik Sarri maupun Kepa sama-sama ingin melupakan kejadian memalukan tersebut.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Hadapi Becamex, Kondisi Trio Pemain Asing Anyar Persija dalam Tanda Tanya

Liputan6.com, Jakarta – Kebugaran tiga pemain asing anyar Persija Jakarta dalam tanda tanya pada laga Grup G AFC Cup melawan Becamex Binh Duong, Selasa (26/2/2019). Pelatih Persija Ivan Kolev menyebut kebugaran Silvio Escobar, Rohit Chand dan Steven Paulle belum 100 persen.

“Saya sedikit khawatir tentang kondisi mereka. Namun, saya yakin, jika diturunkan besok, mereka memiliki kualitas yang kami butuhkan,” ujar Ivan Kolev pada konferensi pers konferensi pers jelang pertandingan.

Persija merekrut Silvio Escobar, Rohit Chand, dan Steven Paulle dalam beberapa hari terakhir. Mereka belum mengikuti turnamen kompetitif sejak Liga 1 2018 berakhir pada Desember lalu. Artinya, pertandingan menghadapi Becamex menjadi laga perdana mereka setelah libur hampir dua bulan.

Kondisi berbeda dialami pemain impor Persija lain yakni Bruno Matos. Dia dalam kondisi bugar karena sudah berlaga di Piala Indonesia.

Persija mendatangkan Silvio Escobar untuk mengantisipasi absennya Marko Simic yang terkena masalah hukum di Australia. Sedangkan Rohit Chand dan Steven Paulle didatangkan sebagai pengganti Jahongir Abdumuminov dan Vinicius Lopes Laurindo ‘Neguete’.

2 dari 3 halaman

Yakin Menang

Pemain Persija Jakarta memasuki lapangan saat latihan jelang laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Senin (25/2/2019). Persija akan Melawan Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pada kesempatan sama, gelandang Ramdani Lestaluhu menyatakan kepercayaan diri Persija untuk menaklukkan Becamex Binh Duong. Dengan dukungan The Jakmania, dia optimistis Macan Kemayoran bisa membungkam wakil Vietnam tersebut.

“Tahun lalu kami mencapai semifinal zona ASEAN. Saat ini para pemain ingin lebih dan mau meraih juara,” tutur Ramdani.

3 dari 3 halaman

Tergusur dari Liga Champions Asia

Persija menghadapi Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Macan Kemayoran tampil di AFC Cup setelah gagal mencapai fase grup Liga Champions Asia. Langkah Ismed Sofyan dan kawan-kawan dihentikan Newcastle Jets pada kualifikasi putaran dua.

Selain Becamex Binh Duong, Persija juga bersaing melawan Ceres-Negros (Filipina) dan Shan United (Myanmar). Mereka berusaha menempati dua posisi teratas untuk mencapai semifinal zona ASEAN AFC Cup.

Seperti Kepa Arrizabalaga, 4 Pemain Ini Juga Tak Mau Diganti Pelatih

London – Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, menolak digantikan pemain lain saat duel lawan Manchester City di final Piala Liga Inggris, Minggu (26/2/2019). Kondisi ini tentu saja mencengangkan sang manajer, Maurizio Sarri.

Namun, tak hanya pelatih asal Italia itu yang berang dengan ulah kiper 24 tahun itu, melainkan juga penggemar olahraga sepak bola yang dibuat penasaran dengan alasan penolakan Kepa itu.

Belakangan Sarri menyatakan penolakan Kepa Arrizabalaga untuk diganti sebagai sebuah salah paham, ditambah Kepa juga mengklaim dia tak berniat membantah instruksi sang pelatih. Namun, tetap saja insiden ini jadi sorotan. Apalagi, performa Chelsea akhir-akhir memang dalam sorotan.

Aksi Kepa itu jadi perbincangan hangat di kalangan fans si kulit bundar. Pemain yang masih aktif, mantan pemain, pundit, hingga kalangan media membahas aksi “luar biasa” yang terjadi di Wembley Stadium itu.

Kejadian pemain menolak keputusan pelatih untuk digantikan pemain lain memang jarang terjadi di dunia sepak bola. Hanya, bukannya tak pernah terjadi sebelumnya.

Aksi serupa yang dilakukan Kepa Arrizabalaga pada pengujung extra time melawan City itu, pernah dilakukan beberapa pemain lain. 

Press Association Sport menulis setidaknya ada empat pemain yang juga pernah membangkang instruksi pelatihnya untuk ditarik keluar dan digantikan pemain lain saat pertandingan. Insiden ini terjadi di level klub maupun timnas.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

Sumber: Sport BT

2 dari 5 halaman

Lukasz Fabianski (Swansea)

Pria asal Polandia ini merupakan pertahanan yang kokoh di mistar gawang Swansea City. Dia selalu tampil displin dan sudah mencatatkan rekor dengan 100 penyelamatan musim ini. (AFP/Glyn Kirk)

Aksi serupa yang dilakukan Kepa pernah pula dilakukan kiper Swansea, Lukasz Fabianski, pada 2017. 

Fabianski mengalami cedera dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur setelah bertabrakan dengan Vincent Janssen pada menit ke-81. Sang pelatih, Paul Clement, meminta kiper cadangan Kristoffer Nordfeldt, untuk bersiap.

Namun, Fabianski bersikukuh dia baik-baik saja dan permainan dilanjutkan. Hanya, ia terus-menerus terlihat memegang tulang rusuknya, bahkan saat dia melakukan penyelamatan bagus terhadap serangan Dele Alli.

Clemet lantas memutuskan mengganti Fabianski pada menit ke-86. Papan yang mengindikasikan pergantian pemain sudah diangkat asisten wasit, namun sang kiper menolak keputusan itu.

Setelah beberapa saat Fabianski bergeming, Clemet akhirnya mendatangi asisten wasit keempat dan membatalkan perubahan itu. Permainan pun dilanjutkan lagi. Namun, itu jadi keputusan buruk. Fabianski yang ngotot bermain, akhirnya kebobolan tiga gol jelang laga usai, mengubah keunggulan Swansea 1-0, jadi kekalahan 1-3 dari Tottenham di akhir pertandingan.

3 dari 5 halaman

Carlos Tevez (Manchester City)

Carlos Tevez saat masih berseragam Manchester City. Tevez adalah salah satu pemain yang pernah membela Manchester United dan City. (AFP/ Andrew Yates)

Lawan Chelsea pada laga di Wembley Stadium, Minggu malam (24/2/2019), ternyata juga pernah mengalami insiden mirip Kepa. Bedanya, penolakan dilakukan pemain yang duduk di kursi pemain cadangan untuk masuk ke lapangan.

Sosok yang dituding membangkang instruksi pelatih itu adalah Carlos Tevez. Pelatih City ketika itu, Roberto Mancini, menuding Tevez menolak untuk jadi pemain pengganti pada babak kedua laga kontra Bayern Muenchen di Liga Champions 2011.

Tevez menolak perintah Mancini, namun menganggap insiden itu sebagai salah paham.

Aksi itu berbuntut panjang lantaran ditengarai sebagai awal dari hubungan buruk keduanya di City, yang membuat Tevez disanksi klub hingga lima bulan lamanya, sebelum akhirnya ia kembali dan turut berkontribusi atas gelar juara Premier League.

4 dari 5 halaman

Nikola Kalinic (Kroasia)

Ekspresi striker Kroasia, Nikola Kalinic, setelah mencetak gol balasan ke gawang Spanyol pada laga Grup D Piala Eropa 2016 di Stade Mahmut-Atlantique, Bordeaux, Rabu (22/6/2016) dini hari WIB. (AFP/Nicolas Tucat)

Pemain satu ini jadi sorotan di Piala Dunia 2018. Ia dipulangkan pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic, setelah menolak dimainkan pada laga penyisihan grup menghadapi Nigeria.

Dalic mengungkapkan Kalinic mengklaim tak fit untuk bermain. Namun, alasan itu tak masuk akal buat sang pelatih lantaran mirip serangkaian insiden yang pernah terjadi sebelumnya.

Sejak saat itu, penyerang 31 tahun itu, yang sudah mengoleksi caps 41 untuk Timnas Kroasia, tak pernah lagi dipanggil ke Timnas.

5 dari 5 halaman

Les Sealey (Manchester United)

1. Les Sealey, kiper ini didatangkan MU dari Luton Town saat usianya 35 tahun pada musim 1992/1993. Dirinya menjadi pelapis Peter Schmeichel dan hanya membukukan empat kali penampilan di Liga Premier Inggris. (thethaovanhoa.vn)

Kepa bukan satu-satunya kiper yang menolak digantikan pemain lain dalam pertandingan. Kiper Swansea, Lukasz Fabianski pernah melakukan hal sama pada 2017, begitu pula dengan kiper Manchester United, Les Sealey.

Bedanya dengan Kepa dan Fabianski, Les Sealey menolak digantikan, namun aksinya berujung pujian bukan cemoohan.

Pada final Rumbelow Cup (saat ini Piala Liga), Sealey mengalami cedera lutut parah saat pertandingan menyisakan 12 menit lagi. 

Namun, ia menolak digantikan pemain lain, yang bukan berposisi sebagai kiper, karena menyadari tak ada kiper pengganti di bangku pemain cadangan.

Sealey melanjutkan pertandingan dengan tertatih-tatih, hingga laga berakhir. Dia tak kebobolan lagi dalam sisa 12 menit pertandingan itu, kendati Sheffield Wednesday akhirnya mengangkat trofi juara lewat gol John Sheridan pada menit ke-37.

Lawan Thailand, Awan Setho Ingin Timnas U-22 Menang dalam 90 Menit

Jakarta – Awan Setho, kiper Timnas U-22 Indonesia, mengaku siap habis-habisan di laga final Piala AFF U-22 2019 lawan Thailand, Selasa (26/2). Dia pun mengaku siap jika laga tersebut harus diakhiri dengan drama adu penalti.

Namun, Awan Setho berharap agar Timnas U-22 Indonesia bisa menang dalam 90 menit pertandingan.

Latihan adu penalti sudah dilakukan sejak babak semifinal Piala AFF U-22 2019. Pada sesi latihan jelang final, pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri dan pelatih kiper, Hendro Kartiko, kembali memasukkan menu tersebut.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan pemenang Piala AFF U-22 2019 harus ditentukan sampai babak tos-tosan tersebut. Apalagi Thailand sudah berpengalaman karena mengalahkan Kamboja melalui penalti di fase semifinal.

“Latihan hari ini soal persiapan untuk final. Kami sudah fokus untuk pertandingan final nanti. Kalau adu penalti, masuknya sudah ke arah keberuntungan atau tidak. Ya tinggal untung-untungan saja kalau sudah begitu,” kata Awan Setho kepada wartawan di Phnom Penh, Senin (25/2/2019).

2 dari 2 halaman

Tiga Kali Tampil

Awan Setho sejauh ini sudah tampil sebanyak tiga pertandingan di Piala AFF U-22 2019. Selama mengawal jala Timnas U-22 kiper berusia 21 tahun itu baru kebobolan sekali dan mencatatkan dua laga clean sheets.

“Semoga besok pada waktu normal kami sudah bisa meraih kemenangan sehingga tidak harus sampai adu penalti,” imbuh kiper Bhayangkara FC itu.

4 Hari Lagi Piala Presiden 2019 Tayang di Indosiar

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 20 tim bakal mengikuti ajang Piala Presiden 2019. Pagelaran ajang pramusim ini pun hanya tinggal hitungan hari.

Berbagai persiapan sudah dilakukan tim peserta untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Mereka tak mau melewatkan ajang Piala Presiden 2019 ini, sekaligus meraih prestasi tertinggi.

Meski ajang pramusim, tapi semua tim mempersiapkannya dengan serius, karena akan jadikan tolok ukur untuk mengikuti kompetisi sesungguhnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk Piala Presiden 2019, stasiun televisi Indosiar akan kembali menjadi official broadcaster. Total, akan ada 40 pertandingan disiarkan stasiun televisi di bawah naungan Emtek Group ini.

Duel Persib Bandung vs PS Tira-Persikabo di Grup A akan jadi pembuka ajang bergengsi pramusim ini.

2 dari 2 halaman

Pembagian Grup Piala Presiden

Direktur Program SCTV dan Indosiar, Harsiwi Achmad, saat pengundian Piala Presiden 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/2). Sebanyak 20 klub akan tampil dalam Piala Presiden yang akan di mulai pada 2 Maret 2019. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Grup A (Stadion Jalak Harupat)

Persib Bandung (tuan rumah) PS Tira persikabo Perseru Serui Persebaya Surabaya

Grup B (Stadion Patriot)

Bhayangkara (tuan rumah) Semen Padang Bali united Mitra kukar

Grup C (Stadion Moh Subroto)

PSIS Semarang (tuan rumah) Persipura Jayapura PSM Makassar Kalteng Putra

Grup D (Stadion Maguwoharjo)

PSS Sleman (tuan rumah) Madura United Persija Jakarta Borneo FC

Grup E (Stadion Kanjuruhan)

Arema (tuan rumah) Barito Putera Persita Tangerang Persela Lamongan

5 Bintang yang Gagal Diboyong MU di Bursa Transfer Musim Dingin

Jakarta – Manchester United (MU) telah kembali ke performa terbaiknya bersama manajer Ole Gunnar Solksjaer. Mereka memainkan sepak bola menyerang dan atraktif, sehingga enak disaksikan.

Ole Gunnar Solskjaer adalah orang yang bertanggung jawab atas performa impresif Setan Merah belakangan ini. Para penggawa United sekarang merasa nyaman bermain di bawah arsitek asal Norwegia itu.

Solskjaer masih belum bisa dipastikan akan menjadi manajer permanen MU pada musim depan. Namun, ia ingin merekrut beberapa pemain pada bulan Januari.

Kendati demikian, United gagal mendatangkan satu pemain pun pada bursa transfer musim dingin. Solskjaer pada akhirnya harus bekerja dengan skuat yang ada sampai akhir musim.

Berikut ini lima pemain yang gagal didatangkan MU  pada Januari seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 6 halaman

Kalidou Koulibaly

Bek Napoli, Kalidou Koulibaly, berebut bola dengan bek Feyenoord, Jeremiah St Juste, pada laga Liga Champions di Stadion Kuip, Rotterdam, Rabu (6/12/2017). Feyenoord menang 2-1 atas Napoli. (AFP/John Thys)

Kalidou Koulibaly sudah menjadi target Manchester United belakangan ini. Jose Mourinho menginginkannya di klub dan laporan menunjukkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer juga tertarik untuk merekrutnya.

Namun, Napoli tidak mau melepaskan sang bek dan dia tetap bertahan di Serie A. Koulibaly masih tetap menjadi target Setan Merah dan mereka dikabarkan akan melakukan pergerakan lagi di musim panas.

3 dari 6 halaman

Ivan Perisic

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic berebut bola udara dengan gelandang Inter Milan, Ivan Perisic saat bertanding pada grup B Liga Champions di Giuseppe Meazza, Italia (6/11). Inter imbang dengan Barcelona 1-1. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pemain lainnya yang menjadi target Manchester United sejak musim panas adalah Ivan Perisic. Bintang Inter Milan itu siap bergabung dengan United pada musim panas, tetapi raksasa Serie A menegaskan bahwa ia terlalu berharga untuk dilepaskan.

United melakukan usaha lagi pada awal Januari dan mereka mendapat jawaban yang sama. Tetapi situsinya berubah secara drastis dan dia tersedia di akhir bursa transfer dan hampir bergabung dengan Arsenal.

4 dari 6 halaman

Nicolo Barella

Pemain AC Milan, Mario Paöalic (kiri) mencoba menghadang aksi pemain Cagliari, Nicolo Barella pada lanjutan Serie A di San Siro stadium, Milan (8/1/2017). AC Milan menang 1-0. (AFP/Filippo Monteforte)

Nicolo Barella menjadi target utama Chelsea pada bursa transfer Januari dan tawaran The Blues juga sudah diterima. United juga tertarik dengan sang pemain dan laporan di Italia menyatakan bahwa mereka juga sudah mengajukan tawaran untuknya.

Namun, kedua klub gagal merekrutnya karena Barella memutuskan untuk tetap bertahan di Cagliari. Dia tidak ingin pindah karena alasan pribadi dan sekarang dikabarkan mendekat ke Inter Milan.

5 dari 6 halaman

Douglas Costa

Gelandang Juventus, Douglas Costa, berebut bola dengan pemain Atalanta, Hans Hateboer, pada laga Serie A di Stadion Atleti Azzurri, Rabu (26/12). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP/Paolo Magni)

Kedatangan Cristiano Ronaldo memberikan dampak besar kepada Gonzalo Higuain tetapi dia akhirnya meninggalkan klub dengan status pinjaman. Douglas Costa masih tetap berada di Juventus dan sedang berjuang untuk masuk ke starting XI karena kehadiran Ronaldo dan Paulo Dybala.

Costa dikaitkan dengan kepindahan menuju Manchester United tetapi transfer itu tidak terwujud. Pemain asal Brasil itu terikat kontrak dengan Juventus sampai 2020 dan United bisa mengejarnya lagi pada musim panas.

6 dari 6 halaman

Diego Godin

Selebrasi gol Diego Godin pada leg 1, babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di stadion Wanda Metropolitano, Madrid., Kamis (21/2). Atl Madrid menang 2-0 atas Juventus (Gabriel Bouys)

Diego Godin juga menjadi target Manchester United pada musim panas dan bursa transfer Januari. Saat itu, Setan Merah siap untuk mengaktifkan klausul pelepasannya tetapi ditolak oleh bintang Atletico Madrid tersebut.

Godin sekarang akan bergabung dengan Inter Milan dengan status bebas transfer pada musim panas setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di tim Spanyol. Hal itu jelas membuat Setan Merah harus gigit jari.

Sumber: Bola.net

Persija Cetak 53.187 Tiket untuk Duel Lawan Klub Vietnam di Piala AFC 2019

Liputan6.com, Jakarta Persija Jakarta bakal menghadapi klub asal Vietnam Becamex Binh Duong pada laga penyisihan grup Piala AFC 2019. Duel ini bakal berlangsung di stadion utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (26/2/2019).

Untuk mengantisipasi membeludaknya penonton, panitia Persija pun mencetak tiket pertandingan yang cukup banyak.Panitia penyelenggara (panpel) pertandingan Persija mencetak 53.187 tiket untuk pertandingan nanti.

Sedangkan kapasitas SUGBK mencapai 77.193.”Kami mencetak tiket 53.187 lembar,” ujar Ketua Panpel Persija, Haen Rahmawan, Minggu (24/2).

Panpel membagi empat kelas tiket untuk pertandingan Persija vs Becamex Binh Duong. Empat kelas tiket yang dijual untuk laga pertama penyisihan grup piala AFC itu yakni VIP, kategori 1, 2, dan 3.

2 dari 3 halaman

Rincian Jumlah Tiket

Suporter Persija Jakarta, The Jakmania(Bola.com/Yoppy Renato)

Untuk VIP, jatah tiketnya sebanyak 2.000 lembar. Kategori 1 sebanyak 5.000 lembar, kategori 2 sejumlah 29.187 lembar, dan kategori 3 total 17.000 lembar.

Berikut pembagian tiket Persija Jakarta Vs Becamex Binh Duong

VIP. 2.000 lembar

Kategori 1. 5.000 lembar

Kategori 2 = 29.187 lembar

Kategori 3 = 17.000 lembar

Total 53.187 lembar.

3 dari 3 halaman

Teknologi Canggih

Di luar itu, Persija Jakarta sudah memakai jersey anyar saat melawan Becamex Binh Duong nanti. Jersey anyar Persija lansiran specs akan menggunakan teknologi canggih.

Teknologi terbaru di jersey Macan Kemayoran, sebutan Persija, diberi nama X-Dry dan Zhield. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Vice President Sales and Marketing Specs, Ryan Tirta, dalam peluncuran produk terbarunya, Specs Active, di pameran GOIFEX yang digelar di Balai Sidang Jakarta, Senayan, Sabtu (23/2/2019).

“Teknologi itu akan digunakan oleh klub yang disponsori oleh Specs. Teknologinya tetap dipakai untuk jersey sepak bola meski bukan produk Specs Active. Teknologi itu digunakan untuk jersey Persija yang sangat berbeda,” ujar Ryan Tirta.

“Kami mendukung semua tim yang menjalin sponsor dengan kualitas terbaik. Sudah belasan tahun tak ada yang mengeluh dan semua puas, termasuk Persija,” katanya melanjutkan.

Sumber:Bola.net

5 Predator Manchester City dengan Koleksi Minimal 50 Gol di Liga Inggris

Jakarta – Manchester City baru sukses menjadi juara Piala Liga Inggris. Di final, mereka mengalahkan Chelsea lewat adu tendangan penalti.

Belakangan, di bawah asuhan Josep Guardiola, Manchester City memang terus menunjukkan taringnya.

Pada empat dari lima tahun terakhir, Manchester City juga menjadi tim dengan produktivitas tinggi. Manchester Biru sanggup melampaui koleksi beberapa tim besar lain seperti Arsenal, Chelsea maupun Manchester United.

Imbasnya, Manchester City memiliki beberapa pemain dengan kemampuan mencetak gol di atas rata-rata. Uniknya, deretan pengoleksi gol milik Manchester City tak selalu striker.

Apalagi saat berada di tangan Pep Guardiola, nyaris seluruh pemain Manchester City sanggup mencetak gol. Namun, gelar predator alias pemain tersubur tetap menjadi milik penyerang, seperti Sergio Aguero.

Nama terakhir menyabet Golden Boot Premier League pada 2014-2015. Selain itu, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Manchester City. Berikut ini lima pemain yang berhasil mencetak minimal 50 gol di panggung Premier League bagi The Citizens.

2 dari 6 halaman

Edin Dzeko (50 gol)

Penyerang Manchester City, Edin Dzeko (kiri) berebut bola dengan pemain tengah Liverpool, Steven Gerrard compete, pada gelaran laga pekan kedua Liga Premier, 26 Agustus 2012 di Stadion Anfield, Liverpool. AFP PHOTO/PAUL ELLIS

Edin Dzeko menjadi pemain kesayangan di Etihad selama tujuh musim di Manchester. Pada pertandingan kelimanya di Premier League, pemai Bosnia tersebut mencetak empat gol saat City mengalahkan Tottenham 5-1.

Hanya beberapa minggu kemudian, Dzeko mencetak dua gol dalam derbi Manchester ketika United kalah telak 6-1. Sayang, Dzeko tersingkir pada tahun-tahun terakhirnya di Inggris. Ia bergabung dengan AS Roma, dan pindah secara permanen.

Meski demikian, Dzeko memenangkan dua gelar Premier League selama waktunya di Inggris, bersama dengan Piala FA dan Piala Liga.

3 dari 6 halaman

David Silva (53)

Gelandang Manchester City, David Silva mencatatkan namanya dalam jajaran pencetak gol terbanya tim dengan delapan golnya hingga pekan ke-34 Premier League. (AFP/Oli Scarff)

Satu di antara pemain Manchester City yang paling berpengaruh pada era Premier League, David Silva, sudah mencetak 53 gol. Performa tersebut tergolong mengesankan mengingat posisinya sebagai playmaker.

Ia mendapat julukan ‘El Mago’ atau ‘Merlin’, Kini, Silva memasuki musim kesembilan di Etihad dan sudah membuat 77 assist. Pemain asal Spanyol itu menikmati karier yang sukses di Premier League, dengan meraih tiga gelar liga bersama dengan tiga trofi Piala Liga dan Piala FA.

4 dari 6 halaman

Carlos Tevez (58)

Carlos Tevez saat masih berseragam Manchester City. Tevez adalah salah satu pemain yang pernah membela Manchester United dan City. (AFP/ Andrew Yates)

Tevez bisa dibilang sering bermasalah di Inggris. Terlepas dari masalahnya di luar lapangan, Tevez mencetak 58 gol dalam 113 penampilan di liga untuk The Citizens setelah bermain untuk klub rival Manchester United.

Setelah berada di Old Trafford selama dua tahun sebelumnya, Carlos Tevez beralih kesetiaan pada tahun 2009 dan, setelah mencetak 23 gol liga di musim pertamanya bersama Sky Blues, disambut dengan tangan terbuka.

Pada tahun 2011, Tevez menolak tampil sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Liga Champions melawan Bayern Munchen sehingga mendapat denda 500.000 pounds dan suspensi selama dua minggu.

Pemain asal Argentina itu kemudian absen membela Manchester City selama lima bulan sampai membuat assist dalam kemenangan 2-1 atas Chelsea. Terlepas dari sikapnya yang suka memberontak, Tevez masih meraih gelar Prmeier League dan Piala FA selama bersama Manchester City.

5 dari 6 halaman

Yaya Toure (62)

Gelandang Manchester City, Yaya Toure, menyapa suporter usai pertandingan melawan Brighton and Hove Albion pada Premier League di Stadion Etihad, Rabu (9/5/2018). Laga tersebut menjadi perpisahan sang pemain bersama The Citizens. (AFP/Oli Paul Ellis)

Pencetak gol terbanyak kedua Manchester City di Premier League adalah Yaya Toure. Gelandang Pantai Gading itu menikmati delapan musim yang sukses di Manchester dengan mencetak 62 gol dalam 230 penampilan di liga.

Gelandang berusia 35 tahun itu meraih tiga gelar Premier League serta tiga trofi Piala Liga dan satu Piala FA. Toure menikmati kesuksesan selama waktunya bersama Manchester City, tetapi ia juga memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Afrika empat kali berturut-turut, dari 2011 hingga 2014.

Toure punya kebiasaan mencetak gol di final kompetisi piala setelah mencetak gol kemenangan di final Piala FA 2011 dan juga mencetak gol di final Piala Liga 2014.

6 dari 6 halaman

Sergio Aguero (151)

3. Sergio Aguero (Man City) – 8 gol dan 4 assist (AFP/Lindsay Parnaby)

Sergio Aguero adalah pencetak gol terbanyak di Manchester City. Hanya Eric Brook dan Tommy Johnson yang mencetak gol lebih banyak di liga darinya, tetapi Aguero hanya membutuhkan delapan gol lagi untuk menyusul mereka berdua.

Pemain asal Argentina itu punya rekor mencetak gol yang mengesankan di Premier League setelah mencetak 151 gol hanya dalam 218 penampilan. Dalam delapan musim di klub, yang paling produktif adalah musim 2014/15, di mana dia mencetak 26 gol dan memenangkannya Sepatu Emas.

Setelah tahun lalu memenangkan gelar Premier League ketiganya, Aguero dan Manchester City terlihat dalam kondisi sangat bagus untuk menambah gelar keempatnya pada musim ini.

Pemain berusia 30 tahun itu berada di posisi kedelapan dalam daftar pencetak gol terbanyak Premier League sepanjang masa, dengan satu-satunya pemain yang saat ini berada di atasnya adalah Jermain Defoe. Aguero baru-baru ini meneken kontrak baru yang membuatnya bertahan di klub sampai 2021 dan pasti bisa menambah koleksi golnya.

Sumber: Bola.net

Final Piala AFF, Menpora Dukung Langsung Timnas Indonesia U-22 di Kamboja?

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 mendapat suporter istimewa pada final Piala AFF 2019. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dikabarkan bakal menyaksikan langsung perjuangan tim menghadapi Thailand di Olympic Stadium, Selasa (26/2/2019).

Kabar tersebut terungkap dari satu di antara sumber internal PSSI di Timnas Indonesia U-22. Imam Nahrawi kabarnya akan datang bersama beberapa rombongan PSSI dari Jakarta.

Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto, menyatakan pihaknya sampai saat ini belum menerima arahan langsung dari Imam Nahrawi. Jadi, Gatot belum bisa memastikan kebenaran kabar tersebut.

“Kami masih menunggu arahan beliau,” jawab Gatot S Dewa Broto ketika dikonfirmasi wartawan dari Kamboja.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menyambut baik rencana kedatangan Menpora Imam Nahrawi. Menurut Indra, dengan kehadiran Imam Nahrawi untuk mendukung langsung, pemain akan makin termotivasi meraih gelar juara Piala AFF U-22 2019.

“Bagus dong (kalau datang ke Kamboja) kan beliau wakil Pemerintah. Saya dengar juga ada beberapa pengurus PSSI yang mau datang, dan tentu ini menambah motivasi anak-anak,” ucap Indra.

Lolos ke final Piala AFF U-22 2019 menjadi pencapaian terbaik buat Timnas Indonesia U-22 yang berstatus sebagai tim debutan. Ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan pasukan Garuda Muda untuk mengikuti dua agenda lain, seperti Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 dan SEA Games 2019.

Sumber: Bola.com

Hobi Atlet ONE Championship: Dari Kulineran Hingga Modifikasi Motor

Liputan6.com, Jakarta – Para atlet mixed martial arts (MMA) Indonesia telah mendedikasikan banyak waktu untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan diri. Namun, di balik keseriusan mengolah tubuh dan berlaga di dalam arena ONE Championship, para atlet kebanggaan tanah air ini juga punya hobi lain.

Tiga orang atlet yang bernaung di bawah Bali MMA, sasana latihan di Bali yang menjadi salah satu gym terbaik di Asia, berbagi cerita tentang hobi mereka yang mungkin belum banyak diketahui publik.

Anthony “The Archangel” Engelen, atlet divisi lightweight di ONE Championship, sangat suka mengeksplorasi makanan. “Saat saya tidak berlatih, biasanya saya makan atau mencari lokasi makan yang seru. Tempat makan itu bisa restoran baru yang mewah, atau bahkan warung makan murah yang nyaman di pinggir jalan,” kata dia dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

Hobi makan ini ditekuninya dengan cukup serius, apalagi saat “The Archangel” akan bepergian, baik untuk bertanding maupun berlibur.

“Saya selalu melakukan riset tentang tentang tempat-tempat makan. Setiap sebelum bepergian saya akan membuat sebuah daftar makanan atau lokasi makan yang akan saya kunjungi,” tambah Anthony.

Atlet blasteran Indonesia-Belanda ini mengakui bahwa penghasilannya di ONE Championship, dihabiskan cukup banyak untuk menikmati makanan enak atau tempat makan yang seru. Ia mengakui bahwa orang-orang terdekatnya sudah cukup paham bahwa ia sangat selektif dalam memilih lokasi dan menu untuk makan bersama.

2 dari 2 halaman

Stefer Rahardian dan Elipitua Siregar

Stefer Rahardian (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara bagi Stefer “The Lion” Rahardian, hobi lain yang ditekuninya di luar ring MMA adalah bermain basket atau futsal. “Saya memang sudah main basket sedari dulu, sebelum berkecimpung di dunia martial arts. Untuk menekuni basket sekarang enggak susah, karena background saya sebelumnya memang suka bermain basket dari sejak SMA sampai kuliah,” katanya.

Stefer menambahkan bahwa ia biasanya bermain basket dua kali dalam sepekan, terutama saat berada di Jakarta. “Jakarta adalah tempat pertemuan saya dengan berbagai komunitas atau teman-teman tim langsung di lapangan basket,” sebutnya.

Tetapi, ia mengaku tidak punya anggaran khusus untuk hobi bermain basket, selain ikut membayar biaya sewa lapangan bersama rekan-rekan lainnya.

Elipitua Siregar (dok ONE Championship)

Lain lagi dengan Elipitua Siregar. Elipitua, yang akrab dipanggil dengan sebutan Pitu, mengatakan bahwa ia sedang menekuni hobi otomotif, terutama kendaraan roda dua.

“Karena kesibukan kami untuk berlatih, paling kita hanya dapat pergi saat akhir pekan bersama rekan-rekan gym. Kami biasanya nongkrong ke tempat tertentu untuk membahas soal hobi motor,” ujar Pitu.

Ia mengaku tidak memiliki dana khusus untuk hobi barunya ini. “Untuk biaya tidak terlalu berat sih. Pengeluaran yang paling besar adalah untuk beli motor itu sendiri. Sisanya tinggal tentang fisik motor yang dipoles sedikit saja agar terlihat lebih antik,” tambahnya.

Menurut Pitu, kebanyakan orang-orang terdekat atau komunitasnya memang tertarik pada kreasi motornya. Ini biasanya berlanjut pada obrolan seputar onderdil maupun harga dan biaya modifikasi.

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Sukses Redam Salah, Bek MU Banjir Pujian

Liputan6.com, Manchester – Mohamed Salah gagal memperbaiki rekor melawan Manchester United (MU). Dikenal tajam, bintang Liverpool itu belum mencetak gol pada empat laga versus The Red Devils.

Teranyar Salah urung mencatatkan nama di papan skor saat Liverpool bertamu ke Old Trafford, Minggu (24/2/2019). The Reds ditahan MU tanpa gol.

Melihat anak asuhnya kurang efektif, manajer Liverpool Jurgen Klopp pun mengganti Salah dengan Divock Origi pada menit ke-79.

Penampilan di bawah standar Salah tersebut tidak lepas dari kinerja impresif Luke Shaw. Bek kiri MU itu pun banjir pujian dan terpilih sebagai man of the match.

“Melihat Liverpool menarik Salah keluar ketika membutuhkan gol, kita tahu seberapa bagus Shaw bermain,” puji manajer interim MU Ole Gunnar Solskjaer, dilansir situs resmi klub.

Komentar Shaw

Luke Shaw
Bek Manchester United, Luke Shaw. (AFP/Oli Scarff)

Shaw sendiri tidak terlalu memikirkan sanjungan. Dia menyatakan hanya melaksanakan tugas. Mantan pemain Southampton itu pun puas karena bisa tampil baik melawan pemain sekaliber Salah.

“Saya ingin terus berkembang. Maka saya mesti menguji menghadapi bintang-bintang top,” ungkap pemain berusia 23 tahun itu.

Adaptasi MU

Shaw juga memuji kemampuan rekan-rekannya beradaptasi menghadapi situasi sulit. Pasalnya, MU sudah harus melakukan tiga pergantian pemain pada babak pertama menyusul cederanya Ander Herrera, Juan Mata, dan Jesse Lingard.

“Kami tidak beruntung menyangkut cedera. Namun ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan,” pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Sindir Penalti Real Madrid, Quico Sebut Casemiro Harusnya Dibawa Ambulans

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Levante 2-1 di laga pekan ke-25 Liga Spanyol di Ciutat de Valenciapada, Senin (25/2/2019) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Los Blancos lahir lewat sepakan penalti Karim Benzema dan Gareth Bale.

Bale berhasil mengkonversi dari titik penalti setelah Chieck Dokoure diputuskan melanggar gelandang Brasil Casemiro. Gol Bale inilah yang mengamankan kemenangan 2-1 untuk Real Madrid.

Namun, hadiah penalti itu, kemudian menimbulkan kontroversi selama, dan setelah, pertandingan. Tayangan ulang seolah-olah menunjukkan bahwa tidak ada kontak dengan Casemiro, meski wasit masih memberikan tendangan penalti.

Tentu saja, keputusan wasit itu mendapat protes dari klub lawan. Presiden Levante, Quico Catalan, menilai Real Madrid tidak pantas mendapatkan penalti kedua.

2 dari 3 halaman

Terlalu Cepat

“Wasit meniup penalti dengan sangat cepat. Sungguh menakjubkan betapa cepat dia membuat keputusan,” katanya.

“Saya telah melihat lebih dari 37 gambar insiden itu dan saya pikir ini sangat kontroversi.

“Tidak ada kontak. Jika dia (Doukoure) melakukan kontak maka Casemiro meninggalkan lapangan dengan ambulans.”

3 dari 3 halaman

Selebrasi Bale

Penyerang Real Madrid, Gareth Bale, melakukan selebrasi usai membobol gawang Atletico Madrid pada laga La Liga di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2). Real Madrid menang 3-1 atas Atletico Madrid. (AP/Manu Fernandez)

Di sisi lain, sikap Bale pada laga itu juga sempat jadi sorotan. Usai mencetak gol, selebrasi Bale tampak berbeda. Dia tidak tertawa atau tersenyum.

Secara emosional, ia bahkan melepas paksa rangkulan rekan setimnya, Lucas Vazquez.

Selebrasi tersebut menimbulkan spekulasi bahwa Bale kembali tidak puas dengan situasinya di Real Madrid. Belakangan ini, Bale memang lebih sering duduk di bangku cadangan.