El Clasico, Ajang Adu Hebat Alumni Akademi Real Madrid dan Barcelona

Madrid- Duel panas bakal tersaji pekan ini saat Real Madrid jumpa Barcelona dalam laga bertajuk El Clasico. Kedua tim bakal jumpa dalam dua laga beruntun pekan ini.

Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, Real Madrid dan Barcelona bakal bersua pada Leg 2 Babak Semifinal Copa del Rey 2018-2019. Tiga hari berselang, Santiago Bernabeu kembali menjadi altar perseteruan di pentas La Liga.

Atensi publik dunia terhadap El Clasico pekan ini memunculkan beragam fakta. Satu di antaranya adalah persaingan dua tim tradisional Spanyol tersebut dalam urusan akademi.

Rilis La Liga mengungkapkan, Real Madrid dan Barcelona mendominasi angka terbanyak lulusan akademi yang bermain di lima liga terbesar di Eropa. Tak pelak, El Clásico mewakili dua sekolah junior terbaik di persepakbolaan Benua Biru.

Barcelona memiliki La Masia, sedangkan Real Madrid punya La Fábrica. Dua sekolah tersebut terkenal memiliki reputasi tak pernah berhenti menghasilkan pemain-pemain berbakat.

Masing-masing akademi menghasilkan beberapa legenda La Liga, seperti Xavi, Carles Puyol, Andrés Iniesta, Iker Casillas, Raúl dan Guti. Selain itu masih ada bintang sepak bola yang tengah bersinar, yakni Lionel Messi, Gerard Piqué, Sergio Busquets, Dani Carvajal, Nacho dan Lucas Vázquez.

Beberapa jebolan dua akademi sepak bola elit ini menjadi bintang di klub senior Barcelona dan Real Madrid. Tidak hanya itu saja, lulusan dua akademi ini banyak yang berkarier di klub lain, baik di Spanyol ataupun non-Spanyol.

2 dari 2 halaman

Fakta Alumni

Gelandang Real Madrid, Isco, berusaha melewati kepungan pemain Barcelona pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (28/10). Barcelona menang 5-1 atas Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

Fakta dari CIES Football Observatory, yang dirilis akhir tahun 2018, mengungkapkan, Real Madrid lebih banyak memiliki 36 alumni yang bermain pada klub- klub di lima liga Eropa terbesar. Lima kompetisi tersebut adalah La Liga Spanyol, Premier League Inggris, Liga Italia Serie A, Bundesliga Jerman dan Ligue 1 Prancis.

Catatan tersebut membuat Real Madrid memiliki kuantitas lebih banyak dibanding tim lain, termasuk Barcelona. Sementara itu, Barcelona menduduki peringkat ketiga dengan mengirim 34 lulusan yang bermain di liga-liga top Eropa. Barcelona berada satu peringkat di bawah akademi Lyon (35 alumni)

Laporan tersebut juga menemukan, Real Madrid memiliki 53 mantan pemain muda yang bersaing di divisi teratas 31 liga terbaik di Eropa. Sedangkan akademi La Masia milik Barcelona, memiliki 47 lulusan yang bermain di 30 liga top lainnya di luar Spanyol.

Realitas tersebut menjadi pencapaian luar biasa bagi Real Madrid dan Barcelona. Selain itu, angka tersebut juga mewakili persepakbolaan Spanyol secara keseluruhan. Delapan akademi klub-klub lain peserta La Liga berada di posisi 50 teratas, berdasarkan jumlah lulusan yang bermain di lima liga top lain.

Sumber: La Liga

Kisah Menginspirasi Sani Rizki, Tembus Starter Timnas Indonesia U-22 Hingga Juara

Liputan6.com, Phnom Penh – Sani Rizki Fauzi sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019. Sani Rizki bersyukur dengan pencapaian tersebut.

Timnas Indonesia U-22 menang 2-1 atas Thailand di partai final Piala AFF U-22 2019, Selasa (26/2/2019) di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja. Sani Rizki turut menyumbang gol dalam partai final.

Gol Sani Rizki menyamakan kedudukan setelah sebelumnya Garuda Muda sempat tertinggal. Gol kemenangan Timnas Indonesia U-22 dicetak lewat sundulan Osvaldo Haay.

“Saya sangat bersyukur, sungguh tidak menyangka,” ungkap Sani selepas pengalungan medali juara, seperti dilansir Antara.

“Saya hanya bekerja keras dan bekerja keras di setiap latihan, setiap pertandingan, dan Alhamdulillah mungkin Allah kasih rezeki buat saya,” tutur pemain kelahiran Sukabumi ini.

2 dari 3 halaman

Di Laga Ketiga

Sani Rizki Fauzi ketika tampil membela Timnas Indonesia U-22 melawan Kamboja. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Gelandang Bhayangkara FC ini memang baru tampil di laga ketiga penyisihan grup Piala AFF U-22 2019. Tapi, Sani Rizki langsung tampil mengesankan.

Kala itu Sani tampil selama 89 menit saat Indonesia berhasil membenamkan Kamboja 2-0 di Grup B untuk memastikan kelolosan ke semifinal Piala AFF U-22 2019.

3 dari 3 halaman

Pilihan Utama

Sejak itu, Sani Rizki menjadi pilihan utama Indra Sjafri di lini tengah Timnas Indonesia U-22. Dia diplot berduet dengan Gian Zola Nasrulloh ketika pertandingan final Piala AFF U-22 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Jadwal Liga Italia Pekan ke-26: Derby Roma

Liputan6.com, Roma – Liga Italia telah memasuki pekan ke-26. Persaingan di papan klasemen semakin sengit mendekati akhir musim.

Salah satu laga Liga Italia yang akan menjadi sorotan adalah derby Roma. Lazio akan menantang AS Roma dalam laga yang digelar di Stadion Olimpico, Minggu (3/3/2019).

Saat ini AS Roma berada di posisi kelima klasemen Liga Italia. Mereka mengoleksi 44 poin dari 25 laga.

Sementara Lazio hanya satu tingkat di bawah AS Roma. Elang Ibukota mengoleksi 38 poin dari 24 laga.

Berikut jadwal Liga Italia akhir pekan nanti:

2 dari 3 halaman

Jadwal

Ilustrasi Logo Serie A. (AFP/Marco Bertorello)

Sabtu, 2 Maret

02.30 WIB Cagliari vs Inter Milan

21.00 WIB Empoli vs Parma

Minggu, 3 Maret

00.00 WIB AC Milan vs Sassuolo

02.30 WIB Lazio vs AS Roma

18.30 WIB Torino vs Chievo

21.00 WIB Udinese vs Bologna

21.00 WIB Genoa vs Fronsinone

21.00 WIB SPAL vs Sampdoria

3 dari 3 halaman

Jadwal Lain

Ilustrasi Logo Serie A

Senin, 4 Maret

00.00 WIB Atalanta vs Fiorentina

02.30 WIB Napoli vs Juventus

Saksikan video pilihan di bawah ini

Solskjaer Dinilai Sudah Layak Jadi Manajer MU

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) masih mencari sosok manajer baru. Setan Merah butuh manajer permanen baru untuk menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada Desember 2018.

Sejauh ini, kandidat terkuat adalah Ole Gunnar Solskjaer. Manajer interim MU itu sukses memetik sejumlah hasil positif pada dua bulan terakhir, di mana Setan Merah memenangkan 11 dari 14 laga terakhir mereka di semua kompetisi.

Gary Neville mendukung Solskjaer menjadi manajer permanen MU. Dia menilai eks rekan setimnya tersebut sudah mengubah wajah Setan Merah saat ini.

“Tiga bulan yang lalu, ketika skor masih 0-0 saat tim ini bermain di kandang, maka para fans akan bernanyi ‘Serang, Serang, Serang’,” mantan kapten MU itu kepada Sky Sports.

2 dari 3 halaman

Dicintai Fans

Ole Gunnar Solskjaer mengawali debutnya sebagai manajer Manchester United dengan hasil positif. Solskjaer sukses membawa MU menang 3-1 atas Cardiff City pada laga pekan ke-18 Premier League, Sabtu (22/12/2018). (AFP/CreditGEOFF CADDICK)

Neville menilai selama dua bulan terakhir para fans Setan Merah terpukau dengan kinerja Solskjaer. Sehingga mereka mendukung penuh pelatih 45 tahun itu sebagai manajer permanen mereka.

“Kali ini situasinya sudah berbeda. Di babak kedua kemarin [vs Liverpool] para fans menyanyikan ‘Ole Gunnar Solskjaer’ sepanjang babak kedua. Suasanya sudah berubah saat ini,” ucapnya.

“Para fans benar-benar mencintainya. Para fans mendukung penuh tim ini di babak kedua, dan mereka menyanyi dengan lantang untuk Solskjaer.”

3 dari 3 halaman

Opsi Terbaik

Melihat fenomena ini, Neville merasa mantan rekan setimnya tersebut sudah layak menjadi manajer permanen MU. Ia menilai performa MU membaik di era Solskjaer dan para fans mendukung penuh sang legenda, sehingga ia menilai manajer Molde itu layak mendapatkan pekerjaan permanen ini.

“Dia mendapatkan dukungan penuh dari pendukung kami. Untuk saat ini, saya rasa Direksi MU tidak berada dalam posisi yang memberikan pekerjaan ini kepada pelatih lain. Jika itu terjadi, maka akan ada pemberontakan besar.” tandasnya.

Solskjaer akan memimpin Manchester United untuk menghadapi Crystal Palace pada pertandingan pekan ke-28 Liga Inggris.

Sumber: Bola.net

Arsenal Siapkan Tawaran untuk Boyong Pepe

London- Arsenal serius untuk mendapatkan striker Lille, Nicolas Pepe. Sebagai bukti keseriusan, Arsenal dikabarkan sudah siap untuk melayangkan tawaran kepada Lille .

Penyerang berusia 23 tahun itu menjadi incaran Arsenal berkat aksi impresifnya pada musim 2018-19.

Pepe bergabung dengan Lille pada 2017 setelah direkrut dari Angers. Pada musim perdananya sebagai pemain Lille, Pepe menyumbang 14 gol dan mencetak lima assist dari 38 pertandingan.

Jumlah tersebut meningkat pada musim ini. Pepe sudah mencetak 17 gol dan 11 assist dari 28 pertandingan di seluruh kompetisi yang diikuti Lille.

Catatan tersebut membuat Pepe menarik minat sejumlah klub Eropa, termasuk Arsenal. Peluang The Gunners untuk memboyong Pepe terbuka setelah direktur olahraga Lille, Luis Campos, menyiratkan akan melepasnya pada musim panas mendatang.

“Kami bukan klub yang kaya. Jika ada tawaran yang sangat bagus untuk Pepe, kami tak bisa menolaknya. Kami akan menjual Pepe,” ungkap Campos.

2 dari 2 halaman

Dana Besar

Arsenal disebut harus menyiapkan dana sebesar 50 juta pound jika serius ingin mendatangkan Pepe. Nilai tersebut menjadi tantangan yang berat bagi Arsenal yang sedang melakukan pengiritan.

Emery harus bisa membujuk manajemen Arsenal jika ingin mendatangkan Pepe. Pemain asal Pantai Gading itu bisa menjadi investasi yang bagus untuk Arsenal. Pepe bisa membentuk trio maut di lini depan Arsenal bersama Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette.

Sumber: The Hard Tackle

Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Everton Pesta Gol

Liputan6.com, London – Liga Inggris telah memulai pekan ke-28. Beberapa laga telah digelar nanti malam.

Salah satunya mempertemukan Cardiff City melawan Everton. Meski bertindak sebagai tim tamu, Everton mampu mempermalukan tuan rumah 3-0.

Tiga gol The Toffees dilesakkan Gylfi Sigurdsson (dua gol) dan Dominic Calvert-Lewin. Kemenangan tak membuat Everton naik posisi di klasemen Liga Inggris. Mereka tertahan di posisi kesembilan dengan 36 poin.

Di laga lain, Newcastle kembali meraih kemenangan di Liga Inggris. Bermain di kandang sendiri, mereka menang 2-0 atas Burnley.

Berikut hasil Liga Inggris tadi malam:

2 dari 3 halaman

Hasil Liga Inggris

Logo Liga Inggris

Cardiff 0-3 Everton

Huddersfield 1-0 Wolverhampton

Leicester 2-1 Brighton

Newcastle 2-0 Burnley

3 dari 3 halaman

Jadwal

Logo Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Hasil Coppa Italia: AC Milan Tahan Imbang Lazio

Liputan6.com, Milan – AC Milan sukses menahan imbang Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2/2019). Bermain di Stadio Olimpico, kedua tim bermain dengan skor kacamata.

Menurunkan skuat terbaiknya, AC Milan dan Lazio sama-sama punya peluang sejak menit pertama. Namun hingga jeda tak ada peluang tersebut yang menjadi gol.

Begitu pula dengan jalannya laga di babak kedua. Meski sengit, namun ketatnya pertahanan lawan membuat banyak peluang menjadi sia-sia.

Hasil ini membuat AC Milan dan Lazio masih punya peluang yang sama untuk lolos ke final Coppa Italia. Laga leg kedua akan digelar di San Siro pada 24 April 2019 mendatang.

Sementara dinihari WIB nanti laga semifinal lain juga akan digelar. Yakni mempertemukan Fiorentina kontra Atalanta.

2 dari 3 halaman

Hasil

Bek Lazio, Stefan Radu berusaha merebut bola yang dibawa gelandang AC Milan, Suso selama pertandingan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade Roma (25/11). AC Milan dan Lazio bermain imbang 1-1. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Hasil Coppa Italia

Rabu (27/2/2019)

Lazio 0-0 AC Milan

3 dari 3 halaman

Jadwal

Para pemain Atalanta merayakan gol yang dicetak Duvan Zapata ke gawang Juventus pada perempat final Copa Italia di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Bergamo, Rabu (30/1). Atalanta menang 3-0 atas Juventus. (AP/Paolo Magni)

Kamis (28/2/2019)

03.00 WIB Fiorentina Vs Atalanta

Saksikan video pilihan di bawah ini

Jadwal Liga Inggris, Duel Chelsea Vs Tottenham

Liputan6.com, London – Liga Inggris pekan ke-28 akan bergulir lagi nanti malam. Derby London antara Chelsea kontra Tottenham akan menjadi salah satu laga yang ditunggu.

Saat ini Chelsea dan Tottenham berusaha untuk finis di empat besar Liga Inggris. Keduanya tak mau absen dari Liga Champions musim depan.

Tottenham untuk sementara mengungguli Chelsea di papan klasemen. Spurs berada di posisi ketiga dengan 60 poin.

Sementara Chelsea tertahan di posisi keenam dengan 50 poin. Di laga lain pemuncak klasemen, Liverpool akan menantang Watford.

Berikut jadwal Liga Inggris nanti malam:

2 dari 3 halaman

Jadwal

Ilustrasi Logo Liga Inggris. (AFP/Jon Super)

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

3 dari 3 halaman

Hasil Liga Inggris

Pertandingan Middlesbrough vs Arsenal ini menjadi laga penutup pekan ke-33.

Berikut hasil Liga Inggris tadi malam:

Cardiff 0-3 Everton

Huddersfield 1-0 Wolverhampton

Leicester 2-1 Brighton

Newcastle 2-0 Burnley

Saksikan video pilihan di bawah ini

Gagal di Piala Indonesia, Arema FC Datangkan Amunisi Baru

Liputan6.com, Jakarta Arema FC mulai mengevaluasi kekuatan tim usai gagal meraih target pada ajang Piala Indonesia. Hasil evaluasi menyimpulkan klub berlogo singa mengepal ini memutuskan untuk menambah amunisi mereka.

Amunisi tambahan yang didapat Arema FC ini adalah sosok asal Papua. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi soal identitas pemain tersebut. Namun, dugaan soal sosok tersebut mengarah pada eks penggawa Persebaya Surabaya, Ricky Kayame.

“Ia adalah seorang pemain sayap. Kita akan lihat kemampuannya seperti apa,” ucap pelatih Arema FC, Milomir Seslija, Selasa (26/2/2019).

Menurut Milo, sapaan karib Seslija, ia memerlukan sosok winger yang tak hanya bisa memanfaatkan ruang yang ada. Sosok winger yang ia butuhkan, sambung pelatih asal Bosnia ini, juga harus kuat dalam menahan bola, mampu membuka ruang, dan sigap dalam membantu pertahanan.

2 dari 3 halaman

Sesuai Harapan

Milo mengaku belum tahu apakah winger anyarnya ini bisa memenuhi semua syarat tersebut. Namun, ia menyebut bahwa saat ini tak banyak pemain yang memenuhi semua persyaratan tersebut, yang masih tersedia di pasaran.

“Namun, kami harap, ia lebih baik dari pemain-pemain yang kami miliki saat ini. Waktu yang akan menjawabnya,” tutur Milo.

“Kita akan sama-sama lihat dalam pertandingan dan sesi latihan,” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Bukan Pemain Trial

Lebih lanjut, Milo memastikan bahwa pemain anyar ini tak berstatus pemain trial. Pelatih berusia 54 tahun ini menyebut bahwa, kendati tak pernah secara langsung menyaksikan permainannya, ia sudah mendapat rekomendasi soal pemain anyarnya tersebut.

“Saya sudah berbicara langsung dengan pelatih yang pernah menanganinya,” kata Milo.

“Dia cepat dan punya kemampuan yang bagus, tipikal pemain asal Papua. Saya harap, Aremania menyukainya,” ia menambahkan.

Sumber: bola.net

Tekel Berbuah Kartu Merah, Bek Timnas Indonesia U-22 Terlalu Bersemangat

Liputan6.com, Phnom Penh – Bek Timnas Indonesia U-22, Bagas Adi Nugroho, meminta maaf seusai diusir wasit dalam laga final Piala AFF U-22 2019 melawan Thailand, di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Bagas Adi menerima kartu merah pada menit ke-89, di mana Garuda Muda sudah unggul 2-1. Bagas Adi dinilai melakukan tekel berbahaya kepada pemain Thailand.

Meski demikian, Timnas Indonesia U-22 mampu menang 2-1 atas Thailand. Pasukan Indra Sjafri pun dinobatkan sebagai juara Piala AFF U-22 2019.

“Saya sangat meminta maaf atas kejadian tadi, soalnya semangat saya terlalu berlebihan,” kata Bagas, seperti dilansir Antara.

Pemain Arema FC ini berharap ke depannya bisa memperbaiki diri lagi dalam setiap kesempatan bersama Timnas Indonesia U-22. Bagas Adi mengaku ingin terus membela simbol Garuda di dada selama karier sepakbolanya.

Wow, Ini Restoran Terbaik di Dunia

Sangat Bersyukur

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

“Tapi bisa menjuarai AFF U-22 ini saya sangat bersyukur kepada Allah SWT. Saya juga berterima kasih banyak kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan dan mendukung kami,” tutur Bagas Adi.

Bagas mengaku bahwa ia sempat khawatir kondisi ketimpangan jumlah pemain akan merugikan timnya. Namun, Timnas Indonesia U-22 mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Berdiam di Lorong

Dia tidak segera memasuki ruang ganti ketika meninggalkan lapangan saat diusir wasit. Bagas berdiam di lorong di mana ia masih bisa menyaksikan perjuangan rekan-rekannya mempertahankan kemenangan.

Ketika akhirnya peluit tanda laga usai berbunyi Bagas mengaku lega karena kemenangan tidak tergelincir akibat perbuatannya.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓

Nathaniel Clyne Sebut Liverpool Berpeluang Besar Jadi Juara

Liputan6.com, Jakarta Nathaniel Clyne percaya Liverpool sudah mendapatkan semua peluang untuk meraih trofi musim ini. Pemain Liverpool yang sedang menjalani masa pinjaman di Bournemouth, menyebut Liverpool harus terus menang untuk meraih gelar juara.

Saat ini Liverpool memang tengah berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan 66 poin dari 27 pertandingan. Mereka unggul 1 poin dari Manchester City di peringkat kedua. 11 pertandingan sisa ini akan jadi penentu.

Liverpool tidak hanya membutuhkan performa apik di lapangan, melainkan juga mentalitas dan kekuatan skuat di ruang ganti. Saat ini yang terpenting adalah bagaimana pemain Liverpool bisa tetap fokus.

Clyne percaya skuat The Reds sudah memiliki pemain-pemain yang bisa memimpin rekan setimnya.

2 dari 3 halaman

Kesempatan Emas

Gelandang Manchester United, Ashley Young, menghalau umpan gelandang Liverpool, Naby Keita, pada laga Premier League di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu (16/12). Liverpool menang 3-1 atas MU. (AFP/Paul Ellis)

Menurut Clyne, peluang juara Liverpool saat ini terbuka lebar dan musim ini merupakan peluang terbaik mereka selama bertahun-tahun terakhir. Liverpool juga unggul dari Man City, meski cuma satu poin, yang artinya mereka harus terus menang untuk menjaga keunggulan tersebut.

“Anda bisa melihatnya saat ini di ruang ganti mereka akan menikmati peluang yang mereka dapatkan,” kata Clyne kepada Sky Sports.

“Mereka berada di puncak liga – semuanya berada di tangan mereka. Yang perlu mereka perbuat adalah melakukan yang terbaik di pertandingan dan itu akan menuntun mereka mencapai garis finish.”

3 dari 3 halaman

Hanya Ingin Bermain Bola

Clyne juga mengaku tidak ada masalah apa pun dengan Jurgen Klopp. Dia jarang bermain, dan memilih dipinjamkan ke Bournemouth sampai akhir musim ini untuk mendapatkan kesempatan bermain. Dia belum mau membicarakan situasinya di Liverpool nanti.

“Saya belum benar-benar bicara dengan Klopp atau memikirkan soal apa yang akan terjadi di akhir musim nanti.”

“Saya hanya berkonsentrasi untuk bermain sepak bola dan menjaga tubuh untuk siap bermain serta berkembang. Saya mulai mendapatkan ritme permainan saya kembali yang hadir dengan sering bermain di pertandingan – dan itulah salah satu alasan saya datang ke sini,” tandas dia.

Sumber: Bola.net

Viral Selama Piala AFF U-22 2019, Marinus Wanewar Tak Ambil Pusing

Liputan6.com, Marinus Wanewar sukses membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF U-22 2019 di Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Marinus diketahui jadi sosok yang menyita perhatian selama turnamen ini.

Di final Piala AFF U-22 2019, Timnas U-22 menang 2-1 atas Thailand. Marinus muncul viral di dunia maya saat membela tim asuhan Indra Sjafri.

Namun, hal itu tidak membuat pemain berusia 22 tahun tersebut terganggu. Marinus fokus membela Garuda Muda di Piala AFF U-22 2019.

“Saya tidak terlalu pusingkan,” kata Marinus selepas Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, seperti dilansir Antara.

Marinus menjadi viral di dunia maya selepas laga melawan Kamboja di penyisihan grup Piala AFF U-22 2019 dalam potongan- potongan video, yang pemain kelahiran Papua itu.

Viral yang bisa berdampak negatif itu dia jawab dengan keganasan di lapangan. Marinus sudah mencetak tiga gol di Piala AFF U-22 2019 bersama dengan pemain Vietnam Tran Danh Trung dan kapten Thailand Saringkan Promsupa.

Wow, Ini Restoran Terbaik di Dunia

Sangat Membanggakan

Striker Timnas Indonesia, Marinus Wanewar, berusaha mengontrol bola saat melawan Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)
Striker Timnas Indonesia, Marinus Wanewar, berusaha mengontrol )bola saat melawan Thailand pada laga Piala AFF U-22 2019 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bagi Marinus, yang terpenting Indonesia berhasil menjadi juara dalam turnamen tersebut. Kemenangan ini diakuinya sangat membanggakan.

Menurut Marinus, sukses Timnas Indonesia U-22 tidak akan hadir tanpa dukungan masyarakat. Dia senang melihat suporter Timnas Indonesia datang ke Kamboja untuk mendukung langsung perjuangannya.

Peran Suporter

“Terima kasih untuk suporter yang sudah datang dan masyarakat Indonesia yang sudah mendoakan kami menjadi juara,” ungkap Marinus, yang sempat memberi salam dan hormat ke tribun penonton.

“Dukung kami terus dan tidak pernah capek kepada Tuhan untuk kita (bisa) meraih juara lagi,” ujar penyerang yang musim lalu membela Bhayangkara FC ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓

Jadwal Copa Del Rey: Real Madrid Tantang Barcelona

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid akan menjamu Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey. Kedua tim akan berduel di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Pada leg pertama semifinal di Camp Nou, 7 Februari lalu, Real Madrid menahan imbang Barcelona 1-1. Saat itu, Lucas Vazque membawa Real Madrid unggul cepat di menit ke-5. Barcelona baru bisa membalas di menit ke-57 lewat gol Malcom.

Winger muda Madrid Vinicius Junior sangat antusias menyambut laga kontra Barcelona. “Itu [El Clasico] adalah pertandingan indah, salah satu yang terbaik, dan kami sudah menantikan laga tersebut,” ujarnya di laman resmi klub.

Bahkan Vinicius menegaskan Real Madrid tidak keder dengan bintang Barcelona Lionel Messi. Akhir pekan lalu, ia membantu Barcelona mengalahkan tuan rumah Sevilla 4-2 dengan mencetak hattrick dan satu assist.

“Messi selalu ada di sana. Dia adalah pemain yang luar biasa, tetapi kami tidak takut siapa pun. Kami siap dan kami memiliki para pemain terbaik di dunia,” tegas pemain Real Madrid asal Brasil itu.

Wow, Ini Restoran Terbaik di Dunia

Tekad Barcelona

Lionel Messi
Lionel Messi (kanan) belum bisa berbuat banyak di El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona ( JAVIER SORIANO / AFP)

Di kubu Barcelona, Messi menegaskan dirinya ingin memenangkan semua kompetisi musim ini. Selain Liga Spanyol dan Liga Champions, pemain berjuluk La Pulga itu juga menginginkan gelar juara Copa del Rey.

“Kami tidak meremehkan kompetisi mana pun. Kami akan mencoba menjuarai semuanya,” kata Messi. “Dan hal pertama yang kami pikirkan soal itu adalah bahwa kami hanya selangkah lagi dari final Copa [del Rey].”

Jadwal

Barcelona Vs Real Madrid
Gelandang Real Madrid, Isco, berusaha melewati kepungan pemain Barcelona pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (28/10). Barcelona menang 5-1 atas Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

Kamis, 28 Februari 2019

03.00 WIB – Real Madrid vs Barcelona

Santiago Bernabeu

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓

Gattuso: AC Milan Bukan Hanya Piatek dan Paqueta

Liputan6.com, Jakarta AC Milan harus puas bermain imbang 0-0 melawan Lazio dalam pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia, di Stadio Olimpico, Selasa (26/2/2019) malam waktu setempat.

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, sempat melontarkan pujian untuk penampilan anak asuhnya. Selain itu, kehadiran Krzysztof Piatek ternyata membawa dampak positif terhadap performa AC Milan.

Berkat Piatek, AC Milan berhasil mencetak 12 gol. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya disumbangkan penyerang asal Polandia tersebut.

“Kredit itu bukan hanya milik Piatek dan Paqueta melainkan seluruh tim. Namun, antusiasme para penggemar membuat kami sangat bahagia,” katanya.

Wow, Ini Restoran Terbaik di Dunia

Persiapan

Piatek Impresif, AC Milan Lolos Ke Semifinal Coppa Italia
Selebrasi pemain AC Milan usai Krzysztof Piatek mencetak gol pada menit ke-10 di laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP/Antonio Calanni)

Gattuso mengaku sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini. Setelah melawan Lazio, AC Milan akan menghadapi Sassuolo pada Sabtu mendatang dalam lanjutan kompetisi Liga Italia.

Namun, Gattuso sudah memprioritaskan pertandingan tadi malam kontra Lazio. Laga leg kedua semifinal Coppa Italia baru berlangsung 24 April 2019 di markas AC Milan, Stadion San Siro. 

Hormati Lawan

Hasil kontra Lazio bisa modal penting dibawa I Rossoneri usai tampil impresif dalam tujuh laga terakhir di seluruh ajang. Mereka sukses meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang.

Gattuso juga menghormati Lazio. AC Milan maju ke babak ini setelah mengalahkan Napoli 2-0. Dan, Gattuso ingin menyoroti kekuatan pasukannya setelah hasil imbang tadi malam..

“Kami memang dalam performa yang bagus, tetapi kami menghadapi tim yang telah menjadi pendukung sepakbola Italia,” kata sang pelatih kepada Rai Sport.

“Kami sangat menghormati Lazio dan kami sudah tahu kami memiliki permainan yang sulit untuk dihadapi,” ujar pelatih AC Milan itu.

Lanjutkan Membaca ↓

4 Alasan Manchester City Bisa Rebut Banyak Gelar Musim Ini

Manchester- Manchester City sudah merebut satu gelar musim ini. City sudah berjaya dengan satu gelar usai kalahkan Chelsea di final Carabao Cup lewat adu penalti di Wembley pada Minggu (24/2/2019) kemarin.

Manchester City berada dalam posisi yang bagus untuk lolos ke perempat final Liga Champions. Mereka sudah menembus perempat final FA Cup dan kembali memanaskan perburuan gelar Premier League setelah sedikit tersendat pada bulan Desember.

Meski tetangga mereka Manchester United menjadi tim Inggris pertama yang memenangkan treble dengan menjuarai Premier League, Liga Champions, dan FA Cup pada tahun 1999, tidak ada klub Inggris yang berhasil memenangkan empat trofi sekaligus dalam satu musim. Pasukan Guardiola tentu ingin mencetak sejarah tersebut.

City harus menjadi yang terbaik untuk sisa musim ini agar bisa meraih kejayaan pada tiga kompetisi lainnya. Mereka jelas sudah memiliki pasukan dan staf pelatih kelas dunia untuk membantu mewujudkan ambisi mereka tersebut.

Berikut ini empat alasan yang membuat Manchester City bisa meraih quadruple pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 5 halaman

Bermodal Kedalaman Skuat yang Mumpuni

Striker Manchester CIty, Sergio Aguero, merayakan gol yang dicetak ke gawang Chelsea dalam laga lanjutan Premier League di Stadion Etihad, Senin (11/2/2019) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Manchester City baru saja meraih Piala Liga Inggris, usai mengalahkan Chelsea dalam final yang berlangsung di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019). Pencapaian yang tak mengherankan melihat komposisi skuat mereka yang bertabur bintang.

Manchester Ciyu salah satu klub yang memiliki starting eleven terkuat di Eropa. Di sisi lain tim asuhan Pep Guardiola juga punya pemain cadangan dengan kualitas terbaik di dunia.

Pemain-pemain seperti Riyad Mahrez, Ilkay Gundogan, Leroy Sane, Gabriel Jesus, John Stones, dan Bernardo Silva tidak mendapat jaminan untuk menjadi starter dalam setiap pertandingan. Hal itu menunjukkan bukti seberapa kuat City saat ini.

Setidaknya ada dua pemain kelas atas yang menghuni setiap posisi di klub. Akibatnya, Guardiola hampir selalu dipusingkan dalam memilih pemain.

City sudah melakukan investasi besar-besaran untuk meningkatkan skuyatnya selama satu dekade terakhir. Selain itu, City juga punya salah satu akademi terbaik di dunia.

Kualitas di bangku cadangan bisa membantu Manchester City memenangkan gelar. Mereka harus bisa bersaing di semua kompetisi dan Guardiola sangat beruntung punya kedalam skuat yang bagus.

3 dari 5 halaman

Pep Guardiola Jaminan Prestasi

Pemain Manchester City merayakan setelah memenangkan pertandingan final Piala Liga Inggris melawan Chelsea di Wembley, Minggu (24/2). Manchester City dipaksa bertarung hingga babak adu penalti untuk mengandaskan perlawanan Chelsea. (AP/Alastair Grant)

Sejak masuk ke dunia kepelatihan pada tahun 2008, Josep Guardiola selalu berbeda.

Guardiola menjadi pelatih pertama yang memenangkan sextuple. Selain itu, ia juga menjadi pelatih termuda yang pernah memenangkan Liga Champions dan hebatnya lagi, dia melakukan semua ini pada musim pertamanya menjadi pelatih senior (pada usia 39) .

Sejak itu, Guardiola terus meningkatkan reputasinya bukan hanya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia, tetapi juga salah satu pelatih hebat dengan banyak rekor di Spanyol, Jerman dan sekarang Inggris.

Hingga saat ini, pelatih berusia 48 tahun itu sudah memenangkan 26 trofi. Hal itu tentu saja menjadikannya sebagai pelatih paling sukses di generasinya sejauh ini dan salah satu yang paling sukses sepanjang masa.

Guardiola belum memenangkan Liga Champions lagi sejak 2011 dan ia menghadapi tekanan untuk bisa meraihnya di Etihad setelah mereka melakukan investasi besar-besaran di skuat selama bertahun-tahun.

4 dari 5 halaman

Performa Sedang On-fire

Duel Rudiger dan Leroy Sane pada laga final Carabao Cup 2019 yang berlangsung di stadon Wembley, London, Senin (25/2). Man City menang 4-3 atas Chelsea lewat drama adu penalti. (AFP/Glyn Kirk)

Manchester City memulai musim ini dengan sangat luar biasa. Namun, mereka mengalami sedikit hambatan pada pertengahan Desember dan City yang sebelumnya solid mulai menunjukkan keretakan dan tanda-tanda goyah.

Pasukan Josep Guardiola gagal meraih clean sheet dalam sembilan pertandingan di Premier League secara beruntun. Selain itu, mereka juga menelan kekalahan yang mengejutkan dari Chelsea, Newcastle United, dan Leicester City.

Pada periode sulit itu, City selalu yakin bahwa itu hanyalah sementara dan mereka bisa bangkit. City sekarang sudah menemukan performa terbaiknya dan kembali ke jalur kemenangan.

City membuat rival mereka Arsenal dan Chelsea terlihat seperti tim lemah setelah meraih kemenangan 3-1 dan 6-0. Mereka juga mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal terlebih dulu saat melawan Schalker di Liga Champions.

City sudah kembali ke performa terbaiknya pada waktu yang tepat dan setelah mengamankan Carabao Cup, tidak ada yang bisa menghentikan The Citizens dengan penampilan mereka saat ini.

5 dari 5 halaman

Rival Tengah Menurun

Aksi Kevin De Bruyne lewati Willian pada laga final Carabao Cup 2019 yang berlangsung di stadon Wembley, London, Senin (25/2). Man City menang 4-3 atas Chelsea lewat drama adu penalti. (AFP/Glyn Kirk)

Meski mendominasi di pentas domestik, Manchester City punya kendala di pentas Eropa. Mereka masih belum bisa dianggap sejajar dengan tim besar lainnya di Eropa.

Hal itu memang tidak berlebihan. Sebab, City masih jauh jika dibandingkan dengan Bayern Munchen, Barcelona, Juventus, Real Madrid, Liverpool, dan Manchester United yang punya sejarah panjang di Liga Champions.

Meskipun begitu, tidak ada tim besar Eropa yang berada dalam kondisi yang lebih baik daripada City saat ini. Barcelona dan Bayern belum meyakinkan, sementara Real Madrid naik dan turun sepanjang musim dan Juventus hampir tersingkir dari babak 16 besar.

Sumber: Bola.net

Presiden Genoa Berharap Piatek Bisa Cetak 35 Gol untuk AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Presiden Genoa, Enrico Preziosi, memuji penampilan mantan bintangnya Krzysztof Piatek bersama AC Milan. Bahkan, ia mendukung Piatek agar bisa mencetak 35 gol musim ini.

Piatek sudah mencetak 19 gol untuk Genoa di paruh pertama musim. Pemain asal Polandia itu kemudian menindaklanjuti dengan tujuh gol untuk AC Milan, klub barunya.

“Tidak mengejutkan bahwa Piatek banyak mencetak gol,” kata Preziosi kepada wartawan.

“Bagi saya dia akan mencapai 35 gol. Saya berharap dia melakukan itu, kalau tidak saya tidak akan menjualnya begitu banyak.

“Saya mengerti para penggemar Genoa tidak senang dengan kesepakatan itu, tetapi kami harus melakukannya. Saya berharap dia semua kesuksesan yang layak dia dapatkan,” kata Enrico Preziosi mengomentari soal kepindahan Piatek ke AC Milan.

2 dari 3 halaman

Rencana Klub

Pada bagian Enrico Preziosi menjelaskan rencana klubnya dalam mencari pemain baru.

“Ada juga pemain yang tidak melakukannya dengan baik atau memenuhi harapan, tetapi kami pikir setiap pemain yang kami beli akan cocok untuk sepak bola yang kami mainkan.

“Kami akan melihat talenta lain di luar sana dan kami akan tahu lebih banyak di bulan Juni. Kami mempelajari semuanya setahun sebelumnya. ”

3 dari 3 halaman

Pengganti Higuain

Striker AC Milan, Krzysztof Piatek, memperhatikan rekannya saat melawan Empoli pada laga Serie A di Stadion San Siro, Milan, Jumat (22/2). Milan menang 3-0 atas Empoli. (AFP/Marco Bertorello)

Sementara itu, AC Milan awalnya mendatangkan Piatek sebagai pengganti Gonzalo Higuain yang hengkang ke Chelsea. Piatek mencuri perhatian pada paruh pertama Serie A 2018-19.

Piatek memilih untuk menggunakan nomor punggung 19 di AC Milan walaupun nomor 9 tidak dimiliki siapa pun setelah Higuain hengkang. Nomor 9 dianggap sebagai nomor kutukan setelah Filippo Inzaghi pensiun.

Hasil Piala AFF U-22 2019: Timnas Indonesia U-22 Juara, Vietnam Permalukan Tuan Rumah

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 sukses jadi kampiun di Piala AFF U-22 2019. Skuat Garuda Muda asuhan Indra Sjafri berhasil menggenggam gelar juara usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 di final di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). 

Indonesia tertinggal lebih dulu pada menit ke-57 lewat gol sundulan Saringkan Promsupa. Indonesia membalas pada menit ke-59 lewat aksi Sani Rizki Fauzi. Osvaldo Haay menjadi penentu Indonesia menjuarai turnamen ini setelah mencetak gol pada menit ke-64. 

Berkat hasil itu, Timnas Indonesia U-22 berhak atas trofi juara Piala AFF U-22 2019. Titel juara itu semakin lengkap, karena Tim Merah-Putih menjadi tim paling produktif di turnamen ini.

Timnas Indonesia U-22 berhasil mendulang delapan gol dan kebobolan empat gol. Disusul Vietnam yang mencetak tujuh gol, Thailand lima gol, serta Kamboja dan Malaysia yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Penyerang Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar, juga meraih status sebagai top skorer Piala AFF U-22. Marinus berbagi status tersebut bersama bek Thailand, Saringkan Promsupa, dan penyerang Vietnam, Tran Danh Trung.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, bersyukur atas hasil ini. Ia mengatakan, gelar ini membuktikan Indonesia bisa membentuk tim yang berprestasi di level Asia Tenggara.

“Saya sangat bersyukur, ini merupakan gelar kedua bagi saya setelah Piala AFF U-19 2013. Ini membuktikan, bangsa Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri, dengan pemain-pemain muda kita,” kata Indra seusai pertandingan.

Pelatih asal Sumatra Barat itu pun merasa sangat bangga kepada skuat Timnas Indonesia U-22, yang bekerja keras sepanjang turnamen hingga meraih juara.

2 dari 3 halaman

Gelar Hiburan Vietnam

Sementara itu, Timnas Vietnam U-22 mendapat hadiah hiburan di Piala AFF U-22 2019. Mereka meninggalkan Kamboja dengan status sebagai tim peringkat ketiga.

Hal itu menyusul kemenangan 1-0 yang diperoleh atas tim tuan rumah Kamboja, pada laga perebutan peringkat ketiga di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019).

Timnas Vietnam U-22, yang belakangan jadi sorotan fans Timnas Indonesia U-22, harus susah payah sebelum akhirnya mengukir kemenangan.

Kemenangan tim asuhan pelatih Nguyen Quoc Tuan ini bahkan terkesan dramatis karena baru dipastikan di pengujung pertandingan, tepatnya setelah pada menit ke-87, Xuan Tu Le, menjebol gawang the Angkor Warriors.

3 dari 3 halaman

Kamboja Membalas

Tuan rumah gagal membalas gol itu. Praktis, gol Xuan Tu Le itu jadi gol tunggal dalam pertandingan ini, dan Vietnam keluar sebagai pemenang.

Seusai pertandingan, Xuan Tu Le, mengungkapkan kegembiraannya bisa berkontribusi positif kepada tim. Dia masuk sebagai pengganti pada laga ini.

“Saya senang mencetak gol sesaat setelah masuk sebagai pengganti. Kami meningkat dari pertandingan ke pertandingan dan itu yang terpenting, kendati kami gagal ke final,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi AFF. 

Komentar Mantan Pemain Barcelona dan Real Madrid Jelang El Clasico

Liputan6.com, Barcelona – Duel El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona selalu bernilai emosional. Kedua pemain kerap terlibat dalam emosi tensi tinggi yang sulit dikendalikan.

Menghadapi El Clasico yang merupakan leg kedua semifinal Copa del Rey antara Real Madrid vs Barcelona di Bernabeu, Kamis (28/2/2019), tak hanya pemain yang bermain sekarang yang tegang. Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid juga pasti akan merasakan ketegangan yang sama.

Meskipun berstatus pemain, mereka juga tak kalah tegangnya untuk menyambut 28 Februari nanti. Mantan-mantan pemain Real Madrid dan Barcelona ini rata-rata bersatus sebagai duta besar La Liga.

Maka itu, mereka masih memantau persaingan di La Liga, terlebih duel antara Barcelona melawan Real Madrid. Seperti rilis yang dilansir La Liga, mantan pemain yang buka suara yaitu Carles Puyol, Fernando Morientes,Patrick Kluivert dan Julio Baptista dan Christian Karembeu. Ada pula pemain yang tak main di keduanya tapi merupakan legenda Valencia yaitu Gaizka Mendieta.

Morientes mengaku El Clasico saat ini lebih sulit untuk Real Madrid. Ini tak lain karena Barcelona memiliki Lionel Messi, bocah ajaib yang sudah membuat Los Blancos menderita sejak 2004.

“Barcelona selalu menjadi tim yang patut diwaspadai dan lawan yang berat dari zaman ke zaman. El Clásico selalu menjadi pertandingan yang istimewa. Di zaman saya, El Clásico sudah dikenal sebagai laga yang sulit, tetapi kini El Clásico bahkan menjadi lebih sulit lagi dengan keberadaan Lionel Messi. Nantinya, Messi akan menjadi pesepakbola yang spesial dan berada di level yang berbeda,” kata Morientes.

2 dari 3 halaman

Bikin Gelisah

Lionel Messi menciptakan kemelut di pertahanan Real Madrid (JAVIER SORIANO / AFP)

Sementara itu, eks striker Madrid, Julio Baptista menilai laga seperti El Clasico selalu membuat gelisah. Seorang pemain disebutnya bakal mempersiapkan diri lebih banyak ketimbang di laga-laga lain.

“Segala macam hal terlintas di benak saya. Sepanjang minggu, saya berpikir untuk dapat memberikan performa terbaik dalam pertandingan seperti ini,” katanya.

Sedangkan Christian Karembeu, eks gelandang Madrid mengaku selalu punya kenangan buruk lawan Barcelona. Itu diakuinya tidak mengesankan meski pengalaman main di El Clasico sulit dilupakan.

“Kami menelan kekalahan berkali-kali melawan Barcelona. Meskipun itu bukan kenangan yang mengesankan, tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, bermain di El Clásico tetap menjadi hal yang istimewa,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Memberi Tekanan

Sedangkan Mendieta mengatakan, Barcelona bisa memberikan tekanan yang besar kalau menang di laga nanti. Selain itu, ini juga bakal memaksa Madrid untuk kembali fokus ke Liga Champions.

“Jika Barça menang pada El Clásico nanti, mungkin kepercayaan diri Real Madrid akan goyah dan mungkin akan membuat mereka lebih fokus pada Liga Champions. Jika Real Madrid menang, itu akan meningkatkan moral tim dan mengembalikan kepercayaan diri mereka. Tapi hal ini tak bisa kita prediksi. Kita baru saja melihat Real Madrid yang kembali berlaga dengan catatan pertandingan luar biasa akhir-akhir ini dan juga kalah di kandang melawan Girona,” katanya.

Sedangkan Kluivert menilai Barcelona saat ini unggul beberapa langkah. Dia menilai klub asuhan Ernesto Valverde itu sedang menjalani musim yang lebih baik ketimbang Madrid.

Sementara itu, Puyol mengaku masih sulit lupakan laga El Clasico di Bernabeu.”Jika saya harus memilih salah satu [pengalaman El Clasico terbaik], maka saya akan memilih kemenangan 6-2 kami di Bernabéu [pada tahun 2009]” katanya.

Barcelona Minta Arsenal Segera Tebus Denis Suarez

Liputan6.com, Barcelona – Klub La Liga, Barcelona dikabarkan sudah rela kehilangan Denis Suarez. Tim asal Catalunya itu mendesak Arsenal untuk mengambil opsi pembelian permanen untuk sang gelandang di musim panas nanti.

Pada bulan Januari kemarin, Barcelona melepaskan Suarez ke Arsenal. Mereka meminjamkan sang pemain hingga akhir musim nanti dengan opsi pembelian permanen di akhir musim nanti.

Sejauh ini Suarez masih belum banyak terlibat di tim utama Arsenal. Unai Emery merasa sang gelandang masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan gaya bermain timnya dan juga Premier League.

Namun dilansir Marca, Barcelona sudah siap kehilangan Suarez untuk selamanya. Untuk itu mereka mendesak Arsenal mempermanenkan sang pemain di musim panas nanti.

Menurut laporan tersebut, alasan Barcelona meminta Arsenal mempermanenkan Suarez karena mereka sudah kelebihan stok gelandang.

Di paruh musim pertama kemarin, Suarez tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain di Los Blaugrana. Hal ini menyusul dengan banyaknya pemain kelas dunia di lini tengah Barcelona.

2 dari 3 halaman

Lini Tengah Sesak

Frenkie de Jong, resmi pindah dari Ajax ke Barcelona. (FC Barcelona)

Selain itu Barca juga baru saja membeli Frenkie De Jong dari Ajax, sehingga lini tengah mereka semakin sesak dan mereka harus menyingkirkan beberapa pemain agar kondisi tim mereka lebih ideal.

Selain karena opsi yang berlimpah, Barcelona juga ingin Arsenal membeli Suarez karena mereka tengah butuh uang.

Dalam dua tahun terakhir, Barcelona cukup jor-joran di bursa transfer. Mereka banyak membeli pemain dengan harga mahal setelah menjual Neymar ke PSG.

3 dari 3 halaman

Peringatan dari FIFA

Belanja besar Barca ini kabarnya sudah mendapatkan peringatan dari FIFA karena mereka sedikit lagi akan melanggar FFP, sehingga mereka harus menyeimbangkan neraca keuangan mereka, sehingga Barca akan menjual beberapa pemain mereka seperti Suarez untuk menambah pemasukan mereka.

Barcelona kabarnya akan mendapatkan uang sebesar 20 juta euro dari penjualan Suarez ke Arsenal.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lazio vs AC Milan: Sama Kuat di Olimpico

Liputan6.com, Jakarta – Lazio dan AC Milan menutup laga mereka dengan hasil imbang tanpa gol di laga pertama semifinal Coppa Italia, di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (26/2) atau Rabu dini hari WIB.

Sama-sama tampil dengan kekuatan terbaiknya, Lazio dan AC Milan tak mampu mencetak gol sepanjang dua kali 45 menit. Bahkan hanya sedikit peluang berbahaya yang bisa dihasilkan kedua tim.

Meski bertindak sebagai tim tamu, tapi Milan mencoba tampil lebih agresif sejak menit pertama. Lazio beruntung, hingga laga berakhir, AC Milan gagal membuat gol.

Hasil ini tentu menjadi kerugian bagi Lazio. Sementara bagi AC Milan, skor imbang 0-0 menguntungkan mereka karena Rossoneri akan ganti bertindak sebagai tuan rumah dalam partai leg kedua yang bakal dihelat pada akhir April mendatang.

2 dari 3 halaman

Babak Pertama 

Meski bertindak sebagai tim tamu, tapi Milan mencoba tampil lebih agresif sejak menit pertama. Meski demikian, belum ada peluang berbahaya yang bisa dihasilkan Suso cs di 15 menit pertama jalannya laga.

Peluang menjanjikan pertama Milan didapat di menit ke-17. Berawal dari tembakan Tiemoue Bakayoko yang sempat membentur Fabio Borini, bola jatuh di kaki Lucas Paqueta. Sayang Paqueta gagal memanfaatkannya menjadi gol.

Lazio hampir saja memimpin di menit ke-28. Ciro Immobile mendapat bola di area pertahanan Milan. Sayang penyelesaian akhir yang ia lakukan masih melebar dari sasaran.

Milan mendapat pukulan ketika gelandang andalan mereka, Franck Kessie tak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera. Ia pun digantikan Hakan Calhanoglu di menit ke-29.

Lazio beberapa kali melakukan ancaman ke gawang Gianluigi Donnarumma. Namun tak ada satu pun gol yang tercipta hingga babak pertama usai. Skor 0-0 menjadi hasil sementara ketika turun minum.

3 dari 3 halaman

Babak Kedua

Kembali dari kamar ganti, kedua tim masih belum mau mengendurkan intensitas tekanan mereka. Namun tak ada peluang menjanjikan yang bisa dihasilkan kedua tim sepanjang 15 menit awal babak kedua.

Memasuki menit ke-79, Immobile sempat memperoleh peluang bagus untuk memecah kebuntuan. Tembakannya masih mengenai tiang gawang. Namun tampaknya hakim garis sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda terjadinya offside.

Setelah hampir tanpa aksi berarti di sepanjang laga, Krzysztof Piatek baru menebar ancaman jelang laga usai. Sayang sundulannya menyambut assist Borini masih melambung di atas mistar gawang tuan rumah. Skor 0-0 pun bertahan hingga laga usai.

Rossi Sebut Yamaha Sudah Siap Tempur di MotoGP Qatar

Liputan6.com, Losail- Valentino Rossi sangat puas dengan hasil tes pramusim MotoGP Qatar yang berakhir pada Senin (25/2/2019). Secara keseluruhan, dia hanya berjarak 0,443 detik dari Maverick Vinales yang berada di posisi terdepan.

Padahal, pada dua hari sebelumnya, Rossi sempat terpuruk di posisi ke-19 di tes pramusim MotoGP Qatar. Rossi dan kru mekaniknya pun segera melakukan perubahan di motor.

Alih-alih maju, Rossi dan kru mekanik lebih memilih untuk menggunakan setelan mesin yang lama seperti di pramusim MotoGP Sepang. Alhasil, pembalap yang berusia 40 tahun itu merasa nyaman dengan motor.

“Saya pikir kami masih butuh banyak hal lagi untuk bersaing tapi pada tes hari terakhir, kami mampu mengejar gap cukup banyak. Itu karena kami mencoba banyak hal,” ujarnya seperti dikutip crash.

“Jadi saya pikir, kalau balapan digelar malam ini, kami sudah siap, sekarang tinggal tunggu saja untuk dua pekan mendatang apakah ini cukup.”

2 dari 3 halaman

Kekurangan M1

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi saat peluncuran motor baru untuk MotoGP 2019 di Hotel Four Season, Senin (4/2). Motor baru tersebut diharapkan bisa mengangkat performa Yamaha. (Bola.com/Okie Prabhowo)

Rossi mengatakan motor YZR-M1 tunggangannya sudah cukup bagus dengan ban anyar di sirkuit Losail, Qatar. Namun motor disebutnya masih kalah saat akselerasi.

“Di Qatar, banyak pembalap Yamaha yang kencang saat mengejar waktu lap. Ini bagus. Kami sangat kuat dengan ban baru. Franco Morbidelli berada di posisi enam dan Quartararo di posisi dua,” ujarnya.

“Namun untuk saya, soal akselerasi balapan, kami masih kurang beruntung, utamanya kalau dibandingkan dengan pembalap terdepan seperti Marquez, Dovi dan Rins.”

3 dari 3 halaman

Punya Senjata

Rossi menilai Yamaha lebih memiliki senjata ketimbang musim lalu jelang menghadapi MotoGP Qatar. Meski begitu, dia tetap bilang Yamaha butuh lebih agar bisa bersaing dengan pembalap terdepan.

“Saya pikir, kami sudah melakukan banyak perbaikan tapi ide saya tetap kami butuh sesuatu yang lebih, utamanya untuk bertempur melawan pembalap terdepan seperti Honda dan Ducati,” ujarnya.

“Tapi saya berharap kami bisa maksimal pekan depan dan mencoba untuk bertempur.”

Jokowi Sebut Sukses Timnas Indonesia U-22 Juarai Piala AFF Bukti Kekuatan dari Keragaman

Jakarta – Presiden RI Joko Widodo memberikan apresiasi tinggi atas sukses Timnas Indonesia U-22 jadi juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Jokowi mengatakan sukses Indonesia itu menjadi perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika. 

Pada laga final, Timnas Indonesia U-22 yang diarsiteki Indra Sjafri mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. Gelar tersebut disambut gembira segenap masyarakat Indonesia, baik yang mendukung langsung ke Kamboja maupun di Tanah Air. 

Jokowi memberi selamat atas kemenangan itu melalui akun Instagram miliknya. 

“Indonesia tampil sebagai juara Piala AFF U-22 2019 dalam laga yang ketat di Phnom Penh, Kamboja. Pada partai final malam ini, Timnas Indonesia U-22 menaklukkan Thailand dengan skor 2-1. Luar biasa,” tulis Jokowi. 

“Kemenangan ini juga menjadi pengejawantahan Bhinneka Tunggal Ika yang sebenar-benarnya, karena pemain Timnas Indonesia U-22 berasal dari berbagai daerah, suku, dan agama. Di lapangan, perbedaan itu menjelma jadi harmoni dan kekuatan yang menghasilkan gelar juara,” imbuh Jokowi. 

2 dari 2 halaman

Harapan Jokowi

Presiden asal Solo, Jawa Tengah, itu juga menyampaikan harapan khusus setelah momen menggembirakan itu. 

“Saya berharap kemenangan ini menjadi awal bagi kebangkitan dan kemajuan sepak bola Indonesia. Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat kepada Timnas Indonesia U-22,” kata Jokowi. 

Timnas Indonesia U-22 Jadi Tim Paling Subur di Piala AFF U-22 2019

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 sukses menjuarai Piala AFF U-22 2019. Di final, Selasa (26/2), tim asuhan Indra Sjafri ini mengalahkan Thailand 2-1.

Namun, bukan hanya meraih gelar juara, Skuat Garuda Muda juga menjadi tim paling produktif di ajang ini.

Tergabung di Grup B bersama Kamboja, Malaysia, dan Myanmar, tim asuhan Indra Sjafri tersebut sempat kesulitan dalam dua laga perdana. Timnas Indonesia U-22bermain 1-1 kontra Myanmar dan ditahan 2-2 oleh Malaysia.

Dalam pertandingan terakhir fase grup melawan Kamboja, Timnas Indonesia U-22 akhirnya berhasil meraih kemenangan. Mereka membungkam tim tuan rumah dua gol tanpa balas.

Hasil itu membuat Indonesia lolos ke semifinal dengan status runner-up Grup B. Tim Garuda Muda mendulang lima poin dari tiga laga, tertinggal satu angka dari Kamboja yang melenggang ke babak empat besar sebagai juara grup.

Pada fase knock-out, Timnas Indonesia U-22 bersua Vietnam (24/2/2019). Meski mendapat perlawanan sengit, Timnas Indonesia U-22 berhasil memetik kemenangan berkat gol tunggal Luthfi Kamal pada menit ke-70.

Torehan tersebut mengantarkan Timnas Indonesia U-22 lolos ke final dan menghadapi Thailand. Dalam laga final di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa malam WIB (26/2/2019), Tim Garuda Muda menang 2-1 atas Thailand.

Sepasang gol Timnas Indonesia U-22 disarangkan Sani Rizki pada menit ke-59 dan Osvaldo Haay menit ke-65. Sementara itu, gol the War Elephants dicetak Saringkan Promsupa (57′).

2 dari 2 halaman

Tim Paling Produktif

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Berkat hasil itu, Timnas Indonesia U-22 berhak atas trofi juara Piala AFF U-22 2019. Titel juara itu semakin lengkap, karena Tim Merahn-Putih menjadi tim paling produktif di turnamen ini.

Timnas Indonesia U-22 berhasil mendulang delapan gol dan kebobolan empat gol. Disusul Vietnam yang mencetak tujuh gol, Thailand lima gol, serta Kamboja dan Malaysia yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Penyerang Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar, juga meraih status sebagai top skorer Piala AFF U-22. Marinus berbagi status tersebut bersama bek Thailand, Saringkan Promsupa, dan penyerang Vietnam, Tran Danh Trung.

IOX 2019 Andalas Berakhir, 69 Mobil Sentuh Garis Finis

Liputan6.com, Bukittinggi – Ajang Indonesia Offroad eXpedition (IOX) 2019 Andalas yang menempuh jarak 1.400 km dengan melintasi Medan menuju Bukittinggi telah berakhir. Sebanyak 69 mobil 4×4 mampu menyentuh garis finis IOX 2019 Andalas.

Total peserta IOX 2019 Andalas mencapai 81 mobil 4×4. Namun, hanya 69 mobil saja yang mampu mencapai finis di areal Jam Gadang Bukittinggi, Sumatera Barat.

Berdasarkan data dari manajemen IOX 2019 yang diterima media, Selasa (26/2/2019), banyaknya kendaraan yang tidak bisa menyelesaikan petualangan karena banyak hal. Penyebabnya yakni kerasnya trek yang dilalui sehingga menimbulkan kerusakan mobil yang digunakan.

“Ada empat kendaraan yang tidak bisa dan harus ditarik trailer. Ditambah satu kendaraan masih tertinggal di hutan di trek terakhir yang berat karena tidak bisa diperbaiki yang akan dikeluarkan setelah acara finish usai,” terang Ketua Panitia IOX 2019 Andalas Zulkarnain Dahnie dalam rilis yang diterima wartawan.

IOX 2019 Andalas merupakan petualangan offroad ekstrem yang ada di Indonesia. Start dimulai pada 9 Februari lalu di Medan dan memilih finis di Bukittinggi pada 24 Februari silam.

Tidak hanya kendaraan roda empat saja yang digunakan dalam IOX 2019 Andalas, ada juga kendaraan roda dua 74 motor. Namun yang finis hanya 49 kendaraan dalam petualangan selama 16 hari.

Meski banyak kendaraan yang tidak finis, sambutan di Jam Gadang Bukittinggi yang diberikan tetap meriah termasuk oleh H Ramlan Nurmatias SH sebagai Wali Kota Bukittinggi dan H Irwandi SH, Wakil Wali Kota, serta Muspida Bukittinggi dan masyarakat sekitar.

2 dari 3 halaman

Penyambutan

Para peserta Indonesia Offroad eXpedition 2019 Andalas (Foto: Istimewa)

Penyambutan seluruh peserta IOX 2019 Andalas, diawali dengan masuknya seluruh peserta motor yang dilanjutkan oleh peserta kendaraan 4×4, diiringi hentakan tabuhan tradisonal yang dinamis, disambut langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Muspida setempat dengan pengalungan medali IOX dan foto bersama.

Pada acara Gala Diner tersebut diumumkan juga piagam penghargaan baik kepada peserta motor dan kendaraan 4×4. Penghargaan diberikan kepada David Ferdian – Tim Buaya (The Best Rookie), Roy Tolare – Tim Soa Soa (The Jungle Man), Uke Ridwan – Tim Orangutan (The Last Man Standing), Tim Harimau (The Favourite Team), dan Agusman Aco – Tim Soa Soa (The Best Rider), dan Tim Buaya (The Best Team).

3 dari 3 halaman

Penghargaan IOX 2019

Penghargaan juga diberikan untuk peserta kendaraan 4×4 yaitu kepada Tim Badak 1 (The Best Team), Singa (The Spirit Team), Tarantula (The Helpful Team), Cak Mendhol – Tim Buaya (The Best Navigator), Tjong Chandra – Tim Harimau (The Most Unique), Tim Banteng (The Jungle Man), Rachmad Santoso – Tim Kancil (The Best Rookie), dan Tim Serigala (The Best Social Media Contributor).

Tim Badak yang seluruhnya menggunakan kendaraan Jeep JK, setiap event IOX dan event lainnya yang diikutinya, sering meraih penghargaan. Prestasi ini selain karena manajemen team work yang kuat juga persiapan yang serius. Zulkarnin Dahnie atau Joel, yang menjadi Ketua Tim Badak mengatakan Tim Badak selalu serius mempersiapkan dan menjalani setiap event IOX karena mereka menyadari tingginya derajat kesulitan trek di event IOX ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF, Ini Komentar Indra Sjafri

Phnom Penh – Timnas Indonesia U-22 sukses jadi yang terbaik di Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Di final, Selasa (26/2/2019), tim asuhan Indra Sjafri ini mengalahkan Thailand 2-1 di Stadion Olympic, Phnom Penh.

Indonesia tertinggal lebih dulu pada menit ke-57 lewat gol sundulan Saringkan Promsupa. Indonesia membalas pada menit ke-59 lewat aksi Sani Rizki Fauzi. Osvaldo Haay menjadi penentu Indonesia menjuarai turnamen ini setelah mencetak gol pada menit ke-64. 

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, bersyukur atas hasil ini. Ia mengatakan, gelar ini membuktikan Indonesia bisa membentuk tim yang berprestasi di level Asia Tenggara.

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

“Saya sangat bersyukur, ini merupakan gelar kedua bagi saya setelah Piala AFF U-19 2013. Ini membuktikan, bangsa Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri, dengan pemain-pemain muda kita,” kata Indra seusai pertandingan.

Pelatih asal Sumatra Barat itu pun merasa sangat bangga kepada skuat Timnas Indonesia U-22 asuhannya, yang bekerja keras sepanjang turnamen hingga meraih juara.

2 dari 2 halaman

Kualifikasi Piala AFC U-23

Indra Sjafri menambahkan, setelah Piala AFF U-22 2019, Timnas Indonesia U-22 langsung bersiap menuju Kualifikasi Piala AFC U-23.

Pada ajang itu, Timnas Indonesia U-22 berada di Grup K bersama Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam. Kualifikasi akan digelar di Hanoi, Vietnam, 22-26 Maret. 

Sukses Timnas Indonesia U-22 Menjuarai Piala AFF Diharap Jadi Motivasi Timnas Senior

Jakarta – Iwan Budianto, Manajer Timnas Indonesia U-22, memberi aplaus luar biasa kepada sukses tim asuhan Indra Sjafri ini yang sukses jadi juara Piala AFF U-22 2019. Iwan berharap sukses ini bisa jadi pelecut motivasi bagi Timnas di level senior. 

Gelar juara masuk genggaman Timnas Indonesia U-22 setelah mengalahkan Thailand 2-1 pada final di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Pada pertandingan ini, Timnas Indonesia U-22 tertinggal lebih dulu setelah gawang Awan Setho dibobol kapten Thailand, Saringkan Promsupa, pada menit ke-57. 

Namun, gol Thailand itu tak membuat Indonesia terpuruk. Skuat Garuda Muda berhasil bangkit melalui gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay. Dua gol itu sudah cukup mengantar tim besutan Indra Sjafri naik podium tertinggi. 

“Alhamdulillah kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena doa seluruh masyarakat terkabul dan Timnas Indonesia U-22 akhirnya menjadi juara,” kata Iwan Budianto setelah pertandingan. 

“Exco dan semua pengurus PSSI mengapresiasi perjuangan pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-22 yang tidak kenal lelah sejak dari persiapan tim hingga menuju Kamboja,” imbuh dia. 

2 dari 2 halaman

Dukungan Suporter

Kemenangan ini menjadi awal manis bagi Indonesia pada 2019. Apalagi gelar ini diraih di tengah kisruh pengaturan skor yang juga mengacak-acak PSSI.  

Iwan berharap kemenangan itu bisa membuat Timnas Indonesia senior terlecut untuk meraih prestasi juga di pentas internasional.  

“Sekali lagi terima kasih kepada semua warga Indonesia, termasuk Bapak Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi, dan semua suporter Indonesia atas doa dan dukungannya selama ini kepada Timnas Indonesia U-22,” kata Iwan. 

“Mudah-mudahan prestasi Timnas Indonesia U-22 ini menjadi pemantik bagi timnas di level senior untuk juga menjadi juara,” imbuh Iwan.  

Menpora Siapkan Bonus Rp 2,1 Miliar untuk Timnas Indonesia U-22

Jakarta – Timnas Indonesia U-22tampil menjadi juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Gelar ini didapat tim asuhan Indra Sjafri usai menekuk Thailand 2-1 di laga puncak, di Olympic Stadium, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam waktu setempat.

Menpora, Imam Nahrawi, datang secara khusus menyaksikan duel ini. Ia menyiapkan bonus fantastis buat anak-asuh Indra Sjafri.

Timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-57. Kapten Thailand, Saringkan Promsupa, berhasil mencetak gol dengan tandukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari rekan setimnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Timnas Indonesia U-22 berhasil membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi pada menit ke-58. 

Timnas Indonesia U-22 berhasil berbalik unggul pada menit ke-63. Seperti halnya gol yang dicetak Thailand, Tim Garuda Muda berhasil mencetak gol lewat tandukan Osvaldo Haay setelah menerima umpan tendangan bebas Luthfi Kamal Baharsyah.

Menpora usai pertandingan langsung turun menemui awak tim di ruang ganti. Ia berujar:

Alhamdulillah. Tadi ada yang minta prediksi berapa skor, kita menang 2-1. Alhamdulillah, 2-1 untuk indonesia. Penggawa timnas luar biasa, keren sekali. Pemain kita ternyata tidak seperti yang diduga sebelumnya, mereka berani menempel masuk menusuk alhamdulillah beberapa peluang dan gol tercipta.Terima kasih coach Indra sjafri dan seluruh ofisial tim,” ujar Imam Nahrawi.

Para Timnas Indonesia U-22 juga dijanjikan bonus dengan nominal menggiurkan. “Kami siapkan bonus buat pemain. Kalau hitung total bonus mencapai Rp 2,1 miliar. Pemain belum ada yang tahu soal ini,” terang Imam.

2 dari 2 halaman

Selebrasi Juara

Imam juga  berencana menggelar acara selebrasi juara di Indonesia. “Kami siapkan arak-arakan buat Timnas Indonesia U-22. Kesuksesan ini layak dirayakan.”

“Itu wujud terima kasih kami dan tentu syukur kita kepada PSSI, timnas, para atlet kita yang keren ini. Kita akan menyambut para pahlawan sepak bola ini kembali ke Tanah Air dengan sambutan yang Insya Allah gegap gempita, penuh kemeriahan dan kegembiaraan atas nama Merah Putih,” timpalnya lagi.

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019, Egy Maulana Vikri Ucapkan Selamat

Jakarta – Egy Maulana Vikri mengungkapkan rasa bahagianya atas sukses Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Di final, Selasa (26/2), Tim Garuda mengalahkan Thailand 2-1 National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja.

Egy mengucapkan selamat kepada rekan-rekannya di Timnas Indonesia U-22 melalui Instagram, Selasa malam WIB atau pukul 15.00 waktu Gdanks, Polandia. Ia bersyukur Indonesia meraih gelar dan menciptakan sejarah.

“Alhamdulillah terima kasih ya Allah🙏🏻😇What a match!! Kalian layak mendapatkannya bro.Selamat!!Sejarah baru tercipta!!Selamat sekali lagi dan enjoy untuk Juara ini.next focus target AFC U22. I Love U,” tulis Egy dalam akun Instagram.

Egy Maulana Vikri absen membela Timnas Indonesia U-22 karena tak dilepas oleh klubnya, Lechia Gdanks. Selain Egy, dua pemain lain yang tak dilepas oleh klub adalah Ezra Walian dan Saddil Ramdani.

2 dari 2 halaman

Ikut Kualifikasi Piala AFC U-23

Namun untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Egy dan Saddil bakal bermain. Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 akan dihelat di Vietnam pada bulan depan. 

Timnas Indonesia U-22 satu grup dengan Vietnam, Brunei, dan Thailand.

Lawan Lazio, AC Milan Diminta Tidak Besar Kepala

Liputan6.com, Milan – Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso mewanti-wanti timnya menjelang laga melawan Lazio pada semifinal Coppa Italia di Stadion Olimpico, Rabu (27/2/2019) dini hari WIB. Ia meminta anak asuhnya tidak boleh bermain dengan sombong di laga tersebut.

AC Milan tengah berada dalam momentum positif jelang laga kontra Lazio. Rossoneri belum terkalahkan pada lima laga teakhir.

Pada perempat final Coppa Italia, AC Milan mengalahkan Napoli dengan skor 2-0. Karena itu, Gattuso berharap skuatnya tidak besar kepala.

“Ya, kami memang sedang berada dalam rentetan hasil yang baik,” buka Gattuso kepada Rai Sports.

2 dari 3 halaman

Bukan Lawan Enteng

Selebrasi pemain AC Milan usai Krzysztof Piatek mencetak gol pada menit ke-10 di laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP/Antonio Calanni)

Gattuso menegaskan pertandingan semifinal nanti akan berjalan dengan sangat ketat. Ia percaya Lazio bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata oleh timnya.

“Sejauh ini banyak orang mengunggulkan kami untuk memenangkan pertandingan ini, namun kami harus ingat kami akan menghadapi salah satu tim kuda hitam di sepakbola Italia pada pertandingan kali ini.”

3 dari 3 halaman

Bisa Ladeni

Gattuso menegaskan timnya siap untuk menghadapi pertandingan melawan Lazio nanti. Ia menyebut pasukannya memiliki kemampuan yang memadai untuk menghadapi tim asal Ibukota Italia tersebut.

“Kami benar-benar menghormati Lazio dan kami tahu bahwa kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit. Namun kami akan menghadapi partai ini dengan rendah hati.” tandasnya.

Milan berangkat ke Olimpico Stadium dengan modal yang apik setelah mengalahkan Empoli dengan skor 3-0 pada akhir pekan nanti.

Sumber: Bola.net

2 Pahlawan Timnas Indonesia U-22 di Final Piala AFF 2019

Jakarta Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay tampil sebagai pahlawan Timnas Indonesi U-22 di final Piala AFF U-22 2019. Tim Merah-Putih jadi jawara turnamen usai menggebuk Thailand 2-1 di Olympic Stadium, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Kedua pemain di atas jadi penjebol gawang Tim Gajah Putih yang perawan sejak penyisihan.

Timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-57. Kapten Thailand, Saringkan Promsupa, berhasil mencetak gol dengan tandukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari rekan setimnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Timnas Indonesia U-22 berhasil membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi pada menit ke-58.

Mendapat umpan dari Gian Zola, tembakan dilepas Sani Rizki dan membentur tubuh bek Thailand, Marco Ballini. Bola berubah arah dan gagal dihalau oleh kiper Thailand, Korraphat Nareechan.

Timnas Indonesia U-22 berhasil berbalik unggul pada menit ke-63. Seperti halnya gol yang dicetak Thailand, Tim Garuda Muda berhasil mencetak gol lewat tandukan Osvaldo Haay setelah menerima umpan tendangan bebas Luthfi Kamal Baharsyah.

Situasi pun berbalik, Thailand yang ketinggalan dibuat pontang-panting menembus rapatnya pertahanan anak-asuh Indra Sjafri. Tim Garuda Muda secara dramatis jadi tim terbaik!

Ini jadi sebuah pencapaian yang manis, mengingat Thailand yang dihadapi di laga puncak merupakan juara bertahan turnamen di edisi 2015 silam.

Langkah Timnas Thailand U-22 cenderung mulus hingga ke laga puncak.

Tim asuhan Alexandre Lima, belum tersentuh kekalahan serta kebobolan dalam waktu normal pertandingan selama Piala AFF U-22 2019. Sang arsitek asal Brasil yang didapuk jadi nakhoda tim pada awal November 2018 terlihat sukses menjaga tempo permainan Timnas Thailand U-22.

Menghadapi jadwal padat turnamen, Thailand tak habis-habisan di awal namun gembos di akhir. 

Di fase penyisihan Grup A Thailand menang 1-0 dan 3-0 masing-masing atas Timor Leste dan Filipina, bermain tanpa gol kontra Vietnam.

Mereka melaju ke semifinal dengan status runner-up Grup A. Memasuki periode knock-out Tim Negeri Gajah Putih Muda bersua tuan rumah Kamboja yang jadi tim kuda hitam di penyisihan.

Thailand menang 5-3 dalam adu penalti atas Kamboja (0-0) di semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Timnas Indonesia U-22 di laga puncak.

Sumber: bola.com

Komentar Osvaldo Haay Usai Antar Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019

Jakarta Timnas Indonesia U-22 sukses merebut gelar juara Piala AFF U-22 2019. Keberhasilan ini didapatkan setelah Indonesia menang 2-1 atas Thailand pada laga yang dimainkan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019).

Osvaldo Haay, yang dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya selalu gagal mencetak gol, akhirnya mampu memecah telur. Pada menit ke-64, Osvaldo menyambut umpan Luthfi Kamal dengan sundulan, membuat Timnas Indonesia U-22 unggul 2-1. 

Sebelumnya, tepatnya pada menit ke-59, Sani Riski menyamakan skor 1-1. Gol Sani hanya berselang dua menit dari gol Thailand yang dilesakkan Saringkan Promsupa.

Seusai pertandingan, Osvaldo Haay meluapkan kebahagiaannya. 

“Saya tentu bangga mencetak gol di partai final. Tapi, ini bukan karena saya, melainkan kerja keras dari teman-teman semua. Saya mengucap syukur kepada Tuhan, Indonesia bisa menjadi juara,” ujarnya.

Sesaat setelah pertandingan usai, Osvaldo memang terlihat emosional. Ia memanjatkan doa, bersama Todd Rivaldo Ferre. 

Pemain milik Persebaya itu tak melupakan dukungan suporter yang datang langsung ke Olympic Stadium maupun mengirim doa dari Indonesia untuk mendukung Timnas Indonesia U-22.

“Saya sangat berterima kasih, sungguh luar biasa mereka datang ke stadion. Juga suporter yang ada di Tanah Air, saya sangat berterima kasih kepada semuanya,” kata Osvaldo.

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019, Merah Putih Jago di Level Junior

Phnom Penh- Timnas Indonesia terbukti sangat jago untuk kejuaraan kelompok umur di Asia Tenggara. Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 yang baru saja juara Piala AFF 2019 usai kalahkan Thailand menjadi bukti sahih.

Meksi begitu, Timnas Indonesia seperti kesulitan jadi yang terbaik di level persaingan level senior. Di ajang Piala AFF, Tim Merah-Putih jadi spesialis runner-up (lima kali), tak pernah mengangkat trofi kampiun.

Terakhir di level senior, Timnas Indonesia jadi jawara di SEA Games 1991. Selepas itu publik sepak bola Tanah Air sering dibuat kecewa karena Tim Garuda selalu gagal di final. Terakhir, di Piala AFF 2016, saat Timnas Indonesia digasak Thailand dengan agregat 2-3.

Namun, hal itu berbanding terbalik di level junior. Beberapa tahun terakhir Timnas Indonesia di berbagai level usia kerap jadi jawara di level persaingan Asia Tenggara.

Paling jelek di lima tahun terakhir Timnas Indonesia junior di level U-16, U-18, U-19, hingga U-23 kalah di semifinal.

Jejak sukses Tim Merah-Putih dimulai saat Timnas Indonesia U-19 jadi juara Piala AFF U-19 2013 yang dihelat di Sidoarjo.

Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final memenangi adu penalti atas Vietnam di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013). Adu penalti dilakukan setelah skor imbang 0-0 tak berubah hingga akhir babak tambahan.

Timnas Indonesia U-19 saat itu dinakhodai oleh Indra Sjafri. Publik sepak bola nasional mendadak jatuh cinta ke tim muda, karena mulai frustrasi sering melihat Timnas Senior gagal berjaya di berbagai event internasional.

Indra dengan deretan pemain belia berbakat macam Evan Dimas, Ilham Udin Arymain, Zulfiandi, Putu Gede, menciptakan euforia.

Sukses Timnas Indonesia di level junior tak berhenti sampai di situ. Lima tahun berselang, giliran Fakhry Husaini dengan Timnas Indonesia U-16 jadi juara Piala AFF U-16 2013. Sukses ini terjadi di Sidoarjo.

Timnas U-16 keluar sebagai juara Piala AFF U-16 pada 2018 lalu setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3, Sabtu (11/8/2018) malam.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta ini, kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Indonesia unggul terlebih dahulu lewat Fajar Faturachman pada menit ke-32.

Namun, Thailand berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat Apidet Janngam pada menit ke-71. Alhasil laga harus berlanjut ke babak adu penalti.

Kiper Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi berhasil menepis dua tendangan pemain Thailand. Sementara keempat algojo Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Indonesia berhasil menang dengan skor 4-3. Ini adalah gelar pertama Indonesia di kompetisi ini sejak pertama kali digelar pada tahun 2002.

2 dari 2 halaman

Indra Sjafri Kembali Jadi yang Terbaik

Pelatih Indra Sjafri dan para pemain Timnas Indonesia U-22 melakukan Viking Claps yang dipimpin suporter di tribune The National Olympic Stadium, Minggu (24/2/2019). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Indra Sjafri kembali menegaskan dominasi Indonesia level persaingan pembinaan usia dini ASEAN. Naik kelas menukangi Timnas Indonesia U-22, tim asuhannya menjadi Raja Piala AFF U-22 2019 yang dihelat di Kamboja.

Timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-57. Kapten Thailand, Saringkan Promsupa, berhasil mencetak gol dengan tandukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari rekan setimnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Timnas Indonesia U-22 berhasil membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi pada menit ke-58.

Mendapat umpan dari Gian Zola, tembakan dilepas Sani Rizki dan membentur tubuh bek Thailand, Marco Ballini. Bola berubah arah dan gagal dihalau oleh kiper Thailand, Korraphat Nareechan.

Timnas Indonesia U-22 berhasil berbalik unggul pada menit ke-63. Seperti halnya gol yang dicetak Thailand, Tim Garuda Muda berhasil mencetak gol lewat tandukan Osvaldo Haay setelah menerima umpan tendangan bebas Luthfi Kamal Baharsyah.

Langkah Timnas Indonesia U-22 menunju final Piala AFF U-22 2019 tak mulus. Terutama saat melakoni tiga laga penyisihan Grup B.

Pada laga pertama penyisihan Grup B, Tim Garuda Muda ditahan 1-1 oleh Myanmar. Ketika itu lawan lebih dulu menjebol gawang Indonesia, sebelum akhirnya Rachmat Irianto mencetak gol pada menit ke-38 dan membawa Indonesia meraih poin satu.

Dari segi hasil, Timnas Indonesia U-22 masih belum ada peningkatan saat melakoni laga kedua di Grup B (20/2/2019). Berjumpa musuh bebuyutan, Malaysia, Tim Merah-Putih kembali meraih skor imbang, kali ini 2-2.

Timnas Indonesia U-22 sempat unggul dua kali, lewat Marinus Wanewar menit ke-52 dan Witan Sulaeman menit ke-77, namun dua kali pula gawang Indonesia jebol, hingga akhirnya Indonesia terpaksa berbagi poin lagi dengan lawan. 

Pada laga terakhir Grup B, partai terakhir, yang sekaligus jadi penentu kelolosan ke semifinal, Timnas Indonesia U-22 dengan gagah berani menantang tuan rumah, Kamboja (22/2/2019).

Meski sudah memastikan lolos ke semifinal sebagai juara grup sejak laga kedua berkat kemenangan beruntun, Kamboja tetap merepotkan Indonesia. Namun, tekad tak mau angkat koper dan mengharumkan nama bangsa, menyelimuti setiap pemain Tim Garuda.

Marinus Wanewar jadi sorotan dalam laga ini menyusul brace yang dicetaknya pada menit ke-19 dan ke-83. Indonesia akhirnya menyudahi perlawanan Kamboja dengan skor 2-0.

Indonesia memastikan tempat di semifinal dengan koleksi poin lima dan jadi runner-up Grup B, menantang Vietnam yang berstatus juara Grup A.

Grafik Timnas Indonesia U-22 kian menanjak. Di semifinal, Bagas Adi cs. merontokkan Vietnam, satu di antara kandidat juara turnamen ini.

Vietnam ke semifinal sebagai juara Grup A, namun Timnas Indonesia U-22 tak gentar. Tim Merah-Putih tampil cukup apik untuk menahan setiap gempuran lawan.

Bahkan, mampu menjebol gawang Vietnam lewat tendangan bebas cantik yang dieksekusi Luthfi Kamal pada menit ke-69. Itulah satu-satunya gol yang tercipta, dan Indonesia pun ke final.

Eks Pemain MU Puji Performa Kiper Liverpool

Liputan6.com, Liverpool – Manajer Liverpool Jurgen Klopp kembali mengandalkan Alisson Becker pada pekan ke-27 Liga Inggris. Kiper yang direkrut dari AS Roma pada musim 2018 itu dipercaya mengawang gawang The Reds dari serbuan lini serang Manchester United (MU) di Old Trafford.

Pada laga tersebut, Alisson tampil spektakuler mengawal gawang Liverpool. Ia menggagalkan sejumlah peluang emas MU, salah satunya adalah peluang matang yang dibuat oleh Jesse Lingard di babak pertama.

Mantan pemain MU Garth Crooks memuji performa Alisson. Ia percaya Alisson sudah menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.

“Penyelamatan yang dibuat Alisson saat menghadapi Jesse Lingard mengubah jalannya pertandingan di Old Trafford,” ujar Crooks kepada BBC Sports.

2 dari 3 halaman

Nyaris Gol

Kiper Liverpool Alisson Becker. (Twitter/Liverpool)

Crooks menilai peluang yang dibuat oleh Lingard itu hampir 99% bakal masuk ke gawang Liverpool. Namun berkat kejeniusan Alisson, peluang berbahaya itu gagal dikonversikan menjadi gol.

“Terlepas dari aspek lain yang terjadi di lapangan, saya berpikir bahwa peluang itu nyaris berbuah gol. Apakah saya akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Lingard? Tentu saja!”

3 dari 3 halaman

Kemampuan Kelas Atas

Crooks juga menilai penyelamatan yang dilakukan Alisson itu benar-benar luar biasa. Penyelamatan itu adalah bukti Alisson adalah kiper kelas dunia.

“Alisson benar-benar waspada dengan pergerakan penyerang lawan. Dia mampu menyapu bola dengan bersih sehingga timnya terlepas dari hukuman penalti,” ucapnya.

“Liverpool pun berhasil naik ke puncak klasemen dan saya rasa itu semua berkat kemampuan luar biasa Alisson.” tandas Crooks.

Sumber: Bola.net

Juara AFF U-22, Nama Timnas Indonesia Langsung Mendunia

Jakarta Timnas Indonesia U-22 sukses raih gelar juara Piala AFF U-22 2019 usai kalahkan Thailand, 2-1, di Stadion Olympic, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019). Hasil ini membuat nama timnas Indonesia mendunia.

Pada saat ini, tagar seputar keberhasilan timnas Indonesia menguasai jagat dunia maya, Twitter. Bahkan, ada tiga tagar yang memuncaki daftar trending Twitter di seluruh dunia.

Tagar #TimnasDay sudah memimpin sejak pertandingan bergulir. Sementara itu, tagar #AFFU22 dan #TimnasU22 membuntuti di posisi kedua dan ketiga.

Tagar ini berhasil mengalahkan berita sepak bola di Inggris. Tercatat, kabar bakal melatihnya Brendan Rodgers ke Leicester City hanya menempati urutan keenam, ketujuh, dan kesepuluh di trending Twitter seluruh dunia.

Hal ini menjelaskan antusiasi tinggi para pendukung timnas Indonesia. Sebab, keberhasilan ini merupakan yang pertama bagi timnas Indonesia dari dua kali penyelenggaraan Piala AFF U-22.

Pada laga final kontra Thailand, Timnas Indonesia U-22 menyarangkan dua gol melalui Sani Rizki Fauzi (59′) dan Osvaldo Haay (64′), adapun Thailand sempat membuka skor lewat Saringkan Promsupa (57′).

Sumber: bola.com

Laga-Laga Seru di ONE Championship: Call to Greatness

Liputan6.com, Jakarta – Ajang ONE Championship, ONE: Call to Greatness sukses digelar di Singapura, Jumat (22/2/2019). Di Singapore Indoor Stadium, Singapura gelaran bergengsi ini dihelat.

Berbagai drama pun terjadi mengingiri setiap pertarungan yang ditampilkan di atas ring ONE Championship. KO, submission dan pertarungan epik yang mampu memukau penonton dari seluruh penjuru dunia, spektakuler.

Termasuk penampilan petarung Indonesia, Rudy Agustian, yang sukses meraih kemenangan. Di pertandingan pembuka, dia menaklukkan petarung asal Kamboja, Khon Sichan.

“The Golden Boy” meraih kemenangan melalui kuncian rear-naked choke pada menit ke 3:14 dalam babak pertama, setelah mengendalikan pertandingan melalui pertukaran serangan atas sebelum ia menjatuhkan Khon pada akhir menit kedua.

“Saya bangga dapat mengibarkan bendera Indonesia. Lawan saya ini adalah atlet andalan dari Myanmar. Sebelumnya, dia berhasil mengalahkan Riski Umar, yang merupakan atlet unggulan ONE Championship asal Indonesia,” kata Rudy.

2 dari 3 halaman

Gelar Kedua Stamp Fairtex

Stamp Fairtex mencetak sejarah dengan memenangkan dua gelar dunia ONE Championship. (ONE Champinship)

Sementara itu, Stamp Fairtex menciptakan sejarah baru sebagai pemegang gelar juara dunia dalam dua cabang olahraga beladiri. Petarung bintang asal Thailand ini sebelumnya mengamankan gelar ONE Atomweight Kickboxing World Champion pada bulan Oktober 2018, dan kemarin, ia mengamankan gelar ONE Atomweight Muay Thai World Title.

Jumat lalu, ia melancarkan teknik dan game plan yang berbeda melawan petarung andalan Amerika Serikat, Janet “JT” Todd. Ketimbang mengandalkan kemampuan clinch-nya yang dominan, Stamp menemukan cara baru untuk memenangkan pertandingan: melalui pukulan bertubi-tubi kearah Janet.

Tetapi, Stamp juga mempertunjukkan kemampuannya dalam teknik clinch, dengan melancarkan tendangan lutut dan pukulan siku yang keras.

Laga seru lainnya juga terjadi pada duel atlet grappler asal Kosta Rika, Ariel “Tarzan” Sexton dan juara Muay Thai asal Singapura Amir Khan. Duel ini berlangsung dalam tiga babak yang menegangkan.

Walaupun Ariel harus menerima serangan dan dijatuhkan pada dua ronde pertama, ia menggunakan pengalaman dan semangatnya untuk tetap memberikan perlawanan. Amir tidak memiliki pilihan lain selain menyerah.

3 dari 3 halaman

Penyelesaian Tercepat Bagi “Dagi”

Kekuatan Saygid “Dagi” Guseyn Arslanaliev sudah mendunia, dan Ev “E.T.” Ting merasakan sendiri dampak dari serangannya dalam babak perempat final ONE Lightweight World Grand Prix Jumat lalu.

Tanpa basa basi, kedua petarung bergerak maju ketiga bel berbunyi. Tetapi, Saygid menemukan waktu yang tepat untuk melancarkan pukulan mematikan. Atlet asal Turki ini menyarangkan pukulan tangan kiri, yang segera menjatuhkan Ev ke kanvas.

“Dagi” kemudian merangsek dengan ground and pound, sebelum wasit mengakhiri pertandingan hanya dalam waktu 25 detik pada babak pertama. Dengan hasil ini, Saygid akan menghadapi Ariel pada babak semi-final.

Statistik Timnas Indonesia U-22 Vs Thailand: Skuat Garuda Muda Lebih Unggul

Jakarta Timnas Indonesia U-22 sukses kalahkan Thailand 2-1 pada laga final Piala AFF U-22 2019, di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Tampil dominan, skuat Garuda Muda layak menang atas Thailand.

Seperti dilansir Labbola, Marinus Wanewar dkk. mencatatkan 52 persen penguasaan bola, berbanding 48 persen milik Thailand.

Dalam hal serangan, Timnas Indonesia U-22 melepaskan 13 tembakan yang sembilan di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, Thailand memperoleh enam peluang bagus dari sembilan kesempatan.

Dari segi umpan sukses, Timnas Indonesia U-22 juga memimpin atas Thailand. Anak asuh Indra Sjafri tersebut mencatatkan 82 persen berbanding 73 persen milik Thailand.

Tak hanya sektor serangan, Timnas Indonesia U-22 juga piawai ketika bertahan. Tekel berhasil Indonesia mencapai 55 persen, berbanding 54 persen.

Untuk hal intersep dan sapuan, Timnas Indonesia U-22 unggul jauh dibandingkan the War Elephants. Indonesia mencatatkan 21 intersep dan 22 sapuan, sementara Thailand menorehkan sembilan intersep dan 17 sapuan.

Tampil gemilang sejak menit awal, skuat Garuda Muda memetik kemenangan 2-1 atas timnas Thailand U-22. Sepasang gol Timnas Indonesia U-22 disarangkan Sani Rizki pada menit ke-59 dan Osvaldo Haay menit ke-65, sedangkan gol Thailand dicetak Saringkan Promsupa (57′).

Bagi Timnas Indonesia U-22 ini adalah gelar perdana di Piala AFF U-22. Selain itu, Indonesia menjadi negara kedua yang menjuarai ajang ini, setelah terakhir kali diraih Thailand pada 2005.

Melempem di Liga Champions, Cristiano Ronaldo Dipercaya Akan Bikin Hal Hebat

Liputan6.com, Turin – Cristiano Ronaldo menjadi inspirasi bagi pemain-pemain Juventus sejak didatangkan pada musim panas 2018. Ia memotivasi skuat racikan Massimiliano Allegri ini untuk memberikan kemampuan terbaik, juga terus meningkatkan level di sesi latihan.

Sayangnya, Cristiano Ronaldo tak begitu bersinar di Liga Champions. Saat membela Real Madrid, ia biasanya sudah mencatat dua digit gol begitu memasuki fase grup Liga Champions.

Tapi, torehan tersebut menurun drastis bersama Juventus. Bintang asal Portugal itu mungkin kesulitan dengan tim barunya.

Pelatih timnas Italia Roberto Mancini menyebut Cristiano Ronaldo mungkin tidak begitu moncer di Liga Champions musim ini. Meski demikian, ia percaya CR7 masih akan meraih hal-hal hebat seperti biasanya.

2 dari 3 halaman

Baru Satu Gol

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo berusaha melewati bek Atletico Madrid, Jose Maria Gimenez selama pertandingan 16 besar Liga Champions di stadion Wanda Metropolitano, Madrid (20/2). Atletico menang 2-0 atas Juventus. (AP Photo/Manu Fernandez)

Sejauh ini, setelah mencapai leg pertama 16 besar Liga Champions, Ronaldo baru mencetak 1 gol dari 6 pertandingan. Jumlah tersebut tentu menurun drastis dari koleksi gol Ronaldo biasanya.

Sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions, musim lalu Ronaldo mencetak 15 gol dalam 11 laga. Ia juga 12 gol pada musim 2016/17.

“Mungkin Ronaldo tidak tampil begitu baik di Liga Champions seperti yang dia lakukan dahulu, tapi dia selalu meraih banyak hal penting,” kata Mancini di Sportskeeda.

“Dia tampil baik di Serie A. Saya pikir, dengan levelnya saat ini, semua liga sulit. Liga di Italia sama sulitnya di Inggris, dan sedikit lebih mudah dari Spanyol, tapi bagi saya, dia menjalani musim yang bagus.”

3 dari 3 halaman

Juventus Kembali

Bagaimanapun, Juve akan mengharapkan kemampuan terbaik Ronaldo ketike menjamu Atletico Madrid pada leg kedua 16 besar Liga Champions mendatang. Juve takluk 0-2 di leg pertama lalu, yang artinya mereka wajib menang dengan skor besar dan tidak kebobolan.

“Juve-Atletico? Mereka tahu laga ini akan berjalan sulit, tidak ada ramuan ajaib apa pun untuk membuat comeback, tapi Juve merupakan tim berpengalaman dan mereka pernah come back dari ketinggalan 3-0 di kandang dari Real Madrid musim lalu,” tandas dia.

Sumber: Bola.net

Perjalanan Timnas Indonesia U-22 sebelum Jadi Juara Piala AFF

Phnom Penh – Timnas Indonesia U-22 akhirnya sukses menjadi kampiun Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Dalam laga final, Selasa (26/2), tim asuhan Indra Sjafri ini mengempaskan musuh bebuyutan Thailand 2-1.

Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu kemenangan Indonesia dengan gol-gol yang mereka ciptakan. Sebelumnya, Tim Garuda sempat tertinggal melalui gol Saringkan Promsupa.

Ini merupakan gelar pertama Timnas Indonesia U-22 di gelaran AFF U-22. Menariknya, ini pertama kalinya Indonesia berpartisipasi sejak pertama kali digelar tahun 2005.

Sementara, bagi pelatih Indra Sjafri, ini gelar kedua yang dia persembahkan untuk Indonesia. Sebelumnya, pada 2013, Indra juga sukses membawa Indononesia menjuarai Piala AFF U-19.

Namun begitu, perjuangan Timnas Indonesia U-22 di Kamboja tidaklah mudah. Witan Sulaeman harus bekerja ekstrakeras sebelum akhirnya sukses bergelar juara.

2 dari 4 halaman

Sempat Terseok di Fase Grup

Timnas Indonesia U-22 merayakan gol yang dicetak Osvaldo Haay ke gawang Thailand di final Piala AFF U-22 2019, Selasa (26/2/2019). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Langkah Timnas Indonesia U-22 menunju final Piala AFF U-22 2019 tak mulus. Terutama saat melakoni tiga laga penyisihan Grup B.

Pada laga pertama penyisihan Grup B, Tim Garuda Muda ditahan 1-1 oleh Myanmar. Ketika itu lawan lebih dulu menjebol gawang Indonesia, sebelum akhirnya Rachmat Irianto mencetak gol pada menit ke-38 dan membawa Indonesia meraih poin satu.

Dari segi hasil, Timnas Indonesia U-22 masih belum ada peningkatan saat melakoni laga kedua di Grup B (20/2/2019). Berjumpa musuh bebuyutan, Malaysia, Tim Merah-Putih kembali meraih skor imbang, kali ini 2-2.

Timnas Indonesia U-22 sempat unggul dua kali, lewat Marinus Wanewar menit ke-52 dan Witan Sulaeman menit ke-77, namun dua kali pula gawang Indonesia jebol, hingga akhirnya Indonesia terpaksa berbagi poin lagi dengan lawan. 

Pada laga terakhir Grup B, partai terakhir, yang sekaligus jadi penentu kelolosan ke semifinal, Timnas Indonesia U-22 dengan gagah berani menantang tuan rumah, Kamboja (22/2/2019).

3 dari 4 halaman

Tekuk Tuan Rumah

Striker Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar, mengontrol bola saat melawan Kamboja U-22 pada laga Piala AFF U-22 di Stadion National Olympic, Phnom Penh, Jumat (22/2). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Meski sudah memastikan lolos ke semifinal sebagai juara grup sejak laga kedua berkat kemenangan beruntun, Kamboja tetap merepotkan Indonesia. Namun, tekad tak mau angkat koper dan mengharumkan nama bangsa, menyelimuti setiap pemain Tim Garuda.

Marinus Wanewar jadi sorotan dalam laga ini menyusul brace yang dicetaknya pada menit ke-19 dan ke-83. Indonesia akhirnya menyudahi perlawanan Kamboja dengan skor 2-0.

Indonesia memastikan tempat di semifinal dengan koleksi poin lima dan jadi runner-up Grup B, menantang Vietnam yang berstatus juara Grup A.

4 dari 4 halaman

Grafik Menanjak

Kaki gelandang Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay, mengenai muka pemain Vietnam pada laga Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019). Indonesia menang 1-0 atas Vietnam. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Grafik Timnas Indonesia U-22 kian menanjak. Di semifinal, Bagas Adi cs. merontokkan Vietnam, satu di antara kandidat juara turnamen ini.

Vietnam ke semifinal sebagai juara Grup A, namun Timnas Indonesia U-22 tak gentar. Tim Merah-Putih tampil cukup apik untuk menahan setiap gempuran lawan.

Bahkan, mampu menjebol gawang Vietnam lewat tendangan bebas cantik yang dieksekusi Luthfi Kamal pada menit ke-69. Itulah satu-satunya gol yang tercipta, dan Indonesia pun ke final.

Timnas Indonesia U-22 tentu diharapkan mampu menyuguhkan permainan yang kian moncer dan mencapai puncaknya pada partai final melawan Thailand. Dengan begitu, trofi juara bisa dibawa pulang ke Tanah Air.

Bek PSG Berencana Balik Lagi ke Valencia

Liputan6.com, Jakarta Bek Paris Saint-Germain (PSG) Juan Bernat mengaku bahwa suatu hari ia ingin kembali ke klub masa kecilnya Valencia.

Seperti diketahui, pemain berusia 25 tahun itu meninggalkan Valencia ke Bayern Munchen pada musim panas 2014. Setelah itu ia bergabung dengan PSG musim panas lalu.

“Valencia adalah klub hatiku – tempat aku tumbuh, tempat aku berkembang,” kata Bernat kepada Movistar, seperti dikutip ESPN.

“Lebih baik bagi saya untuk meninggalkan dan untuk meningkatkan karier saya di tempat lain dan saya seorang profesional yang telah menikmati peluang dan potensi luar biasa.

“Saya tidak bisa mengatakan tanggal, tetapi suatu hari saya ingin kembali ke Valencia dan memenangkan trofi bersama klub.”

2 dari 3 halaman

Kontrak 3 Tahun

Juan Bernat menjadi rekrutan paling anyar Paris Saint-Germain. (PSG)

Bernat sudah mencetak tiga gol dari 74 penampilan tim utama di Mestalla. Bek kiri asal Spanyol itu didatangkan PSG dengan transfer 15 juta euro (Rp 256 miliar).

Bernat mendapatkan kontrak selama tiga tahun hingga 30 Juni 2021.

3 dari 3 halaman

Pemain Berpengalaman

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, saat itu mengaku senang dengan kedatangan Bernat. Ia menilai pengalaman yang dimiliki pemain berusia 25 tahun akan berguna buat tim mengarungi persaingan di Ligue 1 dan Liga Champions.

“Juan pemain berpengalaman, pernah bermain di dua klub besar Eropa, dan dia merupakan penggawa timnas Spanyol,” kata Al-Khelaifi.

Bek Anyar Persib Siap Jawab Kepercayaan Pelatih

Liputan6.com, Bandung – Bek anyar Persib Bandung, Saepulloh Maulana siap beraksi untuk Tim Maung Bandung. Yang terdekat, Saepulloh siap untuk dimainkan di ajang Piala Presiden 2019.

Pemain kelahiran Bogor ini sudah bergabung bersama skuat Persib dalam sesi latihan yang digelar di Sasana Olahraga Ganesha, ITB, Bandung, Senin (25/2). Pada latihan perdananya, pemain yang berposisi sebagai center bek ini langsung menjalani menu latihan yang diberikan Miljan Radovic.

Dengan kedatangannya ke Persib, tentu akan memperkokoh lini belakang belakang Maung Bandung yang sebelumnya telah diisi oleh pemain-pemain berpengalaman. Sebut saja, Victor Igbonenefo, Bojan Malisic, dan bek veteran Supardi Nasir.

Mantan pemain Mitra Kukar ini akan berusaha untuk segera menyesuaikan diri dengan pelatih serta rekan satu tim. Dan pemain bernomer punggung enam ini siap untuk bersaing dengan pemain lain.

“Saya harus adaptasi secepatnya. Mungkin dengan pemain lain sudah ada yang kenal. Sekarang saya tinggal beradaptsi dengan metode pelatihan dari Coach ( Miljan Radovic),” ujar Saepulloh di situs resmi Persib.

Dia menambahkan, “Soal bersaing, semua keputusan ada di tangan pelatih. Saya siap bersaing secara sehat dan siap menjawab kepercayan pelatih.”

2 dari 3 halaman

Bangga Bela Persib

Saepulloh Maulana saat masih membela Mitra Kukar. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Pemain yang akrab dipanggi Ipul ini juga mengaku senang dapat bergabung dengan Persib Bandung. Ia menuturkan bahwa suatu kebanggaan dapat membela tanah kelahiran. Ketika datang tawaran dari Persib, tentu ia tidak mensia-siakan peluang tersebut.

“Saya prioritaskan Persib. Saya anak Jawa Barat, orang Bogor. Sebuah kebanggan dapat membela Persib. Saya lama di Semen Padang empat tahun, Mitra Kukar tiga tahun dan ini saatnya untuk pulang,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Sempat Ditawar Tiga Klub

Sebelumnya Pemain 30 tahun ini sempat mendapat tawaran dari beberapa klub. Ia mendapat tawaran untuk bermain di PS Tira-Persikabo, Bogor FC, Kalteng Putra dan PSS Sleman. Namun, pria bernama Sapulloh Maulana ini lebih memilih Persib Bandung mengingat dirinya berasal dari Jawa Barat.

Saepulloh juga pernah bermain untuk Semen Padang, kemudian menjalani masa peminjaman ke Mitra Kukar. Ia juga pernah membela Sriwajaya FC pada medio 2018, namun ia memutuskan kembali ke Mitra Kukar terhitung sejak Maret 2018. Dan memutuskan untu bergabung pada tahun ini.

(Fatur Rahman/Mg)

MotoGP: Marquez Sebut Ducati Jadi Ancaman Terbesar

Liputan6.com, Losail – Marc Marquez menyebut persaingan pada MotoGP 2019 akan berlangsung sengit. Pembalap Repsol Honda tersebut memprediksi Ducati menjadi ancaman terbesar dalam perebutan gelar juara dunia. 

Performa dua pembalap Ducati, Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso, pada hari terakhir tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Selasa (26/2/2019) dini hari WIB, sebenarnya tidak terlalu mengesankan. Petrucci menempati posisi kesembilan, sedangkan Dovizioso berada di urutan ke-15. 

Namun, catatan lap Ducati yang kurang impresif itu bukan tanpa sebab. Pada hari terakhir tes pramusim di Losail, kedua pembalap Ducati tersebut fokus pada simulasi balapan. 

“Di pramusim, setiap orang melaju cepat. Pada balapan pertama semua orang juga bakal cepat karena semua melakukan tes (di sirkuit tersebut). Gambaran yang sebenarnya baru muncul di Argentina, Austin, Jerez, ketika kami tak melakukan tes,” kata Marquez, seperti dilansir Motorsport

“Jika Anda punya seharian penuh, Anda bisa membalap seperti yang Anda inginkan, kemudian mudah membukukan catatan waktu. Tapi, pada akhir pekan balapan segalanya lebih sulit. Kita lihat saja nanti, tapi tak ada untungnya ngotot sekarang,” imbuh Baby Alien. 

“Kedua pembalap Ducati tampak jauh, tapi mereja sebenarnya sangat dekat. Jadi, mereka sangat cerdas,” imbuh juara bertahan MotoGP musim lalu itu soal performa para rival. 

2 dari 2 halaman

Optimistis

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez. (Tiziana FABI / AFP)

Seri pertama MotoGP 2019 bakal digelar di Sirkuit Losail Qatar, pada 10 Maret 2019. Marc Marquez tetap jadi salah satu favorit juara meskipun selama pramusim kurang maksimal akibat masih memulihkan diri setelah menjalani operasi bahu.  

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Liga Inggris: Crystal Palace Dipercaya Mampu Kalahkan MU

Liputan6.com, Manchester – Eks striker Arsenal, Paul Merson memprediksi Crystal Palace akan sanggup mengalahkan Manchester United (MU) dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (27/2/2019) dinihari WIB.

“Saya menjagokan Palace untuk pertandingan kali ini,” kata Merson seperti dilansir Sorts Mole.

MU akan bertandang ke Selhurst Park, markas Palace pada pekan ke-28 Liga Inggris. Setelah bermain imbang 0-0 melawan Liverpool. laga ini wajib dimenangkan MU jika ingin kembali ke empat besar klasemen.

Hasil imbang melawan Liverpool membuat MU hanya menambah satu poin. Peringkat mereka pun turun ke posisi kelima usai digeser Arsenal.

Celakanya, MU akan meladeni Palace tanpa sejumlah pilar utama. Tercatat, Ander Herrera, Juan Mata, dan Jesse Lingard harus absen karena cedera.

Faktor inilah yang membuat Merson lebih menjagokan Palace. “Saya ingin menjagokan MU. Tetapi banyak pemain mereka cedera,” ujar Merson.

2 dari 3 halaman

Catatan Bagus Palace

Para pemain Crystal Palace (AFP/Ian Kington)

Selain faktor cedera, Merson merasa Palace akan menang karena performa The Eagles -julukan Palace- tengah mengilap.

Dalam lima pertandingan terakhir, Palace berhasil meraih tiga kemenangan, dan dua kali imbang. Skuat asuhan Roy Hodgson ini berada di tempat ke-13 dengan 30 poin.

“MU banyak cedera. Palace meraih hasil bagus melawan Leicester. Tiba-tiba, saya berpikir, MU akan tertinggal empat poin dari empat besar,” kata Merson.

3 dari 3 halaman

Lima Laga Terakhir Palace dan MU

Crystal Palace

Southampton 1-1 Crystal Palace

Crystal Palace 2-0 Fulham

Crystal Palace 1-1 West Ham United

Doncaster Rovers 0-2 Crystal Palace

Leicester City 1-4 Crystal Palace

Manchester United

Leicester City 0-1 Manchester United

Fulham 0-3 Manchester United

Manchester United 0-2 PSG

Chelsea 0-2 Manchester United

Manchester United 0-0 Liverpool

Lini Serang Liverpool Mulai Mandul?

Liputan6.com, Liverpool – Trio penyerang Liverpool, yakni Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah sepertinya mulai kehabisan bensin. Hal ini dapat dilihat dari lima pertandingan terakhir yang dijalani skuat racikan Jurgen Klopp tersebut.

Liverpool hanya mampu mencetak lima gol dari lima pertandingan di semua kompetisi. Bahkan di dua laga terakhir, The Reds mengakhiri tanpa gol, yakni melawan Bayern Munchen di Liga Champions dan Manchester United pada lanjutan Liga Inggris.

Situasi tersebut sangat mengkhawatirkan. Sebab, Liverpool tengah bersaing dengan Manchester City dalam perburuann gelar juara Liga Inggris musim ini. Selain itu, The Reds juga masih berkompetisi di Liga Champions.

Jika Mane, Firmino, serta Salah tidak bisa kembali ke bentuk permainan terbaiknya, jelas Liverpool akan kesulitan mencetak gol. Dan ini tentu akan menyulitkan Liverpool untuk mewujudkan mimpi meraih gelar juar amusim ini.

2 dari 3 halaman

Performa Menurun

7. Sadio Mane (Liverpool) – 12 gol dan 1 assist (AFP/Paul Ellis)

Liverpool sudah mencetak 59 gol di Liga Inggris musim ini, jumlah itu hanya kalah dari Manchester City dengan 74 gol. Total dari jumlah gol tersebut, sekitar 65 persennya dicetak Salah, Sane dan Firmino.

Rinciannya, Salah menyumbang 17 gol, Mane 12 gol, dan Firmino 9 gol. Untuk Salah, jumlah golnya sama dengan penyerang Manchester City Sergio Aguero. Keduanya bersaing di daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris.

Tapi, ketajaman Salah, Mane, dan Firmino tak terlihat saat Liverpool ditahan Mancehster United 0-0 di Old Trafford, Minggu (24/2/2019) lalu. Eks pemain Liverpool Steve Nicol menilai permainan trio penyerang itu buruk saa melewan MU.

“Sayangnya, di lini serang, trio penyerang gagal mencetak gol. Saya tidak bisa mengingat mereka bertiga sama-sama buruk di waktu yang sama,” kata Nicol seperti dikutip dari tribalfootball.

“Salah memang pernah melewati masa di mana dia tidak mencetak gol di awal tahun ini, dan Firmino terkadang tik maksimal.”Namun, saat ini segala hal berjalan salah untuk mereka, termasuk Mane,” imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Gol Terakhir

Trio lini serang Liverpool mulai kesulitan mencetak gol di dua laga terakhir. Salah, Mane, dan Firmino sulit membongkar lini pertahanan Bayern Munchen dan Manchester United (MU) dalam laga yang berakhir 0-0. Bahkan saat melawan MU, Firmino harus ditarik keluar karena cedera.

Firmino terakhir kali mencetak gol pada 19 Januari 2019 ketika Liverpool mengalahkan Crystal Palace 4-3. Sementara Mane terakhir mencetak gol ke gawang Bournemouth pada 9 Februari lalu.

Begitu juga dengan Salah. Ia menyumbang satu gol ke gawang Bounemouth dalam laga yang berakhir 3-0. Manajer Liverpool Jurgen Klopp harus memutar otak agar tiro penyerangnya kembali tajam dalam urusan mencetak gol jika ingin meraih geljar juara musim ini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Persija Diimbangi Becamex Binh Duong, Ivan Kolev Kecewa

Jakarta Persija Jakarta dipaksa bermain imbang pada laga perdana di penyisihan Grup G Piala AFC Grup 2019. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019), Persija hanya bermain imbang 0-0 kontra Becamex Binh Duong.

Di luar dugaan, Becamex mampu mengimbangi permainan Persija. Bahkan, pasukan Tran Minh Chien itu juga tak ragu menyerang gawang Andritany Ardhiyasa.

Hanya saja, kedua tim gagal mencetak gol hingga peluit panjang. Persija selaku tuan rumah gagal memanfaatkan status bertanding di hadapan publik sendiri.

“Saya sebenarnya tidak puas dengan hasil ini, karena menurut saya sampai 70 menit tim kita lebih kuat di lapangan,” ujar pelatih Persija, Ivan Venkov Kolev pada konferensi pers setelah pertandingan. 

Faktor yang membuat daya ledak Persija berkurang di akhir pertandingan adalah faktor stamina. Sepuluh menit jelang laga terakhir, Becamex mengurung lini pertahanan tuan rumah.

“Waktu menit terakhir ya ada beberapa pemain kita yang kondisinya kurang bagus dan kita temponya turun,” tutur Kolev.

“Tapi walaupun begitu saya terima kasih kepada pemain karena mereka sangat bekerja keras di lapangan, dan menurut saya kami pantas menang hari ini,” imbuh pelatih Persija berusia 61 tahun ini.

Sumber: Bola.net

AC Milan Bukan Hanya Piatek dan Paqueta

Liputan6.com, Milan – Dalam sebulan terakhir, performa AC Milan tengah menanjak. Rossoneri meraih 4 kemenangan dan 1 hasil imbang dari lima pertandingan di semua kompetisi.

Melejitnya performa AC Milan dinilai karena kehadiran dua punggawa baru mereka, Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta. Kedua pemain ini berkontribusi banyak dalam 11 gol yang diciptakan Rossonerri di 5 laga tersebut.

Namun, pelatih AC Milan Gennaro Gattuso menegaskan bahwa timnya bermain dengan baik bukan karena kedua pemain itu saja. Ia menilai Rossonerri bermain dengan baik berkat kontribusi seluruh tim

“Tren positif kami bukan hanya karena Piatek dan Paqueta, tetapi juga karena performa seluruh tim ini,” ujarnya kepada Rai Sport.

2 dari 3 halaman

Berkat Fans Juga

Ekspresi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso pada laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP Photo/Antonio Calanni)

Gattuso juga menilai performa apik anak asuhnya itu juga sedikit banyak dipengaruhi oleh para pendukung setia AC Milan.

Gattuso percaya dukungan tanpa henti fans AC Milan membuat timnya semakin terpacu untuk memberikan yang terbaik untuk tim ini.

“Saya rasa antusiasme dari fans juga layak mendapat kredit atas performa kami. Kehadiran mereka membuat kami bahagia dan lebih bersemangat di setiap pertandingan.”

3 dari 3 halaman

Enggan Terbebani

Dini hari nanti, AC Milan akan menghadapi Lazio pada pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia musim ini. Milan sudah lama tidak memenangkan trofi ini, sehingga ada harapan besar Gattuso bisa mengakhiri paceklik gelar.

Namun, Gattuso tidak mau terbebani dengan fakta itu di mana ia hanya menjanjikan timnya tampil dengan maksimal pada laga ini.

“Kami tidak memenangkan Coppa Italia sejak 2003. Kami hanya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan itu dan untuk sisanya kami akan lihat nanti.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Kalahkan Thailand, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019

Jakarta Timnas Indonesia U-22 sukses meraih gelar juara Piala AFF U-22 2019 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Thailand di pertandingan final yang digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Meski sempat tertinggal lebih dulu, gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu gelar juara menjadi milik Tim Garuda Muda.

Setelah sejumlah peluang emas didapatkan oleh Tim Garuda Muda di babak pertama, seperti Osvaldo Haay pada menit keempat, Gian Zola pada menit ke-27, dan Witan Sulaeman pada menit ke-33, pertandingan babak pertama harus berakhir tanpa gol.

Pada babak kedua pertandingan, Thailand mulai berusaha bermain lebih lepas. Lini pertahanan Timnas Indonesia U-22 pun mulai tertekan, di mana Awan Setho harus mulai menghalau serangan-serangan tim Gajah Perang.

Serangan Thailand berbuah manis pada menit ke-57. Kapten Thailand, Saringkan Promsupa, berhasil mencetak gol dengan tandukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari rekan setimnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Timnas Indonesia U-22 berhasil membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi pada menit ke-58. Mendapat umpan dari Gian Zola, tembakan dilepas Sani Rizki dan membentur tubuh bek Thailand, Marco Ballini. Bola berubah arah dan gagal dihalau oleh kiper Thailand, Korraphat Nareechan.

Timnas Indonesia U-22 berhasil berbalik unggul pada menit ke-63. Seperti halnya gol yang dicetak Thailand, Tim Garuda Muda berhasil mencetak gol lewat tandukan Osvaldo Haay setelah menerima umpan tendangan bebas Luthfi Kamal Baharsyah.

Tertinggal satu gol membuat para pemain Thailand termotivasi untuk bisa menyamakan kedudukan lagi. Para pemain Thailand berusaha untuk menekan lini pertahanan Tim Garuda Muda.

Dalam keadaan unggul, Timnas Indonesia U-22 harus kehilangan bek tengah sekaligus kapten tim, Bagas Adi Nugroho, yang diusir wasit karena kartu merah. Bagas melakukan tekel keras dengan dua kaki yang membuat wasit tak memberinya ampun dan mengusirnya dari lapangan.

Gawang Awan Setho kemudian digempur oleh Thailand. Namun, kukuhnya pertahanan meski tanpa Bagas Adi membuat Thailand tak berhasil memaksimalkan peluang-peluang yang mereka miliki.

Wasit meniupkan peluit panjang dan Timnas Indonesia U-22 pun resmi menjadi juara Piala AFF U-22 2019 dengan kemenangan 2-1 atas Thailand.

2 dari 2 halaman

Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-22 (4-3-3): Awan Setho Raharjo (kiper); Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika (belakang); Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Gian Zola, Sani Rizki Fauzi (tengah); Witan Sulaeman, Osvaldo Haay, Marinus Wanewar (depan)

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas Thailand U-22 (3-5-2): Korraphat Nareechan (kiper); Chatchai Saengdao, Marco Ballini, Saringkan Promsupa (belakang); Sampan Kesi, Tanpisit Khukhalarno, Patcharapol Intanee, Sakunchai Saeongthopho, Kritsada Nontharat (tengah); Jedsadakorn Kowngam, Jargensak Wonggorn (depan)

Pelatih: Alexandre Gama

Prediksi Susunan Pemain Lazio Vs AC Milan: Piatek Jadi Andalan

Liputan6.com, Jakarta AC Milan kembali akan menghadapi ujian berat. Kali ini tim asuhan Gennaro Gattuso akan berlaga di ajang Coppa Italia.

AC Milan ditantang Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, di Stadio Olimpico, Selasa (26/2/2019) malam waktu setempat. Pertandingan ini tentu akan menjadi ujian konsistensi buat Milan.

Namun, modal penting dibawa I Rossoneri usai tampil impresif dalam tujuh laga terakhir di seluruh ajang. Mereka sukses meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang.

Sementara itu, kiper Pepe Reina dan Suso akan kembali ke skuat AC Milan pada pertandingan nanti. Reina kembali setelah sebulan absen karena cedera otot, sementara Suso menjalani hukuman kartu kuning.

Lucas Biglia dan Ivan Strinic juga sudah membuktikan kebugaran mereka untuk pertandingan nanti. Tapi, Mattia Caldara, Jack Bonaventura dan Cristian Zapata masih tetap absen membela AC Milan.

Wow, Ini Restoran Terbaik di Dunia

Hormati Lazio

Piatek Impresif, AC Milan Lolos Ke Semifinal Coppa Italia
Ekspresi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso pada laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP Photo/Antonio Calanni)

Sebelumnya, Gattuso, pun memuji penampilan anak asuhnya. Tapi, ia mengingatkan mereka untuk bermain dengan ‘kerendahan hati’ saat melawan Lazio.

AC Milan maju ke babak ini setelah mengalahkan Napoli 2-0. Dan, Gattuso ingin menyoroti kekuatan pasukannya sebelum pertemuan itu.

“Kami sangat menghormati Lazio dan kami tahu kami memiliki permainan yang sulit untuk dihadapi, tetapi kami pasti akan melawannya dengan kerendahan hati yang tinggi,” ujar Gattuso.

Skuat AC Milan

Berikut skuat AC Milan yang dipersiapkan menghadapi Lazio:

Donnarumma A, Donnarumma G, Reina; Abate, Calabria, Conti, Laxalt, Musacchio, Rodriguez; Romagnoli, Strinic, Bakayoko, Bertolacci, Biglia, Kessie, Montolivo, Paqueta; Borini, Calhanoglu, Castillejo, Cutrone, Piatek, Suso

Lanjutkan Membaca ↓

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019, Indra Sjafri Cetak Rekor

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-22 akhirnya sukses menjadi juara Piala AFF 2019. Keberhasilan ini didapatkan setelah Indonesia kalahkan Thailand 2-1 di laga final yang berlangsung di Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Dua gol dari Sani Riski dan Osvaldo Haay cukup untuk melengkapi sukses Indonesia di kejuaraan kelompok umur. Sebelum Timnas Indonesia U-22, Indonesia juga sebelumnya pernah juara di kelompok umur U-16 dan U-19.

Kesuksesan Timnas Indonesia U-22 juga menjadi torehan rekor tersendiri buat Indra Sjafri. Sang pelatih Garuda Muda ini menjadi pelatih terbanyak yang sukses juara bersama Timnas Indonesia.

Sebelumnya, Indra Sjafrie sukses bersama Timnas Indonesia U-19. Saat itu, Timnas Indonesia U-19 jadi juara Piala AFF 2013 dan melambungkan beberapa nama seperti Evan Dimas.

Esports Semakin Dilirik Banyak Pihak

Liputan6.com, Jakarta – Aktivitas di area esports tergolong padat dalam dua bulan terakhir. Tak sekadar agenda pertandingan, sektor bisnis juga tidak kalah hangat.

Satu yang menarik perhatian adalah keberagaman aktivitas para pemilik brand besar yang seolah saling berlomba menyasar esports. Latar mereka beragam, baik terkait perhatian, promo merek, CSR sampai murni dalam kalkulasi rupiah.

Tak pelak, kondisi itu membuat wajah esports di Indonesia mulai berubah. Ativitas kasat mata yang hanya terpaku pada layar gawai pintar atau PC memberi fenomena esports sebagai cabang olah raga baru. Magnet esports menyebar, dari sektor bisnis sampai pemerintah.

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan turnamen esports bertajuk Piala Presiden Esports 2019. Turnamen ini sudah dibuka pada Jumat (1/2/2019).

Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap perkembangan esports di tanah air. Dari sisi pelaku bisnis, esports menjadi daya tarik baru bagi berbagai merek dan perusahaan guna mempromosikan produknya.

Hal itu terbukti pada perusahaan makanan ringan Indonesia, PT Dua Kelinci. Mereka menjadi satu di antara perusahaan yang memberikan dukungan sponsorship terhadap dua tim esports profesional, yakni Rex Regum Qeon (RRQ) dan EVOS Esports.

2 dari 3 halaman

Bisnis Raksasa

Foxtrot Six (Nimo TV)

Kedua tim akan memasang dua merek produk Dua Kelinci, yakni Sukro dan KripKrip Tortilla, pada jersey masing-masing. Selain industri konsumen, pelaku industri olah raga raksasa internasional juga mulai melirik perkembangan esports.

Satu di antara klub raksasa Eropa, Paris Saint-Germain (PSG), resmi berkolaborasi dengan RRQ melalui divisi PSG Esports. Tim papan atas Ligue 1 tersebut menyokong divisi Mobile Legends RRQ dengan perubahan nama menjadi PSG.RRQ.

Sebastian Wasels, Managing Director PSG Asia Pasifik, mengungkapkan, keputusan masuk ke dunia esports Indonesia sudah melalui riset yang cukup panjang. Pemilihan divisi Mobile Legends milik RRQ menjadi pintu masuk ke pentas esports Indonesia.

Selain PSG, klub sepak bola asal Inggris, Liverpool sudah mencermati perkembangan esports yang sangat masif. Fenomena masuknya pelaku industri olah raga terutama klub sepak bola, mungkin terdengar janggal. Hal itu berlatar adanya perbedaan antara sepakbola yang mengandalkan kekuatan fisik, dengan esports yang lebih berbasis strategi dan teknologi.

3 dari 3 halaman

Bali United

Dua Kelinci Sponsori RRQ dan EVOS. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Namun, hal tersebut ternyata juga mulai masuk ke ranah persebakbolaan nasional. Di level lokal, klub sepakbola peserta Liga 1, Bali United, menjadi klub sepak bola pertama Indonesia yang membentuk tim esports dengan nama Island of Gods (IOG) Esports. Mereka juga menyelenggarakan turnamen eaports, bertajuk Bali United Esports Championship.

Eddy Lim, Presiden Indonesia e-Sports Association (IESPA) menyambut baik tanggapan positif dari berbagai pihak. “Esports terlihat seksi, jadi tidaklah heran apabila mulai banyak pemangku kepentingan dari berbagai industri, termasuk olahraga lain, untuk ikut terjun ke dalam perkembangan esports,” kata Eddy Lim.

Amy Cao, Global Marketing & PR Head Nimo TV, juga turut menyambut baik perhatian berbagai pihak, khususnya tanggapan positif pelaku olahraga besar atas kehadiran eSports. Menurutnya, kedua industri yang sama-sama memiliki basis konsumen yang kuat dan besar mampu bersinergi untuk memperluas ceruk pasarnya.

Amy Cao mengungkapkan, PSG.RRQ menjadi tim esports terbaru yang menjalin kerja sama dengan Nimo TV. Selain RRQ, Nimo TV juga bekerja sama dengan tim-tim esports nasional ternama lainnya, seperti EVOS Esports dan Louvre Esports.

Sumber: Nimo TV

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lazio vs AC Milan: Gattuso Sebut Pasukannya Siap Tempur

Liputan6.com, Milan – AC Milan siap menyambangi Stadion Olimpico Roma, dini hari WIB nanti. Mereka akan dijamu tuan rumah SS Lazio di laga pertama semifinal Coppa Italia.

Gennaro Gattuso, tahu, tak akan mudah bagi pasukan AC Milan membawa pulang kemenangan dari Lazio. Maka itu dia pun meminta pasukannya ekstra hati-hati di Olimpico.

“Kami sangat menghormati Lazio dan kami tahu ini akan jadi pertandingan yang berat,” ujar Gattuso, seperti dilansir Tribal Football. “Menghadapi laga ini kami tak boleh besar kepala.”

Namun, Gattuso juga meyakinkan, bahwa AC Milan juga dalam kondisi siap tempur. Apalagi, mereka juga membawa bekal kemenangan 3-0 Empoli di Serie A, akhir pekan lalu.

“Saya kira kami sedang dalam kondisi yang bagus. Itu bisa jadi modal kami menghadapi Lazio yang juga sedang dalam kondisi bagus,” ujar Gattuso, lagi.

2 dari 3 halaman

Ambisi Juara

Ekspresi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso pada laga perempat final Coppa Italia yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Rabu (30/1). AC Milan menang 2-0 atas Napoli (AP Photo/Antonio Calanni)

Gattuso juga menegaskan, mereka sangat berambisi berprestasi di ajang Coppa Italia ini. Apalagi sudah lama AC Milan tak juara di ajang ini.

“Kami tak menjuarai Coppa Italia sejak 2003? Kami sangat mempersiapkan pertandingan ini. Kami memang akan menghadapi Sassuolo akhir pekan ini di Serie A. Tapi, saat ini kami hanya fokus ke Lazio,” Gattuso menegaskan.

3 dari 3 halaman

Bukan Cuma Piatek dan Paqueta

Performa AC Milan sendiri belakangan memang tengah menjulang. Sebelum mengalahkan Empoli, mereka juga sempat menang berturut-turut atas Cagliari dan Atalanta.

Banyak yang menyebut, bangkitnya AC Milan tak lepas dari kehadiran dua pemain baru: Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta. Namun, hal ini dibantah Gattuso.

“Kredit tidak hanya untuk Piatek dan Paqueta, tapi untuk semua pemain di tim ini,” ujar Gattuso. “Dukungan dari suporter juga luar biasa. Mereka membuat kami bahagia.”

Allegri akan Tinggalkan Juventus Akhir Musim

Liputan6.com, Jakarta Kebersamaan Juventus dengan pelatih Massimiliano Allegri akan segera berakhir. Allegri bakal pergi akhir musim nanti guna mencoba peruntungan di Liga Inggris.

Adalah sahabat Allegri, Giovanni Galeone yang memperkirakan eks pelatih AC Milan itu akan segera meninggalkan Juventus. Galeone yakin Allegri akan menjajal Liga Inggris dalam waktu dekat. 

“Saya sudah memberitahunya beberapa tahun lalu untuk pergi ke Liga Inggris,” ujar pria 78 tahun itu kepada Radio Kiss Kiss.

Allegri sudah melatih Juventus sejak 2014. Dia selalu mampu memberikan gelar Scudetto dan Coppa Italia setiap musimnya. Baru di musim ini saja Juventus mengalami kegagalan di Coppa Italia.

Karena sudah lama menukangi Juventus, Allegri diyakini Galeone tidak akan berkhianat dengan menukangi klub Serie A lain. Inggris menjadi pilihan terbaik Allegri.

2 dari 3 halaman

Diincar Banyak Klub

Massimiliano Allegri (doc. Juventus)

“Saya tidak berpikir dia bisa pergi ke tempat lain di Italia. Selain petualangannya di Liga Champions, saya pikir petualangannya di Juve sudah berakhir,” lanjut Galeone.

“Tahun lalu dia bisa pergi ke Chelsea, Arsenal, Manchester United atau Real Madrid, tetapi dia menolak karena dia ingin memenangkan Liga Champions bersama Juventus.”

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia

Liverpool Terancam Kehilangan Firmino Lawan Watford

Liputan6.com, Liverpool – Liverpool kemungkinan tidak bisa memainkan Liverpool saat menghadapi Watford pada tengah pekan ini. Striker asal Brasil itu mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Manchester United.

Roberto Firmino menjadi satu di antara empat pemain yang mengalami cedera pada babak pertama laga Liverpool kontra Manchester United. Firmino ditarik keluar pada menit ke-31 dan digantikan dengan Daniel Sturridge.

Firmino mengalami masalah di pergelangan kakinya. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, masih belum bisa mengevaluasi kondisi Firmino.

“Sayang sekali, saya tidak belum mendapat informasi lanjutan mengenai kondisi Firmino. Saya rasa cedera pergelangan kakinya cukup parah,” ujar Klopp.

2 dari 3 halaman

Pemulihan

“Firmino sempat mengatakan ingin mencoba bermain, namun ia tidak bisa menahan sakit. Jadi yang terbaik adalah membiarkan dirinya untuk menjalani proses pemulihan terlebih dahulu.”

“Sampai saat ini, Firmino masih terus menjalani pemeriksaan. Saya yakin ia akan pulih dalam waktu yang singkat. Kami hanya bisa menunggu,” ungkap Klopp.

3 dari 3 halaman

Pengganti Firmino

Liverpool akan menghadapi Watford pada laga pekan ke-28 Premier League. Laga tersebut akan berlangsung di Anfield pada Rabu (27/2/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Daniel Sturridge dan Divock Origi berpeluang tampil untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Firmino. Hingga pekan ke-27, Roberto Firmino sudah menyumbang sembilan gol untuk Liverpool.

Sumber: The Sport Review

Saksikan video pilihan berikut ini:

Membangkang Perintah Sarri, Chelsea Potong Gaji Kiper Kepa Arrizabalaga

Liputan6.com, Jakarta Chelsea akhirnya menjatuhkan sanksi kepada penjaga gawang, Kepa Arrizabalaga. Pria asal Spanyol itu didenda sebesar satu pekan gaji gara-gara membangkang perintah pelatih The Blues, Maurizio Sarri pada final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019). 

Insiden bermula saat Sarri berniat menarik Kepa di penghujung babak perpanjangan waktu melawan Manchester City. Saat itu, posisi masih sama kuat 0-0. Sarri menganggap perlu mengambil langkah itu setelah Kepa mengalami kram dan sempat mendapat perawatan. 

Sarri lalu menunjuk Willy Caballero untuk menggantikan posisi Kepa. Namun upaya tersebut batal karena Kepa menolak untuk meninggalkan posisinya. Dalam pembelaannya, Kepa mengatakan masih sanggup untuk melanjutkan laga meski sebelumnya sempat kram. 

Sarri sangat berang melihat sikap Kepa. Dia sempat membanting botol untuk meluapkan emosinya. Babak adu penalti akhirnya dimenangkan oleh Manchester City dengan skor 4-3. 

Sarri dan Kepa belakangan menganggap kejadian itu sebagai kesalahpahaman. Namun manajamen Chelsea tetap menjatuhkan sanski denda sepekan gaji kepada Kepa. 

“Saya berpikir banyak tentang kejadian kemarin. Meski itu adalah kesalahpahaman, saya telah melakukan kesalahan besar soal cara mengatasi situasi,” kata Kepa dilansir eirsport .

“Hari ini saya butuh waktu untuk benar-benar minta maaf kepada pelatih, Willy, rekan satu tim dan kepada klub. Saya telah melakukan ini dan saya ingin minta maaf pada fans juga.”

2 dari 2 halaman

Sanksi Tergantung Klub

Manajer Chelsea Maurizio Sarri bersiap memainkan kiper Willy Caballero pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). Akan tetapi, hal itu urung terjadi karena Kepa Arrizabalaga menolak diganti. (AFP/Adrian Dennis)

Sikap Kepa memang jadi pergunjingan. Bahkan fans terang-terangan meminta agar penjaga gawang Spanyol itu dipecat dari Chelsea. Namun Sarri sepertinya sudah memaafkannya. 

“Kepa dan saya sudah bicara tentang kejadian itu. Itu perbincangan yang baik. Memang ada kesalahpahaman kemarin tapi dia telah menyadari kesalahan yang dibuat dalam bersikap. Dia telah meminta maaf kepada saya dan kepada rekan setim dan klub,” kata Sarri. 

“Ini tergantung klub jika ingin meghukumnya sesuai dengan aturan klub, tapi bagi saya masalah ini sudah selesai,” beber mantan pelatih Napoli tersebut. 

Meski ada seruan untuk mendepak Kepada dari tim, kehadiran Kepa Arrizbalaga sepertinya masih dinantikan dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Rabu ini. Chelsea akan menjamu Spurs dalam lanjutan Premier League 2018/19.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Jadwal Lengkap Piala Presiden 2019 di Indosiar

Liputan6.com, Jakarta – Ajang Piala Presiden akan kembali digelar. Dijadwalkan turnamen pramusim ini akan dimulai, Sabtu (2/3/2019). Laga perdana Piala Presiden 2019 akan mempertemukan Persib Bandung melawan PS Tira Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.

Ada sebanyak 20 tim akan bersaing yang dibagi dalam lima grup, serta digelar di lima kota dan kabupaten di Pulau Jawa. Secara eksklusif, Indosiar akan menayangkan pertandingan Piala Presiden 2019.

Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi venue digelarnya pertandingan tim-tim yang bersaing dalam Grup A. Dalam grup ini, Persib Bandung akan menghadapi perlawanan dari PS Tira Persikabo, Perseru Serui, dan Persebaya Surabaya.

Di Grup B, finalis tahun lalu Bali United akan menerima perlawanan dari Semen Padang, tuan rumah Bhayangkara FC, serta tim yang baru saja terdegradasi ke Liga 2, Mitra Kukar.

Tim yang baru promosi ke Liga satu, Kalteng Putra, akan menjajal kekuatan dari PSIS Semarang, Persipura Jayapura, serta runner-up Liga Indonesia tahun lalu, PSM Makassar di Grup C. PSIS Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah Grup C, dimana semua laga Gurp ini akan dimainkan di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Selanjutnya, juara Piala Presiden tahun lalu, Persija Jakarta, tergabung dalam Grup D, yang dimana diisi oleh tim-tim kuat. Macan Kemayoran bergabung bersama Madura United, Borneo FC serta PSS Sleman. Sementara di Grup E, Arema Malang yang menjadi tuan rumah akan menyambut perlawanan dari Barito Putera, Persita Tangerang serta satu tim asal Jawa Timur, Persela Lamongan. 

Berikut selengkapnya Jadwal Piala Presiden 2019 yang disiarkan Langsung Indosiar:

2 dari 6 halaman

Grup A

Stadion Si Jalak Harupat, Bandung

Sabtu, 2 Maret 2019

18.30 WIB, Persib Bandung vs Tira-Persikabo

21.30 WIb, Perseru Serui vs Persebaya Surabaya

Kamis, 7 Maret 2019

15.30 WIB, Tira-Persikabo vs Perseru Serui

18.30 WIB, Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

Selasa, 12 Maret 2019

15.30 WIB, Tira-Persikabo vs Persebaya Surabaya

18.30 WIB, Persib Bandung vs Perseru Serui

3 dari 6 halaman

Grup B

Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi

Minggu, 3 Maret 2019

15.30 WIB, Bhayangkara FC vs Semen Padang

18.30 WIB, Bali United vs Mitra Kukar

Minggu, 10 Maret 2019

15.30 WIB, Mitra Kukar vs Bhayangkara FC

18.30 WIB, Bali United vs Semen Padang

Rabu, 13 Maret 2019

15.30 WIB, Semen Padang vs Mitra Kukar

18.30 WIB, Bhayangkara FC vs Bali United

4 dari 6 halaman

Grup C

Stadion Moch Soebroto, Magelang

Rabu, 6 Maret 2019

15.30 WIB, PSM Makassar vs Kalteng Putra

18.30 WIB, PSIS Semarang vs Persipura Jayapura

Senin, 11 Maret 2019

15.30 WIB, Kalteng Putra vs PSIS Semarang

18.30 WIB, Persipura Jayapura vs PSM Makassar

Sabtu, 16 Maret 2019

15.30 WIB, Persipura Jayapura vs Kalteng Putra

18.30 WIB, PSIS Semarang vs PSM Makassar

5 dari 6 halaman

Grup D

Stadion Maguwoharjo, Sleman

Selasa, 5 Maret 2019

15.30 WIB, PSS Sleman vs Madura United

18.30 WIB, Persija Jakarta vs Borneo FC

Jumat, 8 Maret 2019

15.30 WIB, Borneo FC vs PSS Sleman

18.30 WIB, Persija Jakarta vs Borneo FC

Jumat, 15 Maret 2019

15.30 WIB, Madura United vs Borneo FC

18.30 WIB, PSS Sleman vs Persija Jakarta

6 dari 6 halaman

Grup E

Stadion Kanjuruhan, Malang

Senin, 4 Maret 2019

15.30 WIB, Persita Tangerang vs Persela Lamongan

18.30 WIB, Arema FC vs Barito Putera

Sabtu, 9 Maret 2019

15.30 WIB, Barito Putera vs Persita Tangerang

18.30 WIB, Persela Lamongan vs Arema FC

Kamis, 14 Maret 2019

15.30 WIB, Barito Putera vs Persela Lamongan

18.30 WIB, Arema FC vs Persita Tangerang

Timnas Indonesia U-22 Terlihat Santai Jelang Final Piala AFF 2019

Liputan6.com, Phnom Penh – Para pemain Timnas Indonesia U-22 terlihat santai dan penuh senyum. Padahal, skuat Garuda Muda akan menghadapi Thailand di final Piala AFF U-22 2019, Selasa (26/2/2019) malam WIB.

Kejadian itu terjadi ketika Timnas Indonesia U-22 selesai melakukan makan siang di Phnom Penh Hotel, Kamboja. Selesai menyantap makanan, para pemain terlihat santai dan menebar senyuman ke arah wartawan yang menunggu di lobi.

Tak hanya pemain, pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri pun sempat berhenti sebentar dan menyapa para wartawan. Sama sekali tak tampak wajah ketegangan dari Indra Sjafri.

Padahal, ini merupakan laga final kedua yang akan dilakoninya. Pada final pertama pertama bersama Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri berhasil meraih gelar Piala AFF 2013.

2 dari 2 halaman

Performa Menanjak

Timnas Indonesia U-22 melaju ke final Piala AFF U-22 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0. Adapun Thailand berhasil ke puncak turnamen tersebut setelah mengalahkan tuan rumah Kamboja melalui drama penalti dengan skor 5-3.

Laga ini diprediksi berlangsung ketat mengingat Timnas Indonesia U-22 sedang dalam performa menanjak sejak tampil di Piala AFF U-22 2019. Witan Sulaeman dkk. belum terkalahkan dalam empat laga dan mampu mencetak enam gol dan baru kebobolan tiga kali.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Vizcarra Absen Perkuat Persib di Laga Perdana Piala Presiden

Liputan6.com, Bandung Meski cedera sikut kirinya terus membaik, Esteban Vizcarra tetap tidak akan dimainkan Persib Badung saat melawan PS Tira-Persikabo dalam laga pembuka Piala Presiden 2019. Pertandingan yang akan disiarkan eksklusif Indonesia ini bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (2/3/2019).

Pelatih Persib Miljan Radovic menilai pemain naturalisasi asal Argentina tersebut masih butuh waktu untuk pemulihan sebelum kembali ke lapangan. “Untuk besok (Sabtu), laga pembuka Piala Presiden dia (Vizcarra) tidak bisa turun,” kata Radovic seusai memimpin sesi latihan di Lapangan Sabuga Bandung, Selasa (26/2/2019).

Sebelumnya, dokter tim Rafi Ghani menyatakan proses penyembuhan cedera Vizcarra tergolong cepat. Menurut Rafi, Vizcarra sudah tidak ada keluhan nyeri dan juga sudah melepas pelindung sikut kirinya.

Vizcarra mengalami cedera pada leg pertama laga babak 16 besar Piala Indonesia 2019 saat Persib melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat. Pada leg kedua di Kanjuruhan, ia terpaksa absen.

Namun Radovic menilai Vizcarra masih riskan untuk dimainkan Persib. Pelatih asal Montenengro tersebut menyebut pemain bernomor punggung 9 itu masih membutuhkan waktu untuk kembali merumput bersama Maung Bandung.

“Dia perlu waktu lagi untuk memulihkan kondisi cideranya,” kata Radovic.

2 dari 2 halaman

Tidak Khawatir

Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, saat melawan Persiwa Wamena pada laga Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (11/2). Persib menang 7-0 atas Persiwa. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sekalipun bakal kehilangan Vizcarra, Radovic tak khawatir. Sebab beberapa pemain yang sebelumnya mengalami cedera semisal Supardi dan I Made Wirawan, diprediksi segera pulih dan siap diturunkan.

Selain itu, Maung Bandung dipastikan mendapat tenaga baru dari rekrutan anyar Saepulloh Maulana.

“Kita konsentrasi di Piala Presiden pada Sabtu. Beberapa pemain sekarang kembali untuk latihan seperti Supardi dan Saepulloh yang baru datang,” ucap Radovic.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Top 10 Berita Bola: Pernyataan Owen Bikin Marah Fans MU

Liputan6.com, Jakarta Michael Owen mengatakan bahwa Liverpool harus mencederai penyerang Manchester United (MU) Marcus Rashford. Ini disampaikan eks striker MU dan Liverpool itu, saat mantan timnya bertarung di Old Trafford, Minggu 24 Februari 2019 lalu.

Owen memberikan pandangan tersebut pada jeda pertandingan. Pasalnya, saat itu MU sudah melakukan tiga pergantian pemain pada 45 menit pertama karena Jesse Lingard, Juan Mata, dan Ander Herrera cedera.

Komentar Owen memancing amarah pendukung MU. Melalui media sosial, suporter heran mantan penggawa Real Madrid itu berpandangan demikian. Terlebih dia pernah dalam posisi sama seperti Rashford.

Pernyataan Owen soal pemain MU ini menjadi terpopuler di kanal bola. Berikut daftar lengkap top 10 pada Selasa (26/2/2019).

1. Komentar Mengejutkan Michael Owen Bikin Suporter Manchester United Marah

Eks striker Manchester United dan Liverpool, Michael Owen, membuat klaim mengejutkan saat mantan timnya bertarung di Old Trafford, Minggu (24/2/2019). Memberikan pandangan tersebut pada jeda pertandingan, Owen menilai Liverpool harus mencederai penyerang MU Marcus Rashford.

Pasalnya, Manchester United sudah melakukan tiga pergantian pemain pada 45 menit pertama karena Jesse Lingard, Juan Mata, dan Ander Herrera cedera. Baca selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

Berita Populer Lain

2. HEADLINE: Tembus Final Piala AFF 2019, Timnas U-22 Indonesia Bidik Sejarah

Veni, vidi, vici atau datang, lihat, dan menang. Itukah yang akan dinikmati Timnas U-22 Indonesia di ajang Piala AFF U-22 2019? Saat ini, langkah tim asuhan Indra Sjafri ini sudah sampai di partai puncak, di ajang yang digelar di Kamboja itu.

Tiket ke partai puncak itu didapat usai mengalahkan Vietnam 1-0 lewat gol semata wayang Luthfi Kamal di semifinal, Minggu (24/2). Padahal, ini adalah pertama kalinya, Indonesia tampil di turnamen yang pertama kali digelar pada tahun 2005 itu. Baca selengkapnya di sini.

3. Alasan Dorna Beri Izin Indonesia Gelar MotoGP

Indonesia resmi ditunjuk Dorna sebagai salah satu tuan rumah MotoGP mulai musim 2021. Setidaknya ada dua hal yang membuat operator MotoGP itu akhirnya memberi lampu hijau kepada Indonesia.

“Yang pertama, kami tanahnya tanah negara. Kedua, kami sudah menggaet investornya yang mana itu partner kita sendiri,” ujar Abdulbar M Mansoer selaku CEO Perusahaan Pengembang Parisiwata Indonesia (ITDC) di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (25/2/2019). Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Top 10

Liga Inggris: Rabiot Diprediksi Pindah ke Liverpool, Bukan Barcelona

Liputan6.com, Barcelona – Mantan pemain Liverpool, Danny Murphy memberikan prediksi ke mana Adrien Rabiot akan berlabuh. Murphy percaya gelandang Paris Saint-Germain (PSG) itu akan bergabung dengan mantan klubnya di musim depan.

Rabiot yang dikenal sebagai salah satu pilar lini tengah PSG mengambil keputusan besar baru-baru ini. Ia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di PSG yang akan habis pada musim panas nanti.

Sejauh ini ada sejumlah klub yang dirumorkan mengantri untuk mendapatkan jasanya. Salah duanya adalah Liverpool dan Barcelona yang disebut sangat meminati pemain Timnas Prancis tersebut.

Murphy menilai pemain seperti Rabiot akan memberikan tambahan kualitas bagi Liverpool. “Rabiot adalah pesepakbola yang berkualitas dan memiliki teknik yang sangat bagus,” ujar Murphy kepada Sportingbet.

Murphy percaya bahwa Liverpool akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan Rabiot di musim panas nanti.

“Saya tidak akan terkejut jika melihat Rabiot mengenakan seragam Liverpool musim depan, karena ia bermain di posisi yang saat ini menjadi lubang besar di tubuh Liverpool setelah Coutinho pergi ke Barcelona.”

2 dari 3 halaman

Tambahan Bagus

Gelandang PSG, Adrien Rabiot (tengah). (AP/David Vincent)

“Dia adalah opsi yang menarik karena dia adalah seorang free agent. Klopp mungkin merasa anak ini bisa memberikan sesuatu yang berbeda di lini tengah mereka, sehingga ia akan menjadi tambahan yang bagus bagi tim ini.”

Namun Murphy menilai perekrutan Rabiot ini masih cukup beresiko karena sang pemain belum teruji di Liga seberat Premier League sepanjang karirnya.

“Pertanyaannya sekarang apakah dia [Rabiot] cukup atletis dan tangguh untuk bermain dalam taktik yang diterapkan Liverpool. Dia adalah tipikal pemain seperti Lallana yang memiliki kecepatan yang bagus dan juga sangat kreatif saat mengolah bola.”

3 dari 3 halaman

Ubah Taktik

“Namun dia bakalan kesulitan untuk bersaing di tim utama Liverpool. Saya rasa ia akan sulit menjadi starter di Liverpool kecuali jika Klopp mengubah taktiknya.” tandasnya.

Hingga saat ini Rabiot masih bungkam seputar klub yang akan ia bela di musim depan.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini