Ujian Sesungguhnya bagi Solskjaer

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) meraih hasil memuaskan di bawah asuhan caretaker Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah selalu meraih kemenangan sejak ditangani oleh Solskjaer pada penghujung tahun 2018.

Dalam lima laga awal bersama MU, Solskjaer selalu memberikan kemenangan dengan rincian empat di Liga Inggris dan satu di Piala FA. Selain itu Solskjaer juga mampu membangkitkan pemain-pemain yang meredup di era Jose Mourinho. 

Paul Pogba, Jesse Lingard, Marcus Rashford, Romelu Lukaku hingga Alexis Sanchez mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya yang tidak nampak di awal musim 2018-2019.

Start mulus ini membuat Solskjaer dijagokan akan dipermanenkan oleh MU. Pria Norwegia itu dinilai sangat layak menjadi penerus Sir Alex Ferguson di MU.

Namun banyak juga yang meragukan Solskjaer akan terus sukses di MU. Pasalnya lima lawan yang dihadapi MU relatif semenjana. Mulai dari Cardiff City, Huddersfield Town, Bournemouth, Newcastle UNited hingga Reading.

Ujian sesungguhnya bagi Solskjaer ada di laga keenamnya. MU akan menghadapi Tottenham Hotspur di kandang lawan, Stadion Wembley pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (13/11/2018) malam WIB.

Jelas sangat berat bagi MU untuk mengalahkan Tottenham. Spurs sedang dalam tren positif. Mereka saat ini ada di posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris. Solskjaer menyadari hal itu. Dia meminta anak asuhnya untuk berusaha lebih keras di laga kontra Tottenham.

“Setiap pertandingan adalah ujian, namun pertandingan kali ini melawan tim kuat. Jika kami ingin mendekat dan melewati mereka, kami membutuhkan performa bagus serta hasil yang bagus,” ujar Solskjaer.

2 dari 2 halaman

Lawan Pochettino

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menginstruksikan pemainnya saat berhadapan dengan Newcastle United selama pertandingan lanjutan Liga Inggris di St James ‘Park (2/1). MU menang 2-0 atas Newcastle. (Owen Humphreys/PA via AP)

Caretaker manajer asal Norwegia itu memastikan timnya akan tetap bermain menyerang melawan tim London Utara. Menurutnya permainan menyerang sudah menjadi ciri khas Manchester United.

“Mereka satu di antara yang terbaik di liga sehingga kami harus mewaspadai kekuatan mereka. Namun, kami harus menyerang, itulah kekuatan kami,” ucapnya.

Jika mampu mengalahkan Tottenham, Solskjaer akan semakin berpeluang dipermanenkan MU. Kebetulan MU kabarnya membidik pelatih Tottenham Mauricio Pochettino untuk melatih Lukaku cs musim depan.

Bisa dibilang laga melawan Tottenham juga menjadi ajang pembuktian Solskjaer bila dirinya mampu mengungguli Pochettino.