Tiba di Manchester, Bek MU Didorong Pakai Kursi Roda

Liputan6.com, Jakarta Eric Bailly harus mengakhiri tur pramusim bersama Manchester United (MU) lebih awal. Pemain Pantai Ganding tersebut terpaksa meninggalkan skuat Setan Merah (MU) yang masih berlaga pada turnamen International Champions Cup (ICC) 2019.

Bailly seperti dilansir Metro.co.uk telah tiba di Manchester, Inggris. Sementara MU akan bertolak ke Wales untuk bertemu AC Milan di Millenium Stadium (29/7).

Bailly tampak mengenakan penyangga di kaki kiri. Pemain berusia 25 tahun itu juga tidak bisa berjalan dan harus didorong dengan kursi roda oleh staf MU.

Kondisi ini tidak lepas dari cedera serius yang dialaminya pada pertandingan melawan Tottenham Hotspur, Kamis lalu. Saat itu, Bailly harus dipapah ke luar lapanga pada 10 menit babak kedua berjalan akibat mendapat tekel keras dari Heung-Min Son.

“Lututnya,” kata Manajer MU mengenai kondisi Bailly. “Kami akan melakukan serangkaian pemeriksaan. Tampak tidak bagus, tapi kita lihat saja,” katanya.

Kondisi ini tentu saja tidak menguntungkan bagi Bailly. Sebab sebelumnya dia sudah khawatir oleh rencana MU mendatangkan Harry Maguire.

Solkjaer sangat tertarik dengan pemain timnas Inggris itu. Namun saat ini, MU masih menunggu Leicester menurunkan tawaran sebesar 80 juta pound sterling untuk pemain berusia 26 tahun tersebut. 

Demi mendapatkan Maguire, wakil CEO MU, Ed Woodward sampai tidak mendampingi Setan Merah saat tur ke Asia dan Australia. Meski demikian, sejauh ini belum ada kata sepakat.

2 dari 2 halaman

Doyan Persaingan

4. Harry Maguire (Inggris) – Bek Leicester ini juga menjadi salah satu solusi bagi Jose Mourinho untuk mengatasi lini belakang MU. Pemain 25 tahun ini musim lalu tampil lebih baik dibanding Victor Lindelof dan Eric Bailly. (AP/Alastair Grant)

Sementara itu, rencana kehadiran Maguire tentu saja bakal meningkatkan persaingan di barisan pertahanan MU. Namun hal ini tidak membuat bek MU, Victor Lindelof khawatir.

“Saya suka persaingan,” katanya.

“Saya benar-benar menyukainya. Persaingan itu baik juga untuk klub. Jika Anda punya banyak pemain baik di posisimu, Anda harus bekerja keras setiap hari, terutama saat latihan yang akan membantu tim ke level yang lebi baik.”

Saksikan juga video menarik di bawah ini: